in

Irama: Pengertian, Fungsi, Elemen, Unsur dan 7 Jenis Pola Irama

Sumber: mamikos.com

Irama adalah – Irama menjadi salah satu unsur penting dalam seni musik. Struktur irama lagu menentukan kapan suatu nada dimainkan, berapa lama, serta bagaimana tingkat penekanannya. Irama adalah komponen musik yang kemudian akan membuat gerak, atau bahkan hanya mengetuk kaki, saat seseorang sedang mendengarkan lagu.

Irama menjadi unsur musik yang dapat membuat sebuah musik begitu hidup. Oleh karena itu, tiap musik kemudian memiliki iramanya sendiri. Irama juga menjadi gerakan musik yang terkontrol dalam suatu waktu. Tanpa irama yang baik, kamu juga akan mudah tersesat dalam musik dan tidak sinkron, sehingga musik yang dihasilkan pun menjadi tidak senada.

Irama juga menjadi cara para musisi untuk terhubung dengan musiknya. Bagi para musisi sendiri penting untuk dapat memahami konsep tentang irama. Memiliki keterampilan akan konsep irama juga menjadi pembeda antara musisi amatir dan musisi profesional. Inti dari irama sendiri diantaranya adalah memahami tentang not musik kemudian merepresentasikan durasi waktu suatu instrumen yang akan dimainkan.

Supaya mengetahui lebih dalam tentang irama musik. Berikut dibawah ini adalah penjelasan lebih lengkapnya mengenai irama dalam musik yang bisa kamu simak, Grameds

Tentang Irama

irama adalah
Sumber: Pixabay

Irama juga dikenal sebagai ritme. Secara umum, irama adalah gerakan berturut-turut secara teratur. Dalam teori musik, irama kemudian mengacu pada pengulangan not serta istirahat (hening) dalam suatu waktu. Cara terbaik untuk menggambarkan irama adalah sebagai gerakan musik yang terkontrol dalam beberapa waktu.

Irama juga menjadi pola denyut teratur atau tidak teratur yang terjadi dalam musik dari ketukan melodi serta harmonis yang kuat serta lemah. Ini adalah salah satu aspek fundamental dari teori musik. Cara bermain musik juga dibagi menjadi ketukan yang diulang beberapa kali dalam sebuah bar dengan kecepatan atau tempo tertentu dianggap sebagai ritme ataupun irama.

Sederhananya, ketika kamu mendengarkan musik, kamu mungkin merasakan dorongan untuk dapat bergerak atau mengetuk kaki. Irama juga sebagai komponen musik yang membuat seseorang ingin melakukannya.

Menurut buku Nada dan Irama karya M. Noor Said (2020), pengertian irama adalah pola yang teratur dalam musik. Istilah irama juga kerap disebut sebagai ritme. Sementara menurut KBBI, irama adalah naik turunnya sebuah lagu seperti bunyi dan nada yang secara berturut-turut yang dilakukan secara beraturan. Tidak hanya itu, irama dalam musik juga sangat lekat hubungannya dengan cepat lambatnya waktu ataupun tempo. Irama inilah yang kemudian akan membentuk harmonisasi melodi pada musik.

Fungsi Irama dalam Musik

Seperti yang disinggung sebelumnya, irama juga menjadi salah satu unsur penting dalam musik. Layaknya unsur yang lain, irama juga memegang peran penting dalam membuat suatu musik menjadi indah. Bahkan tak hanya indah, dengan irama seseorang juga akan lebih dapat menikmati musik yang didengarnya.

Berkat irama, seseorang kemudian menjadi lebih terbawa pada musik yang diperdengarkan. Alunan dan ketukan yang berima terbukti bisa membuat pendengar memberikan respons beragam, seperti diantaranya menggelengkan kepala hingga menari. Irama juga dapat diciptakan dari berbagai alat musik.

Namun, nyatanya dalam menciptakan suatu irama, tidak bisa dengan serta-merta memainkan suatu alat musik secara bersamaan. Sebaliknya, hanya terdapat beberapa alat musik yang tergolong akan menciptakan irama. Alat-alat musik tersebut di antaranya adalah pada drum, perkusi, bass, gitar, piano, dan lain sebagainya.

Elemen-Elemen dalam Irama Musik

irama adalah
Sumber: Pixabay

Dalam irama musik itu sendiri terdapat beberapa elemen. Berikut ini elemen-elemen dalam irama musik.

1. Tanda Birama

Tanda birama musik ini menunjukkan jumlah ketukan per hitungan. Hal ini juga menunjukkan berapa lama ketukan ini akan bertahan. Misalnya, dalam suatu tanda birama dengan 4 di bagian bawah seperti 2/4, 3/4, 4/4, 5/4, dan lain-lain.) Jadi dalam waktu 4/4 (juga dikenal sebagai “waktu umum”), setiap ketukan kemudian menjadi panjang pada nada seperempat, dan setiap empat ketukan kemudian membentuk suatu ukuran penuh.

2. Meter

Teori musik Barat standar membagi tanda birama menjadi tiga jenis pengukur musik diantaranya adalah pengukur ganda (di mana ketukan muncul dalam kelompok dua), pengukur tiga (di mana ketukan kemudian muncul dalam kelompok tiga), dan pengukur empat kali lipat (di mana ketukan-ketukan ini muncul dalam kelompok empat).

Meter tidak terikat pada nilai not, misalnya, pada tiga meter dapat melibatkan tiga nada setengah, tiga catatan perempat, tiga catatan kedelapan, tiga catatan ke enam belas, atau tiga catatan dengan durasi berapa pun.

3. Tempo

irama adalah
Sumber: Pixabay

Tempo sebagai suatu kecepatan memainkan musik. Terdapat beberapa cara utama mengkomunikasikan tempo kepada pemain, antara lain.

  1. Ketukan per menit, terminologi Italia, serta bahasa modern.
  2. Denyut per menit (atau BPM) yang akan menunjukkan jumlah denyut dalam satu menit.
  3. Kata-kata tertentu dalam bahasa Italia seperti diantaranya largo, andante, allegro, dan presto menunjukkan perubahan tempo dengan cara menggambarkan kecepatan musik.
  4. Terakhir, beberapa komposer menunjukkan tempo dengan kata-kata bahasa Inggris dan kasual seperti “fast,” “slow,” “lazy,” “relaxing,” dan “moderate.”

4. Ketukan yang Kuat dan Ketukan yang Lemah

Irama menggabungkan ketukan yang kuat serta ketukan yang lemah. Ketukan yang kuat akan mencakup ketukan pertama pada setiap hitungan (atau ketukan suram), serta ketukan dengan aksen berat lainnya. Musik populer serta musik klasik kemudian menggabungkan ketukan yang kuat serta ketukan yang lemah untuk dapat menciptakan pola ritme yang lebih berkesan.

5. Sinkopasi

Irama sinkron merupakan sebuah ritme yang tidak sejajar dengan detak lambat ukuran individu. Ketukan sinkopasi sendiri akan memberi penekanan pada ketukan lemah tradisional, seperti pada nada kedelapan kedua dalam ukuran 4/4.

Irama kompleks ini cenderung mencakup sinkopasi. Meskipun ritme ini juga mungkin lebih sulit dipahami oleh musisi pemula, ritme ini juga cenderung terdengar lebih mencolok daripada pola ritme yang tidak sinkron.

6. Aksen

Aksen mengacu pada penekanan khusus pada suatu ketukan tertentu. Untuk memahami aksen, pikirkan sepotong puisi. Pengukur puitis, seperti di antaranya pentameter iambic, serta dapat mendikte campuran tertentu dari suku kata bertekanan dan suku kata tanpa tekanan.

7. Polyrhythms

Untuk mencapai rasa ritme yang sangat ambisius, sebuah ensembel kemudian dapat menggunakan polyrhythm, yang melapisi satu jenis ritme di atas yang lain. Misalnya, pada ansambel perkusi salsa dapat menampilkan congas dan bongos yang dimainkan 4/4 kali, sementara timbales secara bersamaan memainkan pola dalam 3/8.

Unsur-unsur Seni Musik Lainnya

irama adalah
Sumber: Pixabay

1. Tangga Nada

Tangga nada merupakan urutan dari suatu nada yang tersusun serta membentuk tangga. Tangga nada terbagi menjadi dua, yaitu tangga nada diatonik serta tangga nada pentatonik. Tangga nada diatonik adalah tangga nada yang terdiri dari 7 buah nada dengan 2 jenis jarak (1/2 dan 1). Beda lagi dengan tangga nada pentatonik yang kemudian hanya terdiri dari 5 nada pokok saja.

2. Harmoni

Harmoni menjadi sekumpulan nada yang akan menghadirkan bunyi enak untuk dapat dinikmati jika dimainkan bersama. Pengertian mudahnya, harmoni menjadi sebuah bentuk keselarasan paduan nada ataupun bunyi.

