in

Kenali Kelebihan Kayu Jati dan Cara Merawatnya Agar Tetap Awet

Kelebihan Kayu Jati – Kayu jati merupakan kayu yang paling populer di telinga masyarakat, bahkan dikalangan orang awam yang tidak mengerti soal perkayuan sekalipun, kayu jati bukanlah kayu yang asing. Meski banyak orang di luar sana belum pernah melihat bentuk pohon jati, kayu jati, bahkan tidak bisa membedakan antara satu jenis kayu dengan kayu lainnya, paling tidak mereka tahu bahwa kayu jati adalah kayu nomor satu.

Pertanyaannya, apa yang membuat kayu ini begitu terkenal dibandingkan dengan kayu lainnya? Kayu jati terutama terkenal akan kualitasnya yang bagus, dan karena kualitasnya inilah, kayu jati selalu menjadi pilihan banyak orang. Entah itu, untuk membangun rumah atau membuat furnitur, sebisa mungkin mereka akan memilih kayu jati sebagai bahan utamanya.

Kalau kamu adalah salah satu orang yang memiliki rencana untuk membuat furnitur di rumah dari kayu jati, sebelum kamu memulai, kamu harus tahu dulu nih jenis-jenis kayu jati. Pasalnya, meski namanya sama-sama kayu jati, namun setiap jenis memiliki kualitas yang berbeda. Supaya kamu tidak salah pilih kayu, yuk kenalan dulu dengan jenis-jenis kayu jati di bawah ini.

 

Jenis-Jenis Kayu Jati 

perhutani

Membahas soal kayu jati, kebanyakan orang akan berpikir kalau semua kayu jati itu sama. Padahal, meski namanya sama-sama kayu jati, kayu ini terdiri dari berbagai jenis dengan kualitas yang berbeda-beda. Jadi, ada berapa jenis kayu jati yang perlu kita ketahui, dan apa perbedaannya?

1. Kayu Jati Perhutani

Kayu jati berasal dari pohon jati, biasanya tumbuh dengan sendirinya. Namun tidak semuanya seperti itu, setidaknya di Indonesia. Di negara kita, banyak pohon jati dikelola oleh Dinas Perhutanan agar keberadaannya tidak terancam seperti jenis pohon lainnya.

Bukan hanya menanam, pohon jati yang dimiliki oleh Dinan Perhutanan juga dirawat dengan baik. Nah, karena diperhatikan dengan baik, tidak heran kalau jenis kayu jati dari Dinas Perhutanan atau yang sering disebut TPK memiliki kualitas yang sangat istimewa.

Kayu jati perhutani biasanya memiliki ciri seperti serat yang lebih padat, kuat, dan ukuran kayunya yang cukup besar dibandingkan dengan jenis jati lainnya  Hal ini karena pihak Dinas Perhutanan membiarkan pohon jati tumbuh selama puluhan tahun. Bukan hanya itu, ketika akan menebang pun, mereka akan lebih dulu memilih mana kayu jati yang sudah cukup umur dan memiliki kualitas terbaik.

2. Kayu Jati Emas

Selain kayu jati perhutanan atau TPK yang dikelola oleh pemerintah, pohon jati juga dikelola oleh masyarakat. Salah satu alasannya, karena kayu jati memiliki harga yang mahal dipasaran. Kayu jati yang dikelola oleh masyarakat atau individu tertentu dikenal sebagai kayu jati emas.

Kayu jati emas yang berasal dari pohon jati yang dikelola oleh masyarakat biasanya didapatkan dari pohon yang berusia 7 tahun atau lebih tua. Namun, karena usia dan perawatannya tidak setelaten Dinas Perhutanan, maka kualitas kayu jati emas ini tentu tidak akan sebagus jenis kayu jati perhutanan.

Kayu jati jenis ini biasanya memiliki ciri seperti pori-pori kayu yang lebih besar dan banyak, warnanya lebih gelap, dengan harga yang lebih murah. Meski kualitasnya sedikit dibawah standar pemerintah, tetapi kayu jati jenis ini juga memiliki beberapa kelebihan seperti mudah dibentuk dengan kayu yang cukup kokoh sehingga bagus digunakan untuk membuat furnitur.

The Architecture of Love | Di balik Pena

3. Kayu Jati Rakyat

Setelah jati yang dikelola oleh dinas atau individu, ada satu jenis jati lagi yang perlu kamu ketahui, namanya jati rakyat. Dibandingkan dengan jati perhutani dan jati emas, jenis kayu jati yang satu ini merupakan jati dengan kualitas paling rendah. Salah satu alasannya karena batangnya yang bengkok dan warnanya yang pucat sehingga tidak terlihat menarik, bahkan setelah dibuat furnitur.

