in

12 Oleh-oleh Khas Bandung yang Wajib Kamu Bawa Pulang

Sumber: Liputan6

Oleh-oleh khas Bandung – Bandung adalah salah satu kota yang menjadi destinasi wisata favorit bagi masyarakat Indonesia. Terlebih, hal ini amat berlaku bagi masyarakat yang tinggal di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) mengingat jaraknya hanya sekitar 2 jam sampai 3 jam menggunakan mobil, kereta, atau bus.

Ada banyak alasan mengapa masyarakat Indonesia khususnya dari daerah-daerah yang sudah disebutkan tadi berkunjung ke Bandung. Salah satu alasan utama adalah banyaknya lokasi pariwisata yang bisa mereka kunjungi sesuai dengan minat dan dengan siapa mereka berkunjung.

Terdapat juga beberapa alasan lain yang lebih sederhana seperti ingin mengunjungi sanak-saudara, menikmati iklim Bandung yang lebih sejuk dibandingkan kota-kota ini, atau hanya sekedar ingin berjalan-jalan menghabiskan waktu, baik itu sendirian maupun ditemani bersama orang-orang lain.

Terlepas dari apa alasan seseorang berkunjung ke Bandung, cukup aman bila mengatakan bahwa mereka akan menikmati waktu mereka di Bandung. Tetapi, jika ada satu hal yang sebaiknya mereka tidak lupakan jika berkunjung ke Bandung, adalah membawa pulang oleh-oleh khas Bandung.

Oleh-oleh Khas Bandung (Makanan)

Layaknya berkunjung ke lokasi-lokasi lain di Indonesia, pastinya akan terasa kurang lengkap jika Grameds tidak membawa buah tangan atau oleh-oleh kembali ke rumah kalian. Oleh-oleh ini bisa menjadi pengingat kalian terhadap lokasi yang kalian kunjungi sebelumnya.

Hal ini juga tentu saja untuk kota Bandung. Grameds mungkin pernah mendengar atau bahkan melihat langsung bahwa Bandung memiliki sejumlah toko oleh-oleh yang tidak pernah sepi dikunjungi oleh wisatawan. Dan ramainya toko-toko tersebut pastinya bukan tanpa alasan.

Banyak buah tangan dari Bandung yang meskipun masih memiliki ciri khas tradisional kota mereka, juga mempunyai perpaduan modern di dalamnya. Jadi, Grameds bisa menemukan berbagai jenis oleh-oleh yang sudah menjadi ciri khas Bandung, tetapi juga mempunyai variasi yang unik, menarik dan mengikuti perkembangan zaman.

Untuk itulah sebaiknya Grameds tidak melewatkan membeli oleh-oleh khas Bandung jika kalian berkunjung ke Kota Kembang ini. Pada artikel kali ini, Grameds akan mendapatkan rekomendasi oleh-oleh khas Bandung yang bisa kalian beli jika suatu waktu kalian berkunjung ke sana.

Keripik Maicih

oleh oleh khas bandung
Sumber: maicih.co.id

Oleh-oleh pertama ini pada dasarnya hanya berupa keripik singkong dengan berbagai macam bumbu yang ditaburkan di atasnya. Tetapi, salah satu produk yang membuat kepopuleran Keripik Maicih meroket adalah keripik singkong pedasnya yang membuat orang berkeringat ketika memakannya.

Keripik singkong pedas ini memiliki berbagai macam level mulai dari level 3, level 5, dan yang paling pedas, level 10. Bagi Grameds yang menyukai cemilan dengan rasa pedas, kalian bisa mencoba menantang seberapa tangguh diri kalian dan langsung mencoba keripik singkong maicih dengan level tertinggi.

Namun, bagi Grameds yang tidak begitu menyukai rasa pedas, kalian juga bisa membeli produk-produk lain pada toko Keripik Maicih. Kalian bisa menemukan jenis keripik lain seperti keripik singkong rasa original, bakso goreng kering, hingga keripik pare.

Seblak Bandung

oleh oleh khas bandung
Sumber: Kompas.com

Seblak adalah jenis masakan yang memiliki bahan dasar kerupuk. Sedikit berbeda dengan kerupuk jenis lain yang biasanya digoreng, kerupuk pada seblak direbus sehingga memiliki tekstur kenyal dan lembek. Kerupuk rebus ini nantinya ditumis dengan kuah berisikan bumbu dan rempah, sayur serta topping lain seperti ayam, ikan, atau telur.

Seblak sendiri sebenarnya merupakan masakan khas masyarakat Sunda. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa Bandung menjadi kota yang mempopulerkan makanan seblak ini. Anggapan bahwa seblak berasal dari Bandung sudah melekat ke pemikiran masyarakat luas.

Seblak seharusnya menjadi makanan yang disajikan secara panas, sehingga sebenarnya bukan menjadi makanan yang cocok dijadikan sebagai oleh-oleh. Tetapi, kini sudah banyak toko yang membuat seblak dalam kemasan beku dan rasanya juga tidak jauh berbeda dengan seblak yang kalian temukan di restoran atau kedai.

Peuyeum Bandung

oleh oleh khas bandung
Sumber: kemedikbud.go.id

Grameds yang suka memakan tapai pasti juga akan menyukai peuyeum Bandung. Konsep dari makanan ini dapat dikatakan sama dengan tapai pada umumnya, yaitu singkong difermentasi menggunakan ragi sampai singkong tersebut memproduksi alkohol, menandakan bahwa peuyeum sudah jadi.

Meskipun konsepnya sama, terdapat beberapa perbedaan yang bisa Grameds temukan antara peuyeum Bandung dan tapai singkong pada umumnya. Perbedaan-perbedaan ini di antaranya berupa rasa, tekstur, dan aroma dari kedua makanan fermentasi ini.

Tapai singkong pada umumnya memiliki rasa manis serta aroma alkohol yang lebih kuat, namun teksturnya lembek dan cenderung benyek. Sementara peuyeum Bandung rasa manisnya lebih halus dan aroma alkohol pada singkong tidak terlalu kuat. Teksturnya juga biasanya masih keras dan tidak lembek.

Bakso Tahu Goreng (Batagor)

oleh oleh khas bandung
Sumber: Kompas.com

Makanan yang satu ini sebenarnya bisa Grameds temukan di berbagai tempat di luar Bandung. Batagor ini sudah menjadi cemilan yang umum ditemukan oleh masyarakat di daerah Jabodetabek. Kalian bisa menemukan batagor dijual di pinggir jalan, depan sekolah atau dekat pertokoan.

Tetapi, pastinya batagor yang kalian rasakan di Jabodetabek berbeda dengan batagor yang kalian temukan di Bandung. Rasa dari batagor Bandung tentunya lebih khas dan lebih legit dibandingkan dengan batagor yang dijual di Jabodetabek. Terlebih saus kacangnya, yang menurut orang banyak, rasanya berbeda jauh.

Layaknya seblak yang kita bahas di atas, batagor juga seharusnya disajikan secara hangat. Tetapi, banyak toko di Bandung yang menjual batagor secara beku lengkap dengan saus kacangnya, sehingga bisa dijadikan sebagai oleh-oleh. Salah satu toko batagor yang paling populer di Bandung bernama Batagor Kingsley.

Bakso Goreng (Basreng)

oleh oleh khas bandung
Sumber: Kompas.com

Sama seperti batagor, basreng adalah jenis oleh-oleh khas Bandung lain yang amat populer di kalangan wisatawan. Rasanya memang agak sulit jika kita kembali mengkonsumsi basreng yang biasa ditemukan di toko-toko di luar Kota Bandung dengan basreng asli dari Kota Kembang ini.

Basreng yang sifatnya tradisional adalah basreng yang dimasak dengan cara mengiris tipis bakso ikan, digoreng, dan disajikan dengan bumbu khasnya. Tetapi, sekarang banyak bermunculan basreng yang digoreng sampai kering dan krispi, disajikan dengan bumbu tabur.

Basreng modern ini banyak dijadikan sebagai oleh-oleh yang dibawa pulang dari Bandung, karena lebih tahan lama dan bisa dimakan kapan saja sebagai cemilan. Meskipun begitu, basreng tradisional juga masih banyak dijadikan sebagai oleh-oleh, umumnya dikemas sebagai makanan beku.

Tahu Susu Bandung

oleh oleh khas bandung
Sumber:Google

Tahu susu sebenarnya bukan hanya makanan khas Bandung saja. Beberapa daerah seperti Cihuni, Sumedang, atau bahkan daerah-daerah di luar Jawa Barat seperti Jombang dan Boyolali juga diketahui membuat tahu susu. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa tahu susu Bandung adalah yang paling populer di antara tahu susu lainnya.

Oleh-oleh yang satu ini biasanya akan dimasak dengan cara digoreng, dan nantinya akan memiliki tekstur krispi di luar namun lembut di dalam. Tetapi, tahu susu juga merupakan bahan masakan yang cukup fleksibel dan bisa juga dimasak dengan bahan-bahan atau metode lainnya.

Salah satu toko oleh-oleh yang menjadi salah satu produsen oleh-oleh tahu susu terbesar di Bandung bernama Tahu Susu Lembang. Toko ini sudah dikenal oleh masyarakat luas sebagai salah satu toko di mana kalian bisa mendapatkan tahu susu dengan kualitas terbaik.

Picnic Roll Primarasa

oleh oleh khas bandung
Sumber: Shopee

Untuk beberapa oleh-oleh berikutnya, Grameds mungkin akan menyadari bahwa oleh-oleh ini sebenarnya bukan sepenuhnya oleh-oleh yang benar-benar berasal dari Bandung, tetapi sudah menjadi ciri khas Kota Kembang ini karena ada satu atau dua toko yang mempopulerkan oleh-oleh ini.

Salah satunya adalah picnic roll, yaitu jenis makanan yang pada dasarnya berupa roti gulung berisikan daging, keju, dan telur rebus. Dapat dikatakan bahwa picnic roll merupakan salah satu varian roti isi yang biasa ditemukan di toko-toko roti, kafe, atau kedai-kedai lainnya.

Salah satu toko yang mempopulerkan picnic roll adalah toko Primarasa. Toko ini sudah puluhan tahun menjual picnic roll, dan menjadi tempat yang sering dikunjungi wisatawan karena kepopuleran makanan tersebut. Selain picnic roll, kalian juga bisa menemukan cemilan lain untuk oleh-oleh seperti kue-kue dan brownies.

Brownies Kukus Amanda

oleh oleh khas bandung
Sumber: Google

Brownies sebenarnya bukanlah makanan khas Bandung, karena jenis kue ini juga bisa kalian masak jika memiliki bahan-bahan untuk membuatnya. Namun, dapat dikatakan bahwa kepopuleran brownies kukus ini dipelopori oleh toko bernama “Brownies Kukus Amanda”.

Brownies Kukus Amanda mulanya hanya memproduksi satu jenis varian brownies, yakni rasa original, untuk pelanggannya. Tetapi, semakin hari, kepopuleran toko ini semakin besar, membuat mereka berinovasi dan menciptakan variasi rasa brownies lain, tentunya dengan ciri khas mereka yakni dikukus.

Kini, Brownies Kukus Amanda tidak hanya bisa ditemukan di Bandung saja, melainkan sejumlah kota lain seperti Cirebon, Kota Riau, dan Makassar. Mereka juga menjual cemilan atau kue-kue lain seperti stik keju, roti isi daging, kue bolu, dan berbagai makanan lain yang cocok untuk dijadikan oleh-oleh.

Pisang Bolen

oleh oleh khas bandung
Sumber: Tastemade

Pisang bolen adalah salah satu variasi cemilan pisang yang juga banyak ditemukan di berbagai wilayah di Indonesia, yaitu pisang molen. Yang membedakan pisang molen dengan pisang bolen adalah ukuran serta isian dari cemilan ini.

Jika pisang molen umumnya berukuran kecil dan hanya berisikan pisang tanpa ada pendamping lain, ukuran pisang bolen jauh lebih besar, dan biasa memiliki variasi rasa tambahan seperti keju, cokelat atau buah beri. Rasa dari pisang molen juga cenderung lebih ringan dibandingkan dengan pisang bolen.

Dan layaknya beberapa oleh-oleh khas Bandung yang sudah kita bahas di atas, kepopuleran pisang bolen adalah berkat salah satu toko oleh-oleh terkenal di Bandung bernama Pisang Bolen Kartika Sari. Toko ini sudah menjadi langganan wisatawan yang ingin membeli oleh-oleh khas Bandung, khususnya pisang bolen.

Belah Doeren

oleh oleh khas bandung
Sumber: Google

Dari namanya, Grameds mungkin sudah bisa berasumsi bahwa tempat ini merupakan tempat di mana kalian bisa menemukan berbagai jenis produk durian atau disebut juga sebagai “duren” oleh lidah orang Indonesia. Tempat ini faktanya memang menjadi surga bagi pecinta durian.

Di Belah Doeren, kalian bisa menemukan berbagai macam hidangan dengan bahan dasar durian seperti panekuk durian, es krim durian, hingga crepe durian. Pengunjung yang memang menggemari durian pastinya tidak akan cepat bosan jika sudah masuk ke restoran ini.

Meskipun menu-menu di atas kebanyakan berupa menu yang baiknya disantap langsung di tempat, Belah Doeren juga menawarkan beberapa jenis makanan seperti nastar durian, brownies durian, dan kue soes durian. Makanan-makanan ini cocok untuk menjadi oleh-oleh selepas kembali dari Bandung.

Oleh-oleh Khas Bandung Selain Makanan

Replika Benda Tradisional Bandung

oleh oleh khas bandung
Sumber: Shopee

Oleh-oleh yang kalian bawa pulang tentunya tidak harus berupa makanan. Grameds bisa mencari oleh-oleh jenis lain jika kalian kurang berminat dengan membawa pulang makanan atau cemilan dari kota yang kalian kunjungi. Salah satu bentuk oleh-oleh khas suatu kota bisa berupa replika benda tradisional dari kota tersebut.

Di Bandung misalnya, beberapa benda tradisional yang cukup terkenal yakni alat musik seperti angklung dan calung, atau mungkin senjata tradisional seperti bedog. Meskipun dapat ditemukan di sejumlah daerah lain di Jawa Barat, Kota Bandung juga bisa memproduksi benda yang sama dengan kualitas bagus.

Grameds bisa membeli replika benda-benda tradisional tersebut berupa pahatan, gantungan kunci, atau mainan kecil. Dan khusus alat musik, kalian juga bisa membawa pulang alat-alat musik tersebut kembali ke rumah setelah membelinya dari toko oleh-oleh di Bandung.

Pakaian

oleh oleh khas bandung
Sumber: Shopee

Pakaian juga bisa menjadi oleh-oleh yang kalian bawa pulang setelah berkunjung dari satu kota. Hanya disebut “pakaian” karena Grameds bisa membeli jenis-jenis pakaian baik itu pakaian tradisional, celana, baju, atau sepatu. Kalian hanya perlu mencari pakaian sesuai kebutuhan atau kesukaan.

Dan di Bandung sendiri, tidak sulit bagi Grameds untuk menemukan toko yang menjual pakaian dengan nuansa Bandung. Pakaian tersebut bisa berupa pakaian tradisional Sunda, batik, atau sesederhana kaos dengan tagline khas Bandung atau hal lain yang menggambarkan Kota Kembang ini.

Di antara toko-toko tersebut, salah satu toko yang paling populer dikunjungi wisatawan bernama “Factory Outlet”. Grameds bisa membeli berbagai jenis pakaian khas Bandung untuk buah tangan. Kalian juga bisa menemukan oleh-oleh lain berupa makanan atau replika benda tradisional Bandung.

Kesimpulan

Dengan ini, berakhir sudah artikel yang membahas 12 oleh-oleh khas Bandung. Dengan banyaknya variasi oleh-oleh yang bisa Grameds temukan di Kota Kembang ini, seharusnya kalian tidak lagi kebingungan untuk mencari buah tangan apa yang akan kalian bawa pulang selepas berkunjung dari sana.

Selain oleh-oleh di atas, masih ada lagi sejumlah makanan khas, suvenir, atau toko-toko lain yang menjual oleh-oleh khas Bandung. Grameds bisa mengeksplor bentuk oleh-oleh ini jika kalian merasa tidak bisa menemukan buah tangan yang sesuai dengan keinginan dan preferensi kalian.

Lebih dari itu, selain mencari oleh-oleh di atas, oleh-oleh lain yang bisa kalian bawa pulang adalah kenangan berupa foto atau video perjalanan kalian di Bandung. Oleh karena itu, nikmatilah setiap perjalanan kalian ke Bandung karena kota ini pasti bisa membawa kenangan tidak terlupakan bagi pengunjungnya.

Sebagai penutup, kami memiliki sejumlah buku rekomendasi bagi Grameds yang ingin mencari tahu lebih soal wisata di Bandung. Beberapa buku rekomendasi ini yaitu buku “Buku Panduan Wisata Bandung“, buku “Wisata Kuliner Makanan Daerah Khas Bandung“, dan buku “Bandung Culinary & Nongkrong Recommended“.

Buku Panduan Wisata Bandung

https://www.gramedia.com/products/buku-panduan-wisata-bandung-1?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/buku-panduan-wisata-bandung-1?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

Wisata Kuliner Makanan Daerah Khas Bandung

https://www.gramedia.com/products/conf-wisata-kuliner-makanan-daerah-khas-bandung?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/conf-wisata-kuliner-makanan-daerah-khas-bandung?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

Bandung Culinary & Nongkrong Recommended

https://www.gramedia.com/products/bandung-culinary-nongkrong-recommended?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/bandung-culinary-nongkrong-recommended?utm_source=bestseller&utm_medium=bestsellerbuku&utm_campaign=seo&utm_content=BestSellerRekomendasi

Buku-buku di atas merupakan persembahan dari kami, Gramedia, #SahabatTanpaBatas, untuk Grameds yang gemar membaca demi mendapatkan ilmu, informasi, serta referensi tambahan #LebihDenganMembaca. Kalian bisa dapatkan buku-buku rekomendasi tersebut dengan mengunjungi situs kami di Gramedia.com.

Penulis: M. Adrianto S.

Written by M. Hardi