3. Timbre

Timbre sebagai beda sifat dua nada yang sama kuat serta sama tinggi nadanya dalam konstruksi instrumen. Timbre juga dapat diartikan sebagai kualitas ataupun warna bunyi dalam seni musik. Bunyi timbre ini dipengaruhi juga oleh sumber bunyi serta alat musik yang dimainkan.

4. Ekspresi

Menurut Benward (2009), tanda-tanda ekspresi di dalam musik pada umumnya kemudian terbagi menjadi tiga, yaitu dinamik, tempo dan tanda ekspresi karakter.

Contoh Tempo:

  • Presto: adalah tempo yang sangat cepat
  • Allegro: adalah tempo yang cepat
  • Allegretto: adalah tempo yang agak cepat
  • Moderatto: adalah tempo yang tidak cepat
  • Andante: adalah tempo yang santai
  • Adagio: adalah tempo yang sangat lama

Contoh Dinamik:

  • PP: Ekspresi pada Pianissimo, very soft
  • P: Ekspresi pada Piano, soft
  • MP: Ekspresi pada Mezzo piano, moderately soft (literally, ‘half’ soft)
  • MF: Ekspresi pada Mezzo forte, moderately loud
  • F: Ekspresi pada Forte, loud (literally, ‘strong’)
  • FF: Ekspresi pada Forissimo, very loud
  • SFZL: Ekspresi pada Sforzato with forcef accent (literally, ‘excessive’ or ‘coerced’) Contoh

Tanda Ekspresi Karakter dan Mood

  • Accelerando: Ekspresi pada Becoming faster (literally, ‘accelerating)
  • Animato: Ekspresi pada Animated
  • Con brio: Ekspresi pada With energy, spirited
  • Calando: Ekspresi pada Becoming softer (with a sense of waning or sinking)
  • Cantabile: Ekspresi pada In a singing style (literally, ‘singable)
  • Crescendo: Ekspresi pada Increasing in intensity (literally, ‘growing’)
  • Diminuendo: Ekspresi pada Becoming softer (with a gradual sense of lessening or reducing).

Jenis-Jenis Pola Irama

irama adalah
Sumber: Pixabay

Terdapat berbagai jenis pola irama yang kemudian digunakan di dalam sebuah lagu. Berikut dibawah ini beberapa di antaranya:

1. Pola Irama Rata

Pola irama rata adalah pembagian pola atau ketukan yang beratnya kemudian sama rata dan konsisten di sepanjang lagu.

2. Pola Irama Sinkop

Pola irama sinkop adalah saat irama berada di ketukan berat ada pada ketukan gantung

3. Pola Ostinato

Pola ostinato adalah pola irama berada yang dimainkan secara berulang-ulang di sepanjang lagu.

4. Pola Irama Tidak Rata

Pola irama ini memiliki ketukan berat serta pembagian irama yang cenderung selalu berubah dari waktu ke waktu. Tak adanya konsistensi di pembagian pola irama di sepanjang lagu, sehingga menyebabkan suasana musik menjadi lebih dinamis.

5. Pola Suku Bangsa

Pola irama suku bangsai merupakan irama musik yang menjadi ciri khas dalam suatu permainan musik tradisional.

6. Poliritmik

Poliritmik sebagai pola irama yang dilakukan dengan berbagai macam cara pola irama serta dimainkan secara bersamaan. Poliritmik ini sendiri memunculkan ritme yang berlapis dan juga lebih kompleks.

7. Polimetrik

Cara memainkan pola irama pliometrik yaitu dengan cara menerapkan pola irama yang berbeda di antara satu instrumen dan yang lainnya. Pola irama ini juga akan muncul di dalam pengulangan yang akan melibatkan ketukan berat serta jarak di antara setiap ketukan berat yang sedang dimainkan. Sementara itu, ketukan berat tak selalu berada di awal pengulangan.

Buku-Buku Terkait

Psikologi Musik

https://www.gramedia.com/products/psikologi-musik?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

Psikologi dan musikologi merupakan dua cabang ilmu pengetahuan tua, yang satu mendalami perilaku manusia dan satunya lagi memaparkan hasil/produk dari perilaku tersebut. Kedua elemen tersebut pada prinsipnya tidak terpisahkan karena saat ini telah banyak penelitian interdisiplin yang hasilnya memberikan sumbangsih positif dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, penulis berupaya mendiseminasikan psikologi musik sebagai pengetahuan yang relatif masih baru di Indonesia ini kepada berbagai kalangan. Penulis tidak bermaksud menggambarkan seluruh bidang psikologi musik secara detail karena pembahasan setiap topik memerlukan pendalaman tersendiri. Oleh sebab itu, buku ini hanya mengikhtisarkan beberapa topik utama dan aktual dalam bidang psikologi musik. Selain itu, penulis secara khusus memberi perhatian pada persoalan psikologi dan musik yang sangat relevan untuk dikaji dan diambil manfaatnya.

Buku Psikologi Musik ini merupakan wacana awal dengan tujuan memberikan informasi standar serta sebagai stimulan bagi pembaca, baik dosen, mahasiswa, peneliti, maupun siapa pun yang memiliki minat untuk mempelajari dan melakukan penelitian lebih lanjut. Di samping sebagai buku acuan bagi pakar psikologi dan musik, buku ini dapat menjadi dasar pengetahuan psikologi musik dengan berbagai pendekatan teoritis untuk menuju praktikum aplikatif. Penulis berharap, kelak bidang psikologi musik di Indonesia dengan objek materi berlandaskan filosofi nusantara dapat melengkapi pengetahuan sosiohumaniora secara lebih luas.

MEMBANGUN KESEHATAN melalui Neuro-education dalam Gerak, Pikiran

MEMBANGUN KESEHATAN melalui Neuro-education dalam Gerak,  Pikiran,  dan Musik

“Seiring manfaat berbagai latihan yang didukung kemajuan dan perkembangan Neurosains, sudah saatnya budaya Nusantara mulai digali dan diteliti dari sisi pendidikan, kesehatan jasmani dan rohani, disertai upaya membangun harmoni hubungan sosial.” (Prof. Dr. rer.nat. Wahono Sumaryono Apt.)

Peran Neuroplastisitas dikenal luas dalam perkembangan kesehatan, belajar, memori, dan kesembuhan dari berbagai kerusakan otak…..Tai Chi mempunyai landasan ilmiah kuat.” (Prof. Dr. dr. Moh. Hassan Machfoed, Sp.S. (K), M.S.)

“Saya kira perkembangan neuroplasticity of the brain yang sekarang banyak dibahas adalah penting dikenal oleh masyarakat awam …..perkembangan potensi seseorang tidak berhenti pada usia tertentu.” (Prof. Emeritus Dr. Saparinah Sadli)

“Kalau itu bisa dilatihkan pada Guru dan Perawat, maka bonus demografi bisa menjadi faktor positif bagi pembangunan bangsa dan Negara Indonesia yang kita cintai.” (Prof. Dr. Azyumardi Azra )

“Keseimbangan, keserasian, dan keterpaduan, merupakan sistem yang sebenarnya bekerja alamiah dalam tubuh manusia …solusi agar dunia tidak kacau.” (Prof. Firmanzah Ph.D.)

Band The Playset Di Tengah Blantika Musik Indonesia

https://www.gramedia.com/products/band-the-playset-di-tengah-blantika-musik-indonesia?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

“Tampil bersama Band The Playsets yang dibentuknya 5 tahun lalu, beliau menemukan “playground” yang membuatnya terus hidup bersemangat. … Bukan saja semakin produktif berbagi ilmu dan pengalamannya melalui buku-buku seputar seluk-beluk kedirgantaraan yang ditulisnya, Pak Chappy semakin serius bermusik!” (Addie MS, pencipta lagu, pianis, komonis, arranger, produser musik, dan konduktor Twilight Orchestra)

“Lebih satu tahun lalu, saya melihat keunikan The Playset terletak pada terbuka-luasnya penampilan “bintang tamu” yang terpilih untuk menyemarakkan panggung Qi Lounge. Bintang tamu itu biasanya pribadi yang sudah dikenal senioritasnya sebagai entertainer— misalnya Dali Taher, atau jika instrumentalis, maka pilihan bisa jatuh pada gitaris senior seperti Jopie Item.” (Bens Leo, jurnalis, pengamat musik dan entertainment)

“The Playsets tidak mengikatkan diri pada aliran atau jenis musik tertentu. Mereka bermain musik dengan latar belakang hobi dan menyajikan lagu-lagu yang bersifat easy listening dalam suasana riang-gembira berhias kebahagiaan.” (Jaya Suprana, pengusaha, komponis, pianis, penulis, pembicara, presenter, kelirumologi, humorolog, kartunis, dan pendiri MURI)

Penutup

Demikian pembahasan tentang irama, mulai dari pengertian hingga jenis pola irama. Semoga semua pembahasan di atas bisa bermanfaat dan bisa membuat Grameds lebih suka dengan irama musik.

Mempelajari musik bisa dari mana saja, salah satunya adalah dengan membaca buku. Jika kamu ingin mencari buku tentang musik, maka bisa mendapatkannya di Gramedia.com. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Sofyan

Baca juga:

 



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by M. Hardi