in

Manfaat Sedekah untuk Kehidupan Dunia dan Akhirat

Manfaat Sedekah – Saling tolong-menolong adalah perintah agama yang perlu dilakukan. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan bersedekah kepada orang yang membutuhkan. Mengutip buku berjudul 101 Info tentang Sedekah yang ditulis oleh Ridwan Abqary (2010), sedekah adalah pemberian seorang muslim kepada orang lain secara ikhlas tanpa ada batasan waktu maupun jumlah tertentu.

Sedekah lebih luas dari zakat dan infak karena tidak hanya dalam bentuk pemberian uang saja, tetapi juga dapat berupa benda, bantuan pikiran, tenaga, bahkan senyum kepada sesama muslim juga termasuk sedekah.

Tidak dipungkiri, pahala sedekah sangat luar biasa besar jika dilakukan dengan ikhlas dan hanya mengharap rida dari Allah SWT. Lantas, apa saja manfaat yang diperoleh dari bersedekah? Inilah informasi dan penjelasan selengkapnya mengenai sedekah agar kalian lebih termotivasi melakukannya.

Namun, sebelum mengetahui keutamaan dan manfaat sedekah, apakah kalian tahu sosok bernama Sulaiman bin Abdul Aziz Al-Rajhi? Dia adalah salah satu orang terkaya di dunia yang berasal dari Arab Saudi. Al-Rajhi dianggap sebagai salah satu orang non-bangsawan terkaya dan dermawan paling terkemuka di negara itu.

Sepanjang hidupnya, dia telah menyumbang $16 miliar (60 miliar riyal), jumlah yang dianggap sebagai salah satu dana abadi terbesar yang dibuat di dunia Islam dan belum dapat ditandingi. Dia telah memberikan dua pertiga dari seluruh kekayaannya untuk amal dalam bentuk wakaf dan sepertiga sisanya untuk keluarganya.

Angka tersebut bukanlah sesuatu yang mustahil karena bersedekah bukan hanya sekadar memberi dan mengasihi saja. Namun, juga membantu saudara-saudara terdekat yang tengah membutuhkan uluran tangan.

Pengertian Sedekah

Apa itu sedekah? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sedekah adalah pemberian sesuatu kepada fakir miskin atau yang berhak menerimanya, di luar kewajiban zakat dan zakat fitrah sesuai dengan kemampuan pemberi. Berbuat baik tidak pernah rugi karena keutamaan sedekah bukan hanya tentang pahala, tetapi juga meraih kebahagiaan untuk menjadi manusia yang bermanfaat.

Mengacu dari tafsir Kementerian Agama Palembang, kata shodaqoh secara etimologi berasal dari bahasa Arab ash-shadaqah yang artinya “pemberian sunah”. Lalu, kata shadaqah secara terminologi adalah memberikan sesuatu tanpa mengharapkan balasan dari manusia karena Allah SWT yang akan membalas berupa pahala.

Pahala saat mengeluarkan sedekah dapat dibalas langsung oleh Allah SWT atau pada masa depan. Allah SWT pasti tidak pernah mengingkari janji-Nya karena sudah tertulis di dalam Al-Quran Surah Al-Baqarah ayat 261.

Artinya:

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah SWT adalah serupa dengan sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, di tiap-tiap tangkai ada seratus biji. Allah SWT melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya), lagi Maha Mengetahui” (Q.S. Al-Baqarah ayat 261).

Tafsir Ringkas Kemenag RI:

Setelah menjelaskan kekuasaan-Nya menghidupkan makhluk yang telah mati, Allah SWT beralih menjelaskan permisalan terkait balasan yang berlipat ganda bagi orang yang berinfak di jalan Allah SWT. Perumpamaan keadaan yang sangat mengagumkan dari orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah SWT dengan tulus untuk ketaatan dan kebaikan, seperti keadaan seorang petani yang menabur benih. Sebutir biji yang ditanam di tanah yang subur menumbuhkan tujuh tangkai, di setiap tangkai ada 100 biji, sehingga jumlah keseluruhannya menjadi tujuh ratus.

Allah SWT terus melipatgandakan pahala kebaikan sampai 700 kali lipat atau lebih bagi siapa pun yang Dia kehendaki sesuai tingkat keimanan dan keikhlasan hati yang berinfak. Jangan menduga Allah SWT tidak mampu memberi sebanyak mungkin, sebab Allah Maha Luas karunia-Nya. Jangan pernah menduga juga jika Dia tidak tahu siapa yang berinfak di jalan-Nya dengan tulus, sebab Dia Maha Mengetahui siapa yang berhak menerima karunia tersebut, dan Maha Mengetahui atas segala niat hamba-Nya.

Macam-Macam Sedekah

Seperti yang telah disebutkan di atas, sedekah tidak harus berupa uang karena ada jenis dan macam-macamnya, yaitu:

1. Sedekah Materi

Sedekah dapat dilakukan dalam bentuk materi, yaitu:

a. Uang

Bersedekah dengan memakai uang memang sering dilakukan oleh siapa saja. Tidak perlu dalam jumlah banyak karena yang paling penting adalah niat untuk berbuat baik. Contohnya adalah bersedekah saat bulan Ramadan atau membeli makanan dari pedagang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19.

b. Barang

Memberi barang yang berguna dan dapat dipakai terus-menerus juga salah satu bentuk sedekah. Contohnya adalah membelikan anak yatim seragam dan baju baru yang awet. Ingat, memberikan sesuatu kepada orang lain harus dengan barang layak pakai, bukan asal jadi.

Selain itu, memberikan hadiah juga dapat memperkuat hubungan antara pemberi dan penerima. Dalam sebuah hadis Aisyah berkata, “Rasulullah Saw dulu menerima hadiah dan membalas mereka yang memberi”. Hadis tersebut menunjukkan jika hadiah dapat mendekatkan kita dengan orang terkasih di sekitar.

c. Memberi Makan Sesama Manusia

Mengurus hingga memberi makan kepada sesama manusia adalah salah satu bentuk sedekah. Ini dikarenakan mereka juga akan mendoakanmu tanpa mengharapkan imbalan apa pun sebagai sesama manusia.

2. Sedekah Non-Materi

Sedekah juga bisa dalam bentuk non-materi yang manfaatnya berkepanjangan, yaitu:

a. Ilmu Pengetahuan

Memberi dan menyebarkan ilmu yang kalian miliki kepada orang lain termasuk amal jariah, serta termasuk investasi berharga untuk akhirat. Artinya, ilmu yang kalian berikan kepada orang lain dapat bermanfaat hingga akhir hayat. Alangkah lebih baik kalau pengetahuan tidak disimpan sendiri, melainkan dibagikan antara satu sama lain agar sama-sama tumbuh, berkembang, dan produktif.

Salah satu contohnya adalah membuat knowledge management platform untuk para tenaga pendidik di Indonesia. Adanya platform yang rapi memudahkan para guru untuk mengakses materi pelatihan secara berkelanjutan. Ilmu adalah investasi paling mahal di dunia ini dan harus dijaga agar kebaikan terus mengalir serta konversinya terlihat nyata.

Selain itu, mengajar juga membuat kalian pintar karena terus mengingat ilmu tersebut. Secara tidak langsung, kalian mendorong diri sendiri dan orang-orang di sekitar untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi serta berkembang menjadi pribadi yang bermanfaat. Jadi, jangan pelit dan kikir karena satu ilmu pengetahuan adalah satu kebaikan sedekah yang pahalanya abadi hingga akhirat.

b. Meringankan Masalah Orang Lain

Sedekah bukan hanya tentang give (memberi) dan take (mengambil), tetapi juga upaya untuk melungkan waktu menolong orang lain. Meringankan masalah orang lain dengan tenaga dan pikiran sudah termasuk bentuk sedekah. Hal ini dilakukan agar kehidupan seseorang berubah menjadi lebih baik.

Keutamaan dan Manfaat Sedekah

1. Menyucikan Diri

Manfaat sedekah yang utama, yaitu dapat menyucikan diri. Maksud dari menyucikan diri adalah dosa-dosa dapat terhapuskan, sehingga yang tersisa hanyalah pahala. Kita dapat menyucikan diri dengan bersedekah jika diiringi dengan niat melakukan tobat agar dosa-dosa yang telah diperbuat benar-benar terlebur.

