in

Review Buku Limitless Karya Nadhira Nuraini Afifa

Limitless merupakan buku karya Nadhira Nuraini Afifa, public figure asal Indonesia yang dikenal karena prestasinya. Buku Limitless ini diterbitkan pada bulan Maret 2021 oleh Penerbit Media Kita. Buku dengan total 236 halaman ini akan menyajikan kisah inspiratif yang dialami Nadhira Afifa dalam menempuh pendidikannya.

Di balik kesuksesan yang didapatkan seseorang, pastinya ada perjuangan dan lika-liku perjalanan yang mungkin tak banyak diketahui orang lain, karena tak diperlihatkan juga. Begitu juga dengan Limitless. Buku ini akan merangkum kisah manis dan kisah pahit yang dialami Nadhira Afifa dalam proses meraih cita-citanya.

Mulai dari masa di mana ia merasa berasa di titik paling rendahnya, sewaktu kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, sampai ia bangkit kembali. Keputusan untuk bangkit itu kemudian mengantarkannya kepada salah satu peristiwa paling besar dalam hidupnya. Nadira Afifa berkesempatan untuk kuliah di Harvard University, salah satu perguruan tinggi paling digemari dan paling baik di dunia.

Nadhira Afifa juga harus menjalankan peran sebagai seorang anak, istri, dan juga pelajar penuh ambisi selama di Amerika Serikat. Belum lagi, ia kerap merasa tidak percaya diri di antara mahasiswa brilian lainnya, yang berasal dari seluruh dunia. Ia khawatir terhadap Islamophobia, sampai keinginan besarnya untuk berprestasi, menjadi salah satu beban dari sekian banyak beban yang harus ia pikul.

Berkat kerja keras dan keinginan yang kuat, Nadhira Afifa mampu membuktikan bahwa dirinya mampu dan berhasil mewujudkan cita-citanya satu per satu. Bagi kalian yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas atau sederajat, atau mungkin yang sedang menempuh pendidikan tinggi, buku Limitless ini sangat direkomendasikan bagi anda. Ini adalah buku yang dapat menginspirasi anda dalam menghadapi dan menyikapi pendidikan, dan perjuangan dalam mencapai cita-cita.

Profil Nadhira Afifa – Penulis Buku Limitless

Sumber: Instagram @nadhiraafifa

Nadhira Nuraini Afifa adalah wanita kelahiran Bekasi pada tanggal 14 Maret 1995. Sosok Nadhira Nuraini Afifa dikenal sebagai seorang public figure, YouTuber yang dikenal kerap membagikan konten informatif seputar kesehatan dan pengalaman edukatif terkait pendidikan di YouTube dan media sosial. Nadhira Afifa mulai aktif bergabung di YouTube sejak tahun 2011 namun baru aktif mengunggah konten pada tahun 2016 lalu. Ia kini juga sudah memiliki 233 ribu subscriber di channelnya

Nadhira Afifa merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang berhasil meraih gelar Doctor Of Medicine atau MD. Gelar itu merupakan gelar paling tinggi di antara para dokter dan ahli bedah. Nadhira Afifa menempuh pendidikan tinggi S1 Kedokteran pada tahun 2011 sampai 2017, dan berhasil lulus dengan predikat Cumlaude. Selama masa kuliah di Universitas Indonesia, Nadhira merupakan mahasiswa yang aktif di kegiatan organisasi, seperti Tim Bantuan Medis dan Badan Eksekutif Mahasiswa UI.

Nadhira Afifa berhasil masuk Erasmus University, Rotterdam, Belanda melalui jalur beasiswa pilihan klinis dari Universitas Indonesia. Ini adalah sebuah program tak bergelar pada Departemen Imunologi yang dipegang langsung oleh Prof. dr. P.M. Van Hagen. Lagi-lagi, Nadhira Afifa mampu juga menyelesaikan program ini dengan predikat Cumlaude.

Lebih lanjut, pada tahun 2019 hingga 2022, Nadhira Afifa melanjutkan kuliah S2, mengambil jurusan Kesehatan Masyarakat di Harvard T.H. Chan School of Public Health. Nadhira Afifa berhasil menjadi mahasiswa di universitas paling favorit itu berkat Beasiswa LPDP. Dari pendidikan S2 yang ditempuhnya itu, ia mendapatkan gelar Magister Kesehatan Masyarakat atau MPH. Selama masa kuliah, Nadhira Afifa mengambil konsentrasi di bidang Nutrisi.

Di tengah kesibukannya menempuh pendidikan, Nadhira masih aktif berkontribusi dalam bentuk tulisan dan penelitian untuk Harvard’s Voices in Leadership. Nadhira Juga menjabat di Departemen Keuangan Harvard Chan Organisasi ASEAN. Nadhira Afifa membuktikan bahwa dirinya dapat menjadi mahasiswa yang aktif dan berprestasi. Nadhira berhasil menyelesaikan program Magisternya dengan predikat Cumlaude.

Melansir dari beberapa sumber, Nadhira Afifa diketahui sempat membuka praktik sebagai dokter umum di daerah Nusa Tenggara Barat. Ketika membuka praktik itu, Nadhira juga konsisten untuk memberikan penyuluhan tentang kesehatan kepada masyarakat sekitar. Saat ini, Nadhira Afifa berprofesi sebagai public figure, ibu rumah tangga, dan pendiri sebuah platform media sosial yang bergerak di bidang pendidikan, yakni limitlessfoundation.id.

Sinopsis Buku Limitless

Pros & Cons

Pros
  • Gaya penulisan narasi buku Limitless ini detail dan alurnya sangat mengalir, seperti sedang bercerita kepada teman. Hal ini membuat kisah ini nyaman untuk dibaca.
  • Kisah ini bersifat inspiratif dan dapat memberikan banyak insight untuk berbagai bidang kehidupan pembaca.
  • Terdapat selipan kisah romansa dan kekeluargaan yang menyegarkan kisah ini.
  • Nadhira Afifa mampu melibatkan emosi pembaca ketika membaca kisah ini.
  • Buku Limitless ini mampu memberikan motivasi dan semangat bagi para pembaca untuk dapat mengikuti jejak Nadhira.
Cons
  • Beberapa bagian yang dinilai menggantung, karena tidak menjawab pertanyaan yang dimiliki pembaca.

Nadhira Afifa membagikan banyak pengalamannya, yang didominasi oleh sistem kerja secara cerdas. Dalam menerapkan sistem kerja cerdas, Nadhira menekankan pada kemampuan untuk fokus dan konsisten. Kesuksesan yang diraih oleh Nadhira merupakan hasil kerja kerasnya. Ia senantiasa untuk fokus kepada tujuan atau cita-cita yang ingin ia gapai, dan konsisten untuk melakukan usaha yang mendekatkannya kepada tujuannya secara perlahan.

Dalam suatu bagian, Nadhira membagikan pengalaman bahwa koneksi dapat menyelamatkan dirinya. Koneksi yang dimaksud, yakni menjalin hubungan pertemanan dan juga hubungan profesional dengan baik. Nadhira mengisahkan bagaimana koneksi dapat memberikan peluang baginya untuk bisa mendaftarkan diri ke universitas yang ia tuju. Nadhira juga mengisahkan bagaimana koneksi dapat membantu dia keluar dari merasa terasing akibat sekolah di tempat asing. Jadi, koneksi apa pun yang dimiliki, dapat membantu anda dalam berbagai hal.

Nadhira Afifa juga tak melulu menceritakan kisah manis, tetapi ia juga mengungkap bagaimana ia pernah menemui kegagalan juga. Saat menemukan kegagalan, Nadhira tidak hanya menerima itu dan berdiam diri saja. Namun, ia memanfaatkan kegagalan itu sebagai sebuah kesempatan untuk melihat peluang yang lain. Ia memperluas sudut pandangnya dan mencari kesempatan lain untuk bisa membawanya kepada kesuksesan.

Nadhira kemudian mengisahkan bagaimana belajar di universitas paling favorit dan paling baik sedunia menuntutnya untuk selalu berpikir secara kreatif. Sistem belajar yang diterapkan di sana adalah sistem proaktif yang berorientasi pada pemecahan masalah. Sistem belajar ini dapat menjadi acuan juga bagi para pembaca, di mana mereka harus aktif dalam proses pembelajaran.

Kelebihan Buku Limitless

Buku Limitless ini memiliki sejumlah kelebihan. Kelebihan yang pertama, dari gaya penulisan Nadhira Afifa yang detail, menuliskan alur dengan sangat mengalir, seperti sedang bercerita kepada teman. Gaya penulisan ini sangat nyaman untuk dibaca, ditambah lagi dengan tampilan cetakan buku ini yang juga membuat narasi menjadi enak dibaca.

Kemudian, tentunya kisah yang disajikan dalam buku ini dapat menginspirasi pembaca, bukan hanya untuk mengejar prestasi, melainkan juga dalam menerapkan nilai-nilai dan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari. Seperti bagian di mana Nadhira mengisahkan tentang kegagalan yang terkait dengan cobaan hidup yang diberikan Tuhan. Bagaimana kegagalan itu hanya sebuah pertanda akan waktu yang belum tepat, dan hal itu adalah hal yang normal. Contoh ini memberikan insight kepada pembaca secara lebih personal.

Kemudian, Nadhira Afifa juga tidak melulu membahas tentang dunia pendidikan saja, tetapi juga menyajikan kisah lain yang menyegarkan cerita ini. Seperti kisah cinta dengan suaminya, dan juga kisah dengan keluarganya. Selingan kisah ini membuat kisah ini menjadi lebih menarik dan tidak membosankan. Ini juga memberikan kesan cerita yang hangat dan menyentuh pembaca.

Nadhira Afifa juga mampu menarik empati pembaca untuk terlibat dalam kisah kehidupan pribadinya ini. Melalui cerita yang dituliskannya, Nadhira mampu membuat pembaca merinding atas segala prestasi yang bisa ia capai, merasa ikut bangga ketika ia diterima di universitas favoritnya, dan juga membuat pembaca menangis terharu. Melalui kisahnya, Nadhira berhasil menguras emosi pembaca.

Secara keseluruhan, buku Limitless adalah buku yang dapat membantu anda yang membutuhkan banyak insight untuk menghadapi tantangan hidup. Kisah kehidupan Nadhira Afifa ini dapat membangkitkan semangat pembaca untuk berjuang meraih cita-cita. Kisah perjuangan Nadhira dapat menjadi inspirasi bagi para anak muda yang sedang berjuang juga.

Kekurangan Buku Limitless

Selain kelebihan, buku Limitless ini memiliki kekurangan. Kekurangan pada buku ini terletak pada beberapa bagian yang dinilai menggantung, karena tidak menjawab pertanyaan yang dimiliki pembaca. Contohnya, banyak pembaca yang bertanya-tanya akan bagaimana proses Nadhira Afifa sehingga bisa lulus dari Harvard University. Namun, sayangnya hal ini tidak diceritakan secara lengkap. Hal ini kurang memuaskan ekspektasi pembaca.

Pesan Moral Buku Limitless

Melalui kisah perjuangan Nadhira, kita dapat belajar bahwa sejatinya yang menghalangi kita untuk meraih mimpi atau cita-cita kita adalah pikiran kita sendiri. Sebab, sesungguhnya kita dapat melakukan apa pun yang kita inginkan. Kita memiliki kemampuan yang sungguh luar biasa. Hanya saja, segalanya dikendalikan oleh pola pikir, bagaimana kita menyikapi segalanya. Jika kita memiliki pola pikir bahwa kita mampu, maka kita pasti mampu. Sebaliknya, jika kita memiliki pola pikir bahwa segala sesuatunya sulit, maka kita juga akan menemukan kesulitan.

Melalui kisah kegagalan Nadhira, kita dapat meneladani sikapnya yang dapat menghadapinya dengan baik. Nadhira mampu menerima kegagalan tersebut sebagai suatu proses yang normal, yang memang menjadi bagian dalam perjalanannya menuju kesuksesan. Kegagalan menjadi sebuah batu loncatan, supaya kita dapat mengevaluasi diri, memperbaikinya, dan menjadi sebuah titik untuk bangkit menjadi lebih baik. Meskipun pasti merasa sedih akibat gagal, kita harus terus semangat dan tidak berhenti mencoba.

Melalui kisah ini, Nadhira mengajarkan kita untuk berani bermimpi meskipun pernah gagal. Jangan takut untuk mencoba hal baru dan menembus batas diri, keluar dari zona nyaman. Dalam melakukan segala hal, hendaknya kita sungguh-sungguh dan memberikan yang terbaik dari diri kita. Ketika sudah menemukan kesuksesan, jangan berhenti berusaha dan jangan mudah berpuas diri.

Kemudian, Nadhira Afifa juga mengingatkan pembaca untuk selalu menghadapi segala sesuatu dengan keyakinan dan keimanan. Seperti menganggap segala hal yang baik dan yang buruk sebagai berkat dari Tuhan. Juga, selalu meminta restu kepada orang-orang terdekat yang terkasih.

Sekian ulasan buku Limitless karya Nadhira Afifa. Wah, sangat menginspirasi sekali ya pengalaman hidup Kak Ira. Bagi kalian yang sedang membutuhkan motivasi, terutama untuk menghadapi pendidikan, buku ini dapat menjadi pilihan yang tepat untuk anda baca. Yuk langsung saja dapatkan buku Limitless ini hanya di Gramedia.com. Selamat membaca!

Rating: 4.32

Written by Gabriel