in

Kandungan Gizi dan Manfaat Buah Belimbing

Kandungan Gizi dan Manfaat Buah Belimbing – Mungkin semua orang sudah mengenal dengan yang namanya buah belimbing. Buah berbentuk unik menyerupai bentuk bintang dengan lima kaki ini juga dikenal dengan sebutan star fruit atau juga carambola.

Dengan melalui studi yang sudah banyak dilakukan, belimbing ternyata mengandung zat-zat yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Belimbing menjadi buah yang menyehatkan karena kandungan nutrisinya. Hal yang menarik dari belimbing yaitu vitamin C di dalamnya. Kabarnya vitamin C merupakan imun booster yang berkhasiat membentengi tubuh agar jauh-jauh dari penyakit.

Tanaman belimbing berasal dari Asia Tenggara seperti negara India, Malaysia, dan Sri Lanka. Pohon ini diperkenalkan pertama kali di Florida, Amerika Serikat, 100 tahun yang lalu. Negara penghasil utama buah belimbing sendiri antara lain Malaysia, Taiwan, India, Guyana, Filipina, Israel, Australia, dan Amerika (Florida dan Hawai)

Ada dua jenis belimbing yang sudah lama dibudidayakan, belimbing manis dan juga belimbing asam. Jumlah varietas belimbing yang manis lebih banyak daripada belimbing asam.

Berikut beberapa varietas belimbing manis yang biasa ditanam.

  • Arkin, berasal dari Florida
  • Dah Pon, asalnya dari Taiwan
  • Ma Fueng, asalnya dari Thailand
  • Maha, dari Malaysia
  • Demak, berasal dari Indonesia

Varietas belimbing asam yang biasa ditemui di pasaran sebagian besar berasal dari Florida. Di antaranya adalah

  • Golden Star
  • Newcomb
  • Star King
  • Thayer

Kamu bisa mempelajari tentang Aneka Manfaat Kulit Buah Dan Sayuran, Manfaat Dan Cara Pemakaian
karya Dini Nuris Nuraini

Aneka Manfaat Kulit Buah Dan Sayuran, Manfaat Dan Cara Pemakaian
Aneka Manfaat Kulit Buah Dan Sayuran, Manfaat Dan Cara Pemakaian

Varietas Belimbing Manis yang berada di Indonesia

Ada beberapa macam varietas belimbing yang ada di indonesia, dibedakan menjadi 6 jenis:

a. Belimbing Demak

Belimbing yang satu ini sudah cukup terkenal karena tentunya berasal dari kota Demak. Belimbing Demak sendiri sedikit asam yang menyegarkan, berwarna putih kekuningan, dengan rasa manis, dan mengandung banyak air.

b. Belimbing Sembiring

Selanjutnya, belimbing sembiring ini muncul pertama kali di daerah Pancur Batu, Medan. Rasa buahnya manis serta menyegarkan, dengan warna yang sangat menarik yaitu kuning menyala jika sudah matang. Belimbing sembiring ini merupakan salah satu jenis belimbing yang sudah diakui akan kualitasnya. Biasanya belimbing ini banyak ditanam di pot, pekarangan juga di kebun.

C. Belimbing Bangkok

Asal dari belimbing ini dari daerah Thailand. Warna dari buahnya berwarna kuning kemerahan saat matang. Bentuk dari buahnya sendiri agak melebar dan pipih dengan bagian pinggir yang tetap berwarna hijau meskipun buah sudah tua. Rasa buahnya manis serta kandungan airnya banyak.

d. Belimbing Wulan

Jenis belimbing yang satu ini merupakan belimbing silangan antara belimbing demak kunir dan belimbing demak jinggo. Bentuk dari buahnya bulat lonjong, jika sudah matang buah akan berwarna kemerahan, daging buahnya tidak memiliki serat dengan rasa manis dan kandungan didalamnya air cukup banyak

e. Belimbing Malaya

Belimbing jenis ini pertama kali didatangkan dalam bentuk bibit okulasi dan ditanam di kota Bogor. Belimbing jenis yang ini buahnya dapat dipetik pada umur 65 hingga 70 hari, pada umur tersebut buah akan berwarna kuning keemasan, tekstur dari buahnya mulai lunak serta rasanya manis namun rasanya akan lebih manis jika dipetik pada umur 75 hari.

f. Belimbing Madu

Belimbing ini berasal dari negara Malaysia, belimbing ini adalah belimbing unggulan karena rasanya yang terbilang manis sekali dan daging buahnya renyah tidak berserat, bentuk dari buahnya sedikit meruncing dan di bagian ujung dan jika sudah matang berwarna orange cerah.

g. Belimbing Wuluh

Belimbing wuluh merupakan belimbing sayur yang sudah banyak digunakan oleh ibu-ibu rumah tangga untuk digunakan pelengkap memasak. Belimbing wuluh bentuknya berbeda dengan belimbing bintang namun masih sejenis belimbing. Dibalik rasa yang asam belimbing wuluh, ternyata menyimpan banyak juga manfaat untuk kesehatan.

Banyak orang mengambil manfaat dari belimbing wuluh hanya untuk sebagai sirup, manisan, atau bumbu masak. Padahal jika secara tradisional tanaman ini memiliki banyak sekali manfaat untuk mengatasi berbagai penyakit seperti, rematik, diabetes, gondongan, sariawan, sakit gigi, gusi berdarah, sampai tekanan darah tinggi.

Fakta menarik tentang Buah Belimbing

Namun tahukah ada beberapa fakta unik yang menarik untuk diketahui dari buah belimbing, dibawah ini adalah adalah tujuh fakta menarik tentang buah belimbing:

1. Pohon belimbing berasal dari Sri Lanka dan Asia Tenggara

Buah yang berbentuk indah ini merupakan tumbuh dari pohon carambola Averrhoa, yang berasal dari Sri Lanka dan Asia Tenggara. Pohon tersebut telah banyak ditemukan di daerah tropis termasuk di Indonesia, juga ada dapat ditemukan di Pasifik Selatan, Mikronesia, dan Karibia.

Pohon belimbing bisa tumbuh rata-rata mencapai tinggi antara 25 hingga 30 kaki (7,5 – 9 meter). Pohon belimbing sendiri akan mulai menghasilkan buah setelah tiga hingga empat tahun dan bisa hidup mencapai 40 tahun di alam liar. Dan satu pohon dapat menghasilkan antara 200-400 pon atau sebanyak 90-180 kilogram buah setahun.

2. Dinamai sesuai dengan bentuknya

Tahukah bahwa nama resmi buah ini adalah carambola atau birambi, buah ini juga paling umum dikenal sebagai belimbing. Buahnya berbentuk lonjong serta dengan lima tonjolan, tetapi terlihat seperti bintang jika dipotong melintang.

3. Belimbing dapat digunakan dalam pengobatan

Belimbing sudah cukup sering ditemukan dalam Pengobatan Tradisional Cina serta pengobatan Ayurveda, yang berasal dari akar pengobatan tradisional India.

Buahnya bisa membantu proses pembersihan air yang tidak diinginkan dalam tubuh. Buah belimbing juga dipercaya bisa membantu mengatasi radang kulit, batuk, demam, diare, dan penyakit kuning.

Akar dan daun pohon belimbing sendiri sering kali digunakan untuk pengobatan cacar air, infeksi kurap, dan sakit kepala. Belimbing juga digunakan untuk pencegahan gangguan kardiovaskular dan beberapa jenis kanker karena mengandung zat tertentu yang mencegah berkembangnya penyakit tersebut.

4. Belimbing kaya akan nutrisi

Belimbing banyak mengandung vitamin B2, B6, B9, dan juga vitamin C mengandung mineral seperti besi, seng, fosfor, dan kalium. Selain itu, ada protein, potassium, magnesium, folat, dan serat semuanya diperas ke dalam buah yang lucu.

Dari satu buah belimbing berukuran sedang dengan berat sekitar 3,21 ons (91 gram), akan banyak menemukan sekitar 28-30 kalori per buah, sehingga sangat menyehatkan.

5. Makan buah belimbing cukup berbahaya bagi sebagian orang

Bagi kebanyakan orang, makan buah belimbing tidak menjadi sebuah masalah, namun bagi sebagian orang, itu bisa cukup berbahaya. Disarankan bagi siapa saja yang menderita gangguan ginjal seperti penyakit ginjal sebaiknya menghindari buah belimbing. Ini karena dalam belimbing mengandung asam oksalat yang dapat bisa menyebabkan batu ginjal.

Selain itu juga mengandung neurotoksin yang, meskipun dapat dicerna oleh orang sehat, tidak dapat dicerna oleh seseorang dengan penyakit ginjal dan, sebagai akibatnya, tetap berada di dalam tubuh dan menyebabkan penyakit serius.

Sedikitnya 3,52 ons setara dengan 100 ml jus belimbing juga dapat membunuh seseorang yang memiliki masalah pada ginjal. Ini juga dikenal sebagai keracunan belimbing, yang dapat menunjukkan gejala seperti cegukan, kejang, kebingungan mental, dan dalam beberapa kasus, seperti kematian.

6. Tidak boleh makan buah belimbing jika sedang minum obat

Sebagian banyak waktu berjalan, kita didorong untuk memakan buah serta sayuran ketika kita sakit karena mereka penuh dengan zat zat yang bersifat sehat yang baik yang akan membantu kita kembali sehat.

Buah belimbing sebaiknya dihindari saat meminum obat, seperti juga layaknya jeruk bali. Buah belimbing mengandung aktivitas dari enzim CYP3A4, yang artinya dapat mempengaruhi metabolisme tubuh dan berarti bahwa pemecahan obat juga dapat terpengaruh jika makan buah ini.

7. Buah belimbing memiliki dua varietas utama

Seperti yang sudah kita ketahui ada dua jenis belimbing, yaitu manis dan juga asam. Seringkali buah belimbing digunakan untuk menjadi bahan tambahan untuk hidangan gurih seperti layaknya semur dan juga kari, dan juga buahnya melengkapi hidangan unggas dan juga ikan.

Varietas manis akan lebih mungkin temukan di pasar swalayan, selain karena bisa dimakan langsung, juga dapat digunakan untuk membuat jus ataupun koktail dan juga terkadang digunakan untuk membuat jeli dan juga makanan penutup yang manis.

Kamu bisa mempelajari tentang Keajaiban Antioksidan Belimbing
karya Redaksi Health Secret

Keajaiban Antioksidan Belimbing
Keajaiban Antioksidan Belimbing

Kandungan Gizi Buah Belimbing

Buah belimbing kaya akan serat dan juga vitamin C. Dalam satu buah belimbing berukuran sedang atau sekitar 90 gram, setidaknya terkandung 3 gram serat, 1 gram protein, dan juga terdapat memenuhi 52% kebutuhan harian dengan vitamin C.

Selain kaya serat dan vitamin, buah belimbing pun juga telah banyak dikenal rendah kalori. Dalam satu buah belimbing yang berukuran sedang, terdapat sekitar 30 kalori dan juga 5 gram karbohidrat.

Buah belimbing sendiri juga mengandung mineral yang amat baik bagi kesehatan, di antaranya adalah magnesium, zat besi, potassium, mangan, beta karoten, serta sejumlah vitamin, mulai dari vitamin A, B3 (niacin), B9 (asam folat), dan vitamin C (asam L-askorbat).

Tanaman yang mampu hidup hingga mencapai 40 tahun ini juga dapat menjadi sumber serat dan juga vitamin C yang baik untuk tubuh. Dalam satu buah belimbing berukuran 91 gram beberapa kandungan nutrisi di dalamnya:

Buah ini pun juga cenderung rendah akan kalori, satu buahnya saja hanya mengandung 41 kalori. Sehingga cocok dijadikan pilihan untuk yang sedang menjalankan program diet.

Manfaat Buah Belimbing untuk Kesehatan

Ada berbagai macam khasiat buah belimbing bisa diterima oleh tubuh karena kandungan nutrisi di dalamnya yang cukup tinggi, yaitu:

1. Merupakan Anti Inflamasi Alami

Kadar anti-inflamasi serta antioksidan di dalam buah belimbing cukup besar, sehingga buah yang terkenal berbentuk bintang tersebut mampu mencegah terjadinya gangguan pada kulit. Buah belimbing sendiri juga terdapat kandungan vitamin C yang tinggi, kandungan vitamin tersebut berfungsi untuk membuang racun yang ada pada tubuh.

2. Meningkatkan Kesehatan Jantung

Berbagai kandungan selanjutnya yaitu nutrisi yang terdapat dalam buah belimbing, dapat berdampak baik bagi kesehatan jantung. Terutama kandungan sodium dan juga kalium yang ada di dalamnya, Kedua kandungan tersebut berfungsi sebagai menjaga kestabilan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung.

3. Mampu Mengontrol Berat Badan

Buah belimbing sendiri merupakan buah yang sangat cocok untuk dikonsumsi oleh mereka yang sedang dalam program diet, buah ini hanya memiliki 41 kalori. Dengan kadar kalori yang terbilang rendah tersebut bisa dikonsumsi secara bebas dan teratur tanpa terlalu mengkhawatirkan tambahnya berat badan.

Selain itu juga, buah ini juga memiliki tinggi akan serat, sehingga dapat membantu memperlancar pencernaan dan juga bisa membantu penurunan serta mengontrol berat badan kamu.

4. Menjaga Tekanan Darah Tetap Normal

Untuk para penderita hipertensi tentunya akan sangat baik dan diperbolehkan untuk mengkonsumsi buah asam manis ini. Sebab, dengan rutin mengkonsumsi buah belimbing, maka secara pasti akan dapat menjaga tekanan darah yang tetap normal dan juga mencegah hipertensi.

5. Mencegah Masalah Pencernaan

Buah belimbing ini jika dibelah mengandung serat yang cukup tinggi, jadi sudah pasti dapat membantu menjaga pencernaan. Selain melancarkan pencernaan, kandungan serat di dalamnya ini tentunya serat juga mampu untuk membuang ataupun mengeluarkan racun-racun di dalam tubuh melalui usus.

6. Baik untuk Penderita Diabetes

Bagi orang yang memiliki riwayat penderita diabetes, buah ini cocok dikonsumsi secara rutin, sebab di berbagai kandungan nutrisinya berfungsi secara optimal dan baik untuk mengontrol kadar gula yang terdapat pada tubuh.

7. Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Buah belimbing juga mempunyai kandungan vitamin C yang cukup besar, sehingga setiap asupan vitamin C yang dibutuhkan oleh tubuh bisa terpenuhi secara mudah. Dengan memakan buah belimbing juga, maka proses metabolisme tubuh dapat meningkat dengan baik.

8. Mengurangi Kadar Kolesterol Jahat

Bagi kamu yang memiliki kadar kolesterol cukup tinggi, disarankan untuk mengonsumsi buah belimbing ini secara rutin dengan jumlah yang tepat dan tidak berlebihan.

Sebab untuk kedua buah ini tidak hanya nikmat, namun dapat mengurangi kadar kolesterol yang jahat. Untuk kandungan serat yang tinggi juga bisa memperlancar pencernaan serta mengatur kadar kolesterol dalam batas wajar.

9. Mencegah dan Mengatasi Sariawan

Jangan lupa juga untuk mengkonsumsi buah belimbing jika memiliki sariawan. Selain Jeruk, tentunya belimbing juga banyak yang dikenal sebagai satu buah yang bisa membantu dalam menyembuhkan sariawan. Kandungan pada vitamin C yang cukup tinggi inilah yang dapat membantu mengobati sariawan kamu.

10. Mempercepat Proses Penyembuhan

Buah yang sudah terkenal dengan rasa asamnya yang khas ini memiliki kandungan kadar antioksidan yang tinggi, sehingga kandungan ini secara optimal akan bekerja sangat baik dalam proses penyembuhan. Tentunya ekstrak dari akar, daun dan juga buah belimbing juga dapat digunakan untuk proses penyembuhan bagi yang sedang kondisi sakit.

11. Mengatasi Maag

Kandungan pada lendir yang terdapat buah belimbing ternyata dapat melindungi lapisan lambung kamu agar bisa terhindar dari kerusakan yang diakibatkan oleh gastritis. Jadi, tidak perlu diragukan kembali untuk mengkonsumsi buah ini, sebab belimbing menjadi pilihan yang tepat untuk bisa mengobati maag secara aman dan lezat.

12. Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi

Buah belimbing juga sangat baik untuk menjaga serta meningkatkan kepadatan tulang dan gigi. Karena buah yang mudah kamu temukan di dalam rujak tersebut memiliki kandungan zat besi, magnesium dan juga fosfor. Kandungan seng yang ada di dalamnya juga menjadi zat yang diperlukan untuk meningkatkan kekuatan tulang dan gigi. Jadi, bisa mencegah dari penyakit seperti osteoporosis.

13. Mencegah Kanker

Belimbing menjadi salah satu buah yang memiliki kandungan flavonoid dan juga polifenol yang telah teruji klinis bisa mencegah penyakit kanker. Flavonoid dan polifenol yang terdapat dalam buah dengan rasa yang manis-asam ini memiliki fungsi untuk melawan macam penyakit kronis akibat radikal bebas, serta membuang kadar ‘racun’ dari tubuh. Sehingga bisa terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya lainnya.

Kamu bisa mempelajari tentang 40 Resep Kreatif Olahan: Belimbing Bintangnya Buah
karya Hindah Muaris

40 Resep Kreatif Olahan: Belimbing Bintangnya Buah
40 Resep Kreatif Olahan: Belimbing Bintangnya Buah

Efek Samping Konsumsi Belimbing

Setelah beberapa manfaat belimbing bagi kesehatan, tetap tidak bisa dipungkiri adanya efek samping yang perlu diwaspadai.

Bagi penderita gagal ginjal

Efek negatif ini akan berpengaruh besar untuk mereka yang memiliki riwayat penyakit ginjal yang kronis. Belimbing mengandung oksalat dan karamboksin yang cukup tinggi sehingga dapat mengeluarkan toksin atau racun. Seseorang yang memiliki riwayat penyakit gagal ginjal dilarang mengkonsumsi belimbing berlebih karena bisa berakibat fatal.

Tubuh dari seorang penderita gagal ginjal akan mengalami kesulitan dalam mengeluarkan toksis. Akibatnya, toksis tidak dapat dikeluarkan secara efisien. Jika hal itu akan berlangsung lama, sehingga bisa membahayakan tubuh. Gejala yang muncul akibat toksis ini adalah cegukan, muntah, gangguan kesadaran, dan paling parah dapat memicu kematian.

Interaksi terhadap obat-obatan

Jika ingin makan belimbing disaat sedang mengkonsumsi obat tertentu, maka sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter. Karena bisa jadi belimbing akan bereaksi dengan obat tersebut dan maka akan hilanglah manfaat obat tersebut.

Alergi

Kasus alergi yang terjadi terhadap buah belimbing memang sangat jarang sekali untuk ditemui. Jika setelah makan belimbing akan merasakan hal yang tidak mengenakkan seperti layaknya mual, diare, atau muntah pun bisa jadi alergi terhadap belimbing.

Begitulah pembahasan mengenai manfaat bahkan dampak negatif dari mengkonsumsi belimbing berlebih. Manfaat dari buah belimbing juga amat beragam, k ita bisa memulai menjalani pola hidup sehat dengan mengkonsumsi salah satu buah ini di rumah.

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait Buah Belimbing



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Rafi