cara membuat artikel ilmiah – Grameds ingin menulis artikel ilmiah yang bisa diterima jurnal internasional? Pelajari cara membuat artikel ilmiah sesuai standar jurnal internasional mulai dari struktur, metode penulisan, hingga tips publikasi.
Menulis artikel ilmiah untuk jurnal internasional merupakan salah satu pencapaian penting dalam dunia akademik. Tidak hanya menjadi bukti kontribusi ilmiah seseorang, publikasi di jurnal internasional juga dapat meningkatkan reputasi peneliti, akademisi, maupun mahasiswa yang sedang menempuh studi lanjut.
Namun, bagi banyak orang, proses menulis artikel ilmiah sering kali terasa menantang. Selain harus memiliki penelitian yang kuat, penulis juga harus memahami struktur penulisan, standar akademik, hingga teknik penyajian data yang sesuai dengan ketentuan jurnal internasional.
Grameds, artikel ilmiah yang baik tidak hanya sekadar menyajikan hasil penelitian. Artikel tersebut harus disusun secara sistematis, menggunakan metodologi yang jelas, serta ditulis dengan bahasa akademik yang tepat. Dengan memahami cara membuat artikel ilmiah yang sesuai standar jurnal internasional, peluang artikel untuk diterima publikasi akan semakin besar.
Lalu, bagaimana sebenarnya cara menulis artikel ilmiah yang memenuhi standar jurnal internasional? Berikut penjelasan lengkapnya.
Daftar Isi
Memahami Apa Itu Artikel Ilmiah
Sebelum mulai menulis, penting bagi Grameds untuk memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan artikel ilmiah.
Artikel ilmiah adalah karya tulis yang memaparkan hasil penelitian atau kajian ilmiah yang disusun secara sistematis, logis, dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Artikel ini biasanya dipublikasikan dalam jurnal ilmiah yang telah melalui proses penilaian oleh para ahli atau peer review.
Tujuan utama artikel ilmiah adalah untuk menyampaikan temuan penelitian kepada komunitas akademik agar dapat menjadi referensi atau dasar penelitian selanjutnya.
Ciri utama artikel ilmiah antara lain:
- Berdasarkan penelitian atau kajian ilmiah
- Menggunakan metode penelitian yang jelas
- Disusun dengan struktur akademik
- Menggunakan bahasa formal dan objektif
- Memiliki referensi yang kredibel
Grameds perlu memahami bahwa jurnal internasional memiliki standar yang cukup ketat. Oleh karena itu, penulisan artikel ilmiah harus mengikuti kaidah akademik yang berlaku secara global.
Struktur Artikel Ilmiah Standar Jurnal Internasional

Sumber: Pexels
Salah satu hal paling penting dalam menulis artikel ilmiah adalah mengikuti struktur yang umum digunakan dalam jurnal internasional.
Secara umum, artikel ilmiah menggunakan struktur IMRaD, yaitu:
- Introduction
- Methods
- Results
- Discussion
Namun, sebelum bagian tersebut biasanya terdapat beberapa komponen tambahan.
Berikut struktur lengkap artikel ilmiah yang umum digunakan.
1. Judul Artikel (Title)
Judul merupakan bagian pertama yang akan dibaca oleh editor dan pembaca. Oleh karena itu, judul harus jelas, spesifik, dan mencerminkan isi penelitian.
Beberapa tips membuat judul artikel ilmiah:
- Gunakan kata kunci utama penelitian
- Hindari judul yang terlalu panjang
- Buat judul yang informatif dan fokus
- Maksimal 10–15 kata
Contoh judul yang baik:
“The Impact of Digital Learning Platforms on Student Engagement in Higher Education.”
Judul tersebut langsung menunjukkan topik penelitian serta konteksnya.
2. Abstrak (Abstract)
Abstrak merupakan ringkasan dari keseluruhan isi artikel. Bagian ini sangat penting karena sering kali menjadi pertimbangan pertama editor dalam menilai kelayakan artikel.
Biasanya abstrak terdiri dari 150–250 kata dan memuat:
- Latar belakang penelitian
- Tujuan penelitian
- Metode penelitian
- Hasil utama penelitian
- Kesimpulan singkat
Contoh struktur abstrak:
- Background
- Objective
- Method
- Result
- Conclusion
Grameds juga perlu memastikan bahwa abstrak mengandung kata kunci utama agar mudah ditemukan oleh mesin pencari akademik seperti Google Scholar atau Scopus.
3. Kata Kunci (Keywords)
Kata kunci berfungsi membantu sistem indeks jurnal dalam mengkategorikan artikel.
Biasanya terdiri dari 3–5 kata kunci utama yang relevan dengan topik penelitian.
Contoh:
- scientific writing
- academic journal
- research methodology
- international publication
Pemilihan kata kunci yang tepat juga membantu meningkatkan visibilitas artikel dalam mesin pencari.
4. Pendahuluan (Introduction)
Bagian pendahuluan menjelaskan latar belakang penelitian dan alasan mengapa penelitian tersebut penting dilakukan.
Dalam pendahuluan biasanya terdapat beberapa komponen utama:
- Latar belakang masalah
- Tinjauan penelitian sebelumnya
- Kesenjangan penelitian (research gap)
- Tujuan penelitian
Pendahuluan harus mampu menjawab pertanyaan berikut:
- Apa masalah yang sedang diteliti?
- Mengapa penelitian ini penting?
- Apa kontribusi penelitian ini terhadap bidang ilmu tertentu?
Grameds perlu memastikan bahwa pendahuluan ditulis secara sistematis dan didukung oleh referensi ilmiah yang kredibel.
Metode Penelitian (Methods)
Bagian metode menjelaskan bagaimana penelitian dilakukan. Bagian ini harus ditulis secara jelas agar penelitian dapat direplikasi oleh peneliti lain.
Beberapa komponen yang biasanya terdapat dalam metode penelitian antara lain:
Desain Penelitian
Menjelaskan jenis penelitian yang digunakan, misalnya:
- penelitian kuantitatif
- penelitian kualitatif
- penelitian eksperimen
- penelitian survei
Subjek atau Sampel Penelitian
Menjelaskan siapa atau apa yang menjadi objek penelitian.
Contohnya:
- jumlah responden
- karakteristik responden
- teknik pengambilan sampel
Teknik Pengumpulan Data
Menjelaskan bagaimana data dikumpulkan, misalnya:
- wawancara
- kuesioner
- observasi
- eksperimen laboratorium
Teknik Analisis Data
Menjelaskan metode analisis yang digunakan.
Contohnya:
- analisis statistik
- analisis regresi
- analisis tematik
- analisis deskriptif
Grameds perlu menuliskan metode penelitian secara rinci agar pembaca dapat memahami proses penelitian yang dilakukan.
Hasil Penelitian (Results)
Bagian hasil berisi temuan utama dari penelitian yang telah dilakukan.
Hasil penelitian biasanya disajikan dalam bentuk:
- tabel
- grafik
- diagram
- deskripsi data
Pada bagian ini, penulis hanya menyajikan data tanpa memberikan interpretasi yang terlalu panjang.
Contoh isi bagian hasil:
- hasil analisis statistik
- perbandingan data
- temuan eksperimen
Data harus disajikan secara objektif dan jelas agar pembaca dapat memahami hasil penelitian dengan mudah.
Pembahasan (Discussion)
Bagian pembahasan merupakan tempat penulis menjelaskan makna dari hasil penelitian.
Dalam pembahasan biasanya terdapat beberapa hal penting:
- interpretasi hasil penelitian
- perbandingan dengan penelitian sebelumnya
- implikasi penelitian
- keterbatasan penelitian
Grameds perlu menghubungkan hasil penelitian dengan teori atau konsep yang telah dibahas dalam pendahuluan.
Pembahasan yang baik tidak hanya menjelaskan hasil penelitian, tetapi juga menunjukkan kontribusi penelitian terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
Kesimpulan (Conclusion)
Kesimpulan merupakan bagian yang berisi ringkasan dari temuan utama penelitian yang telah dilakukan. Pada bagian ini, penulis merangkum hasil penelitian secara singkat dan jelas tanpa mengulang seluruh pembahasan yang telah dijelaskan sebelumnya.
Kesimpulan biasanya disusun untuk menjawab pertanyaan penelitian atau tujuan penelitian yang telah diajukan pada bagian awal artikel. Dengan demikian, pembaca dapat memahami inti hasil penelitian serta kontribusi utama yang diberikan oleh penelitian tersebut terhadap bidang ilmu yang dibahas.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menulis kesimpulan:
- ditulis secara singkat dan jelas
- tidak mengulang seluruh isi pembahasan
- menyoroti temuan utama penelitian
Selain itu, beberapa jurnal juga meminta penulis menyertakan rekomendasi penelitian lanjutan.
Daftar Pustaka (References)
1. Contoh Sitasi APA Style
APA Style (American Psychological Association) banyak digunakan dalam bidang ilmu sosial, pendidikan, dan psikologi. Format umumnya adalah Nama Penulis. (Tahun). Judul buku/artikel. Penerbit atau nama jurnal.
Contoh:
- Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Sage Publications.
- Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.
2. Contoh Sitasi Harvard Style
Harvard Style sering digunakan dalam berbagai disiplin ilmu dan memiliki format yang cukup mirip dengan APA, tetapi dengan perbedaan pada penempatan beberapa elemen referensi.
Contoh:
- Creswell, J.W., 2018. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. 5th ed. Thousand Oaks: Sage Publications.
- Kotler, P. and Keller, K.L., 2016. Marketing Management. 15th ed. Harlow: Pearson Education.
3. Contoh Sitasi IEEE Style
IEEE Style (Institute of Electrical and Electronics Engineers) banyak digunakan dalam bidang teknik, teknologi, dan ilmu komputer. Dalam gaya ini, referensi biasanya menggunakan penomoran sesuai urutan kemunculan dalam teks.
Contoh:
- J. W. Creswell, Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches, 5th ed. Thousand Oaks, CA: Sage Publications, 2018.
- P. Kotler and K. L. Keller, Marketing Management, 15th ed. Harlow, UK: Pearson Education, 2016.
4. Contoh Sitasi Chicago Style
Chicago Style sering digunakan dalam bidang sejarah, seni, dan ilmu humaniora. Gaya ini memiliki dua sistem utama, yaitu Notes and Bibliography serta Author-Date.
Contoh:
- Creswell, John W. 2018. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
- Kotler, Philip, and Kevin Lane Keller. 2016. Marketing Management. 15th ed. Harlow: Pearson Education.
Grameds perlu memastikan bahwa semua referensi yang digunakan berasal dari sumber ilmiah yang kredibel seperti:
- jurnal internasional
- buku akademik
- laporan penelitian
Penggunaan referensi yang kuat akan meningkatkan kualitas artikel ilmiah.
Tips Agar Artikel Ilmiah Diterima Jurnal Internasional
Selain memahami struktur penulisan, ada beberapa tips penting yang dapat meningkatkan peluang artikel ilmiah diterima oleh jurnal internasional.
1. Pilih Topik Penelitian yang Relevan
Topik penelitian harus memiliki kontribusi nyata terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
Hindari topik yang terlalu umum atau sudah terlalu sering diteliti.
2. Gunakan Referensi Jurnal Internasional
Sebisa mungkin gunakan referensi dari jurnal bereputasi seperti:
- Scopus
- Web of Science
- Google Scholar
Referensi terbaru biasanya lebih disukai oleh editor jurnal.
3. Gunakan Bahasa Akademik yang Jelas
Bahasa yang digunakan dalam artikel ilmiah harus:
- objektif
- jelas
- tidak bertele-tele
Jika menulis dalam bahasa Inggris, Grameds bisa menggunakan bantuan proofreading agar kualitas bahasa tetap baik.
4. Ikuti Template Jurnal
Setiap jurnal memiliki template penulisan yang berbeda.
Pastikan Grameds menyesuaikan:
- format artikel
- gaya sitasi
- struktur penulisan
Mengikuti template jurnal merupakan salah satu cara meningkatkan peluang artikel diterima.
5. Hindari Plagiarisme
Plagiarisme merupakan salah satu alasan paling umum yang menyebabkan artikel ilmiah ditolak oleh jurnal, terutama jurnal internasional yang memiliki standar etika akademik yang sangat ketat.
Plagiarisme terjadi ketika penulis menggunakan ide, data, atau kutipan dari sumber lain tanpa memberikan atribusi atau referensi yang jelas.
Oleh karena itu, Grameds perlu memastikan bahwa setiap kutipan, baik langsung maupun tidak langsung, selalu disertai dengan sumber referensi yang sesuai dengan gaya sitasi yang digunakan.
Selain itu, sebelum mengirimkan artikel ke jurnal, sebaiknya lakukan pengecekan menggunakan tools pendeteksi plagiarisme untuk memastikan tingkat kemiripan naskah berada dalam batas yang diperbolehkan.
Dengan menjaga keaslian tulisan dan mencantumkan referensi secara tepat, kualitas serta kredibilitas artikel ilmiah akan lebih terjamin.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Menulis Artikel Ilmiah
Beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan penulis antara lain:
- struktur artikel tidak sistematis
- metode penelitian tidak jelas
- referensi kurang kredibel
- bahasa terlalu informal
- data penelitian tidak lengkap
Dengan menghindari kesalahan tersebut, kualitas artikel ilmiah akan meningkat secara signifikan.
Contoh Artikel Ilmiah
Pengaruh Penggunaan Platform Pembelajaran Digital terhadap Keterlibatan Mahasiswa dalam Proses Belajar
Abstrak
Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam metode pembelajaran di perguruan tinggi. Salah satu inovasi yang banyak digunakan adalah platform pembelajaran digital yang memungkinkan proses belajar dilakukan secara fleksibel dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan platform pembelajaran digital terhadap tingkat keterlibatan mahasiswa dalam proses belajar.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 120 mahasiswa dari tiga perguruan tinggi di Indonesia. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis regresi sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan platform pembelajaran digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan dapat meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan akademik.
Pendahuluan
Perkembangan teknologi informasi telah mengubah berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk dalam bidang pendidikan. Salah satu perubahan yang paling terlihat adalah meningkatnya penggunaan platform pembelajaran digital dalam proses belajar mengajar. Platform ini memungkinkan dosen dan mahasiswa untuk berinteraksi secara virtual, mengakses materi pembelajaran secara online, serta melakukan diskusi akademik tanpa batasan ruang dan waktu.
Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan sistem pembelajaran digital seperti Learning Management System (LMS), video conference, dan aplikasi pembelajaran online semakin meningkat di berbagai institusi pendidikan tinggi. Teknologi tersebut tidak hanya membantu proses distribusi materi pembelajaran, tetapi juga membuka peluang baru dalam menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif.
Namun demikian, masih terdapat perdebatan mengenai sejauh mana teknologi pembelajaran digital mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam proses belajar. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dapat meningkatkan motivasi belajar, sementara penelitian lain menyatakan bahwa penggunaan teknologi tidak selalu memberikan dampak signifikan terhadap kualitas pembelajaran.
Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan platform pembelajaran digital terhadap keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi.
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pendekatan ini dipilih karena penelitian bertujuan untuk mengukur hubungan antara penggunaan platform pembelajaran digital dengan keterlibatan mahasiswa dalam proses belajar.
Subjek Penelitian
Subjek penelitian terdiri dari 120 mahasiswa yang berasal dari tiga perguruan tinggi di Indonesia. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu mahasiswa yang aktif menggunakan platform pembelajaran digital dalam kegiatan akademik.
Teknik Pengumpulan Data
Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner yang disusun berdasarkan indikator keterlibatan mahasiswa dalam proses belajar. Kuesioner menggunakan skala Likert dengan lima tingkat penilaian, mulai dari sangat tidak setuju hingga sangat setuju.
Beberapa indikator yang diukur dalam penelitian ini antara lain:
- partisipasi mahasiswa dalam diskusi kelas
- intensitas penggunaan platform pembelajaran
- motivasi belajar mahasiswa
- interaksi antara mahasiswa dan dosen
Teknik Analisis Data
Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif dan analisis regresi sederhana untuk mengetahui pengaruh penggunaan platform pembelajaran digital terhadap keterlibatan mahasiswa.
Hasil Penelitian
Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa mayoritas mahasiswa menunjukkan tingkat keterlibatan yang cukup tinggi dalam proses pembelajaran yang menggunakan platform digital.
Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa penggunaan platform pembelajaran digital memiliki pengaruh positif terhadap keterlibatan mahasiswa. Nilai koefisien regresi menunjukkan bahwa semakin intensif penggunaan platform digital dalam pembelajaran, semakin tinggi pula tingkat partisipasi mahasiswa dalam kegiatan akademik.
Selain itu, mahasiswa juga menyatakan bahwa penggunaan teknologi pembelajaran memberikan beberapa manfaat, antara lain:
- memudahkan akses terhadap materi pembelajaran
- meningkatkan interaksi antara mahasiswa dan dosen
- memberikan fleksibilitas dalam proses belajar
Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pendidikan dapat memberikan kontribusi positif terhadap proses pembelajaran di perguruan tinggi.
Pembahasan
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan platform pembelajaran digital memiliki hubungan yang signifikan dengan keterlibatan mahasiswa dalam proses belajar. Hal ini sejalan dengan beberapa penelitian sebelumnya yang menyatakan bahwa teknologi digital dapat meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan akademik.
Salah satu faktor yang mempengaruhi keterlibatan mahasiswa adalah kemudahan akses terhadap materi pembelajaran. Platform digital memungkinkan mahasiswa untuk mengakses materi kapan saja dan di mana saja, sehingga proses belajar menjadi lebih fleksibel.
Selain itu, penggunaan fitur diskusi online juga memungkinkan mahasiswa untuk berinteraksi secara aktif dengan dosen maupun mahasiswa lainnya. Interaksi ini dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi pembelajaran.
Namun demikian, penelitian ini juga memiliki beberapa keterbatasan. Salah satunya adalah jumlah responden yang relatif terbatas sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasi secara luas. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya diharapkan dapat melibatkan jumlah responden yang lebih besar serta menggunakan metode penelitian yang lebih beragam.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan platform pembelajaran digital memiliki pengaruh positif terhadap keterlibatan mahasiswa dalam proses belajar. Pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan terbukti mampu meningkatkan partisipasi mahasiswa, mempermudah akses terhadap materi pembelajaran, serta mendorong interaksi akademik yang lebih aktif antara mahasiswa dan dosen. Oleh karena itu, institusi pendidikan perlu terus mengembangkan strategi pembelajaran berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
Daftar Pustaka
Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Sage Publications.
Hrastinski, S. (2009). A theory of online learning as online participation. Computers & Education, 52(1), 78–82.
Keller, J. M. (2010). Motivational Design for Learning and Performance. Springer.
Moore, M. G., & Kearsley, G. (2012). Distance Education: A Systems View of Online Learning. Wadsworth Publishing.
Grameds, menulis artikel ilmiah yang sesuai standar jurnal internasional memang membutuhkan proses yang tidak sederhana. Penulis harus memahami struktur penulisan, metodologi penelitian, serta teknik penyajian data yang baik agar artikel dapat diterima oleh jurnal bereputasi.
Namun dengan latihan yang konsisten, membaca banyak referensi ilmiah, serta mengikuti pedoman penulisan jurnal, kemampuan menulis artikel ilmiah akan semakin berkembang.
Jika Grameds ingin memperdalam pengetahuan tentang penulisan karya ilmiah, metodologi penelitian, maupun teknik publikasi akademik, Grameds dapat menemukan berbagai buku referensi terbaik yang dapat membantu meningkatkan kemampuan menulis ilmiah.
Temukan berbagai buku tentang metodologi penelitian, teknik penulisan karya ilmiah, dan panduan publikasi jurnal internasional hanya di Gramedia.com, dan mulai tingkatkan kualitas penelitian serta tulisan akademik Grameds dari sekarang.
- Abstrak
- Analisis Komparatif
- Cara Membuat Abstrak
- Cara Membuat Artikel Ilmiah Sesuai Standar Jurnal Internasional
- Cara Menentukan Judul Skripsi
- Contoh Kata Pengantar Skripsi
- Contoh Kata Pengantar Karya Ilmiah
- Ciri-Ciri Teks Laporan Hasil Observasi
- Contoh Teks Laporan Hasil Observasi
- Cara Review Jurnal
- FGD
- Hipotesis Komparatif
- Identifikasi Masalah
- Jurnal
- Pengertian Identifikasi
- Karya Ilmiah Populer
- Langkah-langkah Metode Ilmiah
- Langkah Mempersiapkan Wawancara
- Contoh Outline Skripsi
- Laporan Teks Percobaan
- Metode Komparatif
- Notasi Ilmiah
- Objek Penelitian
- Observasi
- OSIS
- Panduan Menulis Kata Pengantar Proposal
- Panduan Pengajuan Izin Etik Penelitian Kesehatan
- Penalaran Kuantitatif
- Penelitian Deskriptif
- Pendekatan Holistik
- Pendekatan Kelingkungan
- Penelitian Komparatif
- Pendekatan Konstruktivisme
- Pendekatan Kuantitatif
- Perbedaan Artikel dan Jurnal
- Studi Kasus
- Studi Komparatif
- Study Plan
- Studi Pustaka
- Tahapan Penelitian Sejarah
- Uji Asumsi Klasik
- Variabel Penelitian
- Wawancara
\




