in

Cara Menghilangkan Jamur Kucing: Pengertian, Mencegah, dan Obatnya

Jamur Kucing – Siapa yang tidak tahu hewan yang kucing atau bahkan kucing sering kali dijadikan sebagai hewan peliharaan, apakah kamu salah satu orang yang memelihara kucing? Memelihara kucing bisa dibilang cukup sulit karena selain harus menjaga kesehatan tubuhnya, pemelihara juga harus menjaga kesehatan bulunya.

Hal ini perlu dilakukan agar kucing memiliki tubuh yang sehat, sehingga kamu bisa terus bermain bersama kucing peliharaan. Semakin rutin menjaga kesehatan kucing, maka risiko kucing terkena penyakit semakin kecil.

Memiliki peliharaan kucing tentunya juga sangat menyenangkan. Dengan rupa serta tingkahnya yang menggemaskan akan membuat kucing menjadi salah satu hewan peliharaan favorit. Sayangnya, jamur kucing kemudian menjadi salah satu kondisi kesehatan yang kerap dialami oleh hewan berbulu ini. Celakanya lagi, dampak negatif jamur pada kucing tak hanya berlaku bagi kucing itu sendiri, tapi juga bagimu sebagai pemeliharanya.

Namun, terkadang masih ada beberapa orang yang belum mengetahui tentang jamur kucing, penyebab munculnya dan juga obat jamur kucing. Jika kamu salah satu orang itu, jangan cemas karena artikel ini akan mengulas tentang jamur kucing, mulai dari pengertian hingga obatnya. Jadi, simak informasi lebih lengkap mengenai kucing yang jamuran berikut ini, Grameds.

Pengertian Jamur Kucing

 Jamur Kucing Pengertian, Cara Mencegah, dan Obatnya

pexels

Infeksi atau jamur pada kucing di dunia medis dikenal juga sebagai dermatophytosis atau ringworm. Sebenarnya, ringworm ini dapat terjadi juga pada manusia. Namun, ringworm yang menyerang kucing memiliki banyak perbedaan. Perbedaan yang paling mencolok ini terletak pada spesies jamur yang menjadi penyebabnya. Dalam kasus hewan peliharaan, seperti kucing, infeksi ini kemudian disebabkan oleh jamur Microsporum canis (M. canis).

Infeksi jamur sebagai penyakit zoonosis. Dengan kata lain, infeksi ini dapat menular dari hewan ke manusia. Jamur ini juga dapat berpindah dari tubuh kucing ke kulit manusia saat terjadi kontak fisik. Selain itu, kamu juga bisa terinfeksi saat menyentuh barang-barang yang terpapar oleh bulu dari hewan tersebut.

Berbeda dengan dermatophytosis yang terjadi pada manusia, kucing yang jamuran juga akan menimbulkan berbagai gejala, sehingga lebih sulit untuk terdeteksi. Namun, dengan adanya infeksi ini kemudian akan memperlihatkan tanda-tanda yang juga dapat dikenali.

Ciri-Ciri Kucing Terkena Jamur

Adapun ciri-ciri infeksi ringworm pada kucing diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Lesi kulit yang dapat muncul di area kepala, telinga, dan area kaki bagian depan.
  2. Kurap yang terdapat pada area kulit yang terinfeksi.
  3. Area kulit yang terdampak kemudian berubah menjadi warna kemerahan serta menjadi menebal.
  4. Munculnya ketombe pada bulu kucing.
  5. Bulu kucing rontok hingga kemudian menyebabkan kebotakan atau disebut juga sebagai  alopecia.
  6. Selain itu, infeksi juga dapat menyebar ke cakar kucing dan mengakibatkan kondisi yang disebut sebagai onikomikosis.
  7. Cakar kucing ini kemudian dapat menjadi kasar, berlubang, bersisik, dan mengalami perubahan bentuk.

Dikarenakan dermatophytosis pada kucing tak selalu menimbulkan gejala, sebaiknya segera periksakan kucing dan hewan peliharaan ke dokter hewan secara berkala kemudian menjadi penting dilakukan untuk mencegah atau setidaknya meminimalisir risiko.

Penyebab Kucing Infeksi Jamur

Setelah membahas tentang pengertian hingga cara mencegah jamur kucing, maka pada poin ini, kita akan membahas tentang penyebab jamur kucing. Berikut ini adalah beberapa penyebab jamur kucing yang perlu kamu ketahui terutama pemelihara kucing.

Dikutip dari The Spruce Pets, penyebab umum kucing terkena jamur, antara lain:

  1. Adanya kontak langsung dengan hewan yang sudah terkena infeksi jamur (bisa selain kucing).
  2. Adanya kontak secara tidak langsung dari tempat tidur, mainan, air, kotoran hewan lain, barang-barang lain, atau piring makan yang sudah terinfeksi jamur.
  3. Adanya alergi kutu.
  4. Terkena paparan tanah yang mengandung parasit.

Rekomendasi Buku-Buku Terkait Jamur Kucing yang Wajib Kamu Baca

Buku Pintar Kesehatan Kucing Ras

Buku Pintar Kesehatan Kucing Ras

Kucing ras cukup digemari oleh berbagai kalangan, bahkan sekarang banyak bermunculan komunitas Cat Lovers dan diberbagai daerah sering diadakan Cat Show. Kucing bukan sekedar teman bermain yang menyenangkan, tetapi lebih dari itu, kucing kini telah menjadi binatang peliharaan dengan prestise tinggi. Pola dan perilakunya yang lucu membuat penggemarnya selalu ingin bermanja-manja dan menghabiskan waktu bersamanya. Oleh karena itu kesehatan kucing perlu selalu dijaga agar selalu sehat dan aktif. Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman Penulis selama 33 tahun dalam Praktek Dokter Hewan. Harapan penulis adalah dapat melengkapi pengetahuan tambahan tentang Kesehatan Kucing Ras pada umumnya dan bagi semua orang, serta untuk semua penggemarnya sampai pembiak besar (Cattery) maupun akademis.

 

Solusi Permasalahan Kucing

Solusi Permasalahan Kucing

Tampilan dan perilakunya memang menggemaskan. Hampir semua orang menggemari klangenan yang lucu ini. Ditambah lagi, memelihara kucing sudah menjadi bagian dari gaya hidup modern. Namun, sudah siapkah kamu menjadi pemilik kucing yang bertanggung jawab? Sudah idealkah lingkungan kamu sebagai rumah baru bagi kucing? Buku ini menawarkan panduan ideal mengenai semua hal yang diperlukan oleh kucing kamu, terutama untuk pemula. Mulai dara rahasia bahasa tubuh kucing, tips perawatan, sampai tips kunjungan ke dokter hewan, dibahas secara rinci. Bahkan, kamu persiapkan untuk mampu menangani proses kelahiran pada kucing. Sebab, kucing ras yang bersertifikat maupun kucing yang diadopsi dari jalanan membutuhkan kasih sayang dan ketelatenan dalam pemeliharaannya agar dapat menjalani hidup dengan sehat, cantik, dan bahagia.

 

Panduan Lengkap Kucing

Panduan Lengkap Kucing +vcd

Kucing adalah binatang pintar, menggemaskan, dan menghibur. Hewan ini dapat dijadikan teman ketika kesepian dan teman bermain. Terbukti saat membelai bulunya yang lembut dan bermain-main dengannya, kepenatan dan stres menjadi hilang. Pola dan perilakunya yang lucu membuat penggemarnya selalu ingin bermanja-manja dan menghabiskan waktu bersamanya. Saat ini berbagai jenis kucing ras telah banyak masuk ke Indonesia. Meskipun demikian, kucing lokal atau dikenal kucing domestik juga tidak juga tidak kalah istimewanya dengan kucing ras, meski keduanya menarik karena memiliki keunggulan masing-masing. Kucing bukan sekedar teman bermain yang menyenangkan, tetapi lebih dari itu, kucing kini telah menjadi binatang peliharaan dengan prestise tinggi. Memelihara kucing penuh dengan kesenangan dan tidak akan melelahkan, justru membuat rileks. Namun, diperlukan tata cara, waktu yang tepat, dan cara memelihara kucing yang baik dan benar agar kucing tidak merasa tersakiti dan hobiis serta?

 

Seri Edukasi Britannica: Hewan Peliharaan

Seri Edukasi Britannica: Hewan Peliharaan

“Roun memelihara seekor anjing bernama Choco dan amat sayang padanya. Tapi Choco malah kabur. Saat Roun menemukannya lagi, tiba-tiba Choco bisa bicara! Choco lalu bilang bahwa dia tidak suka perlakuan Roun selama ini. Dia lalu bertemu Dokter Okso, dokter hewan yang bisa bicara dengan hewan. Lalu Roun dan Seulgi temannya berpetualang ke berbagai tempat untuk mengenal sifat-sifat binatang peliharaan di seluruh dunia. Seri Edukasi Hewan Peliharaan menjelaskan ciri-perilaku hewan peliharaan di seluruh dunia. Dijelaskan secara detail, namun mudah dipahami. Seri edukasi Britannica ini berbentuk komik edukasi yang materi sainsnya diambil dari Ensiklopedia Britannica. Penjelasannya dibuat ringan dan jelas sehingga mudah untuk dimengerti. Seri ini akan terbit hingga sejumlah 47 judul buku!”

Cara Mencegah Kucing Terkena Jamur

 Jamur Kucing Pengertian, Cara Mencegah, dan Obatnya

pexels

Kulit kucing yang berjamur biasanya disebabkan oleh lingkungan tempat tinggal yang kurang bersih. Oleh karena itu, terdapat beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah infeksi jamur pada kucing, diantaranya dengan beberapa cara di bawah ini.

1. Karantina Kucing

Saat salah satu dari kucing terinfeksi jamur, langkah pertama yang harus kamu lakukan ialah mengkarantina kucing. Sebab, penyakit jamur ini kemudian dapat ditularkan ke kucing lainnya juga ke manusia di sekitarnya. Pisahkan kucing pada ruangan khusus atau di kandang kucing yang berukuran medium.

Jadi, pilihlah kandang kucing transparan yang cukup luas agar mereka tak mudah merasa stres di masa-masa penyembuhannya. Jangan lupa juga untuk membersihkan kandang kucing dan segala peralatan yang kemudian ia gunakan.

2. Sampo Ketoconazole dan Anti Jamur

Memandikan anabul dengan menggunakan sampo Ketoconazole juga menjadi salah satu cara menghilangkan jamur pada kucing yang paling ampuh. Kandungan Ketoconazolenya di dalamnya kemudian mampu memberantas jamur dari akarnya. Mandikan juga kucing dengan menggunakan shampo sebanyak dua kali dalam satu minggu. Sampo anti jamur kucing lainnya yang dapat kamu gunakan diantaranya adalah Salaseb, Enilconazole serta Chlorhexidine.

3.Bedak Anti Jamur

Obat jamur kucing berikutnya ialah bedak anti jamur. Obat ini kemudian dapat kamu temukan di berbagai toko hewan. Cara mengguankannya juga sangat mudah hanya dengan menaburkan bedak  pada area yang berjamur, kamu tak perlu merasa khawatir penyakitnya merambat ke seluruh badan. Gunakan juga tabung kepala serta berikan obat sehingga kucing tak akan menjilat bedak.

4. Belerang

Cara menghilangkan jamur pada kucing lainnya adalah dengan menggunakan belerang. Cara ini wajib dicoba jika kedua tips di atas tak berhasil. Gunakan belerang dengan konsentrasi 0,5% hingga 5%. Cara menghilangkan jamur pada kucing dengan menggunakan belerang ini sangatlah mudah.

Hanya dengan menggunakan belerang seperti sampo, kemudian mandikan kucing 2 kali seminggu. Namun, memandikan kucing menggunakan belerang juga akan memiliki efek samping. Efek samping belerang pada kucing, seperti bisa membuat nafsu makannya sedikit turun. Jadi, kamu harus rajin memberinya makan dengan metode spoon feeding.

5. Antibiotik

Memberikan kucing obat antibiotik tidak akan membasmi jamur. Namun, obat antibiotik kemudian dapat bekerja sebagai tameng pelindung pada kucing. Antibiotik ini juga bisa membantu menghentikan pertumbuhan jamur lainnya. Kucing yang telah diobati oleh antibiotik akan lebih tahan jamur dibandingkan dengan kucing lainnya.

6. Obat Cair Anti Jamur

Untuk membasmi jamur, obatnya ialah Virbac Wound Gard (VWG). VQG adalah obat jamur cair yang pemakaiannya disemprotkan secara langsung ke area badan kucing yang berjamur. Selain fungi, obat anti jamur kucing ini kemudian dapat membantu memberantas kutu.

7. Mencukur Bulu

Jamur yang tumbuh pada tubuh kucing sendiri bermula dari lapisan kulit paling luar. Dengan mencukur bulu kucing sebelum memandikannya, shampo anti jamur ini akan langsung membasmi fungi tanpa sebelumnya terhalang oleh bulu. Selain itu, bulu kucing yang terlalu tebal juga akan memperlambat proses penyembuhan. Pasalnya ruam yang disebabkan oleh jamur akan terus menerus basah, dan tertutup dengan bulu.

8. Bawa ke Dokter

Terakhir, dalam menghilangkan jamur pada kucing adalah dengan membawanya ke dokter hewan. Jika seluruh cara di atas tak bekerja, maka kita harus segera membawa kucing ke dokter. Jamur yang tumbuh pada tubuh kucing jika dibiarkan dengan terlalu lama kemudian akan berkembang menjadi penyakit kulit lainnya.

Bahkan, sisik jamur yang berterbangan di udara jika terhisap dapat menyebabkan berbagai  penyakit. Oleh sebab itu, jangan ragu untuk memeriksakan kesehatan kucing ke dokter hewan secara berkala.

Obat Jamur Kucing

 Jamur Kucing Pengertian, Cara Mencegah, dan Obatnya

pexels

1. Obat Jamur Kucing: Scadix

Rekomendasi obat kucing yang jamuran lainnya adalah Scadix. Scadix merupakan obat jamur berbentuk cairan terbaik serta sangat ampuh. Obat ini sendiri berbahan alami yang juga mengandung ampicillin trihydrate, trichlorfon, serta neomycin sulphate.

Cara menggunakan Scadix cukup mudah karena tinggal disemprotkan saja pada kulit kucing yang terkena jamur. Kamu hanya perlu menyemprotkannya sebanyak 2 sampai 3 kali sehari atau sesuai dengan anjuran dokter hewan. Hanya saja, obat yang satu ini memiliki bau yang cukup kuat.

2. Obat Jamur Kucing: Virgin Coconut Oil (VCO)

Virgin Coconut Oil atau VCO merupakan salah satu obat jamur kucing ampuh. Obat yang terbuat dari minyak kelapa murni ini kemudian mengandung asam laurat serta polifenol sebagai antioksidan.  VCO yang berbahan alami sehingga menjadi obat jamur yang aman dijilat oleh kucing. Cara menggunakan VCO adalah dengan cara dioleskan pada kucing yang terkena jamur yang belum terlalu parah.

3. Obat Jamur Kucing: Itraconazole

Itraconazole merupakan obat untuk kucing yang jamuran dengan kondisi parah. Biasanya, obat ini untuk kucing yang terkena jamur blastomikosis. Itraconazole adalah obat kapsul. Kamu dapat memberikannya langsung pada kucing atau mencampurkannya dengan makanan. Alangkah baiknya, berikan sesuai petunjuk dokter hewan karena dapat menimbulkan efek samping.

4. Obat Jamur Kucing: Biodin Natural Antiseptic

Biodin Natural Antiseptic adalah obat jamur yang ampuh meskipun terjilat oleh kucing. Obat ini sendiri telah diformulasikan dengan teknologi food grade sehingga aman digunakan pada hewan kesayangan. Cara menggunakan obat jamur ini sendiri sangat mudah hanya dengan menyemprotkannya sebanyak 3-5 kali sehari. Selain jamur, obat yang satu ini kemudian bisa digunakan untuk pengobatan scabies.

5. Obat Jamur Kucing: Well

Well merupakan salah satu obat jamuran yang dapat kamu pertimbangkan. Obat jamur semprot ini sendiri terbuat dari salicylic acid yang ampuh dalam membasmi jamur yang menjadi penyebab gatal. Well juga aman meskipun terjilat ataupun tertelan oleh kucing kesayanganmu. Cara penggunaannya cukup mudah, kamu hanya menyemprotkan Well pada area tubuh yang terkena jamur sebanyak 3 kali sehari.

6. Obat Jamur Kucing: Miconazole dan Ketoconazole

Rekomendasi lainnya ialah Miconazole dan Ketoconazole. Miconazole merupakan obat salep yang dapat mengatasi segala jenis jamur. Cara menggunakannya bisa dibilang cukup mudah karena hanya dengan mengoleskannya pada area yang terkena jamur sebanyak 2 kali sehari. Sementara itu, Ketoconazole merupakan obat serupa yang bisa kamu gunakan. Oleskan tipis-tipis pada bagian yang terinfeksi jamur sebanyak 2 kali sehari. Ketoconazole dapat kamu gunakan untuk obat jamur ringworm pada kucing.

Dari semua pembahasan di atas dapat dikatakan bahwa kucing yang terkena jamur biasanya disebabkan karena lingkungan yang tidak bersih. Oleh sebab itu, pemelihara kucing sudah seharusnya untuk membersihkan ruangan terutama kandang kucing secara rutin, sehingga risiko terkena jamur menjadi berkurang.

Demikian pembahasan tentang jamur kucing, mulai dari pengertian hingga obatnya. Semoga semua pembahasan di atas memudahkan kamu dalam menjaga kesehatan kulit kucing.

Jika ingin mencari buku tentang kucing, maka kamu bisa mendapatkannya di gramedia.com. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

 



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Novi Veronika

Saya semakin mencintai dunia menulis ini karena membuat saya semakin bisa mengembangkan ide dan kreativitas, serta menyalurkan hobi saya ini. Selain hal umum, saya juga menyukai tulisan tentang pendidikan dan juga administrasi perkantoran.