Technology

Pengertian Programmer: Kualifikasi, Tugas, Gaji, dan Cara Menjadi

Programmer
Written by Restu

Pengertian Programmer – Popularitas penggunaan gadget atau gawai dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Bahkan, hampir rata-rata penduduk dunia terutama Indonesia memiliki gawai. Pada umumnya, gawai yang sering banyak digunakan oleh banyak orang adalah handphone atau lebih dikenal dengan sebutan smartphone atau ponsel pintar. Hanya dari satu gawai saja hampir semua aktivitas bisa kita selesaikan dengan baik dan pastinya menyenangkan.

Adapun aktivitas yang dapat dilakukan dengan gawai atau smartphone, seperti berbelanja untuk memenuhi kebutuhan atau sekadar hobi, berkomunikasi, baik itu formal atau informal, belajar, bermain gim, dan masih banyak lagi. Semua hal itu dapat dilakukan karena adanya bantuan dari aplikasi yang sudah ada di dalam smartphone. Dengan kata lain, tanpa adanya aplikasi tersebut, maka kita akan sulit untuk melakukan aktivitas melalui smartphone.

Bukan hanya dari smartphone saja, tetapi gawai yang sering digunakan juga terutama untuk bekerja, seperti laptop, komputer, atau tablet. Hampir sama dengan smartphone, ketiga gawai tersebut akan memudahkan seseorang dalam menyelesaikan pekerjaannya karena adanya perangkat lunak di dalam laptop, komputer, dan tablet.

Aplikasi yang sangat mudah kita gunakan saat ini dapat berjalan dengan baik bukan hanya bantuan dari teknologi saja, tetapi ada seseorang atau tim yang membuat dan mengembangkan aplikasi tersebut. Dengan orang-orang yang ada di belakang aplikasi tersebut, kita sebagai pengguna aplikasi merasa terbantu, sehingga lebih mudah dalam menyelesaikan suatu aktivitas.

Lalu, apakah Grameds tahu disebut apakah seseorang yang ada di belakang sebuah aplikasi? Jawabannya adalah programmer atau lebih dikenal dengan seseorang yang memiliki tugas untuk membuat dan mengembangkan aplikasi atau perangkat lunak. Artikel ini akan membahas lebih dalam lagi tentang programmer, jadi simak ulasannya sampai habis, Grameds.

Pengertian Programmer

Programmer

pixabay

Tak kenal, maka tak sayang, maka untuk bisa memahami apa itu programmer, kita perlu mengetahui pengertian programmer terlebih dahulu. Programmer adalah seseorang yang bertanggung jawab dan bertugas untuk membuat dan mengembangkan suatu sistem, aplikasi, atau perangkat lunak dengan menggunakan bahasa pemrograman.

Adapun proses kerja bagi seorang programmer, terdiri dari membuat rancangan sistem, aplikasi atau perangkat lunak, kemudian menulis kode dengan Bahasa pemrograman, dan melakukan pengujian terhadap program yang sudah jadi hingga sudah siap untuk dipergunakan. Jadi, dapat dikatakan bahwa proses kerja programmer ini sangatlah lama, sehingga biasanya setiap tugasnya dibagi menjadi beberapa tim. Dengan adanya tim, maka suatu program akan mudah untuk diselesaikan dengan optimal.

Seorang programmer atau tim bisa membuat berbagai macam sistem yang menggunakan bahasa pemrograman. Adapun sistem pemrograman yang dibuat oleh programmer, seperti aplikasi mobile, website, software atau perangkat lunak. Aplikasi mobile yang dibuat oleh programmer, seperti shopee, tokopedia, Gramedia digital, dan sebagainya. Kemudian website, seperti Gramedia.com, niagahoster, dan lain-lain.

Namun, untuk menjadi seorang programmer bisa dibilang tidak mudah karena harus memahami bahasa pemrograman, bahasa pemrograman yang sering digunakan oleh para programmer, seperti Python, Kotlin, PHP, Java, dan sebagainya. Salah satu bahasa pemrograman yang sering digunakan untuk mengembangkan aplikasi adalah Kotlin.

Selain harus pandai dalam memahami bahasa pemrograman, seorang programmer juga harus pandai dalam menggunakan bahasa pemrograman hingga menjadi suatu aplikasi atau perangkat lunak yang dapat berjalan dengan baik. Saat ini, sudah ada banyak kursus untuk mendalami bahasa pemrograman, sehingga ilmu untuk menjadi programmer bertambah. Bukan hanya kursus saja, tetapi kamu bisa juga belajar tutorial menjadi programmer di youtube.

Sebutan bagi programmer ini sangatlah beragam, bagi beberapa perusahaan, biasanya akan menyebut programmer dengan istilah Software Developer. Selain itu, ada juga yang menyebutnya dengan nama Software Engineer. Meskipun sebutan bagi programmer suka berbeda, tetapi untuk tugas atau pekerjaan programmer hampir memiliki kesamaan.

Salah satu bahasa pemrograman yang digunakan oleh programmer adalah Java. Pada dasarnya, semua orang bisa menjadi programmer, salah satunya dengan belajar tentang bahasa pemrograman Java. Buku Semua Bisa Menjadi Programmer JavaScript & Node.js, ingin mengajak pembaca untuk bisa menggunakan bahasa pemrograman Java dan Node.JS. Jadi, tunggu apalagi segera dapatkan buku ini dengan klik tombol “Beli Sekarang”.

Gaji Programmer

Saat ini berkembangnya teknologi memang tak bisa dihindari lagi, bahkan secara langsung kita sudah diharuskan untuk menggunakan teknologi agar bisa mengerjakan berbagai macam aktivitas dan pekerjaan dengan mudah. Perkembangan teknologi turut juga mengembangkan berbagai macam sistem dan aplikasi yang sering kita gunakan, maka peluang karir menjadi programmer menjadi semakin besar.

Tidak hanya itu, gaji untuk menjadi seorang programmer sangatlah besar, sehingga tak sedikit orang yang ingin menjadi programmer.  Dikutip dari berbagai macam sumber, gaji programmer dibagi menjadi dua golongan, yaitu untuk level junior dan level senior. Gaji programmer level junior mulai dari 4 sampai 8 juta rupiah. Sementara itu, gaji programmer level senior mulai dari 8 sampai 20 juta atau bahkan lebih.

Akan tetapi, besaran gaji bagi seorang programmer akan disesuaikan dengan UMP dan UMK di mana perusahaan daerah tersebut berada. Oleh karena itu, gaji programmer untuk daerah Jakarta biasanya tidak sama dengan daerah Yogyakarta.

Namun, untuk menjadi seorang programmer senior pastinya tidak akan mudah karena membutuhkan kerja keras. Selain itu, harus memiliki skill atau kemampuan untuk membuat suatu sistem aplikasi atau perangkat lunak dan pastinya harus mempunyai pengalaman yang cukup untuk mencapai programmer senior.

Jika kamu ingin sekali menjadi seorang programmer, maka perlu memahami beberapa bahasa pemrograman, salah satunya adalah bahasa pemrograman Phyton. Buku karya Jubilee Enterprise dengan judul Phyton untuk Programmer Pemula sangat pas untuk dijadikan acuan atau sumber belajar bagi kamu yang ingin menjadi programmer, langsung saja, klik tombol “Beli Sekarang” dan dapatkan bukunya.

Jenis-Jenis Programmer

Bicara tentang programmer ternyata terdiri dari beberapa jenis, yaitu:

Web Developer

Seperti namanya, maka seorang programmer pada jenis ini bertugas untuk membuat situs web atau lebih dikenal dengan website. Bukan hanya membuat saja, tetapi web developer juga bertugas untuk mengembangkan situs web agar tidak terjadi kendala, membuat tampilan yang menarik, dan bisa membuat nyaman para penggunanya.

Adapun situs web  yang biasa dikerjakan bisa situs web pendidikan atau pembelajaran, toko online, jasa, dan sebagainya. Saat ini, pekerjaan web developer sering kita temukan pada startup. Di dalam web developer itu sendiri masih dibagi lagi menjadi tiga bagian, yaitu Frontend Developer, Backend Developer, dan Full Stack Developer.

Mobile App Developer

Penggunaan smartphone yang semakin banyak membuat perusahaan harus menyesuaikan situs web, hingga aplikasi sesuai dengan tampilan smartphone atau mobile. Untuk membuat sistem dan aplikasi yang ramah dengan mobile, seperti itu, maka dibutuhkan seorang programmer, yaitu Mobile App Developer.

Seorang Mobile App Developer bertugas untuk membuat serta mengembangkan aplikasi atau situs web berbasis mobile atau smartphone. Suatu aplikasi yang semakin mudah digunakan melalui mobile, maka akan semakin banyak pengguna yang merasa nyaman. Saat ini, sudah ada banyak sekali aplikasi yang bisa diakses melalui mobile, seperti berbelanja, naik ojek, membeli buku, dan sebagainya.

Sama dengan pembuatan sistem atau aplikasi yang dibuat oleh programmer pasti menggunakan bahasa pemrograman. Pada umumnya, seorang atau tim Mobile App Developer menggunakan bahasa pemrograman, seperti Java, C++, atau Python. Maka dari itu, untuk menjadi Mobile App Developer perlu mahir dalam memahami dan menggunakan bahasa pemrograman tersebut.

Software Engineer

Software Engineer ini sering juga dikenal dengan sebutan Software Developer. Jika diartikan, Software Engineer adalah seseorang yang memiliki tugas untuk merancang, membuat, dan mengembangkan atau mengelola suatu aplikasi atau perangkat lunak dalam skala kecil atau besar. Adapun software yang dibuat dan dikembangkan ini berfokus pada satu sistem operasi saja.

Tidak hanya membuat dan mengembangkan sistem operasi perangkat lunak saja, tetapi Software Engineer juga bertugas untuk memelihara dan mengujinya. Contoh sistem operasi perangkat lunak atau software yang hingga sampai saat ini masih digunakan, seperti Mac OS, Windows, dan Android. Bahasa-bahasa pemrograman yang umumnya digunakan oleh Software Engineer, seperti Java, C++, Scala, atau Python.

Database Developer

Seperti dengan namanya, maka Database Developer ini memiliki tugas untuk mengembangkan perangkat lunak yang berfokus pada basis data komputer. Selain itu, seorang Database Developer juga bertugas untuk memperbarui setiap database yang sudah ada, kemudian memodifikasinya. Bahkan, setiap database yang telah diperbarui itu juga harus didokumentasikan menggunakan kode-kode pemrograman, sehingga setiap database bisa terus diperbaiki.

Sementara itu, bahasa pemrograman yang biasa digunakan oleh Database Developer, seperti Ruby, C, dan PHP. Semua bahasa pemrograman itu bertujuan untuk membangun serta mengembangkan setiap database yang ada. Selain itu, untuk menjadi Database Developer juga dibutuhkan kemampuan menganalisis data serta memahami cara membaca data statistik.

Tester Programmer

Jenis programmer selanjutnya adalah Tester Programmer yang memiliki tugas untuk mengetes, mengecek, dan menguji sistem operasi dari suatu perangkat lunak yang sudah dibuat. Pada umumnya, seorang Tester Programmer lebih sering melakukan analisis terhadap aplikasi atau perangkat lunak, apakah terjadi error code, bug, atau masalah-masalah lainnya yang membuat perangkat lunak tidak berjalan dengan maksimal.

Oleh sebab itu, untuk menjadi seorang Tester Programmer dibutuhkan kemampuan untuk memahami bahasa pemrograman, kode-kode pemrograman, serta tampilan yang ideal dan kecepatan ketika perangkat lunak atau aplikasi digunakan.

Itulah beberapa jenis programmer yang bisa kamu pilih ketika menentukan karir. Bagi kamu yang ingin menjadi programmer, maka perlu mengetahui cara menjadi programmer yang akan dipembahasan selanjutnya.

Seiring berjalannya waktu, pengguna Android akan terus bertambah, sehingga peluang untuk menjadi programmer juga akan terus bertambah. Kamu ingin menjadi programmer Android? Caranya bisa kamu simak dalam buku yang berjudul Step By Step Menjadi Programmer Android. Bahasa yang digunakan sangat mudah dipahami, sehingga sangat cocok untuk para pemula programmer Android. Dapatkan buku ini, dengan klik tombol “Beli Sekarang”.

Cara Menjadi Programmer

Grameds, ingin menjadi seorang programmer? Berikut ini 6 cara menjadi programmer yang perlu kamu ketahui.

1. Menentukan Bahasa Pemrograman yang Diminati

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya untuk menjadi programmer membutuhkan kemampuan untuk memahami bahasa pemrograman yang banyak macamnya. Selain itu, setiap bahasa pemrograman sudah memiliki fungsinya masing-masing. Oleh karena itu, untuk menjadi seorang programmer, maka perlu untuk menentukan bahasa pemrograman yang diminati.

2. Menentukan Jenis Programmer yang Akan Dijadikan Karir

Setelah menentukan bahasa pemrograman yang diminati, maka untuk menjadi seorang programmer, kamu perlu menentukan jenis programmer. Hal ini perlu dilakukan agar bisa fokus dalam pemilihan karir nantinya. Dengan begitu, kamu akan mengetahui dengan pasti langkah-langkah apa saja yang harus diambil demi berhasil menjadi programmer senior di jenis programmer yang sudah ditentukan.

3. Membuat Website Portofolio

Untuk menjadi seorang programmer dibutuhkan portofolio untuk menyakinkan HRD perusahaan saat kamu melamar kerja. Dalam hal ini, portofolio yang harus dipersiapkan adalah website portofolio. Website portofolio itu berisi tentang hal-hal apa saja yang pernah dikerjakan yang terkait dengan pemrograman. Dengan adanya, portofolio ini, kamu akan dianggap memiliki kemampuan lebih untuk menjadi programmer.

4. Memahami Berbagai Macam Framework

Cara menjadi programmer selanjutnya adalah dengan memahami berbagai macam framework. Framework adalah kerangka kerja untuk membuat pemrograman yang akan digunakan. Adapun contoh-contoh framework, seperti Ember.js, Vue.js, Backbone.js, dan angular. Sementara itu, jika kamu ingin meniti karir sebagai backend developer perlu memahami framework, seperti web app, dan rest API.

5. Membuat Project Programmer Sendiri

Untuk menjadi programmer pastinya harus bisa membuat suatu project pemrograman sendiri. Dengan project yang telah dilakukan, maka bisa dijadikan sebagai ilmu tambahan serta wawasan dalam dunia pemrograman, sehingga akan menjadi lebih siap dalam membuat project pemrograman yang lebih besar.

6. Bergabung dan Berperan dalam Project Open Source

Selain memiliki project pemrograman sendiri, untuk menjadi seorang programmer bisa juga dilakukan dengan bergabung dan berperan dalam project open source. Dengan begitu, pengalaman menggunakan bahasa pemrograman dan coding menjadi bertambah dan lebih dipercaya oleh perusahaan.

Saat ini, belajar tidak selamanya harus tatap muka, tapi sudah bisa dilakukan secara online. Bahkan, guru dan siswa dapat melakukan kegiatan belajar mengajar melalui website. Penulis Muhammad Ibnu Sa’ad membuat sebuah buku dengan judul Otodidak Web Programming: Membuat Website Edutainment. Buku dengan bahasa yang sederhana ini sangat pas untuk seseorang yang ingin membuat dan mengembangkan sistem pembelajaran berbasis web.

Pekerjaan Programmer

Seorang programmer kerjanya ngapain? Bagi Sebagian orang mungkin saja belum mengetahui tugas atau pekerjaan programmer. Jangan khawatir, di bawah ini akan dijelaskan beberapa pekerjaan programmer.

1. Merancang Sistem Operasi, Perangkat Lunak, atau Aplikasi

Seorang atau tim programmer memiliki tugas atau pekerjaan untuk merancang sistem operasi yang mudah digunakan oleh para penggunanya. Pada umumnya, programmer akan membuat model sistem operasi dalam beberapa bentuk, seperti ERD, flowchart, dan UML.

2. Melakukan Debugging

Tugas yang biasa dilakukan oleh programmer selanjutnya adalah melakukan debugging. Pada tugas ini, programmer akan melakukan pengecekan secara berkala, apakah ada bahasa pemrograman yang salah atau tidak. Tugas ini bisa juga diartikan sebagai mencari suatu bug pada suatu perangkat lunak atau aplikasi yang sudah dibuat.

3. Melakukan Analisis Kebutuhan Program

Programmer juga memiliki tugas untuk melakukan analisis kebutuhan suatu program. Sederhananya, programmer harus mengetahui hal-hal apa saja yang dibutuhkan dalam membuat suatu program atau perangkat lunak, sehingga bisa menghasilkan program yang baik dan sesuai dengan kebutuhan.

4. Mengetes dan Menguji Program

Bukan hanya melakukan analisis program saja, tetapi programmer memiliki pekerjaan berupa melakukan pengetesan dan pengujian terhadap program yang telah dibuat atau yang telah berjalan. Dengan pekerjaan ini, maka programmer akan mengetahui hal-hal yang perlu diperbaiki agar menghasilkan perangkat lunak atau aplikasi yang mudah digunakan.

5. Membuat Kode Pemrograman

Seorang programmer pastinya harus memahami bahasa pemrograman agar ketika membuat kode pemrograman tidak terjadi masalah. Membuat kode pemrograman ini lebih kita kenal dengan istilah “coding.” Untuk melakukan coding, maka programmer harus mampu dalam berpikir secara terstruktur dan logis agar tidak terjadi kesalahan dalam membuat kode.

Demikian, pembahasan tentang programmer, setelah mengetahui membaca artikel ini sampai selesai, apakah Grameds tertarik untuk menjadi programmer?

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien