in

Fakta Menarik Golongan Darah O, Bagaimana dengan Orangnya?

pixabay

Fakta golongan darah O – Golongan darah adalah ilmu pengelompokan darah berdasarkan ada tidaknya zat antigen warisan pada permukaan membran sel darah merah. Hal ini disebabkan adanya berbagai jenis karbohidrat dan protein pada permukaan membran sel darah merah. Dua golongan darah yang paling penting adalah golongan darah ABO dan rhesus (faktor Rh).

Ada 46 antigen di dunia ini selain golongan darah ABO dan Rh, namun jarang ditemukan. Transfusi dari golongan darah yang tidak cocok dapat menyebabkan reaksi transfusi imunologis yang menyebabkan anemia hemolisis, gagal ginjal, syok, dan kematian.

Ilmuwan asal Austria yaitu, Karl Landsteiner dianugerahi Hadiah Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 1930 untuk karyanya dalam penemuan sistem golongan darah ABO. Lalu, pada tahun 1907, Janjansky membagi darah manusia menjadi empat kelompok dan masih digunakan sampai sekarang.

Golongan darah ABO diklasifikasikan menjadi empat jenis yaitu, A, B, AB, dan O. Klasifikasi ini didasarkan pada sel darah yang membawa jenis antigen tertentu yang disebut isoaglutinogen. Selain itu, golongan darah juga diklasifikasikan berdasarkan faktor rhesus (Rh). Jika darah seseorang mengandung faktor Rh, berarti mereka memiliki rhesus positif. Di sisi lain, jika sel darah merah tidak mengandung faktor Rh, mereka dikatakan memiliki rhesus negatif.

beli sekarang

Sampai sekarang golongan darah yang ditemukan pada manusia, jenisnya di luar ABO terdapat dalam jumlah ratusan. Lalu, walaupun seumur hidup golongan darah tidak dapat berubah, dalam keadaan tertentu dapat diubah. Mari kita lihat inti kehidupan mengagumkan di dalam e-book ini yang selama ini tidak pernah diketahui sebelumnya!

Pada kesempatan kali ini, Gramedia akan memberikan beberapa fakta mengenai golongan darah O. Sebagian dari kalian mungkin belum tahu lebih banyak mengenai fakta-fakta dari golongan darah tersebut. Untuk itu, kali ini akan dijelaskan dalam artikel ini. Mau tahu apa saja fakta-fakta dari golongan darah O? Yuk Grameds, simak ulasan berikut!

1. Golongan Darah Tanpa Antigen

Darah terdiri dari sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit dalam cairan yang disebut plasma. Saat ini, golongan darah kamu diidentifikasi oleh antibodi dan antigen dalam darah yang kamu miliki.

Antibodi adalah protein yang ditemukan dalam plasma. Protein ini adalah bagian dari pertahanan alami tubuh kamu dan dapat mengenali zat asing seperti bakteri dan berguna untuk memperingatkan sistem kekebalan tubuh kamu untuk menghancurkannya. Sedangkan antigen adalah molekul protein yang ditemukan di permukaan sel darah merah.

Golongan darah O adalah golongan darah yang tidak memiliki antigen A atau B tetapi memiliki antibodi A dan B dalam plasma.

2. Sebagai Donor Universal

Berbeda dengan golongan darah A, B, dan AB yang mengandung antigen, golongan darah O adalah satu-satunya golongan darah yang tidak mengandung antigen. Ini mengurangi risiko bahwa golongan darah O akan menyebabkan reaksi transfusi. Oleh karena itu, seseorang yang memiliki golongan darah O- dapat mendonorkan darahnya ke semua golongan darah. Hal ini membuat golongan darah O menjadi donor darah universal.

Semua darah memiliki antibodi berbeda yang seharusnya hanya mengenali komponen darah tertentu. Misalnya, untuk golongan darah A- (rhesus negatif), antibodi hanya dapat mengenali komponen golongan darah A- atau O-.

Jika kamu mendapatkan donor O+ ketika kamu memiliki rhesus negatif, sistem kekebalan tubuh kamu akan mengenali rhesus positif sebagai serangan dan akan menyerang mereka. Akibatnya, antibodi kamu akan menghancurkan sel darah merah di tubuh kamu.

banner-promo-gramedia

Respons serangan kekebalan ini menyebabkan demam, kedinginan, dan penurunan tajam tekanan darah setelah menerima donor darah yang tidak tepat. Donor darah yang salah dapat menyebabkan gangguan fungsi pernapasan dan ginjal serta pembekuan darah yang dapat berakibat fatal. Namun, dalam situasi gawat darurat dan mendesak, golongan darah O bisa menjadi pilihan mendesak untuk menyelamatkan nyawa orang yang membutuhkan.

3. Golongan Darah O+ Dapat Mendonorkan Ke Semua Golongan Rhesus Positif

Pemilik golongan darah O+ dapat mendonorkan darahnya kepada siapa saja yang bergolongan darah rhesus positif seperti A+, B+, AB+, dan O+. Ini berarti 3 dari 4 orang, atau sekitar 76% dari populasi, memiliki pilihan donor darah dari golongan darah O+. Namun, pemilik golongan darah O+ hanya dapat menerima transfusi golongan darah O+ atau O-.

4. Banyak Disimpan di Bank Darah

Hampir setiap bank darah dan rumah sakit di dunia menuntut untuk mempertahankan lebih banyak stok golongan darah O, terutama yang memiliki golongan darah O rhesus negatif. Hal ini karena darah tipe O memiliki risiko rendah menyebabkan reaksi transfusi dan selalu tersedia untuk pasien yang membutuhkan transfusi darurat.

Namun, ini tidak berarti bahwa pemilik golongan darah lain perlu berkecil hati. Setiap tetes darah yang disumbangkan sangat penting untuk menyelamatkan nyawa seseorang, apapun golongan darahnya.

5. Golongan Darah yang Paling Dibutuhkan

Golongan darah tipe O+ paling sering diberikan kepada pasien dibandingkan dengan golongan darah lainnya. Untuk itulah golongan darah ini dianggap sebagai golongan darah yang paling dibutuhkan. Selain itu, lebih dari 80% penduduk yang memiliki golongan darah positif dan dapat menerima donor golongan darah O+. Inilah salah satu alasan mengapa permintaan darah O+ tinggi bahkan di rumah sakit.

Banyak rumah sakit dengan orang yang menderita trauma berat dan kehilangan banyak darah menransfusikan darah O+, meskipun golongan darah pasien tidak diketahui. Ini karena risiko reaksi jauh lebih rendah dengan kehilangan darah yang berlanjut, dan suplai darah O+ biasanya lebih tinggi daripada O-. Oleh karena itu, darah O+ sangat penting dalam pengobatan trauma.

Tipe darah O- juga paling sering digunakan untuk transfusi darah ketika golongan darah tidak diketahui. Untuk alasan ini, darah O- paling sering digunakan dalam trauma, keadaan darurat, pembedahan, dan situasi dengan golongan darah yang tidak diketahui. Karena O- adalah golongan darah universal, suplai golongan darah ini sering kali tidak mencukupi terlebih dahulu.

6. Risiko Kesuburan Wanita Bagi Golongan Darah O

Asumsi ini masih kontroversial. Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita dengan golongan darah O, rata-rata memiliki lebih banyak hormon FSH dibandingkan wanita dengan golongan darah lainnya.

Tingkat FSH yang tinggi ini dapat mengurangi jumlah telur yang diletakkan di dalam rahim dan menurunkan kesempatan hamil. Saat ini, ada penelitian lain yang membantah asumsi ini dan tidak menemukan hubungan antara kesuburan dengan risiko golongan darah O atau golongan darah lainnya.

Jika kamu seorang wanita dengan golongan darah O maka kamu tidak perlu terlalu khawatir. Kondisi kesuburan tidak hanya ditentukan oleh golongan darah. Ada banyak faktor lain yang memengaruhi kesuburan kamu, seperti gaya hidup, usia, pola makan, faktor keturunan atau genetik, dan efek samping obat untuk penyakit tertentu.

Namun, untuk menjaga kesehatan tubuh dan kesuburan tubuh diperlukan hidup sehat dengan makan makanan bergizi, berolahraga secara teratur, tidak merokok, minum minuman beralkohol, dan mempraktikkan seks yang aman.

7. Berisiko Penyakit Jantung Rendah

Menurut studi Harvard School of Public Health, orang dengan golongan darah O memiliki risiko 23% lebih rendah terkena serangan jantung dibandingkan golongan darah lainnya. Namun, kesehatan jantung harus diperhatikan bersama dengan gaya hidup sehat. Itu adalah hal yang utama. Gaya hidup sehat adalah dengan mengonsumsi makanan berserat tinggi, rendah lemak, hindari merokok dan alkohol, dan berolahraga secara teratur setiap hari.

