in

Rekomendasi Franchise Minuman Kekinian yang Laris Manis di Indonesia

Sumber: Pexels

Franchise Minuman – Bisnis franchise minuman memang sedang viral dan booming saat ini dan bisa menjadi salah satu pilihan untuk mengambil peluang bisnis dengan model waralaba. Belakangan ini, minuman dengan resep-resep kekinian menjadi sebuah trend bagi masyarakat Indonesia. Mulai dari bubble tea, cheese tea, kopi susu, thai tea hingga minuman dengan rasa brown sugar.

Minuman-minuman viral dan trendi tersebut umumnya dijual dengan sistem franchise, seperti franchise kopi serta makanan. Dengan sistem franchise ini, maka pemilik bisnis tidak perlu menyiapkan modal besar untuk mengembangkan usahanya. Sebab modal usaha telah ditanggung oleh masing-masing investor. Jika Grameds ingin ikut untung dengan berbisnis franchise minuman, maka berikut beberapa rekomendasi franchise minuman yang viral dan laris manis di Indonesia.

https://www.gramedia.com/products/strategi-membeli-bisnis-franchise-tanpa-uang-tanpa-utang-hc?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/strategi-membeli-bisnis-franchise-tanpa-uang-tanpa-utang-hc?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

Apa Itu Sistem Bisnis Franchise?

franchise minuman
Sumber: Pexels

Dalam bahasa Indonesia, franchise adalah waralaba. Waralaba adalah gabungan dari dua kata yaitu wara yang artinya adalah lebih dan laba yang artinya adalah keuntungan. Secara umum, franchise atau waralaba merupakan salah satu metode bisnis yang dilakukan dengan cara memperluas serta mendistribusikan produk maupun barang dengan menggunakan lisensi dagang.

Secara sederhananya, franchise dilakukan dengan cara membuka bisnis dengan menggunakan produk, nama, bahan hingga merek dagang yang sebelumnya telah ada. Apabila Grameds akan membuka franchise, maka Grameds perlu membayar biaya awal serta royalti pada pemilik merek agar Grameds dapat menggunakan logo, merek, bahan serta sistem dagangnya.

Franchise dianggap sebagai sebuah metode bisnis yang tepat bagi para pebisnis pemula yang baru saja belajar tentang cara membangun serta mengelola sebuah bisnis. Franchise juga bisa meminimalisir risiko kegagalan dan terjadinya kerugian dikarenakan minimnya pengetahuan tentang bisnis.

Meskipun viral dan booming, namun sebelum memulai sebuah bisnis ada baiknya jika Grameds memahami keuntungan atau kelebihan metode bisnis yang ingin Grameds lakukan. Seperti bisnis franchise minuman, biasanya metode bisnis waralaba ini cocok dijalankan bagi Grameds yang sedang mencari ide usaha pensiunan.

Hal ini karena bisnis waralaba umumnya lebih praktis dibandingkan metode bisnis lainnya. Selain praktis, ada pula beberapa keuntungan dari metode bisnis franchise, berikut penjelasannya.
Tidak perlu memikirkan branding dari produk jualan, sebab masyarakat telah mengenal bisnis yang Grameds jalankan tersebut.

SOP dalam menjalankan bisnis telah diatur dengan sedemikian cara dari pihak brand, sehingga Grameds hanya tinggal menjalankan bisnis tersebut saja.

Supplier bahan baku serta peralatan lain untuk keperluan bisnis telah disediakan oleh franchisor.

Bagaimana, apakah Grameds tertarik untuk mulai menjalankan bisnis franchise minuman? Jika iya, maka Grameds bisa mempertimbangkan beberapa bisnis franchise minuman berikut ini.

https://www.gramedia.com/products/aspek-hukum-dalam-membangun-pola-bisnis-waralaba-franchise?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/aspek-hukum-dalam-membangun-pola-bisnis-waralaba-franchise?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

Rekomendasi Franchise Minuman

1. Franchise Minuman Kopi Kenangan

franchise minuman
Sumber: Kompas Money

Franchise minuman viral yang laris manis di Indonesia pertama adalah Kopi Kenangan, brand kopi satu ini adalah bisnis minuman terbesar di Indonesia dan bahkan menjadi bisnis minuman unicorn pertama yang memiliki outlet di hampir seluruh wilayah di Indonesia.

Sejak hadir pada tahun 2017 lalu, Kopi Kenangan tidak hanya hadir di mall besar atau pusat perbelanjaan saja, tetapi ada banyak outlet Kopi Kenangan yang hadir di SPBU, sehingga brand minuman ini menjadi lebih mudah dijangkau oleh para konsumen dari berbagai kalangan.

Sebenarnya, Kopi Kenangan tidak membuka franchise seperti brand minuman lainnya. Akan tetapi, Grameds tetap bisa bergabung dan ikut memanajemen Kopi kenangan dengan cara membeli saham. Ini artinya, Grameds membutuhkan modal yang cukup besar jika ingin ikut ambil bagian mengelola Kopi Kenangan.

Grameds bisa menjadi pemilik Kopi Kenangan dengan cara membeli sejumlah kepemilikan saham. Caranya adalah dengan mengajukan permohonan pada manajemen Kopi Kenangan untuk menjadi pemodal, hal ini karena saham Kopi Kenangan belum dibuka untuk umum.

Sebagai brand minuman yang cukup terkenal dan bahkan terbesar di Indonesia, pendanaan Kopi Kenangan cukup fantastis, pada tahun 2021 tercatat bahwa pendanaan seri C tahap pertama bernilai hingga Rp 1,3 triliun.

2. Franchise Minuman Janji Jiwa

franchise minuman
Sumber: Kompas Money

Setelah Kopi Kenangan, brand franchise minuman yang viral dan laris manis di Indonesia adalah Janji Jiwa. Minuman satu ini diracik sedemikian rupa hingga memiliki rasa yang khas, sehingga memiliki rasa yang cocok di lidah orang-orang Indonesia. Selain karena rasanya, harga per cup untuk minuman Jani Jiwa pun terbilang cukup terjangkau, sehingga minuman Janji Jiwa bisa dijangkau oleh konsumen dari berbagai kalangan dan hadir dengan 800 gerai di Indonesia sejak berdiri pada tahun 2018.

Apabila Grameds ingin ikut berbisnis franchise minuman Janji Jiwa, maka Grameds perlu menyiapkan modal awal hingga Rp115 juta. Nominal tersebut ditetapkan oleh pihak Janji Jiwa karena memiliki kualifikasi khusus untuk outlet serta booth yang akan digunakan.

Estimasi biaya yang diperlukan untuk desain dari booth serta outlet diperkirakan bisa mencapai Rp30 juta. Apabila Grameds tertarik, Grameds bisa memiliki dua paket kemitraan yang ditawarkan oleh Janji Jiwa.

Paket standar:

Untuk paket standar dari kemitraan Janji Jiwa, modal awal yang dibutuhkan adalah sebesar Rp70 juta. Modal tersebut memiliki kontrak refundable deposit yang akan dikembalikan ketika masa kontrak kemitraan telah habis. Paket satu ini terdiri atas,

  • Lisensi dagang Janji Jiwa
  • Perlengkapan untuk membuat produk-produk Janji Jiwa
  • Seragam Janji Jiwa
  • Pelatihan serta buku SOP
  • Desain booth standar dari Janji Jiwa
  • Peralatan hot menu
  • Pada paket ini, Janji Jiwa tidak menyediakan bahan baku serta peralatan-peralatan besar seperti kulkas, freezer maupun gadget yang dapat digunakan untuk kasir.

Paket lengkap:

Paket kedua dari kemitraan Janji jiwa adalah paket lengkap yang membutuhkan biaya awal sebesar Rp105 juta dengan kontrak refundable deposit Rp5 juta apabila masa kontrak kemitraan telah berakhir.

Semua yang didapatkan pada standar juga akan didapatkan pada paket lengkap. Bedanya, pada paket lengkap mitra akan mendapatkan peralatan tambahan seperti kulkas, freezer hingga gadget untuk kasir dan bahan yang tidak didapatkan adalah bahan baku.

3. Franchise Minuman Es Teh Indonesia

franchise minuman
Sumber: Grid.ID

Setelah franchise minuman kopi, franchise minuman viral dan laris manis lainnya adalah Es Teh Indonesia. Sebelum diambil alih oleh Nagita Slavina, Es Teh Indonesia merupakan merk minuman dari seorang pengusaha bernama Haidhar Wurjanto.

Menurut Haidhar, ketika awal berdirinya Es Teh Indonesia ini, ia tidak langsung menyertakan paket kemitraan atau franchise. Lalu pada tahun 2019, paket franchise Es Teh Indonesia pun hadir dan akhirnya ada kurang lebih 250 outlet Es Teh Indonesia di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk memiliki bisnis franchise Es Teh Indonesia, Grameds perlu menyiapkan modal awal sekitar Rp120 juta. Apabila Grameds mengambil paket kemitraan ini, maka Grameds akan mendapatkan perlengkapan, bahan baju serta franchise fee.

Apabila Grameds ingin fasilitas yang lebih, maka Grameds bisa mengambil paket kemitraan lengkap kedua. Pada paket kedua, Grameds akan mendapatkan biaya sewa, desain tempat dan renovasi tempat. Untuk paket kedua, Grameds perlu menyiapkan modal awal sebesar Rp200 juta hingga Rp250 juta.

Dengan modal awal tersebut, Grameds bisa mendapatkan omzet kurang lebih Rp 5 juta setiap harinya.

4. Franchise Minuman Xi Boba

franchise minuman
Sumber: Traveloka

Setelah viral minuman bubble tea atau boba tea, salah satu brand yang cukup laris manis di Indonesia adalah Xi BoBa. Brand Xi BoBa merupakan franchise minuman yang disukai oleh pelanggan usia muda atau remaja.

Meskipun Xi BoBa bukanlah pelopor dari minuman dengan tambahan topping boba di dalamnya, tetapi Xi BoBa memiliki outlet-outlet minuman yang hampir tidak pernah sepi. Baik pembeli yang membeli langsung maupun dengan cara online.

Hal ini karena harga dari minuman Xi BoBa dibandrol dengan cukup murah yaitu sekitar Rp 18 ribu an saja hingga Rp 24 ribu untuk varian minuman yang memiliki tambahan topping.

Outlet minuman Xi BoBa hampir bisa ditemui di setiap kota, hal ini karena untuk bergabung dalam kemitraan Xi BoBa, Grameds tidak perlu menyiapkan modal awal yang besar. Grameds hanya perlu menyiapkan modal sekitar Rp9,9 juta. Dengan modal awal tersebut, maka Grameds sudah bisa membuka usaha minuman dengan peralatan yang telah disediakan.

Menurut laman resmi dari Xi BoBa, ada proposal paket kemitraan yang menyebutkan bahwa investasi awal yang perlu disiapkan hanyalah Rp8,5 juta saja dengan estimasi omzet setiap bulannya bisa mencapai Rp7 juta.

5. Franchise Minuman Kopi Lain Hati

franchise minuman
Sumber: Cerdas Belanja – Grid.ID

Kopi Lain Hati merupakan gerai franchise minuman milik seorang aktris Ririn Ekawati yang outletnya dapat Grameds temukan dengan mudah di Indonesia karena ada sekitar 500 total outlet di seluruh Indonesia.

Kopi satu ini memiliki ciri khas berupa konsep produk yang dipasarkan. Dengan nama kopi Lain Hati, menu-menu kopi Lain Hati pun menggunakan nama yang berkaitan dengan relationship antar muda-mudi yang relate dengan target market kopi ini. Contohnya seperti es Kopi Lain Hati, es Kopi Gemas, es kopi Ketus, es kopi Valakor, es kopi Sakit Hati, es susu Kenyal, es Cuek, es Lekat, dan es kopi Cemburu.

Jika Grameds tertarik untuk bergabung dengan kemitraan Kopi Lain Hati, maka Grameds perlu menyiapkan modal awal hingga Rp75 juta di awal serta pembayaran royalti keuntungan sebesar Rp 1,5 juta setiap bulannya.

Dari paket kemitraan tersebut, maka Grameds akan mendapatkan fasilitas berikut ini.

  • Grinder
  • Rak presso
  • Timbangan
  • Gelas takar
  • Sealer cup
  • Kompor listrik
  • Blender
  • Shaker
  • Jus stainless susu
  • Teko termometer
  • Seragam untuk karyawan outlet

Selain modal awal di atas, Grameds perlu menyiapkan biaya untuk desain booth serta biaya renovasi standar sebesar Rp25 juta dan biaya lainnya sebesar Rp5 juta. Jadi, total untuk bergabung dengan kemitraan Kopi Lain Hati adalah sebesar Rp105 juta.

6. Franchise Minuman Fore Coffee

franchise minuman
Sumber: Lifestyle Kompas

Dibandingkan dengan kemitraan minuman kopi yang lainnya, Fore Coffee merupakan salah satu franchise minuman yang membandrol paket kemitraan dengan harga yang cukup tinggi. Akan tetapi, Co Founder dari Fore Coffe tidak menyebutkan harga paket kemitraan secara spesifik, namun ia mengatakan bahwa investasi awal untuk bergabung dengan kemitraan Fore Coffee mencapai sekitar Rp1 M.

Meskipun terbilang cukup mahal, namun biaya tersebut dianggap layak karena nantinya franchise Fore Coffee tidak hanya menjual macam-macam minuman saja, tetapi juga ada beberapa produk makanan seperti sandwich a la minute sebagai makanan pendamping.

Meskipun Fore Coffee baru berdiri pada tahun 2022, tetapi Fore Coffee sudah bisa membuktikan kredibilitasnya dengan berhasil mendirikan lebih dari 120 outlet di beberapa wilayah di Indonesia.

7. Franchise Minuman Kulo

franchise minuman
Sumber: Bisnis.com

Rekomendasi franchise minuman selanjutnya adalah Kedai Kopi Kulo atau waralaba milik Kulo Group. Perusahaan satu ini memang telah lama aktif dalam bisnis kuliner di Indonesia. Beberapa produk franchise lainnya dari Kulo Group adalah Poccha Jjang Korean BBQ, Warung Sambal, Xi BoBa dan Kitamura Shabu Shabu.

Outlet Kulo pertama kali berdiri di daerah Cikajang, Jakarta Selatan dan telah resmi berdiri sejak Desember 2017. Founder dari Kulo yaitu Michelle Sulistyo mengungkapkan bahwa pada awal pembukaan kedai, mereka hanya mampu menjual kurang lebih 10 cup per harinya.

Namun, keadaan kemudian berubah, karena Kulo telah berhasil membuka kurang lebih 300 gerai di Indonesia. Estimasi biaya atau modal yang Grameds perlu persiapkan apabila ingin bergabung dengan kemitraan adalah sebesar Rp150 juta.

Meskipun begitu, pihak Kulo diketahui belum pernah merilis informasi resmi terkait biaya kemitraan atau franchise. Dengan perkiraan biaya tersebut, Grameds akan mendapatkan lisensi dagang, renovasi booth standar serta bahan baku. Apabila Grameds ingin menambah dengan biaya sewa lokasi serta operasional lainnya, maka akan ditambahkan biaya tambahan pula.

8. Franchise Minuman Kopi Yor

franchise minuman
Sumber: Kompas Money

Kopi Yor merupakan franchise minuman kekinian yang memiliki tampilan berbeda pada pilihan menunya. Apabila selama ini Grameds mengenal beberapa pilihan minuman kopi dengan campuran es, susu, brown sugar dan lainnya, Kopi Yor memiliki varian menu berbeda dengan menambahkan kopyor atau kelapa muda di dalamnya.

Kopi Yor juga hadir dengan paket kemitraan yang memberikan penawaran modal awal sebesar Rp75 juta dan paket tersebut sudah termasuk dengan lisensi dagang Kopi Yor selama 3 tahun masa kontrak.

Dari paket tersebut, Grameds akan mendapatkan beberapa fasilitas sebagai berikut ini:

  • Coffee machine
  • Perlengkapan untuk membuat produk dari Kopi Yor
  • Cup sealer
  • Tablet android
  • Coffee maker akebono
  • Cash drawer
  • Grinder kopi
  • Printer pos serta sistemnya
  • Cooler box
  • Selain itu, Grameds juga akan mendapatkan modul pelatihan serta SOP, bahan baku untuk kurang lebih sebanyak 300 cups dan seragam karyawan.

9. Franchise Minuman HAUS Indonesia

franchise minuman
Sumber: Haus! Indonesia

Franchise minuman HAUS! Menawarkan paket kemitraan dengan modal awal sebesar Rp120 juta hingga Rp200 juta. Apabila dibandingkan dengan paket kemitraan lainnya, harga paket kemitraan dari HUAS! Ini terbilang cukup murah.

Selain dengan membuka kemitraan atau franchise, HAUS juga membuka kerja sama dalam bentuk pembagian hasil sebesar 50:50 dengan tim dari pihak HAUS yang akan membimbing langsung pengelolaan outlet. Apabila Grameds memilih pembagian hasil, maka Grameds bisa mendapatkan balik modal selama kurang lebih 1,5 tahun atau bahkan kurang dari satu tahun.

https://www.gramedia.com/products/franchise-top-secret-ramuan-sukses-bisnis-waralaba-sepanjang-masa-cdbp?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

Itulah 9 rekomendasi franchise minuman yang bisa Grameds jadikan sebagai peluang bisnis. Apabila Grameds tertarik untuk memulai bisnis franchise dan sukses dengan bisnis franchise minuman, maka Grameds bisa belajar trik-triknya dengan membaca buku.

Sebagai #SahabatTanpaBatas, gramedia.com menyediakan buku-buku bisnis franchise untuk Grameds yang ingin belajar. Jangan ragu untuk membeli buku di Gramedia.com karena dijamin berkualitas. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Khansa

Baca juga:

 



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by M. Hardi