in

13 Mainan Anak Laki Yang Seru dan Membantu Pertumbuhan Anak!

Sumber: Pexels

Mainan anak laki – Tumbuh kembang anak khususnya untuk anak laki-laki memang tak bisa terpisah dengan yang namanya mainan. Dengan adanya mainan, anak akan lebih mudah untuk mengembangkan imajinasi dalam pikirannya.

Saat ini, memang sudah banyak sekali mainan anak laki-laki yang bisa Anda pilih sesuai dengan umur dan kebutuhan. Bahkan, untuk membeli mainan anak laki-laki terbilang cukup mudah. Selain bisa dibeli dengan cara datang langsung ke toko mainan. Anda sebagai orang tua juga bisa memberikannya secara online lho.

Meski begitu, sebagai orang tua, Anda juga harus tetap bisa memilih mainan terbaik buat anak laki-laki tercinta. Karena hal tersebutlah Anda juga harus tahu mainan apa saja yang bisa mendukung tumbuh kembang anak.

Tak perlu bingung jika Anda belum tahu rekomendasi mainan anak laki, karena dalam artikel ini sudah ada ulasan mengenai rekomendasi mainan anak laki. Yuk simak ulasannya , Grameds.

Tips Memilih Mainan Buat Anak Laki-laki

Seperti penjelasan sebelumnya jika mainan adalah salah satu benda yang tak bisa lepas dari kehidupan tumbuh kembang anak laki-laki. Tentunya dalam hal ini Anda sebagai orang tua juga harus bijak dalam memilih mainan yang cocok untuk anak Anda.

Meski banyak jenis mainan yang bisa dipilih. Namun, tetap saja Anda juga harus memilih yang sesuai dengan kebutuhan serta tidak membahayakan bagi Anak ketika digunakan.

Ada beberapa tips yang bisa dilakukan oleh orang tua dalam memilih mainan anak laki. Cara memilih mainan untuk anak laki-laki yang bisa Anda lakukan adalah sebagai berikut ini.

1. Pilih Mainan yang Sesuai dengan Usia Anak

Setiap mainan yang diproduksi memiliki target usia pengguna. Tentunya target usia ini akan lebih baik jika diaplikasikan dengan benar oleh orang tua sang anak.

Dalam hal ini, para orang tua bisa memperhatikan bagaimana keterangan target usia yang tertera pada mainan yang akan dibeli. Usahakan untuk selalu bisa menyesuaikan mainan dengan usia anak Anda agar mainan yang dibeli tidak membahayakan si buah hati.

Sebagai contohnya adalah mainan untuk anak balita di bawah satu tahun, secara umum akan menggunakan mainan yang didesain khusus mudah dipegang dan tidak memiliki bagian-bagian kecil yang bisa saja menimbulkan resiko anak menjadi tersedak.

2. Perhatikan Ukuran Mainan

Selain memperhatikan target usia pada mainan, ukuran mainan juga harus diperhatikan oleh orang tua ketika akan membelinya. Hal ini tak lain karena ukuran mainan yang tidak sesuai dengan usia sang anak bisa membahayakan anak-anak ketika digunakan.

Sebagai contohnya, anak balita di bawah tiga tahun dilarang menggunakan mainan yang memiliki bentuk kecil-kecil seperti mainan biliar karena pada mainan biliar terdapat bola-bola kecil. Ketika digunakan oleh anak di bawah tiga tahun, maka ada kemungkinan kalau mainan akan dimakan olehnya dan bisa menyebabkan penyumbatan pada saluran pencernaan makanan.

3. Memiliki Tempat Baterai Tertutup

Beberapa mainan memang didesain dengan dukungan daya baterai ketika digunakan. Jika memang Anda ingin membelikan mainan untuk anak, pastikan juga bagian tempat baterai memiliki kondisi tutup yang aman, rapat dan tak mudah dibuka. Atau setidaknya tutup baterai tersebut harus menggunakan obeng ketika membukanya. Salah satu tujuannya adalah agar anak tidak bisa membuka tempat baterai tersebut sekaligus tak bisa mengeluarkan baterai dari tempatnya.

Sebuah baterai bisa berbahaya ketika bocor serta pada bagian dalamnya terdapat bahan kimia yang bisa mengakibatkan luka bakar kepada anak. Oleh karena itu, ketika membeli mainan yang menggunakan baterai cobalah untuk memilih tempat baterai yang aman dan tak mudah dibuka.

4. Perhatikan Tekstur Mainan

Selanjutnya, Anda juga harus bisa memastikan jika makanan tidak mudah patah atau lepas dan setidaknya cukup kuat ketika digunakan. Khususnya bagi anak balita di bawah tiga tahun karena mainan yang lentur dan kuat akan sangat direkomendasikan.

Selain itu, hindari juga mainan yang memiliki ujung pancang, kancing atau tali yang cukup panjang. Hal ini karena jika ditarik, maka tali yang memiliki panjang lebih dari 18 cm bisa membuat si buah hati terlilit.

5. Seimbang dan Aman

Faktor keamanan juga wajib diperhatikan dalam membeli sebuah mainan. Apalagi ketika Anda akan membelikan mainan yang bisa ditunggangi oleh anak. Tentunya, faktor keseimbangan dan keamanan juga wajib diperhatikan. Periksa semua hal yang dapat membahayakan bagi anak.

Itulah beberapa tips mudah dalam memilih mainan bagi anak. Dimana Anda sebagai orang tua bisa menerapkan beberapa tips di atas agar bisa mendapatkan mainan yang sesuai dengan kebutuhan, umur dan keamanan serta kenyamanan sang anak.

Rekomendasi Mainan Anak Laki-laki

Jika Anda sudah mengetahui beberapa cara memilih mainan untuk anak yang aman dan bisa membantu tumbuh kembang. Tentunya, Anda juga harus tahu rekomendasi mainan anak laki yang bisa dipilih. Beberapa rekomendasi mainan anak laki yang bisa Anda pilih adalah sebagai berikut ini.

1. Bola

mainan anak laki
Sumber: Pixabay

Bicara tentang mainan anak laki rasanya tak bisa lepas dari yang namanya bola. Bisa dibilang jika bola selalu jadi mainan pilihan bagi anak laki untuk melatih kekuatan dan keterampilan fisik.

Sampai saat ini, bola menjadi pilihan yang paling banyak digunakan orang tua untuk mainan anak laki-lakinya. Bola sepak bisa digunakan untuk anak usia 6 sampai 7 tahun. Namun, ada juga bola yang dikhususkan untuk balita, tentunya dengan bahan yang lentur, elastis dan aman ketika digunakan oleh si buah hati.

Sedangkan dari sisi harga sebenarnya cukup bervariasi tergantung dari bahan, ukuran serta merk bola tersebut. Anda bisa membeli mainan bola untuk anak secara online atau datang langsung ke toko mainan terdekat.

2. Truk

mainan anak laki
Sumber: Pixabay

Rekomendasi mainan anak laki-laki yang berikutnya adalah mobil. Mobil truk bisa Anda jadikan sebagai pilihan mainan anak lho. Saat ini, mainan mobil truk sudah ada dalam berbagai macam jenis. Mulai dari mobil truk yang dijalankan secara manua. Lalu, ada juga mobil truk yang bisa dijalankan dengan bantuan baterai.

Jika Anda memilih mobil truk dengan dukungan baterai, maka Anda juga harus teliti terhadap tempat penyimpanan baterai yang ada di dalam truk tersebut. Pastikan jika tutup baterai sudah bisa tertutup rapi, aman atau pilihlah yang menggunakan obeng ketika akan membukanya.

Hal ini perlu diperhatikan demi mendukung keamanan bagi sang anak ketika menggunakannya. Perlu diketahui juga jika mobil truk juga bisa digunakan untuk bongkar pasang.

Sang anak bisa memasukkan beberapa komponen mainan lainnya ke dalam truk. Dimana nantinya mereka bisa belajar menyusun komponen mainan lain dengan rapi agar bisa muat banyak. Saat ini, sudah ada mobil truk yang dijual dengan beberapa komponen pendukung lainnya.

https://www.gramedia.com/products/iimo-01-tricycle-brown?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

3. Truk Pemadam Kebakaran

Rekomendasi mainan anak laki-laki berikutnya masih dengan tema yang sama, yaitu alat transportasi atau lebih tepatnya mainan mobil truk pemadam kebakaran. Dilihat dari desainnya, mobil truk pemadam kebakaran memang terlihat unik.

https://www.gramedia.com/products/emco-fire-fighter-108803?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

Seperti yang dijelaskan sebelumnya jika mainan mampu membantu proses imajinasi sang anak. Adanya mainan mobil truk pemadam kebakaran ini juga bisa membantu anak untuk mengembangkan imajinasinya.

Anak bisa mencoba untuk membuat sebuah cerita secara mandiri dengan bantuan truk pemadam kebakaran. Selain itu, mobil mainan kebakaran juga bisa digunakan oleh orang tua untuk memperkenalkan salah satu pekerjaan mulia yang ada di dunia ini yaitu pemadam kebakaran.

4. Papan Tulis

mainan anak laki
Sumber: Pixabay

Berikutnya ada papan tulis yang juga bisa dimanfaatkan sebagai media imajinasi sang anak. Anak bisa menggambar apa yang ada di dalam pikiran mereka. Bahkan, mereka juga bisa bercerita tentang gambar tersebut kepada orang tua.

https://www.gramedia.com/products/deli-sc-whiteboard-28x22-e7804?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

Papan tulis bisa menjadi salah satu metode yang digunakan oleh orang tua untuk lebih dekat dengan anak. Para orang tua bisa turut membantu membangun imajinasi gambar yang ditulis oleh sang anak.

5. Sepeda Roda Tiga

https://www.gramedia.com/products/iimo-01-tricycle-brown?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

Anak usia dini memang cenderung lebih aktif bermain di luar rumah. Hal ini karena anak-anak memang lebih banyak ingin tahu semua hal dan mungkin akan lebih mudah kalau jawabannya ditemukan di luar rumah.

Untuk bisa menunjang kreatifitas yang dimiliki oleh anak, orang tua bisa mencoba untuk memberikannya mainan seperti sepeda roda tiga. Salah satu keuntungan yang akan didapatkan sang anak ketika menggunakan sepeda roda tiga adalah dapat melatih keseimbangan dalam dirinya.

Selain itu, kebanyakan anak seusianya juga akan menggunakan sepeda untuk bermain di luar rumah. Tentunya dengan menggunakan media yang sama yaitu sepeda, mereka akan jadi lebih mudah berinteraksi dan saling mengenal satu sama lain. Bahkan, tak bisa menutup kemungkinan kalau mereka akan menemukan hal baru secara bersamaan.

6. Blocks

mainan anak laki
Sumber: Pixabay

Blocks bisa menjadi mainan anak yang berikutnya. Mainan bloks bisa membantu anak untuk lebih mudah megembangkan imajinasinya. Mereka bisa menyusun mainan blocks sesuai dengan imajinasi yang ada di dalam pikiran mereka.

https://www.gramedia.com/products/lego-classic-orange-creativity-10709-1?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

Mereka juga bisa bercerita kepada teman, ketika bermain bersama tentang apa yang sedang mereka buat. Bahkan, permainan blocks juga bisa membantu anak untuk belajar berlatih fokus sejak dini. Dimana mereka bisa lebih fokus dalam membuat suatu bangunan dengan bantuan susunan bloks tersebut.

7. Puzzle

mainan anak laki
Sumber: Pixabay

Mainan puzzle juga bisa membantu mengasah daya pikir anak. Mereka juga bisa lebih fokus untuk menempatkan setiap bagian-bagian puzzle yang ada. Saat ini, banyak puzzle dengan berbagai macam tema pilihan, seperti film animasi, hewan, buah, dan sebagainya.

Orang tua bisa memilih mainan puzzle dengan tema yang sesuai dengan apa yang diinginkan anak. Dengan begitu, anak juga akan semakin semangat dan tertarik terhadap mainan puzzle tersebut.

https://www.gramedia.com/products/oopredoo-puzzle-medium-kiko-ulang-tahun-poli?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

8. Buku

Buku juga bisa menjadi salah satu rekomendasi mainan untuk anak walaupun mungkin anak Anda masih berada di usia 2 tahun dan belum bisa membaca. Namun, memberikan buku bisa membantu tumbuh kembang sang anak lho.

 

Akan tetapi, dengan catatan kalau buku yang Anda pilih yang sesuai dengan umurnya, yaitu penuh akan gambar dan warna. Gambar dan warna pada buku tersebutlah yang bisa membantu anak meningkatkan daya imajinasinya terutama anak balita.

Tak hanya itu saja, pasalnya gambar dan warna yang ada di dalam buku tersebut juga bisa membantu anak lebih mudah mulai mengenal warna-warna. Beberapa rekomendasi buku yang bisa Anda beli adalah seperti buku dengan gambar hewan, tanaman, animasi dan lain sebagainya.

Lalu, tak ada salahnya juga bagi orang tua untuk membacakan buku cerita kepada sang anak sebelum mereka tidur. Pasalnya, ada beberapa anak yang mudah tidur ketika dibacakan buku cerita serta hal tersebut juga bisa membantu anak untuk lebih dekat dengan orang tua dan menambah daya imajinasi sang anak. Alangkah baiknya, pilihlah bahan buku yang tak mudah untuk disobek oleh sang anak.

9. Robot

https://www.gramedia.com/products/robocar-mini-transforming-robot-helly-rp-83048?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

Anak laki-laki biasanya suka dengan hal-hal yang begitu menarik perhatiannya seperti robot. Tak jarang robot dalam suatu film akan dibuat dalam bentuk produk mainan. Nah, Anda sebagai orang tua juga bisa membelikan sang anak sebuah mainan robot.

Robot juga bisa turut membantu meningkatkan daya imajinasi sang anak. Bahkan, mereka juga bisa lebih fokus untuk membentuk alur cerita pada robot tersebut sesuai dengan apa yang sedang dipikirkannya.

Namun, dalam pemilihan mainan robot tersebut, sebaiknya perhatikan bahan pembuatan. Pastikan bahan tersebut sangat aman untuk anak-anak. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan bagian sudut mainan robot tersebut, usahakan untuk tidak memilih mainan robot yang pada bagian sudutnya terlalu runcing karena hal tersebut bisa menimbulkan luka pada sang anak.

10. Gasing

mainan anak laki
Sumber: Pixabay

Rekomendasi mainan yang berikutnya adalah mainan tradisional gasing. Meski saat ini sudah ada gasing dalam bentuk mainan modern. Namun, popularitas gasing tradisional tidak pernah surut.
Gasing tradisional terbuat dari kayu dan benang untuk metode memainkannya. Para pemain gasing akan melilitkan sebuah tali pada gasing tersebut lalu melemparkannya ke tanah secara bersamaan dengan gasing milik lawan. Gasing yang memiliki putaran paling lama adalah pemenangnya.

11. Layang-layang

mainan anak laki
Sumber: Liputan6.com

Layang-layang juga bisa menjadi salah satu mainan tradisional yang bisa Anda berikan kepada anak. Di beberapa daerah Indonesia terdapat bentuk layang-layang yang begitu unik seperti bentuk naga, ikan, dan sebagainya.

Biasanya, mainan layang-layang ini akan ada musimnya. Itu artinya mainan layang-layang pada satu waktu akan ramai dimainkan. Sampai saat ini, kepopuleran main layang-layang masih terus ada.
Tentunya Anda sebagai orang tua juga bisa bermain layang-layang bersama dengan sang buah hati. Hal ini juga bisa menjadikan metode yang dilakukan oleh orang tua untuk mengenalkan salah satu jenis permainan tradisional.

Namun, orang tua harus tetap perhatikan keselamatan sang anak. Sebab, benang layang-layang ada yang bisa membuat kulit terluka.

12. Kelereng

mainan anak laki
Sumber: Pixabay

Mainan tradisional yang berikutnya adalah kelereng. Mainan ini masih terus ada sampai saat ini. Ada beberapa jenis bentuk permainan kelereng.

Salah satunya adalah kelereng tersebut akan dikumpulkan pada sebuah garis kotak pada area tanah. Selanjutnya, pada jarak tertentu masing-masing pemain akan menggunakan kelereng andalan mereka untuk dilempar dengan cara tertentu agar bisa mengenai kelereng yang ada di dalam kotak. Setiap kelereng yang bisa keluar dari kotak tersebut akan menjadi milik si pelempar.

Namun, mainan kelereng ini tidak boleh dimainkan oleh anak laki-laki yang masih kecil karena bisa membahayakan dirinya, seperti kelereng yang bisa tertelan. Oleh sebab itu, sebaiknya orang tua melarang anak laki-laki yang masih kecil untuk memiliki mainan kelereng.

Nah, itulah beberapa rekomendasi mainan anak laki-laki, baik itu mainan modern maupun tradisional yang bisa Anda berikan serta tunjukkan kepada sang buah hati. Usahakan setiap mainan yang dipilih bisa memberikan dukungan terhadap tumbuh kembang anak dan selalu bisa memberikan keamanan serta kenyamanan ketika dimainkan.

Kamu bisa juga mencari berbagai macam buku tentang pertumbuhan anak di Gramedia.com. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Peulis: Hendrik Nuryanto

Baca juga:



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by M. Hardi