8. Memiliki Risiko Rendah Penyakit Alzheimer 

Orang dengan golongan darah O memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit Alzheimer. Hal ini karena, golongan darah tipe O memiliki lebih banyak gray matter di otak daripada golongan darah lainnya. Gray matter adalah tanda yang berperan dalam pemrosesan informasi dan memori di otak. Semakin tua maka akan semakin sedikit gray matter yang kamu miliki.

Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi jumlah gray matter maka semakin lama penyimpanan informasi di otak seiring bertambahnya usia. Hal ini diyakini untuk membantu menghindari penyakit yang berhubungan dengan memori seperti penyakit alzheimer dan demensia.

9. Memiliki Risiko Rendah Terhadap Pembekuan Darah

Golongan darah O memiliki kadar protein yang rendah. Hal ini sangat membantu dalam mencegah pembentukan bekuan darah. Namun, ini tidak berarti bahwa penderita darah O dapat mengabaikan gejala pembekuan darah. Memiliki golongan darah tertentu tidak secara otomatis membuat kamu lebih sehat atau lebih kuat dari yang lain. Setiap orang berisiko mengalami gangguan pendarahan.

10. Diet Efektif Untuk Golongan Darah O

Diet golongan darah adalah pola gizi yang disesuaikan dengan golongan darah seseorang. Diet ini menyarankan orang dengan golongan darah O untuk makan makanan tinggi protein, rendah karbohidrat seperti daging tanpa lemak, ikan, sayuran, buah-buahan, dan minyak zaitun.

Meski cukup populer di kalangan sebagian orang, efektivitas diet golongan darah O ini belum terbukti lebih sehat atau lebih baik dari diet lainnya. Oleh karena itu, terlepas dari golongan darahnya, disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat dengan pola makan seimbang.

beli sekarang

Buku ini adalah panduan praktis tentang golongan darah kamu untuk tetap sehat dan meraih berat badan ideal. Buku dengan format khusus ini berfokus pada prinsip dan strategi dalam menjalankan diet golongan darah O yang sesuai untuk kamu. Dalam buku ini, kamu akan menemukan daftar lengkap tentang makanan yang baik bagi orang yang memiliki golongan darah O

banner-promo-gramedia

11. Olahraga Yang Disarankan Untuk Golongan Darah O

Selain menu diet, ada olahraga lain yang direkomendasikan bagi pemilik golongan darah O. Golongan darah ini cocok untuk olahraga intens seperti jogging, berenang, bersepeda, zumba, dan lompat tali.

Namun, tidak hanya orang dengan golongan darah O saja, tetapi juga orang dengan golongan darah lain mendapat manfaat dari olahraga yang baik bagi kesehatan tubuh. Yang penting adalah kamu harus berolahraga secara teratur dan teratur.

12. Persebaran Golongan Darah O

Golongan darah O kebanyakan dimiliki oleh orang Inggris, di mana hampir setengah dari populasinya atau 48% memiliki golongan darah O. Selain itu, palang merah dari Amerika Serikat juga telah memberikan daftar mengenai pemilik golongan darah O berdasarkan negaranya. Daftar tersebut seperti di bawah ini.

A. Golongan Darah O+

  • Asia: 39%
  • Amerika Latin: 53%
  • Afrika-Amerika: 47%
  • Kaukasian: 37%

B. Golongan Darah O-

  • Asia: 1%
  • Amerika Latin: 4%
  • Aftika-Amerika: 4%
  • Kaukasian: 8%

Demikianlah artikel mengenai fakta golongan darah O yang telah diberikan oleh Gramedia. Dengan adanya artikel ini memberikan informasi kepada kalian mengenai apa saja fakta yang dimiliki oleh golongan darah O. Apakah fakta-fakta di atas pernah kalian alami dan sesuai dengan kenyataan? Tentu kalian sendiri yang bisa menjawabnya. Bagi kalian yang belum tahu faktanya, mungkin ini bisa menjadi ilmu baru untuk kalian.

Bagi kalian yang ingin mempelajari lebih dalam mengenai golongan darah atau pun ilmu lain, kalian bisa membaca dan membeli bukunya yang ada di Gramedia. Gramedia sebagai #SahabatTanpaBatas menyediakan buku-buku yang mungkin sedang kalian cari. Yuk Grameds, beli bukunya sekarang juga!

Baca Juga: 

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Ricky Atthariq