Geografi

Pengertian Iklim Tropis ,Ciri dan Persebaran

iklim tropis
Written by Tasya Talitha

Pengertian Iklim Tropis ,Ciri Iklim Tropis dan Persebaran Iklim Tropis – Iklim adalah suatu keadaan di mana terdapat kondisi cuaca rata-rata di suatu daerah dengan jangka waktu yang panjang (minimal 30 tahun). Iklim dipengaruhi oleh atmosfer, suhu udara, kelembaban udara, curah hujan, sinar matahari, dan tentunya garis khatulistiwa.

Dunia ini memiliki empat iklim, yaitu iklim tropis, subtropis, sedang, dan kutub. Perbedaan iklim di berbagai belahan dunia ini disebabkan karena garis khatulistiwa.

Pada belahan bumi yang dekat dengan khatulistiwa akan memiliki iklim tropis dan subtropis. Sedangkan pada bagian bumi yang jauh dari khatulistiwa akan memiliki iklim sedang dan kutub. Iklim tropis adalah suatu daerah yang terletak di antara garis isoterm pada bumi bagian utara dan bagian selatan

Sering orang menganggap bahwa iklim, cuaca, dan musim itu sama. Padahal ketiganya berbeda. Iklim seperti yang sudah dijelaskan di atas. Cuaca merupakan suatu perilaku dari atmosfer dalam jangka pendek. Sedangkan musim merupakan rentang waktu yang di dalamnya terdapat fenomena cuaca yang dominan.

Grameds, mau tahu lebih lengkap mengenai iklim tropis? Yuk, simak ulasan berikut.

Pengertian Iklim Tropis

Pengertian Iklim Tropis ,Ciri dan Persebaran 1
Iklim tropis adalah suatu daerah yang terletak di antara garis isoterm pada bumi bagian utara dan bagian selatan. Iklim tropis ini terdapat pada posisi 23,5 derajat lintang utara, dan 23,5 derajat lintang selatan. Iklim tropis ini juga terletak pada garis khatulistiwa.

Wilayah tropis dibedakan menjadi dua sesuai dengan keadaan alam. Yang pertama adalah daerah tropis kering meliputi, stepa, sabana kering, dan juga gurun pasir. Lalu yang kedua iklim lembab meliputi, hutan hujan tropis, sabana, serta daerah-daerah yang memiliki musim basah.

Menurut Lippsmeier (1994), Indonesia masuk ke dalam bagian hutan hujan tropis daerah sekitar khatulistiwa sampai sekitar 15 derajat di utara dan selatan. Karakter iklim ini biasanya ditandai dengan presipitasi dan kelembaban tinggi.

Pada iklim yang seperti ini juga memiliki karakter angin yang sedikit, radiasi matahari sedang sampai kuat, pertukaran panas yang kecil karena kelembaban yang tinggi.

Iklim ini memiliki dua musim tiap tahunnya yaitu musim kemarau dan musim hujan. Musim kemarau biasanya terjadi antara bulan Maret sampai Agustus. Sedangkan musim hujan biasanya terjadi antara bulan September sampai Februari.

Karena wilayah Indonesia ini termasuk pada wilayah tropis basah yang memiliki iklim hangat lembab maka ciri-ciri dari tropis basah sebagai berikut:

  1. Kelembaban udara yang relatif tinggi sampai di atas 90%.
  2. Memiliki curah hujan yang tinggi.
  3. Suhu tahunan di wilayah Indonesia bisa lebih dari 18 derajat, lalu jika musim kemarau dapat mencapai 38 derajat.
  4. Perbedaan antar musim di Indonesia tidak terlalu terlihat. Kecuali pada periode hujan ringan dan hujan besar yang disertai angin kencang.
  5. Sedangkan iklim kering ditunjukkan beberapa ciri-ciri seperti berikut:
  6. Memiliki kelembapan udara yang rendah di bawah 50%.
  7. Memiliki curah hujan yang rendah.
  8. Radiasi matahari yang tinggi karena jarang tertutup awan, sehingga sinar matahari langsung sampai ke tanah.
  9. Terdapat banyak gurun pasir, hal ini terjadi karena curah hujan yang rendah.
  10. Saat berada pada suhu yang ekstrim, sering terjadi pecahan atau ledakan batu-batu.
Sains Perubahan Iklim

Sains Perubahan Iklim

Beli Buku di Gramedia

Buku Sains Perubahan Iklim terdiri atas 6 bab berisi penjelasan mengenai fenomena perubahan iklim global dan implikasinya. Buku ini hadir untuk membentuk dasar kerangka berpikir dalam memahami fenomena perubahan iklim dan dampaknya, yang disusun dengan logika yang runut dan bahasa yang mudah dipahami, serta berdasarkan pada sumber-sumber ilmiah.

banner-promo-gramedia

Buku yang diterbitkan oleh Bumi Aksara ini dapat menjadi referensi dalam mata kuliah perubahan iklim dan diharapkan mampu mendorong berbagai pihak untuk turut berpartisipasi dalam mengurangi dampak yang mungkin terjadi akibat adanya perubahan iklim. 

Ciri-Ciri Iklim Tropis

Setiap iklim pasti memiliki ciri-ciri atau karakteristiknya sendiri. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa ciri-ciri dari iklim tropis. Ciri-ciri iklim tropis meliputi:

  1. Memiliki curah hujan yang tinggi, dan lebih lama pada setiap tahunnya, hal ini juga menjadikan tanah di iklim tropis menjadi subur.
  2. Penguapan pada air laut cukup tinggi karena terdapat awan di atmosfer.
  3.  Daerah iklim tropis terletak di antara 23,5 derajat LU dan 23,5 derajat LS.
  4.  Pergantian suhu udara normal dan tidak ekstrim.
  5. Memiliki tekanan udara yang rendah, dan perubahan tekanannya lambat
  6. Memiliki amplitudo tahunan yang kecil sekitar 1-5 derajat celcius, kecuali pada amplitudo harian yang mana lebih besar.
  7. Wilayah tropis basah biasanya tumbuhan yang tumbuh di hutan berwarna hijau dan lebat.
  8. Pada wilayah tropis kering terdapat banyak sabana.
  9. Karena pergerakan peredaran matahari, iklim tropis memiliki dua musim, yaitu musim kemarau dan musim hujan.
  10. Curah hujan pada iklim tropis lebih tinggi dan lebih lama dibandingkan dengan iklim lainnya di dunia.
  11. Wilayah iklim tropis mendapat cahaya matahari setiap tahunnya karena letaknya dekat dengan garis khatulistiwa.
  12. Memiliki suhu udara yang rata-rata tinggi karena posisi matahari yang vertikal. Umumnya suhu udara sekitar 20 – 30 derajat celcius. Bahkan bisa mencapai lebih dari 30 derajat celcius di beberapa tempat.
  13. Iklim tropis dapat memengaruhi iklim global jika memiliki perubahan yang signifikan.
  14. Suhu udara pada iklim tropis sangat tinggi. Pada siang hari bisa mencapai 45 derajat celcius, dan 10 derajat celcius pada malam hari.
  15. Wilayah iklim tropis kering udara dapat berbalik cepat, hal ini disebabkan karena radiasi balik bumi yang berlangsung cepat juga.

Persebaran Daerah Iklim Tropis

Tidak hanya di Indonesia, beberapa negara lain juga memiliki iklim yang sama yaitu iklim tropis. Negara yang memiliki iklim tropis adalah negara yang berada pada zona tropic of cancer, 23,5 derajat LU, dan tropic of capricorn 23,5 derajat LS. Daerah iklim tropis ini selalu mendapat sinar matahari penuh secara vertikal pada siang hari. Tentunya daerah tropis ini dilewati oleh garis khatulistiwa.

Negara-negara yang memiliki iklim tropis antara lain beberapa negara bagian di benua Amerika, Asia, dan negara di Timur Tengah. Berikut adalah rinciannya:

1. Negara Bagian di Benua Amerika

  • Semua negara di Amerika Tengah
  • Wilayah Kepulauan Karibia
  • Nassau di Kepulauan Bahama
  • Amerika Selatan bagian atas termasuk Kolombia, Peru, Bolivia, Ekuador, Suriname, Paraguay, Argentina, Venezuela, Chile utara, dan Brazil.
  • Sebagian negara Meksiko

2. Benua Asia

  • Asia Tenggara
  • Hongkong
  • Kepulauan Maladewa
  • Sebagian wilayah Taiwan
  • Sebagian wilayah Bangladesh
  • Bagian selatan India

3. Negara di Timur Tengah

  • Yaman
  • Selatan Arab Saudi
  • Oman
  • Uni Emirat Arab
Why? Climate Change - Perubahan Iklim

Why? Climate Change – Perubahan Iklim

Beli Buku di Gramedia

Buku ini menjelaskan penyebab perubahan iklim dan cara yang bisa dilakukan oleh manusia untuk menghentikannya. Dengan bahasa yang lugas sehingga mampu untuk dipahami oleh berbagai kalangan. Jadi, yuk, beli bukunya karena dengan begitu kita bisa mengetahui usaha kecil yang dapat dilakukan bersama agar Bumi terselamatkan.

Jenis Iklim Tropis

Perlu kalian ketahui bahwa iklim tropis dibagi menjadi tiga jenis. Pembagian jenis iklim tropis ini berdasarkan jumlah curah hujan di setiap daerah. Berikut adalah tiga jenis iklim tropis.

1. Iklim Hutan Hujan Tropis

Iklim pada hutan hujan tropis ini berada pada wilayah garis khatulistiwa yakni sekitar 10 – 15 derajat LU dan LS. Daerah ini memiliki angin yang tenang dengan curah hujan yang tinggi, bahkan musim kemarau pada daerah ini hanya terjadi selama dua bulan saja.

Negara yang memiliki iklim hutan hujan tropis ini meliputi, Indonesia, Kongo, Malaysia, Papua Nugini, Brunei, Madagaskar, Suriname, Singapura, Filipina, Brazil, Micronesia, Fiji, Sri Lanka, Kolombia, Peru, Nikaragua dan sekitarnya.

2. Iklim Monsun Tropis

Iklim monsun ini memiliki karakter yang hampir sama dengan hutan hujan tropis, yang membedakan adalah iklim monsun tropis lebih banyak terkena sinar matahari. Iklim ini sepanjang tahun memiliki hawa yang cenderung hangat.

Negara yang memiliki iklim monsun tropis ini meliputi, Bangladesh, India, Myanmar, Sri Lanka, Guyana, Afrika Barat Daya, dan Brazil Tenggara.

3. Iklim Sabana Tropis

Daerah yang memiliki iklim sabana tropis ini adalah daerah iklim tropis terkering karena memiliki curah hujan yang minim. Pada daerah yang beriklim sabana tropis ini sering terjadi bencana kekeringan yang menyebabkan flora dan fauna mati.

Negara yang memiliki iklim sabana tropis ini meliputi, Sudan, Afrika Timur, Afrika Selatan, Australia Utara, Brazil Tengah, Bolivia, Paraguay, dan Madagaskar Barat.

Faktor Iklim Tropis Basah di Indonesia

Indonesia berada di kawasan garis khatulistiwa yang memiliki iklim tropis. Indonesia masuk ke dalam kategori tropis basah. Hal ini juga dipengaruhi oleh bentuk dan letak negara Indonesia sebagai negara kepulauan dan dikelilingi oleh Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.

Itulah yang membuat Indonesia memiliki iklim tropis basah. Banyaknya penguapan laut  mendatangkan banyak hujan dan membuat lembab.

Faktor lain juga memengaruhi adanya iklim tropis basah di Indonesia, serta ada tiga skala yang memengaruhi iklim Indonesia Berikut adalah faktor-faktornya.

1. Skala Global

Pada skala ini artinya Indonesia dikelilingi oleh Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Serta perbatasan langsung dengan Benua Asia dan Australia. Dengan letak Indonesia yang seperti itu menjadikan Indonesia memiliki Iklim Tropis Basah.

2. Skala Regional

Pada skala ini artinya kepulauan Indonesia dikelilingi oleh 5 pulau besar, belum termasuk pulau-pulau kecil yang tersebar dari sabang sampai merauke, serta dikelilingi laut dan selat-selat.

3. Skala Lokal

Pada skala ini artinya Indonesia memiliki gunung-gunung yang menjulang tinggi. Gunung memiliki pengaruh terhadap curah hujan dan suhu, serta iklim. Hal tersebut karena gunung memiliki suhu yang lebih rendah dibandingan permukaan laut.

banner-promo-gramedia

Flora dan Fauna di Iklim Tropis

Iklim yang berbeda akan menghasilkan flora dan fauna yang berbeda juga. Setiap flora dan fauna memiliki ketahanan hidupnya masing-masing. Jika tidak cocok dengan iklim maka mereka tidak akan bisa hidup di daerah tersebut.

Selain iklim, jenis tanah juga berpengaruh untuk kehidupan tanaman. Tanah yang berbeda juga akan menumbuhkan tanaman yang berbeda juga. Tidak hanya itu, pengaruh makhluk hidup lain juga jadi faktor penting, serta intensitas cahaya matahari karena flora membutuhkan cahaya matahari.

1. Flora Iklim Tropis

Seperti yang kita tahu bahwa wilayah beriklim tropis memiliki hutan hujan tropis. Ciri dari hutan hujan tropis adalah memiliki tumbuhan homogen dan daunnya lebat, serta hutan akan cenderung lebih gelap. Jenis flora yang akan ditemukan di iklim tropis adalah:

  • Meranti (Shorea dan Parashorea)
  • Pinus atau Tusam
  • Keruing (Dipterocarpus)
  • Kayu Hitam (Diospyros sp)
  • Palem (Palmae)
  • Kayu besi (Eusideroxylon zwageri)
  • Kapur (Dryobalanops)
  • Akasia (Acacia auriculiformis)
Sekilas Budidaya Tanaman Tropis Manfaat Bunganya bagi Kesehatan

Sekilas Budidaya Tanaman Tropis Manfaat Bunganya bagi Kesehatan

Beli Buku di Gramedia

Seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia merupakan negara dengan iklim tropis dan dikenal dengan tanah yang subur sehingga dianugerahi berbagai macam tumbuhan bermanfaat untuk kesehatan manusia.

Buku ini layak dimiliki sebagai sumber informasi, pengetahuan, dan wawasan kepada pembaca bahwa selain mempunyai nilai ekonomis, ternyata bunga-bunga yang dihasilkan tanaman juga diketahui sebagai herbal yang mampu mencegah maupun menyembuhkan berbagai penyakit yang diderita oleh masyarakat.

2. Fauna Iklim Tropis

Binatang yang hidup pada iklim tropis juga binatang-binantang yang tahan dengan cuaca, suhu, serta lingkungan sekitarnya. Dalam alam liar ini bisa disebut dengan seleksi alam. Berikut adalah jenis binatang di iklim tropis:

  • Fauna Afrika: gorilla, gajah, trenggiling, unta, kuda nil.
  • Fauna Australis serta kepulauan pasifik dan Indonesia Timur: cendrawasih, kakaktua, kiwi, platypus, dan koala.
  • Fauna Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Indonesia Barat: beruang, harimau, badak, rusa, orang utan, beberapa jenis reptil, dan ikan.
  • Fauna Amerika Tengah dan Afrika Selatan: kelelawar, banteng, jaguar, kukang, dan ikan endemik seperti piranha.
Seri Mengenal Habitat Hewan : Hutan Hujan Tropis

Seri Mengenal Habitat Hewan: Hutan Hujan Tropis

Beli Buku di Gramedia
Ayo, eksplorasi hutan hujan tropis yang sangat luas! Jelajahi dan temukan makhluk hidup yang menjadikan hutan hujan tropis sebagai rumah mereka dan bergantung satu sama lain.

Buku ini cocok untuk pengetahuan anak-anak mengenai habitat hewan hutan hujan tropis. Dilengkapi dengan foto-foto indah dan menakjubkan serta penjelasan singkat yang dibalut dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh anak-anak. Temukan dan koleksi buku serupa Seri Mengenal Habitat Hewan.

Sektor Ekonomi Iklim Tropis

Perekonomian merupakan hal yang penting bagi setiap negara. Pekerjaan di suatu negara juga ditentukan oleh iklim yang ada di negara tersebut. Indonesia memiliki iklim tropis yang mana lahan pekerjaannya pun tidak jauh dari alam. Berikut adalah beberapa mata pencaharian masyarakat beriklim tropis:

1. Pertanian dan Perkebunan

Pekerjaan ini cocok bagi wilayah yang memiliki iklim tropis karena memiliki cukup sinar matahari dan curah hujan yang tinggi. Contohnya ketika musim hujan tiba para petani mengerjakan lahannya untuk bercocok tanam. Pada pekerja perkebunan juga akan menghasilkan buah yang berkualitas, memiliki warna yang bagus, dan rasa yang enak. Hal ini juga disebabkan faktor tanah dan sinar matahari yang cukup.

2. Pertambangan Laut dan Nelayan

Daerah tropis di kawasan Asia Tenggara kebanyakan memanfaatkan sumber daya laut sebagai mata pencaharian. Sumber daya laut yang dimanfaatkan seperti ikan, garam, minyak bumi, dan juga gas alam. Luasnya laut di Asia Tenggara dan memiliki sumber daya alam melimpah membuat sebagian masyarakat di Asia Tenggara menjadikan laut sebagai mata pencaharian.

3. Pertanian, Pertambangan dan Industri Afrika



Tidak hanya pada kawasan Asia Tenggara saja, wilayah Afrika yang memiliki iklim tropis juga sebagian masyarakatnya bekerja di bidang pertanian, pertambang, dan industri. Seperti halnya wilayah iklim tropis lainnya banyak sekali sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan untuk dijadikan bahan makanan ataupun bahan baku lainnya.

Politik Sumber Daya Alam

Politik Sumber Daya Alam

Beli Buku di Gramedia
Buku ini menganalisis pengelolaan sumber daya alam di Indonesia selama kurun waktu hampir satu dekade ini sejak era SBY hingga Jokowi dalam tinjauan ekologi politik.

Secara khusus, buku ini membahas kajian politik lingkungan, perikanan, dan pangan yang merupakan sektor strategis di Indonesia. Dengan begitu, buku ini layak kalian miliki untuk menambah wawasan akan sektor-sektor strategis di negara Indonesia.

Kesimpulan

Iklim tropis adalah suatu wilayah yang berada di antara garis isoterm 23,5 derajat LU dan 23,5 derajat LS. Iklim tropis dibagi lagi menjadi dua, yaitu iklim tropis kering dan iklim tropis basah, kedua memiliki beberapa perbedaan seperti adanya sabana pada iklim tropis kering dan adanya hutan hujan tropis pada iklim tropis basah.

Iklim tropis juga memiliki beberapa ciri seperti curah hujan tinggi, tekanan udara yang rendah, pergantian suhu udara yang normal, penguapan air laut yang banyak, dan lain-lain. Persebaran iklim tropis ini cukup luas. Iklim tropis tersebar pada beberapa negara bagian di benua Amerika Tengah dan Selatan, benua Asia, dan beberapa negara di Timur Tengah.

Tidak hanya iklim tropis kering dan basah, namun iklim tropis ini dibagi menjadi tiga bagian lagi yaitu iklim hutan hujan tropis, iklim monsun tropis, dan juga iklim sabana tropis. Indonesia memiliki iklim tropis disebabkan beberapa faktor pendukung pada skala global, regional, dan lokal.

Flora dan fauna pada iklim tropis juga beragam. Flora dan fauna di iklim tropis berbeda dengan wilayah yang iklimnya bukan tropis. Hal seperti ini terjadi karena faktor suhu, lingkungan, dan tanah juga memengaruhi keberadaan para flora dan fauna.

Iklim tropis membuat para masyarakat di wilayah tersebut memiliki pekerjaan yang tidak jauh dengan alam. Masyarakat yang hidup di iklim tropis sebagian bekerja pada bidang pertanian, perkebunan, pertambangan, dan industri. Semua pekerjaan  tersebut berkaitan dengan pemanfaatan sumber daya alam.

Nah, itulah penjelasan mengenai pengertian, ciri, persebaran, serta hal-hal lainnya terkait dengan iklim tropis. Seru ‘kan mempelajari hal yang berkaitan dengan wilayah sendiri, yang mana Indonesia juga termasuk memiliki iklim tropis.

Jika kamu ingin belajar lebih dalam kamu bisa membeli buku-buku dari Gramedia, ya! Gramedia sebagai #SahabatTanpaBatas telah menyediakan buku-buku yang berkualitas dan siap untuk menunjang belajarmu, loh. Yuk, beli bukunya sekarang juga!

Penulis: Ricky Atthariq

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien