in

Apakah Ibu Hamil Boleh Minum Yakult? Simak Penjelasan Lengkapnya! 

Sumber: Twitter

Apakah ibu hamil boleh minum yakult – Yakult adalah salah satu minuman probiotik yang popularitasnya tak perlu diragukan lagi.

Baik anak-anak, orang tua, sampai ibu hamil pun ada yang meminumnya. Minuman sehat dari Jepang terbuat dari campuran fermentasi susu skim, gula, dan bakteri Lactobacillus Casei.

Bakteri Lactobacillus Casei, Menurut sebuah penelitian dalam jurnal American Society for Microbiology, ternyata mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Seperti mencegah infeksi, menyeimbangkan mikrobiota usus, mencegah kanker, serta meningkatkan kekebalan tubuh.

Pertanyaannya, apakah ibu hamil boleh minum yakult? Untuk menjawabnya, kita akan membahas lebih jauh lagi mengenai apa itu Yakult dan apa saja kandungannya. Simak sampai tuntas, ya!

Apa itu Yakult?

Pada dasarnya, Yakult merupakan minuman yang mengandung probiotik alias bakteri baik. Probiotik ini dipercaya bisa memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh manusia. Dalam satu botol Yakult, terdapat kandungan sekitar 10 milyar bakteri Lactobacillus Casei Strain Shirota.

Pihak Yakult sendiri mengatakan bahwa bakteri ini terbukti mampu melewati cairan asam lambung sehingga ketika sampai ke susu masih dalam keadaan hidup. Kemampuan utama bakteri Lactobacillus Casei Strain Shirota adalah meningkatkan jumlah bakteri baik serta menyeimbangkan jumlah bakteri jahat yang ada di dalam sistem pencernaan.

Jadi singkatnya, dengan minum Yakult kesehatan sistem pencernaan dan daya tahan tubuh kita akan terjaga dengan baik.

Kandungan dalam Yakult

Meskipun Yakult memiliki kandungan bakteri baik dalam jumlah yang banyak, sehingga dapat melancarkan sistem pencernaan, namun sebelum mengkonsumsinya lebih baik perhatikan dulu apa saja kandungan dalam Yakult.

Apalagi setiap orang memiliki reaksi yang berbeda terhadap zat yang masuk ke dalam tubuhnya. Selain itu, ibu hamil juga harus mempertimbangkan semua makanan dan minuman yang dikonsumsi karena akan berpengaruh pada janin yang sedang dikandungnya.

Berikut ini kandungan dalam Yakult yang harus Grameds ketahui:

  1. Bakteri Lactobacillus Casei Shiorta Strain sekitar 6,5 milyar hingga 10 milyar dalam satu botol berukuran 65 ml
  2. Gula (Glukosa, Sukrosa, atau Dekrosa) yang dapat menyeimbangkan rasa manis dengan rasa asam sehingga rasanya lebih enak.
  3. Perisa tambahan alami untuk menyeimbangkan rasa dan menambah kelezatan cita rasanya
  4. Air
  5. Susu bubuk skim yang dapat memicu reaksi fermentasi pada susu.

Apakah Ibu Hamil Boleh Minum Yakult?

apakah ibu hamil boleh minum yakult
Pixabay.com/Anilsharma26

Dalam situs resminya, Yakult menerangkan bahwa minuman ini sangat aman untuk diminum oleh ibu hamil. Pasalnya, di dalamnya terdapat kandungan bahan-bahan alami seperti susu skim yang kandungan lemaknya sudah dikurangi atau dihilangkan dan juga glukosa.

The Architecture of Love | Di balik Pena

Selain itu, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya Yakult dapat meningkatkan jumlah bakteri baik sekaligus menyeimbangkan bakteri jahat di dalam sistem pencernaan. Pernyataan Yakult ini didukung oleh pernyataan dari American Pregnancy Association yang mengatakan bahwa ibu hamil boleh mengkonsumsi minuman probiotik.

Terlebih di dalam Yakult, terdapat salah satu dari tiga jenis probiotik yang paling sering digunakan, yaitu Lactobacillus.

Dua lainnya adalah Saccharomyces dan Bifidobacterium. Di sisi lain, sampai sekarang masih belum ditemukan adanya hubungan antara penggunaan probiotik dengan kelainan dalam kehamilan seperti keguguran atau yang lainnya.

Jadi, apakah ibu hamil boleh minum Yakult? Tentu saja boleh karena tidak ada resiko berbahaya yang mengancam keselamatan ibu dan calon bayi yang dikandungnya. Selain itu, ibu yang sudah melahirkan dan sedang menyusui juga diperbolehkan mengkonsumsi Yakult maupun minuman probiotik lainnya.

Dengan catatan, jumlahnya harus diperhatikan dan Yakult harus diminum sesuai dengan takaran yang sudah ditentukan. Jangan sampai melebihi dosis harian yang dianjurkan. Dengan begitu, baik ibu dan calon bayi dalam kandungan akan merasakan manfaat dari minuman probiotik ini.

Selama hamil, asupan makanan dan minuman harus diperhatikan dengan baik karena dapat mempengaruhi kesehatan janin. Namun tidak semua wanita mengetahui bagaimana cara mengaturnya, terutama yang baru pertama kali hamil.

Untuk itu, sebaiknya pelajari cara menghadapi dan menjalani masa kehamilan dengan membaca Buku Pintar Ibu Hamil yang disusun oleh Tim Naviri. uku ini ditulis dalam rangka memberikan bantuan semacam itu untuk wanita yang akan segera menjadi ibu, dengan memfokuskan membahas hal-hal penting dan mendasar tentang kehamilan.

apakah ibu hamil boleh minum yakult

Live Tertarik untuk mendapatkan rekomendasi produk ini?
  • Tertarik
    73% 513 / 694
  • Belum
    18% 128 / 694
  • Masukkan keranjang
    7% 53 / 694

Hal Yang Perlu Diperhatikan Oleh Ibu Hamil Sebelum Minum Yakult

Selain jumlah dosis takarannya, masih ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh ibu hamil sebelum minum Yakult. Khususnya yang berkaitan dengan kandungan laktosa serta gula di dalam Yakult.

For your information, satu botol Yakult ukuran 6 ml diketahui mengandung 10 gram gula. Untuk ibu hamil dengan riwayat diabetes, ada kemungkinan hal ini akan menimbulkan pengaruh negatif pada tingkat gula darah.

Tak hanya itu, ibu hamil juga beresiko terkena diabetes gestasional. Ini adalah tipe diabetes yang umum terjadi pada ibu tanpa riwayat diabetes sebelumnya dan seringkali muncul pada masa paruh kedua masa kehamilan.

Selain gula, Yakult juga mengandung laktosa atau gula di dalam susu. Jika ibu hamil yang mempunyai intoleransi laktosa mengkonsumsi yakult, maka kemungkinan akan merasakan beberapa gejala seperti diare, muntah, kembung, dan mual.

Manfaat Yakult untuk Ibu hamil

apakah ibu hamil boleh minum yakult
Pixabay.com/JenniferBayers

Ibu hamil harus menjaga asupan nutrisinya agar kondisi kesehatan tetap baik dan tidak mudah terserang penyakit. Hal ini mencakup asupan nutrisi yang dapat mendukung kesehatan usus.

Sebab ketika usus ibu hamil sehat, maka dia akan terlindungi dari beberapa komplikasi persalinan. Di luar itu, ternyata masih ada banyak manfaat yang akan didapatkan oleh ibu hamil ketika minum Yakult dengan baik dan tepat.

1. Kesehatan pencernaan terjaga

Probiotik yang berasal dari makanan, minuman, maupun suplemen diketahui dapat membantu sistem pencernaan ibu hamil agar mampu bekerja dengan lebih efisien. Alasannya karena probiotik akan mengurangi keberadaan bakteri jahat di sistem pencernaan.

Dengan begitu, usus akan lebih mudah memindahkan makanan dan mengurangi kemungkinan terjadinya komplikasi kesehatan.

Menariknya, selain minum minuman probiotik, ibu hamil juga bisa menjaga kesehatan pencernaan dengan beberapa cara lainnya. Misalnya dengan mengatur pola makan sehat dan terkendali.

