IPA

Pengertian Rotasi Dan Revolusi Bumi Beserta Dampaknya

rotasi dan revolusi bumi
Written by Restu

Pengertian Rotasi dan Revolusi Bumi – Sepertinya sudah banyak yang tahu kalau bumi menjadi satu-satunya planet yang dihuni oleh manusia serta berbagai macam kehidupan. Hal ini dikarenakan planet bumi memiliki lingkungan yang dapat mendukung kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Jadi, bumi bisa dikatakan sebagai planet istimewa yang ada di tata surya.

Komposisi yang ada di planet bumi sangat kompleks sehingga ada banyak sekali lapisan-lapisan yang dapat melindungi manusia dan makhluk hidup lainnya dari sinar matahari. Setiap lapisan tersebut membentuk permukaan sehingga manusia dan makhluk hidup dapat berjalan dan melakukan berbagai macam aktivitas.

Singkatnya, kita sebagai manusia sudah seharusnya bertempat tinggal di planet bumi. Tak bisa dibayangkan apa jadinya kalau seluruh manusia tidak tinggal di bumi.

Planet bumi letaknya berada di urutan ketiga dari dekatnya matahari atau lebih tepatnya berjarak sekitar 149,6 juta km. Planet bumi menjadi salah satu planet yang mengelilingi matahari.

Planet bumi sama dengan planet-planet tata surya lainnya yang berputar pada porosnya dan mengelilingi matahari. Kedua hal tersebut dinamakan dengan rotasi bumi dan revolusi bumi. Apakah kamu sudah tahu rotasi dan revolusi bumi? Simak penjelasan rotasi dan revolusi bumi, ya Grameds.

Pengertian Rotasi Bumi

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya dari arah barat ke timur selama sehari (24 jam) yang mengakibatkan terjadinya siang dan malam.

Saat melihat globe, apakah kamu pernah berpikir bagaimana caranya bumi bisa berputar pada porosnya? Perputaran bumi pada porosnya dinamakan sebagai rotasi bumi. Waktu yang dibutuhkan bumi saat berputar di porosnya sekitar 23 jam 56 menit. Supaya lebih mudah untuk diketahui oleh banyak orang, maka waktu rotasi bumi dibulatkan menjadi 24 jam.

Perhitungan rotasi bumi dimulai sejak matahari terbit sampai dengan matahari selanjutnya terbit. Karena proses rotasi bumi ini, maka matahari yang kita lihat seperti sedang bergerak dari timur ke barat. Padahal kenyataannya matahari hanya diam saja dan yang berputar adalah planet bumi.

Hal yang menarik dari terjadinya rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya memiliki kemiringan 23,5 derajat. Dengan kata lain, saat rotasi bumi tidak dalam keadaan tegak, tetapi dalam keadaan miring.

Posisi miring saat berotasi disebabkan karena bumi ditabrak oleh bongkahan luar angkasa atau meteorit yang ukurannya hampir seperti ukuran planet mars. Tabrakan ini terjadi kira-kira 4 miliar tahun yang lalu atau saat bumi masih berusia sangat muda.

Pengertian Revolusi Bumi

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) revolusi bumi adalah peredaran bumi dan planet-planet lain dalam mengelilingi matahari. Singkatnya, revolusi adalah peristiwa pergerakan bumi mengelilingi matahari.

Planet bumi yang kita ketahui dan dijadikan sebagai tempat tinggal bukan hanya berotasi saja, tetapi bumi juga melakukan proses revolusi. Kecepatan bumi ketika melakukan revolusi berkisar 30 km/detik, cepat sekali bukan?

Sedangkan waktu yang dibutuhkan bumi untuk melakukan revolusi adalah 365 ¼ hari atau dalam kalender masehi selama satu tahun. Saat bumi melakukan revolusi, maka akan memicu terjadinya gerak semu matahari. Maka dari itu, matahari yang kita lihat dari permukaan bumi posisinya seperti selalu bergerak.

Jika pada rotasi bumi akan terjadi siang dan malam, maka revolusi bumi akan menghasilkan perubahan musim di bumi. Oleh karena itu, revolusi bumi dijadikan sebagai acuan untuk membuat kalender masehi. Dalam perhitungan kalender masehi, waktu yang digunakan adalah satu kali putaran revolusi bumi yaitu 365 ¼ hari.

Akibat Rotasi Bumi

Rotasi bumi mengakibatkan terjadinya beberapa peristiwa yang berkaitan dengan kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.

1) Terjadinya siang dan malam

Siang dan malam yang kita rasakan dan kita lihat merupakan peristiwa yang diakibatkan karena terjadinya rotasi bumi. Proses pergantian siang dan malam bisa dikatakan sebagai peristiwa alam yang istimewa karena kamu bisa melihat perubahan matahari menjadi bulan.

Bukan hanya itu, dengan adanya perubahan siang dan malam, maka kamu akan merasakan perbedaan suhu di pagi hari dan malam hari. Pada umumnya suhu saat yang dirasakan siang hari cukup panas. Sementara itu, suhu pada malam hari biasanya cenderung dingin.

Dengan demikian, terjadinya pergantian siang dan malam membuat bumi dibagi menjadi dua bagian. Bagian yang satu mengarah ke matahari (siang hari), kemudian bagian lainnya tidak mengarah ke matahari (malam hari).

2) Membelokkan arah angin dan arus laut

Dengan rotasi bumi, maka arah angin akan dibelokkan. Pembelokkan angin sekaligus membelokkan arus laut.

Angin yang berbelok dari daerah satu ke daerah lainnya akan sangat bermanfaat karena kita bisa merasakan kesejukan. Pembelokkan angin akan mengurangi kecepatan angin sehingga tingkat kerusakan yang berasal dari angin akan ikut berkurang.

Sementara itu, arus laut akan bergerak sesuai dengan pembelokkan angin. Misalnya, arus laut di belahan bumi bagian barat bergerak berlawanan dengan arah jarum jam. Sedangkan, di belahan bumi bagian utara, arus laut bergerak sesuai arah jarum jam.

3) Gerak semu harian matahari

Dinamakan sebagai gerak semu matahari karena matahari seperti bergerak sepanjang hari. Pergerakan yang dimaksud, seperti saat pagi matahari akan terbit dari timur, saat siang hari matahari berada di atas kepala kita, dan saat sore hari matahari akan terbenam di barat.

Meskipun matahari terlihat seperti sedang bergerak, tetapi kenyataannya matahari hanya diam saja. Dengan kata lain, gerak semu harian matahari merupakan akibat dari rotasi bumi.

4) Membentuk zona waktu yang berbeda

Dengan adanya rotasi bumi, maka akan ada zona waktu yang berbeda. Seperti halnya Indonesia yang mempunyai tiga zona waktu yang berbeda, yaitu Waktu Indonesia bagian barat (WIB), Waktu Indonesia bagian tengah (WITA), dan Waktu Indonesia bagian Timur (WIT).

Ketiga zona waktu tersebut berjarak satu jam. Misalkan waktu di WIB pukul 9 pagi, maka di WITA pukul 10 pagi, dan waktu di WIT pukul 11 pagi.

Zona waktu akibat dari rotasi bumi bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di belahan dunia lainnya. Mengapa ini bisa terjadi? Karena dengan adanya rotasi bumi, maka bumi dibagi menjadi 24 zona waktu yang pusatnya ada di kota Greenwich, Inggris.

5) Bentuk bumi menjadi tidak bulat sempurna

Ketika bumi berotasi, maka akan ada berbagai macam gaya yang muncul. Setiap gaya-gaya yang muncul akan selalu bergerak menjauhi pusat bumi. Dengan adanya gaya-gaya tersebut, maka bentuk bumi menjadi tidak bulat sempurna. Dengan kata lain, di bagian kutub, bentuk bumi pepat, kemudian di bagian khatulistiwa bentuk bumi mengambang.

Beli Buku di Gramedia

Akibat Revolusi Bumi

Revolusi bumi akan memicu terjadinya peristiwa atau aktivitas yang berhubungan dengan kehidupan dan lingkungan manusia.

1) Adanya gerak semu matahari

Revolusi akan mengakibatkan gerak semu matahari. Gerak semu matahari terjadi karena gerakan bumi yang mengelilingi matahari.

2) Membedakan waktu siang dan malam

Lamanya waktu siang dan malam di setiap daerah yang ada di bumi disebabkan karena terjadinya proses revolusi bumi. Perbedaan waktu ini terbagi menjadi tiga periode, yakni 21 Maret hingga 23 Desember, 23 September hingga 21 Maret, dan 21 Maret hingga 23 September.

Jika dijelaskan, pada periode 21 Maret hingga 23 Desember, kutub utara akan mengarah atau mendekati matahari dan kutub selatan menjauhi matahari. Pada periode 23 September hingga 21 Maret, kutub selatan akan mendekati ke matahari dan kutub utara menjauhi matahari. Periode terakhir tanggal 21 Maret hingga 23 September, jarak kutub utara dan kutub selatan dengan matahari adalah sama.

3) Acuan sebagai pembuatan kalender masehi

Lamanya waktu revolusi bumi, yaitu 365 ¼ hari dijadikan sebagai acuan untuk membuat kalender masehi. Oleh karena itu, jumlah hari yang ada di kalender masehi umumnya berjumlah 365 hari.

Namun, dalam tahun kabisat jumlah hari pada kalender akan bertambah satu hari. Hal ini dikarenakan bulan Februari tahun kabisat harinya berjumlah 29 hari bukan kaya biasanya yang berjumlah 28 hari.

4) Membuat pergantian musim 

Mengapa musim yang ada di bumi bisa berganti-ganti? Perubahan musim terjadi karena adanya revolusi bumi. Singkatnya, perubahan musim ini tidak bisa dilepaskan dari peran matahari. Matahari yang bergerak akan menentukan musim yang akan terjadi. Misalnya, ketika matahari mengarah pada suatu daerah, maka daerah tersebut akan mengalami musim panas.

Pergantian musim sangat diperlukan untuk keberlangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya yang ada di bumi. Suhu di bumi akan menjadi stabil dengan adanya pergantian musim.

Baca juga : Berbagai Dampak Revolusi Bumi

beli sekarang

Manfaat Rotasi Bumi

Setelah membahas pengertian dan akibat dari rotasi bumi, kini pembahasan selanjutnya adalah manfaat dari rotasi bumi sendiri. Apakah kamu sudah tahu manfaat yang dapat dirasakan dari rotasi bumi? Berikut manfaat-manfaat rotasi bumi.

a) Kehidupan manusia menjadi lebih terpadu

Manfaat pertama yang bisa dirasakan ketika terjadinya rotasi bumi adalah hidup kita menjadi lebih terpadu. Hal ini dikarenakan pergantian waktu siang dan malam yang di mana pada siang hari kita harus beraktivitas dan malam hari perlu untuk mengistirahatkan tubuh dari rutinitas sehari-hari. Singkatnya, rotasi bumi melatih manusia untuk membagi waktu dengan baik.

b) Dapat menentukan waktu dengan bayangan diri

Jika kita sedang berpergian, tetapi lupa membawa jam atau alat penunjuk waktu, maka untuk melihat pukul berapa saat ini dapat dilakukan dengan mengandalkan gerak semu matahari. Hanya dengan berdiri menghadap arah sinar matahari, maka di belakang diri kamu akan muncul bayangan. Bayangan itulah yang digunakan untuk melihat pukul berapa saat ini.

Secara sederhana, gerak semu matahari yang berasal dari rotasi bumi sangat bermanfaat dalam menentukan waktu.

c) Alat komunikasi dapat digunakan dengan maksimal

Rotasi bumi terjadinya perbedaan waktu di beberapa daerah sehingga untuk berkomunikasi akan sulit untuk dilakukan. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, alat komunikasi sudah bisa digunakan untuk menghubungi orang yang berada di beda daerah atau bahkan beda negara.

Jadi, adanya rotasi bumi membuat alat komunikasi di zaman modern dapat berfungsi dengan baik. Bahkan dengan alat komunikasi ini akan muncul rasa bahagia karena bisa terhubung dengan seseorang yang jauh di sana.

d) Transportasi berfungsi dengan baik

Bukan hanya alat komunikasi saja yang dapat berfungsi dengan maksimal, melainkan transportasi juga berfungsi dengan maksimal. Terutama transportasi udara atau pesawat. Penggunaan pesawat sangat bermanfaat bagi penumpang dan pengusaha penerbangan.

Seperti yang kita ketahui bahwa adanya rotasi bumi akan mengakibatkan perbedaan waktu. Di sini siang hari, di daerah lain sudah malam hari. Namun, berkat adanya transportasi udara atau pesawat, maka kita bisa bepergian dengan waktu yang relatif singkat. Bahkan, ketika pergi pagi hari bisa sampai pagi hari juga (hari yang sama).

Beli Buku di Gramedia

Manfaat Revolusi Bumi

Siapa yang menyangka kalau proses revolusi bumi ternyata memiliki manfaat untuk kehidupan kita. Simak manfaat-manfaat revolusi bumi sebagai berikut.

a) Bisa merasakan pergantian musim setiap tahunnya

Pergantian musim yang diakibatkan karena revolusi bumi sangatlah bermanfaat bagi lingkungan hidup terutama dalam menjaga kestabilan suhu. Suhu yang stabil membuat tubuh kita menjadi lebih sehat. Selain itu, pergantian musim juga memberikan rasa bahagia dan mengurangi rasa jenuh.

Apakah kamu pernah membayangkan jika bumi tidak mengalami pergantian musim? Tentunya tubuh manusia perlahan-lahan akan sakit, bahkan bisa meninggal.

Namun, pergantian musim yang diakibatkan oleh revolusi bumi sangat bergantung pada iklim. Sedangkan, saat ini iklim sedang mengalami kerusakan dan bisa mengganggu revolusi bumi. Oleh karena itu, kita harus melakukan berbagai macam cara supaya revolusi bumi akan berjalan dengan baik.

b) Mempunyai sistem penanggalan kalender

Revolusi bumi bermanfaat sebagai sistem atau acuan penanggalan kalender. Penanggalan kalender ini membuat kita tahu tanggal dan hari. Apa jadinya jika tidak penanggalan kalender, pastinya kita akan bingung menentukan hari, bulan, dan tahun.

Revolusi bumi membutuhkan waktu sekitar 365 ¼ hari. Waktu tersebut terjadi selama satu tahun sehingga pada penanggalan kalender masehi terdiri dari 365 hari.

c) Berbagai jenis bentuk rasi bintang bisa kita lihat

Dengan adanya revolusi bumi, maka kita bisa mengetahui bentuk rasi bintang. Rasi bintang yang berbeda akan memunculkan sebuah zodiak. Bagi sebagian orang zodiak dipercaya sangat berhubungan dengan karakter seseorang.

Perbedaan Rotasi dan Revolusi Bumi

Rotasi bumi dan revolusi bumi memiliki perbedaan. Apa saja perbedaan dari kedua hal tersebut? Supaya lebih mudah untuk memahami perbedaan-perbedaan tersebut, maka dibuatkan tabel perbedaan antara rotasi bumi dan revolusi bumi.

Rotasi bumi

a) Perputaran bumi pada porosnya

b) Waktu yang dibutuhkan untuk berotasi 23 jam 56 menit

c) Menyebabkan terjadinya siang dan malam

d) Memicu terjadinya pembelokan arus laut

e) Memicu terjadinya pembelokan arah angin

f) Terjadi dalam sehari sekali

 Revolusi bumi

a) Perputaran bumi pada matahari

b) Waktu yang dibutuhkan untuk berevolusi 365 ¼ hari

c) Menentukan lamanya waktu siang dan malam

d) Menyebabkan terjadinya gerhana matahari

e) Menyebabkan gerhana bulan

f) Terjadi selama 1 tahun sekali

Beli Buku di Gramedia

Cara Kerja Rotasi dan Revolusi Bumi

Rotasi bumi bekerja dengan cara berputar pada sumbu atau porosnya. Saat berputar dalam sehari dibutuhkan waktu sekitar 23 jam 56 menit atau jika dibulatkan menjadi 24 jam. Sedangkan revolusi bumi bekerja saat bumi bergerak mengelilingi matahari, Pada proses revolusi bumi, dibutuhkan waktu selama 365 hari.

Kesimpulan

Dari artikel ini, maka dapat dikatakan bahwa rotasi dan revolusi bumi sudah memiliki peran dan fungsinya masing-masing. Rotasi dan Revolusi bumi tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Hal ini dikarenakan, kedua hal tersebut saling ketergantungan. Singkatnya, jika tidak ada rotasi bumi, maka revolusi juga tidak ada.

beli sekarang

Rekomendasi Buku & Atikel Terkait Rotasi dan Revolusi Bumi

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien