in

Macam-Macam Skill dan Pengertian Skill

Macam-Macam Skill – Setiap orang harus memiliki skill atau keahlian dalam hidupnya, baik itu yang didapatkan dari hobi yang kemudian dikembangkan secara otodidak atau didapatkan dari pelatihan. Skill ini menjadi sangat penting karena akan memengaruhi kehidupan seseorang, seperti mendapatkan penghargaan atas skill yang dimiliki. Namun, beberapa skill yang sudah dikembangkan bisa mengubah kehidupan seseorang. Dalam hal ini, yang dimaksud mengubah kehidupan adalah memiliki penghasilan yang cukup banyak.

Oleh karena itu, kita harus bisa menemukan skill yang ada di dalam diri, sehingga bisa langsung mengembangkannya. Dengan skill yang terus dikembangkan mengikuti perkembangan zaman, maka tak menutup kemungkinan akan ada banyak perusahaan yang tertarik untuk menjadikan karyawan.

Seperti yang kita tahu bahwa setiap pelatihan untuk menemukan dan mengembangkan suatu skill harganya cukup mahal, sehingga hanya beberapa orang saja yang bisa mengikuti pelatihan. Sementara itu, sebagian orang yang memiliki skill tidak bisa mengikuti pelatihan karena belum sanggup membayar uang pelatihan, sehingga keahlian yang dimilikinya susah untuk dikembangkan. Padahal, jika keahlian yang dimiliki terus dikembangkan bisa saja keahlian tersebut menjadi lebih bermanfaat untuk diri sendiri atau orang lain.

Meskipun skill seseorang belum bisa dikembangkan melalui pelatihan, tetapi sebenarnya masih bisa dikembangkan secara otodidak atau melatih diri sendiri melalui video-video dan membaca buku. Semakin sering mengembangkan suatu keahlian, maka kita akan mampu bersaing dengan orang lain terutama ketika masuk ke dunia kerja. Dalam hal ini, “bersaing” yang dimaksud adalah meraih jabatan yang lebih tinggi dengan cara yang sehat.

Skill yang dimiliki oleh setiap orang tak selamanya akan sama atau bisa dibilang kemampuan itu banyak sekali macamnya. Bahkan, sebagian orang mampu menguasai beberapa skill dalam hidupnya, sehingga memudahkan dirinya untuk menyesuaikan tugas atau pekerjaan. Meskipun banyak sekali keahlian yang ada saat ini, tetapi sebaiknya pilih satu atau beberapa skill atau keahlian yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik diri kamu.

Apakah kamu sudah tahu macam-macam skill? Di bawah ini akan dijelaskan macam-macam skill. Bukan hanya macam-macam skill saja, tetapi artikel ini akan membahas pengertian skill hingga cara meningkatkan skill yang sudah dimiliki. Jadi, simak ulasan ini sampai selesai, Grameds.

Pengertian Skill

Dalam dunia kerja, istilah skill sudah sering kali kita lihat pada lowongan pekerjaan online atau lowongan pekerjaan dari koran. Biasanya pada lowongan pekerjaan akan tertera skill yang dibutuhkan untuk memenuhi lowongan pekerjaan programmer, seperti bahasa pemrograman, mampu menggunakan komputer, dan sebagainya. Adanya skill pada lowongan pekerjaan bertujuan untuk mendapatkan karyawan yang kompeten di bidangnya, sehingga perusahaan bisa terus mengalami perkembangan dan mampu bersaing dengan para kompetitor. Oleh karena itu, bisa dibilang kalau kata skill ini sudah diketahui oleh banyak orang karena hampir digunakan dalam kehidupan sehari-hari atau digunakan dalam dunia kerja.

Dikutip dari ekrut.com, di dalam Kamus Merriam Webster skill adalah suatu kemampuan untuk melakukan sesuatu hal yang berasal dari training, latihan, dan pengalaman. Jika kita hanya melakukan hal-hal yang itu saja dalam kehidupan, maka kita akan sulit untuk menemukan skill yang ada di dalam diri. Oleh karena itu, kita harus memperbanyak pengalaman agar skill yang kita miliki semakin banyak, sehingga kita mudah untuk mengerjakan beberapa hal.

Selain itu, skill yang berasal dari latihan secara rutin, biasanya dapat kita lihat pada seorang atlet, seperti atlet sepak bola, atlet game online, atlet tenis meja, dan sebagainya. Dengan latihan rutin itulah, seseorang dapat mengembangkan skill, sehingga bisa memenangkan setiap pertandingan dan terkadang bisa mendapatkan juara. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa skill ada yang bisa dimiliki oleh semua orang dan ada juga skill yang hanya dimiliki oleh beberapa orang saja, seperti halnya seorang atlet. Kemampuan fisik dan ketangkasan seorang atlet akan berbeda dengan orang biasa.

Skill itu sendiri pasti terhubung dengan ide, pikiran, kreativitas, gagasan, dan akal ketika melakukan sebuah tugas atau pekerjaan. Sebuah tugas yang dilakukan dengan skill yang matang akan menghasilkan tugas yang baik dan dapat diselesaikan tepat waktu. Hal ini dikarenakan suatu tugas dapat diselesaikan secara cermat dan penuh dengan ketelitian. Bukan hanya baik dan tepat waktu saja, tetapi tugas atau pekerjaan yang diselesaikan bisa membuat bangga pemberi tugas atau pekerjaan.

Maka dari itu, dapat dikatakan bahwa skill adalah suatu keahlian yang digunakan untuk menerapkan pengetahuan yang sudah dimiliki ke dalam praktik atau tindakan, sehingga menghasilkan suatu tugas yang diinginkan tercapai dengan hasil yang memuaskan karena dilakukan secara efektif dan efisien. Selain itu, skill juga bisa diartikan sebagai suatu hal yang bisa dinilai dan diukur lewat tes keterampilan.

Macam-Macam Skill

Skill itu sendiri dibagi menjadi lima macam, yaitu hard skill, soft skill, transferable skill, upskilling, dan reskilling.

Hard Skill

Hard skill adalah suatu keahlian atau keterampilan teknis yang harus dimiliki untuk mengerjakan sesuatu terutama pekerjaan dan didapatkan melalui latihan, karir, dan pendidikan. Oleh sebab itu, seseorang yang memiliki hard skill diharapkan mampu menyelesaikan suatu pekerjaan dengan hasil yang memuaskan. Sementara itu, hard skill dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah keterampilan teknis. Supaya lebih mudah memahami apa itu hard skill, maka di bawah ini ada beberapa contoh dari hard skill, yaitu:

1. Keahlian Dalam Menulis

2. Keahlian Memasak

3. Keahlian Desain Grafis

4. Keahlian Bahasa Pemrograman

5. Keahlian Menggunakan Bahasa Asing

gramedia digital

gramedia digital

Berlangganan Gramedia Digital

Baca SEMUA koleksi buku, novel terbaru, majalah dan koran yang ada di Gramedia Digital SEPUASNYA. Konten dapat diakses melalui 2 perangkat yang berbeda.

Rp. 89.000 / Bulan

gramedia digital

6. Keahlian Akuntansi

7. Keahlian Menggunakan Perangkat Elektronik

8. Keahlian Dalam Meriset

9. Keahlian Dalam Mengolah Data

10. Keahlian Membuat Network Structure dan Security

Soft Skill

Soft skill adalah suatu perilaku dan sifat pribadi seseorang yang dapat menentukan cara seseorang untuk bekerja, baik itu secara tim atau secara individual. Sedangkan, dalam bahasa Indonesia, soft skill dikenal dengan istilah keterampilan nonteknis Tanpa adanya soft skill ini bisa dibilang hard skill akan menjadi kurang maksimal, begitu juga sebaliknya, tanpa adanya hard skill, maka soft skill hanya berupa perilaku dan sifat pribadi saja. Oleh karena itu, soft skill sangat dibutuhkan untuk membuat lingkungan dan suasana kerja menjadi positif dan fungsional. Berikut ini beberapa contoh dari soft skill, yaitu;

1. Berpikir Kritis

2. Berkomunikasi

3. Kerja Sama Tim

4. Berpikir Kreatif

5. Keahlian Memimpi

6. Menganalisis

7. Adaptasi

8. Manajemen Waktu

9. Public Speaking

10. Rasa Ingin Tahu yang Tinggi

11. Tanggung Jawab

Transferable Skill

Transferable skill adalah suatu keahlian atau keterampilan yang bisa ditransfer dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. Transferable skill ini sering disebut juga dengan istilah keterampilan portable. Pada umumnya jenis skill ini sering terjadi pada pekerjaan dan industri. Supaya lebih memahami apa itu transferable skill, maka di bawah ini terdapat beberapa contohnya:

1. Skill kepemimpinan ,pada contoh ini, skill yang dapat ditransfer, seperti manajemen proyek, kemampuan manajerial, membangun tim, mengambil risiko, menentukan sebuah tujuan, dan memiliki solusi dari suatu masalah.

