Biologi Kesehatan

Mengenal Apa Itu Kidal, Fakta, dan Kelebihan Orang Kidal

apa itu kidal
Written by M. Hardi

Apa itu kidal – Sudah banyak orang yang mendengar apa itu kidal, bahkan bisa jadi kamu salah satu orang yang pernah mendengarnya. Kidal merupakan seseorang yang cenderung melakukan aktivitasnya dengan tubuh bagian kiri, seperti dalam menulis cenderung menggunakan tangan kiri.

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang kidal, hingga kelebihan dari orang kidal. Jadi, simak artikel ini, sampai selesai, Grameds.

Pengertian Kidal

apa itu kidal

Sumber: Pixabay

Pada dasarnya, sudah ada banyak yang mengatakan bahwa seorang kidal memiliki otak yang lebih cerdas bila dibandingkan dengan orang kanan. Sementara itu, ada beberapa penelitian memperlihatkan bahwa mungkin ada hubungan antara kidal dan IQ yang lebih tinggi. Sementara itu, penelitian lainnya menunjukkan bahwa orang yang tidak kidal sebenarnya memiliki keunggulan.

Dikutip dari Healthline, kidal kadang-kadang disebut juga sinitralitas. Adapun yang dimaksud dengan sinitralitas adalah kondisi lebih suka menggunakan tangan kiri daripada tangan kanan untuk kegiatan rutin. Ada pula penelitian yang mengungkapkan bahwa seorang kidal bisa disebabkan oleh faktor genetik atau warisan secara turun temurun.

Karena para ilmuwan telah memperlihatkan bahwa kidal cenderung berjalan dalam keluarga. Alhasil, diasumsikan bahwa kidal memiliki komponen genetika, dengan kata lain kidal dilahirkan seperti itu.

Orang yang kidal lebih sering menggunakan tangan kirinya daripada tangan kanannya. Selain itu, biasanya ia menggunakan tangan kirinya ketika melakukan aktivitas, seperti menyisir rambut, memasak, dan sebagainya.

Menulis tidak dapat digunakan untuk menentukan apakah seseorang kidal atau bukan, karena sebagian orang yang kidal menggunakan tangan kanannya untuk menulis, sementara untuk segala hal yang lainnya menggunakan tangan kirinya.

Diperkirakan 8-15% dari penduduk dewasa adalah kidal. Selain itu, berbagai penelitian menunjukkan bahwa tangan kidal lebih umum ditemukan di kalangan laki-laki daripada perempuan.

Dibandingkan dengan masyarakat umum, tangan kidal lebih sering muncul di kalangan kembar identik dan sejumlah kelompok orang yang mengalami gangguan neurologis (misalnya, Epilepsi Down’s Syndrome, Autisme dan Retardasi Mental). Dari segi statistik, seseorang yang memiliki saudara kembar yang kidal mempunyai 76% kemungkinan untuk juga kidal.

Penyebab Seseorang Kidal

apa itu kidal

Sumber: Kompas.com

Seorang yang kidal tidak terjadi begitu saja, tetapi ada beberapa penyebab seseorang menjadi kidal, antara lain:

1. Gen

Ada kemungkinan faktor genetik akan mempengaruhi seorang anak untuk lebih sering menggunakan tangan kanan maupun kidal. Sebuah gen tunggal mungkin diturunkan dari orang tua ke anak-anak untuk mempengaruhi tangan mana yang disukai anak.

Jika versi tertentu dari gen ini diwariskan, maka kemungkinan anak akan cenderung kidal. Selain itu, hal ini juga tergantung pada penguatan dan pengaruh lingkungan lainnya. Namun, penelitian yang lebih baru menunjukkan bahwa kemungkinan besar akan lebih banyak gen yang dapat menghasilkan orang kidal.

2. Jenis Kelamin

Jenis kelamin dari orang yang kidal lebih didominasi oleh laki-laki dibandingkan dengan perempuan. Hal ini dapat dibuktikan melalui penelitian yang menunjukkan bahwa hormon testosteron laki-laki memiliki pengaruh pada tangan kanan dan kidal.

3. Perkembangan Janin

Beberapa peneliti percaya bahwa seorang kidal memiliki lebih banyak pengaruh lingkungan daripada genetik. Mereka menyatakan bahwa faktor lingkungan di dalam rahim (termasuk paparan hormon) dapat memengaruhi apakah kita menyukai tangan kanan atau kiri di kemudian hari.

4. Meniru

Anak-anak belajar memilih tangan kanan atau kiri mereka dengan meniru orang tua pengasuh, dan orang-orang yang sering berada di sekitar mereka. Namun, ini tidak menjelaskan mengapa orang tua yang kidal terkadang memiliki anak yang kidal, dan sebaliknya.

5. Kerusakan Otak

Sebagian kecil peneliti berteori bahwa semua manusia ditakdirkan untuk tidak kidal. Namun, beberapa jenis kerusakan otak bisa juga ditandai dengan perilaku kidal. Untuk orang kidal dan orang tua dari orang kidal, penting untuk dicatat bahwa tidak ada bukti kuat untuk mendukung teori yang agak kontroversial ini.

6. Penyesuaian

Beberapa orang yang secara alami tidak kidal menjadi kidal karena kebutuhan untuk menyesuaikan diri dengan cedera.

https://www.gramedia.com/products/101-rahasia-kesehatan-otak?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/101-rahasia-kesehatan-otak?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

Fakta Seputar Orang Kidal

apa itu kidal

Sumber: Kabar 24

Sepuluh persen dari total penduduk dunia adalah orang kidal. Sebagai kaum minoritas,, mereka harus hidup menyesuaikan diri dengan berbagai macam peralatan, seperti gadget, alat tulis kantor, perlengkapan memasak, dan berbagai benda lainnya yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan orang-orang yang bertangan kanan.

Otak dan tubuh orang kidal beroperasi secara berbeda daripada orang tangan kanan (dan pada orang ambidextrous, yang kedua tangannya merupakan tangan dominan untuk tugas yang berbeda).

Sebagian besar populasi manusia di dunia memang lebih dominan untuk menggunakan tangan kanan dalam beraktivitas. Meski seseorang yang kidal terlihat berbeda karena tangan kirinya lebih dominan, tetapi hal ini tidak berarti mereka berbeda dari seseorang yang menggunakan tangan kanan.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut fakta seputar orang kidal yaitu :

1. Otak Bekerja Berkebalikan dengan Sisi Tubuh yang Digunakan

Berbagai hal yang dilakukan oleh anggota tubuh memiliki pusat kendali di otak, yang terbagi menjadi otak besar dan otak kecil, serta otak kanan dan otak kiri. Saat melakukan berbagai aktivitas, ternyata bagian otak yang mengendalikannya berlawanan dengan bagian tubuh yang melakukan aktivitas itu.

Misalnya, seseorang yang lebih dominan menggunakan tangan kanan, berarti bagian otak yang bekerja adalah sebelah kiri. Hal ini juga berlaku pada seseorang yang kidal, yaitu bagian otak sebelah kanannya yang lebih dominan bekerja.

2. Mengikuti Dominasi Tangan

Orang kidal cenderung biasa mengunyah makanan di sebelah kiri, sedangkan orang-orang bertangan kanan akan mengunyah di sebelah kanan.

3. Kemungkinan Sudah Sejak dalam Kandungan

Janin mulai menggerakkan tangannya ketika sudah memasuki 9-10 minggu. Pada awal trimester kedua, bayi menunjukkan preferensi yang jelas untuk mengisap satu ibu jari di satu sisi tangan.

Jika bayi mulai terbiasa menghisap ibu jari tangan kiri, maka bisa jadi kidal sudah menjadi bawaan bahkan sebelum si kecil lahir. Namun, sebagian besar ahli perkembangan mengatakan bahwa orang tua kemungkinan tidak akan memahami tangan dominan dari anak mereka sampai usia dua atau tiga tahun. Hal ini karena seiring bertumbuhnya anak, maka banyak anak yang akan berpindah tangan ketika melakukan aktivitas.

4. Angka Kematian Orang Kidal Lebih Tinggi dengan Orang Tangan Kanan

Sebuah fakta mengejutkan bahwa orang-orang kidal umurnya lebih pendek 3 tahun daripada yang bertangan kanan. Melansir CNN Health, lebih dari 2.500 orang kidal meninggal setiap tahun akibat menggunakan peralatan sehari-hari untuk orang yang dominan tangan kanan.

5. Gejala Disleksia dan ADHD

apa itu kidal

Sumber: Pixabay

Sebuah studi yang dikutip oleh WebMD, menunjukkan bahwa siswa yang kidal jauh lebih kesulitan di sekolah dan memiliki gejala ADHD. Hal ini dapat terjadi mungkin saja disebabkan karena mereka yang bertangan campuran atau ambidextrous.

Selain itu, satu studi menemukan bahwa anak-anak yang berpindah tangan dua kali lebih mungkin menderita disleksia.

Namun, hingga saat ini, peneliti tidak tahu persis mengapa itu terjadi. Meski begitu, mereka menduga bahwa memiliki tangan dominan yang tidak konsisten mungkin merupakan masalah yang lebih besar daripada tangan kiri yang konsisten.

6. Berkaitan dengan Legenda Lucifer

Menurut legenda, Lucifer dan penyihir memiliki tangan dominan kiri dan Lucifer dengan sifatnya yang jahat. Oleh sebab itu, kemungkinan besar acara keagamaan dilakukan dengan menggunakan tangan kanan. Bahkan, tangan kanan sering juga disebut sebagai tangan baik.

7. Dikaitkan dengan Penyimpangan

Di masa lalu, kidal sering dikaitkan dengan penyimpangan perilaku, gejala neurosis, pemberontakan, dan aktivitas kriminal. Bahkan, kata “left” (kiri/tangan kiri) dalam bahasa inggris berakar dari “lyft” dalam bahasa Anglo-Saxon, yang artinya rusak atau lemah.

8. Dianggap Lebih Kreatif

Sisi kanan otak akan mengontrol otot-otot yang ada di sisi kiri tubuh dan sebagian besar mendorong kemampuan musik dan spasial. Mungkin itulah mengapa orang kidal sering kali memiliki ide-ide kreatif, sehingga lebih sering dicari dalam industri kreatif.

Dalam mirror writing di mana huruf dibalik dan ditulis mundur, hampir selalu dilakukan dengan tangan kiri. Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak-anak kidal akan memperoleh skor lebih tinggi dalam penalaran verbal.

Walaupun demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai fakta satu ini.

9. Orang Kidal Terkenal

Orang-orang kidal yang terkenal sepanjang sejarah termasuk Napoleon Bonaparte, Bill Gates, Oprah Winfrey, Obama, dan Jimi Hendrix.

10. Hari Orang Kidal

Ternyata ada Hari Orang Kidal Sedunia yang dirayakan setiap 13 Agustus sejak tahun 1996.

11. Sering Salah Menggunakan Alat

Lebih dari 2.500 orang kidal terbunuh setiap tahun karena menggunakan peralatan sehari-hari yang dimaksudkan untuk orang yang dominan tangan kanan.

12. Bayi Prematur Cenderung Kidal

apa itu kidal

Sumber: Pixabay

Pada beberapa penelitian mengungkapkan bahwa bayi prematur cenderung lahir dalam kondisi kidal.

13. Mudah Terkena Stres

Menurut sebuah studi, orang kidal lebih rentan terhadap stress pasca trauma (PTSD) bila dibandingkan dengan mereka yang bertangan kanan,

14. Otak dapat Bekerja Lebih Cepat Pada Beberapa Hal

Otak orang kidal bekerja lebih cepat saat berolahraga atau bermain game komputer.

15. Memiliki Otak yang Lebih Cerdas

apa itu kidal

Sumber: Pixabay

Menurut sebuah studi dari St. Lawrence University, orang kidal kini terbukti jauh lebih cerdas daripada yang bertangan kanan. Orang-orang yang memiliki IQ lebih dari 140 cenderung bertangan kiri. Buktinya, Da Vinci, Michelangelo, Einstein, dan Newton adalah orang-orang kidal.

16. Mudah Merasa Malu

Orang kidal lebih mudah merasa malu. Sebuah uji perilaku yang dilakukan di Skotlandia menunjukkan bahwa keterkaitan antara kidal dengan rasa malu.

Menurut studi ini, banyak partisipan yang bertangan kiri melaporkan bahwa mereka lebih mudah merasa cemas dalam membuat kesalahan, dan lebih sensitif terhadap kritik. Secara keseluruhan, penelitian menunjukkan orang-orang kidal adalah orang yang ragu-ragu.

17. Lebih Cepat Marah

Kebanyakan orang kidal menunjukkan proses emosional yang tidak seimbang antara otak kanan dan kiri mereka, salah satu akibatnya adalah sering bad mood.

18. Lebih Sering Minum Alkohol

Menurut hasil penelitian dari 12 negara yang melibatkan 25.00 partisipan, orang kidal minum alkohol lebih sering daripada mereka yang bertangan kanan,. Namun, bukan berarti mereka rentan terhadap penyalahgunaan alkohol.

https://www.gramedia.com/products/kamus-lengkap-akor-untuk-gitar-normal-dan-kidal-1?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/kamus-lengkap-akor-untuk-gitar-normal-dan-kidal-1?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

Kelebihan Orang Kidal

apa itu kidal

Sumber: Pixabay

1. Memiliki Jiwa Seni dan Romantis

Dibandingkan kemampuan berbahasa, mereka yang kidal cenderung mempunyai jiwa seni yang cukup tinggi. Biasanya, penyuka seni ini juga merupakan orang yang sangat romantis.

Hanya saja, kebanyakan dari mereka menuangkannya dalam karya seni. Faktanya, orang kidal menggunakan otak kanan lebih besar dibandingkan dengan otak kirinya. Otak kanan digunakan untuk proses berpikir secara kreatif, intuitif, dan visual. Sejumlah seniman bertangan kidal yang terkenal seperti Leonardo Da Vinci serta Michael Angelo merupakan seniman kidal.

2. Memiliki Daya Kreativitas yang Tinggi

Dikarenakan lebih cenderung menggunakan otak kanannya, maka orang kidal mempunyai daya kreativitas yang tinggi terutama dalam menciptakan sesuatu.

Dalam jurnal American Journal of Psychology terungkap bahwa mereka yang kidal memiliki pemikiran yang berbeda dibandingkan yang tidak kidal. Mereka menyimpan ribuan ide-ide segar dalam otaknya, termasuk untuk membahagiakan pasangannya yang akan membuat hubungan semakin berwarna.

3. Lebih Cerdas

Diungkap dalam penelitian “Effects of Handedness on Intelligence Level of Students”. Ternyata, mereka yang kidal cenderung memiliki IQ yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang menggunakan tangan kanan.

Orang yang menggunakan tangan kanan secara dominan akan cenderung menggunakan otak kiri dibandingkan yang kanan. Sementara, mereka yang kidal mampu menggunakan otak kanan dan kiri dengan seimbang. Oleh karena itu, orang kidal disebut lebih cerdas dalam mempelajari suatu hal.

4. Multitasking

apa itu kidal

Sumber: Pixabay

Tidak hanya cerdas, mereka yang bertangan kidal mampu mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus. Mereka mampu menangani berbagai masalah secara cepat. Selain itu, mereka akan melakukannya dengan tenang dan tidak terburu-buru selama bekerja.

Melansir dari situs Lefty Fretz, penelitian di tahun 2018 yang dilakukan oleh Illinois Research Consortium mengungkapkan bahwa orang kidal menyelesaikan dua pekerjaan lebih baik dibandingkan dengan orang yang menggunakan tangan kanan.

Hal ini karena orang yang tidak kidal menyelesaikan pekerjaan dengan memecahnya menjadi beberapa bagian kemudian menganalisis masalah satu per satu. Sementara itu, orang yang kidal, cenderung melihat keseluruhan masalah dalam tugas-tugasnya dan melakukan pencocokan pola untuk mencoba menyelesaikannya.

5. Ingatannya Sangat Tajam

Kemampuan mereka menggunakan kedua bagian otaknya secara seimbang, juga berefek pada daya ingatnya yang tajam. Mereka bisa mengingat sebuah peristiwa dan tanggal dengan sangat baik.

6. Bisa Menjadi Pemimpin yang Baik

Beberapa pemimpin dunia yang bertangan kidal telah membuktikan kemampuannya memimpin sebuah negara seperti Barack Obama, George W.Bush, Bill Clinton, dan Gerald Ford.

Kemampuan untuk multitasking, cerdas, dan memiliki jiwa yang kreatif penuh dengan inovasi membuat mereka yang kidal mampu menyelesaikan beberapa permasalahan. Termasuk saat menjadi pemimpin dalam rumah tangga.

7. Jago Dalam Bidang Olahraga

apa itu kidal

Sumber: Pixabay

Punya pasangan kidal juga dapat membuat seseorang menjadi lebih sehat. Bagaimana tidak, mereka yang kidal cenderung menyukai olahraga untuk menjaga tubuhnya agar tetap bugar. Selain itu, mereka cukup jago di beberapa bidang olahraga seperti renang, tenis, bisbol, tinju, hingga anggar.

Menariknya, hampir 40 persen atlet tenis adalah orang-orang kidal. Mengapa hal itu terjadi? Ini karena refleks antara tangan kiri dan kanan berbeda, sehingga keadaan ini lebih menguntungkan pemain kidal.

8. Bisa Mengendalikan Diri Lebih Baik

Sosok yang kidal memiliki kontrol diri yang lebih baik dalam hal menahan diri untuk memenuhi suatu keinginan. Hal ini sudah diuji dalam sebuah penelitian yang dilakukan Ini oleh JECN. Dari penelitian itu membuktikan bahwa mereka yang kidal tidak merasa kesulitan dalam mengendalikan kedua tangannya. Kemampuan ini rupanya sangat membantunya mengendalikan keinginannya.

https://www.gramedia.com/products/jago-bermain-gitar-untuk-tangan-kiri-normal-dan-untuk-tangan-kanan-kidal-1?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/jago-bermain-gitar-untuk-tangan-kiri-normal-dan-untuk-tangan-kanan-kidal-1?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

Penutup

Jika kamu ingin mencari berbagai macam buku tentang kepribadian dan juga ingin mendapatkan informasi lebih dengan membaca buku yang tersedia di Gramedia.com.

Sebagai #SahabatTanpaBatas kami selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis: Yufi Cantika Sukma Ilahiah

Baca juga:



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien