in ,

8 Tips Menabung Untuk Pelajar Paling Ampuh

Tips Menabung Untuk Pelajar – Grameds, ingatkah kamu akan nasihat dari orang tua atau gurumu untuk selalu menabung?

Menabung tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa yang sudah bekerja saja lho, tetapi juga untuk pelajar. Mungkin memang nominalnya akan sedikit jika dilakukan oleh pelajar. Namun, apakah kamu ingat juga akan pepatah yang mengatakan “sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit”?

Menabung tidak harus melalui sebuah bank, tetapi juga bisa dilakukan dengan menyimpannya di celengan. Apabila nominal uang di dalam celengan tersebut sudah banyak, Grameds bisa membawanya ke bank untuk disimpan di sana supaya lebih aman

Bagi pelajar, darimana uang yang didapatkan untuk upaya menabung ini? Jawabannya adalah dari uang saku yang diberikan oleh orang tua. .

Setiap pelajar pasti mendapatkan uang saku dari orang tua masing-masing, baik itu per hari maupun per bulan. Uang saku tersebut biasanya akan digunakan untuk kebutuhan jajan, transportasi sekolah, membeli kebutuhan sekolah, dan lain-lain.

Bahkan ada beberapa pelajar yang sudah menghasilkan uang sendiri dengan cara berjualan. Apakah Grameds termasuk pelajar yang sudah menghasilkan uang sendiri? Jika iya, Grameds harus lebih pandai mengatur keuangan supaya dapat dijadikan tabungan di hari kedepannya nanti.

Nah, berikut ada beberapa tips mengenai cara menabung yang dapat diterapkan oleh para pelajar. Yuk simak uraian berikut!

1. Tentukan Tujuan Menabung

Sama halnya dengan melakukan kegiatan lain, dalam upaya menabung ini, kita juga harus menentukan terlebih dahulu apa tujuannya.

Contohnya, kamu ingin membeli laptop guna memudahkan proses sekolah online untuk pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Melalui adanya tujuan menabung tersebut, secara tidak langsung dapat menjadi motivasi supaya kamu dapat lebih giat dan semangat dalam menabung.

Supaya kamu ingat mengenai tujuanmu dalam menabung, tulis tujuanmu tersebut dalam kertas kecil dan tempelkan pada celengan atau dinding sebelah tempat tidurmu.

tombol beli buku

2. Buat Anggaran Pengeluaran

Setelah menentukan tujuan, kamu harus membuat anggaran pengeluaran setiap bulan. Meskipun uang saku yang kamu dapat itu per hari, tetapi tidak ada salahnya kok untuk membuat anggaran pengeluaran tersebut.

banner-promo-gramedia

Bagaimana cara membuat anggaran pengeluaran untuk pelajar?

Caranya dengan melakukan metode 50-30-20. Dalam metode ini dibagi menjadi beberapa hal berikut:

  • 50% dari total uang saku digunakan untuk belanja kebutuhan (biasanya kebutuhan sekolah)
  • 30% dari total uang saku digunakan untuk keinginan (misalnya kamu ingin jajan atau membeli barang)
  • 20% dari total uang saku digunakan untuk tabungan (dapat kamu masukkan ke celengan)

Sebenarnya, metode tersebut adalah hitungan yang biasa diterapkan oleh pekerja. Namun, tetap dapat digunakan untuk kamu yang masih pelajar kok!

3. Sisihkan Uang Jajan

Uang jajan yang kamu dapatkan dari orang tuamu itu, sisihkan sedikit untuk kamu masukkan dalam tabunganmu. Sebelumnya, telah dijelaskan bukan bahwa kamu bisa melakukan upaya menabung ini melalui celengan?

Nah, uang jajan yang telah diberikan oleh orang tuamu tersebut, kamu sisihkan sedikit dan langsung masukkan ke celenganmu. Memang, nominal uang yang kamu sisihkan tersebut masih sedikit, tetapi semakin lama pasti celenganmu akan terisi banyak.

Ingat selalu pepatah “sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit”. Jadikan pepatah tersebut sebagai sugesti bahwa kelak tabunganmu pasti bakal menjadi banyak dan impianmu akan terwujud.

4. Kurangi Jajan dan Nongkrong

Para pelajar pasti sangat menggemari kegiatan-kegiatan ala anak muda, seperti jajan dan nongkrong. Baik itu jajan Thai Tea, Street Boba, melakukan pesan antar makanan, atau nongkrong bersama teman-teman di suatu tempat.

Contohnya, dalam sekali nongkrong, kamu harus membawa uang sekitar Rp30.000. Jika kegiatan nongkrong tersebut kamu lakukan setiap hari dan uang yang kamu bawa tersebut habis, akan terlihat sangat boros dan sia-sia ‘kan?

Kamu harus ingat akan tujuanmu menabung. Maka, kamu bisa mengurangi jajan atau kegiatan nongkrong tersebut. Apabila biasanya kamu nongkrong bersama teman-temanmu setiap hari, maka dapat kamu kurangi, misalnya seminggu dua kali.

Bagaimana cara menolak ajakan teman untuk melakukan jajan atau nongkrong?

Katakan saja secara baik-baik, bahwa kamu sedang menabung dan berhemat. Jika temanmu baik, pasti mereka akan memahami situasimu.

 

tombol beli buku

5. Batasi Melakukan Pesan Antar Makanan

Saat pandemi Covid-19 seperti ini mengharuskan kita untuk melakukan segala aktivitas secara online, termasuk sekolah. Saat sekolah online, biasanya kita akan melakukan pesan antar makanan apabila orang tua kita tidak memasak sesuatu di rumah.

Bayangkan, jika kamu menghabiskan kira-kira Rp20.000 setiap melakukan pesan antar makanan dan itu dilakukan setiap hari. Pasti akan sangat boros, ‘kan?

Kamu dapat lebih menghemat uang saku dengan tidak perlu melakukan pesan antar makanan melalui aplikasi ketika sedang lapar. Jika kamu ingin makan camilan, kamu bisa lho membuatnya sendiri dan memakannya di sela-sela istirahat sekolah online-mu.

Lalu, apakah saat menabung tidak boleh melakukan pesan antar makanan? Tentu saja boleh, tetapi batasi kira-kira dalam seminggu sekali atau dua kali saja.

6. Stop menyepelekan uang recehan

Banyak orang yang menganggap remeh uang recehan, padahal sama halnya dengan uang kertas, uang recehan pun juga termasuk uang dan mempunyai nilai nominal.

Memang, uang recehan yang bernilai nominal seratus atau dua ratus perak tidak bisa dipakai untuk membeli sebuah barang. Namun, jika uang recehan dalam nominal tersebut terkumpulkan dalam jumlah banyak, tentu akan menghasilkan nominal yang besar bukan?

banner-promo-gramedia

Jika kamu menemukan uang recehan ketika sedang membereskan isi lemari atau mencuci pakaian, segera masukkan ke dalam celengan milikmu. Anggap saja sebagai bonus!

7. Pikirkan Ulang Sebelum Menggunakan Uang

Sebelum membelanjakan uang, kamu harus dapat berpikir secara jernih mengenai mana kebutuhan utama dan mana kebutuhan yang tidak terlalu penting.

Terutama dalam hal berbelanja. Apabila kamu sangat suka shopping dan membeli banyak pakaian. Pasti ketika menabung ini kamu menjadi banyak mengeluh.

Tenang saja, kamu masih tetap bisa membeli pakaian kok, yakni dengan thrifting shop!

Pada era seperti saat ini, kegiatan berbelanja baju-baju preloved bukan hal aneh. Nyatanya, sudah banyak toko online yang menyediakan baju preloved dengan kualitas yang bagus, bahkan beberapa di antaranya sudah ada yang dicuci dan disetrika terlebih dahulu. Sehingga kamu tidak perlu khawatir akan kualitas baju preloved tersebut!

tombol beli buku

8. Beranikan Diri Untuk Membuka Bisnis Sampingan

Bisnis sampingan ternyata tidak hanya diperuntukkan bagi ibu rumah tangga atau orang dewasa saja lho…

Para pelajar juga bisa kok mempunyai bisnis sampingan yang mudah. Misalnya berjualan makanan untuk dijual di sekolah.

Namun, akibat pandemi Covid-19 seperti saat ini yang mengharuskan kita untuk melakukan sekolah online, pasti bisnis sampingan yang berupa berjualan tersebut akan terganggu ‘kan? Nah, kamu bisa menggantinya dengan berjualan pulsa dan kuota internet.

Untung yang didapatkan dari berjualan pulsa dan kuota internet tersebut dapat kamu masukkan ke celengan atau tabunganmu.

Nah, itulah beberapa tips menabung yang dapat dilakukan oleh para pelajar. Tips tersebut juga bisa kok diterapkan saat pandemi Covid-19 seperti saat ini. Memang, dalam menabung itu cukup sulit apabila tidak terbiasa berhemat. Konsisten dan niat adalah modal utama dalam menabung. Namun, bukan berarti kamu tidak bisa melakukannya ya…

Yuk, semangat menabung supaya tujuanmu dapat terwujud!

Baca Juga:

banner-promo-gramedia

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Rifda Arum