in

Review Novel Starstuck Syndrome Karya Aya Widjaja

 

Buku ini menceritakan tentang sebuah tokoh yang memiliki pekerjaan yang banyak sekali diinginkan oleh hampir seluruh remaja yang ada di dunia, yaitu artis. Tak dapat dipungkiri. Salah satu hal yang selalu ditampilkan oleh para artis adalah kehidupan mereka yang sangat menyenangkan dan penuh dengan kebahagiaan.

Cerita dari buku Starstruck Syndrome kurang lebih dapat menggambarkan situasi dan keadaan bagaimana seorang remaja yang sudah memiliki banyak uang, sudah dapat pekerjaan, memiliki banyak sekali kenalan, dan merasa sangat populer.

Mungkin bagi sebagian orang, kata Starstruck Syndrome adalah sebuah kata-kata asing yang sulit dipahami. Kata Starstruck Syndrome juga jarang terdengar di kehidupan sehari-hari. Jadi, Starstruck Syndrome adalah sebuah kondisi dimana ketika seseorang melihat artis atau public figure yang terkenal, orang tersebut akan salah tingkah.

Orang yang mengalami Starstruck Syndrome, cenderung untuk melakukan segala sesuatu yang berlebihan. Salah satu contohnya adalah, ketika kamu misalnya bertemu dengan artis K-Pop V BTS. Saat kamu menyadari keberadaan dari V BTS yang sangat terkenal itu, kamu akan melakukan segala cara yang cenderung berlebihan untuk menarik perhatian V BTS.

Tindakan berlebihan ini kamu lakukan supaya V BTS bisa menyadari tentang keberadaan kamu. Tindakan berlebihan itu bukan berarti segala sesuatu yang membahagiakan ya. Bisa jadi tindakan Starstruck Syndrome yang berlebihan dengan ungkapan marah.

Beginilah yang terjadi pada Rigel dan Kejora. Cerita sederhana yang akan menemani kamu dalam mengisi waktu senggang. Jika kamu penasaran dengan kisah yang dialami oleh kedua remaja ini, yuk mari disimak dan perhatikan review di bawah ini. 

 

Tentang Buku

Judul: Starstruck Syndrome

Karya: Aya Widjaja (Coach by Arumi E.) 

ISBN: 9786024305765

Penerbit: Bentang Pustaka

Tanggal Terbit: 14 November 2019

Jumlah Halaman: 340 Halaman

Buku Starstruck Syndrome ini merupakan salah satu novel yang pernah memenangi kompetisi. Starstruck Syndrome adalah pemenang dari kompetisi Belia Writing Marathon 3 dengan peringkat yang diberikan sebagai Top 4.

Cerita Starstruck Syndrome sebelumnya sudah pernah muncul di Wattpad. Pada saat itu, Starstruck Syndrome sudah dibaca lebih dari sembilan ratus ribu kali di Wattpad Belia Writing Marathon.

Starstruck Syndrome menjadi sebuah kisah yang menarik. Hal ini dikarenakan Starstruck Syndrome memiliki tokoh atau karakter yang sangat unik dalam ceritanya.

Starstruck Syndrome bukan hanya sebuah cerita cinta remaja pada umumnya, melainkan dilengkapi dan dibumbui dengan latar suasana dan latar belakang tentang dunia broadcast dan celebrity. Alur dari Starstruck Syndrome juga sangat menarik dan membuat para pembaca muda menjadi penasaran. 

Adapun pesan ringan yang disampaikan dari cerita Starstruck Syndrome adalah keberanian, self reminder, dan juga self love.

Sinopsis

Malas banget harus mewawancarai seorang artis muda yang berbakat dan salah satu temannya, pikir Rigel. “Apa sih yang bisa digali dari seorang artis sinetron yang hobinya selalu bolos kelas untuk pergi syuting sinetron, tapi tetap naik kelas walaupun gak pernah mengikuti pelajaran?” Rigel yang ngedumel dan bersikap apatis duluan.

Begitupun juga dengan Kejora. Ia sangat kaget dan bingung. “Ada ya cowok segala singa?” pikir Kejora. Anehnya, Rigel kok bisa untuk tidak pernah tersihir dengan pesona yang dimiliki oleh Kejora. Baru kali ini Kejora menghadapi cowok seperti itu.

Setelah mengenal Rigel semakin dekat, hari-hari Kejora menjadi sangat gawat dan kacau. Jadwal syuting Kejora berantakan, Lean, pacar Kejora yang sama-sama artis juga terabaikan, dan yang paling parah adalah Kejora berhasil menerima ribuan hujatan dari netizen yang maha baik, bijaksana, dan mengetahui segalanya. 

Kira-kira, apakah ini Rigel menunjukkan jalan yang benar kepada Kejora untuk meraih sebuah kebebasan? Atau, haruskah Kejora bertahan dengan Lean sang pacar dan segala popularitas yang menjanjikan?

Jika kamu ingin membaca buku Starstruck Syndrome ini secara lengkap, kamu bisa mendapatkannya di www.gramedia.com loh!

Review Buku Starstruck Syndrome karya Aya Widjaja

Salah satu buku yang kisah memiliki beberapa kesamaan dengan novel-novel lain yang mengadaptasikan kisah tentang kehidupan seorang artis. Namun, yang membedakan buku ini dengan buku-buku lainnya adalah dari alur ceritanya yang sangat ringan.

Buku Starstruck Syndrome ini adalah salah satu novel yang wajib kamu baca. Buku ini memiliki ketebalan buku yang dapat dibilang cukup tipis. Jika kamu memiliki waktu luang yang cukup banyak, kamu bisa menyelesaikan buku ini dalam satu hari saja loh.

Kenapa bisa sangat cepat? Karena buku ini memiliki kisah ringan yang membuat kamu ingin terus membacanya. Sangat candu dengan tokoh-tokoh yang ada di dalam buku Starstruck Syndrome ini.

Novel ini juga memiliki pesan moral yang sangat baik. Dimana kamu diajarkan untuk selalu mencintai diri sendiri dan menemukan kebebasan kamu. Dalam buku ini, konteks kebebasan yang dimaksud bukan lah sesuatu yang merujuk kepada konotasi yang negatif. 

Kebebasan dalam novel Starstruck Syndrome ini adalah kebebasan  untuk melakukan segala sesuatu yang dapat menyenangkan hati kamu. Kamu tidak harus menuruti segala keinginan orang lain. Kamu tidak diwajibkan untuk dituntut melakukan segala yang diinginkan orang lain untuk mencapai sesuatu.

Kebebasan ini yang dimaknai oleh novel Starstruck Syndrome ini. Kamu bisa melakukan segala sesuatu yang membuat hati kamu senang dan nyaman tanpa ada paksaan dan tuntutan orang sekitar kamu.

Dalam buku Starstruck Syndrome ini, dikisahkan dua tokoh utama yang akan menjadi pembahasan dalam cerita Starstruck Syndrome. Tokoh pertama adalah Kejora. Kejora adalah seorang artis terkenal yang menjadi salah satu pemeran utama dalam sinetron yang berjudul Star’s Fate.

Dalam buku ini, Kejora digambarkan dan dideskripsikan sebagai seorang gadis muda yang secara visual tampak sangat memesona dan selalu tersenyum dengan ramah di depan media dan reporter. Namun, dibalik sisi yang begitu memesona, Kejora hanyalah seorang gadis yang memiliki banyak sekali perasaan yang selalu dipendam.

Kejora sangat sulit untuk mengungkapkan segala sesuatu yang ia rasakan kepada orang lain, termasuk kepada mamanya sendiri. Kejora bahkan sampai berbohong kepada semua orang dan juga media. Hal ini Kejora lakukan untuk menutupi perasaannya. Kejora berbohong agar dirinya selalu terlihat baik-baik saja.

Hal ini juga dilakukan Kejora supaya mama yang sangat disayangi oleh dirinya tidak merasa sedih ketika mendengar beban yang selama ini Kejora tanggung sendiri. Kejora adalah sosok yang sangat baik yang digambarkan oleh Aya Widjaja.

Sebenarnya entah kebaikannya Kejora ini adalah sesuatu yang wajar atau sebenarnya ini adalah tindakan yang cukup bodoh. Mengapa demikian? Pasalnya, kebaikan yang dilakukan Kejora untuk menutupi segala perasaan sedih saat didepan mamanya dan media adalah sebuah tindakan yang merugikan dirinya sendiri.

Kejora sangat rela mengorbankan dirinya dan juga kebahagiaan yang sebenarnya sangat dibutuhkan dalam hidupnya, demi memenuhi tugasnya sebagai seorang artis yang harus selalu baik-baik saja dan tersenyum kapan pun. 

Meskipun Kejora harus menanggung beban perasaan itu, dirinya tetap dapat mengontrol perasaannya dan bertahan hingga sekarang.

Cerita Starstruck Syndrome semakin menarik dan mengasyikan ketika Rigel, seorang reporter sekolah “intensitas” diperintahkan oleh pembina majalah sekolah untuk mewawancarai Kejora. Rigel dan Kejora sebenarnya adalah teman satu sekolah

Rigel dan Kejora bersekolah di SMA Wasesa. Namun, mereka terpisahkan karena mengambil jurusan yang berbeda. Rigel dengan jurusan bahasa dan Kejora di jurusan ilmu pengetahuan alam (IPA). Meskipun Rigel dan Kejora bersekolah di satu sekolah, mereka itu bukan teman yang akrab.

Saat dimintai pak Nurdin untuk mewawancarai Kejora. Rigel sempat menolak hal tersebut. Pasalnya, Rigel dan teman-teman satu redaksi majalah sekolah sudah berkomitmen. Mereka sepakat untuk tidak menerbitkan berita apapun yang mengandung gosip. Mereka hanya ingin menerbitkan berita yang sifatnya menginspirasi dan faktual.

Namun, Regil tidak bisa berbuat apa-apa. Pak Nurdin tetap bersikukuh untuk meminta Rigel melakukan wawancara tersebut. Pada akhirnya, Rigel dengan hati yang berat mau tidak mau akan mewawancarai Kejora.

Semuanya tidak semudah itu. RIgel memikirkan banyak cara untuk merencanakan agar berita tentang Kejora tidak masuk ke dalam majalah sekolahnya. “Apa sih yang ada di sosok Kejora si artis sinetron yang tidak banyak dinotice orang?” pikir Rigel dalam kepalanya.

Rigel berpikir bahwa Kejora adalah seorang artis sinetron yang suka mengejar popularitas dan menomor sekiankan tanggung jawabnya sebagai seorang siswa, yaitu sekolah. Pada cerita Starstruck Syndrome ini, sangat terlihat jelas bahwa Rigel sangat meremehkan Kejora, bukan?

Yap! Hal ini Rigel lakukan keran ia melihat bahwa Kejora sangat sering tidak masuk sekolah dan sering tidak mengikuti pelajaran demi menuntaskan tanggung jawabnya sebagai seorang artis sinetron.

Awal mula pertemuan antara Kejora dan Rigel ini sangat tidak baik. Kala itu, Rigel sudah membuat janji untuk melakukan interview bersama Kejora. Namun, Rigel sangat lah kesal karena saat itu, janji yang telah disepakati antara manajer Kejora dan Riget sudah melewati batas waktu yang mereka janjikan.

Rigel saat itu sudah menunggu selama tiga jam di lokasi tempat Kejora syuting. Ternyata, saat itu Kejora sedang bertengkar hebat dengan manajernya, Mirna. Saat itu, Mirna meminta Kejora untuk membaca skenario, tetapi Kejora menolak untuk membaca skenario tersebut karena ada hal lain yang harus ia kerjakan.

Saat itu, kejadian yang sebenarnya adalah Kejora tidak mengetahui sama sekali tentang keberadaan Rigel dan janji Rigel untuk melakukan wawancara dengannya. Saat mengetahui bahwa Rigel sedang menunggu, Kejora merasa sangat tidak enak dan meminta maaf karena ketidaktahuannya tersebut.

Pada situasi tersebut, amarah Rigel sudah sangat memuncak, ia menyadari bahwa dirinya sempat diabaikan. Ia kesal bukan hanya karena ketidaktepatan waktu yang telah dijanjikan, tetapi saat datang mengunjungi lokasi syuting juga Rigel diabaikan oleh manajernya Kejora.

Setelah mengetahui tentang Rigel, Kejora pun segera meminta maaf dan tak sengaja menjatuhkan buku Fisika yang saat itu dibawa olehnya ke lokasi syuting. Rigel kaget dan menjadi serba salah. Rigel menyadari bahwa disebelah laptop yang ada di atas meja tersebut, ada setumpuk tugas Fisika yang harus Kejora kerjakan.

Kejadian tersebut berlalu begitu saja. Kejora berusaha mengejar Rigel untuk meminta maaf sekali lagi dan mengatakan bahwa dirinya bersedia untuk diwawancara. Saat wawancara, Rigel tetap ketus dan berusaha memberikan pertanyaan jebakan untuk Kejora.

Mulai dari kejadian inilah tokoh Rigel digambarkan Aya Widjaja sebagai seorang remaja laki-laki yang sangat galak. Benar-benar segalak itu loh, Grameds. Galaknya digambarkan seperti singa, semua orang yang ada di sekitarnya pasti digalakin. 

Namun, hal yang membuat novel ini menarik dan membuat hati kalian terasa nyaman dan hangat adalah di balik sisi galaknya seorang Rigel, ada sesuatu yang membuat Rigel terlihat sangat lucu dan sangat perhatian. Rigel memang agak menyebalkan pada awalnya, tetapi dia anak yang manis.

Lama kelamaan, Kejora dan Rigel pun menjadi lebih dekat satu sama lain. Rigel yang pada awalnya sangat ketus dan galak, hingga akhir memiliki tingkat kekonsistenan yang sangat tinggi dengan tetap galak dan ketus. Yap! Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Rigel adalah seorang yang sangat galak, tetapi sangat perhatian, termasuk sama Kejora. 

Semenjak Rigel dan Kejora menjadi dekat, Kejora mulai merasakan sedikit kebahagiaan dalam hari-hari yang dilalui. Kejora mulai sering tertawa dengan kelakuan, tindakan, bahkan dengan kata-kata galak yang keluar dari mulut Rigel. 

Kejora tidak menjauhi Rigel karena sikap dan wataknya yang seperti itu. Justru, Kejora malah semakin tertarik dengan Singa yang satu ini. Singa adalah panggilan Rigel yang diberikan oleh kakak kandungnya karena sifat galak yang dimiliki oleh sang adik.

Perlahan-lahan Kejora mulai membuka hati untuk Rigel dan menemukan kebebasannya. Namun, hubungan mereka mulai dicurigai oleh berbagai macam pihak. Mulai dari media, keluarga, teman, Lean (pacar Kejora), bahkan mama Kejora pun marah akan hal ini.

Tak hanya Kejora, Rigel juga menjadi salah satu orang yang dikejar oleh wartawan dan media. Hal ini mengakibatkan perubahan yang sangat besar pada karir yang dimiliki oleh Kejora.

Pada momen inilah Kejora merasakan titik terendah dalam hidupnya. Kejora memikirkan banyak cara untuk melewati semua hal yang membuat dirinya dan orang disekitarnya tertekan. Ia mau menyelesaikan semua masalah yang terjadi ini. 

Namun, pada kenyataannya, Kejora harus memilih. Apakah ia harus tetap mengikuti kata mamanya serta keinginan para netizen, atau Kejora harus mengikuti perkataan Rigel yang menyarankan dirinya untuk memilih kebebasan yang selama ini diinginkan oleh Kejora. 

Lalu, kira-kira bagaimana akhir dari kisah Starstruck Syndrome? Silahkan simak kisah selengkapnya dan mendapatkan bukunya di www.gramedia.com!

Novel ini memiliki alur yang sangat rapi dan detail, karakter yang digambarkan oleh Aya juga memiliki peran dan ciri khasnya masing-masing yang saling mendukung satu sama lain untuk memperkuat alur ceritanya.

Topik yang diangkat oleh Aya Widjaja dalam novel Starstruck Syndrom sangat relate dengan kehidupan sehari-hari. Aya juga menyisipkan pesan dalam kisah ini untuk kamu pembacanya, yaitu jangan sampai kebahagian kamu diambil dan dimusnahkan hanya karena kamu mengikuti apa kata orang. Belajarlah untuk menjadi dirimu sendiri dan temukan kebahagian kamu sendiri.

Banyak sekali orang-orang di luar sana yang terpaku pada penilaian dan pandangan orang lain terhadap dirinya, hingga ia lupa bahwa kebahagian yang sesungguhnya bisa ditemukan dari dirinya sendiri. 

Sekian review dari buku Starstruck Syndrom karya Aya Widjaja. Semoga review ini bisa bermanfaat. Selamat membaca Grameds!

Temukan informasi dan buku menarik lainnya hanya di Gramedia.com!

Written by Mega