in

8 Fakta Menarik Kucing Belang Tiga yang Perlu Kamu Ketahui!

Sumber: grid.id

Kucing belang tiga atau yang lebih dikenal oleh banyak orang dengan nama calico cat menjadi semakin terkenal karena perpaduan warna bulunya yang sangat unik. Adapun perpaduan bulu pada kucing belang tiga adalah warna cokelat, putih, hitam, atau bisa juga oranye.

Selain itu, karakteristik dari kucing belang tiga ini sangat menarik, sehingga tak salah apabila disukai oleh banyak orang, apakah kamu salah satunya? Selain itu, ternyata kucing belang tiga juga menyimpan banyak rahasia unik yang jarang diketahui oleh masyarakat luas. Yuk, simak fakta-fakta kucing belang tiga berikut ini!

Tentang Kucing Belang Tiga

kucing belang tiga
Sumber: pikiran-rakyat.com

Kucing belang tiga, atau kucing tiga warna, atau kucing telon, atau kucing kaliko ataupun kucing belacu merupakan kucing domestik yang memiliki warna putih dengan warna belang dari dua warna lain, yaitu diantaranya warna oranye dan hitam. Di Amerika Utara, pola ini lebih sering disebut dengan sebutan Calico ataupun tempurung kura-kura dan putih.

Sementara itu, di provinsi Quebec, mereka terkadang menyebut kucing ini sebagai chatte d’Espagne (bahasa Prancis untuk ‘kucing (betina) dari Spanyol’). Nama lain dari kucing ini ialah belang-belang, tiga warna, mi-ke (bahasa Jepang untuk ‘kucing dengan tiga warna’) serta lapjeskat (bahasa Belanda untuk ‘kucing belang’).

Kadang-kadang, kucing yang memiliki belang tiga ini dikombinasikan dengan pola bulu kucing. “Belang tiga” sendiri hanya merujuk kepada pola warna pada bulu kucing, sehingga kucing ini tidak termasuk ke dalam salah satu ras kucing. Meski begitu ada rasa kucing yang bisa memiliki warna bulu belang tiga dan ras kucing itu adalah ras manx, kucing bulu pendek amerika, kucing bulu pendek britania raya, serta persia, kucing ekor bundel jepang, serta kucing bulu pendek eksotis dan kucing van turki.

Kucing belang tiga bisa memiliki tiga warna bulu karena penentuan genetik dari beberapa warna bulu pada kucing ini yang berhubungan dengan kromosom X. Kucing belang tiga juga hampir selalu dimiliki oleh kucing betina, sehingga kucing jantan dengan belang tiga bisa dibilang cukup langka. Adapun jika kucing jantan memiliki bulu belang tiga, umumnya hal ini terjadi karena kucing jantan memiliki gangguan vitalitas serta hampir semua kucing jantan dengan tiga warna mandul. Kecacatan ini sendiri terjadi akibat lebihnya kromosom X pada kucing jantan, yaitu memiliki kromosom XXY.

Genetik Kucing Belang Tiga

Kucing jantan dengan kromosom Y, sedangkan pada kucing betina adalah X. Kucing jantan yang normal sendiri memiliki kromosom XY, sedangkan pada kucing betina normal adalah XX. Genetik kucing yang menyebabkan warna bulunya berwarna oranye atau berwarna hitam terkandung dalam kromosom X.

Setiap kucing betina yang normal kemudian memiliki dua kromosom X, yang berarti kromosom kucing betina ialah XX. Karena memiliki kromosom XX, maka kucing betina juga dapat memiliki dua warna sekaligus, yaitu warna oranye dan hitam. Sementara itu, kucing jantan normal mempunyai kromosom XY, yang berarti hanya memiliki satu kromosom X. Karena memiliki satu kromosom X, maka kucing jantan ini hanya dapat memiliki satu warna saja bukannya dua warna sekaligus seperti pada kucing betina, yaitu warna oranye atau hitam.

Bulu berwarna putih sendiri bukanlah gen warna, tetapi itu merupakan gen modifikasi yang tak terpengaruh dengan kromosom seks (kromosom X dan kromosom Y).

Fakta Kucing Belang Tiga yang Perlu Kamu Ketahui

Secara umum, kucing belang tiga bisa dibedakan menjadi tiga jenis warna bulu, yaitu kucing belang tiga warna bulu dasar putih dengan corak hitam dan oranye, kucing belang tiga dengan warna abu-abu dan warna merah kekuningan, dan kucing belang tiga dengan bintik-bintik dan belang-belang pada tubuhnya.

Selain itu, kucing belang tiga juga memiliki beberapa fakta-fakta lainnya. Berikut di bawah ini adalah fakta-fakta mengenai kucing belang tiga yang perlu diketahui:

1. Kucing Belang Tiga Tak Sama dengan Kucing Tortie

Banyak orang yang beranggapan bahwa kucing belang tiga ini sama dengan kucing tortie. Bagi yang belum tahu, kucing tortie merupakan kucing yang memiliki warna bulu berupa gabungan dua warna menjadi satu.

Sama halnya dengan kucing belang tiga, kucing tortie juga bukanlah jenis ras, hanya kondisi genetik yang kemudian berpengaruh terhadap warna kulit. Kucing tortie sendiri umumnya mempunyai warna oranye dan hitam.

Adapun perbedaan terjelasnya terletak pada warna putih di area tubuhnya. Kucing tortie biasanya mempunyai warna dasar hitam. Selain itu, kebanyakan kucing betina dengan warna belang tiga dan torti. Jika ada jantan yang seperti ini, artinya kucing jantan sudah mengalami kelainan pada genetiknya.

2. Asal Muasal Kucing Belang Tiga

Terdapat berbagai fakta menarik dari asal muasal kucing belang tiga. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kucing belang tiga kemungkinan besar asalnya dari perdagangan di sepanjang rute Eropa serta Afrika Utara. Warna oranye kucing ini sendiri berasal dari nenek moyang kucing yang kemudian berasal dari Mesir.

Sementara itu, warna lainnya berasal dari nenek moyang kucing Yunani, Spanyol, serta Italia. Kemungkinan besar, para pedagang ini kemudian membawa kucing dari negara asalnya dan mengawinkannya dengan kucing lokal, sehingga dari perkawinan kucing itu menghasilkan banyak warna.

3. Lahir Karena Kondisi Genetik yang Langka

Warna bulu kucing ini sendiri banyak ditentukan dari warna bulu induk betinanya. Normalnya, kucing akan mempunyai satu atau dua warna bulu saja. Satu warna bulu sendiri banyak diturunkan dari induk betina. Sementara itu, dua warna bulu lainnya merupakan gabungan dari warna induk jantan serta induk betina.

Lain halnya, pada kucing belang tiga, induk kucing betina bisa mewariskan dua warna bulu sekaligus. Induk kucing yang dapat mewariskan dua warna bulu ialah pada kucing betina saja. Induk kucing jantan pun akan mewariskan dua warna bulu. Namun, ketika mengalami kelainan genetik, maka akan menandakan bahwa kucing itu mengalami kelainan genetik.

Oleh karena itu, kucing belang tiga kebanyakan berjenis kelamin betina, yang merupakan turunan dari induk betina, sehingga kucing belang tiga jantan sendiri sangat jarang ditemui terutama pada kelamin jantan.

4. Kucing Belang Tiga Kurang Disukai

Mitosnya, kucing belang tiga betina mudah sekali dalam berkembang biak jika dibandingkan kucing warna lain. Padahal hal ini hanya mitos dan sama sekali tidak benar. Warna bulu kucing belang tiga tidak menentukan seberapa sering ia akan berkembang biak. Selain itu, kucing belang tiga jantan juga akan kurang disukai, karena umumnya kucing belang tiga jantan kemudian termasuk kucing yang tidak sempurna dan tidak dapat berkembang biak.

5. Kucing Belang Tiga Jantan Disebut Selalu Dimakan Induknya

Di Indonesia, terdapat mitos bahwa kucing belang tiga jantan akan dimakan induknya saat ia lahir. Benarkah demikian? Induk kucing memang terkadang akan memakan anaknya yang baru lahir, tetapi induk kucing akan melakukan itu apabila sang anak sudah terlebih dulu mati.

Biasanya, kucing belang tiga jantan lahir dalam keadaan tak sempurna dan mati, sehingga induk kucing akan memakannya. Jika kucing belang tiga kemudian terlahir normal dan dapat hidup, maka induk kucing tidak akan memakan anak-anaknya.

6. Disebut Sebagai Pembawa Keberuntungan

Kucing belang tiga kemudian disebut sebagai lambang keberuntungan. Ada sebagian orang yang percaya bahwa jika memelihara kucing belang tiga maka akan membawa keberuntungan bagi pemiliknya. Bahkan di Amerika Serikat, kucing ini juga kerap disebut sebagai kucing uang. Lalu, di Jerman, kucing belang tiga ini disebut sebagai glückskatze yang bermakna lain yaitu kucing keberuntungan.

7. Kucing Belang Tiga Jantan Kerap Menjadi Penguasa di Lingkungannya

Mitos yang berhubungan dengan kucing belang tiga selanjutnya adalah induk kucing yang akan memakan kucing belang tiga jantan. Hal ini sendiri disebut-sebut sebagai alasan induk kucing takut, sehingga kucing jantan atau anaknya kemudian akan menjadi penguasa di lingkungannya. Hal ini tentu hanya mitos belaka karena kucing belang tiga jantan saja sulit ditemukan karena kesalahan genetiknya.

8. Kucing Belang Tiga Jantan Tak dapat Memproduksi

Ternyata karena kelainan yang dimiliki oleh kucing belang tiga jantan, kucing ini kemudian menjadi tidak dapat menghasilkan keturunan atau mandul. Hanya 1 dari 10.000 kucing belang tiga jantan saja yang bisa menghasilkan keturunan.

Alasan Kucing Belang Tiga Jantan Jarang Ada

kucing belang tiga
Sumber: kids.grid.id

Memiliki kucing belang tiga memang menyenangkan, tampak unik serta lucu apalagi jika hewan peliharaan kita lincah serta gemuk dan menggemaskan. Faktanya, hampir semua kucing belang tiga berjenis kelamin perempuan. Sangat jarang sekali ada yang jantan.

Fakta ini kemudian memicu berbagai mitos di masyarakat. Ada yang bilang langkanya kucing ini karena kerap dimakan oleh induknya. Ada juga yang mengatakan bahwa kucing belang tiga jantan kemudian tak bisa hidup lebih dari tiga bulan.

Secara ilmiah, kucing jantan memiliki kromosom Y, sedangkan pada kucing betina ialah h X. Kucing jantan yang normal kemudian memiliki kromosom XY, sedangkan pada betina normal adalah XX. Terkait mitos kelangkaan kucing belang tiga jantan. Kucing belang tiga 99,9 persen pasti betina. Jika ada yang berkelamin jantan, hanya dua warna saja yang dominan. Warna satunya tak akan terlihat jelas.

Bulu berwarna putih itu bukanlah gen warna, tetapi merupakan suatu gen modifikasi yang tak terpengaruh dengan kromosom seks X dan seks Y. Kalau pun terdapat tiga warna pada kucing jantan, itu adalah mutasi genetik, seperti albino. Bisa juga ada dominasi gold-putih seperti pada kucing himalaya.

Penutup

Kucing belang tiga memang terbilang sangatlah unik, sehingga banyak orang yang ingin memeliharanya. Selain itu, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa kucing belang tiga biasanya berjenis kelamin betina, sehingga sangat jarang ada kucing belang tiga yang berjenis kelamin jantan.

Demikian info mengenai kucing belang tiga, penjelasan genetik dan fakta Menarik mengenai kucing belang tiga yang perlu kamu ketahui. Jadi, apakah kamu tertarik untuk memelihara kucing belang tiga?

Jika kamu ingin mencari buku tentang memelihara kucing, maka bisa menemukannya di Gramedia.com. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Sofyan

Buku-Buku Terkait

Buku Pintar Kesehatan Kucing Ras

https://www.gramedia.com/products/buku-pintar-kesehatan-kucing-ras?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/buku-pintar-kesehatan-kucing-ras?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

Kucing ras cukup digemari oleh berbagai kalangan, bahkan sekarang banyak bermunculan komunitas Cat Lovers dan diberbagai daerah sering diadakan Cat Show. Kucing bukan sekedar teman bermain yang menyenangkan, tetapi lebih dari itu, kucing kini telah menjadi binatang peliharaan dengan prestise tinggi. Pola dan perilakunya yang lucu membuat penggemarnya selalu ingin bermanja-manja dan menghabiskan waktu bersamanya. Oleh karena itu kesehatan kucing perlu selalu dijaga agar selalu sehat dan aktif.

Buku ini ditulis berdasarkan pengalaman Penulis selama 33 tahun dalam Praktek Dokter Hewan. Harapan penulis adalah dapat melengkapi pengetahuan tambahan tentang Kesehatan Kucing Ras pada umumnya dan bagi semua orang, serta untuk semua penggemarnya sampai pembiak besar (Cattery) maupun akademis.

Solusi Permasalahan Kucing

https://www.gramedia.com/products/solusi-permasalahan-kucing?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/solusi-permasalahan-kucing?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

Tampilan dan perilakunya memang menggemaskan. Hampir semua orang menggemari klangenan yang lucu ini. Ditambah lagi, memelihara kucing sudah menjadi bagian dari gaya hidup modern. Namun, sudah siapkah Anda menjadi pemilik kucing yang bertanggung jawab? Sudah idealkah lingkungan Anda sebagai rumah baru bagi kucing?

Buku ini menawarkan panduan ideal mengenai semua hal yang diperlukan oleh kucing Anda, terutama untuk pemula. Mulai dara rahasia bahasa tubuh kucing, tips perawatan, sampai tips kunjungan ke dokter hewan, dibahas secara rinci. Bahkan, Anda dipersiapkan untuk mampu menangani proses kelahiran pada kucing. Sebab, kucing ras yang bersertifikat maupun kucing yang diadopsi dari jalanan membutuhkan kasih sayang dan ketelatenan dalam pemeliharaannya agar dapat menjalani hidup dengan sehat, cantik, dan bahagia.

Panduan Lengkap Kucing

https://www.gramedia.com/products/panduan-lengkap-kucing-vcd?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/panduan-lengkap-kucing-vcd?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

Kucing adalah binatang pintar, menggemaskan, dan menghibur. Hewan ini dapat dijadikan teman ketika kesepian dan teman bermain. Terbukti saat membelai bulunya yang lembut dan bermain-main dengannya, kepenatan dan stres menjadi hilang. Pola dan perilakunya yang lucu membuat penggemarnya selalu ingin bermanja-manja dan menghabiskan waktu bersamanya. Saat ini berbagai jenis kucing ras telah banyak masuk ke Indonesia.

Meskipun demikian, kucing lokal atau dikenal kucing domestik juga tidak juga tidak kalah istimewanya dengan kucing ras, meski keduanya menarik karena memiliki keunggulan masing-masing. Kucing bukan sekedar teman bermain yang menyenangkan, tetapi lebih dari itu, kucing kini telah menjadi binatang peliharaan dengan prestise tinggi. Memelihara kucing penuh dengan kesenangan dan tidak akan melelahkan, justru membuat rileks. Namun, diperlukan tata cara, waktu yang tepat, dan cara memelihara kucing yang baik dan benar agar kucing tidak merasa tersakiti dan hobiis serta?

Kisah-Kisah Kucing (Cat Stories)

https://www.gramedia.com/products/kisah-kisah-kucing-cat-stories-cover-baru-2019?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/kisah-kisah-kucing-cat-stories-cover-baru-2019?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

Kumpulan kisah tentang kucing dan para pemiliknya, dari dokter hewan dan pencerita paling disayangi di dunia – James Herriot. Ada cerita tentang Buster, anak kucing yang datang pada Hari Natal; Alfred, kucing pemilik toko gula-gula; Emily yang tinggal bersama tuannya yang pengelana; serta Olly dan Ginny, sepasang anak kucing yang muncul di rumah keluarga Herriot untuk meminta makanan. James Herriot menuturkan setiap kisah dengan penuh kehangatan dan kasih sayang yang menjadi ciri khasnya.

Panduan Lapangan Kucing-Kucing Liar di Indonesia

https://www.gramedia.com/products/conf-panduan-lapangan-kucing-kucing-liar-di-indonesia?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/conf-panduan-lapangan-kucing-kucing-liar-di-indonesia?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

“Kucing rumah yang telah menjadi binatang domestik, merupakan hewan yang sangat dekat dengan manusia. Dia bisa masuk ke kamar kita dan dengan mudah manusia berinteraksi dengannya. Namun, bagaimana dengan kucing liar di Indonesia. Indonesia telah kehilangan dua subspesies kucing besar yang ada di alam: harimau Jawa dan harimau Bali. Keadaan ini mengindikasikan kurangnya perhatian kita dalam konservasi satwa liar yang rentan akan kepunahan tersebut. Mengapa?

Minimnya pengetahuan dan informasi juga turut andil dalam berkurangnya atau bahkan punahnya kucing-kucing liar di Indonesia. Tidak dipungkiri, dalam pengetahuan kucing liar di Indonesia, banyak orang mengenal hanya beberapa jenis saja, padahal selain itu masih terdapat jenis-jenis kucing liar lainnya, seperti macan dahan, kucing emas, bahkan yang berukuran kecil seperti kucing hutan. Buku ini menjelaskan tentang berbagai jenis kucing liar yang hidup di Indonesia dan tersebar di beberapa pulau di indonesia.”

Baca juga:



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by M. Hardi