in ,

10 Obat Maag Alami dan Perbedaannya dengan GERD

Obat Maag Alami – Seringkali, masyarakat lebih memilih pengobatan herbal yang menggunakan bahan-bahan secara alami, termasuk ketika mengalami sakit maag. Yap, maag yang kambuh memang rasanya sangat menyakitkan, meskipun ternyata kondisi tersebut sangat umum terjadi bagi setiap manusia. Dibandingkan mengkonsumsi obat yang memiliki efek samping, mereka cenderung memilih obat herbal alias obat alami untuk membantu meredakan nyeri yang tidak nyaman pada perut mereka.

Argumen lain tentang mengapa orang-orang lebih memilih obat herbal alami adalah karena mereka tidak sempat keluar rumah untuk membeli obat maag tersebut di warung, apotek, maupun minimarket. Maka dari itu, mereka lebih berminat untuk menggunakan obat alami yang dapat ditemui di kulkas atau dapur rumah. Bahkan beberapa obat herbal tersebut juga dapat berkhasiat untuk menyembuhkan sakit lainnya. Lalu, apa saja ya obat maag alami alias herbal yang terbukti mampu mengurangi rasa sakit di perut? Apa pula perbedaan sakit maag dengan GERD yang sama-sama terasa nyeri di perut? Yuk simak ulasan berikut ini!

https://www.pexels.com/

10 Obat Maag Alami yang Mudah Ditemukan

1. Kunyit

Kunyit ini selain dijadikan sebagai bumbu dapur, ternyata dapat juga lho digunakan untuk obat maag alami. Yap, kunyit sangat bermanfaat untuk membantu meringankan gangguan lambung terutama gejala sakit maag. Hal tersebut dikarenakan adanya kandungan polifenol yang bersifat anti-peradangan. Itulah mengapa kunyit dapat membantu meredakan asam lambung.

Pernyataan ini juga semakin dipertegas melalui sebuah penelitian dari International Journal of Molecular Sciences yang menyebutkan bahwa kunyit dapat membantu mencegah peradangan pada gangguan lambung, baik itu maag maupun GERD. Dalam penelitian tersebut juga menunjukkan bahwa gejala gangguan pada lambung dapat diredakan menggunakan obat-obatan yang mengandung antioksidan dan anti peradangan. Nah, dua kandungan tersebut dapat dijumpai pada sebuah kunyit.

2. Kurma

Mengkonsumsi kurma tidak harus selalu dilakukan pada Bulan Ramadhan saja kok, tetapi juga dapat dilaksanakan ketika kita merasakan gejala maag. Berhubung kurma itu memiliki sifat basa, maka dapat membantu mengurangi tingkat keasaman pada lambung. Itulah mengapa para pengidap maag disarankan untuk memakan kurma di setiap paginya. Tujuannya adalah untuk menetralisir cairan di lambung. Hal ini juga diterapkan bagi umat muslim yang hendak menjalankan ibadah puasa supaya tetap “kuat” lambungnya hingga waktu berbuka puasa.

3. Jahe Merah

Bumbu rempah selain kunyit yang dapat dijadikan sebagai obat maag alami adalah jahe merah. Obat herbal yang satu ini bersifat anti-peradangan sehingga akan sangat bermanfaat bagi penderita maag untuk meredakan rasa mual. Tidak hanya itu saja, jahe merah ternyata juga bersifat gastroprotektif. Maksudnya, jahe merah dapat menekan adanya bakteri Helicobacter pylori (H. pylori) yang mana memang penyebab asam lambung naik.

Sedikit trivia saja nih, H. pylori adalah bakteri yang hidup di lingkungan asam. Jika jumlahnya berlipat ganda atau bahkan hingga tidak terkendali, maka gejala maag di lambung tentu saja akan muncul. Hal itu disebabkan oleh adanya infeksi yang terjadi di dinding lambung.

Cara asyik untuk mengkonsumsi jahe merah ini adalah dengan diseduh bersama teh.

4. Akar Manis

Akar manis juga dapat dijadikan pilihan obat herbal untuk sakit maag. Hal tersebut karena akar manis dinilai dapat menguatkan otak sekaligus bersifat analgesik. Terdapat beberapa penelitian yang menyatakan bahwa akar manis dapat meningkatkan sekresi lambung sekaligus menahan asam lambung supaya tidak naik ke arah kerongkongan.

Meskipun begitu, Grameds tetap harus hati-hati ya jika ingin mengkonsumsi akar manis ini sebagai obat maag herbal. Mengingat setiap tubuh manusia itu memiliki reaksi yang berbeda-beda terhadap obat herbal.

5. Lidah Buaya

Selain dijadikan sebagai masker wajah, ternyata lidah buaya juga dapat dimanfaatkan untuk mengobati sakit maag secara alami. Menurut sebuah penelitian dari Journal of Traditional Chinese Medicine, menyatakan bahwa lidah buaya dapat dijadikan sebagai obat herbal maag yang aman. Terutama jika diolah menjadi jus yang tanpa pewarna dan pemanis buatan. Jus lidah buaya tersebut secara efektif dapat membantu untuk mengurangi gejala heartburn sekaligus mengurangi produksi asam.

Mengapa begitu? Sebab di dalam gel lidah buaya terdapat kandungan yang dipercaya memiliki senyawa anti-peradangan, vitamin, mineral, dan asam amino. Itulah yang membuat lidah buaya dapat memberikan efek menenangkan terutama bagi pasien masalah lambung. Namun, Grameds perlu waspada pula karena jus lidah buaya ini memiliki efek samping yakni diare. Pasalnya, lidah buaya juga mengandung antrakuinon, yakni sebuah senyawa yang biasanya terdapat di dalam obat pencahar alias obat untuk mengatasi sembelit.

Cara membuat jus lidah buaya ternyata cukup mudah lho… Pertama, cuci bersih lidah buaya dan ambil gelnya. Setelah gel diambil, cuci hingga bersih lagi kemudian tiriskan sekitar 3 menit. Campurkan juga 2 sendok teh lidah buaya tersebut dengan 1 gelas air putih. Jika ingin hasilnya maksimal, konsumsi jus lidah buaya itu 2 gelas per hari.

6. Madu

Di dunia pengobatan tradisional, keberadaan madu selalu dapat dimanfaatkan untuk mengatasi penyakit apapun, tak terkecuali dengan sakit maag. Yap, bahan pemanis alami ini diklaim mampu mengatasi berbagai masalah lambung, mulai dari mencegah naiknya asam lambung hingga meredakan sensasi heartburn, sebab memiliki sifat antioksidan. Tidak hanya itu saja, madu ternyata memiliki banyak peran penting untuk mengatasi gangguan lambung. Apa saja ya?

  • Memperbaiki fungsi cincin esofagus (kerongkongan).
  • Membantu mengurangi peradangan pada esofagus (kerongkongan).
  • Tekstur pada madu itu sendiri dapat membantu melapisi dinding esofagus (kerongkongan) dan lambung.

7. Daun Kemangi

Jika Grameds sering membuat lalapan di rumah, pasti tidak akan ketinggalan dengan daun kemangi yang wangi ini dong. Nah ternyata, daun kemangi juga dapat dijadikan sebagai obat maag alami lho. Daun kemangi memang memiliki sifat karminatif, anti-peradangan, dan anti bakteri, sehingga dapat dijadikan sebagai obat herbal untuk meredakan kejang di saluran usus yang mana juga menjadi penyebab perut kembung.

Cara mengkonsumsinya dapat diolah menjadi teh atau dimakan sebagai lalapan. Namun jangan makan terlalu banyak ya, karena nanti bisa sakit perut.

8. Nanas

Sebenarnya, rasa nanas itu memang asam, tetapi jika sudah benar-benar matang justru dapat dijadikan sebagai obat maag alami. Hal tersebut karena adanya kandungan enzim pencernaan di dalam nanas, sehingga membantu proses pencernaan protein tanpa menyebabkan iritasi. Selain itu, sifat nanas yang basa, dapat mencegah peningkatan asam terutama di dalam lambung.

Mengkonsumsi nanas setiap hari memang baik kok, apalagi jika dijadikan sebagai jus dan dicampur dengan yogurt maupun madu. Namun perlu diperhatikan juga ya jika hendak menggunakan buah yang satu ini untuk obat maag alami, sebab harus dikonsumsi dalam keadaan yang benar-benar matang.

9. Teh Hijau

Selain bermanfaat untuk mencegah risiko diabetes dan menjaga tekanan darah, ternyata teh hijau juga dapat berkhasiat sebagai obat maag alami lho… Hal tersebut karena adanya kandungan antioksidan yang dapat melindungi lapisan lambung sekaligus mengurangi gejala maag, mulai dari mual hingga kehilangan nafsu makan. Cara mengkonsumsinya juga mudah kok, tinggal seduh saja teh hijau dengan air hangat. Jika berkenan, dapat juga ditambahkan madu sebagai pemanis alami alih-alih menggunakan gula pasir.

10. Air Kelapa dan Minyak Kelapa

Banyak orang yang belum mengetahui bahwa air kelapa maupun minyak kelapa dapat dijadikan sebagai obat maag alami. Air kelapa yang mana memiliki kandungan anti inflamasi ini, diklaim dapat mengatasi rasa panas sekaligus melindungi lapisan lambung terutama ketika maag sedang kambuh. Sementara pada minyak kelapa yang mengandung antioksidan, dinilai dapat mengurangi stress pada lapisan lambung.

Jika Grameds hendak menggunakan air kelapa ini sebagai obat maag alami, dapat dilakukan dengan mengkonsumsinya setiap hari. Namun apabila hendak menggunakan minyak kelapa sebagai obat maag alami, disarankan untuk mengkonsumsinya sebanyak 2-3 sendok teh setiap harinya. Minyak kelapa tersebut dapat juga dicampurkan ke makananmu.

Beda Sakit Maag dengan GERD

Apakah Grameds termasuk golongan masyarakat yang kurang memahami apa perbedaan sakit maag dengan GERD? Jika demikian, tidak apa-apa kok sebab tidak tahu itu wajar, tetapi akan lebih baik lagi jika Grameds berminat mengetahui apa saja perbedaan antara dua gangguan pada lambung itu. Namun sebelum itu, cermati terlebih dahulu definisi dari keduanya ya…

MAAG

Singkatnya, sakit maag (Dispepsia) ini adalah gangguan yang terjadi di organ lambung, ditandai dengan rasa nyeri atau terbakar terutama di bagian ulu hati. Selain itu, ada pula rasa penuh atau tidak nyaman setelah makan, dan rasa cepat kenyang. Kondisi tersebut biasa kok dialami oleh kebanyakan orang. Bahkan menurut penelitian yang dilakukan oleh National Institutes of Health menyatakan bahwa lebih dari 60 juta orang di AS mengalami sakit maag ini setidaknya satu bulan sekali.

Meskipun begitu, sakit maag ini dapat dibagi menjadi dua jenis yakni Dispepsia Fungsional dan Dispepsia Organik. Pada Dispepsia Fungsional adalah ketika gejala nyeri hingga di bagian ulu hati dan dirasakan setelah makan. Sementara itu, pada Dispepsia Organik, gejalanya akan muncul disertai dengan adanya perubahan 3 struktur gaster.

Penyebab Maag Kambuh

Banyak hal yang menyebabkan maag kambuh dan terjadi tanpa kita sadari, yakni:

1) Adanya Infeksi Bakteri Penyebab Maag

Bakteri yang menyebabkan maag kambuh adalah Helicobacter pylori (H. pylori) yang apabila infeksi, maka akan menyebabkan lambung mengalami gastritis, infeksi, hingga tukak lambung. Bakteri ini nantinya akan menyerang lapisan lambung dan usus halus di bagian atas, sehingga akan menimbulkan gejala berupa sakit perut.

Setelah sakit perut, akan muncul pula gejala lainnya seperti perut kembung, sendawa yang terlalu sering, rasa mual hingga muntah, dan hilangnya nafsu makan.

2) Stress dan Kecemasan

Sadarkah Grameds jika kondisi stress dan rasa cemas yang berlebihan dapat menyebabkan maag kambuh? Saat stress, produksi hormon prostaglandin akan menurun. Perlu diketahui bahwa hormon tersebut berfungsi untuk melindungi dinding lambung dari suasana atau hal-hal yang terlalu asam. Dengan menurunnya hormon prostaglandin itu, justru akan menyebabkan dinding lambung lebih rentan terkikis.

3) Terjadi Masalah di Saluran Pencernaan

Masalah pencernaan itu beragam jenisnya dan malah menjadi penyebab utama maag kambuh. Menurut penelitian yang dilakukan oleh National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, mengungkapkan bahwa ada berbagai masalah pencernaan yang turut berkontribusi pada kambuhnya maag, yakni sebagai berikut:

  • Radang Lambung (Gastritis)

Kondisi ini terjadi ketika adanya peradangan pada lapisan dalam lambung. Peradangan tersebut diakibatkan oleh banyak hal, mulai dari infeksi bakteri, asam lambung, dan masih banyak lainnya.

