in ,

8 Makanan Penyebab Jerawat dan Mitos-Mitosnya

Makanan Penyebab Jerawat – Tahukah Grameds jika makanan yang kita konsumsi sehari-hari ini ternyata dapat berpengaruh pada munculnya jerawat di kulit, terutama di kulit wajah? Yap, makanan juga turut berkontribusi menjadi penyebab timbulnya jerawat, meskipun sebenarnya juga banyak penyebab lain seperti polusi hingga faktor hormonal.

Munculnya jerawat ini tentu saja menjadi sesuatu yang paling tidak disenangi oleh siapapun, sebab berpengaruh pada kepercayaan diri seseorang, apalagi jika jerawat tersebut muncul di kulit wajah. Lalu, makanan apa saja ya yang dapat menyebabkan timbulnya jerawat? Bagaimana mitos dan fakta akan jerawat itu? Apakah hanya usia remaja saja yang memiliki jerawat?

Nah, supaya Grameds dapat mengetahui apa saja makanan-makanan penyebab jerawat tersebut, yuk simak ulasan berikut ini! Siapa tahu dapat membuat Grameds menjadi paham makanan apa saja yang harus dihindari supaya jerawat tidak semakin meradang!

https://pixabay.com/

8 Makanan Penyebab Timbulnya Jerawat

Supaya jerawat tidak senantiasa timbul di kulit, terutama pada kulit wajah, maka kita juga harus bersedia untuk menerapkan pola hidup sehat. Pola hidup sehat itu dapat berupa olahraga teratur, mengkonsumsi makanan yang bergizi, dan tidak memikirkan hal-hal berlebihan atau stress.

Lalu, apa saja sih makanan penyebab timbulnya jerawat yang harus dihindari ini?

1. Makanan Gorengan

Segala makanan yang digoreng itu juga dapat disebut sebagai gorengan, mulai dari tempe goreng, tempe mendoan, tahu isi, bakwan, pisang goreng, lumpia goreng, dan masih banyak yang lainnya. Makanan gorengan ini memiliki kadar minyak dalam jumlah banyak sehingga dapat menyebabkan kadar lemak di dalam tubuh menjadi meningkat. Apabila hal tersebut terjadi, maka nantinya juga akan membuat sel-sel kulit tumbuh secara lebih cepat. Alhasil, timbullah jerawat, terutama pada kulit wajah.

2. Produk Susu

https://pixabay.com/

Terdapat sebuah penelitian yang dilakukan oleh Journal of the European Academy of Dermatology & Venereology, menyatakan bahwa orang dewasa yang mengkonsumsi susu atau es krim secara berlebihan, maka akan lebih mungkin menderita jerawat. Meskipun sebenarnya, mengkonsumsi susu adalah suatu keharusan sebab memiliki kadar nutrisi yang baik bagi tubuh. Namun, apabila dikonsumsi secara berlebihan tetap tidak diperbolehkan ya…

Produk susu yang paling diwanti-wanti sebagai penyebab jerawat adalah susu sapi. Susu ternyata dapat meningkatkan kadar insulin di dalam tubuh, sehingga nantinya dapat menaikkan kadar gula di dalam darah sekaligus memperparah peradangan jerawat yang ada. Tidak hanya itu saja, susu sapi memiliki kandungan asam amino yang dapat merangsang hati supaya memproduksi lebih banyak IGF-1.

Perlu diketahui bahwa IGF-1 (Insulin-Like Growth Factor-1) ini adalah jenis hormon polipeptida yang mana dapat merangsang pertumbuhan dan diferensiasi, sehingga dapat menyebabkan jerawat menjadi lebih meradang.

3. Minuman Alkohol

https://www.pexels.com/

Sebenarnya, memang alkohol ini belum terbukti secara langsung dapat menyebabkan jerawat. Namun, ketika mengkonsumsi minuman beralkohol, biasanya tubuh akan mengalami ketidakseimbangan pada kadar estrogen atau testosteron. Hal itulah yang dapat menjadi pemicu dalam pertumbuhan jerawat, terutama pada kulit wajah.

Ketika kadar hormon menjadi meningkat, kulit akan banyak menghasilkan minyak (sebum). Sebum tersebut nantinya dapat menyumbat pori-pori bersamaan dengan bakteri, kemudian yang pada akhirnya akan menyebabkan jerawat.

4. Karbohidrat Olahan

https://www.pexels.com/

Terdapat penelitian yang menyatakan bahwa orang yang memiliki jerawat ternyata cenderung lebih banyak mengkonsumsi karbohidrat lebih. Makanan karbohidrat olahan itu dapat berupa:

  • Jenis roti-rotian
  • Biskuit, sereal, dan makanan yang dibuat dengan tepung putih
  • Roti gandum

Makanan yang termasuk dalam jenis karbohidrat olahan ini nantinya akan cepat diserap ke dalam aliran darah sehingga akan meningkat pula kadar gula darah yang ada. Ketika kadar gula menjadi naik, otomatis kadar insulin juga akan meningkat sebab berfungsi untuk mengantarkan gula keluar dari aliran darah dan supaya masuk ke sel tubuh.

Perlu diketahui bahwa kadar insulin yang terlalu tinggi itu tidak baik bagi tubuh sebab berkaitan dengan IGF-1 sehingga akan memunculkan jerawat.

5. Daging Tinggi Lemak

https://www.pexels.com/

Mengkonsumsi daging merah yang memiliki kadar lemak tinggi dapat menyebabkan peradangan dan muncul jerawat. Hal tersebut karena daging merah yang berasal dari sapi atau kambing mengandung lemak jenuh yang tidak hanya berbahaya bagi kesehatan jantung, tetapi juga dapat menimbulkan jerawat.

Bagian dari daging merah yang cenderung dapat menyebabkan jerawat adalah daging domba, daging kambing, hingga bagian jeroan.

6. Makanan Cepat Saji (Fast Food)

https://www.pexels.com/

Saat ini, tren mengkonsumsi makanan cepat saji atau fast food masih banyak dilakukan oleh masyarakat. Padahal sebenarnya, kalori, lemak, dan karbohidrat yang terkandung dalam makanan cepat saji tersebut justru dapat meningkatkan risiko timbulnya di jerawat. Tidak hanya itu saja, ternyata banyak penelitian yang menyatakan bahwa mengkonsumsi makanan cepat saji nantinya dapat mempengaruhi ekspresi gen dan mengubah kadar hormon yang ada, sehingga akan mendorong perkembangan jerawat.

Jenis makanan yang termasuk dalam makanan cepat saji ini misalnya kentang goreng, burger, nugget, hot dog, dan milkshake. Lalu, apakah kita tidak diperbolehkan untuk mengkonsumsi makanan cepat saji tersebut? Tentu saja boleh! Hanya saja tidak boleh berlebihan atau bahkan setiap hari. Ingat bahwa segalanya yang berlebihan itu tidak baik ‘kan…

7. Coklat dan Makanan Manis

https://www.pexels.com/

Makanan yang mengandung coklat atau bahkan coklat batangan itu memiliki banyak kandungan susu dan gula, sehingga tentu saja dapat menimbulkan atau bahkan memperparah jerawat yang ada di kulit, terutama pada kulit wajah. Apabila kamu ingin mengkonsumsi coklat, lebih baik pilih coklat hitam yang mana memiliki kadar gula dan susu dalam jumlah sedikit.

Makanan manis mulai dari donat, kue coklat, dan sejenisnya juga turut berperan dalam pertumbuhan jerawat di kulit, terutama pada kulit wajah.

8. Makanan Pedas

https://pixabay.com/

Ketika mengkonsumsi makanan pedas, pasti tubuh akan banyak memproduksi keringat dan minyak berlebih di wajah. Hal tersebut ternyata dapat memicu tersumbatnya pori-pori yang justru nantinya akan menjadi cikal bakal dari jerawat. Perlu diketahui ya Grameds bahwa makanan pedas itu mengandung asam likopen yang mana dapat mengganggu pH kulit manusia, sehingga akan membuat kulit menjadi rentan akan timbulnya jerawat.

Grameds pasti sudah tahu bahwa makanan pedas itu dapat menyebabkan peradangan perut, yang apabila dikonsumsi secara terus-menerus maka perut akan terasa sakit. Nah, masalah peradangan perut tersebut apabila dibiarkan akan berbuntut pada radang usus. Peradangan perut hingga usus itu ternyata sangat berpengaruh pada kondisi kulit penderitanya lho, sehingga sangat mungkin untuk timbul jerawat dalam jumlah banyak.

 

Faktor-Faktor yang Menyebabkan Terjadinya Jerawat

Semua kulit wajah manusia yang awalnya dalam kondisi normal, seringkali mengalami penumpukan kotoran dan sel kulit mati. Hal tersebut biasanya disebabkan karena kurangnya perawatan kebersihan, khususnya pada kulit yang memiliki tingkat produksi minyak dalam jumlah tinggi alias tipe kulit berminyak. Namun, tidak lantas tipe kulit normal dan kulit kering tidak dapat memiliki jerawat, sebab semua jenis kulit memang dapat terjadi jerawat di wajah mereka, hanya saja memang tipe kulit wajah berminyak yang paling riskan dengan jerawat.

Nah, berikut terdapat beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya jerawat, yakni:

  • Terjadi penyumbatan pori-pori di kulit oleh minyak (sebum) yang kemudian berubah menjadi padat.
  • Peningkatan produksi sebum akibat pengaruh hormonal, kondisi fisik, dan psikologis. Apabila sebum tersebut juga menyumbat di muara kelenjar sebasea, maka alirannya akan terbendung, maka terjadilah jerawat.
  • Peningkatan aktivitas Propionibacterium Acne, yakni bakteri yang terdapat di bawah muara kelenjar sebasea yang suka “memakan” lemak sebum.
  • Kulit dalam keadaan kotor, terutama di kulit wajah. Terutama jika wajah tidak bersih dari debu atau make-up dan dibawa tidur, kotoran tersebut nantinya akan menimbulkan bakteri dan terjadilah jerawat.
  • Mengkonsumsi makanan yang merangsang timbulnya jerawat, misalnya makanan yang memiliki rasa pedas, memiliki kadar lemak berlebih, dan makanan berupa coklat.
  • Adanya genetik atau keturunan dari keluarga yang memang memiliki hormon berjerawat.
  • Kesalahan dalam penggunaan kosmetik. Mulai dari tidur tanpa membersihkan make-up terlebih dahulu, perawatan kulit tidak sesuai dengan jenis kulit, dan lain-lain.
  • Peralihan usia remaja. Biasanya, pada peralihan usia ini nantinya produksi hormon tengah diseimbangkan dengan perkembangan tubuhnya, sehingga timbullah jerawat terutama di kulit wajah.
  • Mengalami menstruasi atau haid bagi anak perempuan. Ketika menstruasi ini, biasanya fungsi hormon tidak seimbang sehingga timbullah jerawat terutama di kulit wajah.
  • Alergi akan makanan. Terutama pada makanan yang berupa zat protein karbohidrat dengan kadar lemak tinggi. Apabila terus-menerus mengkonsumsi, maka justru akan memperburuk kondisi kulit dan terjadi peradangan jerawat.
  • Iklim, terutama iklim tropik yang memiliki keadaan panas. Dalam iklim jenis ini nantinya akan membuat kulit banyak memproduksi minyak (sebum). Apabila tidak cepat dirawat atau dibersihkan, maka akan menyebabkan kulit menjadi kotor dan jerawat dapat mudah muncul.
  • Mengalami gangguan metabolisme, yang berupa peredaran darah dan getah bening tidak berjalan lancar, sehingga menyebabkan sel-sel tidak mendapatkan makanannya secara cukup. Akhirnya, sel-sel tersebut tidak mampu melancarkan pengeluaran sisa-sisa zat pembakaran di tubuh.

Berbagai Mitos dan Fakta Seputar Jerawat

Jerawat Hanya Dialami Oleh Remaja

Hal ini adalah mitos ya… Tidak hanya remaja saja yang dapat mengalami jerawat, baik di kulit punggung atau wajah, ternyata usia dewasa hingga lansia juga dapat lho menjadi “korban” ngilunya jerawat ini. Hal tersebut karena pada dasarnya, penyebab jerawat adalah minyak (sebum) maupun kulit mati menyumbat di pori-pori wajah.

Maka dari itu, usia berapapun itu tetap diharuskan untuk menjaga kebersihan kulit dengan baik supaya jerawat tidak mudah muncul.

Banyak Minum Air Putih Dapat Menyembuhkan Jerawat Seketika

Hal ini adalah mitos. Meskipun memang air putih berperan penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, tetapi tidak berarti jerawat akan langsung setelah kamu minum banyak air putih.

Mengkonsumsi air putih dengan jumlah yang telah ditentukan yakni sekitar 2 liter per hari maka akan membuat tubuh sehat. Apabila tubuh sehat, maka kulit juga akan ikut sehat, sehingga jerawat di kulit akan menjadi berkurang.

Jerawat Disebabkan Oleh Perasaan Jatuh Cinta

Hal ini hanya mitos saja ya… Mitos ini mungkin saja tersebar di kalangan masyarakat karena jerawat umumnya “datang” pada usia remaja. Bersamaan dengan hal itu, pada usia remaja kita sudah merasakan adanya perubahan hormonal di tubuh, salah satu bentuknya adalah dengan memperhatikan atau menaruh perasaan kepada lawan jenis. Maka dari itu, kerap ada “ejekan” tentang timbul jerawat = jatuh cinta.

 

Jerawat Hanya Muncul Pada Tipe Kulit Berminyak Saja

Hal ini juga termasuk mitos! Sebab jerawat dapat muncul pada tipe kulit mana saja, baik itu kulit normal, kulit kering, maupun kulit berminyak. Meskipun sebenarnya, kulit berminyak memiliki risiko paling besar untuk mendapatkan jerawat sebab produksi minyak (sebum) dalam kulitnya memiliki jumlah yang sangat besar.

Namun, tidak serta-merta membuat  pemilik kulit kering merasa santai begitu saja, sebab jerawat juga dapat muncul pada kulit kering. Apalagi jika tidak rutin dibersihkan dari adanya debu, kotoran, hingga make-up.

Penggunaan Make Up Tertentu Dapat Menyembuhkan Jerawat

Hal ini adalah mitos. Perlu diketahui bahwa penggunaan make up itu tidak berkaitan sama sekali dengan upaya pencegahan jerawat. Apalagi jika saat menggunakan make-up, tidak hati-hati dan malah bisa saja membuat jerawat menjadi semakin meradang. Ketika berjerawat, apalagi jerawat yang baru saja tumbuh dan berwarna putih, jangan disapukan bedak secara kasar. Hal tersebut malah membuat jerawat pecah dan nanah di dalamnya akan keluar.

Pastikan untuk memakai make up secara perlahan dan ketika malam tiba, segera bersihkan make up dengan Micellar Water dengan hati-hati. Kemudian, baru deh mencuci muka dan mengoleskannya dengan obat jerawat.

Memencet Jerawat Adalah Kewajiban Supaya Cepat Sembuh

Hal ini adalah mitos ya, Grameds. Apabila kamu memencet jerawat, justru nantinya nanah akan keluar dan bahkan menyebabkan nanah tersebut tercampur dengan darah. Jika sudah begitu, maka bekasnya semakin lama akan menghitam dan sulit dihilangkan. Lagipula, memencet jerawat dengan cara apapun juga dapat menyebabkan peradangan, bahkan bakteri di tangan atau di alat yang digunakan justru dapat masuk ke pori-pori kulit.

Maka dari itu, berhenti melakukan kebiasaan memencet jerawat ya… Lebih baik dibiarkan hingga jerawat tersebut “meletus” dengan sendirinya.

Jerawat Muncul Karena Wajah Tidak Bersih

Hal ini adalah fakta yang benar adanya. Jerawat adalah kondisi yang disebabkan karena kurangnya perawatan kebersihan, khususnya pada kulit yang memiliki tingkat produksi minyak dalam jumlah tinggi alias tipe kulit berminyak. Namun, tidak lantas tipe kulit normal dan kulit kering tidak dapat memiliki jerawat, sebab semua jenis kulit memang dapat terjadi jerawat di wajah mereka, hanya saja memang tipe kulit wajah berminyak yang paling riskan dengan jerawat.

Nah, semua pemilik jenis tipe kulit harus rutin dan cermat dalam menjaga kebersihan wajah. Mulai dari membersihkan wajah terlebih dahulu dari debu, kotoran, dan make-up menggunakan Micellar Water, kemudian mencuci wajah dengan sabun muka, dan seterusnya. Perlu diketahui juga, untuk mencuci wajah harus menggunakan sabun wajah yang cocok dengan jenis tipe kulit ya…

Nah, itulah ulasan mengenai makanan-makanan apa yang dapat menjadi penyebab jerawat dan mitos yang berkembang di masyarakat seputar jerawat. Apabila jerawat di wajahmu semakin hari semakin “parah”, ada baiknya segera mengkonsultasikannya ke dokter kulit supaya mendapatkan penanganan yang lebih handal dan terpercaya.

Baca Juga!



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Rifda Arum