in

Inovator: Pengertian, Alasan, Ciri, dan Tokoh

Pixabay.com

Inovator – Tahukah Anda bahwa tanggal 1 November merupakan Hari Inovasi? Mungkin beberapa orang belum mengetahuinya. Namun inovasi di dunia sangatlah dibutuhkan. Tak hanya di satu bidang, namun di berbagai bidang kehidupan inovasi sangatlah diperlukan demi adanya kemajuan.

Di balik inovasi-inovasi yang ada di dunia inilah, ada para inovator yang handal. Mereka menjadi pelopor atas lahirnya sesuatu yang baru dan berguna bagi banyak orang. Hal tersebut tentu akan menjadi pendorong bagi setiap orang untuk tetap berpikir kreatif dan inovatif. Untuk memahami inovasi dan inovator lebih jauh, maka simak penjelasan di bawah ya.

Pengertian Inovator

Inovator dibutuhkan untuk memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang muncul. Tentunya perubahan yang lebih baiklah yang diharapkan ketika tercipta sebuah inovasi. Dan diharapkan pula inovasi tersebut dapat mempermudah kehidupan sehari-hari masyarakat. Inovasi ini terutama sangat dibutuhkan dalam berbisnis. Jika bisnis dijalankan tanpa adanya inovasi, maka ia akan tenggelam di tengah derasnya arus persaingan.

Inovasi lahir dari seorang inovator yang memiliki pemikiran out of the box. Mereka adalah orang-orang yang memiliki kapasitas untuk menjadikan pengetahuan dan masalah serta keterampilan yang dimiliki untuk menjadi bekal bagi sebuah solusi.

Bahkan, output yang mereka hasilkan dapat berupa sesuatu yang besar dan dikenal oleh seantero dunia. Atau bisa jadi sesuatu yang kecil namun membawa perubahan yang positif dan signifikan. Namun terkadang, masyarakat umum juga tidak tahu siapa yang telah menciptakan produk inovatif yang selama ini mereka gunakan.

Eric Schmidt, CEO dari Google menjelaskan, inovasi berbicara tentang bagaimana mengubah visi menjadi layanan baru dan produk yang belum pernah ada sebelumnya. Ia juga menyampaikan bahwa karakter dari inovasi yang hebat dari sebuah perusahaan dan inovator yang hebat yaitu melihat sebuah ruang yang tidak dilihat oleh orang lain. Dan mereka tak hanya mendengarkan apa yang dikatakan orang lain, melainkan juga menemukan sesuatu yang baru, yang pastinya akan dibutuhkan oleh banyak orang.

Inovator

Alasan Perlunya Menjadi Inovator

Menjadi inovator tentu bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan kejeniusan dan pikiran yang cemerlang untuk bisa melihat peluang dan menciptakan sesuatu yang baru. Namun pentingnya menjadi seorang inovator juga menuntut setiap orang untuk terus berpikir kritis dan kreatif guna menghasilkan sesuatu yang inovatif. Berikut adalah beberapa alasan mengapa Anda pun perlu menjadi seorang inovator:

1. Akan lebih menonjol dari para pesaing

Alasan pertama, jika bisa menjadi seorang inovator, maka Anda akan terkenal lebih menonjol dibanding para pesaing. Sebab saat ini persaingan bisnis menjadi semakin ketat karena adanya globalisasi dan juga perubahan tren pasar yang berlangsung cepat. Pemikitan inovatif yang dihasilkan akan sangat membantu dalam membaca situasi bisnis dan persaingan. Dengan begitu Anda juga akan lebih mudah untuk melihat kebutuhan pelanggan.

Dalam sebuah persaingan bisnis, apabila tak ada hal inovatif yang diterapkan, maka Anda akan tenggelam di tengah derasnya arus bisnis yang kompetitif. Ide-ide baru yang ditawarkan di pasaran tentu akan menarik perhatian para konsumen. Apalagi ketika inovasi yang ditawarkan didasarkan pada permasalahan yang sedang dihadapi masyarakat.

Jika inovasi yang dihasilkan didasarkan pada permasalahan yang memang sedang dihadapi masyarakat, maka masyarakat pun akan lebih mudah untuk menerimanya. Seorang inovator yang hebat tentu akan terus memikirkan bagaimana cara untuk membuat sebuah produk atau layanan menjadi lebih sempurna dan beda dari yang pernah ada. Inovasi yang dihasilkan tentu juga diharapkan dapat menjawab setiap permasalahan yang sedang masyarakat hadapi.

2. Inovasi dapat membantu menumbuhkan bisnis

Ketika sebuah perusahaan mampu menghasilkan sesuatu yang inovatif dan digunakan oleh banyak orang, tentu nama baik atau citra perusahaan tersebut akan langsung populer. Masyarakat pasti akan memberikan perhatian lebih pada perusahaan tersebut.

Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi keberlangsungan bisnis yang sedang dijalankan. Semakin dikenal orang tentu bisnis Anda akan semakin sehat. Nilai positif yang diberikan masyarakat juga pastinya akan membawa keuntungan tersendiri bagi keberhasilan bisnis yang sedang dijalankan. Hal ini akan berbeda apabila sebuah bisnis hanya stagnan tanpa perubahan atau ide-ide besar, lama-lama, bisnis tersebut tentu akan tenggelam.

3. Dapat memenuhi kebutuhan para pelanggan

Alasan ketiga, dengan menjadi inovator, Anda akan lebih mudah memenuhi kebutuhan pelanggan. Selalu siap siaga kapan pun pelanggan membutuhkan adalah salah satu ciri perusahaan yang baik. Pelanggan pastinya juga memiliki kebutuhan yang terus menerus mengalami perubahan.

Sehingga Anda dituntut untuk terus mengikuti perubahan tren juga kebutuhan masing-masing pelanggan. Maka, tantangan yang dimiliki oleh para pemilik bisnis yaitu bagaimana caranya supaya mereka dapat terus memenuhi kebutuhan masyarakat yang terkadang berubah dengan sangat signifikan.

Inovator

Ciri-Ciri atau Karakteristik Inovator yang Handal

Apabila Anda ingin perusahaan dan bisnis berjalan lebih maju, maka Anda membutuhkan pemimpin yang inovatif dan kreatif. Sebab kedua kemampuan tersebut akan sangat dibutuhkan dalam perjalanan bisnis. Pemimpin yang inovatif artinya adalah pemimpin yang memiliki kemampuan mengubah ide-ide serta teknologi baru guna menciptakan aset bagi perusahaan.

Tentunya dengan sesuatu yang bernilai, bisnis dapat berjalan lebih maju dari para pesaingnya. Jika ingin memiliki seorang pemimpin yang inovatif, tentu Anda perlu tahu lebih dulu bagaimana karakter dan ciri-cirinya. Nah, berikut adalah beberapa ciri dari inovator yang handal:

1. Dapat menghargai inovasi sekecil apapun

Ciri yang pertama, mereka adalah orang-orang yang dapat menghargai inovasi dalam bentuk apapun. Sekecil apapun inovasi yang dihasilkan, mereka akan sangat menghargainya. Sebab saat ini inovasi menjadi satu-satunya cara bagi sebuah perusahaan untuk bisa tetap bertahan di tengah arus kompetisi. Maka dari itu, perubahan atau inovasi sekecil apapun akan sangat berarti, dibandingkan dengan perusahaan yang stagnan dan tidak ada perubahan.

Contohnya adalah ketika pandemi covid 19 melanda, di mana hampir semua bisnis konvensional yang sudah nyaman dengan posisinya, harus banting stir ke dunia digital. Sebab tanpa mengikuti arus tersebut, mereka tentu akan tenggelam dan hilang karena tak mampu bersaing dengan para kompetitor dan juga perubahan yang terjadi. Maka dari itu, seorang inovator yang hebat tak akan menyia-nyiakan inovasi sekecil apapun. Sebab bisa jadi, dari inovasi yang kecil akan lahir sesuatu yang lebih hebat dan baru lagi.

2. Berani bertanggung jawab dan mengambil risiko

Ciri kedua adalah orang yang bertanggung jawab dan dapat mengambil risiko. Setiap bisnis tentu akan memiliki risiko, baik yang kecil maupun besar. Seorang pemimpin yang inovatif, tentu mereka memiliki keyakinan dan kepercayaan diri yang tinggi. Sehingga setiap jengkal ide yang dituang telah dipikirkan dengan sangat matang.

Itulah mengapa, mereka akan memiliki keyakinan pula untuk mempertanggungjawabkan semuanya. Termasuk untuk menanggung setiap resiko yang akan didapatkan. Jika pemimpin takut akan setiap risiko, maka bisnis pun tak akan berjalan dengan baik.

Para inovator yang hebat tentu telah menyadari bahwa mengambil risiko merupakan bagian dari penemuan yang hebat. Mereka juga akan menjadi inspirasi bagi orang lain. Bahkan, 80% dari para inovator diketahui dapat mendorong karyawan mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi.

Di mana rasa ingin tahu ini menjadi jalan utama bagi orang-orang untuk menciptakan sesuatu yang baru. Berani mengambil risiko artinya mampu memahami bahwa di balik setiap kegagalan akan ada pembelajaran yang jauh lebih berharga. Hal tersebut juga akan menjadi kesempatan untuk terus belajar melakukan segala sesuatu dengan lebih baik.

3. Selalu ingin belajar lebih dan lebih

Karakteristik ketiga adalah mereka yang tak pernah lelah untuk belajar. Meski telah mengalami kegagalan, mereka tak akan mudah menyerah, justru menjadikan kegagalan tersebut sebagai ladang untuk belajar. Mereka memahami bahwa berinovasi bukanlah sesuatu yang hanya cukup sekali saja. Setiap perusahaan harus terus meningkatkan inovasi supaya tetap hidup. Apalagi di tengah arus persaingan bisnis yang semakin ketat.

Jika melihat kemajuan teknologi dan juga arus informasi saat ini, perusahaan start up yang kecil akan mampu berkembang ketika mereka memiliki banyak inovasi untuk menghidupkan bisnisnya. Asalkan mereka mampu lebih gesit dan memberikan apa yang dibutuhkan masyarakat lebih cepat, maka bisnis mereka juga akan lebih mudah untuk teruterus maju. Maka dari itu, para anak muda jaman sekarang juga sangat dituntut untuk terus berinovasi dan menghasilkan sesuatu yang bernilai dan dibutuhkan masyarakat.

4. Lebih Percaya Diri dan Berpikiran Positif

Ciri keempat adalah memiliki kepercayaan diri yang tinggi serta selalu berpikir positif. Seperti yang telah disebutkan di atas, inovator harus berani mengambil risiko. Pengambilan risiko tersebut tentu membutuhkan kepercayaan diri yang juga tinggi. Jika Anda tidak percaya diri, maka Anda tak akan berani mengambil risiko yang besar. Para inovator handal justru akan menjadikan ketakutan terhadap risiko menjadi peluang untuk tetap belajar. Keyakinan tersebutlah yang akan bermuara pada segala sesuatu yang realistis. Sebab mereka juga akan tetap melihat bagaimana peluang yang dimiliki dan realita yang kemungkinan akan dihadapi.

Pikiran positif yang dimiliki oleh para inovator juga memberikan pengaruh besar pada keyakinan yang mereka miliki. Selain itu, mereka juga tak akan melakukan sesuatu sendirian, setiap masukan dan saran dari orang lain juga akan tetap ditampung dan dianalisisnya. Sehingga menjadi pertimbangan bagi mereka dalam mengambil sebuah keputusan.

Dan bagi seorang inovator handal, semangat dan sikap positif harus senantiasa diterapkan dalam setiap keadaan. Mereka berpikiran, bahwa sesuatu yang belum pernah dicoba, tidak layak untuk dipikirkan tak akan berhasil hanya karena belum pernah dicoba. Mereka juga percaya, bahwa sesuatu yang dilakukan terus menerus dengan keyakinan dan inovasi, akan menghasilkan sesuatu yang jauh lebih baik.

5. Selalu terbuka dengan ide-ide baru

Para inovator tak akan menutup diri dari ide-ide bar. Meski terdengar jelek sekalipun, mereka akan tetap menghargai dan mempertimbangkannya. Sebab mereka juga berpikiran bahwa tak ada ide yang buruk, dan biasanya ide yang cemerlang berada di belakang. Hal itu juga didasari pada pemikiran bahwa mereka tidak tahu mana ide yang benar-benar layak untuk diterapkan dan dicoba. Sehingga mereka juga sangat terbuka dengan pemikiran orang lain.

6. Memiliki kepribadian yang dinamis dan open minded

Inovator handal tak akan menutup diri dari kritik dan saran yang diberikan orang lain. Sikap open minded yang dimiliki akan bekerja dengan caranya sendiri. Ketika merasa orang lain memiliki ide yang cemerlang, ia akan mencoba untuk menganalisisnya. Pun ketika ide yang diberikan dirasa biasa saja.

