in

Cara Ternak dan Budidaya Ikan Cupang Hias Lengkap

Cara Ternak dan Budidaya Ikan Cupang Hias Lengkap – Jika kamu ingin memelihara hewan, ikan bisa jadi salah satu pilihan. Ikan cupang adalah salah satu ikan hias yang paling populer di dunia karena kecantikan warna dan ekornya. Selain itu ikan yang satu ini cukup mudah untuk dipelihara. Memelihara ikan memiliki manfaat untuk meredakan stres. Simak tulisan mengenai fakta-fakta tentang ikan cupang dan juga cara memelihara dan membudidayakan ikan cupang di bawah ini.

Table of Contents

e perpus

Tentang Ikan Cupang

Ikan cupang sebagai ikan air tawar yang berasal dari genus Betta, ikan cupang sendiri terbagi menjadi tiga golongan, yaitu

  1. Ikan Cupang hias,
  2. Ikan Cupang aduan, dan
  3. Ikan Cupang liar.

Ikan ini kemudian terbagi lagi menjadi beberapa jenis, yaitu

  1. Double Tail,
  2. Plakat Halfmoon,
  3. Halfmoon,
  4. Crowntail, dan
  5. Giant.

Sementara untuk variasi genetic jenis ikan Cupang sangat sulit dihitung dengan angka. Ikan Cupang dengan ragam warna dan bentuknya serta termasuk dalam ikan aduan. Penyebab harga Ikan Cupang mencapai puluhan juta adalah karena ikan-ikan tersebut tidak mudah untuk dihasilkan. Meskipun dapat berkembangbiak dalam jumlah yang banyak namun jumlah anak yang bermutasi menuju warna yang diinginkan tidaklah mudah. Selain itu hal ini juga dapat disebabkan oleh harga induknya yang juga mahal. Dari segi fisik, ikan-ikan cupang yang harganya tinggi bukan hanya yang memiliki warna yang unik, dan cantik, tetapi juga karena mentalnya yang berani.

Keistimewaan Ikan Cupang

Beberapa keistimewaan yang dimiliki ikan cupang sendiri diantaranya:

Bentuk dan Warna yang Unik menjadi keistimewaan pertama ikan cupang. Keistimewaan lainnya pada ikan cupang adalah pada bentuk ukuran ekor dan siripnya yang cukup besar. Bahkan, melebihi ukuran tubuh ikan cupang itu sendiri.

Kemampuan Bertahan Hidup Tinggi – Ikan cupang sebagai salah satu ikan dengan kemampuan bertahan hidup yang tinggi, ikan cupang dapat bertahan hidup bahkan pada lingkungan air dengan kadar oksigen yang minim. Ikan ini bahkan masih dapat bertahan hidup jika ditempatkan di wadah dengan volume air sedikit dan tanpa sirkulasi udara.

Pemeliharaan yang Mudah – Kemampuan bertahan hidup ikan cupang juga menyebabkan pemeliharaannya menjadi cukup mudah. Ia dapat hidup di air dengan kadar oksigen minim bahkan ikan cupang dapat hidup hanya dengan diletakkan di dalam toples saja. Tidak dibutuhkan biaya yang banyak untuk memelihara ikan ini, pemeliharaan ikan cupang juga dihargai secara ekonomis yaitu hanya Rp 30 ribu bisa untuk satu bulan tergantung kebutuhan.

Cara Ternak dan Budidaya Ikan Cupang

Untuk ternak ikan cupang, perlu dilakukan langkah-langkah dengan benar. Jika tidak, maka ikan cupang yang kamu miliki bisa mati atau sakit-sakitan. Belum lagi jumlah uang yang sudah kamu keluarkan untuk modal ternak ikan cupang akan habis sia-sia. Di bawah ini adalah beberapa cara untuk ternak ikan cupang yang baik dan benar.

1. Langkah pertama adalah buatlah rumah permanen untuk ikan cupang betina dan jantan.

Masih banyak orang yang menganggap bahwa ikan cupang tidak membutuhkan akuarium yang besar dan juga filter. Padahal hal ini merupakan kesalahan besar. Akuarium yang kecil lebih mudah kotor dan menjadikan lingkungan yang ditinggal ikan cupang memburuk. Hal ini akan menyebabkan ikan cupang stres, sakit dan bahkan kematian dini.

Meskipun ikan cupang punya kemampuan untuk bertahan hidup dalam lingkungan yang buruk, bukan berarti ikan cupang tidak membutuhkan akuarium. Ikan cupang adalah anabantid, ia memiliki organ khusus yang memungkinkan ikan cupang untuk menghirup oksigen dari atas permukaan dan bertahan di genangan berlumpur untuk sementara waktu.

Ikan cupang adalah ikan tropis yang membutuhkan air bersih. Maka dari itu filter air sangat dibutuhkan ketika kamu ingin beternak atau memelihara ikan cupang. Ikan yang berpenyakit biasanya disebabkan oleh air kotor dan akuarium yang jarang dirawat. Filter air sangat penting, tanpanya, kotoran dari ikan cupang (urine, feses) dan makanan yang tersisa dapat membuat air menjadi beracun.

Hanya karena cupang berasal dari sungai yang dangkal bukan berarti mereka dapat disimpan di mangkuk plastik atau tangki yang kecil. Akuarium yang dibutuhkan untuk membuat ikan cupang hidup nyaman adalah minimal bisa menampung air sebanyak 18 liter. Tentunya, semakin besar semakin baik. Tangki air 18 liter adalah volume terendah yang dibutuhkan untuk membentuk siklus nitrogen.

Selain membutuhkan filter, ikan cupang juga membutuhkan heater atau pemanas. Pada dasarnya, ikan cupang adalah ikan tropis. Jika air terlalu dingin, maka ikan cupang bisa sakit. Namun perlu hati-hati, jika air terlalu panas, ikan cupang akan lebih cepat menua. Pilihlah pemanas yang dilengkapi dengan termostat agar suhu di air bisa dipantau.

Selain itu, beli lah kerikil kecil yang halus supaya ikan cupang mu tidak melukai dirinya sendiri. Kerikil ini memiliki peran penting dalam ekosistem akuarium kamu. Bakteri yang menguntungkan akan tumbuh di permukaan dan dapat membantu memecah limbah. Jika kamu memilih kerikil yang terbuat dari potongan batu-batu besar, makanan dan limbah dari akuarium dapat tersangkut dan merusak kesehatan lingkungan akuarium kamu.

 

2. Langkah kedua adalah membeli peralatan untuk akuarium.

Kesalahan terbesar yang dibuat para pemelihara ikan cupang adalah mereka mencoba membiakkan di akuarium biasa. Padahal untuk membiakkan ikan cupang dibutuhkan tangki khusus pembiakan karena benih ikan sangat rapuh dan membutuhkan kondisi air yang selalu bersih. Pisahkan dari tangki ikan cupang jantan sehingga dia tidak melihat mereka sebagai sebuah ancaman.

Ini beberapa peralatan yang kamu perlukan jika kamu ingin sukses dalam mengembangbiakkan ikan cupang:

  • Langkah kedua adalah membeli peralatan untuk akuarium.  . Berikan cukup ruang untuk ikan-ikan cupang peliharaan mu. Kamu tidak perlu menambahkan substrat (media yang digunakan untuk menumbuhkan tanaman, atau tanah di dalam akuarium) karena akan mempersulit pejantan untuk mengambil telur, dan burayak bisa tersangkut di dalamnya.
  • Pemanas 25 watt yang dapat direndam dalam air. Hal ini untuk membuat suhu air di dalam akuarium menjadi ideal.
  • Filter spons. Filter spons juga dibutuhkan untuk menjaga air tetap bersih dan tidak menimbulkan terlalu banyak arus yang bisa menyebarkan telur.
  • Pompa: filter spons akan menggunakan ini untuk menarik air dari tangki atau akuarium.
  • Plastik pembungkus atau plastic wrap untuk menciptakan lingkungan yang lembab.
  • Lumut air atau christmas moss. Isilah akuarium dengan banyak christmas moss untuk menyediakan tempat-tempat persembunyian ikan cupang.
  • Daun almond india, atau kamu bisa menggunakan styrofoam sebagai alternatif. Hal ini untuk melembutkan air dan menyediakan tempat bagi pejantan untuk membangun sarang gelembungnya.
  • Lampu LED untuk diletakkan di atas tangki atau akuarium. Pencahayaan dari lampu LED juga perlu diatur.
  • Pembatas tangki untuk memperkenalkan pasangan ikan cupang mu sehingga mereka dapat terbiasa satu sama lain tanpa harus mempertaruhkan nyawa mereka.

3. Langkah ketiga adalah memilih pasangan ikan cupang

Langkah ini adalah langkah yang paling penting. Keberhasilan dalam mengembangbiakkan ikan cupang didasarkan dari pasangan pembiakkan yang kamu pilih. Usahakan untuk membeli dari peternak yang memiliki reputasi baik. Mungkin akan lebih murah jika beli ikan cupang di pasar atau tempat lainnya, namun peluang untuk berhasil dalam mengembangbiakkan ikan cupang akan semakin mengecil. Jika kamu membeli dari sembarang tempat kamu bisa jadi tidak akan mendapat informasi tentang genetika dan usia ikan cupang tersebut. Dari sinilah peluang untuk berhasil mengembangbiakkan ikan cupang menjadi sangat kecil.

Ikan cupang paling baik berkembang biak saat mereka masih muda, biasanya 4-12 bulan, usia maksimal 14 bulan. Jika ikan cupang memiliki genetika yang buruk, burayak bisa menjadi sakit. Jika kamu membeli di peternak yang memiliki reputasi baik, kamu akan mendapatkan informasi yang kamu butuhkan, bahkan kamu juga bisa meminta saran untuk mengembangbiakkan ikan cupang.

4. Langkah keempat adalah membuat kondisi pembiakkan dengan baik.

Berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Biarkan ikan cupang beradaptasi dengan lingkungan barunya selama satu bulan, minimal dua minggu. Selama waktu adaptasi, kamu harus memantau kesehatan mereka, pastikan mereka tidak terjangkit penyakit apapun. Selain itu, sebaiknya berikan ikan cupang mu makanan hidup. Hal ini akan membantu meningkatkan kadar karotenoid pada ikan cupang jantan yang dapat membuatnya tampak sehat dan cerah.

 

  • Siapkan tangki pembiakan dengan baik. Pastikan tidak ada gangguan apapun di dekat tangki atau dengan tangki ikan apapun atau banyak aktivitas manusia. Ikan cupang sangat menyukai privasi saat kawin.

 

Berlangganan Gramedia Digital

Baca majalah, buku, dan koran dengan mudah di perangkat Anda di mana saja dan kapan saja. Unduh sekarang di platform iOS dan Android

  • Tersedia 10000++ buku & majalah
  • Koran terbaru
  • Buku Best Seller
  • Berbagai macam kategori buku  seperti buku anak, novel,religi, memasak, dan lainnya
  • Baca tanpa koneksi internet

Rp. 89.000 / Bulan

Berlangganan Gramedia Digital

Baca majalah, buku, dan koran dengan mudah di perangkat Anda di mana saja dan kapan saja. Unduh sekarang di platform iOS dan Android

  • Tersedia 10000++ buku & majalah
  • Koran terbaru
  • Buku Best Seller
  • Berbagai macam kategori buku  seperti buku anak, novel,religi, memasak, dan lainnya
  • Baca tanpa koneksi internet

Rp. 89.000 / Bulan

  • Isi air tangki setinggi 7-10 cm. Ikan yang baru menetas akan kesulitan meraih permukaan untuk bernapas dan makan jika airnya terlalu dalam. Tambahkan filter spons dan juga pompa. Selain Itu jangan lupa untuk menambahkan pemanas, tempatkan pemanas sehingga tidak terendam sepenuhnya.