2. Skill komunikasi, pada contoh ini, skill yang dapat ditransfer, terdiri dari cara berkomunikasi secara tertulis dan lisan, memberikan tanggapan, berani dan percaya diri untuk berbicara di depan umum, serta dapat menerima masukan.

3. Skill kerja tim, pada contoh ini, skill yang bisa ditransfer, yaitu, mampu mendengarkan pendapat orang lain, dapat menciptakan hubungan yang baik, mampu berkolaborasi, dan sadar akan kemampuan yang dimiliki.

Upskilling

Upskilling adalah suatu pelatihan atau pembelajaran terhadap keterampilan yang baru karena tuntutan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Supaya memahami apa itu upskilling kamu bisa melihat contoh kasus berikut ini.

Ada seorang karyawan yang bernama Anton, ia merupakan seorang guru yang di mana sebelum teknologi semakin berkembang, ketika melakukan pembelajaran, ia menggunakan media papan tulis. Akan tetapi, seiring dengan perkembangan teknologi, seperti komputer, proyektor, maka Anton harus mengembangkan skill yang dimilikinya dengan cara belajar mengoperasikan perangkat elektronik terbaru.

Reskilling

Reskilling adalah suatu pelatihan untuk mengembangkan skill yang dimilikinya dan dijadikan sebagai bekal seseorang dalam posisi yang berbeda sekaligus untuk memenuhi kebutuhan pasar. Misalnya, seseorang yang memiliki jabatan sebagai seorang copywriting harus meningkatkan keterampilannya, sehingga ia mengambil pelatihan desain grafis. Hal ini dilakukannya agar mampu bersaing dengan individu lain.

Cara Meningkatkan Skill

Sepertinya belum lengkap kalau belum membahas cara meningkatkan skill. Berikut ini cara-cara untuk meningkatkan skill yang kamu miliki.

1. Investasi

Hampir semua orang sadar akan perkembangan zaman dan sadar akan adanya persaingan antara individu yang satu dengan yang lainnya. Kedua hal tersebut membuat beberapa orang sadar bahwa skill yang sudah dimiliki harus terus dikembangkan agar tidak tertinggal perkembangan zaman dan mampu bersaing dengan individu lainnya. Bahkan, skill yang terus dikembangkan akan memudahkan seseorang untuk mendapatkan pekerjaan. Oleh sebab itu, jangan pernah ragu untuk selalu berinvestasi terhadap pengembangan skill.

Selalu berusaha untuk melakukan investasi terhadap pengembangan skill yang kamu miliki. Maksud dari investasi di sini adalah meluangkan waktu untuk mengembangkan skill yang kamu miliki. Selain itu, juga melakukan investasi terhadap uang yang kamu miliki untuk membeli suatu pelatihan agar keahlian yang kamu miliki terus mengalami perkembangan.

2. Mencatat Skill yang Dimiliki

Perkembangan zaman saat ini mengharuskan seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan atau tugas dengan cepat, sehingga biasanya secara langsung seseorang akan memiliki skill lebih dari satu. Pada dasarnya, skill yang dimiliki lebih dari satu ini sangat baik karena bisa memudahkan seseorang untuk menyelesaikan suatu pekerjaan tepat waktu dengan hasil yang memuaskan.

Alangkah baiknya, supaya setiap skill yang kita miliki dapat berkembang dengan maksimal, maka perlu dilakukan pencatatan terhadap skill yang dimiliki. Dengan pencatatan skill ini, seseorang bisa menentukan target dari skill tersebut. Apabila target skill sudah tercapai menandakan bahwa skill tersebut mengalami perkembangan, sehingga bisa melancarkan perjalanan karir dan bisa meningkatkan kehidupan menjadi sejahtera. Jadi, apakah kamu sudah mencatat skill yang dimiliki?

3. Mencari Dukungan atau Support

Segala sesuatu yang dilakukan dengan adanya sebuah dukungan, baik itu dari teman, rekan kerja, kekasih, dan keluarga pasti akan memunculkan rasa senang ketika melakukan hal tersebut. Suatu hal yang dilakukan dengan senang akan mudah diterima oleh pikiran, sehingga akan mudah juga untuk diterapkan dalam kegiatan sehari-hari. Oleh sebab itu, untuk mengembangkan skill yang sudah dimiliki, sebaiknya didukung oleh keluarga, kekasih, teman, dan rekan kerja agar skill  dapat berkembang dengan optimal.

