Kesehatan Lifestyle

8 Manfaat Berjemur di Pagi Hari

Written by Rifda Arum

Manfaat Berjemur di Pagi Hari – Apakah Grameds tahu bahwa berjemur di pagi hari itu dapat mencegah penularan Covid-19 yang saat ini tengah menyerang seluruh dunia, termasuk Indonesia?

Banyak pihak terutama para ahli kesehatan yang menganjurkan masyarakat untuk berjemur pada pagi hari supaya imunitas tubuh dapat meningkat sehingga mampu melawan serangan virus maupun bakteri, terutama virus Covid-19 ini.

Masih banyak lagi manfaat dari kegiatan berjemur di pagi hari yang patut Grameds ketahui lho… Lalu, pada pukul berapa ya kegiatan berjemur ini baik untuk dilakukan?

Yuk simak ulasan berikut!

Manfaat Berjemur Pagi

1. Mencegah Depresi

Tahukah Grameds bahwa kegiatan sederhana dengan berupa berjemur pada pagi hari ini mampu mencegah dan menghindarkan diri kita dari depresi. Depresi dapat terjadi karena menurunnya kadar hormon serotonin di dalam tubuh. Maka dari itu, apabila kita kurang paparan sinar matahari, maka jumlah hormon serotonin di dalam juga akan menurun, sehingga kita akan menjadi lebih mudah merasa depresi.

Apabila Grameds sering bekerja di dalam gedung perkantoran hingga jarang keluar untuk berjemur, coba mulai sekarang jadikan kegiatan berjemur pagi ini sebagai rutinitas. Melalui kegiatan berjemur pagi ini, otak dapat memproduksi banyak hormon serotonin sehingga mampu mengubah suasana hati menjadi lebih baik.

2. Meningkatkan Produktivitas Vitamin D

Keberadaan vitamin D sangat bermanfaat bagi tubuh yakni untuk meningkatkan penyerapan kalsium dan fosfor di usus, sehingga tulang, gigi, dan otot kita dapat lebih kuat. Selain itu, Vitamin D juga dapat mencegah beberapa penyakit lho, seperti osteoporosis, hipertensi, diabetes tipe 1 dan 2, hingga multiple sclerosis.

Lalu, apa hubungannya sinar matahari dengan Vitamin D?

Jawabannya adalah paparan sinar matahari pagi dapat merangsang produksi Vitamin D yang ada di dalam tubuh.

Beli Buku di Gramedia

3. Menjadikan Tidur Lebih Nyenyak

Paparan sinar matahari ternyata dapat memberi stimulus produksi hormon melatonin ke otak dan tubuh supaya tahu kapan waktunya tidur sehingga secara tidak langsung otak kita akan mulai mengantuk ketika malam hari tiba.

Hormon melatonin berfungsi untuk mengatur siklus tidur manusia. Apabila Grameds sering mengalami gangguan tidur, bisa saja itu disebabkan karena rendahnya kadar melatonin yang ada di tubuh.

4. Mengatasi Munculnya Penyakit Kulit

Penyakit kulit itu ada beragam jenisnya, mulai dari jerawat, eksim (reaksi alergi), sakit kuning,  hingga psoriasis. Terutama penyakit kulit psoriasis ini biasanya disebabkan karena autoimun tubuh menyerang sel-sel kulit yang sehat.

Nah, radiasi sinar UV dari matahari ternyata mampu dijadikan terapi untuk menangani penyakit-penyakit kulit tersebut!

Namun, tidak semua penderita penyakit kulit dapat melakukan terapi sinar radiasi ini, sehingga harus mendapatkan konsultasi dari dokter ahli kulit terlebih dahulu.

5. Menekan Adanya Risiko Kanker

Apabila kita terpapar sinar matahari dalam jumlah yang berlebihan, tentu saja akan memicu munculnya kanker kulit. Namun, apabila paparan sinar matahari yang kita dapatkan dalam jumlah yang tepat, ternyata dapat mencegah berbagai penyakit kanker lho…

Penyakit kanker itu ada beragam jenisnya, mulai dari kanker usus besar, kanker prostat, kanker pankreas, hingga kanker getah bening.

Kekurangan Vitamin D dikatakan mampu meningkatkan adanya risiko penyakit kanker muncul di dalam tubuh. Maka dari itu, banyak ahli kesehatan yang merekomendasikan kegiatan berjemur pagi guna menekan risiko kanker menjadi lebih rendah.

Menurut ahli kesehatan, produktivitas Vitamin D terbukti dapat menurunkan risiko pengembangan segala bentuk penyakit kanker hingga 60%.

Beli Buku di Gramedia

6. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Paparan sinar matahari dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh lho…

Bagaimana ya caranya?

Ketika kita terkena paparan sinar matahari, maka tubuh kita akan menghasilkan lebih banyak sel darah putih. Sel darah putih tersebut dapat berfungsi sebagai sistem perlindungan tubuh. Selain itu, sel darah putih juga mampu melawan dari berbagai penyebab infeksi yang menyerang tubuh.

Nah, hal ini pula yang kerap dijadikan rekomendasi oleh para ahli kesehatan bagi mereka penderita Covid-19 untuk rutin melakukan kegiatan berjemur di pagi hari. Paparan sinar matahari yang cukup mampu membuat virus tidak bertahan dalam tubuh kita, tak terkecuali virus Covid-19.

7. Menurunkan Risiko Terjadinya Penyakit Kuning bagi Bayi

Berdasarkan sebuah jurnal penelitian yang berjudul “Apakah Bayi Perlu Dijemur Pada Pagi Hari” mengungkapkan bahwa paparan sinar matahari dapat bermanfaat untuk menurunkan risiko terjadinya penyakit kuning bagi bayi.

Penyakit kuning (ikterus neonatorum) merupakan suatu gejala yang biasanya tampak pada bayi baru lahir dengan munculnya warna kuning pada kulitnya. Kemunculan tersebut disebabkan adanya penambahan bilirubin dalam serum bayi.

Kondisi tersebut biasanya terjadi pada bayi yang berumur 72-120 jam, biasanya akan kembali normal setelah 7-10 hari.

Beli Buku di Gramedia

8. Menurunkan Kolesterol dan Osteoporosis pada Lansia

Sama dengan manfaat sebelumnya, manfaat ini didasarkan pada sebuah jurnal penelitian yang berjudul “Efektivitas Paparan Ultraviolet Sinar Matahari Terhadap Kepadatan Massa Tulang dan Kadar Kolesterol Pada Lansia”, mengungkapkan bahwa paparan sinar matahari dapat merangsang tubuh untuk memproduksi Vitamin D.

Sinar Ultraviolet ternyata mampu mengubah simpanan kolesterol yang terdapat di dalam tubuh lansia untuk menjadi Vitamin D. Ketika sinar ultraviolet mengenai kulit, sinar tersebut akan disaring di kulit sejumlah dengan besaran simpanan kolesterol di dalam tubuh.

Sementara itu, penyakit osteoporosis adalah penyakit yang menyebabkan tulang manusia menjadi keropos dan mudah rapuh. Pemahaman akan risiko penyakit ini masih rendah dan dapat dilakukan dengan cara sederhana, misalnya diet kaya kalsium dan protein, serta penambahan kadar Vitamin D yang cukup.

Bagaimana cara kita mendapatkan kadar Vitamin D yang cukup untuk tubuh?

Yakni dengan berjemur pagi, sebab paparan sinar matahari pagi dapat merangsang produksi Vitamin D yang ada di dalam tubuh.

Tips Berjemur Pagi

  • Lakukan pada pukul 08.00 – 10.00 ya…. Jika waktunya lebih dari itu, paparan sinar matahari cenderung akan terasa panas sehingga dapat menyebabkan kanker kulit.
  • Lakukan setiap hari selama 15-20 menit saja.
  • Kamu boleh mengoleskan sunscreen atau sunblock dengan kandungan SPF 20+++ sebelum melakukan kegiatan berjemur pagi ini.
  • Pastikan kulit di area tangan dan kaki terkena paparan sinar matahari secara langsung.
  • Gunakan baju yang berwarna terang. Apabila menggunakan baju warna hitam, cenderung akan membuat tubuh gerah.
  • Kamu boleh menggunakan topi dan kacamata supaya dapat menghindari paparan sinar matahari di bagian kulit yang tidak dianjurkan.

Beli Buku di Gramedia

Nah, itulah 8 manfaat dari kegiatan berjemur matahari pagi dan tips untuk melakukannya. Supaya tubuhmu lebih sehat, jadikan kegiatan berjemur matahari pagi ini sebagai bagian dari rutinitas ya…

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait

Sumber:

https://rsudkertosono.nganjukkab.go.id/

Fitria, Cemy Nur dan Anis Prabowo. (2016). Efektivitas Paparan Ultraviolet SInar Matahari Terhadap Kepadatan Massa Tulang dan Kadar Kolesterol Pada Lansia. PROFESI, Volume 14 (1). 

Nursanti, Ida. (2012). Apakah Bayi Perlu Dijemur Pada Pagi Hari?. Media Ilmu Kesehatan, Volume 1 (1). 

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien