in

Cara Bermain Bola Bekel dan Manfaatnya!

http://beautiful-indonesia.umm.ac.id/

Bola Bekel – Permainan Bola Bekel adalah permainan tradisional yang diyakini memperoleh pengaruh dari budaya Belanda. Kata ‘bekel’ sendiri diyakni merupakan kata serapan dari bahasa Belanda, yakni bikkelspel atau bikkelen yang berarti membanting tulang. Kendati demikian, permainan ini bisa dimainkan tanpa perlu membanting tulang dan hanya membutuhkan bola karet dan biji bekel.

Permainan bola bekel ialah sebuah permainan adu ketangkasan antara 2 atau 4 orang anak yang berusia 7-12 tahun dan untuk memainkannya tak memerlukan tempat khusus karena permainan ini dapat di mainkan di ruang terbuka atau tertutup. Artikel berikut ini akan membahas dengan lengkap mengenai pengertian, alat yang digunakan, cara bermain, sejarah, serta manfaat dari permainan bola bekel. Simak penjelasannya berikut ini!

Pengertian Permainan Bola Bekel

Permainan bola bekel merupakan permainan tradisional yang berasal dari Jawa Timur. Di Jawa Barat juga ada permainan ini, tetapi memiliki nama yang berbeda, yakni beklen yang artinya ialah bekal dan biji bekelnya disebut sebagai kuwuk.

Permainan bola bekel umumnya dimainkan oleh anak perempuan. Walau begitu, tak sedikit anak laki-laki yang memainkan bahkan ahli dalam bermain bola bekel. Permainan ini biasanya dimainkan oleh dua orang atau lebih, tetapi untuk memainkannya dilakukan secara perorangan. Permainan bola bekel dapat dilakukan dengan menggunakan bola karet serta beberapa biji bekel yang biasanya berjumlah 5-12 biji.

Alat Dalam Permainan Bola Bekel

Mungkin, beberapa di antara Grameds masih merasa bingung, mengenai bentuk bola bekel. Sama seperti bentuk-bentuk bola lainnya, bola bekel juga berbentuk bulat sempurna. Hal yang membedakan ialah bola bekel memiliki ukuran yang jauh lebih kecil apabila dibandingkan dengan bola sepak, bola voli, bola basket, dan beberapa jenis bola lainnya.

Secara umum, bola bekel hanya memiliki diameter antara 2 sampai 10 cm. Bahan utama pembuatan bola ini bisa dari karet, semacam gel, maupun bahan lain yang bisa membuat bola memantul saat dijatuhkan ke lantai. Sedangkan, biji bekel memiliki bentuk layaknya dua lingkaran besar dan kecil yang terhubung dan bisa dibalik maupun didudukkan.

Cara Bermain Bola Bekel

Berikut panduan lengkap cara memainkan bola bekel.

  1. Siapkan satu bola bekel dan minimal 5 biji bekel.
  2. Semua pemain melakukan hompimpa dan suit untuk urutan pemain.

Sesi awal permainan

  1. Bola bekel dilambungkan ke udara, kemuidan dilanjutkan dengan mengambil seluruh biji bekel sebelum bola bekel memantul di lantai sebanyak 2 kali.
  2. Setelah itu langsung ambil kembali bola bekel.
  3. Kemudian, biji bekel kembali disebarkan dan bola dilemparkan ke arah atas.
  4. Saat menunggu bola untuk memantul, ambil satu biji bekel, kemudian tangkap kembali bola tadi.
  5. Lakukan hingga semua biji bekel habis.

Sesi kedua masih menggunakan teknik yang sama, tetapi hanya harus mengambil 2, kemudian 3, 4 dan 5 biji bekel.

  1. Jika pemain masih dapat melanjutkan permainan, pemain tersebut harus membalikkan biji bekel ke sisi bawah.
  2. Lakukan satu persatu hingga seluruh biji bekel menghadap bawah, kemudian biji bekel bisa diambil baik satu persatu maupun beberapa sekaligus.

Sesi ketiga dilakukan dengan membalikkan biji bekel ke sisi kanan dan kiri.

  1. Jika semua biji bekel terbalik, kembali ambil satu persatu atau beberapa sekaligus, hingga semua biii bekel habis.
  2. Pemain yang pertama menyelesaikan runtutan sesi permainan di atas, maka dialah pemenangnya.

Level Dalam Permainan Bola Bekel

Dari runtutan cara bermain bola bekel tersenit, mungkin Grameds masih merasa bingung mengenai level dalam permainan bekel.

Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring

Level satu dimulai saat pemain hanya mengambil biji bekel satu persatu, kemudian 2 biji sekaligus, 3 biji sekaligus, dan seterusnya.

Sedangkan level dua dimulai saat pemain berhasil mengambil seluruh biji bekel hanyak dalam satu lemparan bola. Untuk level dua ini, pemain diharuskan untuk membalikkan biji bekel, baik ke bawah, sisi kanan, maupun sisi kiri dan diambil kembali seperti semula pada level pertama.

Walau tampak mudah, tetapi ternyata ada beberapa aturan yang tidak boleh Grameds langgar supaya dapat masuk ke level selanjutnya, yaitu:

  1. Pantulan bola tidak boleh lebih dari 1 kali.
  2. Saat Grameds sudah masuk ke sesi berikutnya , maka jari tangan tak boleh digunakan unutk mengambl biji bekel yang tak akan diambil.
  3. Ketika Grameds membalikkan biji bekel dan ada satu biji bekel yang tak sengaja terbalik ke sisi lain, maka pemain dinyatajab gugur.

Tiga peraturan utama ini adalah patokan umum untuk menentukan pemenang dari permainan bola bekel. Jadi, jika ada salah satu aturan yang dilanggar, pemain sebelumnya donyatajan kalah dan harus digantikan oleh pemain lain menyesuaikan urutan permainan.

Manfaat Bermain Bola Bekel

Permainan tradisional yang membutuhkan partisipasi dari ketrampilan fisik serta interaksi memang memiliki banyak manfaat, tak terkecuali permainan bola bekel. Berikut, beberapa manfaat yang diperoleh melalui permainan bola bekel.

1. Melatih Konsentrasi Anak

Dalam permainan bola bekel, anak akan melempar bola bekel, mengambil biji bekel dengan cepat, kemudian dengan cekatan menangkap kembali bola bekel yang telah dilempar sebelumnya. Dalam langkah tersebut, diyakini dapat mengasah kemampuan anak untuk berkonsentrasi.

2. Meningkatkan Kemampuan Motorik

Kunci utama untuk memenangkan permainan tradisional ini ialah kelihaian dan kecepatan jari serta tangan. Jadi bagi Grameds yang ingin memiliki kemampuan motorik khususnya pada jari dan tangan dengan baik, dapat berlatih dengan memainkan permainan ini.

3. Menambah Perkembangan Kognitif Anak

Permainan bola bekel juga doyakni sangat baik untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak. Pastinya, manfaat ini akan dapat dirasakan dengan maksimal jika permainan dilakukan dengan frekuensi yang sering.

Nah, itu dia Grameds penjelasan lengkap mengenai pengertian, alat yang digunakan, cara bermain, sejarah, serta manfaat dari permainan bola bekel. Bila Grameds masih penasaran dan ingin mengetahui informasi lain mengenai permainan tradisional, simaklah rekomendasi buku terkait berikut ini!

Rekomendasi Buku Terkait

1. Ragam Permainan Tradisional Di Indonesia

bola bekel

Apakah di masa kecil Grameds sudah pernah bermain petak umpet dan congklak?

Pastinya permainan tradisional tak sekadar dua permainan itu. Masih ada banyak permainan tradisional yang menarik lainnya di Indonesia. Buku ini menyajikan informasi mengenai berbagai permainan di 34 provinsi di Indonesia, di antaranya:

  1. Makah-makah dari Aceh
  2. Sepak rago dari Sumatera Barat
  3. Bola gebok dari DKI Jakarta
  4. Karapan sapi dari Jawa Timur
  5. Balogo dari Kalimantan Selatan
  6. Tumbawa dari Gorontalo
  7. Furadan dari Papua
  8. Dan masih banyak lagi permainan tradisional lainnya.

Yuk, Grameds mengenal berbagai permainan tradisional di seluruh Indonesia!

Permainan tradisional merupakan suatu hasil budaya dari masyarakat yang sudah tumbuh dan berkembang sampai saat ini, permainan yang adalah peninggalan nenek moyang ini dilakukan dengan sukarela dan masih kental akan kebudayaan di mana permainan tersebut dimainkan masih dengan menggunakan bahasa dan ciri khas dari daerah seperti atribut dan musik.

Indonesia memiliki berbagai ragam permainan tradisional yang tak hanya mengasyikkan, tetapi juga memiliki filosofi tinggi dan sangat baik bagi pendidikan karakter anak. Melalui buku yang berjudul Buku Ragam Permainan Tradisional Di Indonesia yang diterbitkan oleh Diva Press pada tahun 2018 ini, Grameds bisa belajar mengenai berbagai ragam permainan tradisional yang terdapat di Indonesia lengkap dengan manfaat serta pesan moral yang terkandung untuk pendidikan karakter anak.

2. Cublak Cublak Suweng Kumpulan Cerita Permainan Tradisional

bola bekel

Permainan tradisional sekarang ini semakin tergerus olrh zaman. Anak-anak lebih banyak yang memilih untuk bermain dengan gadget mereka masing-masing. Padahal, banyak sekali permainan tradisional yang sangat seru dan memiliki berbagai manfaat. Dengan bermain permainan tradisional, Grameds juga berpartisipasi dalam melestarikan kebudayaan bangsa.

Sebagaimana yang telah Grameds ketahui, permainan tradisional yang dulunya pernah berjaya dan banyak dimainkan di di Indonesia semakin hari semakin ditinggalkan oleh anak-anak. Bahkan, banyak anak-anak  yang tidak mengetahui jenis-jenis permainan tradisional dan lebih tertarik dan memilih untuk memainkan gadgetnya masing-masing.

Padahal, ada banyak sekali manfaat yang bisa diperoleh anak jika kerap memainkan permainan tradisional. Manfaat tersebut di antaranya:

  1. Bisa mencerdaskan otak
  2. Menyehatkan badan
  3. Meningkatkan hubungan sosial
  4. Mengurangi stres
  5. Menjalin persaingan dan kekerabatan
  6. Dan lain sebagainya

Dalam buku ini akan disajikan informasi mengenai 34 permainan tradisional nusantara yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia. Besar harapan penulis dengan adanya buku ini, permainan tradisional bisa kembali hidup supaya tidak menghilang dari negeri tercinta ini.

Buku ini hadir bagir anak-anak Indonesia supaya mereka bisa bermain dan berkumpul bersama dengan teman-teman sembari menikmati keindahan masa kanak-kanak. Buku ini menyajikan cerita mengenai permainan tradisional di Indonesia lengkap dengan pendidikan karakter, pesan moral, serta informasi seputar permainan. Ilustrasi yang disajikan juga sangat menarik serta menggambarkan permainannya dengan jelas sehingga mempermudah anak untuk mencoba memainkannya.

3. Kumpulan Permainan Tradisional Nusantara

bola bekel

bola bekel

Permainan tradisional ternyata tetap megasyikkan dan tak kalah menarik jika dibandingkan dengan permainan modern, mulai dari keseruan, kebersamaan, keunikan, perjuanganm dan kegembiraan anak ketika memainkannya. Permainan tradisional juga diketahui memiliki banyak manfaat baik bagi perkembangan anak.

Selain dapat membantu mengembangkan kecerdasan intelektual, permainan tradisional juga dipercaya dapat menjadi media pembelajaran untuk meningkatkan:

  1. kecerdasan emosi
  2. kreativitas
  3. kemampuan bersosialisasi
  4. kemampuan motorik sang anak

Maka dari itu, buku ini hadir dengan harapan supaya mampu menjadi salah satu sarana untuk membantu perkembangan anak melalui permainan. Buku ini menyajikan kumpulan permainan tradisional mulai dari Aceh hingga Papua. Ditulis menggunakan bahasa yang simpel nan menarik, pastinya buku ini akan mudah untuk dipahami serta dipraktikkan langsung. Di dalam buku ini, berisi nama-nama permainannyam penjelasan perihal permainan tersebut, gambar yang menarik, dan cara bermain permainan tradisional tersebut.

Selain itu, penulis juga berharap semoga bukunya ini menjadi salah satu alat yang dapat berguna untuk melestarikan kekayaan nusantara khususnya permainan tradisional supaya tak hilang dan punah dimakan zaman. Selamat menikmati permainan tradisional dan turut berpartisipasi dalam melestarikan salah satu kebudayaan nusantara satu ini!

Baca Juga!

Sumber Rujukan

  • https://dinaskebudayaan.jakarta.go.id/disbuddki/news/2021/06/Maen-Bekel
  • https://ruangmainan.com/cara-bermain-bola-bekel-permainan-tradisional-asal-jawa
  • https://tgrcampaign.com/read/77/mengenal-permainan-tradisional-bekel
  • https://happyplayindonesia.com/diadaptasi-dari-belanda-ini-cara-main-bola-bekel/

Penulis

Nanda Akbar Gumilang

 



Live Apakah Anda berminat jika disediakan fasilitas baca buku sepuasnya di Gramedia ?
  • Ya, tentu saja!
    92% 92% 1.3k / 1.4k
  • Tidak
    7% 7% 105 / 1.4k


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien