in

Cara Optimasi SEO Website Agar Top Rank di Google Tanpa Koding

Optimasi SEO nyatanya berperan penting agar situs blog/website bisa menempati top rank di Google. Bahkan konten yang berkualitas sekalipun bisa dikalahkan oleh konten lainnya hanya karena tidak menguasai teknik SEO.

Itulah kenapa SEO atau Search Engine Optimazation mulai banyak dipelajari oleh para kreator media. Sebenarnya tidak sulit untuk mempelajari teknik optimasi SEO, terlebih teknologi saat ini memudahkan kamu untuk mencari ilmu dari mana pun.

Salah satu sumber ilmu mengenai cara optimasi SEO website terlengkap ada dalam buku Most Wanted Tips SEO karya dari kreator yang telah sukses membuat website berada dalam posisi top rank.

Menariknya, cara optimasi SEO website yang dirangkum dalam buku ini disampaikan dengan cara sederhana dan tanpa koding. Jika biasanya optimasi website identik dengan koding, maka kali ini penulis menunjukan teknik optimasi SEO lain dan dijamin efektif untuk membuat situs top rank di Google.

Mengenal Tentang SEO Website

Sebelum mengulas lebih lengkap mengenai teknik dan cara optimasi SEO website versi buku Most Wanted Tips of SEO. Maka sebaiknya kenali dulu, apa itu SEO dan perannya untuk optimasi website?

SEO website merupakan teknik optimasi situs seperti blog/website agar konten di dalamnya bisa menduduki peringkat teratas di halaman pencarian Google.

Kenapa menduduki peringkat teratas di halaman pencarian Google penting? Tentu saja penting, karena jika situs kamu menduduki halaman pencarian teratas maka traffic akan mengalir lebih banyak.

Jika diibaratkan, ketika kamu mencari suatu topik melalui Google. Maka mesin pencari akan menampilkan beberapa situs, dan pengguna cenderung untuk membuka situs yang berada pada tampilan teratas sehingga akan ada banyak traffic yang masuk.

Tapi, apakah Google sembarangan dalam memilih situs top rank di halaman pencarian? Jawabannya adalah tidak. Google dan mesin pencari lainnya nyatanya memiliki algoritma tersendiri untuk menyaring konten yang menurutnya berkualitas.

Inilah tantangan kreator website, dimana harus mampu membuat konten yang sesuai dengan algoritma mesin pencari. Salah satu caranya adalah dengan menguasai teknik optimasi SEO.

Untuk menerapkan teknik ini untuk optimasi website, biasanya orang-orang akan mengira butuh teknik koding yang mumpuni. Hal tersebut dipatahkan oleh penulis buku Most Wanted Tips of SEO yang ditulis oleh Ferdinan Budi Kurniawan, dkk tahun 2012.

Langkah pertama cara optimasi SEO website khususnya untuk para pemula adalah memahami tools dalam membuat konten website. Terdapat dua komponen SEO website, pertama SEO on-page dan SEO off-page.

Kali ini untuk cara optimasi SEO website tanpa koding, maka kamu bisa fokus pada teknik SEO on-page. Berikut ini tools-tools penting yang penting kamu ketahui sebelumnya.

1. Penggunaan Keyword

Jika ingin menggunakan cara optimasi SEO website maka harus mulai dengan riset keyword. Keyword atau fokus kata kunci yang wajib disertakan dalam judul dan konten artikel.

Namun, bukan berarti semakin banyak menggunakan kata kunci dalam artikel akan otomatis membuat website top rank. Kamu harus cermat memilih posisi yang tepat, beberapa diantaranya pada 1-3 paragraf pertama.

Kemudian juga tempatkan pada judul, subheading, dan deskripsi gambar. Untuk menentukan keyword, kamu bisa menggunakan tools seperti Ahrefs, Semrush, Google Keyword Planner ataupun tools lainnya.

2. Subheading

Penggunaan subheading juga perlu diperhatikan, mesin pencari umumnya tidak suka dengan konten yang tidak rapi. Tidak rapi maksudnya yaitu, seperti paragraf panjang, tidak ada listicle, dan density keywordnya berlebihan.

Oleh karena itu, kamu wajib menambahkan subheading pada konten. Gunakan uraian dengan poin-poin sehingga struktur konten tampak lebih rapi dan nyaman untuk dibaca.

3. Nama URL

Memberi nama URL sebaiknya dikostumisasi sendiri, karena URL dari website bentuknya cukup panjang. Untuk penamaan URL sebaiknya gunakan judul sebagai refrensi.

URL yang menyertai judul akan lebih mudah dikenali isi kontennya oleh pengunjung. Selain itu mesin pencari juga lebih suka konten dengan URL simpel dan jelas.

4. Deskripsi Gambar

Optimasi SEO juga berkaitan dengan penggunaan gambar, seperti deskripsi atau alt+gambar. Untuk menjaring algoritma mesin pencari, gunakan gambar dan deskripsi yang relevan tentang topik konten.

5. Internal Link

Internal link artinya menyisipkan link artikel lain ke dalam konten, namun masih berada dalam situs website yang sama. Semakin banyak dan relevan internal link, maka mesin pencari akan semakin tertarik.

Selain internal link juga bisa menambahkan backlink. Namun, secara teknik backlink merupakan komponen SEO off-page karena berhubungan dengan optimasi ke arah luar website. Sekilas penggunaannya sama yaitu menyisipkan link yang berasal dari situs lain.

6. Engagement

Engagement artinya menambahkan komponen lain yang fungsinya untuk menjalin interaksi dengan pembaca. Misalnya saja menambahkan beberapa gambar relevan sehingga pembaca betah berlama-lama membaca konten di situs kamu.

Nah, itulah tools penting untuk cara optimasi SEO website agar bisa top rank. Kamu bisa lihat bahwa tidak ada koding dan teknik rumit di dalamnya. Hanya perlu cermat dan teliti membuat struktur konten yang yang diminati mesin pencari.

Cara Optimasi SEO Website Menurut Buku “Most Wanted Tips of SEO”

Setelah memahami tentang tools agar optimasi SEO website bisa maksimal. Selanjutnya adalah mempelajari langkah-langkah optimasi SEO yang dilakukan dalam website.

Most Wanted Tips Of SEO (Search Engine Optimization)

Dalam buku Most Wanted Tips of SEO secara gamblang menjelaskan tutorial cara optimasi SEO website tanpa koding. Berikut ini informasi lengkapnya yang merangkum teknik SEO on-pafe dan SEO off-page.

1. Mulai dengan Judul dan Konten Menarik

Langkah optimasi SEO website yang pertama mulai dengan judul dan konten menarik. Untuk membuat judul yang menarik dan sesuai SEO maka harus melakukan riset keyword. Riset keyword yaitu upaya mencari topik yang tengah banyak dicari oleh pengguna.

Beberapa kriteria penting yang menandakan sebuah konten berkualitas SEO adalah sebagai berikut:

  • Meletakkan fokus keyword pada 100 kata pertama, bahkan lebih baik lagi jika muncul pada kalimat pembuka.
  • Panjang konten sebaiknya lebih dari 500 kata
  • Buat struktur konten berbentuk listicle atau subheading
  • Tempat keyword pada subheading dan sebar secara merata pada isi konten.
  • Buat konten yang memuat informasi berkualitas dan sebaiknya konsisten membahas topik yang sama untuk satu website.

Buatlah konten dengan kriteria di atas, lalu mulai masuk pada halaman CMS website. Mulai lakukan teknik optimasi SEO website lainnya seperti menambahkan internal link, backlink, tombol share, dan lainnya.

2. Optimasi SEO Gambar yang Relevan dengan Topik

Gambar adalah komponen yang penting dan wajib ada ketika kamu membuat konten untuk website. Ingat, gunakan gambar yang relevan dan pada deskripsi dan alt gambar harus memuat kata kunci.

Selain itu, ukuran gambar juga mempengaruhi SEO website. Jika ukuran gambar terlalu besar atau kecil, maka mesin pencari akan menjaring dan menganggap konten tidak berkualitas.

Umumnya ukuran rata-rata untuk gambar pada konten adalah 700*350 pixel. Tambahkan satu atau beberapa gambar untuk membuat pembaca nyaman. Terutama jika konten bersifat informatif, maka pembaca lebih nyaman jika ada gambar yang turut menjelaskan topik konten kamu.

3. Sisipkan Internal Link

Langkah selanjutnya adalah menemukan topik lain yang sekilas dibahas dalam konten kamu. Kemudian sisipkan dalam topik tersebut link yang mengarahkan pembaca pada halaman konten lainnya. Dengan begitu pembaca bisa menikmati konten kamu yang lain dan traffic.

Internal link juga menjadi teknik SEO website yang penting. Mesin pencari cenderung lebih percaya dengan konten yang memiliki beberapa internal link. Sebagai tanda bahwa website memang produktif dalam menghasilkan karya.

Lebih bagus lagi jika menyertakan backlink sebagai tambahan. Namun, sebaiknya gunakan link dari website yang sudah memiliki nama atau popularitas di mesin pencari.

Dalam buku Most Wanted Tips of SEO hal ini dijelaskan secara sederhana. Kamu bisa menggunakan buku ini sebagai bahan belajar khususnya untuk pemula karena bahasa yang digunakan santai dan tidak berbelit.

4. Perhatikan Kecepatan Loading Website

Ferdinan Kurniawan, dkk dalam buku Most Wanted Tips of SEO juga menjelaskan peran penting mengatur halaman website dengan tools dan tema sederhana. Ini karena penggunaan tema dan tools ataupun plugin yang berlebihaan dapat mempengaruhi kecepan website.

Jika mesin pencari mendeteksi bahwa website memiliki sistem loading yang lambat, maka akan sulit untuk menempatkan situs pada posisi halaman teratas. Google sendiri memiliki batas toleransi loading yang menjadi acuan untuk algoritma SEO mereka.

Kecepatan loading website yang dapat ditoleransi oleh mesin pencari seperti Google adalah di bawah lima detik. Lalu, apa saja sebenarnya faktor yang membuat loading website lambat?

Pertama, optimasi SEO website pada dasarnya adalah pendekatan untuk membuat halaman website yang sederhana. Jadi, mesin pencari tidak suka dengan tampilan dan penggunaan tools yang berlebihan. Misalnya menyertakan terlalu banyak iklan, pilihan hosting yang lambat, menggunakan tema yang berat, serta adanya database berukuran besar.

Untuk mengatasinya tentu saja dengan membatasi penggunaan tools dan plugin di atas. Selektif dalam penggunaan plugin, gunakan yang benar-benar hanya dibutuhkan dan dapat menunjang kualitas konten.

5. Tambahkan Tampilan Share ke Media Lain

Merujuk dari cara optimasi SEO website dari buku Most Wanted Tips of SEO menambahkan tampilan share bisa meningkatkan engagement website. Menu share pada halaman konten dapat dijadikan sebagai komponen untuk membangun interaksi dengan pembaca.

Kenapa tampilan menu share penting untuk SEO website? Selain untuk menunjukan pada mesin pencari bahwa konten kamu berkualitas. Tampilan menu share juga bisa menjadi media marketing agar pembaca dengan sukarela membagikan konten kamu.

Cara optimasi SEO dengan menampilan menu share dapat menggunakan plugin share seperti dari AddToAny dan MasShare. Plugin tersebut ada yang berbayar dan ada yang gratis juga.

6. Sederhanakan Permalink

Setelah optimasi isi konten dan tampilan halaman website selesai. Selanjutnya adalah melakukan penyederhanaan permalink. Permalink adalah adalah penilaian utama optimasi SEO yang tidak boleh dilewatkan.

Bagaimana cara optimasi SEO website agar permalink menjadi sederhana? Pertama yang mengganti permalink defult dari website. Ganti keterangan judul dengan kalimat singkat dan wajib menyertakan keyword.

Dengan menyertakan keyword pada permalink maka Google bisa mengenali topik konten kamu. Ibaratnya permalink merupakan gerbang pembuka bagi mesin pencari untuk menjaring ketentu SEO website lainnya.

Oleh karena itu, permalink penting sekali untuk diperbaiki sesuai dengan standar SEO. Tips ini juga sudah dibagikan dalam buku Most Wanted Tips of SEO pada bagian SEO off-page. Tutorial lengkapnya maka bisa membaca buku tersebut.

7. Atur Link Agar Membuka Tab Baru

Langkah akhir adalah mengatur setting konten agar menampilkan pada halaman baru. Mungkin hal ini jarang menjadi perhatian para pengembang website. Namun, mengatur agar setting link terbuka pada halaman baru adalah upaya untuk membuat pembaca nyaman.

Mesin pencari juga bisa mengenali upaya tersebut, sehingga lebih bisa mempercayai situs kamu agar tampil pada halaman top rank Google. Selain itu, jika tidak menyertakan settingan ini website kamu akan rentan mengalami bounce rate.

Tujuh langkah di atas secara detail ada dalam buku Most Wanted Tips of SEO. Di sana penulis berpengalaman menjelaskan dengan sederhana langkah-langkah teknis. Menariknya lagi, ada gambar pendukung yang membuat siapapun lebih mudah mempelajari cara optimasi SEO website.

Tantangan Untuk Optimasi Website

Saat menjalankan langkah-langkah ini bisa jadi kamu akan menemukan hambatan dan tantangan. Pada dasarnya tidak ada pembelajaran yang berjalan dengan mulus.

Namun, dalam buku Most Wanted of SEO kamu akan menemukan tutorial yang dapat membantu untuk keluar dari hambatan tersebut. Setidaknya ada beberapa tantangan yang sering ditemui saat optimasi SEO website, berikut ini diantaranya:

1. Konten Plagiat

Jangan pernah sekalipun berpikir untuk melakukan plagiat konten. Selain secara moral melanggar kode etik, namun dalam aturan SEO website ini juga dapat merusak penilaian mesin pencari terhadap situs kamu.

Oleh karena itu, sebelum memposting konten sebaiknya lakukan cek plagiat. Bahkan plagiat dengan alih bahasa tanpa menyertakan sumber dapat berakibat pada rusaknya citra website.

2. Backlink Error

Backlink error juga dapat membuat optimasi SEO bermasalah. Terkadang link yang ada pada konten tidak cek lebih dulu, sehingga jika ternyata mesin pencari mendeteksi bahwa link memiliki error 404 maka akan sulit menempati top rank Google.

Selain masalah error pada backlink, menggunakan backlink yang tidak natural juga bisa membuat mesin pencari menyingkirkan situs kamu. Misalnya menyertakan topik backlink yang berbeda dan tidak relevan dengan kata yang disisipi.

3. Tampilan Tidak Mobile Friendly

Masalah optimasi SEO lainnya adalah lupa mengatur setting website agar mobile friendly. Gunakan plugin yang dapat menyesuaikan bila tampilan sesuai dengan layar mobile. Pilihan tema juga sebaiknya sederhana saja dan enak untuk dilihat, tidak perlu ramai dan berlebihan.

Selain berdasarkan tampilan UI website, struktur konten juga dapat membuat tampilan menjadi tidak mobile friendly. Misalnya menggunakan paragraf yang panjang-panjang sehingga membuat pembaca menjadi bosan dan malas untuk menyelesaikannya.

4. Optimasi Gambar Tidak Lengkap

Optimasi SEO untuk gambar konten sering menjadi menjadi bagian yang terlupakan. Ingat, setiap gambar yang ada pada konten wajib menyertakan keterangan yang berisi dengan kata kunci. Baik untuk menulis deskripsi ataupun menulis alt gambar.

Nah, itulah langkah-langkah dan cara optimasi SEO website agar bisa top rank tanpa perlu koding. Tutorial optimasi SEO secara lengkap bisa dibaca langsung di buku Most Wanted Tips Of SEO. Kuncinya agar website bisa menempati halaman teratas mesin pencari adalah cermat dan konsisten dengan konten yang berkualitas serta banyak belajar.



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Nandy