Selain itu, “dukungan” bukan hanya berasal dari seseorang atau beberapa orang saja, tetapi juga bisa hadir dari suatu organisasi atau perusahaan. Dukungan dari suatu perusahaan sangatlah penting untuk memajukan skill dan perjalanan karir kamu. Oleh karenanya, sebaiknya kamu melamar kerja di perusahaan yang memiliki support system agar kamu bisa mengikuti pelatihan secara offline atau online dan bisa juga mengikuti kegiatan organisasi.

4. Mempunyai Rencana yang Matang dalam Meningkatkan Keahlian

Sudah menjadi hal umum, jika seseorang yang ingin mewujudkan sesuatu, sebaiknya buatlah suatu rencana terlebih dahulu. Suatu rencana ini memudahkan seseorang menentukan hal-hal apa saja yang perlu dilakukan agar hal yang diinginkan dapat terwujud. Uniknya, ketika sudah membuat suatu rencana untuk mewujudkan sesuatu, maka kita bisa menikmati setiap proses yang ada di dalam rencana tersebut.

Begitu juga dengan langkah untuk mengembangkan skill, seseorang harus membuat suatu perencanaan yang matang. Dengan rencana yang matang, maka seseorang akan tahu target yang harus dicapai terhadap skill yang dimiliki. Setelah mencapai target yang ingin dicapai, sebaiknya skill yang dimiliki terus dipantau agar mengetahui skill yang harus dikembangkan dan skill yang harus dipertahankan.

5. Menargetkan Suatu Tujuan dan Pencapaian dengan Realistis

Segala sesuatu yang dilakukan dengan penuh rencana yang matang akan mengurangi risiko kegagalan, sehingga tingkat keberhasilan semakin tinggi. Pastinya kita akan senang ketika berhasil mencapai target dari suatu hal yang sudah direncanakan. Akan tetapi, setiap rencana yang sudah dibuat, sebaiknya harus realistis. Hal ini perlu dilakukan agar seseorang bisa atau berhasil mewujudkan suatu rencana.

Menentukan target dan pencapaian yang realistis ini merupakan salah satu langkah yang digunakan untuk mengembangkan skill. Untuk mencapai tujuan dari pengembangan skill bisa dilakukan melalui berbagai macam pelatihan, tes, atau menggunakan jasa pelatih. Maka dari itu, jangan terlalu lama menentukan tujuan dari skill yang kamu kembangkan.

6. Mencari dan Menemukan Seorang Mentor

Bagi sebagian orang mengembakan skill melalui berbagai macam pelatihan terasa sulit, sehingga skill sulit untuk berkembang. Apabila hal ini terus dibiarkan, maka seseorang akan tertinggal dengan individu lainnya dan bisa saja tertinggal oleh perkembangan zaman. Supaya mengembangkan skill tetap berjalan, sebaiknya mencari seorang pelatih untuk pendamping sekaligus membantu untuk mencapai target skill yang diinginkan.

Adanya pendamping dalam mengembangkan skill, sebenarnya sudah bisa dicari dan ditemukan dengan mudah apalagi sudah ada yang namanya media sosial. Pada umumnya, seorang pendamping untuk melatih mengembangkan skill akan mempromosikan dirinya di media sosial. Namun, hal yang perlu kamu catat ketika menggunakan pendamping dalam mengembangkan skill adalah harus bisa memotivasi diri sendiri agar bisa berhasil.

Kesimpulan

Sampai sudah di pembahasan kesimpulan, setelah membahas pengertian skill hingga cara meningkatkan skill, maka dapat disimpulkan bahwa skill harus dimiliki oleh setiap orang termasuk diri kamu, mengapa begitu? Karena skill sangat berkaitan dengan kehidupan yang sering kita jalani apalagi ketika sudah masuk ke dalam dunia kerja yang di mana suatu keahlian atau keterampilan harus sudah dimiliki oleh seorang karyawan agar suatu pekerjaan dapat dikerjakan dengan produktif. Selain itu, skill juga bisa membuat hasil dari suatu pekerjaan terasa memuaskan.

Beberapa skill dapat dimiliki oleh setiap orang dan beberapa lainnya skill tak bisa dimiliki oleh semua orang atau bisa dibilang hanya orang-orang tertentu saja yang bisa memiliki skill tersebut. Pada umumnya, skill yang hanya dimiliki oleh beberapa orang, seperti ketangkasan dan kekuatan fisik. Kedua skill tersebut biasanya hanya dimiliki oleh seorang atlet yang di mana sudah secara rutin mengasah skill yang dimiliki.

Sumber: Dari berbagai macam sumber

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Restu