in

10 Jenis Anjing Kecil Yang Tidak Bisa Besar Untuk Dipelihara

10 Jenis Anjing Kecil Yang Tidak Bisa Besar Untuk Dipelihara – Apakah Grameds salah satu pecinta hewan peliharaan? Pasti sudah tidak asing dengan anjing yang sudah menjadi hewan peliharan yang paling popular, termasuk di Indonesia. Sebagian orang mungkin lebih menyukai jenis anjing kecil yang tidak bisa tumbuh besar karena lebih mungil dan menggemaskan. Selain itu memelihara jenis anjing kecil yang tidak bisa besar termasuk mudah dalam perawatannya dan cocok bagi Grameds yang masih pemula dalam merawat hewan peliharaan. 

Sebelum memilih untuk memutuskan memelihara jenis anjing kecil ini, Grameds harus mengenal karakteristik masing-masing jenisnya agar bisa merawatnya dengan baik dan optimal. Setiap jenis anjing kecil, selain berbeda bentuknya juga memiliki perbedaan sifat dan kebiasaan. Hal itulah yang perlu Grameds pelajari sebelum memilih untuk memelihara jenis anjing kecil yang tidak bisa besar. 

Berikut ini penjelasan tentang anjing kecil atau mungil dan cara merawatnya sebagai hewan peliharaan di rumah:  

MENGENAL ANJING MUNGIL SEBAGAI HEWAN PELIHARAAN

Anjing adalah salah satu hewan yang cocok dijadikan peliharaan karena sifatnya yang ramah pada manusia. Dibandingkan hewan peliharaan lainnya anjing adalah hewan yang lebih mudah dilatih dan diajari sesuatu. Jika Grameds sedang mencari hewan peliharaan yang cocok untuk hidup bersama di rumah maka anjing wajib menjadi pertimbanggnya. 

Ada beberapa kelebihan sifat anjing yang membuatnya sayang jika tidak dijadikan hewan peliharaan. Berikut ini kelebihan atau kebaikan yang bisa Grameds rasakan jika memelihara anjing di rumah dibandingkan hewan peliharaan lainnya:

  1. Anjing lebih mudah memahami perintah pemiliknya
  2. Anjing bisa melindungi pemiliknya dari sesuatu hal
  3. Anjing memiliki sifat yang penuh loyalitas
  4. Anjing bisa diajak berolahraga bersama dan aktivitas sehari-hari lainnya
  5. Anjing memiliki berbagai macam jenis yang menggemaskan untuk variasi pilihan
  6. Anjing bukanlah hewan yang buang air sembarangan

Beberapa kelebihan anjing di ataslah yang membuat banyak orang akhirnya memilih anjing sebagai hewan peliharaan di rumah. Bahkan anjing bisa menjadi penjaga kita atau rumah jika sudah benar-benar jinak. Ada sekitar 399 ras anjing dunia, termasuk jenis anjing kecil yang tidak bisa besar yang bisa Grameds pilih sebagai hewan peliharaan. Jenis hewan ini cocok untuk Grameds yang masih pemula atau menyukai hewan-hewan yang mungil dan imut. 

JENIS ANJING KECIL YANG TIDAK BISA BESAR

Dari beberapa jenis anjing di dunia, jenis anjing yang mungil ternyata juga banyak diminati orang. Dengan berbagai alasan, jenis anjing kecil ini layak Grameds jadikan hewan peliharaan di rumah dan berbagi kasih sayang untuk hidup bersama. Berikut ini jenis- jenis anjing kecil yang tidak bisa besar untuk Grameds jadikan hewan peliharaan di rumah: 

1. Anjing Pudel

jenis anjing kecil yang tidak bisa besar pudel

Pudel adalah salah satu jenis anjing kecil yang tidak besar yang popular dijadikan hewan peliharaan oleh banyak orang. Bulunya yang tampak keriting dan tebal membuatnya tampak seperti boneka hidup yang sangat menggemaskan. Pudel memiliki sifat yang aktif, pandai, patuh, dan juga mudah untuk dilatih. Jenis anjing mungil ini berasal dari Jerman dan bisa bertahan hidup sekitar usia 12 sampai 15 tahun. 

Anjing pudel sendiri memiliki beberapa jenis, salah satunya toy poodle yang banyak dipelihara orang. Cara merawat anjing pudel yang perlu Grameds perhatikan adalah perawatan bulunya yang lumayan tebal dan ikal, yakni sering membawanya ke salon. Grameds juga harus menyediakan makanan yang sehat dan vitamin untuk anjing jenis ini karena pudel yang sehat termasuk suka makan. Grameds bisa memiliki jenis anjing mungil ini dengan kisaran harga lima juta rupiah atau lebih, sesuai dengan usia dan kondisi kesehatannya.  

2. Anjing  Pomeranian

jenis anjing kecil yang tidak bisa besar pomerania

Anjing Pomeranian termasuk jenis anjing kecil yang banyak dipelihara di Indonesia. Grameds mungkin sudah tidak asing dan banyak menjumpainya dan anjing ini juga sering disebut dengan anjing pom. Pomeranian adalah jenis anjing yang super mini yang bisa dipelihara dibandingkan jenis anjing kecil lainnya. Anjing ini sudah tidak bisa tumbuh besar lagi dan biasanya hanya bisa berbobot maksimal sampai 3,5 kilogram saja. Jenis anjing kecil ini cocok Grameds pelihara di rumah atau apartemen yang tidak terlalu besar karena ukurannya yang sangat mungil. 

Anjing Pomeranian masuk dalam ras anjing spitz yang merupakan kumpulan anjing berbulu tebal dan panjang dengan daun telinga yang agak kecil dan tegak. Cara merawat anjing Pomeranian yang perlu Grameds perhatikan adalah bulunya yang tebal dan mudah tumbuh panjang, Jadi Grameds harus rutin memotongnya di salon agar tetap terlihat rapi. 

Anjing mungil ini berasal dari Jerman dan bisa bertahan hidup sampai 16 tahun. Karakteristik fisiknya yang bisa Grameds kenali adalah warna bulunya yang putih, abu-abu, cokelat, kuning kecoklatan dan ada juga yang jingga. Grameds mungkin akan lebih banyak menemukan anjing jenis ini dengan warna kuning kecoklatan. 

3. Anjing Maltese

jenis anjing kecil yang tidak bisa besar maltese

banner-promo-gramedia

Selain pudel, ada anjing maltese yang juga populer jadi hewan peliharaan dan sekilas memang memiliki karakteristik tubuh yang hampirs sama. Padahal anjing maltese berasal dari ras yang berbeda dengan pudel. Karakteristik bulunya tidak terlalu keriting seperti pudel namun tetap tampak seperti boneka. Bulu anjing jenis ini bisa tumbuh tebal dan sangat panjang, itulah sebabnya biasanya pemiliknya sengaja untuk memanjangkannya. 

ANjing maltese memiliki karakter sifat yang lembut, responsive, jinak, lumayan aktif, dan suka bermain. Selain itu anjing maltese adalah salah satu anjing yang pemberani dan tidak pemalu, itulah sebabnya ia mudah akrab dengan teman baru atau orang baru. Anjing kecil ini bisa memiliki berat sampai 4 kilogram. Saat ini Grameds mungkin hanya bisa menemukan anjing jenis maltese dengan warna bulunya yang putih saja. 

4. Anjing Pug

jenis anjing kecil yang tidak bisa besar pug

Jenis anjing kecil yang tidak bisa besar selanjutnya adalah pug yang bisa Grameds pertimbangkan untuk menjadi hewan peliharaan. Pug memiliki wajah yang lucu dengan hidungnya yang pesek sehingga sangat anti mainstream. Bentuk tubuh anjing pug lebih gempal, kepalanya bulat dengan moncong yang pendek, dan telinga yang tipis seperti kelopak bunga mawar. Berbeda dengan anjing kecil sebelumnya, pug memiliki bulu yang lebih pendek dan halus, bahkan hampir tidak terlihat. 

Anjing pug yang bisa Grameds temukan di Indonesia biasanya berwarna hitam, silver, apricot, dan fawn. Anjing pug adalah anjing peliharaan yang cocok menjadi penjaga yang baik di rumah. Pug juga memiliki sifat yang manis dan ramah pada anak-anak atau tamu yang datang berkunjung ke rumah. Cara merawat anjing yang perlu Grameds perhatikan adalah kondisi kesehatannya yang mudah terkena flu karena moncongnya yang pendek sehingga membuatnya rentang terkena penyakit pernafasan. Jadi Grameds perlu memperhatikan ventilasi udara yang cukup di rumah jika ingin mengadopsi anjing pug. 

5. Anjing Chihuahua

jenis anjing kecil yang tidak bisa besar chihuahua

Anjing Chihuahua adalah salah satu jenis anjing kecil yang juga populer jadi hewan peliharan karena bentuknya yang menggemaskan. Anjing kecil jenis ini cocok dijadikan “teman” yang manis dan tinggal bersama di rumah. Ukuran anjing Chihuahua bahkan menyerupai mainan dan berat badannya tidak melebihi sampai tiga kilogram. Anjing jenis ini memiliki beragam jenis warna, seperti coklat, putih, krem, emas, dan kuning kecoklatan. 

Bulu Chihuahua tidak sepanjang poodle atau Pomeranian, jadi perawatannya lebih mudah. Anjing jenis ini memiliki sifat yang lebih bersemangat dan lincah. Grameds bisa ajak Chihuahua ini bermain dan cocok jadi teman jika Grameds hidup sendiri. Grameds juga perlu menyediakan ruangan yang cukup besar untuk anjing ini bermain karena Chihuahua adalah jenis anjing yang sangat aktif bergerak.  

6. Anjing Shih-Tzu

jenis anjing kecil yang tidak bisa Shih-Tzu

Anjing Shih-Tzu adalah ras anjing tertua yang berasal dari bangsa Tiongkok yang memiliki tubuh yang mungil. Bulu anjing ini sangatlah panjang, bahkan bisa sampai menutupi wajah. Hal itulah yang membuat anjing jenis ini sangat unik  dengan bulu halusnya yang panjang membuatnya sangat menggemaskan saat berjalan atau bergerak. 

Karena rambutnya yang panjang itulah biasanya sang pemilik mengkreasikan dandanan anjing ini dengan pita atau mengikatnya bulunya dengan riasan lain. Riasan itulah yang membuat anjing Shih-Tzu semakin menggemaskan. Cara merawat anjing ini tentu Gramedia perhatikan dari jenis bulunya yang panjang dan pastikan si anjing tetap nyaman dengan penampilannya untuk bergerak atau bermain. 

Anjing kecil ini memiliki sifat yang ramah, cukup lincah, dan cerdas. Berat anjing Shih-Tzu bisa mencapai 7,2 kilogram, namun karena kakinya yang pendek membuatnya tetap terlihat mungil dan minimalis. Jenis anjing ini bisa bertahan hidup sampai 16 tahun yang biasanya bisa Grameds temukan dengan warna putih, abu-abu, hitam, coklat tua, dan coklat muda.  

7. Anjing French Bulldog

jenis anjing kecil yang tidak bisa besar franch bulldog

Anjing French Bulldog bisa dipilih untuk dijadikan hewan peliharaan jika Grameds ingin memelihara bulldog namun tidak ingin dengan ukurannya yang terlalu besar. Anjing jenis ini sangat lucu karena merupakan campuran English Bulldog dan anjing ras prancis yang ditemukan pertama kali sekitar tahun 1800-an. Sekilas mungkin wajah French Bulldog tampak angkuh, namun anjing ini memiliki sifat yang sangat ramah dan mudah bergaul dengan teman baru atau orang baru. 

Sekilas bentuk wajahnya juga mirip dengan anjing pug, namun anjing jenis ini memiliki bentuk telinga yang berbeda, yakni lebih tinggi dan lebar. Selain itu hidungnya lebih mancung dari anjing pug meskipun tetap terlihat pesek. Karakteristik anjing French Bulldog adalah bermalas-malasan dan sedikit manja, namun Anjing ini akan aktif jika Grameds mengajaknya bermain. 

Anjing French Bulldog bisa bertahan sampai umur 12 tahun asalkan Grameds bisa merawatnya dengan baik dan tidak sakit-sakitan. Cara merawat anjing jenis ini Grameds perlu memperhatikan pola makan karena anjing ini memiliki bentuk tubuh yang gempal sehingga tidak membuatnya menjadi obesitas.  

8. Anjing Dachshunds

jenis anjing kecil yang tidak bisa besar dachshunds

Membicarakan jenis anjing kecil yang tidak besar kurang lengkap rasanya jika tidak membahas anjing dachshunds karena bentuknya yang mungil. Anjing jenis ini memiliki tubuh yang panjang namun berkaki kecil. Berat dachshunds bisa mencapai 15 kilogram, namun karena ukuran kakinya yang kecil, anjing jenis ini tetap terlihat kate. Ras anjing asal Jerman juga dikenal dengan julukan “anjing berang-berang”.

Bentuknya yang unik membuat banyak orang ingin menjadikannya hewan peliharaan. Meskipun ukurannya yang lumayan mungil, dachshunds adalah jenis anjing yang pemberani, cerdas, dan keras kepala. Anjing ini memiliki naluri yang kuat untuk menjaga pemiliknya. Itulah sebabnya anjing jenis ini juga cocok dijadikan teman untuk anak-anak agar lebih menyayangi hewan. 

Dibandingkan anjing mungil jenis lainnya, cara merawat dachshunds tergolong lebih mudah karena tidak memiliki bulu yang tebal dan panjang. Anjing ini juga mandiri dan aktif bergerak, sehingga kita tidak perlu terlalu banyak mengajaknya bermain.  

banner-promo-gramedia

9. Anjing Bichon Frise

jenis anjing kecil yang tidak bisa besar bichon frise

Bentuk tubuhnya yang mungil dan bulu lebatnya yang berwarna putih membuat anjing bichon frise tidak perlu diragukan lagi kelucuannya. Bahkan sekilas Grameds bisa mengira hewan peliharaan ini adalah boneka hidup yang menggemaskan. Selain itu banyak orang yang susah membedakannya dengan anjing pudel, padahal kedua jenis anjing ini berasal dari ras yang berbeda. 

Anjing Bichon Frise berasal dari ras Pulau Malta, Spanyol yang cenderung memiliki sifat yang ceria dan pengasih. Namun dalam kondisi tertentu, anjing jenis ini bisa sangat sensitif dan rewel. JAdi Grameds harus bisa menjaga suasana hatinya terus senang, terutama saat bepergian agar tetap membuatnya nyaman. 

Bulu anjing bichon frise adalah berwarna putih dan sangat halus. Jika Grameds bisa merawatnya dengan baik maka bentuk bulunya bisa sangat bagus, yakni memedat dan mengembang seperti bola kapas. Jadi cara merawat anjing bichon frise adalah memperhatikan bulunya yang tebal dan halus tersebut dengan memberi beberapa perawatan, misalnya vitamin rambut atau khusu untuk bulu anjing. 

10. Anjing Yorkshire Terrier

jenis anjing kecil yang tidak bisa besar yorkshire terrier

Jenis anjing kecil yang bisa Grameds coba adobsi selanjutnya adalah Yorkshire Terrier dengan ukuran tubuhnya yang mungil bahkan bisa tertutup bulunya yang sangat panjang. Anjing jenis ini memiliki sifat penyayang dan naluri yang kuat untuk melindungi pemiliknya. Ukurannya yang mungil bahkan nyaris seperti mainan, namun jenis anjing ini memiliki percaya diri yang tinggi., bahkan dijuluki sebagai anjing yang “kemayu” karena suka mencari perhatian orang di sekitarnya. 

Selain itu anjing ini juga bisa sangat lincah, aktif bergerak lari kesana kemari, sehingga Grameds perlu menyediakan ruangan yang lumayan besar untuk area geraknya. Jenis anjing ini juga cocok Grameds ajak olahraga bersama karena karakternya periang dan tidak pemalu bertemu banyak orang.  Anjing jenis ini bisa memiliki berat badan sampai 3,1 kilogram. 

Cara merawat anjing Yorkshire Terrier adalah fokus pada perawatan bulunya yang panjang. Grameds perlu merawatnya agar tidak gimbal atau kusut yang justru akan membuatnya semakin acak-acakan. Grameds bisa mengatasinya secara halus agar penampilannya tetap menggemaskan. Grameds juga perlu memperhatikan kesehatan matanya karena mudah berair. 

Nah, itulah penjelasan tentang jenis anjing kecil yang tidak bisa besar yang perlu Grameds ketahui sebelum memilih anjing peliharaan. Apakah ada jenis anjing kecil yang ingin Grameds pelihara? Setiap jenis anjing kecil di atas memiliki ciri-ciri dan karakteristik masing-masing. Grameds bisa menyesuaikan dengan keinginan dan kecocokan. Pada dasarnya ketika Grameds sudah memutuskan untuk memelihara hewan peliharaan maka harus bersedia konsisten merawatnya, mulai dari makanan, kebersihan, dan kesehatannya harus diperhatikan. 

Jika Grameds ingin lebih tahu tentang jenis-jenis anjing dan hewan peliharaan lainnya maka bisa kunjungi koleksi buku Gramedia di www.gramedia.com. Grameds akan menemukan referensi yang lengkap tentang jenis-jenis anjing dan beberapa hewan peliharaannya, termasuk bagaimana cara merawatnya dengan baik dan benar. Berikut ini rekomendasi buku Gramedia yang bisa Grameds baca tentang jenis anjing kecil dan hewan peliharaan lainnya: Selamat belajar. #SahabatTanpabatas. 

tombol beli buku

banner-promo-gramedia

tombol beli buku

tombol beli buku

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Lala Nilawanti