in

Bahan Wolfis: Karakteristik, Kelebihan & Kekurangannya

Bahan Wolfis – Saat ini pakaian telah hadir dalam berbagai pilihan mode dan gaya. Mulai dari pakaian untuk pria, wanita, hingga anak-anak telah memiliki beragam motif dan warna. Pada jaman dahulu para penjahit hanya menggunakan bahan alami saja seperti sutra dan katun untuk membuat pakaian.

Namun di masa sekarang, perkembangan teknologi dan kreatifitas manusia telah berhasil melahirkan bermacam-macam pilihan bahan kain. Ada yang terbuat dari alami, sintetis (campuran berbagai senyawa kimia), hingga hasil kolaborasi bahan sintetis dan alami yang dicampur menjadi satu.

Bahan kain yang populer digunakan sebagai bahan baku pakaian pun bermacam-macam. Mulai dari bahan polyester, bahan wolfis, bahan fleece, bahan twiscone, bahan katun, bahan ceruty, bahan moscrepe, dan lainnya. Untuk pembahasan kali ini akan mengulas secara detail mengenai bahan Wolfis yang dikenal sebagai bahan populer yang halus dan lembut karena terbuat dari campuran serat sutra.

Pembahasan secara komprehensif kali ini terkait apa itu bahan wolfis, kelebihan, kekurangan, jenis, cara merawat, hingga karakteristiknya akan membuat kalian lebih memahami terkait bahan yang cukup populer ini.

Nah, pasti kalian sudah tidak sabar lagi untuk mengetahui lebih dalam mengenai bahan wolfis. Maka simak pada pembahasan di bawah ini, ya! Selamat membaca!

 

Apa Itu Bahan Wolfis?

bahan wolfisBahan wolfis (sumber: https://www.thetextilecentre.co.uk/)

Bahan wolfis merupakan salah satu bahan pakaian yang menjadi primadona terutama untuk membuat pakaian muslimah. Bahan wolfis banyak dikenal sebagai bahan kain yang terbuat dari campuran serat sutra, katun, serta serat sintetis. Namun ternyata pendapat tersebut adalah keliru. Karena pada kenyataannya, bahan Wolfis terbuat dari 100% serat polyester.

Sebenarnya nama asli dari bahan ini adalah “woolpeach”. Namun masyarakat Indonesia dengan pelafalan khasnya lebih sering menyebutnya dengan “wolfis”. Bahan wolfis memiliki ketebalan kain lebih rendah dibanding bahan jersey sehingga membuatnya terasa lebih tipis dan ringan.

Meskipun demikian, bahan wolfis tetap tidak menerawang ketika dikenakan. Kelebihan tersebut yang menjadi alasan mengapa bahan ini digemari oleh pecinta pakaian muslimah.

Bahan wolfis sering pula hadir dalam bervariasi warna printing yang membuat bahan ini lebih hidup ketika dilihat. Serat kain dari bahan wolfis yang kuat membuat bahan ini tidak mudah rusak ketika dicampur dengan pewarna sintetis guna menghasilkan kain dalam berbagai pilihan warna.

Namun, meskipun memiliki berbagai pilihan warna yang unik dan mencolok, penduduk Timur Tengah lebih suka menggunakan bahan wolfis dengan warna gelap (terutama hitam) sebagai bahan baku pembuatan gamis dan abaya (busana khas penduduk Timur Tengah).

Oleh karena itu, pengusaha tekstil Indonesia lebih banyak melakukan ekspor bahan wolfis berwarna hitam ke daerah Timur Tengah.

abaya
Portrait of Arabian girls wearing modern abaya using mobile phone. Muslim women with hijab sitting on the sofa representing technology

 

Ketika bahan wolfis ini telah sampai di Timur Tengah, biasanya mereka akan merendam kembali bahan tersebut menggunakan pewarna hitam agar menghasilkan warna hitam yang lebih pekat (Jet Black). Hitam dianggap sebagai “warna wanita”. Sedangkan para pria lebih suka menggunakan warna sebaliknya, yaitu putih.

banner-promo-gramedia

Di Indonesia sendiri bahan wolfis dikenal sebagai bahan kain dengan kualitas premium namun memiliki harga yang sangat terjangkau. Itulah mengapa saat ini banyak bertebaran produk-produk pakaian (terutama untuk wanita muslimah) yang menggunakan bahan wolfis, seperti kulot, gamis, jubah, khimar, rok, celana, dan lainnya.

Biasanya pedagang kain akan menjual bahan wolfis dalam hitungan per meter. Namun ada pula yang menjualnya dengan hitungan per kilogram.

 

Karakteristik Bahan Wolfis

Apabila ingin menciptakan produk pakaian berkualitas dan banyak diminati oleh pasar, maka tentu saja bahan baku yang digunakan haruslah premium dan juara. Nah, untuk mengetahui bahan kain yang premium, maka kalian harus mengetahui karakteristik dari bahan kain tersebut.

Oleh karena itu, pada bagian kali ini akan dibahas karakteristik dari bahan wolfis agar kalian memahami dan lebih mengetahui tentang seluk beluk bahan wolfis. Silakan disimak, ya!

1. Memiliki Sifat Yang Ringan

Bahan wolfis hadir dalam berbagai tingkat ketebalan. Ada yang tipis dan ada yang tebal. Namun, tingkat ketebalan dari bahan wolfis tidak akan membuat bahan ini menjadi berat. Bahan wolfis tetap ringan dan flowy (memiliki kesan ‘jatuh’ saat dikenakan).

Sifat ringan yang dimiliki bahan wolfis sejatinya berasal dari serat kainnya yang rapat dan halus. Sehingga tidak akan mudah pula tertempel debu dan partikel lain dari udara.

2. Tidak Mudah Kusut

Dikarenakan bahan wolfis terbuat dari 100% serat polyester, maka bahan ini tidak mudah kusut. Sifat polyester yang breathable, ringan, mudah kering, dan dapat menyerap keringat menjadikan bahan wolfis tidak cepat lusuh dan kusut. Apabila kusut pun bahan ini dapat kembali ke bentuk semula dengan cukup cepat.

3. Tidak Menerawang

Karakteristik unggulan dari bahan wolfis adalah sifatnya yang tidak tembus pandang. Hal ini lah yang membuat bahan wolfis banyak digemari para fashion designers untuk membuat pakaian-pakaian muslimah, terutama gamis dan abaya.

Karena tidak tembus pandang, maka pakaian yang terbuat dari bahan wolfis tidak memerlukan tambahan furing pada bagian dalam pakaian. Lebih praktis dan sangat membuat nyaman, bukan?

4. Memiliki Permukaan Kain Yang Tidak Licin

Karakteristik selanjutnya dari bahan wolfis adalah permukaan kainnya yang halus namun tidak licin. Bahan wolfis memiliki permukaan kain yang cenderung bertekstur. Hal ini yang membuat bahan wolfis cukup mampu menyerap keringat.

5. Tidak Tahan Terhadap Panas

Seperti halnya kain berbahan dasar polyester lainnya, bahan wolfis juga memiliki sifat tidak tahan terhadap panas. Oleh karena itu, apabila kalian memiliki pakaian dengan bahan dasar wolfis, maka sebaiknya berhati-hati ketika menyetrika.

Jangan disetrika dengan suhu yang terlalu panas. Sebaiknya gunakan suhu rendah hingga sedang dan hindarkan menjemur di bawah terik matahari secara langsung.

 

6. Fashionable dan Memiliki Beragam Warna

Alasan mengapa bahan wolfis sangat cocok digunakan sebagai bahan pembuatan pakaian wanita adalah karena bahan ini memiliki beragam motif dan warna. Sehingga pakaian yang diciptakan menggunakan bahan wolfis akan fashionable dan selalu mengikuti trend perkembangan jaman.

7. Mudah Untuk Disetrika

Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa bahan wolfis tidak mudah kusut. Oleh sebab itu, perawatan bahan ini cukup mudah. Hanya perlu disetrika sebentar maka pakaian kalian akan terlihat rapi kembali. Bahkan apabila pakaian wolfis terlihat kusut namun tidak seberapa, kalian hanya perlu merapikannya pada hanger lalu menggantungnya. Setelah itu pakaian akan rapi kembali.

8. Memiliki Serat Kain Yang Rapat dan Halus

Tidak seperti bahan kain lainnya yang memiliki permukaan kain berbulu, bahan wolfis memiliki permukaan kain yang bertekstur namun halus dan rapat. Kalian tidak akan merasa panas atau gatal apabila mengenakan pakaian berbahan dasar wolfis. Bagian permukaan bahan wolfis yang lembut dan halus juga membuat penggunanya tetap nyaman meskipun sedang dalam keadaan berkeringat.

 

Kelebihan Bahan Wolfis

Terdapat beberapa kelebihan yang dimiliki bahan Wolfis sehingga menjadi nilai tambah serta primadona bagi sebagian besar pengusaha tekstil dan fashion designers. Pada pembahasan selanjutnya akan mengulas tentang keunggulan serta kelebihan dari bahan Wolfis. Terus simak, ya! Agar kalian mendapatkan wawasan baru.

 

banner-promo-gramedia

serat bahan wolfisTampak serat bahan wolfis (sumber: https://www.texlean.com/)

1. Memiliki Sifat Yang Halus dan Lembut

Keunggulan pertama dari bahan wolfis yaitu memiliki tekstur kain halus dan lembut. Tidak hanya itu saja, bahan wolfis juga lentur dan tidak kaku. Hal tersebut yang menjadi alasan mengapa banyak perusahaan tekstil memproduksi pakaian sehari-hari dengan menggunakan bahan wolfis.

2. Tidak Transaparan

Kelebihan selanjutnya dari bahan wolfis adalah tidak transparan. Oleh karena itu, selain cocok digunakan sebagai bahan baku pembuatan pakaian sehari-hari, bahan wolfis juga sangat sesuai untuk membuat pakaian muslimah.

Mengingat bahwa setiap muslimah biasanya lebih nyaman ketika mengenakan pakaian yang dapat menutupi tubuh dengan baik sehingga tidak menampakkan auratnya.

3. Memiliki Harga Yang Sangat Terjangkau

Bahan wolfis termasuk bahan kain dengan harga yang paling murah jika dibandingkan dengan bahan lainnya. Kalian tidak perlu merogoh kocek dalam untuk membawa pulang bahan wolfis. Harganya mulai dari Rp27.000,00 hingga Rp30.000,00 saja per meter. Kalian pun dapat membeli bahan wolfis di toko-toko kain yang ada di kota kalian atau bahkan di marketplace atau e-commerce.

4. Tersedia Dalam Berbagai Pilihan Warna

Bahan wolfis memiliki beraneka ragam pilihan warna. Sehingga tidak akan susah untuk membuat kreasi pakaian menggunakan bahan wolfis. Karena bisa disesuaikan dengan pilihan warna yang banyak tersedia.

5. Mudah Untuk Diperoleh

Jika kalian tertarik untuk menjahit pakaian sendiri dengan bahan wolfis, maka jangan khawatir. Karena bahan ini sangat mudah untuk ditemukan. Di setiap toko kain pasti memiliki bahan wolfis sebagai bahan kain andalan di tokonya. Jika kalian malas untuk bepergian, maka bisa menggunakan opsi membeli secara online melalui e-commerce.

6. Memiliki Tekstur Kain Yang Flowy

Sifat flowy yang dimaksud di sini adalah jatuh mengikuti bentuk tubuh ketika dikenakan. Sifat bahan wolfis yang ringan memberikan efek jatuh sehingga sangat nyaman untuk dikenakan bahkan ketika sedang aktif bergerak sekalipun.

Kekurangan Bahan Wolfis

Bahan wolfis tidaklah sempurna. Karena bahan ini sejatinya diciptakan oleh manusia biasa sehingga tentu saja tetap memiliki beberapa kekurangan. Berikut akan disebutkan kekurangan-kekurangan apa saja yang dimiliki oleh bahan wolfis.

1. Sangat Mudah Untuk Dikreasikan Dalam Berbagai Warna

Meskipun dengan sifat bahan wolfis yang fleksibel untuk dikreasikan dalam bermacam-macam warna adalah sebuah keunggulan, namun ternyata hal tersebut dapat menjadi boomerang tersendiri yang menjadikannya sebuah kelemahan. Hal tersebut dikarenakan selalu ada kemungkinan bahwa kalian akan menjumpai warna bahan wolfis yang berbeda antar toko meskipun penamaan dari warna tersebut adalah sama.

Sebagai contoh, kalian ingin membuat pakaian dari bahan wolfis. Lalu kalian membeli bahan wolfis dengan ukuran 3 meter. Ternyata ukuran 3 meter ini masih kurang untuk bahan pakaian. Dan ketika kalian memutuskan untuk membeli kembali bahan wolfis dengan sebutan warna yang sama pada toko berbeda, terdapat kemungkinan adanya perbedaan warna. Meskipun mungkin perbedaan warnanya hanya sedikit pada bagian gradasi atau lainnya. Tetapi tetap saja akan mempengaruhi estetika pakaian ketika dikenakan.

2. Memiliki Tingkat Ketebalan Yang Rumit

Tidak seperti bahan kain lainnya yang hanya memiliki satu jenis ketebalan, bahan wolfis hadir dengan bermacam-macam tingkat ketebalan yang berbeda.

Mulai dari yang paling tebal hingga paling tipis, bahkan ada yang mendekati transparan. Hal tersebut sangat rumit bagi pembeli. Karena mereka harus teliti dan saksama ketika hendak membeli bahan wolfis agar memperoleh tingkat ketebalan yang sesuai dengan keinginan.

Cukup Panas Ketika Dikenakan

banner-promo-gramedia

Salah satu kekurangan dari bahan wolfis adalah akan memberikan efek cukup panas ketika dikenakan pada cuaca panas. Karena meskipun bahan wolfis mampu menyerap keringat, tetapi kemampuan tersebut tidak cukup baik. Sehingga pakaian dengan bahan wolfis tidak cocok digunakan untuk orang yang memiliki mobilitas tinggi dan aktif bergerak.

 

Rekomendasi Buku Menjahit

Yuk Jahit Baju Sendiri – Cardigan Kimono

Yuk Jahit Baju Sendiri - Cardigan Kimono

Yuk Jahit Baju Sendiri – Cardigan Kimono

tombol beli buku

Untuk menambah gaya tampilan berbusana salah satunya kita bisa kenakan outer. Salah satu outer yang bisa kita kenakan adalah cardigan. Cardigan yaitu semacam jacket yang terbuka di bagian depan. Bisa diberi kancing bisa tidak. Model dan warnanya beraneka ragam. Cardigan sangat fleksibel, bisa dikenakan siapa saja berbagai usia, dan cocok untuk dalam kesempatan formal maupun nonformal. Cardigan kimono adalah cardigan berbentuk huruf ‘T’ mirip seperti kimono Jepang. Orang yang mengenakan cardigan kimono akan tampak fashionable. Dan bagaimana kalau kali ini Anda membuat dan menjahitnya sendiri? Iya, kenapa tidak? Ternyata mudah dan cepat! Bahannya mudah didapat dan tidak mahal, bisa Anda pilih yang Anda suka baik jenis bahan, motif, dan warnanya. pembuatannya juga begitu simpel dan tidak memakan banyak waktu, hanya memerlukan waktu 1 jam saja sejak memotong kain hingga menjahitnya. Jika tidak punya mesin jahit, jahit tangan pun jadi. Bahkan bagi para pemula yang belum pernah menjahit baju sendiri akan bisa melakukannya. Keren khan? Di buku ini tersaji sekitar 13 model cardigan kimono, masing-masing dilengkapi dengan ilustrasi skema pola, cara memotong kainnya sesuai model dan cara menjahitnya. Ukurannya All size bisa dikenakan untuk semua ukuran dari yang ukuran badan ‘S’ sampai ‘4 L’.

 

Yuk Jahit Baju Sendiri: Outer Tanpa Lengan

Yuk Jahit Baju Sendiri: Outer Tanpa Lengan

Yuk Jahit Baju Sendiri: Outer Tanpa Lengan

tombol beli buku

Menjahit sendiri baju yang kita imnginkan pastinya mengasyikkan, bahkan ada rasa bangga. Yuk kita buat sendiri, dengan hanya beberap alangkah And abisa mewujudkannya. beberapa kreasi outer tanpa lengan yang ada di dalam buku ini bisa segera Anda praktkkan. Yuk!.

 

Yuk Jahit Baju Sendiri: Aneka Celana Panjang

Yuk Jahit Baju Sendiri: Aneka Celana Panjang

Yuk Jahit Baju Sendiri: Aneka Celana Panjang

tombol beli buku

Jenis Bahan Wolfis

Berikut akan dijabarkan berbagai jenis yang dimiliki oleh bahan wolfis. Dengan mengetahui berbagai pilihan jenis bahan wolfis, diharapkan kalian dapat membedakannya untuk menyesuaikan dengan kebutuhan. Silakan disimak!

Bahan Wolfis Grade A

Bahan wolfis jenis grade A merupakan jenis yang cukup bagus di antara jenis lainnya. Jenis ini memiliki tekstur kain yang paling halus. Selain itu, bahan wolfis grade A memiliki sifat paling flowy jika dibandingkan dengan jenis lainnya. Kekurangan dari bahan wolfis grade A adalah harganya yang cukup mahal.

Bahan Wolfis Grade B

Bahan wolfis grade B memiliki kualitas di bawah grade A. Tekstur kain yang dimiliki kurang halus dan karakter bahannya kurang flowy.

Bahan Wolfis Grade C

Bahan wolfis grade C memiliki tekstur kain yang paling kasar jika dibandingkan dengan jenis lainnya. Namun tentu saja harga dari grade C adalah yang paling ekonomis dan murah daripada grade B dan grade A.

Bahan Wolfis Premium

Bahan Wolfis PremiumBahan wolfis premium (sumber: https://www.mizutex.com/)

Bahan wolfis jenis premium adalah yang paling bagus. Jenis ini berada di atas grade A. Karakteristiknya adalah serat kainnya kokoh, rapi, halus, rapat, dan bahannya terasa lembut dan halus ketika diraba. Bahan wolfis premium sangat ringan namun tetap tidak licin dan tidak menerawang ketika dikenakan.

Namun kekurangan dari bahan wolfis premium adalah bahannya cukup tipis dan tidak dapat menyerap keringat. Selain itu, harganya paling mahal dibanding jenis lainnya, yaitu berkisar di angka Rp30.000,00 per meter.

 

Bahan Wolfis Standar

Bahan Wolfis StandarBahan wolfis standar (sumber: https://www.mizutex.com/)

Bahan wolfis yang paling banyak dijual di pasaran adalah jenis standar. Bahan wolfis standar memiliki harga yang sangat murah, yaitu hanya berkisar Rp20.000,00 saja per meternya.

Namun jenis ini memiliki cukup banyak kekurangan, contohnya serat kain yang kurang rapi, kurang kokoh, dan terasa licin ketika disentuh. Selain itu, jenis ini memiliki tekstur kain yang sangat tipis serta cukup menerawang apabila dikenakan. Bahannya pun tidak dapat menyerap keringat dengan baik.

Kegunaan Bahan Wolfis

Bahan wolfis sangatlah serbaguna dan telah populer digunakan. Produk-produk bahan wolfis sangat beragam sekali sehingga bahan ini tidak akan terdengar asing bagi pecinta fashion, pengusaha tekstil, pemilik toko kain, ataupun fashion designers. Berikut akan disebutkan produk-produk pakaian yang menggunakan bahan wolfis sebagai bahan bakunya.

  1. Hijab
  2. Abaya
  3. Shawl
  4. Gamis Syar’i
  5. Khimar
  6. Dress
  7. Celana
  8. Kulot
  9. Rok
  10. Dan lain sebagainya

Nah, cukup sampai sini pembahasan tentang bahan wolfis. Kalian telah mengetahui secara detail mulai dari pengertian bahan wolfis, karakteristik, ciri, jenis, kelebihan, kekurangan, cara merawat, hingga produk-produk apa saja yang menggunakan bahan wolfis sebagai bahan bakunya. Jangan lupa baca dan ikuti terus artikel-artikel terbaru terbitan Gramedia karena akan ada topik menarik dan up to date yang akan dibahas. Sampai jumpa!

Layanan Perpustakaan Digital B2B Dari Gramedia

ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah.

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Nandy