Akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi : Pengertian, Rumus, dan Contoh

Persamaan Dasar Akuntansi : Pengertian, Rumus, dan Contoh
Written by Nandy

Persamaan Dasar Akuntansi – Akuntansi berasal dari kata accounting, yang merupakan ilmu menghitung serta mencatat transaksi yang ada hubungannya dengan keuangan perusahaan. Akuntansi memang penting dilakukan sebagai metode pencatatan transaksi keuangan perusahaan agar nantinya tidak ada penyalahgunaan dana yang dianggarkan. 

Begitu pentingnya akuntansi sehingga subjek ini dijadikan mata pembelajaran di sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, hingga perguruan tinggi sekalipun. Hal ini dikarenakan ada banyak materi tentang akuntansi yang harus dipelajari agar nantinya bisa mempraktekkan ilmunya dengan benar.  

Salah satu materi akuntansi yang penting untuk dipelajari adalah persamaan dasar akuntansi. Persamaan dasar ini bisa memberikan gambaran besar tentang kekayaan perusahaan, hutang, dan modal perusahaan selama periode akuntansi tertentu. Selain itu, persamaan dasar akuntansi juga digunakan untuk melakukan pembukuan sederhana  perusahaan.

Pengertian Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan dasar akuntansi adalah perhitungan yang nantinya bisa memproyeksikan kekayaan, hutang, serta modal yang dimiliki perusahaan tersebut. Seperti yang kita ketahui, prinsip umum akuntansi yang kita ketahui adalah adanya keseimbangan (balance) antara sisi pemasukan dengan pengeluaran. 

Atau adanya keseimbangan antara harta / liabilitas yang dimiliki oleh perusahaan dengan kewajiban. Adanya keseimbangan angka antara kedua bagian tersebut tentu saja harus dianalisis lebih dalam dengan persamaan dasar akuntansi. Nantinya persamaan dasar akuntansi tersebut digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan mengelola keuangan perusahaan. 

Baca Juga Manajemen : Pengertian Menurut Para Ahli, Fungsi, Tujuan, & Prinsip

Prinsip Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi sering juga disebut sebagai PDA, dan merupakan suatu konsep dasar yang harus dikenal oleh para ahli ekonomi atau calon akuntan. Semua perusahaan pasti memiliki harta / aset (yang dikenal juga sebagai sarana melancarkan liabilitas), serta kewajiban (beban yang harus dibayar). 

Prinsip persamaan dasar akuntansi secara matematis menghubungkan antara harta perusahaan dengan hutang serta modal. Bagian harta atau aset perusahaan termasuk dalam bagian Aktiva, sedangkan hutang dan modal masuk dalam bagian Pasiva. 

Rumus Persamaan Dasar Akuntansi

rumus-persamaan-dasar-akuntansi

rumus dari persamaan dasar akuntansi atau PDA adalah sebagai berikut 

Harta (Aktiva) = Hutang + Modal (Pasiva)

Seperti yang kita ketahui, semakin besar hutang pada sisi pasiva, akan menyebabkan ketidakseimbangan pada sisi aktiva. Jika terjadi suatu transaksi yang tidak transparan atau tidak dilaporkan, nantinya juga akan terlihat dengan penghitungan prinsip persamaan dasar akuntansi tersebut. 

Baca Juga Sistem Informasi Akuntansi : Pengertian, Tujuan, Fungsi, dan Buku

Manfaat Persamaan Dasar Akuntansi

Persamaan dasar akuntansi tentu saja dibuat perhitungannya bukan tanpa alasan. Tentu saja ada berbagai manfaat yang bisa diperoleh oleh pihak akuntan ataupun perusahaan dari tabel persamaan dasar akuntansi ini. Berikut berbagai manfaat yang bisa didapatkan dari tabel persamaan akuntansi : 

  1. Jadi sumber catatan yang nantinya bisa mempermudah proses pencatatan transaksi keuangan. Persamaan dasar akuntansi memuat informasi mendasar terkait transaksi keuangan yang masuk maupun keluar dari rekening perusahaan sehingga nantinya memudahkan proses pembuatan laporan keuangan.
  2. Sebagai sarana untuk memeriksa besarnya saldo yang masuk maupun keluar dari rekening perusahaan. Berbeda dengan laporan keuangan yang menyediakan laporan terperinci, persamaan dasar akuntansi menyediakan transaksi keuangan secara garis besar.
  3. Sebagai sarana koreksi ketepatan antara saldo pada sisi aktiva maupun sisi pasiva. Perhitungan saldo pada kedua belah pihak tabel persamaan dasar akuntansi nantinya menyisakan angka yang seimbang jika semua transaksi telah dilaporkan dengan sebaik mungkin. 

Buku Referensi Mengenai Akuntansi

Berikut adalah referensi buku pengantar akuntansi dari gramedia

gramedia back to kampus
Persamaan Dasar Akuntansi : Pengertian, Rumus, dan Contoh 1

Akuntansi Biaya: Teori & Penerapannya

Persamaan Dasar Akuntansi : Pengertian, Rumus, dan Contoh 2

Akuntansi Dasar 1 dan 2

Persamaan Dasar Akuntansi : Pengertian, Rumus, dan Contoh 3

Auditing Dan Asurans: Integrated And Comprehensive Edition (Pemeriksaan Akuntansi Berbasis Standar Audit Internasional)

Persamaan Dasar Akuntansi : Pengertian, Rumus, dan Contoh 4

Dasar-Dasar Perpajakan & Akuntansi Pajak

Persamaan Dasar Akuntansi : Pengertian, Rumus, dan Contoh 5

Pengantar Akuntansi Berdasarkan Sak Etap Dan Ifrs, Edisi Rev

Persamaan Dasar Akuntansi : Pengertian, Rumus, dan Contoh 6

Kajian Riset Akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi : Pengertian, Rumus, dan Contoh 7

Akuntansi Sektor Jasa & Dagang Untuk Usaha Kecil & Menengah

Persamaan Dasar Akuntansi : Pengertian, Rumus, dan Contoh 8

Akuntansi Keuangan Menengah

Komponen Dalam Persamaan Dasar Akuntansi

Kita telah membahas sedikit di atas tentang kedua sisi yang harus ada pada sebuah tabel persamaan dasar akuntansi. Yaitu sisi Aktiva maupun sisi Pasiva.  Nah, tentu saja kedua sisi tersebut tidak bisa diisi begitu saja dengan apa yang termasuk harta, hutang, atau modal. Untuk memperjelas berbagai komponen dalam persamaan dasar akuntansi, berikut ini ulasannya. 

1. Akun Aset

Istilah “aset” kita kenal sebagai suatu sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan untuk menjalankan berbagai aktivitas bisnis pada periode akuntansi tertentu. Aset bisa juga disebut dengan “harta” atau “kekayaan” perusahaan terkait, yang nantinya bisa digunakan untuk menjalankan visi serta misi perusahaan. 

Aset adalah sebuah istilah untuk sesuatu yang mendatangkan manfaat bagi perusahaan. Contohnya seperti bangunan gedung, kendaraan, tanah, dan lain sebagainya. Uang kas yang tunai maupun cek kontan juga termasuk dalam aset perusahaan. Bagian aktiva nantinya akan bertambah jika aset perusahaan bertambah, dan berkurang jika sebaliknya. 

Namun yang menarik, ternyata ada nilai penyusutan pada aset yang berupa barang. Contohnya peralatan mesin yang pasti akan mengalami kerusakan pada suatu waktu. Selain itu mesin tersebut juga akan mengalami penurunan nilai jika memang ingin dijual kembali. Sehingga bagian aktiva bisa mengembang dan menyusut sesuai dengan keadaan real time

2. Akun Kewajiban (Liabilitas)

Seperti namanya, akun kewajiban atau liabilitas merupakan jenis akun yang berisi tanggung jawab perusahaan terhadap pihak tertentu. Akun ini juga bisa berisi berbagai kewajiban perusahaan yang timbul akibat suatu peristiwa di masa lampau. Contohnya kewajiban yang timbul akibat hutang perusahaan untuk mencari modal. 

Kewajiban ini biasanya bersifat harus segera dibayar pada deadline atau tenggat waktu yang telah ditentukan. Kewajiban juga hendaknya segera dibayar sesegera mungkin jika kegiatan bisnis sebuah perusahaan telah mendatangkan keuntungan. Bagian pasiva akan bertambah jika akun liabilitas meningkat, dan juga sebaliknya jika berkurang. 

3. Akun Ekuitas

Akun ekuitas merupakan akun modal yang merupakan sisa kepentingan perusahaan setelah dikurangi dengan kewajiban. Singkatnya, bagian ekuitas diisi dengan sisa nilai modal setelah dikurangi dengan kewajiban. Dengan begitu, kedua bagian dari aktiva serta pasiva bisa memperoleh nilai yang seimbang. 

Biasanya akun ekuitas merupakan bagian dari aset yang dipegang oleh third party (pihak ketiga), seperti pemilik saham atau stakeholders. Kepemilikan tersebut bisa bertambah dan berkurang sesuai dengan kondisi real-nya. 

Itulah beberapa akun yang termasuk dalam persamaan dasar akuntansi. Selain ketiga hal tersebut, masih ada banyak lagi istilah yang bisa dimasukkan dalam tabel persamaan dasar akuntansi. Contohnya seperti pendapatan, beban, hingga prive (pengeluaran pribadi dengan dana perusahaan). 

Pengaruh Transaksi Keuangan Terhadap Persamaan Akuntansi

Seperti yang kita ketahui, tabel persamaan dasar akuntansi berisi aktiva serta pasiva yang dimiliki oleh perusahaan. Tujuannya adalah mendapatkan nilai yang benar-benar seimbang pada kedua sisinya. Lalu apa ya pengaruh transaksi keuangan terhadap tabel persamaan dasar akuntansi? 

  • Mempengaruhi bagian aktiva / pasiva
    Transaksi keuangan yang dilakukan oleh perusahaan akan bisa secara langsung mempengaruhi bagian aktiva atau pasiva dari tabel persamaan dasar akuntansi. Transaksi tersebut akan tetap bisa mendatangkan nilai seimbang dari kedua belah tabel jika transaksinya transparan dan tidak ada yang disembunyikan.
  • Menambah / mengurangi salah satu sisi
    Proses transaksi keuangan yang dilakukan perusahaan bisa saja mengurangi sisi aktiva atau aset perusahaan, namun juga menambah bagian pasiva, baik pada bagian hutang atau modal. Sehingga uang yang berkurang pada bagian aset tidak hilang begitu saja, akan tetapi hanya berpindah pada sisi lainnya.
  • Penambahan pada suatu sisi
    Jika perusahaan mendapatkan penghasilan / pendapatan, maka bagian pasiva modal akan bertambah. Akan tetapi jika ada beban yang harus dibayarkan, nantinya beban akan mengurangi bagian modal. Nantinya modal serta beban yang ditambahkan akan mempengaruhi bagian aktiva.

 

Contoh Soal Persamaan Dasar Akuntansi

Agar lebih paham terkait persamaan dasar akuntansi, Anda perlu belajar langsung contoh soal persamaan akuntansi dasar. Berikut ini kami berikan contoh soal persamaan dasar akuntansi yang perlu Anda ketahui : 

Pada tanggal 1 Januari 2021, perusahaan A mengumpulkan berbagai bukti transaksi untuk pembuatan laporan keuangan sebagai berikut : 

  1. Investasi awal berupa uang modal secara kontan milik perusahaan A sendiri sebesar Rp 10.500.000. Selain itu ada juga investasi lain yang berupa peralatan kantor sebesar Rp 1.000.000. 
  2. Pengeluaran pada awal bulan untuk membayar biaya sewa gedung selama 1 bulan, yaitu sebesar Rp 1.100.000. 
  3. Membeli perlengkapan dengan cara kredit seharga Rp 900.000 dan peralatan seharga Rp 1.500.000. 
  4. Mendapatkan pendapatan jasa sebesar Rp 2.100.000. 
  5. Membayar tagihan listrik untuk 1 bulan kedepan sebesar Rp 250.000. 
  6. Pemilik perusahaan A mengeluarkan dana Rp 200.000 untuk pengeluaran pribadi. 
  7. Mendapatkan pendapatan sebesar Rp 1.250.000. 
  8. Adanya pembayaran air sebesar Rp 70.000. 
  9. Pembayaran gaji karyawan sebesar Rp 2.500.000. 
  10. Mendapatkan penghasilan Rp 3.000.000. 
  11. Membayar rekening telepon sebesar Rp 100.000.
  12. Mendapatkan penghasilan sebesar Rp 2.750.000.
  13. Pengeluaran pribadi perusahaan A sebesar Rp 150.000.

Dari adanya data seperti di atas, nantinya bisa dirumuskan tabel persamaan dasar akuntansi yang nantinya bisa menghasilkan hasil seimbang. Berikut ini tabel persamaan dasar akuntansi yang bisa Anda susun : 

gramedia persamaan akuntansi

Fungsi Persamaan dasar akuntansi

fungsi persamaan dasar akuntansi

Persamaan Dasar Akuntansi atau PDA dibuat dengan tanpa sebuah fungsi keuangan yang jelas. Fungsi utama dari sebuah persamaan dasar akuntansi yaitu untuk mengubah harta serta kekayaan milik perusahaan akibat setiap transaksi yang telah dilakukan. Nantinya persamaan dasar akuntansi bisa membantu menghitung berapa dana yang telah dikeluarkan perusahaan dalam satu periode akuntansi. 

Dalam kata lain, persamaan dasar akuntansi berfungsi untuk menghitung posisi keuangan dalam perusahaan. Adanya persamaan dasar akuntansi juga mendorong gaya bekerja yang transparan dan meminimalisir penyalahgunaan dana korupsi. Sehingga pengeluaran serta pemasukan perusahaan bisa dicatat dengan sangat baik. 

Pencatatan Persamaan Dasar Akuntansi

Untuk bisa menghitung persamaan dasar akuntansi, Anda akan butuh suatu tabel persamaan akuntansi. Jenis tabel yang satu ini sangat berfungsi untuk mencatat semua perubahan yang telah terjadi akibat transaksi keuangan yang dilakukan perusahaan. Perubahan tersebut nantinya akan tampak pada saldo tiap unsur laporan keuangan yang dicatat dalam tabel. 

Ketika melakukan pencatatan persamaan dasar akuntansi, Anda harus mengetahui secara lengkap apa saja yang termasuk dalam unsur laporan keuangan. Nantinya jika Anda tidak paham berbagai unsur tersebut, bisa saja Anda salah memasukkan nilai pada tabel persamaan dasar akuntansi. Akibatnya, tabel tersebut tidak bisa mendatangkan nilai yang seimbang. 

Unsur Dari Laporan Keuangan

Untuk bisa membuat sebuah tabel persamaan dasar akuntansi yang baik, Anda harus mengetahui apa saja unsur laporan keuangan pada akuntansi. Berbagai unsur dari laporan keuangan tersebut adalah harta / aset, hutang, modal / ekuitas, pendapatan, beban, serta prive. Nah, pada bagian berikut, kami akan menjelaskan satu persatu isi dari tabel persamaan akuntansi secara mendetail.  

Isi Dari Tabel Persamaan Akuntansi

Tabel persamaan dasar akuntansi adalah salah satu fungsi persamaan dalam dunia akuntansi yang harus banget dikenal oleh para calon akuntan. Nah, isi dari tabel persamaan akuntansi diantaranya ada unsur laporan keuangan, disertai dengan berbagai isian lainnya. Berikut ini berbagai isi dari tabel persamaan dasar akuntansi yang perlu Anda ketahui : 

  1. Kolom Tanggal 
  2. Kolom Aset / Harta 
  3. Kolom Liabilitas 
  4. Kolom Keterangan

Nah, kolom tanggal maupun kolom keterangan tersebut sangat diperlukan agar nantinya tabel persamaan dasar akuntansi tidak membingungkan. Untuk mengetahui penjelasan dari tiap-tiap kolom yang tersedia, berikut ini berbagai penjelasannya. 

1 Kolom Tanggal

Pada bagian tanggal, diisikan tanggal sesuai dengan transaksi yang dilakukan. Kolom tanggal ini cukup kronologis, karena nantinya bisa menunjukkan kapan transaksi yang tercatat dalam tabel persamaan dasar akuntansi tersebut dilakukan. Biasanya kolom tanggal berisi format “tanggal / bulan / tahun” atau “tanggal – bulan – tahun”. Ada juga yang hanya menuliskan tanggal dan bulan waktu kejadian. 

2 Kolom Aset (Aktiva)

Pada kolom aset / harta atau kolom aktiva, nantinya akan terjadi perubahan nilai yang terjadi akibat penambahan aset perusahaan akibat modal atau piutang. Kolom aktiva akan bertambah jika ada penambahan nilai, dan biasanya juga akan berkurang jika perusahaan mengeluarkan dana untuk hal lain. 

3 Kolom Liabilitas (Pasiva)



Kolom liabilitas atau kolom pasiva harus diisi nantinya untuk menunjukkan perubahan nilai pada sisi pasiva. Kolom yang satu ini dicatat mengalami perubahan jika terjadi penambahan atau pengurangan pada sisi liabilitas. Contohnya penambahan beban serta pengurangan modal, dan lain sebagainya. 

4 Kolom Keterangan

Pada kolom keterangan, diisikan keterangan yang berisi tambahan catatan tentang transaksi yang mempengaruhi saldo modal, baik penambahan maupun pengurangan. Nantinya kolom keterangan yang satu ini akan memudahkan akuntan untuk mengerti berbagai transaksi yang telah dilakukan dengan lebih jelas. 

 

Materi Terkait Persamaan Dasar Akuntansi

Grey Photo Black History Month Instagram PostItulah berbagai hal yang perlu Anda ketahui mengenai persamaan dasar akuntansi atau PDA. Dengan mengetahui berbagai komponen, fungsi, manfaat, serta contoh soal persamaan dasar akuntansinya. Semoga contoh yang telah kami berikan bisa bermanfaat untuk Anda nantinya. Dan selamat mempraktekkan ya!

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Leave a Comment