Komunikasi Marketing

6 Unsur Iklan yang Wajib Ada Beserta Ciri-Ciri dan Jenisnya

unsur iklan
Written by M. Hardi

Unsur iklan – Iklan adalah salah satu bentuk media promosi yang digunakan untuk dapat menarik perhatian khalayak umum. Pada umumnya, iklan dapat dituangkan dengan menggunakan berbagai macam media, contohnya seperti iklan berupa audio maupun video, iklan baris, dan lainnya.

Namun, tidak sembarangan iklan mampu menarik minat khalayak umum atau memicu perhatian. Oleh karena itu, iklan yang dibuat dan dirilis pada khalayak umum harus melalui beberapa proses. Salah satu prosesnya adalah editing dan mengecek, apakah iklan tersebut sudah sesuai dengan unsur iklan yang baik dan benar atau belum. Sebab unsur iklan dapat menentukan apakah iklan tersebut akan sukses menggaet calon pembeli baru atau atensi dari masyarakat. Oleh karena itu, Grameds perlu mengetahui unsur iklan agar dapat membuat iklan yang baik. Berikut penjelasan lengkapnya.

Pengertian Iklan

unsur iklan

Sumber: Pexels

Sebelum mengulas lebih lanjut tentang unsur iklan, ada baiknya jika Grameds memahami pengertian iklan lebih dulu. Iklan adalah segala bentuk pesan yang ditujukan untuk melakukan promosi ataupun jasa yang disampaikan melalui berbagai macam media tertentu. Pesan tersebut ditujukan pada sebagian besar masyarakat, tujuannya agar masyarakat terpersuasi untuk menaruh perhatiannya pada produk maupun jasa yang diiklankan.

Iklan dijadikan sebagai sarana untuk memperkenalkan suatu produk atau jasa pada calon konsumen. Oleh karena itu, iklan dapat mendorong hasil penjualan produk.

Pengertian Iklan Menurut Para Ahli

Agar lebih jelas memahami tentang iklan, berikut pengertian iklan menurut para ahli.

Kotler dan Amstrong

Iklan adalah sebuah bauran promosi yang dapat memberikan pesan produk untuk masyarakat. Saran untuk memperkenalkan produk ke masyarakat tersebut, bisa melalui berbagai media, baik media cetak, maupun online.

Lebih lanjut, Kotler dan Amstrong menjelaskan bahwa iklan atau periklanan adalah sesuatu hal yang berbeda. Periklanan merupakan segala bentuk biaya yang perlu dikeluarkan sponsor untuk melakukan sebuah presentasi serta promosi yang sifatnya non pribadi dalam bentuk gagasan, barang, atau jasa.

Supriyanto

Supriyanto menjelaskan bahwa iklan adalah suatu upaya promosi ide, barang dari perusahaan maupun jasa yang perlu dibayarkan oleh sponsor. Pihak sponsor merupakan pihak yang bersedia untuk menjalin kerja sama untuk membuat promosi tersebut terwujud.

Durianto

Menurut Durianto, iklan merupakan seluruh bentuk aktivitas yang bertujuan untuk menghadirkan serta mempromosikan barang, ide maupun jasa secara non personal yang dibayar oleh sponsor tertentu.

Sutisna

Berbeda dengan Supriyanto dan Durianto, Sutisna berpendapat bahwa iklan adalah sebuah upaya untuk mengarahkan sekelompok orang atau seseorang yang sependapat demi mencapai tujuan tertentu dengan menggunakan media tertentu.

Sementara itu, pemasangan iklan yang dilakukan oleh perusahaan maupun perorangan dapat disebut sebagai periklanan dan orang yang memasang iklan disebut sebagai sponsor yang harus mengeluarkan sejumlah biaya pada media tertentu yang dapat mengiklankan barang maupun jasa tersebut.

Ibnu Sukotjo dan Basu Swastha

Perspektif yang berbeda tentang pengertian iklan datang dari Ibnu Sukotjo dan Basu Swastha. Menurut keduanya, periklanan merupakan bentuk komunikasi non individu yang membutuhkan sejumlah biaya dengan beberapa media yang dilakukan oleh lembaga non laba,baik itu individu maupun perusahaan.

Ada perbedaan pendapat dari Ibnu Sukotjo dan Basu Swastha tentang periklanan, yaitu sponsor memiliki tugas tertentu yaitu untuk menyebarluaskan berita pada khalayak umum, sehingga iklan menjadi sebuah advertensi. Iklan serta periklanan merupakan dua hal yang berbeda. Periklanan cenderung lebih menekankan pada proses, sedangkan iklan lebih menekankan pada berita.

https://www.gramedia.com/products/membuat-berbagai-macam-layout-iklan-dengan-coreldraw-x6?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/membuat-berbagai-macam-layout-iklan-dengan-coreldraw-x6?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

Lingga Purnama

Lingga Purnama mendefinisikan iklan dengan lebih spesifik. Menurut Lingga, periklanan merupakan bentuk dari presentasi non personal maupun massal serta promosi ide, jasa, barang dalam media massa yang dibayar oleh pihak sponsor tertentu.

Shapiro dan Krishnan

Lebih spesifik lagi, Shapiro dan Krishnan menjelaskan tentang pembuatan iklan yang tentu sangat dibutuhkan kreativitas di dalamnya. Iklan harus dibuat dengan kreatif, karena iklan akan mempengaruhi secara positif pada efektivitas iklan serta merek iklan.

Prof. Rhenald Kasali

Menurut guru besar dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Prof. Rhenald Kasali menjelaskan bahwa iklan merupakan suatu pesan yang menawarkan suatu produk maupun jasa yang ditujukan pada khalayak umum dengan menggunakan media tertentu.

Dari pengertian iklan menurut para ahli di atas, maka dapat disimpulkan bahwa iklan adalah sebuah pesan yang berusaha disampaikan secara non personal pada khalayak umum dan pihak sponsor perlu membayar sejumlah harga untuk iklan tersebut.

Ciri-ciri Iklan

unsur iklan

Sumber: Pexels

Grameds, perlu tahu bahwa iklan memiliki ciri-ciri yang cukup spesifik. Di antaranya adalah mengandung kalimat persuasif yang berupa kalimat ajakan, sehingga seseorang akan merasa tergerak usai melihat iklan tersebut. Selain itu, iklan juga harus memuat unsur-unsur iklan tertentu seperti informatif dan komunikatif.

Bukan hanya itu, iklan biasanya juga mengikuti tren yang ada di masyarakat serta sosial media. Contohnya, dengan mengikuti trending topik dari pembicaraan maupun memiliki konsep-konsep yang unik. Tujuannya tentu agar mudah menarik perhatian khalayak umum. Dalam hal ini, tren yang biasa digunakan, seperti kata-kata yang sering diucapkan, suatu kejadian atau fenomena, dan sebagainya.

Biasanya, iklan akan memadukan beberapa unsur sekaligus contohnya seperti unsur gambar, teks, video hingga musik dalam satu iklan. Perpaduan unsur ini akan membuat iklan tersebut semakin menarik. Lalu, pemilihan warna yang digunakan dalam iklan juga menjadi hal penting, karena warna-warna tertentu akan memikat mata dan menarik perhatian.

Agar lebih jelas tentang ciri-ciri iklan, berikut penjelasannya.

Menggunakan Kata yang Singkat

Iklan harus dibuat oleh copywriter atau pembuat iklan dengan cara yang sangat selektif, terutama terhadap diksi atau pemilihan kata. Ciri iklan yang pertama adalah menggunakan kata yang singkat, akan tetapi tetap sopan, logis serta menarik.

Menggunakan Diksi yang Memiliki Sifat Sugesti

Iklan memiliki ciri menggunakan diksi yang bersifat sugesti atau dapat mempengaruhi orang lain. Dengan kata lain, diksi yang digunakan dalam iklan berbentuk ajakan kepada masyarakat. Meskipun, ajakan yang ada dalam iklan ini tidak dapat dilihat secara langsung, tetapi dalam penulisan materi iklan, ada yang disebut dengan hard selling serta soft selling.

https://www.gramedia.com/products/retorika-visual-fotografis-dalam-iklan-koran?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/retorika-visual-fotografis-dalam-iklan-koran?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

Bersifat Informatif

Ada unsur penting yang harus ada dalam iklan dan menjadi salah satu ciri iklan. Selain menggunakan diksi yang bersifat ajakan, iklan juga harus informatif serta menonjolkan informasi. Baik itu, tentang produk atau jasa yang diiklankan atau pesan moral yang ingin disampaikan oleh pihak sponsor.

Memiliki Target

Ciri keempat dari iklan adalah dibuat sesuai dengan target sasaran. Contohnya, iklan tentang produk susu, maka iklan tersebut ditujukan atau memiliki target pada orang tua yang memiliki anak dan sedang dalam proses masa pertumbuhan.

Jenis-jenis Iklan

unsur iklan

Sumber: Pexels

Berdasarkan Unsurnya

Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, bahwa iklan memiliki salah satu unsur yaitu soft selling dan hard selling. Kedua unsur ini digunakan bergantung kebutuhan serta keinginan dari pembuat iklan. Selain itu, unsur-unsur iklan tertentu juga dapat digunakan sesuai dengan jenis iklan untuk mencapai tujuan tertentu. Berikut penjelasannya.

Iklan Informatif

Jenis iklan pertama adalah iklan informatif. Iklan informatif adalah iklan yang memiliki fokus untuk membangun edukasi pada calon konsumen yang berkaitan dengan produk. Memberikan informasi mengenai manfaat serta kegunaan dari produk yang diiklankan. Iklan informatif lebih menekankan pada daya guna serta manfaat dari produk yang akan dijual pada khalayak umum.

Contohnya, seperti produk vitamin, maka untuk menonjolkan produk vitamin tersebut, pembuat iklan harus menjelaskan secara informatif terkait kandungan serta manfaat dari vitamin.

Iklan Membujuk

Iklan membujuk atau persuasive advertising merupakan iklan yang mengajak, mempengaruhi serta menggiring calon konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan secara soft selling atau secara halus.

Jenis iklan membujuk, biasanya digunakan untuk perusahaan yang memiliki tingkat persaingan yang cukup tinggi pada penjualan produk maupun pada brand-brand tertentu.

Indikasi iklan membujuk dapat ditengarai dengan cara membandingkan suatu produk dengan produk lainnya. Hal ini dilakukan guna mengetahui sejauh apa perbandingan dari satu produk dengan produk lainnya. Contohnya, dengan membandingkan kelebihan produk dari segi harga, atribut dan lainnya.

Ciri-ciri iklan membujuk adalah berisi janji pada calon konsumen, sehingga calon konsumen semakin tertarik untuk membelinya. Contohnya, dengan memberikan diskon dengan nominal yang lebih besar apabila konsumen melakukan pembelian dalam jumlah tertentu.

Reminder Advertising

Iklan mengingatkan atau reminder advertising merupakan iklan yang memberikan peringatan pada calon konsumen tentang produk yang dipasarkan. Bentuk peringatan dalam iklan mengingatkan ini tidak selalu negatif, akan tetapi juga bisa mengingatkan pada peniruan produk yang sama maupun peringatan tentang tipuan yang mengatasnamakan produknya.

Pada umumnya, jenis iklan yang satu ini lebih sering digunakan untuk mengiklankan produk yang sifat produknya cepat kadaluarsa. Contohnya, seperti jangan membanting barang, menghindari benda tertentu. Ada pula iklan yang mengingatkan seperti penjualan obat-obatan tertentu, sehingga pembeli dapat mengetahui obat yang akan kedaluwarsa.

Berdasarkan Bentuknya

Jenis-jenis iklan juga dapat dibedakan berdasarkan bentuknya, seperti pemberitahuan, penawaran dan lainnya. Berikut penjelasan tentang jenis-jenis iklan berdasarkan bentuknya.

Iklan Pengumuman atau Pemberitahuan

Iklan pengumuman atau pemberitahuan biasanya dibuat untuk menarik perhatian khalayak umum dengan target atau sasaran tertentu dengan sebuah informasi maupun pemberitahuan. Contohnya, seperti iklan berita duka cita atau iklan reuni alumni kampus tertentu.

Iklan Niaga atau Penawaran

Jenis iklan yang kedua adalah iklan yang ditujukan untuk menawarkan produk maupun jasa pada konsumen. Contohnya, iklan penawaran produk pakaian, kosmetik, parfum, tas, dan lain-lain. Selain itu, Iklan penawaran pada bidang jasa, seperti jasa kurir, jasa bersih-bersih rumah atau yang lain.

Iklan Layanan Masyarakat

Tujuan dari jenis iklan layanan masyarakat adalah untuk memberikan informasi serta edukasi pada masyarakat mengenai isu-isu tertentu. Iklan layanan masyarakat biasanya dibuat oleh pemerintah maupun organisasi non profit. Contohnya, seperti larangan penggunaan narkotika serta penggunaan masker ketika masa pandemi Covid-19.

https://www.gramedia.com/products/iklan-layanan-masyarakat-1?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/iklan-layanan-masyarakat-1?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

Iklan Media Cetak

Iklan media cetak biasanya dipasang pada media yang menggunakan teknik cetak atau printing. Entah itu berupa sablon, laser atau letterpress. Contoh dari iklan media cetak adalah surat kabar, majalah, poster hingga tabloid.

Iklan Media Elektronik

Sesuai dengan namanya, iklan media elektronik memanfaatkan media dengan basis perangkat elektronik, contohnya seperti radio, televisi, film hingga media digital interaktif seperti internet. Berikut beberapa iklan elektronik.

  • Iklan digital merupakan iklan yang ditampilkan pada media digital di berbagai macam media online yang memiliki banyak pengunjung. Beberapa jenis iklan yang ada di media digital di antaranya adalah email ads, contextual ads, social media ads, sponsorship, banner ad, website, classified ads dan lain sebagainya.
  • Iklan televisi adalah iklan yang ada di media televisi dan memiliki beberapa unsur sekaligus seperti gambar, gerak, teks, dan suara, sehingga jauh lebih menarik bagi calon konsumen. Contohnya dari iklan televisi adalah running text backdrop, credit title, ad lib, promo ad, live action, sponsor program, animation, stop action, musik dan superimposed.
  • Iklan film adalah iklan yang ditayangkan pada media film dan dapat dilihat ketika seseorang menyaksikan sebuah film. Bisanya iklan akan tayang sebelum, di tengah maupun di akhir film dengan bentuk iklan live action atau credit title serta endorsement.
  • Iklan radio merupakan iklan yang hanya bisa didengarkan saja dan tidak bisa dilihat, sebab iklan radio berbentuk suara. Contohnya, seperti iklan spot, ad lib serta sponsor program.
  • Iklan luar ruang merupakan iklan yang berada di luar ruangan serta posisinya dapat dilihat oleh khalayak ramai. Contohnya, seperti outdoor standar, mobile billboard, iklan transit, display dan lain sebagainya.

Unsur-unsur Iklan

unsur iklan

Sumber: Pexels

Suatu perusahaan mengiklankan produk atau jasanya untuk mencapai tujuan tertentu seperti mendapatkan perhatian dari masyarakat serta menarik konsumen baru. Namun, untuk mencapai tujuan iklan tersebut, maka pembuat iklan harus memenuhi unsur iklan terlebih dahulu, berikut penjelasannya.

Menggunakan Kalimat Deskriptif

Kalimat deskriptif adalah kalimat yang memiliki fungsi untuk menjelaskan suatu produk serta layanan yang akan diiklankan. Kalimat deskriptif perlu disusun dengan sangat efisien, sehingga tidak menimbulkan kesan bertele-tele. Kalimat persuasif merupakan salah satu unsur paling penting dari iklan karena kalimat persuasif ini berfungsi untuk membujuk orang agar menggunakan suatu produk maupun layanan yang sedang diiklankan.

Perhatian atau Attention

Perhatian atau attention adalah unsur kedua dalam iklan. Iklan yang dibuat dengan baik akan mampu menarik perhatian khalayak umum. Oleh sebab itu, pembuat iklan membutuhkan ide kreatif agar masyarakat yang melihat tersebut cukup tertarik untuk membeli maupun menggunakan jasa yang diiklankan.

Minat atau Interest

Setelah pembuat iklan berhasil menarik perhatian dari masyarakat, langkah selanjutnya adalah iklan tersebut harus mampu menarik minat atau keinginan dari calon konsumen untuk mencari tahu tentang produk atau bahkan membeli produk tersebut. Unsur ini harus ada karena tanpa adanya minat para dari konsumen, maka suatu iklan akan berjalan sia-sia.

Keinginan atau Desire

Keinginan atau desire merupakan unsur iklan yang berfungsi untuk menggerakan hati atau keinginan calon konsumen. Unsur iklan yang keempat ini memiliki kaitan dengan segmen serta preferensi dari masyarakat yang dijadikan sebagai target market atau sasaran iklan.

Rasa Percaya atau Conviction

Rasa percaya atau conviction merupakan unsur dalam iklan yang berfungsi untuk mendapatkan rasa percaya dari calon konsumen. Maka dari itu, iklan harus dibuat untuk mencapai suatu tujuan tertentu, seperti untuk memberikan edukasi dan bukannya menipu. Oleh karena itulah, pembuat iklan harus membuat iklan produk atau jasa yang sesuai dengan kenyataan dan tidak melebih-lebihkannya.

Rasa Percaya

Salah satu unsur iklan yang paling penting adalah menimbulkan rasa percaya pada calon konsumen. Meskipun iklan tersebut adalah iklan membujuk yang memberikan janji. Akan tetapi, pembuat iklan tidak boleh melebihkan khasiat atau manfaat dari produk atau jasa yang diiklankan. Dengan menimbulkan rasa percaya ini pula, maka perusahaan akan lebih mudah mendapat konsumen yang loyal.

https://www.gramedia.com/products/panduan-aplikatif-dan-solusi-bikin-web-iklan-komersial-berbasis-wordpress?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

https://www.gramedia.com/products/panduan-aplikatif-dan-solusi-bikin-web-iklan-komersial-berbasis-wordpress?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

Itulah beberapa unsur iklan yang harus ada dalam iklan, sehingga iklan yang dibuat dapat mencapai tujuan yang diinginkan oleh pihak sponsor. Jika Grameds ingin mengetahui lebih lanjut tentang iklan atau pemasaran, maka Grameds dapat mengetahui informasinya lebih lanjut dengan membaca buku. Sebagai #SahabatTanpaBatas, Gramedia.com tentu saja menyediakan buku-buku terkait iklan dan pemasaran. Jadi jangan ragu untuk beli bukunya di Gramedia.com dan bersama Gramedia jadikan hidupmu #LebihDenganMembaca!

Penulis: Khansa

Baca juga:



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien