Fisika

Pengertian Gaya Magnet: Sifat, Manfaat, Dan Contohnya

gaya magnet
Written by Lala Nilawanti

Pengertian Gaya Magnet – Apakah Grameds pernah menjumpai benda-benda yang bermagnet? Berbicara tentang benda-benda yang bermagnet pasti melekat sesuatu benda yang bisa saling menempel. Hal tersebut bisa terjadi karena dalam benda magnet tersebut memiliki gaya magnet yang dapat saling bereaksi. Dalam kajian ilmu fisika, gaya magnet adalah satu teori yang mungkin Grameds jumpai sejak di bangku SMP. 

Nah, jadi Grameds perlu mengenal dan memahami lebih jauh tentang gaya magnet karena selain berkaitan dengan mata pelajaran di sekolah kita akan banyak menemukan contoh gaya magnet dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini penjelasan tentang pengertian, sifat, manfaat, dan contoh penggunaan gaya magnet dalam kehidupan sehari-hari. 

PENGERTIAN GAYA MAGNET

Magnet adalah salah satu elemen yang memiliki kemampuan untuk menarik elemen lain di sekitarnya yang memiliki sifat-sifat khusus untuk menghasilkan reaksi gaya. Jadi setiap magnet pasti memiliki gaya yang bersifat kemagnetan untuk menarik benda-benda lain di sekitarnya. Dari berbagai jenis gaya, ada gaya magnet yang sering kita jumpai di kehidupan sehari-hari, contohnya peniti yang menempel pada magnet. 

Jadi, gaya magnet adalah bentuk gaya yang memiliki kemampuan menarik benda berbahan khusus yang ditimbulkan akibat adanya magnet di dalamnya. Magnet  memiliki kemampuan untuk menolak benda sekaligus bisa menarik dan mempertahankan benda lain tersebut tetap menempel. Magnet akan menarik benda magnetis, sedangkan benda yang tidak dapat ditarik adalah benda tidak magnetis atau juga disebut dengan diamagnetik. 

Gaya magnet merupakan salah satu bagian dari gaya elektromagnetik, dimana empat gaya lainnya menjadi gaya dasar alam yang disebabkan oleh gerakan- gerakan muatan. Karena magnet hanya menarik benda khusus, maka magnet juga bisa tidak bekerja atau tidak bergaya sama sekali, atau bahkan bisa terjadi penolakan pada beberapa benda khusus pada magnet. Dalam hal ini akan terjadi Tarik menarik jika mengandung muatan dengan arah gerak yang sama. 

Sedangkan akan bergerak berlawan arah jika memiliki gaya tolak diantara dua benda tersebut. Hal ini dianggap sebagai bentuk energi Tarik dan tolak yang ada di antara kutub magnet dan partikel gerak yang bermuatan listrik. Muatan gerak ini kemudian akan menciptakan medan magnet yang berinteraksi untuk menimbulkan magnet. 

Baca juga : Pengertian Magnet

SIFAT GAYA MAGNET

Berdasarkan penjelasan pengertian gaya dan magnet di atas dapat kita tarik kesimpulan bahwa gaya magnet juga memiliki sifat-sifat yang menandai gejala gaya magnet. Berikut ini sifat-sifat gaya magnet yang perlu Grameds ketahui: 

1. Memiliki Medan Magnet

Dalam praktiknya, gaya magnet memiliki medan magnet yang merupakan daerah sekitar sumber magnet yang masih terpengaruh gaya magnet benda tersebut. Kekuatan yang dimiliki gaya magnet pada medan magnet tidaklah sama karena semakin ke luar medan magnet akan semakin lemah. 

2. Dapat Menembus Benda

Gaya yang dihasilkan magnet dapat menembus partikel benda non magnetic meskipun terhalang oleh benda lain sekalipun. Daya tembus magnet juga bisa hilang jika penghasilan tersebut terlalu tebal dan mengalahkan kekuatan gaya magnet yang tidak sepadan. 

3. Memiliki Gaya Tolak dan Gaya Tarik

Magnet memiliki gaya tarik sekaligus kaya tolak karena memiliki dua kutub, yakni kutub utara dan selatan. Jika kutub kedua didekatkan yang sama maka akan tolak menolak, sebaliknya jika didekatkan dengan kutub yang berbeda maka akan saling Tarik menarik. 

4. Hanya Menarik Benda Tertentu Disekitarnya

Karena memiliki medan magnet maka magnet hanya bisa menarik benda-benda yang ada di sekitarnya saja. Jarak magnet dapat menarik lain juga bergantung pada besar magnet yang juga dapat menciptakan medan magnet yang lebih besar. 

5. Sifat Kemagnetan Dapat Melemah 

Gaya magnet juga bisa melemah karena memiliki medan magnet dan memiliki kekuatan magnet tertentu. Medan magnet akan semakin rapat jika didekatkan ke magnet, sebaliknya medan magnet akan memudar jika semakin dijauhkan dari magnet tersebut. 

JENIS-JENIS MAGNET

Dari sifat-sifat yang dimiliki magnet di atas, maka magnet memiliki beberapa jenis bahan yang bisa menghasilkan gaya magnet berbeda-beda. Berikut ini jenis-jenis magnet yang perlu Grameds ketahui:

1. Ferromagnetik Atau Bahan Magnetik

Ferromagnetik adalah salah satu bentuk benda yang bisa ditarik dengan kuat oleh magnet atau memiliki gaya magnet yang sangat kuat. Apabila jenis benda ini berada di dekat magnet maka akan tertarik dengan benda magnet tersebut. Saking kuatnya gaya magnet pada ferromagnetik, bahan ini juga dapat dijadikan suatu magnet itu sendiri. Contoh benda berbahan magnetic atau ferromagnetic ini adalah besi, nikel, baja, dan kobalt. 

2. Paramagnetik

Paramagnetik adalah salah satu bahan nonmagnetik namun masih tetap bisa ditarik oleh magnet meskipun memiliki gaya magnet yang lemah. Benda berbahan paramagnetik memiliki elektron yang tidak berpasangan bebas sehingga tidak bisa menyelaraskan momen magnetnya ke segala arah. Itulah sebabnya kekuatan magnetnya sangat lemah dihadapan medan magnet eksternal sekalipun. Momen magnet ini akan cenderung menyesuaikan diri searah dengan medap yang sudah diterapkan, sehingga bisa lebih memperkuatnya. Contoh benda berbahan paramagnetik ini adalah Oxygen, Mangan, Alumunium, Platinum, Lithium, dan sebagainya. 

3. Diamagnetik

Diamagnetik adalah bahan non magnetic yang menolak magnet. Itu artinya benda berbagai diamagnetic tidak dapat ditarik oleh magnet sama sekali meskipun letaknya berada dekat dengan magnet yang sangat kuat. Diamagnetik adalah bahan yang tidak memiliki elektron yang tidak saling berpasangan. 

Hampir semua material itu memiliki bahan diamagnetik sehingga memiliki kecenderungan melawan medan magnet yang ada. Material tersebut pun akhirnya ditolak oleh medan magnet. Contoh benda berbahan non magnetik atau diamagnetik ini adalah seng, merkuri, emas, dan sebagainya. 

Dari jenis-jenis magnet diatas, magnet kemudian dibedakan menjadi beberapa macam bentuk seperti berikut ini:

  • Magnet batang berbentuk seperti batangan atau balok atau kubus
  • Magnet silinder berbentuk seperti tabung panjang
  • Magnet jarum berbentuk seperti jarum kompas dengan kedua ujung atau kutub magnet yang lebih runcing
  • Magnet U (magnet ladam) berbentuk menyerupai tapal kuda atau seperti bentuk huruf U
  • Magnet cincin berbentuk bulat seperti cincin
  • Magnet keping berbentuk seperti kepingan logam

bentuk-bentuk magnet yang menghasilkan gaya magnetMANFAAT GAYA MAGNET 

Perlu Grameds ketahui bahwa kajian ilmu fisika terkait gaya magnet dapat kita jumpai dengan mudah di sekitar lingkungan pemanfaatannya. Grameds pasti sudah tidak saing dengan manfaat gaya magnet karena bisa menjumpainya dalam kebutuhan sehari-sehari. Berikut ini manfaat gaya magnet dalam kehidupan sehari-hari yang perlu Grameds ketahui agar bisa memanfaatkannya dengan maksimal:

1. Menarik Benda Lain

Magnet memiliki manfaat utama adalah menarik benda lain terutama benda-benda yang memang berbahan khusus, seperti baja dan besi. Gaya magnet ini bisa dimanfaatkan untuk industri besi untuk memudahkan besi dari satu ke tempat lain menggunakan katrol besi dengan gantungan besar yang terbuat dari magnet bisa menarik benda berbahan besi. 

2. Pembangkit Tenaga Listrik

Magnet dapat digunakan untuk mendukung pembangkitan tenaga listrik dalam skala kecil sampai skala besar sekalipun. Contoh magnet dapat membangkitkan tenaga listrik dalam skala kecil adalah magnet yang ada di dinamo sepeda yang bermanfaat untuk memancarkan lampu sepeda. Contoh dalam skala besar adalah pada generator pembangkit listrik yang membutuhkan gaya magnet yang besar.   

3. Penunjuk Arah

Magnet dapat dimanfaatkan untuk petunjuk arah karena memiliki dua kutub, yakni kutub utara dan kutub selatan. Sifat magnet tersebut dapat digunakan dalam bentuk magnet buatan dengan ciri- ciri  menyerupai jarum yang akan menunjuk kearah utara dan selatan. Salah satu manfaat magnet sebagai penunjuk arah dapat kita temukan pada benda kompas yang akan mengarahkan jarum jam ke arah kutub magnet. 

4. Sebagai Pengubah Getaran Menjadi Suara

Magnet juga dapat bermanfaat sebagai pengubah getaran listrik menjadi getaran suara. Salah satu contoh pemanfaat magnet ini bisa kita temukan pada alat-alat pengeras suara seperti speaker atau headset. Di dalam alat-alat tersebut pasti terdapat magnet yang merupakan jenis magnet buatan. Itulah sebabnya bagian sisi headset jika dipertemukan satu sama lain akan saling tolak menolak karena kutub magnet keduanya adalah sama. 

5. Sebagai Parekat Pada Mekanisme Penutupan

Magnet dapat bekerja untuk perekat pada mekanisme penutupan yang diaplikasikan dengan mekanisme seperti pada penutup tas atau dompet dan pada penutup pintu kulkas. Cara kerja gaya magnet tersebut adalah pada bagian kutub magnet akan dihadapkan pada kutub magnet yang berbeda jenis sehingga pertemuan keduanya dapat saling tarik menarik dan berhasil menciptakan mekanisme penutupan yang efektif dan efisien. 

6. Alat Ukur Listrik

Magnet dapat diterapkan dalam alat ukur listrik seperti amperemeter atau voltmeter. Pada alat tersebut membutuhkan magnet untuk memainkan arah gaya magnet atau medan magnet dengan lilitan kawat dengan bagian tengahnya terdapat magnet. Cara kerja gaya magnet pada alat pengukur listrik tersebut adalah akan menghasilkan arah yang dapat memutar kumparan dan kemudian akan ditahan oleh pegas agar kumparan tidak bergerak. Sehingga petunjuk ukuran akan menyimpang dan sesuai dengan arus listrik yang melaju. 

7. Produk Motor Listrik

Magnet juga dapat bermanfaat untuk produk teknologi seperti motor listrik yang menggunakan energy listrik yang kemudian diubah menjadi gerak. Di dalam material motor listrik pada komponen kumparan kawat yang melilit magnet. Komponen tersebut akan menghasilkan gaya magnet yang berlawanan arah, sehingga komponen kumparan tersebut akan berputar sesuai porosnya dan akhirnya menghasilkan gerakan. 

8. Untuk Menemukan Jarum

Magnet bisa Grameds manfaatkan untuk menemukan jarum yang mungkin saja jatuh di tempat yang susah untuk dijangkau. Karena ukurannya yang kecil membuat jarum sulit ditemukan jika hilang. Selain itu ujung jarum yang runcing dapat berbahaya jadi harus segera ditemukan jika jatuh atau hilang. 

9. Kereta Api Maglev

Penemuan modern tentang kereta api maglev atau magnetic levitation sempat heboh dan popular di masanya. Kereta api tersebut bergerak di atas rel magnet yang artinya menggunakan gaya magnet pada sisi kutub magnet yang saling tolah menolak jika sejenis. Sehingga kereta dapat berjalan di atas rel magnet dengan kecepatan yang lebih daripada kecepatan kereta biasanya. 

CONTOH GAYA MAGNET DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Setelah mengetahui manfaat magnet, Grameds bisa menyimak contoh-contoh benda yang menggunakan gaya magnet dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ini penjelasan detail cara kerja gaya magnet pada benda-benda yang mungkin saja Grameds sering temukan sehari-hari: 

1. Kompas

Kompas adalah salah satu benda yang menggunakan magnet dalam melakukan fungsinya untuk menunjukan arah mata angin. Kompas memiliki jarum yang bisa dengan bebas berputar dan kemudian akan selalu mengarah ke utara dan selatan. Nah gerak jarum itulah yang menggunakan gaya magnet untuk bisa menunjukan kutub selatan dan utara. 

2. Pemindai MRI

Pemindai Magnetic Resonance Imaging (MRI) adalah bentuk teknik pencitraan medis yang banyak digunakan oleh pusat diagnostic di dunia. Pemindai MRI ini memanfaatkan medan magnet yang sangat kuat, gradient medan magnet, dan gelombang radio untuk menghasilkan gambaran organ dalam tubuh manusia. 

3. Motor Listrik

Motor listrik bergerak berkata adanya energi listrik yang berubah menjadi energy gerak berkat gaya magnetik. Motor listrik ini menghasilkan medan magnet melalui kumparan dengan arus listrik. Gaya magnet ini kemudian menimbulkan gerakan untuk putaran yang akhirnya menjalankan motor. 

4. Komputer

Apakah Grameds mengetahui bahwa komputer yang biasanya kita gunakan juga menggunakan magnet yakni pada bagian data yang tersimpan pada hard disk drive pada komputer yang menggunakan dasar magnet. Pada sidang tersebut ada lapisan bahan magnet yang terdiri dari milyaran bahkan triliunan magnet-magnet kecil. Menggunakan kepala elektromagnetik maka data bisa tersimpan di dalam disk. 

5. Oven Microwave

Alat oven microwave sekarang sudah banyak digunakan sebagai alat rumah tangga untuk memasak atau memanaskan makanan. Alat ini menggunakan bantuan gaya magnet untuk bekerja yakni menggunakan material megatron untuk menghasilkan tenaga untuk memasak dan mengeluarkan panas. 

Material megatron merupakan bentuk tabung vakum yang dirancang khusus untuk menimbulkan elektron bersirkulasi dalam lingkaran di dalam tabung tersebut. Magnet kemudian diletakan pada sekitar tabung agar memberikan gaya yang menyebabkan elektron menjadi bergerak dalam satu lingkaran alat tersebut. 

6. Mobil

Mobil bersifat elektromagnetik yang dihasilkan dari mesin mobil untuk menciptakan gerakan. Mesin yang berbahan bakar fosil kemudian menghasilkan energy dari perapian. Energi tersebut akan memutar kumparan magnet yang menempel pada poros roda mobil, sehingga roda mobil pun ikut berputar, begitupun mobil yang ikut bergerak. 

7. Lemari Es Atau Kulkas

Kulkas menggunakan magnet yang terletak pada pintunya agar lemari es tersebut dapat tertutup sempurna. Gaya magnet yang digunakan dalam pintu magnet sangat kuat karena kulkas harus dalam keadaan tertutup sempurna agar bisa bekerja sesuai fungsinya. 

8. Kipas

Kipas juga menggunakan gaya magnet agar bisa bekerja sesuai fungsinya dengan adanya magnet pada rotor kipas yang ditolak oleh magnet yang ada di stator. Proses yang terus berulang itulah yang membuat setiap siklus rotor terus bergerak, sehingga kipas bisa bergerak dan menghasilkan angin dengan energi listrik. 

Rekomendasi Buku & Artikel

Nah, itulah penjelasan tentang pengertian, sifat, manfaat, dan contoh penggunaan gaya magnet dalam kehidupan sehari-hari. Apakah Grameds sudah memahaminya? Gaya magnet sebenarnya  sudah tidak asing bagi kita sejak kecil karena banyak mainan anak-anak yang menggunakan magnet untuk penerapannya. Selain itu gaya magnet juga bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan aktivitas sehari-hari. Jika Grameds bisa mengenal dan memahami teori gaya magnet maka tidak hanya bisa menguasai pelajaran fisika di sekolah tetapi juga bisa memanfaatkan untuk memudahkan aktivitas sehari-hari. 

Jika Grameds tertarik belajar gaya magnet atau masih butuh referensi untuk belajar fisika, maka bisa kunjungi koleksi buku Gramedia di www.gramedia.com. Grameds bisa menemukan buku-buku pelajaran fisika yang lengkap dan sesuai dengan kurikulum yang berlaku di sekolah dan akan membantu Grameds untuk memahami teori-teori fisika yang rumit dengan cara yang lebih mudah. Berikut ini rekomendasi buku Gramedia yang bisa Grameds baca tentang pelajaran fisika agar lebih mudah memahaminya: Selamat belajar. #SahabatTanpabatas 

Beli Buku di Gramedia

Beli Buku di Gramedia

Beli Buku di Gramedia

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien