in

Apa Itu Lesson Plan dan Contoh Lesson Plan

Contoh lesson plan – Dalam kegiatan belajar mengajar, maka tidak bisa dilepaskan dari yang namanya rancangan pembelajaran. Dalam bahasa Indonesia, bisa juga disebut dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau biasa disingkat menjadi RPP. Sementara itu, dalam bahasa Inggris dikenal juga dengan istilah lesson plan.

Biasanya lesson plan akan berisi mengenai deskripsi para siswa mulai dari usia, kelas atau level kemampuan, topik pembelajaran, tujuan pembelajaran, deskripsi kegiatan pembelajaran, materi pengajaran atau pembelajaran, waktu pembelajaran dan sebagainya.

Untuk mengetahuinya lebih lanjut, artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai lesson plan atau RPP.

Pengertian Lesson Plan

Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa lesson plan adalah rencana pelaksanaan pembelajaraan (RPP) yang merupakan suatu proses perencanaan yang dilakukan guru sebelum melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Maka dari itu, dapat dikatakan bahwa suatu rencana pembelajaran ini bisa dibilang dapat memberikan kemudahan bagi para pendidik atau guru dan mengambil suatu keputusan dan berpikir secara rasional. Selain itu, dengan adanya lesson plan atau RPP ini akan memberikan manfaat pada guru dalam mengarahkan potensi yang dimiliki oleh seorang murid.

Manfaat Lesson Plan

Ada beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan jika kita melakukan lesson plan atau rencana pelaksanaan pembelajaran, antara lain:

  1. Dengan proses perencanaan yang matang dan akurat, kita akan mampu memprediksi seberapa besar keberhasilan yang akan bisa dicapai.
  2. Dengan perencanaan pembelajaran yang matang, maka seorang tenaga pendidik bisa paham tujuan apa yang harus dicapai serta strategi apa yang pantas dilakukan sesuai dengan tujuan.
  3. Sebagai alat untuk memecahkan masalah, dengan perencanaan yang matang, maka seorang tenaga pengajar akan mudah mengantisipasi berbagai masalah yang mungkin timbul, mengingat bahwa proses pembelajaran adalah proses yang kompleks dan situasional dimana berbagai kemungkinan bisa terjadi.
  4. Bisa memanfaatkan berbagai sumber belajar secara tepat. Saat ini sudah banyak sekali sumber-sumber belajar yang mengandung berbagai informasi. Dengan adanya perencanaan tenaga pengajar bisa menentukan sumber mana saja yang dianggap tepat untuk mempelajari suatu bahan pelajaran tertentu.
  5. Perencanaan bisa membuat pembelajaran berlangsung secara sistematis, terarah dan terorganisir. sehingga tenaga pengajar juga bisa menggunakan waktu seefektif mungkin untuk keberhasilan proses pembelajaran.

Komponen Lesson Plan atau RPP

pixabay

Menurut Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 41 tahun 2007 tentang standar proses untuk satuan pendidikan dasar dan menengah. Berikut ini adalah komponen RPP sebagai berikut:

  • Identitas mata pelajaran

identitas mata pelajaran harus, seperti satuan pendidikan, kelas, semester, program atau program keahlian, mata pelajaran atau tema pelajaran dan jumlah pertemuan.

  • Standar kompetensi

Standar kompetensi, seperti kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap kelas dan atau semester pada suatu mata pelajaran.

  • Kompetensi dasar

Kompetensi dasar, seperti sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik dalam mata pelajaran tertentu rujukan penyusunan indikator kompetensi dalam suatu pelajaran.

  • Indikator pencapaian kompetensi

Indikator pencapaian kompetensi, seperti perilaku yang dapat diukur dan atau diobservasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran. Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan dengan menggunakan kata kerja operasional yang bisa diamati dan juga di ukur, yang mencakup pengetahuan, sikap dan keterampilan.

  • Tujuan pembelajaran

Tujuan pembelajaran menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dan dicapai oleh peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar.

  • Materi ajar

Materi ajar harus meliputi fakta, konsep, prinsip dan prosedur yang relevan dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi.

  • Alokasi waktu

Alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar

  • Metode pembelajaran

Metode pembelajaran digunakan oleh tenaga pengajar untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai kompetensi dasar atau seperangkat indikator yang sudah ditetapkan. Metode pembelajaran yang dipilih harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi peserta didik, serta karakteristik dari setiap indikator dan kompetensi yang hendak dicapai pada setiap mata pelajaran.

