in

Biografi Susyana Harsono dan Arti Lirik dari Lagu Lali Janjine

Arti lirik Janjine – Trend lagu-lagu berbahasa Jawa sejak beberapa tahun belakangan terasa di Industri musik Indonesia. Pada tahun 2019, lagu-lagu Jawa digaungkan dengan sangat kuat oleh Didi Kempot. Banyak lagu dari penyanyi campursari yang berjuluk the godfather of broken heart itu tiba-tiba digandrungi kalangan millennial.

Selain Didi, penyanyi lainnya juga mempopulerkan lagu-lagu Jawa seperti Denny Caknan, Yeni Inka, Happy Asmara hingga yang lainnya. Bahkan, lagu-lagu berbahasa Jawa sudah mulai santer didendangkan oleh beberapa penyanyi lainnya seperti Via Vallen yang menyanyikan lagu ‘sayang’ dan Nella Kharisma seperti ‘konco mesra’, ‘bojo galak’ hingga ‘aku cah kerjo’.

Apakah kamu pernah mendengar lagu Janjine? Lagu dengan bahasa Jawa ini, mulai banyak didengarkan oleh banyak orang karena isinya yang galau. Pada artikel ini, kita bukan hanya membahas tentang lirik lagu Janjine, tetapi juga membahas pencipta lagunya. Jadi, tetap simak ulasan ini sampai selesai, Grameds.

Pencipta Lagu Lirik Janjine

Susyana Harsono sudah tidak asing lagi di kalangan pecinta campursari. Oleh sebab itu, dia menjadi rujukan para artis sekaligus dikenal sebagai pencipta lagu handal. Bahkan, studionya juga menjadi rujukan banyak artis yang sedang membuat lagu.

Dalam kesehariannya, Harsono mengisi waktu di ruang yang berukuran sekitar 3×4. Ruang ini sebagai studio mini yang dimilikinya di sebuah gang kecil dusun Pedakan, Kelurahan Bener Kecamatan Ngrampal, Sragen. Meskipun tidak ada penunjuk arah atau papan nama, namun dengan penunjuk warga sekitar sangat mudah menuju ke studio. Hal ini karena nama Harsono sudah cukup terkenal di lingkungan sekitar.

Pada studio tersebut, berada di belakang rumah, jadi posisi studio tidak ada di bagian depan. Di dalam studio tampak alat musik gamelan maupun musik modern. Seniman yang akrab di sapa Pakdhe Harsono ini merintis sebuah studio dari nol. Awalnya hanya membuat rekaman lagu campursari seadanya dan tidak ada rencana untuk membuat studio. Akan tetapi, hanya bermaksud untuk melanjutkan bakatnya di bidang menciptakan lagu campursari.

Pakdhe Harsono juga bercerita, bahwa dia membuat musiknya dari gelas yang diisi air dengan kondisi rumah yang masih kecil tidak seperti sekarang. Sembilan gelas tersebut diisi air untuk slendro dan tujuh gelas untuk pelog. Hal ini dilakukan sekitar tahun 1984.

Setelah rekaman dengan media gelas, Pakdhe Harsono sedikit demi sedikit membentuk studio rekaman. Awalnya hanya untuk latihan bersama teman-teman dan grup campursari yang sudah dibina. Ternyata tidak hanya grup campursari lokal saja yang menggunakan studio miliknya.

Artis campursari dengan nama besar seperti Didi Kempot sering menggarap lagu di studionya. Termasuk juga lagu Prapatan Sleko yang salah satu bintang klip videonya Dahlan Iskan, Menteri BUMN. Selain itu, nama artis campursari lainnya seperti Sunyahni, Via Valen dan sebagainya juga sering bermain ke studi Pakdhe Harsono.

Pakdhe Harsono juga sudah banyak menciptakan lagu-lagu campursari. Baik itu dibeli orang atau masih menggunakan namanya sendiri sebagai pencipta. Selain itu, beberapa lagu miliknya yang meledak di pasaran yaitu antara lain “Manis”, “Janda Baru”, “Lilo” dan sebagainya.

Lirik Lagu Lali Janjine 

Berikut ini lirik lagu dari lali janjine adalah sebagai berikut :

Yeni Inka – Lali Janjine Lirik

Dino minggu sing tak tunggu

Kowe ngajak ning tawang mangu

Nganti lingsir srengengene

Ono kene aku nunggu kowe

Tak sms ra bales yen tak telpun malah kok pateni

Mangkel aku mangkel yen kepethuk

Irungmu mesti tak ciwel wel wel wel

Lali janjine kandane alesane mangkelake

Sopo wonge sing ra gelo

Kadung dandan kowe ora teko

Jan jane koe no ngendi

Gelagatmu sajak nyubriani

Atiku sujono kowe kencan karo wanito liyo

Dino minggu sing tak tunggu

Kowe ngajak ning tawang mangu

Nganti lingsir srengengene

Ono kene aku nunggu kowe

Tak sms ra balesi yen tak telpun malah kok pateni

Mangkel aku mangkel yen kepethuk

Yen kepethuk irungmu mesti tak ciwel wel wel wel

Lali janjine kandane alesane mangkelake

Sopo wonge sing ra gelo

Kadung dandan kowe ora teko

Jan jane kowe no ngendi

Gelagatmu sajak nyubriani

Atiku sujono kowe kencan karo wanito liyo

Terjemahan Lagu Lirik Lali Janjine

Lali janjine artinya adalah lupa janji. Makna dari lagu ini yaitu menerangkan bahwa seorang perempuan yang menunggu sang kekasih untuk berwisata pada hari Minggu. Akan tetapi, sang kekasih lupa pada janji tersebut sehingga sang perempuan tesebut menjadi berfikiran negatif. Berikut ini terjemahan dari lirik lagu lali janjine:

Dino minggu sing tak tunggu

Kowe ngajak ning tawang mangu

Nganti lingsir srengengene

Ono kene aku nunggu kowe

Pada hari Minggu aku tunggu

Kamu mengajak ke tawang mangu

Sampai terbenam mataharinya

Di sini aku menunggumu

Tak sms ra balesi yen tak telpun malah kok pateni

Mangkel aku mangkel yen kepethuk

Yen kepethuk irungmu mesti tak ciwel wel wel wel

Sms tidak dibalas, ditelpon malah dimatikan

Kesal, aku kesal

Kalau bertemu pipimu pasti ku cubit

Lali janjine kandane alesane mangkelake

Sopo wonge sing ra gelo

Kadung dandan kowe ora teko

Lupa janjinya katanya, alasannya mengesalkan

Siapa orangnya yang tidak kecewa

Terlanjur berdandan kamu tidak datang

Jan jane kowe no ngendi

Gelagatmu sajak nyubriani

Atiku sujono kowe kencan karo wanito liyo

Sebenarnya kamu ada dimana

Gelagatmu mencurigakan

Hatiku curiga kamu berkencan dengan wanita lain

Penyanyi Lagu Lirik Janjine

Yeni Inka

Yeni Inka sebagai penyanyi dangdut yang berasal dari Blora, Jawa Tengah. Penyanyi ini biasa menyanyikan dangdut dengan versi bahasa jawa sebagai salah satu ciri khasnya, sehingga sering dijuluki sebagai ratu ambyar oleh masyarakat Indonesia.

Penyanyi Yeni Inka mengawali karirnya bermuka dari pelajar hingga detik ini. Dengan suaranya yang khas, dia mampu meluluhkan para penonton dengan lagu yang dibawakannya. Kini, Yeni Inka masih berumur 20 tahun, lahir tahun 2000 an. Masih muda ya grameds?

Dari segi latar belakang Yeni Inka sudah berkecimpung di bidang seni. Dari nenek dan kakeknya merupakan seniman tradisional yang mempunyai grup Barongan, Ketoprak, rias hingga persewaan alat-alat panggung. Selain kakek dan neneknya, ibunya Yeni Inka juga dahulu sebagai seorang penari.

Dalam belajar menyanyi, Yeni Inka belajar secara otodidak, tidak pernah mengikuti kursus. Menyanyi dangdut dari panggung ke panggung baru ditekuni Yeni sejak kelas 5 SD. Selain itu, ia juga sering menyanyikan lagu-lagu yang mayoritas tentang kesedihan dalam asmara hingga membuat pendengarnya ambyar.

Yeni inka juga sering berkolaborasi dengan penyanyi dangdut lainnya seperti Denny Caknan dan Farel Prayoga. Meskipun sudah menggeluti di dunia musik dari kecil, tetapi hal tersebut tidak membuat Yeni inka mengabaikan pendidikannya, ia termasuk siswi yang aktif dalam berorganisasi.

Happy Asmara

Selain dibawakan oleh penyanyi Yeni Inka, lagu lali janjine juga di populerkan oleh Happy Asmara kolaborasi dengan Dike Sabrina yang dirilis pada tahun 2021. Happy Asmara yang mulai aktif di dunia tarik suara ini sejak 2015 sudah mengikuti berbagai festival lokal di kota kelahirannya. Berbagai macam aliran musik ia jalani, mulai dari pop hingga rock.

Tidak hanya lincah dalam membawakan lagu, lulusan Universitas Terbuka Malang ini juga melakoni berbagai profesi lain, seperti penulis lagu, pengusaha, presenter, selebgram, aktris maupun youtuber.

Ketertarikannya dalam menyanyi muncul ketika ia duduk di bangku sekolah, SMP. Sejak itu ia mulai rajin latihan vocal. Dengan memiliki suara yang merdu membuatnya mendapatkan banyak tawaran manggung di berbagai acara seperti festival lokal serta hajatan.

Saat menginjak SMA, ia bergabung dengan grup band lokal sebagai vokalis dan mencoba berbagai aliran musik seperti rock, pop hingga dangdut. Seperti para penyanyi lainnya, ia juga mempunyai klub penggemar yang diberi nama Pashati yakni singkatan dari Pasukan Happy Asmara Sejati.

Dike Sabrina

Sementara itu, untuk Dike Sabrina, merupakan seorang penyanyi dangdut yang saat ini sedang naik daun di TikTok. Sebelum viral, Dike sering mengisi konten video bersama Happy Asmara. Terlebih ia memiliki wajah yang cantik, wajar apabila banyak penonton yang suka dengan penampilan Dike Sabrina. Selain menyanyi dangdut, ia juga dikenal sebagai sinden yang memiliki suara khas. Bahkan ia sempat merilis single barunya yang berjudul Lungamu Ninggal Kenangan 2.

Ketiga penyanyi tersebut sama-sama membawakan lagu lali janjine dengan suara yang khas dari masing – masing penyanyi. Dari lagu ini menceritakan tentang seorang perempuan yang janjian untuk bertemu dengan pasangannya di daerah Tawangmangu, Jawa Tengah. Hal ini tentu untuk berpacaran, bukan untuk menanam padi maupun menebang pohon. Namun, ditunggu hingga petang pria ini yang dicinta tidak kunjung datang. Firasatnya berkata bahwa sang kekasih telah mendua di belakang.

Film Pendek Lirik Janjine

pixabay.com/PublicDomainArchive

Selain jago menciptakan lagu, Pakdhe Harsono juga bakat dalam membuat film pendek. Dari lagu lali janjine ini dibuat film pendek yang mengangkat kisah pengarah tembang Jawa, Harsono. Film ini tayang di channel youtube Diskominfo Sragen.

Film pendek yang mempunyai durasi sekitar 20 menit ini telah ditonton sebanyak 294 kali. Pemeran utama pada film ini adalah Crista Fianica Wulolo R yang menjabat sebagai staf BPKPD Pemerintah Kabupaten Sragen. Sementara untuk pemeran pembantu dalam film tersebut adalah Tri Harjono yang disisipi sejumlah potensi kota Sragen.

Kisah dari film ini mengisahkan seorang gadis yang berasal dari Solo, Christa yang penasaran ingin menemui seniman Sragen, Pakdhe Harsono yang terkesan dengan lagu ciptaannya “Lali Janjine”.

Selama melakukan penelusuran, Christa bertemu dengan Tri Harjono yang bekerja di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen. Dari informasi Tri Harjono, mengabarkan bahwa sang pencipta lagu Jawa, Harsono sudah meninggal enam tahun silam. Akan tetapi, Christa tetap ingin menelusuri serta mengetahui rumah Harsono di daerah Ngrampal, Sragen.

Diperjalanan menuju rumah Pakdhe Harsono, Christa ditunjukkan oleh Triharjo ada beberapa potensi dan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Sragen, salah satunya adalah Pabrik Gula Moko (PG Mojo) yang dibangun pada tahun 1982 di pasar bunder, taman kota Sragen Sukowati.

Di tempat tersebut, pada taman terdapat patung gading dan binatang purba yang klain, hal ini menjadi wajar. Di daerah Sragen terdapat beberapa situs sangiran yang dikenal mempunyai beberapa fosil gajah purba dan lain sebagainya. Maka, gading gajah putra ni menjadi ikon terbesar yang dipasang sebagai Tugu Perbatasan Sragen dan Karanganyar. Hingga akhirnya christa juga sampai di rumah Haryono yang mempunyai studio mini untuk tempat rekaman.

Sesampainya di rumah milik almarhum Harsono, Christa diterima baik oleh Agus Kuncung yang sebagai rekan sesama di seniman musik. Hal ini pun adanya obrolan santai mengenai kisah Harsono.

Selain itu, Christa juga merasa lega karena sudah menemukan dan dapat bertemu dengan sang istri dari pencipta tembang “Lali Janjine”.

Kemudian, Christa mengajak pertemuan dengan berziarah ke makam Harsono yang berada tidak jauh dari rumahnya. Di sisi lain, Christa juga memimpikan sebuah harapan yang besar agar nantinya para seniman mempunyai potensi yang dapat membesarkan dan mengangkat kesenian Jawa di kancah musik Indonesia.

Nah, itulah penjelasan tentang perjalanan pencipta dan arti lirik dari lagu lali janjine, ya grameds. Ketika grameds ingin mengetahui terjemahan dari lagu tersebut sudah ada di penjelasan artikel ini ya. Semoga semua pembahasan di atas menginspirasi kamu, Grameds.

Sebagai #SahabatTanpaBatas, kami akan selalu memberikan informasi terbaik dan terlengkap untuk Grameds. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Jika ingin mencari berbagai macam buku seputar musik atau lagu, maka kamu bisa mendapatkannya di gramedia.com. Atau bisa melihat beberapa rekomendasi buku di bawah ini.

Penulis: Rosyda Nur Fauziyah

Rekomendasi Buku Terkait

Kumpulan Terlengkap Lagu Daerah

 

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa negara Indonesia ini merupakan negara kepulauan, sehingga menjadikannya beragam atas kebudayaan dari berbagai daerah. Salah satu hasil budaya yang menonjol adalah lagu daerah.

Buku Kumpulan Terlengkap Lagu Daerah merangkum lebih dari 200 lagu daerah. Dilengkapi dengan not angka dan lirik yang mudah diikuti. Tak cukup hanya mendengarkannya, buku ini menyajikan informasi menarik, baik dari sisi lagu maupun asal daerah, agar kita mengenal lebih dekat dengan budayanya.

Koleksi Lengkap Lagu-lagu Daerah & Wajib Nasional

 

Ungkapan cinta terhadap tanah air terangkum dalam begitu banyak karya, di antaranya adalah lagu-lagu dengan lirik menawan yang dibuat oleh para pemusik negeri ini. Setiap daerah di Indonesia juga tentulah mempunyai lagu daerahnya masing-masing yang jika dinyanyikan akan menimbulkan rasa sayang dan juga kerinduan akan tanah air bagi perantau.

Buku Koleksi Lengkap Lagu-lagu Daerah & Wajib Nasional ini, memuat lengkap lagu-lagu daerah dan lagu wajib nasional yang mungkin sudah pernah kamu dengar sebelumnya. Buku ini bisa dimiliki dan dibaca oleh anak-anak, pelajar sekolah, mahasiswa, sampai orang tua dan dosen sekalipun.

Bahasa Jawa Dasar. Edisi Revisi

 

Di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa tengah, dan Jawa Timur, bahasa Jawa masih menjadi alat komunikasi yang efektif dalam berbagai keperluan. Bahasa Jawa juga sarat dengan nilai kearifan lokal. Selain itu, bahasa Jawa masih berperan sebagai penghela pengetahuan.

Buku Bahasa Jawa Dasar. Edisi Revisi berisi pelajaran dasar bahasa Jawa, baik tulis maupun lisan, baik ragam ngoko maupun ragam krama, dan dilengkapi dengan instrumen latihan serta disusun dengan sistematika sederhana sehingga pelajar dapat menggunakannya secara mandiri.

Rujukan:

  • https://lirik-lagu-dunia.blogspot.com/2022/12/lirik-lagu-lali-janjine-dan-artinya.html
  • http://www.cakrawalafm.net/news/read/812/HARSONO,_SENIMAN_GAEK_YANG_MENDIRIKAN_STUDIO_REKAMAN_CAMPURSARI_MANDIRI
  • https://www.jawapos.com/entertainment/musik-movie/25/01/2020/lagu-lagu-berbahasa-jawa-mendadak-tren-ini-enam-sebabnya/


Live Apakah Anda berminat jika disediakan fasilitas baca buku sepuasnya di Gramedia ?
  • Ya, tentu saja!
    90% 90% 57 / 63
  • Tidak
    9% 9% 6 / 63


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Nandy

Perkenalkan saya Nandy dan saya memiliki ketertarikan dalam dunia menulis. Saya juga suka membaca buku, sehingga beberapa buku yang pernah saya baca akan direview.

Kontak media sosial Linkedin saya Nandy