in

Review The Hellbound

Korea selatan adalah sebuah negara berkembang di Asia dan menjadi salah satu tempat wisata yang dikunjungi oleh para wisatawan karena menyimpan banyak hal-hal unik. Ini tidak terlepas dari budaya dan seni yang mereka suguhkan hingga seluruh dunia tahu tentang negara ini. 

Salah satu contohnya adalah banyaknya acara drama-drama atau variety show dari negeri ginseng ini yang digemari di seluruh dunia. 

Dari drama-drama dan acara variety show ini mereka memperkenalkan budaya dan seni negara mereka, dimulai dari sejarah negara mereka, budaya dalam keseharian, makanan dan minuman khas mereka, hingga  bahasa yang mereka gunakan sehari-hari, sehingga orang yang menggemari drama-drama dan variety show itu secara sadar dan langsung mengikuti dan mempelajari kebudayaan dari negara korea selatan.

Selain acara drama dan variety shownya, yang membuat mereka semakin dikenal ada juga dari musik dan filmnya yang saat ini mengguncang dunia. Untuk musik, tidak mungkin tidak mengetahui band kpop BTS yang memiliki penggemar terbanyak di seluruh dunia. 

Selain BTS masih ada banyak band Kpop lainnya yang terkenal di seluruh dunia, seperti Big Bang, Super Junior, Twice, dan sebagainya. Pasalnya fenomena ini bukan terjadi pada saat ini saja, tetapi sudah berlangsung dari beberapa tahun sebelumnya. 

Tampilan visual yang disuguhkan oleh para  personil Kpop sangat menarik mungkin menjadi daya tarik yang akhirnya band Kpop pria dan wanita digemari diseluruh dunia. Malahan yang terjadi saat ini, bisa dibilang banyak fans yang terlampau ekstrim fanatik, dimana para penggemar membela dan memuja mati-matian para idolanya.

Film dari Korea selatan pun sekarang sudah terkenal dan masuk ke industri perfilman dunia. Dimana ada beberapa film yang mendapatkan nilai positif dari para pengamat film terkenal. Salah satu film yang mendapatkan apresiasi baik adalah film Train to Busan. 

Film yang memiliki tema horror ini berkisah tentang wabah zombie di suatu daerah, sudah tayang hampir di seluruh dunia. Film yang memiliki plot menegangkan sekaligus mengharukan ini, memang memiliki alur cerita yang sangat bagus. 

Tidak lupa juga ciri khas industri hiburan dari Korea Selatan yaitu selalu memasukkan unsur budaya negara mereka ke dalam cerita, inilah yang bisa membuat para penonton merasakan feel bagaimana ketika menjalani kehidupan sehari-hari di negara Korea Selatan tanpa harus mengunjungi negara tersebut.

Membicarakan tentang tema cerita horror, dalam artikel  ini akan membahas tentang sebuah buku yang bertemakan horror. Buku dengan judul The Hellbound karya dari penulis Yeon Sang Ho dan merupakan sutradara yang menggarap film fenomenal dan terkenal Train to Busan.

Mari kita simak dan lihat penjelasan di bawah ini. Selamat membaca!

The Architecture of Love | Di balik Pena

Tentang Buku

Penulis: Yeon Sang Ho

Tanggal Terbit: 1 Februari 2022

Penerbit: M&C

Jumlah Halaman: 320 Halaman

ISBN: 97862303079666

Pros & Cons

Pros
  • Memiliki konsep cerita yang bagus
  • Memillik gambar yang bagus
  • Diadaptasi dari Webtoon
Cons
  • Ada gambar-gambar yang terlihat tidak konsisten dalam beberapa tempat.

Karakter yang Ada Dalam Buku

Ada beberapa karakter yang terdapat di dalam buku ini, yang pertama adalah Detektif Kyung Hoon Jin seorang polisi yang sudah tidak memiliki istri karena terbunuh dan memiliki seorang anak yang tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan. Dia juga sedang menyelidiki kasus orang-orang yang tiba meninggal karena dibakar.

Yang kedua Jinsoo Jung adalah seorang pemimpin agama yang memberikan penjelasan terkait banyaknya kasus orang yang tiba-tiba meninggal karena terbakar.

Yang ketiga Min Hye Jin merupakan seorang pengacara dan wanita karir yang memiliki sifat yang lebih dewasa. Ia tinggal bersama dengan ibunya yang sudah lanjut usia dan mengidap kanker.

Itulah beberapa karakter yang ada di dalam buku ini memudahkan para pembaca untuk memahami dan mengikuti jalan cerita nya.

Sinopsis

Menceritakan tentang makhluk dari dunia lain yang muncul tidak tahu darimana dan menyatakan bahwa orang yang mereka incar akan masuk ke neraka. Peristiwa supranatural ini membuat kekacauan besar dan memungkinkan kelompok agama kebenaran baru semakin kuat dalam menyebarkan pengaruh mereka. Namun, beberapa orang di sana mulai curiga dan memutuskan untuk menyelidikinya.

Sepuluh tahun lamanya Jin soo memberikan pengarahan bahwa akan ada nantinya makhluk-makhluk aneh yang akan membunuh seseorang dengan cara yang sangat tragis dan akan dibawa ke neraka. Yang menjadi lebih anehnya, orang-orang tersebut sudah mengetahui bahwa mereka akan tewas, bahkan tanggal dan waktunya juga telah diberikan. 

Jin soo bahkan memberikan bukti video tapi banyak pula yang meragukan pembicaraan Jin Soo dan hanya menganggapnya sebagai orang yang gila. 

Pada suatu hari, di tengah kota Seoul, secara tiba-tiba muncul makhluk aneh yang diiringi getaran hebat yang mengejar seorang pria. Kemudian makhluk itu menghabisinya dengan tragis, dengan cara dibanting dipukul hingga darah berceceran dan puncaknya makhluk ini membakar sang pria hingga yang tersisa hanya abu dan tengkorak yang hangus.

Disaksikan secara langsung dan direkam oleh banyak orang, kini Jin Soo mulai dicari karena apa yang disampaikan selama sepuluh tahun terakhir ini terbukti benar. Bahkan kini orang-orang mulai mengikuti dan mempercayai perkataan Jin Soo dan siap bergabung dengannya. 

Jin Soo mengatakan bahwa apa yang sedang mereka saksikan ini adalah kehendak Tuhan yang sedang menghukum para pendosa yang tidak ingin bertaubat dan Jin Soo menyatakan bahwa Tuhan sudah menunjukkan banyak bukti namun diabaikan. Dari pernyataan inilah banyak orang semakin mengikuti ajaran Jin Soo bahkan menjadi sangat fanatik dengan ajarannya.   

Review Buku

Buku ini dimulai dengan adegan diperkenalkan pada kota Seoul yang sedang ramai penduduk dan kabar mengenai ada beberapa makhluk aneh yang datang untuk menjemput kematian seseorang. Awalnya kasus tersebut tidak dianggap sebagai kasus yang serius dan tidak dipercayai oleh banyak orang, khususnya para pihak kepolisian. 

Namun, setelah kejadian itu datang lagi dan mengejar pria berusia 36 tahun di sebuah kafe. Semua orang yang ada di area tersebut mulai merasa takut dan merekamnya. Pria tersebut dihajar sampai mengalami pendarahan yang parah oleh tiga sosok makhluk hitam yang sangat besar yang tiba-tiba datang entah dari mana asalnya.

Saat itu orang-orang mulai mempercayainya. Ketika ada di depan stasiun Hapseong, pria yang saat itu sekarat dihisap rohnya oleh mereka dan berubah menjadi tengkorak. Peristiwa tersebut setelah itu menjadi kasus yang sangatlah serius untuk ditangani oleh  pihak kepolisian sana. 

Namun Kyung hoon dan rekannya yang bernama Hong Eun Pyo mendapatkan tugas untuk menyelidiki sebuah organisasi studi religius bernama Kebenaran Baru yang dibentuk Jung Jin Soo pada tahun 2012.

Di tempat kejadian yang sama, kedua pria tersebut berhasil menemukan Jin Soo dan mendapatkan banyak informasi mengenai dirinya. Namun penyelidikan belum berakhir, dan Kyung Hoon melihat putrinya Hee Joong memiliki hubungan dengan Jin Soo. 

Tak lama dari kasus di depan stasiun tersebut seorang ibu yang memiliki dua orang anak mendapatkan perintah dari sesosok makhluk berasap mengenai kematiannya dalam kurun waktu lima hari.

Seorang ibu yang bernama Park Jung Ja pada akhirnya menyewa pengacara Min untuk memastikan kesepakatan yang dilakukannya dengan Jin Soo berjalan lancar untuk mendapatkan sejumlah uang yang sudah dijanjikan, selain itu ini semua dilakukan untuk melindungi kedua anaknya. 

Kesepakatan tersebut harus merelakan kematian dari Park Jung Ja yang disaksikan langsung oleh semua orang dengan siaran langsung dari berbagai media. Kini orang-orang yang mempercayai Jin Soo semakin banyak.

Setelah kasus itu diterima, pengacara Min bersama Kyung hoon mulai bekerja sama untuk mencari tahu lebih dalam dan detail lagi dalam menangani peristiwa supranatural tersebut. Pencarian dalang di balik sebuah propaganda di media yang mengatasnamakan Arrowhead, juga organisasi , masih perlu di pertanyakan. 

Semua pertanyaan ini dikumpulkan untuk Kyung Hoon dan pengacara Min dalam penyelidikan kasus lebih  lanjut,  meski mereka harus berhadapan dengan resiko terbesarnya dari masyarakat Seoul yang mulai menjadi fanatik terhadap organisasi tersebut, khususnya dengan penyebar ajaran dan teori agama Jin Soo.

Kebenaran baru kini telah menjadi salah satu kultus agama terbesar yang ada di Korea dengan pengikut dan pengaruh yang sangat besar. Bahkan mereka dengan terang-terangan melakukan demonstrasi di depan televisi untuk menunjukkan para pendosa. Tapi diam-diam ada beberapa pihak yang bertentangan dan berusaha melawan mereka. 

Mereka berusaha menyembunyikan orang-orang yang mendapatkan perintah agar keluarga mereka bisa selamat tanpa harus dicap sebagai keluarga para pendosa. Kini Kebenaran baru berusaha menutupi kejanggalan yang muncul tiba-tiba dan sangat mengancam keberadaan agama mereka.

Saat semua orang sedang bersujud kepada Tuhan atas hukuman tersebut di hadapan mereka, Kyung Hoon dan Pengacara Min terekam melakukan hal yang saling bertentangan. Nasib dan hidup mereka kini berada di tangan tuhan, masyarakat Seoul, dan di tangan mereka sendiri.

Mau tahu apa saja pembahasan selengkapnya, anda bisa mendapatkan secara menyeluruh dengan mengakses Gramedia.com untuk mendapatkan penjelasan lebih lengkap dan detail dari buku The Hellbound karya Yeon Sang Ho.

Kelebihan dan Kekurangan

Ada beberapa kelebihan yang terdapat di dalam buku ini, yang pertama adalah bahwa konsep cerita yang sangat menarik karena sebuah buku yang bertemakan horor yang sekaligus membahas suatu kultus agama baru, dimana mereka ini bisa mengetahui kematian seseorang. Ditambah dengan makhluk-makhluk yang mengerikan dan menyeramkan siap meneror para masyarakat.

Yang kedua adalah tampilan grafisnya yang sangat baik, bisa membuat para pembaca paham dengan situasi dan kondisi yang terdapat di dalam cerita. Walaupun ada beberapa gambar yang menampilkan tindakan yang cukup mengerikan, tapi tidak mengurangi minat dari pembaca.

Selain kelebihan, ada juga kekurangan dimana ada tampilan grafis yang tidak konsisten di beberapa tempat, mungkin akan menjadi sedikit kebingungan oleh para pembaca

Secara keseluruhan buku ini menjadi buku yang patut direkomendasikan untuk dibaca. Buku ini mendapat rating yang cukup tinggi 3,83 di goodreads, buku yang tidak boleh dilewatkan untuk dibaca.

Kesimpulan

Buku The Hellbound karya Yeon Sang Ho sangat direkomendasikan bagi para pembaca apalagi yang sangat tertarik dengan tema horor. Buku yang memiliki tema kejahatan tentang orang-orang yang jahat dan bagaimana mereka mencoba untuk membantu untuk mewujudkan dunia yang lebih baik. 

Bahkan ketika cerita kriminal sekarang menjadi lebih populer pada saat ini, baik dalam buku maupun dalam  budaya secara luas, buku ini  mampu memberikan sesuatu yang lebih dengan mengeksekusi ide-idenya dengan baik.

Buku ini memiliki premis dan konsep cerita yang sangat menarik dengan tema horor supernatural. Penulis hendak membentuk sebuah peradaban baru, dimana seorang pendosa mendapatkan hukuman dari tuhan. 

Sehingga menimbulkan berbagai interpretasi yang baru, hingga memerlihatkan kegagalan institusi negara dalam menegakan hukumnya. Akhirnya timbullah kekacauan, tindakan main hakim sendiri melalui media sosial ini menuju era dystopia yang dikuasai oleh organisasi agama baru, The New Truth dan kelompok anarki bernama The Arrowhead.

Bagian yang membuat menarik dalam buku ini adalah menceritakan tentang kesederhanaan detektif. Seorang polisi dengan istri yang terbunuh, dan seorang putra yang tampaknya tidak menyesuaikan diri. Seorang ayah yang melemparkan dirinya ke dalam pekerjaan, yang tidak membantu apa-apa. 

Ketika ada istilah polisi menangkap penjahat, semuanya sangat mendasar, dan akan terasa lebih umum jika bukan itu intinya. Sementara Jin tidak merasa tidak kompeten, dia merasa di atas kepalanya, menghadapi sesuatu yang terlalu rumit untuk sudut pandangnya yang sederhana untuk ditangani dengan baik.

Ada banyak kegagalan dari  Kyung Hoon Jin sepanjang cerita, termasuk Jin soo yang disebutkan di atas, yang kompleksitasnya semakin dalam di seluruh cerita, tetapi sesuatu yang saya temukan sangat menarik adalah peran yang dimainkan oleh tokoh media sosial dalam narasi. Sebuah cabang dari agama utama adalah sekte ekstremis yang meningkatkan situasi melalui media sosial, dan itu terasa jelas. 

Kelompok mempengaruhi dan memanipulasi pendengar menjadi tindakan benar, dan mereka melakukannya melalui penggunaan bahasa keadilan sosial. Ini mengingatkan cara alt-right meyakinkan orang lain (dan diri mereka sendiri) bahwa perang salib mereka benar, dan bagaimana mereka meyakinkan orang lain untuk bergabung dengan mereka.

Berdasarkan jalan ceritanya yang dinamis dan tidak bertele-tele, kita pembaca bisa dengan mudah untuk fokus untuk memahami isi cerita dalam buku tersebut. Cerita ini memiliki kecenderungan yang berpusat pada penyelidikan sebuah peristiwa supranatural yang dapat dikatakan mengerikan dan sekumpulan organisasi yang bisa menyebabkan kekacauan khususnya di kota Seoul.

Dalam buku ini terdapat beberapa estetika gambar yang dieksekusi dengan menarik. Pementasan halamannya luar biasa. Karakter dan kepala hantu raksasa jelas menghuni ruang yang berbeda, bahkan tanpa pengaburan paksa untuk membedakan depan dan latar belakang. 

Kemiripannya juga bagus, seperti yang kita tahu kepala hantu itu adalah wanita di ruangan itu, tetapi perbedaan ekspresinya juga bagus, benar-benar menjual kengerian saat itu. Jari-jari yang menjangkau pembaca adalah sentuhan hebat lainnya.

Keterampilan itu ada di seluruh buku, tapi saya pikir ada beberapa keanehan pada gambar itu. Ada titik di mana bobot garis pada halaman, dan kadang-kadang bahkan dalam satu panel, bervariasi dengan cara yang tidak sesuai dengan tampilan buku lainnya, dan akhirnya menonjol dengan cara yang tidak terasa organik. 

Terkadang sepertinya digunakan untuk memfokuskan mata, tapi seringkali terasa tidak perlu. Namun, pada akhirnya gambar itu indah dan menceritakan kisahnya dengan baik. Ada jauh lebih banyak contoh gambar yang baik dalam buku ini daripada yang buruk.

Demikianlah review buku dari The Hellbound karya Yeon Sang Ho. Selamat membaca ya, Grameds!

Written by Nandy

Perkenalkan saya Nandy dan saya memiliki ketertarikan dalam dunia menulis. Saya juga suka membaca buku, sehingga beberapa buku yang pernah saya baca akan direview.

Kontak media sosial Linkedin saya Nandy