 

  • Tambahkan daun almond atau styrofoam ke bagian depan tangki. Selain itu tambahkan juga lumut di dalam tangki. Buatlah tempat untuk bersembunyi para ikan sebanyak mungkin. Tapi jangan terlalu banyak sehingga mereka kesulitan untuk menemukan satu sama lain.

5. Langkah kelima adalah mengenalkan cupang jantan dan betina.

Jika tangki perkembagbiakkan sudah dalam keadaan baik, peralatan tangki sudah lengkap, saatnya pengenalan antara jantan dan betina. Berikan pemisah di dalam tangki untuk ditempatkan oleh jantan dan betina. Jangan satukan mereka di dalam satu ruangan. Setelah itu masukan betina ke dalam tangki, dan biarkan selama 30 menit hingga dia terbiasa dengan lingkungannya.

Jika sudah 30 menit, masukkan ikan cupang jantan ke dalam tangki namun di tempat yang terpisah dengan betina. Biarkan ikan cupang jantan berenang dan beradaptasi seperti ikan cupang betina. Ketika ikan cupang jantan sudah menyadari kehadiran ikan cupang betina, warna badannya akan berubah menjadi lebih gelap dan siripnya mengembang. Hal ini dilakukan ikan cupang jantan untuk menarik perhatian ikan cupang betina.

Setelah itu, kamu akan melihat ikan cupang jantan membuat sarang gelembung. Hal itu ditunjukkan untuk pamer terhadap ikan cupang betina. Biarkan mereka tetap terpisah selama semalam.

 

6. Langkah keenam adalah persiapan perkembangbiakkannya.

Setelah menunggu semalaman, ini saatnya meletakkan ikan cupang betina ke ruangan yang sama dengan ikan cupang jantan. Dari sini betina akan melihat sarang yang dibuat oleh pejantan, dia akan menilai apakah sarang itu sesuai dengan standarnya atau tidak. Jika tidak ikan cupang betina akan berenang menjauh atau bahkan ada yang mencoba untuk menghancurkan sarang yang dibuat ikan cupang jantan.

Jika ikan cupang jantan mulai menyadari bahwa dia bisa meraih sang betina, penampilannya akan menjadi lebih rumit. Setelah itu dia akan mulai mengejar sang betina dan mencoba mengajaknya untuk kawin. Setelah itu tutuplah tangki menggunakan plastic wrap atau plastik pembungkus. Hal ini bertujuan untuk membuat kelembaban dan menjaga panas di dalam tangki. Sebaiknya tangki dibuat sangat lembab karena akan membantu penetasan telur dan perkembangan burayak.

Setelah beberapa jam kedepan sekitar 2-6 jam. Ikan cupang jantan dan betina akan terlihat seperti kejar-kejaran. Ini adalah perilaku normal, namun kamu harus tetap mengawasi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dari sini lah lumut air atau christmas moss berperan penting karena akan menjadi tempat persembunyian untuk betina jika keadaan menjadi tidak sesuai dengan yang dia inginkan.

Pada proses ini, sang betina akan terus memeriksa sarangnya. Setelah dia memutuskan sudah siap, dia akan mulai tarian kawin dengan sang jantan. Mereka akan melebarkan sirip dan berenang berdampingan, mereka juga akan saling menunjukan penampilan tubuh mereka. Jika sang jantan tidak tertarik atau kagum dengan penampilan sang betina, dia akan menggigit dan mengejar betina.

Sang betina mungkin akan mencari tempat untuk bersembunyi sampai dia siap untuk bertelur. Dia mungkin juga akan terus bersembunyi sampai sang jantan menemukannya dan mengejarnya. Ada juga beberapa betina yang langsung mengarah ke pejantan dengan kepala menunduk untuk menunjukkan ketundukannya. Ada juga betina yang akan langsung mengisi sarang, melebarkan sirip dan menantang pejantan untuk bertelur.

7. Langkah ketujuh adalah ikan cupang jantan akan merawat sarangnya.

Hal ini biasa dilakukan selama 24-36 jam. Pejantan akan menghabiskan seluruh waktunya untuk mengurus telur. Dia akan sibuk meniup lebih banyak gelembung. Atau bahkan dia bisa saja membangun sarang baru di tempat lain dan memindahkan semua telur ke sana. Sebagian besar waktu yang dihabiskan pejantan adalah berenang di bawah sarang sambil terlihat bosan, dan secara berkala memeriksa untuk melihat apakah telur-telur itu sudah siap menetas.

Beberapa dari pejantan yang baru pertama kali mungkin akan memakan beberapa telur, dan hal ini sangat membuat stres pejantan. Pejantan mungkin hanya makan beberapa telur yang belum dibuahi dengan benar atau ada yang salah dengan telur-telur itu.

 

8. Langkah kedelapan adalah menetaskan burayak.

Ketika telur-telur sudah menetas, gerakan menggeliatnya bisa mengguncang gelembung dan mereka akan terjatuh. Jika sang jantan melihat hal ini, dia akan menangkapnya dan mengembalikannya. Ketika mereka semua sudah mentees, sang jantan akan sibuk berlari ke sana kemari untuk menangkap mereka dan mengembalikanya. Burayak akan menggantung ke bawah selama beberapa hari pertama dan perlahan-lahan akan berenang secara horizontal.

Ketika mereka sudah berenang bebas, keluarkan ikan cupang jantan dan beri mereka makan pertama kali berupa udang air kecil atau cacing-cacing kecil.

 

Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Memelihara Ikan Cupang

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam memelihara ikan cupang adalah lingkungannya, siapkan ruang yang besar. Karena seperti kita ketahui ada banyak ikan cupang yang hanya ditempatkan begitu saja dalam wadah kecil.  Padahal Idealnya, mereka harus berada dalam wadah minimal tangki berukuran setara 19L. Dengan begitu memungkinkannya menunjukkan aktivitas normal dan memiliki lebih sedikit penumpukan racun di lingkungan. Berikut beberapa Langkah lainnya yang perlu diperhatikan dalam pemeliharaan ikan cupang:

Dekorasi Akuarium

Jangan Asal menempatkannya pada akuarium dengan dekorasi yang terlalu ramai apalagi dengan pinggiran tajam sebab dapat merusak siripnya. Dalam memelihara ikan cupang tidak dibutuhkan desain yang terlalu banyak pada aquarium sebaliknya buat dekorasi aquarium yang sederhana, sehingga membuat ikan senang ke pinggiran atau tempat tersembunyi.

 

Perhatikan Suhu dan Kualitas Air

Kualitas air sangat penting untuk kesehatan ikan sebab . urine, feses, dan pemecahan makanan yang tak termakan dapat menimbulkan racun di dalam air. Sebab Kebanyakan orang tidak menyadari cupang merupakan ikan tropis. Karenanya jika berada di daerah dingin, suhu air sebaiknya dijaga dalam kisaran 76-81 derajat Fahrenheit (24-27 derajat Celcius). Termometer menjadi hal penting dalam hal ini untuk memantau suhu air. Kualitas air juga perlu diperhatikan. Perlu diketahui Air PAM lebih baik digunakan dibanding air sumur dalam memelihara ikan ini. Namun air ledeng umumnya mengandung klorin sehingga membahayakan. Karenanya penggunaan ari kemasan dapat menjadi pilihan.

Penyaring Kotoran

Habitat asli ikan cupang adalah sungai atau rawa dan dianggap kuat bertahan hidup meski tanpa aerator, banyak orang terutama pemula mengabaikan sistem penyaring air. Padahal sistem filtrasi atau penyaring air sangat penting guna membuang racun dalam akuarium. Gunakan juga penyaring dengan isapan rendah agar tidak merusak sirip atau ekor nya.

 

Anggapan Makan Akar Tanaman

Anggapan bahwa Ikan cupang dapat bertahan hidup hanya dengan tanaman sebagai sumber makanan adalah tidak benar adanya. Tumbuhan dapat memberikan tempat untuknya bermain dan bersembunyi meski tidak digunakan sebagai sumber makanan seperti pada ikan umumnya. Ikan cupang adalah karnivora pemakan serangga dan larva karenanya harus diberi makan makanan pelet atau serpihan yang seimbang setiap hari.

 

Nutrisi Tambahan

Sama seperti hewan peliharaan lain, ikan cupang juga terkena obesitas atau masalah kesehatan lain jika diberi makan berlebihan. Beri makanan yang dapat dikonsumsi dalam 3 sampai 5 menit, tanpa sisa makanan. Sebab adanya sisa makanan akan membuat kualitas air menjadi buruk. Selain itu, ikan cupang juga dapat diberi suguhan makanan berprotein tinggi seperti cacing darah atau udang air asin yang diberi makan hidup-hidup atau dibekukan hingga kering.

Cupang alami hidup secara teritorial

Cupang alami hidup secara teritorial dan tidak boleh ditempatkan bersama ikan cupang lain dalam satu wadah sebab akan membuatnya berkelahi dan saling melukai satu sama lain yang seringkali berujung kematian. Meski demikian ada beberapa spesies yang dapat ditambahkan dalam akuarium cupang, seperti siput, udang hantu (ghost shrimp) dan katak kerdil Afrika (African dwarf frog). Namun, untuk menambah ‘teman-teman itu’, ukuran tangki dan sistem penyaringan harus ditingkatkan agar semuanya tetap dalam keadaan sehat dan bersih.

Buku rekomendasi Budidaya Ikan Cupang

Jika masih bingung dan menginginkan panduan lengkap dalam bentuk buku baik buku cetak maupun digital, Berikut adalah beberapa rekomendasi buku tentang ikan cupang dari gramedia:

 

Cetak Cupang Kualitas Ekspor oleh Mirza Ghulam Ahmad, M.Pd.

Siapa sangka jika cupang bisa menembus pasar ekspor dari Asia hingga ke Amerika dan Eropa? Padahal, ikan yang terkenal dengan label ‘murah’ ini lebih sering ditemui di penjual ikan pinggir jalan daripada di toko ikan. Dengan buku ini, ada beberapa poin penting yang akan Anda dapatkan.

 

Meraup Uang dari Cupang oleh Syaiful Huda

Buku ini berisi tentang jawaban dari kebutuhan bagi mereka yang ingin berhasil membudidayakan ikan cupang dan meraih keuntungan dari usaha budidaya ikan cupang. Selain itu,l buku ini juga berisi tentang pengetahuan dasar ikan cupang, cara-cara merawatnya, cara mengembakbiakkan beserta kalkulasi usaha yang terperinci yang bisa dijadikan sebagai acuan. Di halaman terakhir dalam buku ini juga tersedia beberapa alamat agen ikan cupang, pembudidaya, serta asosiasi pembudidaya ikan cupang dan ikan hias yang sangat bermanfaat.

 

Budi Daya, Bisnis, & Kontes Cupang

Ikan cupang (Betta splendens) merupakan salah satu ikan hias air tawar paling populer di dunia, baik di dalam negeri, negara-negara Asia, maupun benua Amerika dan Eropa. Banyak alasan hobiis memelihara ikan cupang. Namun, alasan utama mayoritas hobiis menyukai ikan hias yang memiliki habitat alami di negara-negara Asia Tenggara ini adalah variasi dan keindahannya, terutama bentuk sirip dan warnanya.

Di dalam buku ini dibahas mengenai ikan cupang hibrida dan ikan cupang alam (wild betta). Dari perjalanan tren ikan cupang, pengenalan jenis-jenis cupang hibrida dan cupang alam, pemeliharaan, hingga pemijahan cupang. Tidak lupa pembahasan ringkas seputar kontes ikan cupang.

 

Makanan ikan cupang

budidaya ikan cupang (1)

Ikan cupang adalah salah satu ikan yang tidak membutuhkan pemeliharaan banyak. Namun detail-detail kecil juga harus tetap diperhatikan. Seperti contohnya makanan ikan cupang. Dengan makanan yang baik, ikan cupang dapat mempertahankan warna dan polanya yang menakjubkan dan dapat berkembang biak dengan baik.

Ikan cupang adalah karnivora, tentunya memberikan makanan alga tidak akan berguna. Ikan cupang juga dikenal agresif sehingga mereka juga akan memakan ikan-ikan kecil lainnya. Sebaiknya pisahkan ikan-ikan spesies kecil atau ikan agresif lainnya. Beberapa orang menganggap bahwa ikan cupang adalah ikan yang pilih-pilih makanan, padahal sebetulnya kuantitas makanan yang terpenting.

Jenis makanan terbaik untuk ikan cupang adalah udang atau cacing air hidup, larva nyamuk, pakan hidup beku atau pelet. Makanan hidup tentunya lebih disukai walaupun tidak selalu mudah untuk dibeli. Namun perlu diingat, jika ingin megembangbiakkan ikan cupang dengan baik, berilah makanan hidup. Makanan beku adalah alternatif yang bagus untuk makanan hidup dan akan lebih menghemat waktu kamu untuk merawat akuarium.

Jika kamu hanya bisa membeli makanan hidup sesekali, bagi menjadi bagian kecil-kecil dan simpan di freezer untuk beberapa minggu kedepan. Makanan kering beku adalah salah satu makanan favorit ikan cupang dan salah satu pilihan makanan termudah. Banyak toko yang menjual cacing kering dan semacamnya, kamu hanya perlu menyebarkan ke dalam akuarium dalam jumlah kecil per harinya.

Meskipun ikan cupang menyukai makanan kering beku, dan ikan cupang terlihat sehat hanya dengan satu jenis makanan, disarankan untuk sesekali mengubah menu makanan. Jika kamu ingin memberikan makanan pelet, berikan yang khusus untuk ikan cupang. Berilah makan sebanyak dua kali sehari. Pelet memiliki jumlah protein dan vitamin yang tepat untuk menjaga warna ikan cupang. Di sisi lain, pastikan pelet tidak menumpuk di dasar tangki atau akuarium karena hal ini dapat mengotori air.

Jika kamu tidak tahu seberapa banyak makanan yang harus diberikan untuk ikan cupang, ada cara sederhana untuk mengetahuinya. Perhatikan seberapa banyak ikan cupang makan selama dua menit, dari situ kamu bisa menentukan takaran makanan untuk ikan mu. Jika kamu memberikan makanan dengan takaran lebih, akan menimbulkan makanan sisa dan dapat mengotori lingkungan di akuarium.

Berat badan ikan cupang bisa bertambah menjadi besar. Beberapa dari ikan cupang akan terus makan setelah dua menit dan perutnya makin lama akan membesar. Jika ikan cupang yang kamu pelihara mengalami hal ini, ada baiknya ikan cupang peliharaan mu menjalani diet.

Untuk seberapa sering atau frekuensi dalam memberi makan ikan cupang tergantung pada ukuran ikan dan jenis makanan yang diberikan. Umumnya, ikan dewasa tidak boleh diberi makan lebih dari dua kali sehari atau bahkan sekali saja sudah cukup. Namun untuk ikan yang lebih muda membutuhkan dua kali makan per hari. Sesekali dianjurkan untuk membiarkan mereka tidak diberi makanan, hal ini untuk membantu sistem pencernaan mereka beristirahat. Namun pastikan kamu tidak melakukan ini terus menerus, bisa-bisa ikan cupang peliharaan jadi terkena penyakit yang tidak diinginkan.

 

Cara mengawinkan ikan cupang

budidaya ikan cupang (2)

Proses perkawinan sangat menegangkan bagi ikan cupang betina. Penyesuaian waktu akan membantunya mengembangkan telur yang sehat dan subur serta membangkitkan tenaganya dengan baik.

Hal yang perlu dilakukan pertama kali adalah, menyiapkan tangki khusus untuk berkembang biak. Setelah itu berikan pembatas di dalam tangki. Jika tangki sudah siap, masukkan betina ke dalam tangki, dan biarkan ikan cupang betina terbiasa dengan lingkungan tersebut selama 30 menit. Setelah itu, masukan pejantan ke dalam tangki di sisi sebelahnya (bukan satu tempat dengan betina) dan biarkan pejantan berenang atau beradaptasi dengan lingkungannya.

Ketika pejantan mulai menyadari kehadiran betina, warna pejantan akan menjadi lebih gelap dan mulai mengembangkan siripnya mencoba menunjukkan kepada betina supaya dia tertarik. Jika pejantan mulai menggigit kaca, tidak perlu khawatir karena ini perilaku normal. Jika betina mulai reseptif, warna badannya akan menjadi lebih gelap dan menampilkan pola vertikal di sepanjang bagian tengah tubuhnya, hal ini juga menandakan bahwa ia siap berkembang biak.

Setelah kira-kira satu jam perkenalan, ikan cupang jantan akan mulai terlihat membangun sarang gelembungnya. Pejantan akan menghabiskan waktunya untuk bolak balik membangun sarang dan juga pamer kepada sang betina. Biarkan pejantan dan betina tetap dalam tempat terpisah selama semalam. Jika sudah semalaman, lepaskan sang betina ke tempat jantan, dari sini sang betina akan melihat sarang yang dibuat pejantan, apakah sesuai dengan standarnya atau tidak.

Jangan lupa untuk menutup tangki dengan plastic wrap atau plastik pembungkus untuk menciptakan lingkungan yang lembab supaya telur dapat menetas dan burayak berkembang dengan baik.

Perkawinan antara ikan cupang jantan dan betina akan dimulai dengan menjatuhkan satu sama lain sampai pejantan mampu membalikan tubuh sang betina dan membungkus dirinya di sekitar perutnya dan meremas tubuh betina dengan erat. Untuk pemula hal ini mungkin memerlukan waktu yang lebih lama. Setelah itu, ikan cupang jantan dan betina akan mengapung ke permukaan air atau bisa juga tenggelam ke dasar tangki.

Ikan cupang jantan kemudian akan melepaskannya dan memberikan waktu selama beberapa menit sebelum mereka melakukan tarian perkawinan lagi. Setelah beberapa kali pelukan, akan mulai terlihat sang betina menjatuhkan beberapa telurnya. Tujuan dari pelukan ini adalah untuk menempatkan perut satu sama lain yang berguna dalam meningkatkan peluang pembuahan. Lalu sang betina akan terlihat lemas sementara telur-telurnya jatuh ke bawah, ikan betina akan terapung ke samping, terlihat seperti mati. Namun kamu tidak perlu khawatir karena hal ini adalah normal.

Ikan cupang jantan sekarang akan mulai meraup telur-telur di bawah dan meletakkannya di sarang satu persatu. Saat betina mulai pulih kembali, dia akan membantu sang jantan untuk meletakan telur di sarang. Namun dalam kasus lain ada juga betina yang memakan beberapa telurnya. Hal ini harus diperhatikan baik-baik dan lebih baik keluarkan sang betina untuk mencegah dia memakan telur-telurnya.

Ketika ikan cupang betina sudah bangun, lebih baik untuk langsung memindahkannya ke tangki lain. Selain mencegah dia untuk memakan telur-telurnya, ikan cupang jantan akan melihat dia sebagai ancaman dan bisa saja mencoba untuk membunuhnya. Perlu diingat, ikan cupang membutuhkan privasi dan terkadang dia tidak akan muncul jika lampu dinyalakan. Daun almond akan menggelapkan air akuarium dan membantunya merasa lebih nyaman.

 

Jenis Ikan cupang

budidaya ikan cupang (3)

Ikan cupang adalah salah satu ikan hias yang paling populer. Mereka sangat disukai karena berbagai bentuk dan warna. Ada banyak sekali variasi ikan cupang yang biasanya diklasifikasikan menurut warna, corak dan jenis ekornya. Ikan cupang bisa belajar mengenali pemiliknya. Ada berbagai cara untuk mengklasifikasikan ikan cupang. Ekornya bisa dilihat mulai dari bentuknya yang panjang dan mengalir sampai ada juga ekor pendek dan rapi. Pola tubuh juga memiliki banyak variasi, mulai dari campuran berbagai warna hingga pola satu warna.

 

Bagaimanapun juga warna dari ikan cupang adalah ciri khas yang paling mencolok. Berikut adalah jenis-jenis ikan cupang.

 

Jenis ikan cupang berdasarkan bentuk ekor

1. Ikan cupang crowntail

cupang crowntail

sumber: pinterest.com

Ikan cupang crowntail adalah salah satu jenis ikan cupang yang paling populer. Spesies ini tergolong muda, pertama kali dikembangbiakkan oleh Ahmad Yusuf sekitar 25 tahun lalu. Sirip dari spesies ini memiliki tampilan seperti mahkota yang panjang. Dalam spesies ini ikan cupang jantan memiliki warna yang mencolok sedangkan ikan cupang betina memiliki warna yang lebih terang dan ekornya sedikit lebih pendek dibanding ikan cupang jantan

 

2. Ikan cupang veiltail

sumber: https://www.youtube.com/watch?v=sTTLwAfM16Q&ab_channel=Cupanghiasjogja

Ikan cupang veiltail adalah jenis yang paling umum dan banyak dijumpai. Ikan cupang jantan dalam variasi ini memiliki ekor yang panjang dan menukik ke bawah. Ikan cupang jantan veiltail hadir dalam berbagai variasi warna dan penampilannya yang luar biasa. Jika kamu ingin membudidayakan ikan cupang, jenis ekor ini adalah yang paling dominan dibandingkan jenis lainnya. Betina veiltail sangat berbeda dibanding dengan yang jantan. Betina veiltail cenderung memiliki warna yang lebih muda dan sirip serta ekornya yang pendek.

3. Ikan cupang plakat

ikan cupang plakat

sumber: pikiran-rakyat.com

Ikan cupang plakat berbeda dengan kebanyakan ikan cupang. Ikan cupang plakat mempunyai ekor yang bulat dan pendek. Sirip ikan cupang plakat juga cukup pendek dibandingkan dengan variasi cupang lainnya. Namun, ikan cupang jantan plakat memiliki warna yang sangat bagus dibanding yang betina. Jenis cupang ini dianggap sebagai bentuk tradisional yang ditemukan di alam liar. Nama plakat sendiri berasal dari bahasa thailand yang memiliki arti ikan petarung atau ikan cupang.

 

4. Ikan cupang halfmoon

Ikan cupang halfmoon

sumber: .idntimes.com

Ikan cupang halfmoon memiliki ekor yang besar dan bentuknya seperti setengah lingkaran mirip dengan bentuk setengah bulan, seperti namanya halfmoon. Jenis ikan cupang yang satu ini dikembangbiakkan di penangkaran secara ketat, ikan jenis ini tidak bisa ditemukan di alam liar. Ikan cupang halfmoon biasanya dibiakkan di antara para ahli untuk dipamerkan dalam pameran ikan cupang. Ikan cupang halfmoon pertama kali dibiakkan pada tahun 1980. Ikan cupang jenis ini agak sulit dalam berkembang biak dan memiliki perilaku yang agresif.

 

Jenis ikan cupang berdasarkan warna

1. Ikan Cupang Biru

sumber: shopee.co.id

Ikan cupang biru memiliki corak warna yang bermacam-macam. Warna yang paling umum adalah warna biru yang hampir keabu-abuan.

2. Ikan cupang black orchid

Ikan cupang black orchid

sumber: carousell.com

Ikan cupang black orchid memiliki warna keseluruhan yang gelap. Terkadang ada sedikit warna ungu atau biru di sepanjang tubuhnya. Ada tiga variasi dari ikan cupang jenis ini, ada melano, black lace dan metalik.

 

3. Ikan cupang merah

ikan cupang merah

sumber: shopee.co.id

Ikan cupang merah adalah warna yang paling dominan. Biasanya ikan jenis ini muncul dengan warna merah yang mencolok di seluruh tubuhnya. Terkadang warna merahnya juga terlihat seperti warna merah yang luntur.

4. ikan cupang pink

ikan cupang pink.

sumber pinterest.com

Ikan cupang merah jambu atau pink terkadang tampak seperti bisa tembus cahaya. Ikan cupang ini tampak transparan yang sering kali mirip dengan ikan cupang warna albino.

 

5. Ikan cupang kuning

Ikan cupang kuning.

sumber: sociolla.com

Ikan cupang kuning juga merupakan warna yang sangat umum ditemukan. Ikan cupang kuning umumnya memiliki warna kuning di sekujur tubuhnya. Variasi ini memiliki banyak corak kuning yang berbeda, dari warna yang tebal sampai ke warna yang paling lembut.

 

Jenis ikan cupang berdasarkan corak

1. Ikan cupang dragon scale

Ikan cupang dragon scale

sumber: pinterest.com

Ikan cupang dragon scale adalah corak yang relatif baru. Ikan cupang jenis ini dibiakkan dengan sangat selektif. Ikan cupang dragon scale sangat populer karena warna metaliknya yang terang. Ikan cupang dragon scale memiliki sisik tubuh yang menyerupai sisik kadal atau naga.

2. Ikan cupang butterfly

Ikan cupang butterfly

sumber: tokopedia.com

Ikan cupang butterfly biasanya memiliki warna tubuh yang solid dan memanjang hingga ke pangkal sirip dan ekor. Biasanya ikan cupang jenis ini memiliki sirip dan ekor yang berwarna putih atau transparan.

3. Ikan cupang marble

Ikan cupang marble

sumber: tokopedia.com

Ikan cupang marble adalah salah satu corak yang cukup populer karena mereka memiliki variasi warna yang unik. Hal terbaik dari jenis ini adalah mereka bisa mengembangkan warnanya seiring waktu.

4. Ikan cupang koi

Ikan cupang koi

Ikan cupang koi adalah variasi jenis marble. Seperti namanya, jenis ini dibiakkan menyerupai ikan hias koi yang sangat populer.

 

Update Tambahan Jenis Ikan Cupang

Berikut ini adalah tambahan update mengenai jenis-jenis ikan cupang

Ikan Cupang Kachen Worachai

Ikan Cupang Kachen Worachai
Jenis ikan cupang ini diambil dari nama pemiliknya yaitu Kachen Worachai yang berasal dari Bangkok, Thailand. Disebut-sebut negara ini merupakan asal muasal keberadaan ikan cupang. Ikan Cupang Kachen sendiri banyak diperbincangkan sejak tahun 2016 karena dilelang secara online dengan harga yang sangat mahal yaitu US$1.530 atau setara Rp 20 juta. Hal ini dikarenakan keunikan motifnya yaitu biru tua, putih dan merah seperti warna bendera Thailand. Setelahnya menyusul ikan cupang blue rim, yang dibandrol dengan harga Rp. 60 Juta/ekornya.

Ikan Cupang Fancy

Ikan Cupang Fancy
Ikan cupang dengan harga termahal lainnya ditempati oleh jenis ikan cupang Fancy dengan ukuran sirip yang tidak sebesar ikan cupang halfmoon, namun dilengkapi dengan warna yang sangat cantik dan gradasi warna yang beragam hingga 3 dimensi. Ikan cupang fancy sendiri terkenal dengan kombinasi warnanya yang bergradasi seperti lukisan. Untuk harganya, ikan ini dibandrol dengan harga yang cukup mahal tergantung pada seberapa unik corak warna yang dimilikinya yaitu berkisar antara Rp 100.000/ekor, sementara untuk ikan cupang fancy juara mencapai harga Rp 2.000.000/ekornya.

 

Ikan Cupang Betta Coccina

Betta Coccina
Ikan Cupang Betta Coccina berasal dari Provinsi Sumatera tepatnya adalah di Riau dan Jambi serta Johor Malaysia merupakan salah satu ikan cupang dengan jenis atau ukuran terkecil. Umumnya memiliki ciri-ciri warna merah atau coklat dengan ciri khas titik pada bagian di punggungnya serta warna matanya yang biru cerah dan sangat menarik.

 

Ikan Cupang Betta imbellis

Betta imbellis
Ikan Cupang Betta imbellis atau Slugger’s Betta merupakan sejenis cupang yang berasal dari provinsi Medan Indonesia dan Malaysia dengan ciri khasnya terletak pada bentuk tubuh silinder dan warna tubuh hijau tua atau biru cemerlang, kepalanya sendiri memiliki bentuk bulat panjang dengan warna hitam legam. Sirip insangnya dilengkapi dengan warna hitam yang transparan. Namun kerap dijumpai juga sirip insang berwarna merah.

 

Ikan Cupang Double Tail

Double Tail
Ikan cupang double trail memiliki karakteristik pada ekor yang terlihat seperti terbelah dua dengan warna yang berbeda. Secara bentuk ikan ini sangat mirip dengan cupang halfmoon atau ikan bulan sepotong. Karena karakteristiknya ikan ini kemudian dinamakan double tail atau ikan ekor ganda. Ikan cupang double trail juga memiliki variasi warna yang beragam serta cukup langka di pasaran, ikan cupang double tail biasanya dijual dengan harga yang relatif lebih mahal dari ikan cupang lainnya sebab kesulitannya saat dibudidayakan. Untuk harga ikan cupang double tail anakan biasanya berkisar di antara Rp 100.000 dan ikan cupang double tail juara berkisar antara Rp 2.000.000 per ekornya.

 

Ikan Cupang Betta Smaragdina

Betta Smaragdina
Ikan Cupang Betta Smaragdina atau Emerald Betta merupakan ikan cupang yang berasal dari negara kamboja. Tubuhnya umumnya berbentuk pipih dan berwarna hijau kehitaman dengan kepala pendek berwarna kehitaman pula. Sirip insang juga didominasi oleh warna hitam yang transparan.

 

Ikan Cupang Giant

Giant
Merupakan persilangan dari berbagai jenis cupang dan memiliki ukuran yang lebih besar dibanding banyak ikan cupang pada umumnya. Bahkan, ikan cupang giant ini memiliki panjang mencapai 10-15 cm. Ikan cupang giant akan sangat cocok untuk dijadikan sebagai ikan cupang aduan karena bentuk tubuhnya yang besar dan lebih agresif. Karena ukurannya yang lebih besar ria dibandrol dengan lebih mahal. Dibandrol dengan harga anakan Rp 50.000 hingga ikan cupang giant petarung di kisaran Rp 500.000 hingga Rp 1.000.000/ekornya.

 

Ikan Cupang Big Ear

Big Ear
Terakhir adalah ikan cupang big ear sebagai jenis ikan cupang yang juga cukup mahal karena ciri khasnya pada area sirip yang disebut-sebut sebagai telinga gajah sebab ukurannya yang cukup besar. Ikan cupang big ear ini merupakan jenis cupang persilangan dengan warna dominan orange dan kuning serta warna putih pada area sirip dan ekornya. Harga ikan cupang big ear sekitar Rp 400 ribu/Ekornya. Makanannya sendiri diantaranya Jentik nyamuk, Cacing sutra, Cacing Darah dan Kuning Telur. Dibutuhkan ketekunan dalam merawat ikan cupang big ear ini.

Perbedaan Ikan Cupang Hias dan Ikan Cupang Adu

Lalu apa perbedaan antara ikan cupang hias dan ikan cupang adu? Ikan hias tentunya dapat dengan mudah dilihat dari bentuknya dibanding ketangguhannya, memiliki ciri bentuk sirip dan ekor yang lebih Panjang dibandingkan ikan cupang pada umumnya, selain itu terdapat juga bentuk struktur yang khas pada bagian tulang sirip dan ekornya, warna tubuh ikan cupang juga umumnya sangat terang dan atraktif, Gerakan cupang hias biasanya lebih tenang jika dibandingkan ikan cupang petarung. Pada bagian sirip dan ekor ikan hias akan terkembang sempurna menunjukkan bentuk yang khas. Beberapa jenis ikan cupang yang masuk dalam kategori ikan cupang hias diantaranya Ikan Cupang Betta splendens, Ikan Cupang serit (crown tail), Ikan Cupang cagak (double tail), Ikan Cupang bulan separuh (halfmoon). Sementara pada ikan cupang adu atau ikan cupang petarung biasanya berasal dari jenis Ikan Cupang Betta imbellis, Ikan Cupang Betta mahachai, Ikan Cupang Betta splendens, dan variasi silangannya. Ciri-ciri ikan petarung diantaranya terletak pada Bentuk tubuhnya yang relatif besar, Gerakan Ikan Cupang petarung juga cenderung lebih agresif dan tidak anggun seperti pada ikan hias, saat marah Ikan Cupang petarung pada area sirip-siripnya akan mengembang secara sempurna saat berhadapan dengan musuh. Demikian informasi mengenai ikan cupang. Semoga bermanfaat

Artikel Terkait Ikan Cupang

 

Sumber:
adams, cristopher. 2020. How To Breed Betta Fish: An Expert Guide To Successful Breeding. modestfish.com

Tetra-fish.com. Diakses dari http://www.tetra-fish.com/fish-type-landing/betta.aspx

kompas.com. 2021. 5 Mitos Seputar Ikan Cupang, Apa Saja?. Diakses dari https://www.kompas.com/homey/read/2021/01/13/102431876/5-mitos-seputar-ikan-cupang-apa-saja?page=all

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

  • Custom logo gratis
  • Akses gratis ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien
  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Nandy