Mereka biasanya memiliki pemikiran yang unik, dan memiliki komitmen untuk menciptakan suasana kerja yang produktif dan dinamis. Caranya adalah dengan memberikan semangat kepada orang-orang di sekitarnya dan memilih para pekerja yang memang bersemangat dan dapat diandalkan.

Para inovator apabila menjadi seorang pemimpin akan selalu memberikan kesempatan pada karyawan untuk melakukan lebih. Termasuk meminta masukan dan saran dari mereka. Sebab tak ada yang tahu, dari mana ide brilian akan bermunculan. Hal tersebut juga akan memberikan efek positif kepada para pekerja. Sebab mereka akan merasa dihargai dan dihormati. Peran dan tanggung jawab mereka di perusahaan juga menjadi jelas. Dengan begitu, karyawan juga akan bekerja dengan lebih nyaman.

7. Peka terhadap masyarakat sekitar dan suka kolaborasi

Bagi seorang inovator, kolaborasi bukanlah sebuah tantangan, melainkan menjadi peluang untuk dapat menggali kelemahan, kekuatan, ancaman, dan juga peluang. Mereka sangat menghargai pendapat atau ide orang lain. Para inovator juga memahami bahwa ide yang luar biasa tidaj hadir dari ruang hampa dan kesendirian. Maka dari itu mereka akan menjalin relasi dengan anggota dari organisasi lain dan melakukan kolaborasi.

Inovator

Tokoh-Tokoh Inovator yang Terkenal dan Menginspirasi

Setiap inovator memiliki kisahnya masing-masing. Jika ingin belajar menjadi seorang inovator yang handal, maka tak ada salahnya jika Anda belajar dari kisah-kisah para inovator dunia yang karya dan inovasinya telah dikenal oleh seluruh dunia. Mereka inilah yang patut dijadikan sebagai teladan. Nah, berikut adalah beberapa nama inovator dunia yang bisa menjadi teladan bagi Anda:

1. Steve Jobs

Bagi dunia komputer, nama Steve Jobs sudah pasti tak asing lagi. Perusahaannya, Apple, bahkan bagi sebagian orang menjadi sangat diunggulkan. Steve Jobs pada tahun 1985 telah dikeluarkan dari Apple, namun siapa sangka. Ia justru hadir kembali dengan berbagai gaya kemenangannya dan mengawasi peluncuran iMac, iPad, iPhone, juga iPod. Ia memang tidak dikenal sebagai pribadi yang cukup baik, namun visi dan bakatnya di bidang teknologi tak dapat diragukan lagi. Ia telah mengubah cara pandang setiap orang terhadap teknologi secara radikal.

2. Thomas Alfa Edison

Kedua ada Thomas Alfa Edison, yang penemuannya sampai saat ini digunakan oleh seantero dunia. Ia adalah penemu bohlam lampu. Penemuan ajaibnya ini bahkan menjadikannya dijuluki The Wizard of Menlo Park. Ia dikenal sebagai pebisnis yang cerdas dan juga pengotak atik yang lihai. Ia juga memiliki bakat khusus dalam memasarkan alat-alatnya yang telah dipatenkan. Termasuk pula dalam mengembangkan ide-ide menjadi kenyataan yang praktis.

3. Leonardo da Vinci

Selanjutnya ada Leonardo da Vinci, seorang pelukis, arsitek, insinyur, penemu, dan juga ilmuwan Italia. Ia dikenal karena memiliki banyak sekali kemampuan. Terutama dalam bidang seni, karyanya, Mona Lisa, juga telah dikenal oleh banyak orang.Dalam dunia seni ia sangat memperhatikan gradasi warna, nada, melakukan eksperimen dengan bayangan dan cahaya, serta melakukan inovasi dalam hal melukis.

Baik melalui komposisi maupun perspektif melukisnya. Ia menggunakan studi anatomi yang cermat dalam melukiskan ekspresi. Hingga sampai saat ini, ikon Mona Lisa miliknya masih memiliki pengunjung yang tidak sedikit setiap tahunnya. Ia juga masih menjadi simbol kejeniusan universal dari Renaisans.

Itulah beberapa hal mengenai innovator yang penting untuk Anda pahami. Apalagi jika Anda hendak menjadi seorang innovator. Jika Grameds ingin mempelajari lebih dalam mengenai inovasi, inovator, dan hal-hal yang diperlukan untuk menjadi inovator, Grameds dapat membeli dan membaca buku-buku referensi yang tersedia di www.gramedia.com. Selamat berinovasi!



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Ananda