  • GERD (Gastroesophageal Reflux Disease)

Kondisi ini terjadi ketika asam lambung naik menuju kerongkongan, sehingga akan menyebabkan rasa nyeri pada ulu hati (kondisi ini disebut dengan heartburn) dan iritasi kerongkongan.

  • Tukak Lambung

Kondisi ini menjadi pertanda bahwa terdapat luka atau lubang kecil di bagian dinding perut. Hal ini disebabkan oleh gastritis yang parah.

  • IBS (Irritable Bowel Syndrome)

IBS adalah sebutan untuk penyakit yang menyebabkan terjadinya kontraksi otot usus besar yang kurang optimal, sehingga menyebabkan diare atau sembelit.

  • Kanker Lambung

Kondisi ini berawal dari pertumbuhan tumor atau sel kanker ganas di bagian dinding lambung.

GERD

Kondisi GERD beda lagi maag. GERD alias Gastroesophageal Reflux Disease ini adalah kondisi ketika asam lambung naik dari perut ke arah kerongkongan. Penyebab GERD ini biasanya adalah melemahnya katup yang berada di bawah kerongkongan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh American College of Gastroenterology, kondisi GERD ini dapat terjadi dua kali atau lebih terutama dalam seminggu. Orang yang memiliki riwayat sakit maag, cenderung dapat mengalami GERD.

Gejala dari GERD hampir sama dengan maag, yakni adanya rasa terbakar di area dada dan seolah ada makanan yang tersangkut di bagian tenggorokan. Jika gejala semakin parah, misalnya mengalami batuk kering hingga kesulitan ketika menelan makanan, lebih baik segera diperiksakan ke dokter ya…

Perbedaan Antara Maag dan GERD

Faktor Maag GERD
Penyebab Iritasi pada bagian dinding lambung Adanya paparan asam lambung yang berulang-ulang ke arah esofagus (kerongkongan), sehingga menyebabkan erosi pada mukosa esofagus.
Gejala
  • Perut terasa kembung di bagian atas.
  • Perut terasa penuh saat makan, padahal makanan belum habis.
  • Nyeri pada ulu hati.
  • Buang angin dan bersendawa.
  • Mual hingga muntah.
  • Regurgitasi, yaitu makanan atau asam lambung naik ke kerongkongan.
  • Kesulitan menelan makanan.
  • Kerongkongan terasa mengganjal.
  • Dada terasa nyeri dan terbakar setelah makan. Biasanya akan memburuk di malam hari.
  • Batuk kronis.
  • Tidur terganggu.
  • Radang tenggorokan.
  • Sesak nafas seperti asma.
Pengobatan
  • Terapi up regulation, yaitu lini 1 menggunakan antasida 3×1. Jika lini 1 tidak berhasil, maka dikombinasi dengan cimetidine atau ranitidine.
  • Terapi untuk ulkus peptikum menggunakan metode down regulation, yaitu lini 1 diberikan golongan PPI seperti lansoprazole, omeprazole, dan esomeprazole.
  • Apabila ditemukan infeksi H. pylori pada lambung, maka dapat diberikan terapi eradikasi dengan antibiotik seperti klaritromisin, amoxicillin, dan bisa juga ditambahkan metronidazole.
  • Menghentikan penggunaan obat-obatan seperti anti inflamasi atau non-steroid apabila penyebabnya adalah konsumsi obat tersebut.
  • Terapi menggunakan penghambat pompa proton (PPI) selama 8 minggu untuk mengurangi produksi asam lambung.
  • Antasida, sebagai penetral terhadap asam klorida sehingga memperkuat tekanan katup bagian kerongkongan bawah (tidak boleh diberikan bersamaan dengan PPI, sebaiknya diberi jeda 2 jam)
  • Obat-obatan prokinetik.
  • Operasi (fundoplikasi dan LINX).
  • Perubahan gaya hidup. Misalnya berhenti merokok, mengurangi berat badan, menghentikan konsumsi alkohol, kopi, tidak makan sebelum tidur, dan lain-lain.

Sumber:

https://www.siloamhospitals.com/

https://hellosehat.com/

Baca Juga!



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Rifda Arum