Apalagi ibu hamil sering kali ngidam banyak makanan. Sebaiknya, jangan terlalu sering mengkonsumsi makanan yang berlemak dan pedas agar terhindar dari masalah pencernaan. Lebih baik perbanyak mengkonsumsi makanan yang bernutrisi seperti sayur, daging rendah lemak, ikan, dan buah.

Cara selanjutnya adalah dengan menghindari makan saat larut malam karena dapat mengakibatkan perut penuh dan sulit tidur. Jika Grameds merasa lapar saat malam hari, sebaiknya makanan camilan kecil seperti buah-buahan daripada makanan berat.

Lalu, Grameds juga harus mengatur waktu makan agar kesehatan pencernaan tetap terjaga dengan baik. Hindari makan banyak dalam satu waktu, lebih baik makan 5 sampai 6 kali sehari dalam porsi kecil agar asam lambung tidak naik.

2. Mencegah anak dari resiko alergi

Manfaat Yakult tidak hanya dirasakan oleh ibunya saja, melainkan juga oleh calon bayinya. Ketika ibu hamil minum Yakult, anaknya cenderung terhindar dari resiko alergi.

World Allergy Organization membuktikan secara ilmiah bahwa ibu hamil dapat mencegah anak dari resiko alergi dengan mengkonsumsi probiotik selama kehamilan.

Tak hanya itu, menurut sebuah studi dalam Journal of Allergy and Clinical Immunology disebutkan bahwa mengkonsumsi minuman probiotik ketika hamil akan mengurangi resiko eksim pada anak. Eksim sendiri umumnya muncul pertama kali ketika bayi berusia 3 sampai 6 bulan, dan penyebabnya bisa berbagai macam. Oleh karena itu, sebaiknya lakukan pencegahan eksim sejak bayi masih berada di dalam kandungan.

Untuk mencukupi kebutuhan probiotik ini, Grameds bisa melakukan beberapa cara, diantaranya seperti:

  • Minum Yakult atau minuman probiotik lainnya
  • Mengkonsumsi makanan kaya probiotik atau suplemen probiotik
  • Mengkonsumsi acar, susu kefir, miso, atau coklat
  • Minum teh kombucha–teh fermentasi yang mengandung banyak probiotik dan memiliki kadar kafein yang lebih rendah dari teh biasa.

Untuk para ibu hamil, tak perlu bingung mencari resep yang sehat. Buku Resep Makanan Baduta dan Ibu Hamil untuk Generasi Emas Indonesia akan memudahkan para ibu hamil dalam membuat resep ibu hamil yang sehat sekaligus nikmat. Jadi, dapatkan segera bukunya dengan klik gambar buku di bawah ini, ya.

apakah ibu hamil boleh minum yakult

Live Tertarik untuk mendapatkan rekomendasi produk ini?
  • Tertarik
    73% 513 / 694
  • Belum
    18% 128 / 694
  • Masukkan keranjang
    7% 53 / 694

3. Mengurangi resiko terkena infeksi vagina

Manfaat Yakult untuk ibu hamil yang selanjutnya adalah membantu mengurangi resiko terkena infeksi vagina.

Khasiat ini didapatkan karena Yakult dapat meningkatkan bakteri menguntungkan di dalam vagina ibu hamil. Dengan begitu, organisme penyebab infeksi yang berbahaya dapat ditekan. Pada akhirnya, hal ini akan mencegah pertumbuhan organisme penyebab infeksi berbahaya.

Infeksi vagina pada ibu hamil bisa terjadi selama masa kehamilan. Karena itu, sebaiknya dilakukan pencegahan sejak dini daripada mengobati setelah infeksinya muncul. Beberapa jenis infeksi vagina yang dapat dialami selama kehamilan adalah infeksi ragi, trikomoniasis, bacterial vaginosis (BV), dan grup B Strep (GBS).

Infeksi vagina yang muncul selama kehamilan dapat menular ke janin sebelum atau saat kelahiran. Dengan begitu, kesehatan janin akan terancam. Bahkan dalam beberapa kasus dapat menyebabkan keguguran hingga kelahiran prematur.

Biasanya, infeksi vagina tidak memiliki gejala awal. Namun jika kondisinya sudah parah, ibu hamil dapat mengalami beberapa gejala, seperti:

  • Rasa gatal dan nyeri di vagina
  • Kemerahan
  • Pembengkakan vagina
  • Keputihan berwarna kuning kekuningan dan seperti roti
  • Rasa tidak nyaman saat berhubungan badan
  • Rasa terbakar ketika buang air kecil

4. Menurunkan resiko terkena preeklampsia

Preeklampsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang dapat berakibat fatal. Komplikasi ini biasanya disebabkan oleh tekanan darah tinggi yang terjadi selama kehamilan. Perlu Grameds tahu, preeklampsia ini dapat menimbulkan dampak yang berbahaya.

Misalnya, bayi yang dikandung oleh ibu penderita preeklampsia cenderung mempunyai pertumbuhan yang lambat di dalam rahim.

Hal ini disebabkan karena preeklampsia dapat mengurangi jumlah oksigen serta nutrisi yang diteruskan dari ibu ke calon bayinya. Karena itu, bayi akan terlihat lebih kecil dari biasanya. Bahkan dalam kasus yang parah, bayi mungkin akan dilahirkan sebelum mencapai perkembangannya yang sempurna.

Kabar baiknya, ada beberapa cara yang bisa Grameds lakukan untuk menurunkan resiko terkena preeklampsia atau mencegahnya. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi makanan atau minuman probiotik.

Menurut sebuah studi dalam British Medical Journal tahun 2018, ibu hamil yang mengkonsumsi probiotik pada trimester ketiga kehamilan dapat cenderung lebih aman dari resiko preeklampsia. Selain mengkonsumsi probiotik, Grameds juga harus rutin mengontrol tekanan darah dan mengatur pola makan, istirahat, serta olahraga secara rutin selama kehamilan. Ketahui lebih banyak seputar gizi kesehatan ibu hamil melalui buku Super food untuk Ibu Hamil.

Live Tertarik untuk mendapatkan rekomendasi produk ini?
  • Tertarik
    73% 513 / 694
  • Belum
    18% 128 / 694
  • Masukkan keranjang
    7% 53 / 694

5. Meringankan kecemasan dan stres selama kehamilan

Bagi ibu hamil, menghindari stres dan gangguan hati yang lainnya adalah hal yang wajib dilakukan selama masa kehamilan. Sebab stres selama kehamilan bisa meningkatkan resiko kelahiran prematur serta berat badan bayi yang rendah saat lahir.

Menurut Harvard Health Publishing, otak dan sistem pencernaan manusia memiliki hubungan yang cukup erat. Sehingga ketika terjadi perubahan bakteri pada usus, akan menimbulkan kondisi neuropsikiatri seperti depresi atau kecemasan.

Oleh karena itu, ibu hamil disarankan mengkonsumsi makanan atau minuman probiotik yang dapat meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus sehingga kecemasan dan stres dapat dicegah.

6. Menjaga berat badan

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan tahun 2013 dan diterbitkan dalam Journal of Biological Chemistry, probiotik diketahui dapat melepaskan hormon pengatur nafsu makan di dalam tubuh.

Dengan begitu, keinginan makanan berlebih akan ikut menurun. Ini berarti berat badan ibu hamil juga ikut terjaga dengan baik. Kemudian, sebuah studi pada hewan yang terbit dalam Food & Nutrition Research tahun 2015 lalu menjelaskan bahwa Lactobacillus casei (LcS) mempunyai efek anti-obesitas. Hal ini tentunya sangat baik untuk membantu menjaga berat badan selama masa kehamilan.

Sumber Makanan Dengan Kandungan Probiotik Alami

Di atas sudah disebutkan bahwa Grameds dapat mencukupi asupan probiotik melalui minuman seperti Yakult dan juga beberapa jenis makanan. Seperti tempe, miso, kimchi, dan kafir.

Nah di samping mengkonsumsi makanan atau minuman probiotik, ibu hamil juga disarankan mengkonsumsi prebiotik yang dapat memperkuat organ pencernaan. Yup, kamu tidak salah baca, probiotik dan prebiotik diketahui mempunyai manfaat bagi sistem pencernaan dan keduanya adalah hal yang berbeda.

Prebiotik merupakan makanan yang dapat menyodok serta mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam manusia. Artinya, dengan mengkonsumsi probiotik dan prebiotik, bakteri baik yang ada di dalam sistem pencernaan akan terus terjaga.  Berikut ini beberapa makanan yang mengandung prebiotik:

  • Pisang
  • Kacang kedelai
  • Buah tin
  • Asparagus
  • Gandum
  • Daun bawang
  • Berbagai jenis buah dan sayuran lainnya yang berserat

Efek Samping Yang Mungkin Dirasakan Oleh Ibu Hamil Saat Mengkonsumsi Yakult

Secara umum, Yakult merupakan produk minuman yang tidak mempunyai efek samping berbahaya. Meski begitu, minuman ini juga dapat menimbulkan beberapa efek samping ringan, khususnya bagi pemula yang baru pertama kali mengkonsumsi Yakult atau terlalu berlebihan. Efek samping tersebut diantaranya adalah:

Alergi

Efek samping pertama yang mungkin muncul jika Grameds baru pertama kali mengkonsumsi adalah alergi. Alergi ini biasanya disebabkan karena bakteri lactobacillus casei yang terdapat dalam Yakult bisa memicu peningkatan produksi histamin dalam sistem pencernaan tubuh.

Histamin sendiri adalah molekul yang dibentuk oleh sistem imun ketika ada ancaman seperti bakteri atau virus. Jika jumlah Histamin nya terlalu banyak, akan menimbulkan pembengkakan pada beberapa bagian tubuh karena pembuluh darah yang membesar.

Perut kembung

Yakult memang dapat membantu melancarkan pencernaan, namun jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan justru akan menimbulkan efek sebaliknya, yaitu membuat perut kembung.

Ketika Grameds mengkonsumsi Yakult secara berlebihan, kemungkinan akan terjadi penumpukan gas yang menyebabkan rasa kembung di perut. Selain itu, jika kamu mempunyai intoleransi laktosa, kemungkinan akan menimbulkan gangguan pencernaan lainnya.

Infeksi

Minuman probiotik seperti Yakult pada dasarnya termasuk minuman yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Namun jika jumlahnya terlalu banyak, maka dapat meningkatkan resiko terjadinya infeksi.

Pada beberapa kasus, bahkan dapat menimbulkan infeksi jamur dan bakteri karena konsumsi probiotik yang terlalu banyak. Biasanya kondisi ini terjadi pada orang-orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah.

Meskipun manfaat yang akan didapatkan lebih banyak daripada efek samping yang mungkin timbul, namun sangat dianjurkan agar Grameds melakukan konsultasi dengan dokter kandungan terlebih dulu saat ingin minum Yakult selama hamil.

Tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas dan pasti mengenai manfaat dan efek samping yang akan mempengaruhi kesehatan kamu dan bayi yang berada dalam kandungan.

Demikian pembahasan tentang pertanyaan “apakah ibu hamil boleh minum Yakult?” Semoga semua pembahasan di atas bermanfaat untuk kamu, Grameds. 

Jika ingin mencari buku seputar kesehatan bayi, maka kamu bisa mendapatkannya di gramedia.com. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Gilang Oktaiviana Putra

Rujukan:

https://www.farmaku.com/artikel/ibu-hamil-dan-yakult/

https://www.alodokter.com/komunitas/topic/yakult-bagus-tidak-untuk-ibu-hamil

Bolehkah Ibu Hamil Minum Yakult? Simak 4 Fakta Ini Dahulu, Bun!

Ibu Hamil Minum Yakult, Apakah Berbahaya?

https://hamil.co.id/nutrisi-ibu-hamil/minuman-sehat/manfaat-yakult-untuk-ibu-hamil

Baca juga :



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Rizki Adinda

Saya sudah tertarik dengan dunia menulis sejak usia belia, walaupun saat itu saya hanya bisa menulis cerita-cerita pendek saja. Lewat menulis pula, saya jadi mengetahui banyak kosakata yang belum pernah saya tahu/dengar sebelumnya. Saya senang menulis dengan tema-tema seperti kesehatan, dan juga tentang Korea.

Kontak media sosial Instagram saya Adinda Rizki