in

10 Jenis Kura-Kura Yang Bisa Jadi Hewan Peliharaan

Apakah Grameds menyukai hewan bertempurung yang satu ini? Tepat sekali, kura-kura adalah salah satu satwa yang menarik perhatian banyak orang karena keunikan struktur tubuhnya dan kebiasaannya yang hidup di alam terkenal karena geraknya yang lambar. Kita pasti sudah tidak asing dengan berbagai jenis kura-kura, mulai dari satwa laut, reptile, sampai yang hidup di darat. Tetapi tahukah Grameds jika ada beberapa jenis kura-kura yang bisa dipelihara. 

Selain ada beberapa spesies yang dilindungi, kura-kura juga bisa jadi hewan peliharaan yang menggemaskan di rumah. Dalam golongan atau familinya, kura-kura memiliki beberapa jenis yang masih banyak, bahkan bisa dikembangbiakan dengan mudah sehingga bisa dijadikan hewan peliharaan di kolam-kolam rumahan. Sebelum merawatnya Grameds tentu perlu mengenal masing-masing jenis kura-kura berdasarkan karakteristik yang mereka alami agar bisa merawatnya secara maksimal. 

Berikut ini penjelasan jenis-jenis kura-kura yang bisa Grameds jadikan hewan peliharaan di rumah dan merawatnya dengan mudah:  

MENGENAL KURA-KURA SEBAGAI HEWAN PELIHARAAN

Jenis kura-kura sebagai hewan peliharaan bisa dibagi dalam dua macam, Yakni kura-kura air tawar dan darat. Jenis kura-kura air tawar atau dikenal juga dengan sebutan turtle membutuhkan media air sebagai tempat hidupnya agar bisa bertahan lebih lama. Sedangkan kura-kura darat atau tortoise adalah jenis yang lebih banyak menghabiskan hidupnya di darat atau tanah. 

Jadi Grameds perlu menyediakan lahan kering atau taman berumput jika ingin memelihara jenis kura-kura ini. Memiliki cangkang atau tempurung membuat kura-kura memiliki karakteristik yang khas dan memiliki umur panjang. Kura-kura juga memiliki bentuk dan corak yang mengesankan, sehingga menarik banyak orang untuk merawatnya. 

Wajar saja jika ada orang yang berani merogoh kocek yang fantastis demi memelihara kura-kura ini. Grameds tidak khawatir karena tetap ada beberapa spesies kura-kura yang dijual dengan harga yang lumayan terjangkau.  Jadi cocok untuk Grameds yang masih pemula dalam merawat reptil, termasuk kura-kura.

JENIS KURA-KURA YANG BISA DIPELIHARA DI RUMAH

Berikut ini jenis kura-kura yang bisa Grameds jadikan hewan peliharaan di rumah: 

1. Jenis Kura-kura Brazil

kura kura brazilKura-kura Brazil atau nama lainnya Red Ear Slider Turtle adalah jenis yang penamaannya terinspirasi dari bagian bentuk telinganya yang memiliki corak berwarna merah. Kura-kura jenis ini termasuk dalam kura-kura air tawar dengan nama Latin Trachemys scripta elegans yang memang sudah populer dijadikan hewan peliharaan. Harga kura-kura Brazil termasuk yang paling terjangkau dibandingkan kura-kura jenis lainnya.

Grameds bisa membeli kura-kura Brazil dengan harga mulai Rp 50.000,- sampai Rp 400.000,- tergantung pada umur dan ukurannya. Ukuran sedang kura-kura Brazil biasanya paling besar sepanjang 35 centimeter. Kura-kura Brazil ini bisa bertahan hidup antara 20 sampai 30 tahun sebagai hewan peliharaan.

2. Jenis Kura-kura Ambon

Kura-kura AmbonKura-kura Ambon adalah jenis yang asli dari Indonesia yang memiliki nama Latin Cuora amboinensis. Kura-kura jenis ini bisa ditemukan di wilayah Ambon, Maluku, dan juga telah menyebar di kawasan sekitarnya, misalnya Malaysia sampai daratan India. Ciri khas dari kura-kura Ambon adalah memiliki bentuk tempurung yang bulat dan menyerupai batok yang tampak sangat kokoh. Kura-kura Ambon biasanya berukuran sedang dan bisa bertahan hidup sampai 30 tahun.

Kura-kura Ambon masuk dalam jenis kura-kura air tawar dengan harga yang masih tergolong terjangkau, yakni berkisar mulai Rp 60.000,- sampai Rp 350.000,- . Perlu Grameds ketahui bahwa kura-kura Ambon masuk dalam daftar hewan yang rentan mengalami kepunahan di alam liar berdasarkan data IUCN Red List.com. Jadi bijaklah jika Grameds ingin memelihara kura-kura jenis ini dengan membeli dari hasil budidaya dan bukan tangkapan dari alam liar. 

