in

15 Fakta Menarik Film Squid Game

Siapa yang tidak mengetahui Squid Game? Sebuah film serial Korea Selatan yang diproduksi oleh Siren Pictures Inc. dan digarap oleh sutradara Hwang Dong-hyuk untuk menjadi serial Netflix. Sejak tanggal perilisannya, yakni pada 17 September 2021, series ini langsung mencuri perhatian masyarakat. Melihat dari judulnya saja, masyarakat sudah dapat merasa penasaran, karena Squid Game sendiri merupakan sebuah permainan anak-anak asal Korea Selatan.

Squid Game atau dalam Bahasa Korea dikenal sebagai Ojingeo Game merupakan permainan anak-anak tradisional di Korea Selatan. Permainan ini diberi nama demikian, karena bentuk papan permainan yang digambarkan di tanah menyerupai bentuk cumi-cumi. Terdapat juga beberapa variasi nama permainan ini di beberapa daerah, seperti “cumi-cumi ghaisan” atau “cumi-cumi takkari”.

Squid Game adalah sebuah permainan yang harus dimainkan bersama-sama, karena game ini menuntut perlawanan dua tim, yang disebut sebagai tim ofensif dan defensif. Terdapat dua tujuan utama dari permainan ini, yakni baik untuk penyerang yang berusaha mencapai tujuan penyerangan, dan kedua tim berupaya saling memusnahkan.

Pada film Squid Game, ditampilkan seorang tokoh utama bernama Seong Gi-hun yang dikisahkan memiliki hidup yang sengsara, dan dia baru saja dipecat dari pekerjaannya. Pada suatu hari, Seong Gi-hun mendapatkan informasi mengenai survival game yang menawarkan hadiah yang sangat besar, yakni sejumlah 45.6 miliar won bagi satu orang yang bisa menang.

Serial ini menampilkan sebuah kontes di mana sejumlah 456 pemain, yang semuanya sedang berada dalam situasi kesulitan finansial yang parah, mempertaruhkan nyawa mereka untuk memainkan serangkaian permainan anak-anak yang mematikan. Seluruh pemain diharuskan mengenakan baju olahraga berwarna hijau yang memiliki tanda nomor pemain, dan diawasi setiap saat oleh penjaga bertopeng yang menggunakan pakaian terusan berwarna merah.

Selain para penjaga bertopeng itu, mereka diawasi oleh seorang pemimpin yang disebut sebagai Front Man. Ia adalah sosok bertopeng hitam dan selalu menggunakan jubah hitam. Bermula dari permainan pertama, para pemain segera mengetahui bahwa yang kalah dalam permainan akan mati, dan setiap kematian menambah sejumlah 100 juta won, sehingga potensi hadiah utama bisa mencapai 45,6 miliar won.

Risiko kematian yang nyata tentunya mengejutkan seluruh pemain, tetapi di sisi lain, mereka mempertimbangkan jumlah hadiah yang mampu mengubah kehidupan mereka. Seong Gi-hun akhirnya mencoba untuk bersekutu dengan pemain lain, supaya mereka bisa bertahan dan lanjut ke permainan berikutnya.

Salah satu rekan yang ditemukannya adalah Cho Sang-woo yang tak lain merupakan teman masa kecilnya. Selain itu, ia juga bersekutu bersama pembelot Korea Utara yang bernama Kang Sae-byeok, untuk mencoba bertahan dari perubahan fisik dan psikologis akibat permainan.

Di balik film series yang sangat populer ini, terdapat sejumlah fakta menarik di baliknya, lho. Di bawah ini akan diuraikan 15 fakta menarik Film Squid Game. Simak sampai selesai, ya!

Rekomendasi Buku:

Bikin Film, Yuk!:

 

Bikin Film Itu Gampang:

 

Create Your Film:

15 Fakta Menarik Film Squid Game

pixabay

1. Awalnya Akan Dirilis Sebagai Film Panjang

Film Squid Game pada mulanya dikonsepkan untuk dirilis sebagai sebuah film panjang. Namun, setelah melakukan proses tawar-menawar ke berbagai pihak, naskah itu tidak mendapatkan investasi yang diperlukan. Merasa belum menemukan untuk film tersebut, Hwang Dong-hyuk akhirnya mendiamkan naskah Squid Game selama bertahun-tahun, sembari membuat berbagai proyek lain.

Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring

Namun, Dong-hyuk pada akhirnya memutuskan untuk menggarap ulang naskah Squid Game. Ia akhirnya merombak total cerita Squid Game ini menjadi sebuah kisah yang kita kenal sekarang. Terlepas dari formatnya yang berubah, film Squid Game ini berhasil menjadi sebuah film yang luar biasa!

2. Naskah Squid Game Dibuat Selama 10 Tahun

Siapa yang menyangka, film serial yang memiliki total sembilan episode ini, naskahnya digarap selama 10 tahun. Hwang Dong-hyuk diketahui mulai menulis naskah film Squid Game pada tahun 2008, dan dia berhasil menyelesaikan draf pertama pada tahun 2009. Dong-hyuk membutuhkan waktu hampir enam bulan lamanya untuk menulis dua episode pertama serial ini.

Sutradara Hwang Dong-hyuk mengatakan bahwa pada awalnya, kisah Squid Game ini terkesan aneh dan penuh dengan kekerasan. Maka dari itu, dia sempat khawatir masyarakat akan menganggapnya sebagai film yang tidak jelas. Namun, Hwang Dong-hyuk berusaha untuk menyampaikan ide cerita ini dengan baik, supaya akhirnya dapat diterima oleh pihak produser dan penonton.

3. Squid Game Menjadi Salah Satu Serial Netflix yang Paling Populer

Kesuksesan serial Squid Game begitu luar biasa sehingga terus menarik penonton hingga sekarang. Sejak pertama kali dirilis di Netflix, serial garapan Dong-hyuk ini telah berhasil ditonton oleh lebih dari 111 juta akun global dalam waktu 17 hari saja. Sangat fantastis, ya!

Tidak hanya itu saja, serial Squid Game juga menjadi serial Netflix pertama yang berhasil tembus 100 juta akun ketika premiere berlangsung. Juru bicara Netflix juga menyampaikan fakta unik dibalik serial Squid Game, yakni berdasarkan analisis data mereka, serial Squid Game telah melebihi angka 100 juta dalam kurun waktu 28 hari saja. Ted Sarandos, COO Netflix, bahkan mengatakan bahwa Squid Game bisa menjadi serial Netflix terpopuler sepanjang masa.

  1. Kisah Squid Game Terinspirasi dari Manga dan Pengalaman Pribadi

Sebelum menulis naskah Squid Game, Hwang Dong-hyuk menghabiskan banyak waktu untuk membaca banyak manga, di antaranya Battle Royale, Kaiji, dan Liar Game. Sejumlah manga yang dibacanya itu sudah diadaptasi menjadi serial survival, dan pada akhirnya menginspirasi kisah ini.

Pada saat menulis naskah Squid Game juga, Dong-hyuk diketahui sedang mengalami masalah finansial, dan ia memiliki harapan untuk dapat mengikuti kompetisi yang bisa memberinya hadiah banyak uang untuk mengatasi masalahnya itu. Berdasarkan pengalaman pribadinya itu, ia mampu membuat karakter-karakter yang memiliki alasan masuk akal untuk mengorbankan nyawa demi mendapatkan uang yang mampu mengubah hidupnya..

5. Judul Awal Serial Ini Adalah Round Six

Sebelum dirilis dengan judul Squid Game, tim Netflix sempat mengumumkan bahwa serial ini akan dirilis pada September 2019 dengan judul Round Six. Pemilihan judul itu mengacu pada jumlah permainan yang wajib diikuti peserta sebelum akhirnya dinyatakan sebagai pemenang. Keenam permainan itu, yakni lampu merah lampu hijau, honeycomb atau ppopgi, tug of war atau tarik tambang, marbles atau kelereng, glass stepping stone bridge, dan squid game.

6. Adegan Demo Buruh Merepresentasikan Peristiwa Nyata yang Memilukan

Pada suatu bagian dalam serial ini, terdapat adegan di mana Seong Gi-hun menyaksikan temannya tewas dalam sebuah demo buruh di pabrik mobil. Peristiwa yang memilukan ini mengakibatkan Gi-hun memiliki trauma dan dihantui oleh masa lalu. Adegan ini ternyata merepresentasikan suatu peristiwa nyata yang terjadi di Korea Selatan pada 2009.

Pada saat itu, ribuan karyawan di pabrik Ssangyong Motors melakukan demonstrasi untuk menuntut hak mereka, karena perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja dengan alasan krisis finansial. Para karyawan tersebut menduduki pabrik selama 77 hari, sehingga membuat polisi melakukan tindakan kekerasan dengan melemparkan gas air mata dan semprotan air.

Para buruh yang bertahan pun melakukan perlawanan dengan membuat molotov dari koktail dan barang lain yang mereka bisa manfaatkan untuk melawan. Sama seperti yang ditampilkan dalam serial Squid Game, banyak buruh yang terluka, bahkan beberapa buruh dinyatakan tewas.

7. Desain Tangga  yang Terinspirasi dari Karya Seni 

Jika Anda telah menonton serial Squid Game, pasti Anda menangkap salah satu latar tempat yang menarik adalah tangga dengan desain berkelok-kelok tanpa ujung yang berwarna-warni. Ternyata, desain tangga ini terinspirasi dari karya berjudul Relativity yang dibuat oleh seniman grafis M.C. Escher pada Desember 1953.

Chae Kyoung-sun, art director Squid Game, menyebutkan bahwa desain ini dibuat untuk melambangkan betapa terbatasnya ruang gerak para peserta kompetisi. Ia juga mengatakan bahwa desain ini menjadi salah satu desain yang paling sulit yang pernah ia buat. Ia membutuhkan beberapa kali percobaan sampai akhirnya menghasilkan set yang Anda lihat pada film.

8. Simbol Topeng Para Petugas Misterius Squid Game Memiliki Makna

Jika Anda memerhatikan topeng yang digunakan para petugas penjaga kompetisi Squid Game, Anda bisa menemukan terdapat 3 simbol yang berbeda. Ketiga simbol itu, yakni segitiga, lingkaran, dan kotak. Ketiga simbol itu juga menjadi simbol-simbol yang diterima oleh peserta.

Ternyata, di balik kesederhanaan desainnya, ketiga simbol itu memiliki makna yang terinspirasi dari kelas sosial masyarakat.Chae Kyoung-sun, art director Squid Game, menjelaskan bahwa makna masing-masing simbol itu, yakni segitiga melambangkan kelas tentara, lingkaran melambangkan kelas pekerja, dan persegi melambangkan kelas manajer.

9. Desain Setting Asli dengan Menggunakan Minim CGI

Salah satu unsur yang mengagumkan yang dapat Grameds temukan ketika menonton serial Squid Game adalah setting yang megah dan unik. Banyak orang yang berpikir bahwa tampilan visual serial ini memanfaatkan kecanggihan CGI yang mumpuni. Namun, ternyata proses produksi serial Squid Game ini menggunakan CGI yang minim, lho!

Pihak produser serial Squid Game ini menggunakan set asli, ruangan berdinding besar seperti yang ditampilkan pada film, sehingga visual yang ditampilkan benar nyata. Berbagai set lainnya seperti tangga warna-warni, desa dalam permainan marbles juga merupakan bangunan asli, bukan merupakan hasil CGI. Maka dari itu, budget yang dihabiskan untuk memproduksi Squid Game juga sangat fantastis, yakni mencapai 21,4 miliar USD atau sekitar 300 miliar rupiah.

10. Robot Boneka Anak Perempuan yang Fenomenal Dapat Ditemukan di Dunia Nyata

Salah satu ikon yang sangat populer dalam serial Squid Game ini adalah robot boneka yang ada dalam permainan “Lampu Merah, Lampu Hijau”. Robot boneka tersebut menggambarkan sosok gadis manis yang menggunakan kaus kuning dan jumper berwarna oranye, tetapi ia adalah penentu untuk peserta mana yang akan lolos dan yang harus dieksekusi.

Ternyata, boneka tersebut adalah nyata dan bisa dijumpai di daerah pedesaan Jincheon, yang berjarak tempuh sekitar tiga jam dari Kota Seoul.

Inspirasi untuk membuat boneka robot tersebut dijelaskan oleh aktris Jung Ho-yeon. Ia menjelaskan bahwa boneka itu sangat terkenal di Korea Selatan, karena boneka itu adalah salah satu karakter dalam buku berjudul The Text Book karya Oh Su-kuhn. Bahkan, sosok boneka ini memiliki nama, yaitu Younghee, yang dikisahkan memiliki sahabat laki-laki bernama Cheolsoo.

11. Squid Game Mendorong Popularitas Film Netflix Lain

Forbes melaporkan bahwa serial Squid Game turut mendorong popularitas serial serupa yang tidak berbahasa Inggris. Sejak Squid Game rilis dan menjadi populer, serial thriller Jepang seperti “Sweet Home” dan “Alice in Borderland” turut menjadi serial yang trending di Netflix.

12. Memunculkan Challenge Viral yang Menguntungkan

Selain permainan “Lampu Merah, Lampu Hijau”, permainan “Honeycomb” atau gulali dalgona menjadi salah satu permainan lain yang juga populer di masyarakat. Banyak masyarakat yang mencoba untuk melakukan permainan Honeycomb itu dengan mengikuti aturan di Squid Game. Mereka mencoba membentuk gambar yang tercetak pada honeycomb tanpa merusak adonan.

Honeycomb sendiri merupakan salah satu jajanan tradisional Korea Selatan. Berkat kehadiran permainan honeycomb di Squid Game, para penjual honeycomb di Korea Selatan kecipratan untungnya. Setelah serial Squid Game rilis, permintaan honeycomb atau yang disebut ppopgi naik drastis hingga membuat produsennya kewalahan. Sementara, para pengusaha juga ada yang memanfaatkannya sebagai peluang bisnis baru.

13. Menggunakan Nomor Telepon Nyata yang Dapat Dihubungi

Fakta menarik di balik serial Squid Game yang satu ini bukannya menguntungkan, tetapi malah merepotkan suatu pihak. Pada adegan awal serial ini, para peserta yang ditawari untuk mengikuti kompetisi ini akan diberikan sebuah kartu yang bertuliskan nomor telepon yang dapat mereka hubungi jika ingin bergabung dalam permainan. Ternyata, banyak penonton yang penasaran akan nomor telepon tersebut dan akhirnya mencoba mengontak nomor telepon itu.

Tanpa diduga, ternyata nomor telepon itu aktif. Pemilik nomor telepon itu adalah Kim Gil-young, seorang perempuan asal Korea Selatan yang memang sudah lama menggunakan nomor telepon tersebut.

Gara-gara serial Squid Game, Gil-young yang bekerja sebagai pebisnis itu menerima ribuan pesan dan telepon dari nomor yang tak dikenal. Gil-young sangat menyayangkan tim produksi yang dinilai kurang hati-hati dalam mempertimbangkan kemungkinan seperti itu.

14. Nasib Polisi yang Ditembak Masih Menjadi Misteri

Dengan total sembilan episode, serial Squid Game masih menyisakan banyak misteri. Salah satunya adalah nasib polisi yang diperankan oleh Wi Ha-joon. Setelah ia berhasil mengungkap sosok di balik Front Man, pria itu malah ditembak dan terjatuh ke laut. Setelah adegan tersebut, tidak ada adegan lanjutan yang menjawab apakah polisi itu berhasil bertahan hidup atau tewas. Maka itu, sampai sekarang masih banyak penonton yang menebak-nebak nasib polisi itu, dan tentunya berharap sosok polisi itu dapat kembali muncul di season selanjutnya.

15. Jadwal Rilis Season 2 Squid Game Belum Diungkap

Banyaknya misteri yang belum terjawab dan akhir cerita yang menggantung membuat masyarakat sangat menantikan kelanjutan serial Squid Game ini. Antusiasme dari masyarakat disambut baik oleh Netflix yang telah mengonfirmasi bahwa akan dirilis season 2 Squid Game.

Hwang Dong-hyuk masih akan menjadi sutradara untuk season 2 Squid Game ini, dan tokoh utamanya juga masih Song Gi-hun. Namun, jadwal rilis season 2 Squid Game ini masih belum diumumkan, jadi tunggu saja, ya!

Itu dia Grameds 15 fakta menarik Film Serial Squid Game. Setelah membaca berbagai fakta-fakta menarik serial ini, jadi ingin nonton ulang serial Squid Game ini lagi ya. Sembari menunggu season 2 Squid Game, menonton ulang season pertamanya dapat menjadi pilihan tepat, itung-itung menyegarkan kembali ingatan dan detail-detail yang memberikan clue untuk season 2!

Grameds, sekian artikel 15 Fakta Menarik Film Squid Game. Bagi kalian yang ingin mempelajari lebih lanjut mengenai produksi film, kalian bisa belajar dengan membaca berbagai buku yang tersedia di Gramedia.com. Sebagai #SahabatTanpaBatas, Gramedia menyediakan berbagai buku berkualitas yang dapat mendukung kebutuhan dan minat Anda. Yuk dapatkan bukunya sekarang!

Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Gabriel

Rujukan:

  • https://en.wikipedia.org/wiki/Squid_(game)
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Squid_Game
  • https://gensindo.sindonews.com/read/616901/700/cuma-die-hard-fans-yang-tahu-ini-7-fakta-menarik-squid-game-1638454373
  • https://www.lazone.id/entertainment/movie/13-fakta-unik-di-balik-serial-squid-game-yang-belum-lo-tahu-ZjnOM
  • https://seleb.tempo.co/read/1513203/10-fakta-film-squid-games-nomor-telepon-asli-dan-nasibnya-sebelum-di-netflix
  • https://www.celebrities.id/read/fakta-squid-game-34bE7U

 



Live Apakah Anda berminat jika disediakan fasilitas baca buku sepuasnya di Gramedia ?
  • Ya, tentu saja!
    92% 92% 1.3k / 1.4k
  • Tidak
    7% 7% 102 / 1.4k


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Arum Rifda

Menulis adalah cara terbaik untuk menyampaikan isi pemikiran, sekalipun dalam bentuk tulisan, bukan verbal.
Ada banyak hal yang bisa disampaikan kepada pembaca, terutama hal-hal yang saya sukai, seperti K-Pop, rekomendasi film, rekomendasi musik sedih mendayu-dayu, dan lain sebagainya.