in

Mengenal Lebih Jauh Pamungkas dan Lagu Pamungkas Terbaik

Lagu Pamungkas Terbaik – Pamungkas merupakan seorang penyanyi sekaligus penulis lagu ini karirnya semakin cemerlang saja di industri musik tanah air berkat karya-karyanya yang luar biasa. Selain itu, ia juga akrab juga disapa Mas Pam, pemuda yang satu ini demikian digandrungi anak muda zaman sekarang hingga kehidupan pribadinya selalu membuat siapa saja penasaran. Nah, agar kamu semakin kenal lebih dekat dengannya, di bawah ini adalah  rangkum profil dan biodata Pamungkas dari berbagai sumber. Check these out!

Biografi Pamungkas

Nama Lengkapnya adalah Rizki Rahmahadian Pamungkas

Nama Panggungnya: Pamungkas

Tempat, Tanggal Lahirnya: Jakarta, 14 April 1993

Agamanya: Islam Profesi: Penyanyi, Penulis Lagu, Produser Musik

Akun Instagramnya: @pamunqkas

Akun YouTubenya: Pamungkas

Pacar Pamungkas saat ini adalah Nadja Seinda Hafizhah.

Keduanya dikabarkan tengah menjalin suatu hubungan spesial setelah sempat mengumbar momen kebersamaan diantara keduanya saat Pamungkas mencukur rambut Nadja. Wanita cantik pemilik akun Instagram @nadjash ini adalah seorang model serta penyiar radio Prambors.

Nadja yang merupakan lulusan FISIP Universitas Indonesia juga pernah menjadi bintang iklan suatu produk kecantikan Citra. Tak hanya itu saja, wanita yang hobi traveling ini juga pernah mengikuti audisi kedua Puteri Indonesia 2018.

Sebelumnya, Pamungkas serta Abigail Cantika personel GAC juga sempat berpacaran. Mas Pam dan Cantika sebenarnya telah saling mengenal sejak masih berusia belasan tahun. Menariknya, Pamungkas mengaku jika Cantika adalah cinta pertamanya. Namun, perjalanan cinta keduanya berakhir di tengah jalan dan kini Pamungkas bersama dengan Nadja.

The Architecture of Love | Di balik Pena

Masa Kecil Pamungkas 

Menelaah Penyanyi Bernama lengkap Rizki Rahmahadian Pamungkas ini yang lahir di Jakarta pada 14 April 1993, sehingga saat ini (2022) ia telah berumur 28 tahun. Sejak kecil tepatnya saat ia baru berumur 8 tahun, ia telah berkenalan sama dunia musik dengan mengikuti les drum.

Les itu sendiri ia lakukan atas inisiatif ibunya yang ingin melihat perkembangan kesehatan Pamungkas. Sebab, telinga kirinya menjadi setengah tuli, sehingga menggebuk drum dinilai sebagai terapi dalam memulihkan masalah pendengarannya tersebut.

Akan tetapi, Pamungkas tidak hanya tertarik untuk dapat menguasai drum saja. Ia kemudian bertekad untuk mempelajari piano hingga gitar. Bahkan, saat ia berusia 10 tahun, Pamungkas ingin berhenti sekolah agar dapat berfokus pada musik yang ia cintai.

Pendidikan Pamungkas 

Hanya saja, keinginan Pamungkas untuk tidak peduli dengan jenjang pendidikannya ditentang oleh kedua orangtuanya. Hingga pada akhirnya, Mas Pam boleh fokus menjadi pemusik asal ia tetap memperhatikan pendidikannya dengan cara homeschooling.

Sambil sekolah, Pamungkas tampil secara reguler di sebuah kafe bernama La Piazza dengan bayaran antara Rp1,6 sampai Rp2 juta. Dari penampilannya itu pula, Pamungkas kemudian mulai dapat membiayai pendidikannya sendiri.

Sebelumnya, ayahnya juga mempunyai manajemen artis bernama Oxygen Entertainment dan sempat mengajak Pamungkas untuk ikut serta dalam tur sejumlah band. Dari ayahnya itulah Pamungkas kemudian belajar menjadi seorang musisi yang menghargai proses dari bawah.

Sampai pada akhirnya, Pamungkas dapat menempuh jenjang pendidikan tinggi dengan kuliah di jurusan Desain Komunikasi Visual, di Universitas Paramadina tahun 2014. Sebenarnya, Pamungkas sempat diterima di Institut Kesenian Jakarta dan Universitas Pelita Harapan jurusan musik namun ia lebih memilih masuk ke Universitas Paramadina.

Perjalanan Karier Pamungkas 

Di balik penampilannya yang cukup modis, siapa sangka jika Pamungkas pernah menjadi kru musik di acara Islam Itu Indah yang sempat tayang di Trans TV (2013-2014). Saat itu, Pamungkas mengaku menjadi pengiring musik acara religi ini dengan berpenampilan ala anak rohis.

Mas Pam juga tergolong produktif dalam membuat lagu yang ia rilis dalam format album seperti diantaranya pada Walk The Walk (2018), Flying Solo (2019) serta Solipsism 0.2 (2021). Nama Pamungkas semakin melejit lewat single-single yang ia publikasikan di Mas Pam Records seperti pada Kenangan Manis, To The Bone, Monolog, I Love You But I’m Letting Go serta masih banyak lagi.

Saat wawancara dengan Gofar Hilman, Pamungkas sendiri mengaku karyanya sangat dipengaruhi oleh musik-musik British. Pamungkas berkiblat pada band-band seperti diantaranya The Beatles, Radiohead, The Beach Boys, Arctic Monkeys, hingga dari The Smiths.

Terkena Kasus Plagiarisme 

Perjalanan karier musik Pamungkas bukannya tanpa halangan. Album Solipsism 0.2 yang dirilis pada 3 Februari 2021, terkena kasus plagiarism. Lebih tepatnya, pada penjiplakan tersebut dilakukan untuk artwork album Solipsism 0.2 yang ia ambil dari seniman asal Prancis Baptiste Virot.

Pamungkas secara sadar mengambil karya ini yang dikulik untuk dirangkai menjadi tulisan “Pamungkas.” Hingga pada akhirnya, Mas Pam mengklarifikasi tuduhan tersebut dan mengakui kalau ia telah melakukan kesalahan. Namun dalam keterangan yang ia unggah di akun Instagram @maspam.records, Pamungkas mengaku telah menyelesaikan masalah tersebut dengan Baptiste untuk kemudian membeli hak cipta serta ilustrasinya.

Rekomendasi Lagu-Lagu Terbaik Pamungkas

https://pixabay.com/photos/girl-music-fashion-listen-1990347/

Lagu dari Pamungkas sangatlah banyak. Berikut ini beberapa lagu Pamungkas yang pas untuk kamu dengarkan.

1. Lagu Pamungkas: To The Bone 

To The Bone adalah  salah satu lagu dari Pamungkas yang baru saja memecahkan rekor terbaru di Spotify. Pasalnya, lagu ini kemudian memecahkan rekor sebagai lagu lokal yang menjuarai tangga lagu Indonesia Top 50 dengan durasi lagu terlama. Kombinasi musik dari perkusi yang lambat serta vokal bertenaga dari Pamungkas membuat lagu ini sangat enak untuk didengar.

2. Lagu Pamungkas: Sorry 

Lagu ini kemudian menjadi salah satu lagu yang wajib dibawakan Pamungkas saat sedang menggelar konser. Lagu berjudul Sorry ini sendiri ada di debut album perdananya yang bertajuk “Walk The Talk”. Lagu ini Dirilis pada tahun 2018 dan telah didengarkan lebih dari 35 juta kali di Spotify.

3. Lagu Pamungkas: I Love You But I’m Letting Go 

Seperti judulnya, lagu ini kemudian bercerita tentang seseorang yang berusaha untuk merelakan cintanya. Lagu ini memiliki lirik dengan makna mendalam serta alunan melodi yang sangat sendu. Lagu I Love You But I’m Letting Go kemudian juga menjadi salah satu lagu yang membawa Mas Pam dikenal oleh para pecinta musik di tanah air.

4. Lagu Pamungkas: Break It 

Selain To The Bond, lagu Pamungkas terbaik lainnya yang patut juga kamu adalah lagu break It. Lagu ini dirilis tepatnya pada tahun 2019 serta masuk ke dalam album “Flying Solo”. Lagu ini sendiri menceritakan tentang seseorang yang merasa sendirian serta merasa sangat kesepian meski kemudian ia berusaha untuk membuka hatinya untuk dapat melawan dunia.

5. Lagu Pamungkas: One Only 

Lagu Pamungkas yang satu ini berjudul One Only ini dipopulerkan serta bercerita tentang rasa cinta seseorang kepada pujaan hatinya. Ia ingin terus bertahan meskipun sang kekasih kemudian ingin melepaskannya. Lagu ini kembali populer dan juga Pamungkas pun merilis kembali lagunya dengan versi akustik.

6. Lagu Pamungkas: Monolog 

Lagu berjudul Monolog dari Pamungkas ini juga wajib masuk ke salah satu daftar playlist kamu. Lagu ini menggunakan bahasa Indonesia yang sangat berbeda sekali dengan lagu-lagu sebelumnya. Oleh karena itu, lagu Monolog kemudian mampu menggeser lagu-lagu populer milik Pamungkas lainnya. Walau lagu ini sudah tidak dibawakan lagi olehnya, tetapi lagu ini juga setidaknya sudah diputar sebanyak 43,3 juta di Spotify.

7. Lagu Pamungkas: Kenangan Manis 

Kenangan Manis sebagai salah satu lagu dari Pamungkas yang dirilis pada tahun 2018. Lagu ini juga digarap oleh Pamungkas secara mandiri mulai dari memproduseri hingga ia kemudian mendesain konsep albumnya. Lagu ini masuk ke dalam albumnya yang berjudul “Walk The Talk”.

8. Lagu Pamungkas: Wait A Minute 

Pada tanggal 2 Agustus 2018, Pamungkas kemudian merilis single terbarunya yang bertajuk “Wait A Minute” dan menjadi track ke-7 di album “Walk The Talk”. Lagu ini sendiri menceritakan tentang penantian bertemunya sepasang kekasih dari sebuah hubungan jarak jauh.

9. Lagu Pamungkas: Closure 

Closure yang masuk ke dalam album Solipsism ini juga menjadi salah satu lagu terbaik dari Pamungkas. Lagu ini bercerita tentang suatu perpisahan jalinan cinta yang telah berupaya untuk mempertahankan hubungan namun hasilnya ternyata sia-sia belaka. Lagu ini diproduksi, ditulis, direkam, diaransemen, serta dinyanyikan oleh Pamungkas sendiri.

10. Lagu Pamungkas: Deeper 

Deeper menjadi lagu dari album ketiga Pamungkas yaitu Solipsism. Lagu ini juga dirilis pada tahun 2020 dan menurutnya semua lagu dalam album ketiganya ini adalah ekspresi dari pemikiran pribadinya selama ini. Deeper mengisahkan tentang seseorang yang saling mencintai.

Kesimpulan

Pamungkas memiliki ketertarikan terhadap musik dimulai saat berusia 8 tahun, perkenalan musik pertama, yakni les drum yang berasal dari dorongan ibundanya, namun tak berlangsung lama, kemudian belajar alat musik lainnya, salah satunya adalah gitar dan piano. Saat menginjak usia 10 tahun. Ia juga sempat membantu usaha keluarga nya dengan sembari bekerja sebagai crew di event organizer serta manajemen artis milik Ayahnya Pamungkas, yakni Oxygen Management.

Ia sempat bersekolah di sekolah umum di SMP 200 Jakarta. Namun setelah lulus dari sekolah menengah pertama tersebut. Ia kemudian memutuskan untuk Homeschooling. Selain itu, ia sempat menjadi musisi kafe di beberapa cafe Jakarta, salah satunya adalah di La Piazza. Pamungkas mengawali karirnya menjadi seorang gitaris Potenzio pada tahun 2010, dan sempat merilis satu album bersama Potenzio, yang berjudul Jingga.

Pamungkas memulai kariernya secara profesional dengan cara merilis album pertama, yang berjudul Walk the Talk dirilis pada 15 Juli 2018 Kemudian Pamungkas kembali merilis album kedua, yang berjudul Flying Solo dan dirilis pada 14 Juni 2019. Pamungkas kembali merilis albumnya yang ketiga, dan berjudul Solipsism yang dirilis 26 Juni 2020. Pamungkas juga kembali merilis album daur ulang merupakan album dari Solipsism, yang berjudul Solipsism 0.2 dan dirilis pada 2 Februari 2021.

Demikian pembahasan tentang biografi dan juga lagu Pamungkas terbaik. Semoga semua pembahasan di atas menginspirasi kamu.

Jika ingin mencari buku tentang musik, maka kamu bisa mendapatkannya di gramedia.com. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Sofyan

Sumber: dari berbagai sumber

Rekomendasi Buku-Buku Terkait Lagu Pamungkas yang Wajib Kamu Baca

Sing And Learn Belajar Bahasa Inggris Lewat Lirik Lagu

Sing And Learn Belajar Bahasa Inggris Lewat Lirik Lagu. Coba cermati lirik-lirik lagu berbahasa Inggris yang tentu saja tidak lepas dari grammar. Seperti lirik lagu Fight Song yang cukup banyak menggunakan pronoun. Sehingga, kamu bisa belajar sambil menyanyi. Dalam buku ini, pembahasan tentang grammar disertai dengan penerapan materi tersebut dalam lirik lagu populer berbahasa Inggris. Berbagai materi tata bahasa Inggris dibahas secara detail mulai dari adverb dan adjective, tenses, conditional sentences, preposition, conjunction, causative verbs, passive voice, dan lain-lain. Dengan demikian kegiatan belajar menjadi lebih asyik.

 

Kumpulan Cerita Pendek Cerita Di Balik Lirik Lagu

“Dunia kampus adalah dunia penuh antusiasme. Segala bentuk hasrat, minat, dan mimpi terjalin dengan aneka liku-likunya. Dalam buku kecil ini, saya mencoba menghadirkan cerita-cerita pendek dengan latar belakang kampus. Mahasiswa jurusan Bahasa Indonesia sebagai pelaku dalam kumpulan cerpen ini. Mereka berinteraksi dengan sesama mahasiswa dan dosen mata kuliah sastra.

Tugas mempresentasikan hasil berselancar di dunia maya menjadi topik setiap cerita. Tingkah polah mahasiswa yang akan tampil untuk presentasi sangat beragam. Para mahasiswa yang tekun dan dinamis akan dapat tampil melaksanakan tugas dengan sukses dan predikat baik atau memuaskan bisa diperolehnya. Pernak-pernik problema mewarnai kehidupan kampus. Emosi muncul menunjukkan rasa kurang puas. Namun, selalu ada jalan keluar yang sering tidak diduga.”

 

Musik Itu Politik

Dari sudut pandang politik kebudayaan, buku ini menyajikan bagaimana pengaruh politik etis di zaman kolonial Belanda, kesenian sebagai bagian dari revolusi di zaman Orde Lama, kesenian adiluhung sebagai bagian dari pencarian puncak-puncak kebudayaan di zaman orde Baru serta mulai merebaknya konsep ekonomi kreatif dalam kesenian di masa awal-awal orde reformasi berpengaruh pada perkembangan musik (dalam hal ini Kakula sebagai budaya gong pada etnik Kaili di Sulawesi Tengah). Buku ini mengidentifikasi hubungan antara Politik Kebudayaan dan musik yang terbentang cukup luas.

Istilah yang dapat digunakan mulai dari tekanan, pendikten, petunjuk, pengaruh, arahan, stimulus, sponsor, hingga mitra. Penggunaan istilah-istilah itu semuanya tergantung dari kasus yang dibicarakan dan terbatas pada konteks ruang dan waktu. Musik menjadi tempat bertemu dan bernegosiasi nya ideologi-ideologi identitas yang dipengaruhi semua aspek, terutama motivasi politik, yang silih berganti ataupun tumpang tindih satu sama lain. Buku ini menunjukkan bagaimana ideologi politik sangat berperan dalam mengonstruksi musik.

 

 

 



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Rifda A

Saya menyadari jika menulis ternyata bisa menjadi hobi yang menyenangkan sekaligus membawa hal positif dalam kehidupan ini. Dari berbagai macam tema yang suka, salah satunya adalah tema musik.