2. Mendapatkan Imbalan Berlipat

Salah satu manfaat bersedekah yang sering kita dengarkan dari ustaz atau guru-guru kita dulu, yaitu dapat melipatgandakan harta maupun pahala. Hal ini tidak salah karena Allah SWT akan memberikan imbalan yang berlipat ganda kepada orang yang menyedekahkan sebagian hartanya di jalan Allah SWT. Oleh karena itu, sedekah harus diiringi dengan hati yang ikhlas dan tulus agar berkah.

Jemput keutamaan sedekah dengan hati yang tulus, niscaya Allah SWT akan membalas dengan pahala yang berlipat ganda tiada tara. Rezeki Allah SWT akan turun dari arah yang tidak disangka-sangka.

3. Menolak Bala

Tidak banyak orang yang melakukan hal ini ketika terkena musibah atau sedang sakit. Sebagai seorang muslim, kita harus meminta kepada Allah SWT terlebih dahulu karena Dialah yang menciptakan segala sesuatu dan mengurus makhluk-Nya. Namun, kita enggan untuk berikhtiar dalam mencari masalah atau obat dari sakit yang kita derita.

Salah satu cara yang ampuh untuk menghindari bala atau musibah adalah dengan bersedekah. Hal ini telah disabdakan dalam salah satu hadis Nabi Muhammad Saw sebagai berikut.

Hadis riwayat At-Thabrani:

Bersegeralah bersedekah, sebab bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah. Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah. Obatilah penyakitmu dengan sedekah. Sedekah itu sesuatu yang ajaib. Sedekah menolak 70 macam bala dan bencana, dan yang paling ringan adalah penyakit kusta dan sopak (vitiligo)”.

4. Kehidupan Semakin Berkah

Ketika banyak memberikan manfaat kepada orang lain, secara otomatis kita akan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal ini juga membuktikan keimanan seseorang. Tidaklah sempurna iman seseorang hingga dia mencintai saudaranya seperti dirinya sendiri. Sebagai sesama manusia, terlebih lagi sesama muslim, kita memang diharuskan untuk berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan dan menebar manfaat kepada sesama.

Rasulullah Saw bersabda sebagai berikut.

Turunkanlah (datangkanlah) rezekimu (dari Allah SWT) dengan mengeluarkan sedekah” (H.R. Al-Baihaqi).

Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan, seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah SWT tambahkan kewibawaan baginya” (H.R. Muslim, No. 2588).

Selanjutnya, An Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan, “Para ulama menyebutkan bahwa keberkahan harta bagi seseorang yang bersedekah di sini mencakup dua hal. Pertama, hartanya diberkahi dan dihindarkan dari bahaya. Pengurangan harta menjadi impas tertutupi oleh berkah yang abstrak. Ini bisa dirasakan oleh indra dan kebiasaan. Kedua, jika harta tersebut berkurang secara zat, pengurangan tersebut impas tertutupi pahala yang didapat dan pahala ini dilipatgandakan sampai berkali-kali lipat”.

Itulah alasan yang menyebabkan kita dianjurkan untuk bersedekah, bukan hanya membersihkan diri dari dosa, tetapi keutamaan sedekah juga dapat mendatangkan rezeki lagi kepada kita. Jika kita yakin bahwa diri kita bersedekah karena Allah SWT, niscaya Dia akan menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik lagi.

5. Merasakan Kebahagiaan

Kebahagiaan bisa didapatkan dengan menyenangkan hati orang lain. Saat bersedekah kepada orang yang membutuhkan, pasti mereka akan merasa senang karena telah mendapatkan bantuan. Inilah yang dapat menjadi sumber kebahagiaan bagi diri sendiri ketika dapat meringankan beban orang lain.

6. Amalan yang Tidak Putus

Sebagian orang masih mengira bahwa harta yang ada di dunia ini tidak bisa dibawa mati, padahal Allah SWT akan mengekalkan harta tersebut untuknya jika membelanjakan harta tersebut, bahkan dilipatgandakan dengan jumlah dan hitungan yang tak terhingga.

Namun, ada sebagian orang yang beramal saleh tidak mendapatkan apa-apa dan termasuk orang yang merugi. Hal ini dikarenakan dia bersedekah atau beramal hanya mengharapkan pujian dari makhluk Allah SWT.

Semua makhluk di alam semesta ini tidak bisa memberikan apa-apa kepada manusia. Ketika dia dihisab oleh Allah SWT, tidak akan ada yang memberikan syafaat kepadanya, bahkan Allah SWT enggan melihat orang-orang yang hanya mengharapkan pujian ketika bersedekah.

Sedekah dapat menjadi amalan yang pahalanya tidak terputus jika barang yang disedekahkan dapat membawa manfaat bagi orang lain. Contohnya adalah menyumbang sajadah dan mukena di masjid atau musala yang dapat digunakan untuk beribadah banyak orang. Selain itu, menyumbang Al-Quran di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) juga dapat mendatangkan pahala yang terus mengalir, bahkan saat kita sudah meninggal.

7. Meringankan Sakaratul Maut

Manusia memang tidak luput dengan dosa. Kesempurnaannya dipertanyakan apakah kita pantas disebut makhluk yang sempurna, padahal kita selalu enggan untuk meminta ampun atas segala yang telah kita perbuat.

Nabi Muhammad Saw bersabda sebagai berikut.

“Sedekah itu dapat menghapus dosa, sebagaimana air itu memadamkan api“  (H.R. At-Tirmidzi).

Sedekah, itulah cara mudah yang disediakan Allah SWT agar manusia dapat mengikis dosa-dosanya. Cukup dengan tersenyum saja kalian sudah bersedekah. Ini dikarenakan senyum adalah salah satu sedekah termudah yang dapat kita sebarkan kepada sesama manusia.

Salah satu harapan utama umat muslim adalah mendapatkan kematian yang khusnul khatimah. Salah satu cara untuk menghapuskan dosa adalah rutin bersedekah seperti tuntunan Rasulullah Saw. Hal ini bukan tanpa alasan karena tertera dalam sabdanya sebagai berikut.

Sedekah meredakan kemarahan Allah SWT dan menangkal (mengurangi) kepedihan sakaratul maut” (Fikih Sunah karangan Sayyid Sabiq).

8. Terbebaskan dari Siksa Kubur

Saat telah berada di alam kubur dan menunggu datangnya hari kiamat, kita akan ditanya tentang perbuatan yang telah dilakukan selama hidup di dunia. Jadi, segala hal tentang duniawi akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Jika kita rajin bersedekah, harta yang telah kita keluarkan akan mampu menjadi penyelamat bagi kita dari siksa kubur.

9. Mendapatkan Jaminan pada Hari Akhir

Orang yang gemar bersedekah adalah golongan orang yang akan memperoleh perlindungan pada hari akhir. Saat hari akhir tiba, tidak akan ada orang yang bisa melindungi kita, kecuali amal perbuatan yang sudah kita lakukan semasa hidup di dunia. Oleh karena itu, agar rezeki yang diberikan oleh Allah SWT dapat membawa keselamatan, sebaiknya kita tidak lupa untuk menyisihkannya.

Umat manusia di Padang Mahsyar akan merasakan panas yang tidak ada bandingannya saat di dunia. Hanya naungan dari Nabi Muhammad Saw yang dapat menyelamatkan umatnya dari api neraka. Rajinlah bersedekah supaya mendapatkan perlindungan darinya .

10. Mendapatkan Syafaat

Orang yang bersedekah dengan ikhlas akan memperoleh syafaat pada hari kiamat kelak. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah Saw, “Seseorang yang bersedekah dengan tangan kanannya, dia menyembunyikan amalnya itu sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya” (H.R. Bukhari).

Itulah keutamaan sedekah untuk kehidupan dunia dan akhirat yang perlu diketahui oleh umat muslim. Dengan demikian, kita akan semakin termotivasi melakukan amalan tersebut. Tentunya, masih banyak lagi keutamaan dan manfaat sedekah yang tidak dapat kami jelaskan satu persatu pada kesempatan ini.

Kalian bisa bersedekah kepada mereka yang membutuhkan, terutama bagi anak-anak yatim dan masyarakat duafa. Insya Allah sedekah tersebut benar-benar dapat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan dan layak dibantu.

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien