in

Review Buku Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara Karya Melania Myrna, dkk

Rating: 3.24

 

Grameds, apakah kamu pernah tinggal di luar negeri? Bagaimana rasanya hidup sebagai seorang muslim di negara asing yang mayoritasnya bukan muslim? Pastinya, ada kekhawatiran ya jika menjadi minoritas di tanah orang lain. Buku Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara yang akan dibahas pada artikel ini, akan menyajikan beberapa cerita seorang anak muslim yang tinggal di mancanegara. Mulai dari muslim di Jepang, Korea Selatan, Inggris, Skotlandia, hingga Amerika Serikat.

Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara

button cek gramedia com

Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara merupakan buku yang ditulis oleh Melania Myrna, Nadiyah A. Haq, Shahaja Putri, dan Fayza Fariz. Buku ini diterbitkan oleh Penerbit Gramedia Pustaka Utama pada 19 Mei 2020. Buku dengan total 156 halaman ini akan menyajikan kisah-kisah menarik yang menambah pengetahuan pembaca.

Buku ini termasuk ke dalam buku anak, yang direkomendasikan untuk membantu anak mengenal negara-negara di dunia yang memiliki mayoritas umat beragama yang berbeda dari Indonesia. Bagi Grameds yang memiliki rencana untuk menetap di luar negeri, buku ini pastinya bisa menjadi referensi bagi kamu. Untuk info lebih lanjut tentang buku Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara ini, baca artikel ulasan ini sampai selesai ya, Grameds!

Sinopsis Buku Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara

Hai! Namaku Fawzia dan aku berusia tujuh tahun. Aku baru saja pindah dari Jakarta, Indonesia, ke Zagreb, Kroasia bersama ayah, ibu, dan adik perempuanku yang berumur lima tahun. Kami tiba di sini saat liburan musim panas, sehingga aku banyak menghabiskan waktu untuk berkeliling kota ini. Di sini banyak gereja karena kebanyakan warga Kroasia beragama Katolik. Namun, ada juga Masjid Zagreb, yang merupakan masjid terbesar di Kroasia. Masjid ini menjadi bagian dari Pusat Kegiatan Islam Zagreb.

Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara

button cek gramedia com

“Fawzia, liburan musim panas sudah berakhir. Besok adalah hari pertamamu bersekolah. Tidurlah lebih awal, pukul sembilan malam ini ya,” kata Ibu.

“Oke, Bu,” jawabku.

“Apakah kamu siap berangkat ke sekolah, Fawzia?” tanya Ibu keesokan harinya.

“Iya, Bu, bismillah. Dengan nama Allah,” jawabku.

Hari itu aku agak gugup karena untuk pertama kalinya aku akan belajar di luar negeri. Aku tiba di sekolah baruku lebih awal. Aku terkejut melihat dekorasi penyambutan para murid di sekolah. Pagar masuk dihiasi dengan balon warna-warni dan ada beberapa tenda disiapkan di lapangan sekolah untuk mengelompokkan para murid berdasarkan kelasnya.

Para murid, guru, dan orang tua berkumpul di lapangan sekolah. Tiba-tiba, dua orang yang mirip pemain sirkus datang dan menghibur kami dengan atraksi sepeda roda satu, melambungkan bola, dan bermain simpai. Semua orang terlihat senang.

Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring

“Halo, saya Miss Elena. Saya wali kelasmu,” seorang perempuan cantik menyapaku.

“Dan saya Mister Marko, guru kelas sore,” seorang laki-laki tinggi menambahkan.

“Oh, hai! Saya Fawzia, senang berkenalan dengan Anda, Miss… Mister,” balasku.

“Senang bertemu denganmu juga, Fawzia,” kata Miss Elena. “Tolong berikan dokumen-dokumen ini kepada orangtuamu ya. Selamat menikmati harimu!”

“Hai! Aku Najju dari India. Siapa namamu?” Seorang anak perempuan mendekat dan bertanya.

“Namaku Fawzia, dari Indonesia,” jawabku.

“Kita akan menjadi teman sekelas,” katanya.

“Benarkah? Aku senang mendengarnya. Senang berkenalan denganmu,” balasku.

Ada dua puluh dua murid di kelasku. Empat orang berasal dari Asia dan sisanya anak-anak dari Kroasia serta negara-negara tetangga. Aku belajar dari hari Senin sampai Jumat dari pukul 08.00 hingga 14.45. Setiap hari dimulai dengan sesi belajar atau waktu bebas selama dua puluh menit, kemudian kami menghabiskan waktu selama 10 menit untuk sarapan di kantin sekolah. Selain sarapan, kantin juga menyediakan makan siang dan camilan sore sebelum jam sekolah berakhir.

Itulah sepenggal kisah Fawzia, seorang gadis Muslim berusia tujuh tahun asal Jakarta yang pindah ke Zagreb, Kroasia. Fawzia menceritakan pengalamannya selama tinggal di Kroasia. Dia bercerita bahwa disana terdapat banyak sekali gereja karena kebanyakan warga Kroasia beragama Katolik. Namun, ada juga masjid terbesar di Kroasia, yang merupakan bagian dari pusat kegiatan Islam di Zagreb. Kisah Fawzia adalah salah satu dari pengalaman anak-anak Muslim di Kroasia, dan masih banyak lagi kisah-kisah lainnya dari pengalaman anak-anak Muslim di berbagai negara. Temukan kisah-kisah tersebut dalam buku Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara: Stories of Young.

Kelebihan dan Kekurangan Buku Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara

Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara

button cek gramedia com

Pros & Cons

Pros
  • Ide cerita menarik dengan latar belakang negara-negara asing.
  • Dilengkapi ilustrasi berwarna yang menarik.
  • Bahasa mudah dimengerti anak.
  • Menyajikan terjemahan Bahasa Inggris (bilingual).
  • Cerita singkat.
  • Memuat banyak pembelajaran untuk anak.
Cons
  • Kurang menyoroti isu yang nyata keberadaannya.

Kelebihan Buku Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara

Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara

button cek gramedia com

Buku Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara karya Melania Myrna, dkk memiliki banyak kelebihan yang menjadikannya dipajang di rak buku best seller. Pertama, ide ceritanya sangat menarik karena mengambil latar belakang negara-negara asing, sehingga memberikan wawasan baru tentang budaya dan kehidupan di berbagai belahan dunia. Buku ini juga dilengkapi dengan ilustrasi berwarna yang menarik dan penuh warna sehingga si kecil akan merasa senang berpetualang menjelajahi pengalaman dari setiap anak-anak muslim di berbagai negara asing.

Bahasa yang digunakan juga mudah dimengerti oleh anak-anak sehingga buku Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara ini mudah diikuti dan dinikmati oleh anak-anak. Selain itu, buku ini juga menyajikan terjemahan Bahasa Inggris, sehingga bersifat bilingual dan dapat membantu anak-anak belajar Bahasa Inggris. Jadi, si kecil tidak hanya belajar tentang negara-negara di dunia dan budaya saja, tetapi juga belajar memperlancar bahasa asing.

Cerita-cerita dalam buku Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara ini juga terbilang singkat, sesuai dengan rentang perhatian anak-anak dalam membaca buku. Meskipun cerita dalam buku ini terbilang singkat, buku ini tetap memuat banyak pembelajaran berharga. Semua kelebihan ini menjadikan Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara sebagai pilihan tepat untuk pendidikan dan hiburan anak-anak.

Kekurangan Buku Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara

Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara

button cek gramedia com

Meskipun buku Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara ini berhasil menyajikan cerita yang menarik dan ringan, buku Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara ini masih memiliki kekurangan. Entah karena buku anak-anak dan tidak ingin materinya menjadi berat, buku ini dinilai kurang menyoroti isu-isu yang mungkin ditemukan anak yang tinggal sebagai muslim di negara yang mayoritasnya beragama lain, seperti rasisme, dan sebagainya. Namun, hal ini dimaklumi karena buku ini merupakan buku anak-anak.

Pesan Moral Buku Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara

Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara

button cek gramedia com

Dari buku Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara ini, pembaca bisa mendapatkan pembelajaran tentang pentingnya keberanian dan keterbukaan dalam menghadapi perubahan dan lingkungan baru. Meskipun Fawzia merasa gugup karena pertama kali belajar di luar negeri, ia tetap berusaha beradaptasi dan berkenalan dengan teman-teman baru.

Selain itu, cerita ini menunjukkan bahwa meskipun ada perbedaan budaya dan agama, kita bisa hidup berdampingan dengan harmonis dan saling menghormati. Ini juga mengajarkan anak-anak tentang pentingnya menghargai keberagaman dan menjalin persahabatan dengan orang-orang dari berbagai latar belakang.

Nah Grameds, itu dia sinopsis, ulasan, dan pesan moral dari buku Antologi Cerita Anak Muslim di Mancanegara karya Melania Myrna, dkk. Yuk dapatkan buku ini yang bisa kamu dapatkan hanya di Gramedia.com! Selain novel ini, Gramin juga sudah menyediakan beberapa buku cerita anak yang direkomendasi di bawah ini! Sebagai #SahabatTanpaBatas, kami selalu siap memberikan informasi dan produk terbaik untuk kamu.

Penulis: Gabriel

 

Rekomendasi Buku

Kumpulan Cerita Anak Muslim Berkarakter Hebat

Kumpulan Cerita Anak Muslim Berkarakter Hebat

button cek gramedia com

Cerita anak muslim islami merupakan salah satu cerita yang sering dipilih orang tua sebagai pengantar tidur si buah hati. Cerita islami dijadikan sarana untuk mengenalkan nilai-nilai Islam pada si kecil sejak sedini mungkin.

Tak hanya sekadar pengantar tidur, membacakan cerita anak muslim islami ternyata memiliki segudang manfaat, lho. Sebelum membahas manfaatnya lebih lanjut, ketahui dulu serba-serbi cerita anak islami berikut ini, yuk!

Sesuai dengan namanya, cerita anak islami mengedepankan nilai-nilai religius di dalamnya. Berbeda dari dongeng, fabel, maupun mite, cerita anak islami cenderung mengandung fakta dan kebenaran. Banyak sekali cerita anak dengan sentuhan Islam dan penuh pesan moral, salah satunya adalah kisah para Nabi.

Melalui cerita anak islami, si kecil dapat meneladani sifat-sifat terpuji sesuai yang diperintahkan oleh Allah. Cerita islami ini juga dianggap lebih efektif untuk mengajarkan nilai-nilai Islam pada anak. Oleh sebab itu, cerita anak menjadi bekal penting bagi anak dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Kumpulan Cerita Inspiratif Anak Muslim: Adab dan Akhlak

Kumpulan Cerita Inspiratif Anak Muslim: Adab dan Akhlak

button cek gramedia com

Akhlak yang baik harus diajarkan kepada anak sejak anak usia dini. Dengan penerapan kebiasaan-kebiasaan yang baik akan membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang santun dan sopan. Terutama lingkungan keluarga harus bisa menjadi contoh dalam penerapan akhlak yang baik. Penanaman akhlak mencakup adab makan, adab anak kepada orang tua, adab tidur, adab bersin, adab salam, adab buang air dan masih banyak lagi adab-adab yang lain.

Pembentukan akhlak yang baik ini akan mudah dilakukan apabila diterapkan sejak anak usia dini. Karena mengubah perilaku dan adab yang buruk ketika anak sudah dewasa akan memerlukan energi yang lebih besar lagi. Akan berbeda hasilnya manakala pendidikan yang baik ini telah diberikan kepada anak sejak anak masih kecil. Oleh karena itu tingkah laku dan kepribadian anak dapat menjadi nilai ukur seberapa besar kemampuan lingkungan keluarganya dalam menerapkan akhlak dan perilaku yang baik.

Bagi anak-anak memahami adab atau akhlak adalah yang hal sulit. Tapi dengan cerita sehari-hari, mereka bisa mengerti apa maksud dari cerita itu. Pesan dari cerita yang tidak menggurui mereka akan lebih mudah dipahami. Selain cerita sehari-hari itu, ada juga hadis dan kisah di zaman Nabi yang bisa diteladani.

Kumpulan Cerita Inspiratif Anak Muslim

Kumpulan Cerita Inspiratif Anak Muslim

button cek gramedia com

Pendidikan akhlak haruslah diberikan kepada anak-anak sejak mereka berusia dini. Hal itu ditujukan agar mereka bisa menjadi manusia yang selalu mencintai Allah SWT dan mereka tentunya dapat menghargai orang lain. Buku berjudulkan Kumpulan Cerita Inspiratif Anak Muslim yang ditulis oleh Chris Oetoyo ini berisikan 30 cerita inspiratif anak muslim. Buku yang dibuat berdasarkan hadits ini sangat baik untuk dijadikan sebagai contoh teladan bagi anak-anak. Hal itu dikarenakan buku Kumpulan Cerita Inspiratif Anak Muslim ini penuh dengan pesan moral yang tentunya bisa mmebangun akhlak dari anak-anak. Selain itu, cerita-cerita inspiratif anak muslim yang ada di dalam buku ini juga mudah untuk dipahami dan sangat seru, sehingga tentu saja tidak akan membuat anak-anak yang membacanya akan merasakan bosan.

Adapun, cerita inspiratif anak muslim yang ada di dalam buku ini misalnya saja seperti kena batunya, mengaji bersama, si Jalu, aku anak Ayah Bunda, pasti ada jalannya, bau naga, jagalah tutur kata, pamer, bertato, nilai telur ayam, pisang goreng Mita, si pemalu, jangan marah, surat damai, si tetangga baru, Alika, pergi ke rumah nenek, dua sahabat, jam karet, idol, keputusan Chacha, sore di sebuah taman, menyontek, dan lain sebagainya. Ayo, segera nikmati kumpulan cerita inspiratif yang ada di dalam buku Kumpulan Cerita Inspiratif Anak Muslim ini, sehingga anak-anak bisa menjadi anak muslim yang disayang oleh Allah SWT karena berakhlak terpuji.

 

Sumber:

https://books.google.co.id/books/about/Antologi_Cerita_Anak_Muslim_di_Mancanega.html?id=Y33lDwAAQBAJ&source=kp_book_description&redir_esc=y

Written by Adila V M