3. Jenis Kura-kura Pipi Putih

Jenis Kura-kura Pipi Putih

kura-kura pipi putih memiliki nama Latin Siebenrockiella crassicollis yang merupakan jenis Kura-kura air tawar. Kura-kura jenis ini juga dikenal dengan nama Malaysian Black Mud Turtle, Black Mud Terrapin, dan Smiling Terrapin. Ciri khas yang dimiliki kura-kura pipi putih adalah terlihat warnanya dengan jelas, yakni corak berwarna putih  di bagian sisi kepalanya. 

Tipe rahangnya yang melengkung seperti senyuman juga menjadi keunikan kura-kura pipi putih. Habitat asli dari kura-kura jenis ini adalah berada di kawasan Asia Tenggara, seperti , Kalimatan, Jawa,Thailand, Sumatera, sampai Semenanjung Malaya. Kura-kura pipi putih termasuk masih dihargai terjangkau, yakni berkisar antara Rp 70.000,- sampai Rp 300.000,-.

4. Jenis Kura-kura Matahari

Jenis Kura-kura Matahari

banner-promo-gramedia

Kura-kura matahari merupakan salah satu jenis kura-kura di Indonesia yang memiliki bentuk tempurung yang unik dan eksotis, nih. Hewan yang memiliki nama Latin Heosemys spinosa ini juga memiliki nama lain, yakni kura-kura duri dikarenakan bagian tepi tempurung yang berbentuk duri-duri tajam.

Di Indonesia, kura-kura matahari memiliki sebaran di wilayah Kalimantan dan Sumatera serta pulau-pulau di sekitarnya, seperti Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Natuna, dan Nias. Kura-kura semi-akuatik ini memiliki ukuran dewasa yang lumayan besar, yakni panjang tubuh berkisar 18-22 cm dan bobot 1-2 kg. Untuk mendapatkan kura-kura matahari tergolong cukup mudah di beberapa pet shop, yang mana harganya berkisar Rp 300 ribuan hingga Rp 700 ribuan.

5. Jenis Kura-kura Forsteni

Jenis Kura-kura Forsteni

Selain kura-kura air tawar saja, Indonesia juga memiliki jenis kura-kura darat yang banyak digemari menjadi hewan peliharaan, termasuk kura-kura Forsteni. Kura-kura ini bernama Latin Indotestudo forstenii yang merupakan kura-kura asli berasal dari Indonesia dan menjadi salah satu hewan endemis di Pulau Sulawesi.

Ciri khas kura-kura Forsteni adalah warna tubuhnya yang kuning gading dengan pola hitam yang menyelimuti seluruh tempurungnya. Meskipun termasuk dalam kura-kura jenis darat, namun kura-kura eksotis ini tetap lebih suka berhabitat di tempat yang lembab, seperti di dekat aliran sungai. Kura-kura Forsteni termasuk jenis yang sulit ditemukan dan dikembangbiakkan, sehingga membuat harga kura-kura jenis ini lumayan mahal, yakni sekitar Rp 3 juta sampai  Rp 6 juta.

6. Jenis Kura-kura Cherry Head

Jenis Kura-kura Cherry Head

Kura-kura Cherry Head adalah golongan jenis kura-kura darat peliharaan yang memiliki corak warna merah sampai jingga di bagian tempurung, kaki, sampai bagian kepalanya. Kura-kura jenis ini memiliki nama Latin Geochelone carbonaria yang habitat aslinya ada di Brazil dan Paraguay dengan iklim tropis, seperti di Indonesia.

Dari segi makanannya, kura-kura Cherry Head masuk dalam jenis hewan omnivora yang mampu mengkonsumsi mulai dari dedaunan, sayur-sayuran, buah-buahan, cacing, sampai serangga. Jika Grameds bisa merawatnya dengan benar maka kura-kura Cherry Head bisa bertahan hidup sampai 50 tahun. Kura-kura Cherry Head bisa dipatok dengan harga mulai Rp 2,5 juta sampai Rp 5 juta.

7. Jenis Kura-kura Sulcata

Jenis Kura-kura Sulcata

Kura-kura Sulcata adalah jenis yang tengah populer dan digandrungi para pecinta reptil yang memiliki nama Latin Geochelone sulcata. Kura-kura darat jenis ini memiliki ciri khas pada warna tempurungnya yang kuning dan memiliki karakteristik bentuk yang sangat keras. Kura-kura Sulcata juga masuk menjadi salah satu spesies kura-kura darat terbesar di dunia.

Kura-kura Sulcata dewasa bisa berukuran sekitar 58 sampai 76 centimeter dengan berat antara 36 sampai 49 kilogram. Kura-kura darat jenis ini bisa bertahan hidup sampai 70 tahun atau lebih sebagai hewan peliharaan. Asal kura-kura sulcata adalah kawasan gurun Afrika yang dipatok harga lumayan mahal, yakni sekitar Rp 2 juta sampai Rp 5 juta tergantung pada corak, umur, dan ukuran kura-kuranya.

8. Jenis Kura-kura Leopard

Kura-kura LeopardKura-kura Leopard juga berasal dari benua Afrika yang memiliki tempurung dengan kombinasi warna kuning dan corak hitam seperti salah satu jenis kucing besar. Kura-kura jenis ini memiliki nama Latin Stigmochelys pardalis yang berasal dari habitat gurun. Jadi Grameds perlu pastikan tempat tinggalnya tidak lembab dan punya suhu berkisar 21 sampai 32 derajat Celcius jika ingin memelihara jenis kura-kura ini.

Kura-kura leopard adalah herbivore yang umumnya memakan dedaunan, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Berat dan ukuran kura-kura Leopard sekitar 25 sampai 45 centimeter dan beratnya mulai dari 18 sampai 22 kilogram untuk yang dewasanya. Kura-kura jenis ini juga bisa bertahan hidup dari 50 sampai 100 tahun. Harga Kura-kura Leopard dipatok dengan mulai Rp 3 juta sampai Rp 5,5 juta.

9. Jenis Kura-kura Alligator

Kura-kura AlligatorDibanding kura-kura peliharaan jenis lainnya yang berpenampilan menggemaskan, kura-kura alligator justru memiliki penampilan yang paling garang dan seram. Kura-kura jenis ini juga memiliki karakteristik sifat yang lebih temperamen, yakni agresif dan bisa menggigit jika merasa terancam dengan kondisi yang ada disekitarnya.

Jadi Grameds juga perlu berhati-hati jika menggenggam kura-kura alligator ini dan coba hindarkan dari jangkauan anak-anak karena bisa membahayakan mereka. Kura-kura Alligator memiliki nama Latin Macrochelys temminckii ini dan jadi incaran banyak kolektor hewan eksotis yang sangat unik. Harga kura-kura jenis alligator sekitar Rp 2 juta sampai Rp 6 juta, bahkan untuk ukuran dewasa, harganya bisa sampai puluhan juta rupiah. 

10. Jenis Kura-kura Indian Star

Jenis Kura-kura Indian Star

Kura-kura Indian Star atau yang punya nama Latin Geochelone elegans ini sangat menarik perhatian dengan corak berbentuk bintang pada tempurungnya. Kura-kura Indian Star memiliki habitat asli di kawasan Asia Selatan, meliputi wilayah India, Pakistan, dan Sri Lanka dengan iklim yang cenderung hangat.

Ukuran dari kura-kura Indian Star tergolong kecil, yakni sekitar 17 sampai 30 centimeter. Spesies kura-kura darat ini bisa bertahan hidup sampai 80 tahun sebagai hewan peliharaan. Kura-kura Indian Star menjadi salah satu jenis yang terancam punah, sehingga menjadi harganya lumayan fantastis, yakni sekitar Rp 15 juta sampai Rp 18 juta.

CARA MERAWAT KURA-KURA SEBAGAI HEWAN PELIHARAAN

Merawat kura-kura sebagai hewan peliharaan bisa menjadi hobi yang menyenangkan dan sedang banyak diminati banyak orang. Kura-kura juga hewan yang jinak dan tidak sulit untuk memeliharanya. Berikut ini cara merawat kura-kura yang perlu Grameds ketahui agar hewan peliharaan ini bisa hidup lebih lama:  

1. Mengetahui Karakteristiknya

Sebelum Grameds memilih jenis kura kura untuk dipelihara maka kenali terlebih dahulu karakteristiknya agar mengetahui cara yang benar untuk memperlakukannya sebagai hewan peliharaan. Kura-kura amfibi, kura-kura darat, dan kura-kura akuatik memiliki karakteristik yang berbeda. Contohnya jika Grameds memilih kura-kura akuatik, maka harus menyiapkan akuarium atau kolam karena jenis ini hanya bisa hidup dalam air. Jika Grameds memilih jenis kura kura darat, maka harus menyiapkan kandang khusus untuk mereka tinggal.

banner-promo-gramedia

2. Menyiapkan kandang

Cara merawat kura-kura yang penting adalah menyiapkan kandang yang sesuai dengan ukuran tubuh mereka. Contohnya jika Grameds memelihara kura-kura akuatik, maka membutuhkan kolam atau menyiapkan akuarium. Besar kolam atau akuarium ini juga perlu disesuaikan dengan ukuran tubuh kura-kura agar peliharan Anda itu bisa bergerak dengan leluasa.

Jika Grameds memelihara kura-kura darat, maka siapkan kandang yang sesuai dengan ukurannya pula. Karena kura-kura juga akan semakin tumbuh besar, maka sebaiknya Grameds juga menyediakan area khusus yang diberi pagar di halaman rumah sebagai kandang hewan peliharaan ini. 

3. Jumlah Kura-kura Yang Dibeli

Jangan biarkan kura-kura peliharaan Grameds menjadi kesepian. Grameds disarankan untuk membeli kura-kura minimal sepasang agar peliharaan kura-kura memiliki teman. Jika dirasa harganya yang lumayan mahal seperti kura-kura darat, maka Grameds bisa membeli satu ekor terlebih dulu. Setelah itu segeralah membeli satu ekor lagi agar kura-kura peliharaan Grameds tidak kesepian.

4. Memberi Makan

Memberi makanan kura-kura secara teratur adalah salah satu cara merawatnya dengan benar. Gramedia bisa membeli pelet atau makanan kura-kura di toko hewan peliharaan agar kura-kura tetap sehat. Grameds juga bisa memberikan makanan lain, seperti ikan guppy, cacing, belalang, dan jangkrik. Berikan juga sayuran seperti selada atau wortel sebagai pelengkap makanan kura-kura.

Jika kura-kura masih berumur bayi, Grameds dianjurkan memberinya makan satu kali sehari di pagi hari. Untuk kura-kura yang sudah dewasa, Grameds bisa memberikan makan dua kali sehari. Jenis kura-kura akuatik bisa Grameds beri makan dengan meletakkannya di dalam air. Setelah lima menit, ambil lagu sisa-sisa makanan dari dalam air menggunakan jaring agar aquarium tetap terjaga kebersihannya. Sedangkan jenis kura-kura darat, Grameds cukup meletakkan makanan dalam mangkuk di kandang kura-kura tersebut.

5. Menjemur Kura-kura

Agar kura-kura peliharaan Grameds tetap sehat maka perlu menjemurnya di bawah sinar matahari. Berjemur di bawah sinar matahari bisa membantu pertumbuhan cangkang kura-kura lebih baik dan mencegah penyakit menyerang mereka. Lama penjemuran kura-kura yang ideal adalah sekitar 15 sampai 20 menit saja. Grameds juga bisa menggunakan alternatif lainnya untuk memelihara kura-kura dalam ruangan, yakni menjemurnya di bawah sinar lampu UV.

6. Merawat Kandang Kura-kura

Cara merawat kura kura agar terhindar dari penyakit salah satunya adalah rajin membersihkan kandangnya. Grameds bisa membersihkan kandangnya setiap tiga minggu sekali secara rutin. Jika Grameds memelihara kura-kura akuatik, bisa menggunakan jaring untuk membersihkan kotoran di kolam atau akuarium tersebut. Setelah itu gantilah 25% air dalam akuarium setiap minggu secara rutin.

7. Memeriksa Tanda penyakit Kura-kura

Setelah melakukan cara merawat kura-kura di atas, Grameds juga perlu memperhatikan gejala penyakit pada peliharaan. Pastikan bahwa kulit dan tempurungnya tetap terasa lembut serta tidak ada tanda lepuh atau noda di tubuh mereka. Periksa pula kotoran pada mata, hidung, dan paruhnya secara rutin. Kura-kura sebenarnya adalah hewan yang sehat, namun peliharaan ini juga rentan terhadap infeksi, malnutrisi, dan gangguan mata. Jika Grameds melihat gejala yang tidak wajar, segeralah bawa kura-kura tersebut ke dokter hewan dan mengambil tindakan.

Nah, itulah penjelasan tentang jenis kura-kura yang bisa jadi hewan peliharaan beserta cara merawatnya yang benar. Apakah Grameds tertarik ingin memelihara salah satu jenisnya? Jika Grameds salah satu pecinta reptil maka perlu mempertimbangkan kura-kura sebagai salah satu opsi hewan peliharaan. Beberapa jenis kura-kura memiliki bentuk tubuh mungil yang menggemaskan dan corak tempurung yang unik. Hewan ini juga tidak terlalu sulit dalam merawatnya dan cenderung bisa bertahan hidup lebih lama. 

Jika Grameds ingin mengenal lebih jauh dengan jenis kura-kura atau hewan reptil lainnya maka bisa kunjungi koleksi buku Gramedia di www.gramedia.com. Grameds akan menemukan banyak referensi tentang kura-kura dan reptil lainnya yang bisa dijadikan hewan peliharaan. Berikut ini rekomendasi buku Gramedia yang bisa Grameds baca tentang kura-kura dan hewan reptil lainnya, termasuk bagaimana cara merawatnya dengan baik dan benar: Selamat Belajar. #SahabatTanpabatas. 

 

tombol beli buku

banner-promo-gramedia

tombol beli buku

tombol beli buku

tombol beli buku

tombol beli buku

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Lala Nilawanti