Menariknya, meski dalam urusan kualitasnya, kayu jati rakyat kurang bagus, namun kayu satu ini memiliki pori-pori yang lebih padat ketimbang kayu jati emas. Alasannya tentu saja karena umur kayu yang jauh lebih tua saat ditebang.

Tidak seperti kayu jati emas yang didapat dari pohon jati berusia 6 tahun ke atas, rata-rata kayu jati rakyat berasal dari pohon jati yang berusia 15 tahun ke atas.

Sayangnya, meski pori-pori jati rakyat lebih emas, dan usianya lebih tua, tetapi karena kualitasnya berada di bawah dua jenis jati lainnya, maka peminatnya juga jarang, sehingga harganya jauh lebih murah.

Kelebihan Kayu Jati yang Tidak Dimiliki Jenis Kayu Lain

mebelkujati.wordpress.com

Seperti yang kamu dan kita semua sudah ketahui, kayu jati merupakan salah satu kayu dengan harga yang mahal di Indonesia. Memang kayu jati bukan kayu termahal di dunia, namun harganya tetap saja bisa mencapai belasan juta.

Jadi, meski harganya bikin geleng-geleng kepala, tetapi ada alasan kenapa kayu jati ini begitu mahal. Pertama, jenis kayu ini cukup langka di pasaran dan itu membuatnya jadi semakin berharga. Alasan kedua mengapa jenis kayu ini mahal adalah karena kualitasnya.

Bagaimanapun, ada harga ada kualitas. Dibandingkan dengan jenis kayu lain, kayu jati juga memiliki sejumlah kelebihan yang tidak dimiliki oleh kayu jenis lainnya. Jadi, apa saja kelebihan kayu jati ini?

1. Tahan lama dan tidak mudah rusak

Salah satu harapan banyak orang ketika membeli atau membuat furnitur dari kayu adalah, mereka berharap furnitur yang dibuatnya bisa bertahan dalam waktu lama. Jadi, bisa dibilang kalau semakin lama, maka akan semakin baik.

Namun, panjang atau tidaknya umur furnitur yang kita miliki, sebenarnya bergantung pada kualitas kayu yang digunakan sebagai bahan utama dan juga bagaimana kita merawat furnitur tersebut.

Kamu yang ingin membuat furnitur dari kayu, kayu jati bisa menjadi pilihan terbaik, apalagi kalau kayu jati yang kamu gunakan adalah kayu jati perhutani yang memang memiliki kualitas nomor satu. Kayu jati jadi pilihan terbaik karena jenis kayu satu ini sangat awet.

Berbeda dengan jenis kayu lain yang akan hancur jika terkena hujan secara terus-menerus, kayu jati bisa saja dibiarkan di luar ruangan dan terkena berbagai cuaca, tanpa mengalami kerusakan sedikit pun.

Tekstur kayu jati juga sangat padat karena berasal dari pohon jati yang berusia belasan sampai puluhan tahun. Semakin tua usia pohon jati yang dipilih, maka akan semakin padat dan bagus juga kualitasnya.

2. Mudah dibentuk

Banyak kayu yang memiliki tekstur keras dengan pori-pori yang kecil, rata-rata mudah dipotong apalagi dibentuk. Namun menariknya, hal itu tidak berlaku bagi kayu jati. Salah satu keunikan dari kayu jati yang membuatnya begitu diminati oleh banyak orang adalah, karena kayu ini mudah sekali dibentuk.

Kayu jati terutama kayu jati perhutani yang berusia tua memang sangat keras dan kokoh, namun kayu jenis ini mudah dipotong dan tidak sulit untuk dibentuk sesuai dengan keinginan kita.

Makanya, tidak heran kalau selain dijadikan sebagai bahan utama untuk membuat furnitur, kayu jati juga banyak digunakan dalam berbagai karya seni. Entah itu karya seni berupa patung atau ukiran.

3. Mudah dirawat

Selain tahan lama dan mudah dibentuk, kelebihan lainnya dari furnitur berbahan kayu jati adalah cara merawatnya yang mudah. Beberapa kayu lain yang sudah diubah menjadi furnitur biasanya harus rajin di lap, dijauhkan dari air, dan harus dipernis paling tidak satu tahun sekali agar warnanya tetap cantik.

Namun hal itu tidak perlu dilakukan jika furnitur yang kamu gunakan berasal dari kayu jati. Tentu saja, sama seperti furnitur lainnya, furnitur dari kayu jati juga perlu dirawat. Namun perawatan tidak sulit dan tidak perlu terlalu sering dilakukan.

Untuk menjaganya tetap awet, furnitur dari kayu jati hanya perlu dilap atau disikat sesekali. Untuk urusan warna, kayu jati tidak perlu terlalu sering dipernis. Pasalnya, tidak seperti kebanyakan kayu lain yang warnanya semakin jelek setelah dimakan waktu, warna kayu jati akan terlihat semakin cantik. Kayu ini juga tahan terhadap cuaca, baik itu panas maupun guyuran hujan.

4. Tahan terhadap rayap dan serangga

Selain gempuran cuaca, rayap dan serangga juga menjadi musuh utama bagi furnitur kayu. Dua hewan kecil ini membuat kayu jadi keropos dan akhirnya hancur. Tapi beda ceritanya kalau furnitur yang kamu gunakan berasal dari kayu jati.

Pasalnya berbeda dengan kebanyakan jenis kayu, kayu jati sangat tahan terhadap rayap, serangga, maupun perusak lainnya seperti jamur. Ini karena kayu jati terutama jati perhutani yang berusia tua memiliki pori yang lebih kecil dengan tekstur yang padat. Tekstur dan pori-pori kecil inilah yang membuat serangga dan rayap tidak bisa masuk dan merusak kayu.

Penyebab lain mengapa kayu jati begitu awet adalah karena tidak seperti kayu lain, kayu jati memiliki kandungan minyak yang dapat membantu mengusir serangga bahkan melindunginya dari jamur yang juga akan merusak furnitur.

 

 

Tips Merawat Furnitur dari Kayu Jati Agar Tetap Awet

unsplash.com/Denys Striyeshyn

Dibandingkan dengan kayu lainnya, kelebihan kayu jati memang lebih banyak. Kenapa begitu? Ini karena kayu jati tahan sekali terhadap terpaan cuaca baik itu sinar matahari dan juga guyuran hujan. Selain itu, jenis kayu ini juga lebih mampu dalam melindungi dirinya sendiri dari serangan hama yang dapat merusak.

Meski termasuk dalam golongan kayu-kayu kualitas terbaik, bukan berarti kamu bisa membiarkan furnitur kayu jati begitu saja. Meski tidak serepot furnitur dari jenis kayu lain, namun perawatan tetap diperlukan demi menjaga agar furnitur kayu jati tetap awet dan tahan lama. Bagaimana cara merawatnya?

 

  • Lap furnitur dari debu

Salah satu cara paling mudah untuk menjaga agar furnitur tetap awet dan tidak mudah rusak adalah dengan membersihkannya dari debu. Hal ini juga berlaku kalau furnitur yang kamu miliki terbuat dari kayu jati. Well, kayu jati memang tahan jamur dan serangga, tetapi permukaannya tetap tidak bisa terlindungi dari debu.

Adapun yang perlu kamu lakukan adalah dengan mengelap permukaan furnitur dengan menggunakan lap. Lap nya sendiri sebaiknya menggunakan kain microfiber. Selain dilap dengan kain, kamu juga perlu membersihkan debu dari sela-sela furnitur.

Apalagi kalau memang furnitur yang kamu miliki memiliki banyak ukiran. Maka kamu juga harus membersihkannya dengan menggunakan kuas kecil yang bersih.

Untuk mengelap furnitur sendiri, normalnya dilakukan setiap hari. Namun kalau kamu tidak punya waktu, kamu bisa melakukannya minimal setiap satu Minggu sekali.

 

  • Letakkan furnitur di tempat kering

Tidak dipungkiri, furnitur dari kayu jati memang lebih tahan dalam menghadapi berbagai jenis cuaca, termasuk guyuran hujan deras sekalipun. Tapi hanya karena furnitur kamu tidak akan rusak dengan sekali dua kali hujan atau panas, bukan berarti kamu bisa membiarkannya terus-menerus kehujanan atau kepanasan.

Guyuran hujan atau terpaan udara dingin secara rutin akan membuat warna kayu menggelap karena oksidasi. Selain itu, terpaan hujan dan udara dingin juga akan membuat lapisan kayu jadi lembab dan lebih mudah ditumbuhi jamur.

Hujan dan udara dingin bukan satu-satunya yang patut diwaspadai. Pasalnya, membiarkan furnitur seperti meja dan kursi dari kayu jati juga tidak disarankan. Meski tidak akan ditumbuhi jamur, tetapi sinar matahari yang panas akan membuat warna furnitur berubah jadi kusam.

Nah, untuk menghindari hal-hal seperti itu, ada baiknya kalau kamu meletakkan furnitur dari kayu jati di dalam ruangan yang memiliki suhu normal, tidak terlalu panas atau tidak terlalu dingin.

 

  • Bersihkan dengan cairan khusus

Sebenarnya awet atau tidaknya furnitur yang kita miliki, semua kembali kepada bagaimana kita memperlakukannya. Bahkan, jika furnitur yang kamu miliki terbuat dari kayu jati kelas satu sekalipun, jika tidak dirawat, tetap saja tidak akan bisa bertahan lama.

Untuk kayu jati, selain menjaga agar furnitur tidak terlalu sering terkena sengatan panas dan guyuran hujan, kamu juga harus memastikan furnitur tetap bersih. Mengelap furnitur dengan kain kering saja sebenarnya tidak cukup.

Kamu juga membutuhkan cairan khusus untuk membersihkan furnitur. Cairan khusus ini bukan hanya dapat menjaga agar furnitur yang kamu punya tetap bersih, tapi juga memastikan agar warnanya tetap cantik seperti saat pertama kali membelinya. Kamu bisa membeli cairan khusus untuk furnitur ini di toko furnitur atau secara online.

 

  • Gunakan minyak jati

Pada dasarnya, kayu jati memang menghasilkan minyak pada serat kayunya. Minyak ini digunakan untuk membuat kayu terhindar dari sebaran jamur. Manfaat lainnya dari minyak alami yang ada di kayu jati adalah, minyak ini akan membuat permukaan furnitur tetap mengkilat.

Sayangnya, minyak maupun warna alami dari kayu jati tidak akan bertahan selamanya. Seperti yang kamu tahu, warna kayu jati akan berubah jika terus-menerus terkena sengatan panas dari sinar matahari.

Untuk mengatasi masalah ini, solusinya adalah dengan mengoleskan permukaan furnitur dengan menggunakan minyak yang memang dikhususkan untuk kayu jati. Minyak jati ini bukan hanya akan menjaga warnanya tetap cantik, tapi juga menjaga agar permukaan furnitur tetap mengkilap seperti baru.

 

Kelebihan kayu jati memang lebih banyak, tapi itu semua tergantung pada jenis kayu jati yang kamu gunakan sebagai bahan utama furnitur dan juga bagaimana kamu merawatnya. Untuk membuat furnitur sendiri, ada baiknya kalau kamu menggunakan jenis kayu jati perhutani yang memang memiliki kualitas paling baik diantara jenis kayu jati lainnya. Memang harga dari kayu jati perhutani akan jauh lebih mahal, namun itu tentu sebanding dengan kualitasnya.

Selain memilih jenis kayu jati, kamu juga harus benar-benar merawat furnitur yang kamu miliki dengan mengikuti beberapa tips di atas. Lagipula, sayang banget kan kalau sudah membeli furnitur mahal-mahal tapi rusak begitu saja karena kurang perawatan?

Untuk Grameds yang sedang mencari informasi seputar kayu jati dan jenis-jenis pohon lainnya, kamu bisa mengunjungi gramedia.com. Sebagai #SahabatTanpaBatas, kami selalu berusaha untuk menyediakan produk terbaik dan terbaru untuk Grameds, supaya kamu memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Siti Marliah

Sumber:

  • https://courtina.id/kayu-jati-solid/
  • https://podiumminimalis.com/blog/keunggulan-kayu-jati/
  • https://berita.99.co/mengenal-kayu-jati/
  • https://www.bursabajaringan.com/kayu-jati/
  • https://courtina.id/merawat-kayu-jati/
  • https://www.popmama.com/life/home-and-living/bella-lesmana/agar-tetap-indah-rawat-furnitur-kayu-jati-dengan-cara-ini
  • https://www.99.co/id/panduan/furniture-kayu-jati


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Albert

Mungkin banyak orang tidak suka dengan dunia interior, tapi tidak dengan saya. Ketertarikan dengan dunia interior membuat saya sangat senang melihat perkembangannya. Terlebih, saya juga senang menulis, sehingga tema tentang interior saya tuangkan ke dalam tulisan.