in ,

6 Penyebab Terjadinya Jerawat di Jidat dan Arti Letak Jerawat

Penyebab Terjadinya Jerawat di Jidat – Keberadaan jerawat selalu menjadi momok menakutkan bagi tiap orang, sebab menyebabkan rasa percaya diri berkurang terutama dalam hal penampilan wajah. Yap, jerawat itu tidak hanya dapat muncul di area pipi saja, tetapi juga di jidat atau dahi, yang mana kebanyakan orang tertutupi oleh rambut mereka.

Namun, tidak serta-merta mereka yang jidatnya tidak tertutup apapun itu lantas tidak merasakan ngilunya jerawat. Sebenarnya, jerawat muncul di area dahi itu hal wajar kok, apalagi jika Grameds adalah seorang remaja, disebabkan oleh perubahan hormon terutama ketika pubertas. Lalu, apa saja ya penyebab lain munculnya jerawat di area jidat? Apa saja arti dari letak jerawat yang ada di wajah itu? Bagaimana pula cara mengatasi jerawat di jidat itu?

Nah, supaya Grameds tidak khawatir akan jerawat di jidat lagi, yuk simak ulasan berikut ini!

https://www.pexels.com/id-id/

6 Penyebab Terjadinya Jerawat di Area Jidat

1. Sering Menyentuh Area Jidat dengan Tangan Kotor

Sama halnya dengan tumbuhnya jerawat di area pipi, ketika jerawat muncul di area jidat juga dapat disebabkan oleh kebiasaan buruk kita yang menyentuh area tersebut dengan tangan kotor. Kebiasaan buruk ini memang sering dilakukan dan tidak sadar bahwa tangan kita masih dalam keadaan kotor, misalnya setelah memegang uang atau dari toilet.

Tangan yang kotor penuh bakteri tersebut, apabila tidak cuci tangan terlebih dahulu, dan kemudian langsung menyentuh area jidat otomatis membuat bakteri langsung berpindah. Akibatnya, berisiko menimbulkan infeksi pada kulit area jidat hingga menyebabkan jerawat.

[algolia_carousel]

Maka dari itu, yuk stop menyentuh wajah ketika tangan masih dalam keadaan kotor supaya eksistensi dari jerawat ini tidak terus-menerus meradang dan membuat kita tidak percaya diri akan penampilan.

2. Perubahan Hormon

Seperti yang telah diuraikan sebelumnya, perubahan hormon terutama pada usia remaja tentu saja dapat membuat jerawat muncul di wajah, tak terkecuali pada area jidat. Para remaja yang tengah pubertas pasti mengalami ketidakseimbangan hormon. Nah, pada ketidakseimbangan hormon tersebut nantinya akan membuat kelenjar minyak menjadi terlalu aktif. Akibatnya, produksi minyak (sebum) pada kulit tentu saja akan meningkat secara berlebihan, hingga akhirnya pori-pori di wajah lebih mudah tersumbat oleh produksi sebum tersebut.

3. Penggunaan Produk Kosmetik yang Tidak Cocok

Produk kosmetik ini dapat berupa produk skincare dan make up yang mana apabila tidak cocok terhadap tipe kulit, maka dapat menyebabkan jerawat muncul, terutama pada area jidat. Perlu diketahui bahwa semua produk kosmetik itu pasti memiliki kandungan kimia tertentu yang dapat menyebabkan tersumbatnya pori-pori hingga akhirnya memicu timbulnya jerawat.

Terutama untuk Grameds yang memiliki tipe kulit sensitif, tentu saja tidak boleh menggunakan produk kosmetik sembarangan, sebab dapat menyebabkan kulit menjadi iritasi dan peradangan. Namun, hal ini tidak hanya diterapkan pada pemilik tipe kulit sensitif saja, tetapi juga semua tipe kulit. Perlu diperhatikan juga pada alat make up yang harus dicuci seminggu satu kali karena juga dapat berpengaruh pada munculnya jerawat.

Maka dari itu, sebelum membeli produk kosmetik, usahakan untuk mengetahui kebutuhan dan jenis tipe kulit terlebih dahulu. Jangan asal membeli produk kosmetik yang tengah tren atau bahkan memiliki harga murah ya…

4. Penggunaan Produk Rambut

Apakah Grameds menyadari bahwa penggunaan produk rambut, baik itu shampo, kondisioner, hingga vitamin rambut ternyata dapat berpengaruh pada munculnya jerawat terutama pada area jidat? Yap, memang benar begitu adanya!

Hal tersebut karena segala produk rambut, baik itu shampo, kondisioner, hingga vitamin rambut itu memiliki kandungan minyak lho… Minyak tersebut apabila masuk ke kulit, terutama pada area jidat sebab berdekatan dengan rambut, maka nantinya dapat menyumbat pori-pori. Akibatnya, jerawat akan muncul pada area jidat.

Bagi kaum laki-laki yang sering menggunakan produk rambut berupa pomade oil based, gel rambut, hingga wax, pasti sering mengalami jerawat pada area jidat. Nah, itu disebabkan oleh bahan-bahan yang terdapat di dalam produk rambut tersebut, misalnya mentega kakao atau minyak kelapa. Bahan-bahan ini tidak hanya membuat kulit kepala dan rambut menjadi berminyak, tetapi juga pada area jidat, sehingga jerawat akan rentan muncul.

5. Penggunaan Obat-Obatan Tertentu

Selain penggunaan produk kosmetik dan produk rambut, penggunaan obat-obatan jua turut berkontribusi dalam penyebab terjadinya jerawat, terutama pada area jidat. Apalagi obat-obatan yang memiliki kandungan steroid, barbiturat, lithium, antikonvulsan, dan lainnya. Kandungan obat-obatan tersebut tentu saja dapat memicu jerawat muncul di wajah, terutama pada area jidat.

Maka dari itu, Grameds harus jeli serta hati-hati dalam memperhatikan apa efek samping yang dapat ditimbulkan dari obat-obatan tersebut ya

6. Stress yang Berkepanjangan

Stress yang berkepanjangan tidak hanya memicu penyakit kronis seperti jantung dan stroke saja, tetapi juga dapat memicu terjadinya jerawat terutama pada area jidat. Stress dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari faktor finansial, masalah keluarga, masalah kantor, masalah sekolah, konflik dengan pasangan atau teman, dan masih banyak lagi, mengingat setiap permasalahan yang dialami oleh setiap orang itu berbeda-beda.

Nah, stress yang berkepanjangan tersebut nantinya dapat membuat tubuh menghasilkan hormon kortisol secara terus-menerus. Perlu diketahui bahwa hormon kortisol ini  dapat berperan sebagai pengatur gula darah agar gula bisa diolah menjadi sumber energi. Apabila hormon tersebut dihasilkan secara terus-menerus maka dapat mengganggu sistem metabolisme karbohidrat di hati dan otot, sehingga dapat menyebabkan adanya resistensi insulin.

Hampir sama dengan penyebab terlalu sering mengkonsumsi makanan gula ya… Nah, apabila kita tidak bisa memanajemen stress dengan baik, tidak hanya jerawat saja yang timbul di area jidat tetapi juga risiko akan penyakit kronis lainnya. Maka dari itu, yuk biasakan untuk tidak terlalu tegang dalam menghadapi masalah apapun. Jangan lupa juga untuk melakukan self-healing, seperti mendengarkan lagu, menonton film atau acara tv dengan genre komedi, jalan-jalan, jajan makanan enak, dan masih banyak lagi.

Faktor-Faktor Lain yang Menyebabkan Terjadinya Jerawat

Semua kulit wajah manusia yang awalnya dalam kondisi normal, seringkali mengalami penumpukan kotoran dan sel kulit mati. Hal tersebut biasanya disebabkan karena kurangnya perawatan kebersihan, khususnya pada kulit yang memiliki tingkat produksi minyak dalam jumlah tinggi alias tipe kulit berminyak. Jerawat ini tidak hanya muncul di area pipi saja, tetapi juga di area dahi, hidung, dan rahang.

Namun, tidak lantas tipe kulit normal dan kulit kering tidak dapat memiliki jerawat, sebab semua jenis kulit memang dapat terjadi jerawat di wajah mereka, hanya saja memang tipe kulit wajah berminyak yang paling riskan dengan jerawat.

Nah, berikut terdapat beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya jerawat, yakni:

  • Terjadi penyumbatan pori-pori di kulit oleh minyak (sebum) yang kemudian berubah menjadi padat.
  • Peningkatan produksi sebum akibat pengaruh hormonal, kondisi fisik, dan psikologis. Apabila sebum tersebut juga menyumbat di muara kelenjar sebasea, maka alirannya akan terbendung, maka terjadilah jerawat.
  • Peningkatan aktivitas Propionibacterium Acne, yakni bakteri yang terdapat di bawah muara kelenjar sebasea yang suka “memakan” lemak sebum.
  • Kulit dalam keadaan kotor, terutama di kulit wajah. Terutama jika wajah tidak bersih dari debu atau make-up dan dibawa tidur, kotoran tersebut nantinya akan menimbulkan bakteri dan terjadilah jerawat.
  • Mengkonsumsi makanan yang merangsang timbulnya jerawat, misalnya makanan yang memiliki rasa pedas, memiliki kadar lemak berlebih, dan makanan berupa coklat.
  • Adanya genetik atau keturunan dari keluarga yang memang memiliki hormon berjerawat.
  • Kesalahan dalam penggunaan kosmetik. Mulai dari tidur tanpa membersihkan make-up terlebih dahulu, perawatan kulit tidak sesuai dengan jenis kulit, dan lain-lain.
  • Peralihan usia remaja. Biasanya, pada peralihan usia ini nantinya produksi hormon tengah diseimbangkan dengan perkembangan tubuhnya, sehingga timbullah jerawat terutama di kulit wajah.
  • Mengalami menstruasi atau haid bagi anak perempuan. Ketika menstruasi ini, biasanya fungsi hormon tidak seimbang sehingga timbullah jerawat terutama di kulit wajah.
  • Alergi akan makanan. Terutama pada makanan yang berupa zat protein karbohidrat dengan kadar lemak tinggi. Apabila terus-menerus mengkonsumsi, maka justru akan memperburuk kondisi kulit dan terjadi peradangan jerawat.
  • Iklim, terutama iklim tropik yang memiliki keadaan panas. Dalam iklim jenis ini nantinya akan membuat kulit banyak memproduksi minyak (sebum). Apabila tidak cepat dirawat atau dibersihkan, maka akan menyebabkan kulit menjadi kotor dan jerawat dapat mudah muncul.
  • Mengalami gangguan metabolisme, yang berupa peredaran darah dan getah bening tidak berjalan lancar, sehingga menyebabkan sel-sel tidak mendapatkan makanannya secara cukup. Akhirnya, sel-sel tersebut tidak mampu melancarkan pengeluaran sisa-sisa zat pembakaran di tubuh.

Memahami Arti Letak Jerawat di Wajah

Perlu diketahui ya Grameds bahwa jerawat itu tidak hanya dapat muncul di wajah saja, tetapi juga di punggung hingga area telinga. Namun, dalam artikel ini kita akan membahas mengenai apa saja arti dari letak jerawat yang muncul di wajah. Yuk simak ulasan berikut ini!

1. Jerawat di Sekitar Garis Rambut

Kita mulai dari letak jerawat di bagian teratas dari tubuh, yakni sekitar garis rambut. Bagian garis rambut ini meliputi bagian dahi dan pelipis yang ternyata sering menjadi spot favorit bagi jerawat untuk muncul. Apakah Grameds sering mengalami jerawat pada area ini?

[algolia_carousel page=2]

Apabila demikian, arti letak jerawat pada area garis rambut ini adalah menandakan bahwa kamu tidak cocok dengan kandungan yang terdapat di dalam produk rambut, seperti shampo, kondisioner, vitamin rambut, hair spray, hingga pomade. Hal tersebut karena produk rambut itu kebanyakan memiliki kandungan minyak rambut sehingga dapat menghalangi sebum  yang dikeluarkan oleh pori-pori, akibatnya nanti akan terjadi penyumbatan hingga muncullah jerawat.

Tidak hanya itu saya, jerawat di sekitar garis rambut juga dapat diartikan bahwa kamu tidak terlalu sering menggunakan topi, helm, atau bando. Nah, jika sudah mengetahui artinya, maka kamu harus berhati-hati lagi untuk memilih dan memilah produk rambut apa yang cocok dengan kebutuhan dan tipe kulitmu ya…

2. Jerawat di Area Dahi dan Hidung

Turun dari area garis rambut, yakni di area dahi dan hidung. Pada area ini tentu saja jerawat akan sering muncul, rata-rata disebabkan karena kadar minyak berlebih. Area dahi dan hidung ini sering dikenal dengan istilah T-Zone yang sering memproduksi minyak berlebih sebagai efek dari stress. Ketika stress, produksi minyak (sebum) akan semakin banyak terutama di area T-Zone. Maka dari itu, jerawat dapat sering muncul pada era ini.

Namun tidak hanya itu saja, jerawat yang muncul di area T-Zone juga menandakan bahwa tubuh kamu tengah mengalami dehidrasi dan terlalu banyak mengkonsumsi makanan tidak sehat, mulai dari alkohol, soda, dan lain-lain.

3. Jerawat di Area Pipi

Jerawat yang muncul pada area pipi ternyata dapat memiliki arti berbagai hal. Mulai dari jarang mengganti sarung bantal, penggunaan ponsel yang kotor, hingga kebiasaan menyentuh pipi ketika tangan dalam kondisi kotor.

Tidak hanya itu saja, ternyata jerawat di area pipi juga menandakan bahwa kamu tengah mengalami iritasi di bagian paru-paru. Wah perlu hati-hati ya…

4. Jerawat di Area Dagu

Apabila Grameds mengalami jerawat di area sekitar dagu dan rahang, maka itu berarti hormon di dalam tubuh sedang dalam keadaan tidak stabil. Ketidakstabilan hormon ini dapat disebabkan oleh sistem endokrin tubuh. Biasanya dalam hal ini, kelenjar sebum akan memproduksi minyak dalam jumlah banyak sehingga menyebabkan penyumbatan pada pori-pori.

Terutama bagi para kaum perempuan, ketika menjelang waktunya menstruasi pasti akan mengalami munculnya jerawat di area dagu ini. Tidak hanya itu saja, jerawat yang muncul di area dagu juga menunjukkan bahwa tubuhmu tengah mengalami iritasi usus besar. Bisa jadi berupa alergi terhadap makanan atau cara diet yang salah.

5. Jerawat di Area Kening

Jerawat yang muncul di area kening biasanya menandakan bahwa tubuhmu tengah mengalami gangguan kesehatan, terutama pada pencernaan. Hal itu disebabkan, pada area kening dipercaya memiliki hubungan dengan perut dan kantung kemih. Sehingga, apabila dua bagian tersebut mengalami gangguan, maka jerawat akan muncul di area kening sebagai pertanda bahwa tubuhmu tengah tidak baik-baik saja.

6. Jerawat di Area Antara Alis

Jerawat yang muncul di area antara kedua alis menandakan bahwa tubuhmu tengah mengalami gangguan pada liver. Biasanya, jerawat yang muncul di area ini disebabkan karena kamu terlalu banyak mengkonsumsi minuman bersoda maupun minuman beralkohol. Namun, jerawat yang muncul di area ini juga dapat menunjukkan bahwa tubuhmu tidak kuat dengan makanan atau minuman yang memiliki kandungan susu.

7. Jerawat di Area Hidung

Hampir sama dengan penjelasan sebelumnya, jerawat yang muncul di area hidung ini juga menjadi pertanda bahwa tubuhmu sedang tidak dalam keadaan sehat, terutama pada organ jantung. Tidak hanya itu saja, jerawat di area hidung juga dapat berhubungan dengan tekanan darah sedang dalam keadaan tinggi.

Lalu bagaimana cara mengatasinya? Yakni dengan membatasi diri untuk mengkonsumsi makanan dengan kandungan garam tinggi, rajin olahraga, dan banyak mengkonsumsi buah-buahan.

8. Jerawat di Area Bawah Bibir

Jerawat yang muncul pada area bawah bibir biasanya sebagai pertanda bahwa tubuhmu tengah mengalami stress dan adanya perubahan hormon. Memang stress dan perubahan hormon itu tidak bisa dihindari, tetapi untuk stress masih bisa dikontrol dan diupayakan dengan self-healing.

Banyak kegiatan yang berkaitan dengan self-healing ini, mulai dari jalan-jalan, menonton acara tv atau film dengan genre komedi, mendengarkan lagu, dan masih banyak lagi. Langkah lain yang dapat dilakukan untuk menghindari jerawat di area bawah bibir adalah dengan tidur dalam waktu cukup dan banyak mengkonsumsi sayur, buah-buahan, dan air putih.

Kebiasaan yang Dapat Menghilangkan Jerawat di Area Jidat

Sebenarnya, jerawat yang ada di area jidat itu cara menghilangkannya hampir sama dengan jerawat yang ada di wajah pada umumnya. Jika membicarakan obat apa yang dapat diberikan untuk menghilangkan jerawat adalah yang yang memiliki kandungan berupa asam salisilat, retinoid, dan benzoil peroksida. Namun, sebelum memberi obat jerawat, pastikan dahulu apakah kandungannya cocok dengan kebutuhan dan tipe kulit kita ya…

Selain menggunakan obat, jerawat juga dapat hilang dengan kebiasaan-kebiasaan berikut ini!

  • Rajin mencuci wajah.
  • Menggunakan produk skincare dan make up yang berlabel non-komedogenik.
  • Berhenti memencet jerawat.
  • Rutin mengompres jerawat dengan air hangat.
  • Berhenti menyentuh wajah ketika tangan tengah dalam keadaan kotor.
  • Menghindari kandungan minyak pada produk rambut.

Nah, itulah ulasan mengenai penyebab terjadinya jerawat di area jidat. Ketika menggunakan produk rambut, contohnya shampo, usahakan supaya cairan shampo tidak mengenai area jidat sebab dapat menjadi pemicu terjadinya jerawat ya…

Baca Juga!

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Rifda Arum