in

10 Jenis Ikan Hias Paling Cantik Untuk Aquarium

Jenis Ikan Hias Paling Cantik – Mempunyai hewan peliharaan di rumah memang bisa membuat seseorang menjadi lebih rileks. Terlebih setelah seharian melakukan berbagai kegiatan yang seringkali menimbulkan stres. Oleh karena itu, hewan peliharaan kerap kali membuat semangat kembali meningkat. Salah satu hewan peliharaan yang sering dipilih oleh orang-orang adalah jenis ikan hias.

Sebagian besar orang memilih ikan hias untuk dijadikan peliharaan di rumah dan dapat memperindah suasana rumah serta membuatnya lebih nyaman. Memelihara jenis ikan hias juga bisa berguna untuk kesehatan tubuh loh. Ikan hias juga bisa membantu pemiliknya mengatasi stres dan juga menurunkan tekanan darah dan juga detak jantung.

Umumnya, orang-orang akan memelihara ikan hias di kolam. Namun jika mereka tidak memiliki lahan yang luas, biasanya akan memelihara ikan tersebut di aquarium. Jika kamu bisa menata kolam ataupun aquarium dengan tepat, yaitu menggunakan tumbuh-tumbuhan, kerikil, batu karang, dan lainnya, maka akan membuat ikan hias merasa hidup di habitat aslinya.

Memelihara ikan hias kini sudah menjadi hobi yang umum dilakukan banyak orang. Dari mulai remaja hingga orang tua. Akan tetapi, seseorang yang gemar memelihara ikan biasanya tidak akan cukup hanya memelihara satu jenis ikan hias saja. Mereka akan menjadi kolektor yang memiliki berbagai jenis ikan dari berbagai harga dan ukuran.

10 Jenis Ikan Hias Paling Cantik

Terdapat berbagai macam jenis ikan hias dari mulai ikan air laut hingga air tawar. Akan tetapi, secara perawatannya, ikan tawar lebih mudah untuk dirawat dibandingkan dengan ikan air laut. Sebab, kita tidak perlu repot menggunakan air laut untuk mengisi akuarium atau kolam.

Berikut ini adalah beberapa jenis ikan hias yang umumnya dipelihara oleh para pecinta ikan. Selain itu, ikan hias di bawah ini memiliki proses perawatan yang cukup mudah. Yuk simak sampai selesai jenis ikan hias paling cantik dan bisa kamu pelihara di rumah.

1. Ikan Cupang

ikan cupang

Kalau bicara soal ikan cupang, pasti kamu sudah sangat familiar bukan? Ikan cupang merupakan ikan air hias air tawar yang berasal dari Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Brunei, Singapura, Malaysia, dan juga Vietnam. Ikan tersebut mempunyai bentuk tubuh dan juga karakter yang unik. Namun ikan jenis ini cenderung agresif. Biasanya ikan cupang terbagi menjadi tiga golongan, seperti cupang hias, cupang liar, dan cupang aduan.

Selain itu, ikan cupang juga dibagi lagi berdasarkan jenisnya, yaitu fancy, double tail, giant, halfmoon, plakat, slayer, dan juga serit. Untuk harganya sendiri, ikan ini dibanderol dengan harga yang cukup bervariasi, bergantung dengan jenis dan juga keindahannya. Ikan cupang biasanya dijual dengan harga mulai dari belasan ribu hingga jutaan.

2. Ikan Molly

ikan molly

Jenis ikan hias paling cantik selanjutnya adalah ikan molly. Ikan ini merupakan spesies yang hanya bisa tumbuh sampai dengan 3 hingga 4 inci saja. Ikan hias ini bisa hidup dengan sehat di dalam akuarium yang memiliki pH dari 0,7 hingga 7,8. Walaupun demikian, ikan tersebut juga bisa beradaptasi dengan cukup baik di berbagai kondisi air.

Ikan molly juga sangat mudah untuk dirawat dan juga sangat cepat berkembang biak. Jadi, jangan kaget jika kamu memelihara ikan ini, kamu akan mendapatkan banyak ikan molly dengan sangat cepat.

3. Ikan Guppy

ikan guppy

Jenis ikan ini memiliki warna-warni yang beragam dan termasuk ke dalam ikan yang lincah. Adapun kelebihan lain dari ikan guppy adalah mereka sangat mudah beradaptasi di berbagai kondisi air. Untuk perawatanya, ikan ini sangat mudah untuk dirawat. Hal itulah yang menjadi salah satu alasan mengapa ikan ini banyak dipilih untuk dijadikan ikan hias.

Ikan guppy jantan justru memiliki banyak varian warna dibandingkan dengan ikan guppy betina. Sama halnya seperti ikan molly, ikan yang satu ini juga sangat mudah untuk berkembang biak. Idealnya, ikan guppy bisa hidup di air yang memiliki suhu 50 derajat hingga 84 derajat fahrenheit. Namun, suhu tersebut harus dijaga secara konsisten.

4. Ikan Neon Tetra

ikan neon tetra

Jenis ikan hias selanjutnya adalah neon tetra. Jenis ikan ini memiliki ukuran yang kecil dan mudah untuk dirawat. Jadi sangat cocok untuk dijadikan ikan peliharaan. Jenis ikan neon tetra tersedia dalam berbagai warna yang cerah. Selain itu, jenis ikan ini umumnya juga memiliki garis horizontal yang berwarna biru di seluruh bagian tubuhnya. Sehingga ikan ini akan tetap terlihat meski di perairan yang gelap.

Ikan neon tetra memerlukan air yang asam dan lembut dengan suhu tropis. Ikan tersebut merupakan jenis ikan omnivora. Jadi biasanya iak tersebut akan diberi makan cacing, udang, serangga dan tumbuh-tumbuhan.

5. Ikan Platy

ikan platy

Walaupun berukuran kecil, tapi ikan ini sangat aktif dan gemar berkelompok. Untuk 5 ekor ikan platy, kamu hanya cukup menyiapkan tangki 10 galon yang cukup besar. Ikan hias yang satu ini memang cukup populer di kalangan pecinta ikan hias. Sebab, ikan tersebut hadir dalam beragam jenis warna.

Ikan platy merupakan jenis komunitas ikan yang tergolong hebat. Ikan tersebut juga sangat rukun dan damai, meski satu akuarium bersama jenis ikan lain seperti molly dan guppy. Jadi, kamu tidak perlu khawatir jika ikan-ikan tersebut ditempatkan dalam satu akuarium.

6. Ikan Sapu-sapu

ikan hias sapu sapu

Ikan sapu-sapu atau yang memiliki nama latin ikan plecostomus adalah ikan hias yang memiliki karakter yang unik. Ikan tersebut mempunyai pelat lapis baja yang cukup berat di bagian tubuhnya. Mulutnya pun berbentuk seperti penghisap yang berguna untuk memakan alga yang tumbuh di dalam akuarium. Hal tersebutlah yang membuat ikan ini dikenal dengan sebutan ikan sapu-sapu. Sebab, ikan hias yang satu ini bisa digunakan untuk membersihkan akuarium.

Berbeda dengan jenis ikan hias lainnya, ikan sapu-sapu justru cukup sulit untuk berkembang biak. Hanya ada sedikit orang yang akhirnya bisa mengembangbiakkan jenis ikan ini. Selain itu, keunikan ikan ini adalah mereka bisa hidup selama 20 tahun lebih apabila dirawat dengan cara yang tepat dan benar.

7. Ikan Koi

ikan koki

Jenis ikan ini pertama kali dipopulerkan di Jepang pada tahun 1920. Ikan hias yang satu ini merupakan hasil persilangan antara beberapa jenis ikan mas yang berwarna putih dan juga merah.
Ikan koi dapat hidup dan tumbuh mencapai ukuran yang cukup besar. Umumnya, ikan ini mempunyai warna yang sangat cantik, dimana warna ikan koi bisa membuat harga jualnya menjadi sangat mahal. Katanya, apabila kamu memelihara ikan ini di rumah, maka kamu akan mendapatkan banyak keberuntungan.

8. Ikan Goldfish

ikan goldfish

Jika dilihat dari bentuknya, ikan ini sekilas akan mirip dengan ikan koi. Akan tetapi, ikan goldfish mempunyai ukuran yang lebih kecil. Jika kamu tertarik untuk memeliharanya, maka kamu perlu menyiapkan filter air dan rutin mengganti air akuarium satu minggu sekali.

9. Ikan Angelfish

ikan angel fish

Ikan angelfish merupakan salah satu anggota dari keluarga ikan cichlid. Dimana ikan tersebut juga tergolong ke dalam ikan discus, parrot, dan oscar. Ikan tersebut dapat tumbuh sampai 6 sampai 8 inci. Selain itu, ikan angelfish juga terbagi ke dalam beragam warna dan juga pola.

Ketika mereka dewasa, maka mereka akan menjadi lebih agresif. Terlebih jika akuarium kamu terlalu penuh. Akan tetapi secara umum, ikan tersebut merupakan ikan komunitas yang cukup baik. Hanya saja, jangan satukan jenis ikan ini dengan ikan yang berukuran sangat kecil atau jenis ikan penggigit sirip. Sebab, ikan tersebut bisa saja merusak sirip ikan angelfish.

10. Ikan Rainbowfish

ikan rainbowlfish

Jenis ikan hias yang terakhir adalah ikan rainbowfish. Ikan tersebut berasal dari Asia Tenggara dan Australia. Mereka tergolong ke dalam ikan yang jinak dan dapat tumbuh hingga 6 inci. Perlu kamu ketahui bahwa ikan ini baru bisa memiliki warna tubuh apabila sudah memasuki umur dewasa. Akan tetapi, apabila diberikan perawatan yang benar, maka dengan hanya menunggu beberapa tahun saja, ikan ini sudah bisa memiliki warna yang cantik dan cerah.



Cara Merawat Ikan Hias

Memelihara ikan hias di akuarium sudah menjadi aktivitas yang menyenangkan bagi sebagian orang. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa memiliki peliharaan ikan hias dapat membantumu mengatasi stres.

Perlu kamu pahami bahwa ada beberapa perbedaan ketika memelihara ikan hias di kolam dan akuarium. Jenis ikannya pun berbeda, ada ikan hias yang cocok dipelihara di akuarium dan ada pula hanya cocok dipelihara di kolam. Misalnya, ikan koi cocok dipelihara di kolam, sebab jenis ikan ini akan lebih indah jika dilihat dari atas. Sedangkan ikan guppy, tetra, dan juga ikan discus lebih cocok dipelihara di akuarium, sebab mereka akan terlihat lebih cantik apabila dilihat dari samping.

Jika kamu baru pertama kali memelihara ikan hias, pasti akan muncul lebih banyak pertanyaan tentang bagaimana cara yang tepat untuk merawat ikan-ikan kecil tersebut. Di bawah ini, penulis akan menjelaskan mengenai cara yang tepat merawat ikan hias di akuarium.

1. Pilih Jenis Ikan Hias yang Sesuai

Langkah pertama adalah memilih ikan hias yang mudah dipelihara. Jika kamu pemula, maka disarankan untuk memelihara ikan air tawar. Sebab, jenis ikan hias tersebut mudah dirawat dibandingkan dengan jenis ikan hias air laut. Contoh ikan air tawar yang bisa kamu pilih adalah ikan arwana, ikan cupang, ikan koi, ikan louhan, dan masih banyak lagi.

Pastikan bahwa ikan hias yang akan kamu pelihara memiliki tubuh yang sehat dan tidak memiliki cacat fisik. Kemudian, pilihlah ikan yang bisa berbaur dengan ikan hias lainnya. Apabila ikan hias kamu ada yang mengalami sakit jamur, segera pindahkan ikan tersebut ke akuarium lain.

2. Ukuran Akuarium

Ukuran akuarium juga termasuk ke dalam hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum kamu memelihara ikan hias. Akurium harus berukuran sesuai dengan ikan hias yang akan kamu pelihara. Jangan gunakan akuarium yang terlalu kecil, karena akan menyebabkan ikan hias merasa mudah stres dan mati.

Selain ukuran, peletakan akuarium juga cukup penting. Akuarium tidak disarankan terkena matahari langsung atau diletakkan di tempat yang memiliki sumber panas ataupun dingin.

3. Pemilihan Kualitas Air

Seperti yang kita ketahui bahwa air merupakan komponen terpenting dalam pemeliharaan ikan hias. Kualitas dan kondisi air yang baik dapat membuat ikan tetap sehat dan merasa nyaman. Sedangkan apabila kondisi air cenderung buruk, maka kesehatan ikan juga akan terganggu.

Apabila kamu menggunakan air PDAM, disarankan untuk menambahkan kaporit sebelum memasukkan ikan hias. Namun jika kamu menggunakan air sumur, maka sebaiknya air kamu yang akan kamu gunakan disaring atau diendapkan dulu. Usahakan untuk mengganti air akuarium minimal 2 hingga 3 minggu sekali. Hal bertujuan agar kualitas air tetap baik.

4. Pakan Ikan

Selain kualitas air, pakan ikan hias juga perlu diperhatikan. Kamu mungkin akan sangat mudah menemukan berbagai pakan ikan di pasaran. Tetapi, kamu juga harus teliti dalam memiliki pakan yang sesuai dengan jenis ikan hias yang dipelihara di rumah. Selain itu, kamu juga bisa memberikan pakan ikan yang alami, misalnya cacing sutra, kutu air, jentik, dan lainnya.

Pakan ikan hias sebaiknya mengandung protein yang tinggi. Baik itu pakan alami maupun pakan ikan olahan yang ada di pasaran. Kamu juga perlu memperhatikan porsi makan yang diberikan kepada ikan hias. Usahakan untuk memberikan pakan kepada mereka minimal 2 kali sehari dengan porsi yang sesuai. Jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit. Mengapa? Memberi makan terlalu banyak akan menimbulkan sisa makanan di dalam akuarium. Hal tersebut akan berpengaruh pada kejernihan air dan pastinya akan berdampak pada kesehatan ikan juga.

5. Perawatan Akuarium

Perawatan akuarium bisa kamu lakukan dengan cara mengganti air seminggu sekali. Hal tersebut bertujuan untuk mempertahankan kebersihan air. Namun sebelum mengganti air yang sudah kotor, kamu harus menyisakan 25% air dalam akuarium, sebelum nantinya ditambah dengan air yang baru.

Tapi jika kamu menggunakan air PDAM, maka kamu harus mengendapkan air tersebut selama 12 jam. Hal ini bertujuan agar kadar kaporit yang ada di dalam air menjadi berkurang dan hilang. Jangan lupa juga untuk membersihkan kapas filter akuarium.

6. Pelengkap Akuarium



Supa ikan hias yang kamu pelihara bisa tetap nyaman di dalam akuarium. Maka perlu diberikan peralatan atau aksesoris tambahan. Misalnya pompa udara atau aerator. Fungsi pompa udara ini adalah sebagai penyuplai udara ke dalam akuarium. Selain itu, pompa tersebut juga berfungsi mendorong sisa hasil pembakaran yang keluar dari akuarium.

Agar tampilan akuarium lebih menawan, kamu juga bisa menambahkan lampu ataupun aksesoris lainnya. Misalnya hiasan batu karang, tumbuhan air, bebatuan, tanaman aquascape, dan lainnya.

tombol beli buku

Ciri-ciri Ikan Hias yang Sedang Sakit

Selain harus memahami cara merawat ikan hias yang benar, kamu juga perlu memahami ciri-ciri ikan yang sakit. Hal ini bertujuan agar kamu bisa mengambil tindakan ,lebih lanjut apabila ikan yang kamu pelihara menunjukkan beberapa ciri di bawah ini. Terdapat beberapa ciri-ciri ikan hias yang sakit. Kamu bisa melihatnya dari perubahan fisiknya atau tingkah lakunya. Oleh karena itu, lebih baik kamu perlu memperhatikan ikan hias peliharaanmu setiap hari. Supaya kamu bisa membedakan mana ikan yang sakit dan mana ikan yang sehat.

1. Nafsu Makan Menurun

Salah satu ciri ikan yang sedang sakit adalah hilangnya nafsu makan. Saat ikan hias sakit, umumnya mereka akan menolak pakan yang kamu berikan. Oleh karenanya ketika sedang memberikan makan ikan hias, kamu juga perlu memperhatikan mereka.

Apabila ikan menolak pakan yang kamu berikan, maka bisa jadi ikan tersebut sedang sakit. Semakin cepat ikan tersebut diperiksa, semakin cepat juga ikan tersebut akan pulih.

2. Tampak Lesu

Apabila ikan hias tampak lesu dan kehilangan semangat secara tiba-tiba, bisa jadi itu ciri-ciri ikan tersebut sedang sakit. Ini merupakan ciri ikan sakit yang paling umum terjadi. Banyak kasus ikan yang lesu berakhir mati. Hal ini karena ikan tersebut tidak ditangani dengan cepat.

Pada dasarnya, ikan akan selalu aktif di siang hari dan akan lebih tenang di malam hari. Oleh karena itu, jika ikan kamu tampak lebih lesu di siang hari, itu adalah pertanda bahwa ikan tersebut sedang sakit.

3. Mengalami Hipoksia Di Permukaan

Kondisi ini tidak hanya terjadi pada manusia saja. Akan tetapi ikan hias juga bisa mengalami hipoksia. Hipoksia merupakan kondisi dimana ikan mengalami kekurangan oksigen. Ciri-ciri ikan yang mengalami hal tersebut ditandai dengan napas yang pendek di permukaan air.
Umumnya hal tersebut terjadi apabila ikan mengalami kerusakan pada insang. Penyebab kerusakan insang ini biasanya terjadi karena kualitas air yang buruk.

Itulah beberapa jenis ikan hias paling cantik dan beberapa cara merawatnya. Bagi kamu yang hobi memelihara ikan, maka kamu perlu mengoleksi salah satu jenis ikan di atas untuk dipelihara di rumah.

Baca juga artikel terkait “Cara Merawat Ikan Hias” :

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Lely Azizah