in

Simbol Kelahiran, Kehidupan dan Kematian yang Paling Penting di Budaya Tiongkok

Indonesia terdiri dari berbagai suku dan budaya salah satunya adalah Budaya Tiongkok yang termasuk peradaban yang paling tua di dunia. Maka dari itu tak heran jika sejarah dan budaya Tiongkok sendiri menganggap bahwa simbol memainkan peran integral dalam menyampaikan landasan filosofis dan nilai-nilai yang sudah diwariskan dari generasi ke generasi. Terutama konsep simbol bagi budaya Tiongkok mewakili konsep kelahiran, kehidupan dan siklus pembaruan yang berkelanjutan.

Simbol-simbol ini tertanam pada berbagai bentuk mulai dari seni budaya, sastra, bangunan, dan lain-lain pada jiwa masyarakat Tiongkok sendiri karena simbol-simbol ini mencerminkan harapan, impian dan penghormatan terhadap alam dan juga spiritual. Maka dari itu artikel ini akan membahas mengenai apa simbol yang paling penting di budaya Tiongkok dan apa saja makna dari setiap simbol yang ada.

Simbol Yang Paling Penting di Budaya Tiongkok

Budaya Tiongkok tersebar dalam berbagai bentuk yang bisa kita temui dan nikmati secara langsung namun semua bentuk karya seni pasti memiliki simbol yang diselipkan dan filosofinya sendiri. Nah berikut ini adalah simbol yang paling penting di Budaya Tiongkok.

Simbol Kelahiran dan Kehidupan dalam Budaya Tiongkok

Kelahiran dan Kehidupan menjadi suatu landasan filosofis yang sudah ada sejak dahulu. Maka dari itu berikut ini adalah simbol yang mewakili konsep kelahiran dan kehidupan.

Simbol Yin Yang

sumber: pexels

Dalam filosofi Tiongkok, Yin dan Yang memiliki warna hitam dan putih dengan makna yang mendalam. Tak jarang juga simbol Yin dan Yang ini diterapkan pada kehidupan modern. Simbol Yin dan Yang memiliki makna hidup yang seimbang karena sejatinya kehidupan di dunia ini memiliki dua unsur yang berlawanan. Contohnya baik dan jahat.

Simbol ini berbentuk siklik dengan Yin berwarna hitam dan Yang berwarna putih. Beberapa aspek kehidupan yang menerapkan prinsip Yin dan Yang ini seperti pengobatan Tionghoa, Feng Shui, hingga Seni Bela Diri. Simbol Yin dan Yang ini membentuk lima elemen dasar yang terdiri dari tanah, api, logam, kayu dan air dimana kelima elemen ini menciptakan alam semesta serta memiliki musim, warna, emosi dan rasa.

Simbol Bunga Teratai

sumber: pexels

Selanjutnya adalah bunga teratai yang memiliki keindahan yang tidak tertandingi dan makna yang mendalam. Bunga Teratai ini melambangkan kemurnian hati dan pikiran di tengah kondisi buruk seperti kondisi manusia yang tampil tanpa cela dan tetap indah meski menghadapi tantangan hidup.

Bunga Teratai sangat penting dalam tradisi Tiongkok karena kemampuannya untuk bangkit dari lumpur, berkembang dari kegelapan dan memancar ke dunia yang merupakan perjalanan spiritual dan ketenangan jiwa. Tahapan perkembangan dari kuncup hingga mekar ini menjadi motif yang paling utama dalam Tradisi Tiongkok.

Simbol Bunga Teratai dapat ditemukan dengan jelas dalam bentuk seni dan sastra. Dalam lukisan atau puisi Tiongkok sendiri teratai digambarkan sebagai singgasana sosok dewa yang dihubungkan dengan kemurnian dan keilahian.

Simbol Naga

sumber: pexels

Naga adalah salah satu makhluk legendaris yang melambangkan kekuatan, kebijaksanaan, dan kekuatan yang penuh keberuntungan. Naga dalam tradisi tiongkok digambarkan sebagai makhluk yang baik hati, membawa kemakmuran, keberuntungan dan hujan untuk tanaman.

Simbol Naga dapat ditemukan dengan jelas dalam berbagai aspek kehidupan seperti seni budaya, tarian, ukiran arsitektur, bahkan pertunjukan dan dekorasi. Simbol naga ini dianggap membawa kelimpahan dan perlindungan dimana untuk mengusir roh jahat dan menarik keberuntungan dan kesehatan.

Kaitan naga dengan air dan curah hujan menghubungkannya dengan pertanian, sehingga menggarisbawahi pentingnya naga dalam menjamin kelangsungan hidup dan kesejahteraan. Sebagai simbol kesuburan dan kekuasaan kekaisaran, naga sering digambarkan dengan mutiara yang melambangkan kebijaksanaan, kekayaan dan potensi kehidupan.

Simbol Burung Phoenix

Burung Phoenix dalam bahasa Tiongkok adalah Fenghuang yang merupakan burung mitos yang memiliki rahmat dan keagungan, mewujudkan perpaduan harmonis antara yin dan yang dan melambangkan persatuan feminitas dan maskulinitas.

Burung Phoenix ini sering dikaitkan dengan Permaisuri yang melambangkan kebajikan yang tinggi, rahmat dan kemakmuran alam. Seperti Naga yang dikaitkan dengan Kaisar. Burung Phoenix digambarkan di tengah api atau bangkut dari abu unrukbmemperbaharui diri dan bangkit lebih kuat dari kesulitan.

Burung Phoenix menandakan harapan akan keharmonisan, kebahagiaan dan kehidupan yang seimbang maka tak heran jika dekorasi Burung Phoenix selalu ada pada acara yang merayakan kehidupan dan awal yang baru. Burung Phoenix dapat ditemukan dalam berbagai aspek kehidupan mulai dari dekorasi kuil, pakaian kerajaan dan barang-barang lainnya.

Simbol Bambu

sumber: pexels

Bambu dikagumi dalam budaya Tiongkok karena daya tarik estetisnya dan sangat dihormati karena kekuatan, fleksibilitas, dan kualitas pertumbuhannya yang cepat yang mewujudkan ketahanan dan semangat abadi. Bambu juga merupakan simbol kebaikan, integritas, dan pelajaran kerendahan hati. Filosofi ini diambil untuk membungkuk tanpa mematahkan mencerminkan cita-cita filosofis untuk beradaptasi dengan kesulitan hidup tanpa kehilangan keagungan dan kekuatan batin. Seperti bambu yang bergoyang mengikuti angin namun tidak pernah patah karena ketahanannya.

Dalam aspek kehidupan, bambu sering bisa ditemui dalam sastra dan juga seni yang digambarkan bersama bunga plum, anggrek, dan krisan. Masing-masing mewakili musim dan serangkaian sifat yang mengagumkan. Bambu yang berdiri tegak sepanjang musim dingin, melambangkan kemampuan menahan kesulitan. Selain itu bambu juga dapat ditemukan pada arsitektur Tiongkok terutama taman.

Simbol Ikan

sumber: pexels

Dalam budaya Tiongkok, ikan menonjolkan sebagai simbol kelimpahan, kemakmuran, dan kesuburan. Ikan dengan keanekaragamannya dan perannya yang penting bagi ekosistem menangkap esensi potensi kehidupan dan berkah alam.

Kata Cina untuk ikan, ? (yú), merupakan homofon untuk ? (yú), yang berarti kelebihan atau kelimpahan. Kebetulan linguistik ini memperkuat status ikan sebagai pembawa nasib baik dan makanan pokok dalam perayaan. Biasanya ikan mas dikagumi karena kekuatan dan ketekunannya yang mewujudkan kualitas yang diperlukan untuk mengatasi rintangan dan mencapai kesuksesan.

Dalam aspek kehidupan kehadiran simbol ikan dalam seni dan sastra, merupakan motif umum dalam dekorasi dan hadiah, terutama pada acara penting dalam hidup seperti pernikahan dan ulang tahun. Ornamen atau lukisan berbentuk ikan dipercaya dapat menarik energi positif kemakmuran dan pembaharuan pada rumah tangga.

Simbol Buah Persik

Buah persik memiliki tempat spesial sebagai simbol kelahiran dan kehidupan dalam budaya Tiongkok. Terkenal dengan buahnya yang lezat dan bunganya yang semarak, buah ini melambangkam keabadian dan perayaan kehidupan. Dalam mitologi, buah persik sering dikaitkan dengan para dewa dan pencarian kehidupan abadi yang menggambarkan kerinduan budaya akan umur panjang dan kemakmuran.

Dalam aspek penerapannya dalam kehidupan, buah persik sering kali dihadirkan sebagai hadiah untuk mendoakan seseorang panjang umur dan sehat terutama saat perayaan seperti ulang tahun atau Tahun Baru Imlek. Selain itu pohon persik tampil dimana mana baik dalam lukisan dan sastra puisi Tiongkok yang melambangkan kekuatan pelindung dan pemberi kehidupan dari alam. Bunga persik yang melambangkan cinta dan romansa yang kuat juga sering digunakan dalam dekorasi untuk menarik keberuntungan dalam cinta dan pernikahan.

Simbol Kematian dalam Budaya Tiongkok

Ada kelahiran dan kehidupan tentu ada juga kematian. Setiap orang pasti akan mengalami yang namanya kematian. Itu merupakan suatu hal yang tidak bisa dihindari dan pasti akan terjadi. Bagi masyarakat Tionghoa, dalam kematian juga ada beberapa simbol yang dihindari atau perlu diketahui. Berikut adalah penjelasannya

Karakter “kematian” (si)

Karakter Tiongkok untuk “kematian” (?) adalah simbol kuat dalam leksikon Tiongkok. Karakter ini seringkali dihindari dalam percakapan sehari-hari karena sifatnya yang tidak membawa keberuntungan. Ahli kaligrafi mendekati karakter ini dengan rasa hormat sadar akan gravitasinya dan kompleksitas budaya yang terkandung didalamnya.

Simbol Nomor Empat

Dalam bahasa Tiongkok angka empat atau si (?), sangat dihindari karena memiliki kemiripan dengan kata kematian (?). Angka empat ini mempengaruhi perilaku konsumen, arsitektur bahkan interaksi sosial. Aspek kehidupan ini sangat melekat pada hidup sehari-hari maka jangan heran jika kamu melihat bangunan yang tidak memiliki lantai empat atau nomornya melompat dari 3 menjadi 5.

Simbol Gagak

sumber: pexels

Tidak hanya kebudayaan Tiongkok gagak memiliki banyak pertanda dan ini berlaku pada tradisi Tiongkok. Burung gagak memiliki warna yang pekat dan suara yang tidak nyaman didengar membuat gagak menjadi simbol pertanda kematian atau nasib buruk.

Simbol Melon

sumber: pexels

Selanjutnya adalah melon dan pade yang memiliki simbol dalam budaya Tiongkok yang berkaitan dengan kematian. Keduanya sering dikaitkan dengan sifat pahit dari kematian dan manisnya hidup yang sementara. Di Beberapa acara dan daerah, melon ditempatkan di altar leluhur selama festival berlangsung. Melon dijadikan sesaji yang melambangkan harapan akan kedamaian bagi mendiang di akhirat.

Simbol Bunga Kamboja Putih

sumber: wikipedia

Simbol yang sering ditemukan dalam pemakaman Tiongkok adalah bunga kamboja putih. Bunga kamboja ini memiliki warna putih bersih yang dipercaya bisa membimbing arwah orang meninggal menuju surga.

Simbol Pohon Kurma

sumber: bobo.id

Pohon kurma dilambangkan merupakan simbol keabadian dan memiliki representasi ganda. Meski pohon kurma dihormati karena buahnya yang memberikan kehidupan, pohon kurma juga terlihat dekat dengan kuburan dan dianggap membantu membimbing dan melindungi roh para leluhur. Umur panjang pohon dan perannya dalam menopang kehidupan menjadikannya lambang alami dalam ritual kematian.

Penutup

Grameds itu dia adalah beberapa simbol yang paling penting di budaya Tiongkok. Budaya Tiongkok memang memiliki arti dan filosofi dalam setiap sentuhan peninggalannya dari generasi ke generasi. Baik itu dalam bentuk bangunan, lukisan, puisi atau lagu-lagu semua terinspirasi dan memiliki simbol tertentu. Nah Grameds sekarang sudah tau kan simbol apa saja yang paling penting di budaya Tiongkok.

Semua rekomendasi buku yang sudah dijelaskan sebelumnya, bisa kamu dapatkan di Gramedia.com. Gramedia senantiasa menjadi #SahabatTanpaBatas untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi #LebihDenganMembaca.

Penulis : Devina

 

Rekomendasi Buku Terkait

Buku Seri Kisah Moral Tiongkok: Lima Buah Pinus

Buku Seri Kisah Moral Tiongkok: Lima Buah Pinus

button cek gramedia com

Ibu Tupai berulang tahun dan ia merayakan bersama tiga anaknya. Ia juga menyajikan lima buah pinus. Ada yang besar, juga kecil. Bagaimana pembagian buah-buah pinus itu? Siapa dapat buah pinus yang besar? Siapa yang dapat dua buah pinus? Buku ini adalah satu dari sembilan buku yang termasuk dalam Seri Kisah Moral Tiongkok keluaran Keisant Blanc. Seri ini membangun karakter baik hati, rajin, dan berani. Seri ini dapat digunakan untuk belajar bahasa Mandarin. Diceritakan dengan dua bahasa (Indonesia dan Mandarin), dilengkapi dengan daftar kosakata, soal latihan dan aktivitas (mencocokkan kata, menjawab pertanyaan, mewarnai, menceritakan kembali), juga audio bahasa Mandarin.

 

A Brief History Of East Asia: Sejarah Lengkap Korea, Jepang, dan Tiongkok

A Brief History Of East Asia

button cek gramedia com

Buku A Brief History Of East Asia: Sejarah Lengkap Korea, Jepang, dan Tiongkok dari Zaman Kuno hingga Era Modern karya Anisa Septianingrum, M.Pd. berisi catatan sejarah mengenai perkembangan tiga negara di wilayah Asia Timur yang kini, yaitu Korea, Jepang, dan Tiongkok. Buku ini menjelaskan secara detail cara tiga negara tersebut terus berkembang sejak zaman dahulu hingga sekarang. Masing-masing memiliki kekuatan yang berbeda-beda dalam mendominasi wilayah Asia Timur, bahkan Jepang kini terkenal sebagai raksasa di bidang industri. Buku ini sangat cocok untuk Anda yang senang membaca sejarah dari negara-negara besar.

 

National Geographic : Tiongkok Kuno

National Geographic : Tiongkok Kuno

button cek gramedia com

Mulai dari tepi Sungai Kuning sampai panasnya pasir Gurun Gobi, para arkeolog telah meneliti Tiongkok selama bertahun-tahun, mencari petunjuk tentang sejarah bangsa Tionghoa. Pelajarilah mumi Putri Dai. Amatilah patung terakota yang menakjubkan serta topeng indah karya para perajin Tionghoa. Saksikan bagaimana harta karun kuno membantu para ilmuwan modern menyatukan kepingan teka-teki masa lampau Tiongkok. Setiap artefak yang tersingkap membawakan pengetahuan baru tentang Tiongkok kuno bagi kita. Misi National Geographic adalah menjelajahi dunia dan semua yang ada di dalamnya, dan membawa penemuan serta pengetahuan untuk sebanyak mungkin orang. Selidik National Geographic memperkenalkan generasi muda pada teknik penyelidikan mutakhir, penemuan paling aktual, dan cara bagaimana penemuan-penemuan itu ditafsirkan untuk membawa keterangan baru tentang peradaban kuno.



Live Apakah Anda berminat jika disediakan fasilitas baca buku sepuasnya di Gramedia ?
  • Ya, tentu saja!
    89% 89% 52 / 58
  • Tidak
    10% 10% 6 / 58


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Adila V M