in ,

Ciri-Ciri dan Contoh Kalimat Perintah

Ciri-Ciri dan Contoh Kalimat Perintah – Grameds pasti sudah tidak asing dengan keberadaan kalimat perintah dalam materi mata pelajaran Bahasa Indonesia

Yap, dalam Bahasa Indonesia, kalimat memiliki beragam jenis, mulai dari kalimat perintah, kalimat tanya, kalimat berita, kalimat langsung, kalimat tidak langsung, dan masih banyak lain. Setiap jenis kalimat tersebut memiliki ciri-ciri tersendiri.

Menurut seorang pakar sastra, Kridalaksana (2008), mengungkapkan bahwa kalimat perintah mempunyai bentuk atau verba yang berfungsi untuk mengungkapkan perintah/keharusan/larangan melakukan suatu tindakan.

Materi mengenai kalimat perintah telah diajarkan dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pada jenjang SMP.

Lalu, apa saja ya ciri-ciri dari kalimat perintah? Bagaimana pula contohnya?

Yuk simak ulasan berikut yang mungkin dapat bermanfaat bagi Grameds!

Ciri-Ciri Kalimat Perintah

  1. Pada akhir kalimat akan terdapat tanda seru (!)
  2. Menggunakan partikel penegas -lah 
  3. Predikat menggunakan kata kerja tanpa subjek
  4. Apabila diucapkan akan memiliki intonasi tinggi pada akhir kalimatnya.

Jenis-Jenis Kalimat Perintah

Menurut Rahardi (2005), kalimat perintah itu mengandung maksud memerintah atau meminta orang lain untuk melakukan tindakan. Kalimat perintah ini dapat diklasifikasikan menjadi tujuh macam, yakni kalimat perintah biasa, kalimat perintah harapan, kalimat perintah pemberian permintaan, kalimat perintah ajakan, kalimat perintah izin, kalimat perintah larangan, dan kalimat perintah ejekan.

Nah, berikut penjelasan mengenai tujuh jenis kalimat perintah tersebut!

1. Kalimat Perintah Biasa

Pada kalimat perintah jenis ini, biasanya akan diucapkan oleh seseorang yang mempunyai kuasa lebih kepada orang yang disuruh. Misalnya kalimat perintah yang diucapkan oleh seorang guru kepada muridnya.

Kalimat perintah jenis ini dibentuk dari sebuah klausa yang mempunyai predikat verba dasar dan diberi partikel -lah.

Contoh: Kerjakanlah latihan soal itu baik-baik!

2. Kalimat Perintah Harapan

Kalimat perintah harapan ini adalah jenis kalimat perintah yang meminta kerelaan si lawan bicara untuk melakukan sesuatu yang disuruh. Biasanya pada kalimat perintah ini mengandung suatu harapan yang baik. Contoh: Semoga kamu segera sembuh!

3. Kalimat Perintah Pemberian Permintaan

Kalimat perintah jenis ini biasanya diucapkan dengan maksud meminta tolong orang lain untuk melakukan sesuatu. Pada kalimat perintah jenis ini, ditandai dengan adanya kata “tolong”,“mohon”, “sudikah kiranya”, “dapatkah”, dan lain-lain.

Contoh: Tolong tutupkan jendela itu!

tombol beli buku

4. Kalimat Perintah Ajakan

Kalimat perintah ajakan ini apabila diucapkan seolah menyuruh orang lain untuk melakukan sesuatu secara bersama-sama. Ditandai dengan penggunaan partikel -lah. Biasanya menggunakan penanda kesantunan pada awal kalimatnya, misalnya “ayo”, “hendaklah”, “marilah”, dan lain-lain.

Contoh: Marilah kita pulang sekarang!

5. Kalimat Perintah Izin

Pada kalimat perintah jenis ini, seolah memperkenankan atau memberikan izin kepada orang lain untuk melakukan sesuatu yang disenanginya. Biasanya diawali dengan tuturan “Silakan”, “Diperkenankan”, “Dipersilakan”, “Diizinkan”, dan lain-lain. Contoh: Ambillah buku mana yang kamu sukai!

6. Kalimat Perintah Larangan

Pada kalimat perintah larangan ini berisi larangan kepada lawan bicara untuk melakukan sesuatu. Biasanya menggunakan awalan “Jangan”. Kata “jangan” tersebut bermaksud melarang lawan bicara untuk berbuat sesuatu sehingga seolah si penutur tidak memiliki sifat pemarah. Contoh: Jangan buka pintu itu!

7. Kalimat Perintah Ejekan

Kalimat perintah jenis ini berisikan sindiran kepada lawan bicara seolah penutur yakin bahwa si lawan bicara tidak akan melakukan perintah yang diberikannya. Contoh: Laporkan saja kalau kamu berani!

 

tombol beli buku

Contoh Kalimat Perintah

  • Hapalkanlah surat Al-Ikhlas berikut ini!
  • Bacalah teks di bawah!
  • Hati-hatilah di jalan ketika mengendarai mobil!
  • Tulislah sepuluh soal di papan tulis ini dalam buku catatan kalian!
  • Berlarilah sampai lapangan sana!
  • Duduklah di kursi kayu itu sementara aku akan mengambilkanmu minuman!
  • Belikanlah aku segelas kopi di cafe itu!
  • Ambilkanlah aku gula di dapur!
  • Cucilah ayam potong ini supaya dapat segera dimasak!
  • Selesaikanlah tugasmu baru boleh menonton film itu!

tombol beli buku

  • Dimohon untuk segera membayar iuran dalam bulan ini!
  • Untuk Saudara Lila, dimohon untuk menuju ke ruang guru sekarang!
  • Hadirin dimohon untuk tetap menaati protokol kesehatan!
  • Pak, nasi gorengnya dibungkus tiga ya!
  • Datang saja ke pasar!
  • Mampirlah kemari nanti ketika kamu sudah pulang dari sekolah!
  • Temanilah Mutia pergi ke toko roti!
  • Jangan membuang sampah di area ini!
  • Dilarang parkir sembarangan di desa ini!
  • Jangan merokok di ruangan ini, segeralah pindah ke area merokok di sebelah sana!
  • Dilarang membawa makanan dan minuman ke ruangan perpustakaan!
  • Dilarang mencoret tembok sekolah!
  • Obat flu itu harus rutin diminum supaya kamu cepat sembuh!
  • Silakan bagi yang belum membayar SPP bulan ini, segera datang ke ruang Tata Usaha!

 

tombol beli buku

  • Peserta nomor 9 dimohon untuk memasuki ruangan lomba segera!
  • Para wali murid dimohon untuk segera memasuki ruangan aula sekolah!
  • Silakan, Ibu, anaknya ditidurkan di ranjang ini supaya pemeriksaan dapat segera dilakukan!
  • Marilah sejenak kita mengheningkan cipta untuk mendoakan para pahlawan yang telah mendahului kita!
  • Ayo kita mengerjakan latihan soal ini supaya dapat segera pulang!
  • Mari kita buang sampah ini di bak sampah belakang sekolah!
  • Pekerjaanmu sudah bagus, sekarang tidur!
  • Coba saja sana laporkan orang tuamu!

Nah, itulah ciri-ciri, jenis, beserta contoh dari kalimat perintah. Apakah Grameds sudah memahami mengenai materi kalimat perintah ini? Coba buat contoh dari kalimat perintah versi kamu!

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait

Sumber:

Yuliandari, Sri dan I Gusti Ketut Alit Saputra. (2018). Kemampuan Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Sigi Memahami Kalimat Perintah Bahasa Indonesia. Jurnal Bahasa dan Sastra, Vol 3 (9).

tombol beli buku

Written by Rifda Arum