  • Kegiatan pembelajaran

  • Pendahuluan

Pendahuluan merupakan kegiatan awal dalam suatu pertemuan pembelajaran yang berguna untuk membangkitkan motivasi dan memfokuskan perhatian peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran.

  • Inti

Kegiatan inti adalah suatu kegiatan pembelajaran yang bertujuan untuk mencapai KD. Biasanya kegiatan inti diisi dengan berbagai macam interaksi hingga cara memotivasi.

  • Penutup

Penutup merupakan kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang bisa dilakukan dalam bentuk rangkuman atau kesimpulan, penilaian dan refleksi, umpan balik dan tindak lanjut.

  • Penilaian hasil belajar

Penilaian hasil belajar adalah hasil yang diberikan oleh guru atau pendidik terhadap tugas-tugas yang telah dikerjakan oleh para murid.

  • Sumber belajar

Penentuan sumber belajar didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar, materi ajar, kegiatan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi.

Prinsip Penyusunan Lesson Plan atau RPP

Menurut Permendikbud Nomor 103 tahun 2014 tentang pembelajaran pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah, Lesson Plan yang menarik dan menyenangkan bisa disusun dengan memperhatikan 7 prinsip berikut ini :

1. Memerhatikan perbedaan individual peserta didik

Semua tenaga pengajar harus memahami bahwa setiap peserta didik memiliki karakteristik yang berbeda. mulai dari kemampuan awal, tingkat intelektual bakat, potensi, minat, motivasi belajar, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai atau lingkungan peserta didik. Karakteristik ini menjadi acuan untuk merancang pembelajaran.

2. Prinsip Keterlibatan Peserta Didik

Keterlibatan peserta didik dalam setiap aktivitas pembelajaran adalah tujuan dari proses pembelajaran. Keterlibatan tidak hanya mengenai kehadiran fisik, tetapi keterlibatan mental dan emosi dalam memberikan inisiatif terhadap kegiatan pembelajaran.

Dengan adanya keterlibatan tersebut, maka akan menumbuhkan rasa memiliki dan bertanggung jawab terhadap rancangan, proses dan hasil pembelajaran.

3. Pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik

Proses pembelajaran yang baik akan mengupayakan peserta didik untuk aktif mengkonstruksi pengetahuannya sendiri. Semakin tinggi keterlibatannya, maka pengetahuan yang terbentuk akan semakin mudah menetap dalam ingatan jangka panjang.

Sebagai tenaga pengajar perlu mengembangkan rancangan pembelajaran yang mendorong murid learning by doing. Hal ini menekankan bahwa pengalaman langsung merupakan hal yang penting untuk membantu memindahkan dari memori jangka pendek ke memori jangka panjang.

4. Pengembangan budaya literasi

Literasi dasar baca tulis harus bisa diintegrasikan dalam proses pembelajaran yang akan dilaksanakan. Kegiatan ini sangat penting untuk melakukan kegemaran membaca, pemahaman bacaan dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan. Seorang tenaga pengajar memiliki peran yang penting untuk meningkatkan dan mengembangkan budaya literasi dalam iklim pendidikan di Indonesia.

5. Pemberian umpan balik dan tindak lanjut RPP

RPP atau lesson plan harus memiliki rancangan program pemberian umpan balik dan tindak lanjut. Umpan balik bisa bernilai positif, mengandung penguatan, pengayaan dan remidi.

Umpan balik yang diberikan oleh tenaga pengajar tidak hanya terkait dengan penguasaan materi namun juga termasuk umpan balik terhadap cara belajar agar bisa menerapkan strategi belajar yang efektif.

6. Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan

Tenaga pengajar perlu membuat RPP atau lesson plan, sehingga memberikan pengalaman belajar yang bermakna pada peserta didik. Keterpaduan juga bisa mengenai dimensi sikap, pengetahuan dan keterampilan yang dipelajari merupakan pengetahuan yang utuh dan tidak terpisah.

Untuk mengukur keterampilan membaca puisi, tenaga pengajar bisa merancang pembelajaran dengan metode demonstrasi. namun tidak memiliki keterkaitan jika guru selanjutnya melaksanakan penilaian dengan tes tertulis.

7. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK)

dalam pembelajaran saat ini sangat menjadi keharusan bagi tenaga pengajar untuk mengintegrasikan TIK dalam proses pembelajaran. Integrasi TIK dalam pembelajaran bukan supaya guru tidak terlihat gaptek namun sangat diperlukan untuk menolong pencapaian tujuan pembelajaran.

Format RPP atau Lesson Plan

sumber : wikipedia.org

Contoh Lesson Plan

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Bahasa Inggris

Peserta: Murid dengan level kemampuan bahasa Inggris tingkat menengah B1 atau di atasnya

Waktu: 90 menit

Topik: Modals for advice (Modals untuk mengungkapkan saran)

Tujuan pembelajaran:

  • Murid mampu memahami penggunaan modals for advice.
  • Murid mampu membuat kalimat menggunakan modals of advice.
  • Murid mampu menggunakan modals of advice pada beberapa konteks dengan benar dan tepat.
  • Murid mampu melafalkan modals for advice dengan fasih dan benar.

Materi Pembelajaran:

  • Buku Pelajaran: “Understanding and Using English Grammar”oleh Betty Azar
  • Selebaran dan lembar kerja modals of advice

Prosedur kegiatan mengajar dan belajar

  • Aktivitas Pembuka 

    • Guru menyapa murid.
    • Guru mengecek kehadiran murid.
  • Guru akan memberikan sebuah topik yang akan dipelajari bersama-sama.
  • Aktivitas Utama

  • Para murid atau peserta didik akan diberikan beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan topik pembahasan.
  • Guru sesekali memberi kesempatan kepada murid untuk menyampaikan pendapatnya. Hal ini bertujuan agar para murid dapat mengungkapkan isi pikirannya.
  • Guru menjelaskan apa itu modals for advice dan bagaimana cara menggunakannya secara benar dan tepat.
  • Guru meminta murid untuk membuat kalimat dengan menggunakan modals of advice.
  • Guru menunjuk murid secara acak untuk membacakan kalimat mereka dengan lantang atau menuliskan kalimat mereka di papan tulis dan mendiskusikan dengan kelas apakah kalimat tersebut benar.
  • Guru meminta murid untuk mengerjakan latihan 2 halaman 215 pada buku pelajaran.
  • Guru mendiskusikan jawaban dari pertanyaan dalam latihan tersebut bersama murid.
  • Guru meminta murid untuk membentuk kelompok terdiri dari tiga atau empat orang.
  • Guru meminta murid untuk bekerja di dalam kelompok mereka untuk membuat dialog menggunakan topik yang sudah dipelajari hari ini.
  • Guru meminta setiap kelompok untuk melakukan permainan peran menggunakan dialog yang telah dibuat dan menampilkan dialog tersebut di depan kelas.
  • Aktivitas Penutup

  • Guru mengevaluasi performa murid pada aktivitas hari ini.
  • Guru memberikan lembar kerja kepada murid dan menjelaskan bahwa mereka harus mengerjakan latihan yang tertulis dalam lembar kerja di rumah.
  • Guru bertanya kepada murid apakah mereka menemukan kesulitan pada pelajaran hari ini.
  • Guru menyimpulkan materi.
  • Guru mengakhiri kelas.

Penutup

Dalam membuat lesson plan tidak boleh dilakukan secara sembarangan atau asal-asalan. Hal ini memang harus dilakukan agar kegiatan atau proses belajar mengajar bisa terus dipertahankan dengan baik. Selain itu, adanya lesson plan atau Rencana Perencanaan Pembelajaran (RPP) akan memudahkan para guru dalam membuat suatu interaksi yang baik, sehingga setiap materi yang akan diberikan bisa dipahami oleh para peserta didik.

Selain memiliki manfaat untuk guru atau pendidik, lesson plan atau RPP ini juga bermanfaat untuk para murid. Melalui lesson plan yang baik, maka para murid pun akan lebih mudah dalam memahami dan mengungkapkan pendapat atas materi pembelajaran yang sudah diberikan.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya kalau lesson plan atau RPP yang ada di Indonesia terdiri dari beberapa komponen. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 41 tahun 2007 tentang standar proses untuk satuan pendidikan dasar dan menengah, yaitu identitas mata pelajaran, standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi ajar, alokasi waktu, metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian hasil belajar, dan sumber belajar.

Dari semua pembahasan tentang lesson plan hingga contoh lesson plan, maka diharapkan para pembaca terutama para guru bisa menjadi lebih mudah dalam membuat dan memahami lesson plan atau RPP. Demikian pembahasan tentang pengertian hingga contoh lesson plan. Jika ingin mencari buku tentang pendidikan atau membuat RPP, maka kamu bisa mendapatkannya di Gramedia.com.

Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis : Christin Devina

Dalam membuat RPP atau silabus hingga penilaian hasil belajar tak selamanya mudah apalagi bagi seseorang yang baru masuk dunia pendidikan. Namun, tak perlu khawatir karena saat ini sudah ada banyak panduan cara menyusun atau membuat RPP hingga penilaian hasil belajar. Untuk kamu yang ingin mendalami cara membuat silabus dan RPP, maka bisa mencari tahunya melalui buku Panduan Praktis Menyusun Silabus, RPP, dan Penilaian Hasil Belajar Konsep, Contoh, dan Implementasinya. Jadi, tunggu apalagi segera dapatkan buku ini dengan klik gambar buku di bawah ini.

 

Dalam hidup ini, sebaiknya selalu membuat suatu rencana terlebih dahulu sebelum melakukan suatu hal. Hal ini memang perlu untuk dilakukan agar dapat mengurangi risiko kegagalan. Pastinya kamu tidak ingin kan, hal yang sudah direncanakan ternyata gagal? Maka dari itu, melalui buku The Power Of Planning: Gagal Merencanakan = Merencanakan Kegagalan karya Karina Nurin, pembaca akan lebih mudah dalam membuat suatu perencanaan yang baik.

 

Saat ini, pembelajaran pada pendidikan Indonesia menggunakan sistem tematik.

Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Tematik. Buku Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Tematik Terpadu ini bisa dijadikan sebagai panduan untuk para guru yang ingin membuat RPP.

 

Rujukan:

  • https://www.sederet.com/tutorial/contoh-lesson-plan/
  • https://www.academia.edu/30891301/MAKALAH_RPP_2013_KELOMPOK
  • https://www.rijal09.com/2017/01/cara-menyusun-rencana-pelaksanaan-Pembelajaran-RPP.html
  • https://www.researchgate.net/publication/339389757_Lesson_Plan
  • https://bukusekolah.id/buku/buku-tema-7-benda-hewan-dan-tanaman-di-sekitarku-kelas-1/
  • https://www.sederet.com/tutorial/contoh-lesson-plan/
  • https://www.bing.com/ck/a?!&&p=3230bc22c90b9ea4JmltdHM9MTY3MTU4MDgwMCZpZ3VpZD0yNjA2MjRmNC1mZWRjLTZmZWEtMzZmMS0zNjc1ZmZkODZlZmQmaW5zaWQ9NTEzMA&ptn=3&hsh=3&fclid=260624f4-fedc-6fea-36f1-3675ffd86efd&u=a1aHR0cHM6Ly93d3cuY291cnNlaGVyby5jb20vZmlsZS9wNWdmNDZ0L0tJLTEtTWVuZXJpbWEtZGFuLW1lbmphbGFua2FuLWFqYXJhbi1hZ2FtYS15YW5nLWRpYW51dG55YS1LSS0xLU1lbmVyaW1hLWRhbi8&ntb=1
  • https://www.coursehero.com/file/p6pcm13/KI-2-Memiliki-perilaku-jujur-disiplin-tanggung-jawab-santun-peduli-dan-percaya/
  • https://fliphtml5.com/wkcea/sxio/basic
  • https://www.coursehero.com/file/p5jbd4gn/KI-4-Menyajikan-pengetahuan-faktual-dalam-bahasa-yang-jelas-dan-logis-dan/
  • https://docs.google.com/document/d/1tBG7BmQ1OyOIFxJGbdQkB6fjkfqrKz1YlvZhfrGHSY8/edit?usp=sharing
  • https://kuisatu.com/terdapat-kd-4-1-mengamati-dan-menirukan-teks-deskriptif-tentang-anggota-tubuh-dan-pancaindra-wujud-dan-sifat-benda-serta-peristiwa-siang-dan-malam-secara-mandiri-dalam-bahasa-indonesia-lisan-dan-tul/
  • https://mimkaranganyar.files.wordpress.com/2014/08/rpp-kelas-1-tema-8-sub-tema-4-pembelajaran-4.doc
  • https://www.studocu.com/id/document/universitas-terbuka/education/vellia-hartini-rpp-1-rpp/41161664
  • https://text-id.123dok.com/document/q733x2ny-rpp-kls-1-tema-7-subtema-3.html/
  • http://eprints.unm.ac.id/23442/1/SKRIPSI%20SYAMSUDAR.pdf


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Fandy Aprianto Rohman

Dunia sastra selalu berkembang dan mengikuti perkembangan teknologi. Saat ini, sastra mampu hidup di dunia apa pun, bahkan mampu masuk ke dunia industri kreatif, sehingga sastra dapat lebih bersifat kekinian.