Uncategorized

Apa Itu Marketing? Strategi, Fungsi dan Cara Menjadi Marketer

apa itu marketing
Written by Umam

Apa itu Marketing? – Apakah Anda tahu bahwa marketing adalah salah satu ujung tobak dri sebuah bisnis maupun perusahaan? Dengan melakukan strategi marketing yang tepat, maka bisnis akan memperoleh omset yang maksimal. Terlebih lagi jika perusahaan tersebut bisa memiliki strategi marketing sesuai dengan niche bisnisnya.

Nah, mungkin banyak dari kita yang bertanya-tanya terkait apa saja strategi yang dapat digunakan dan bagaimana cara menjadi marketing yang handal? Jangan khawatir, karena di artikel kali ini kita akan membahas mengenai apa itu marketing dan berbagai strategi di dalamnya serta bagaimana cara menjadi marketing handal untuk bisa mendongkrak omset bisnis.

Apa Itu Marketing?

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai strategi marketing, mari kita pahami dulu mengenai definisi dari marketing itu sendiri. Jadi, marketing adalah sebuah upaya untuk memperkenalkan produk kepada para pelanggan. Upaya tersebut dilakukan dengan beberapa cara, seperti promosi, distribusi, penjualan, dan juga strategi pengembangan produk itu sendiri.

Disini, marketing memiliki peran yang sangat penting dalam mengembangkan sebuah bisnis. Dapat dikatakan bahwa tidak akan ada bisnis yang sukses tanpa adanya upaya marketing yang tepat. Sebab, dengan adanya marketing, perusahaan atau bisnis bisa memperoleh beberapa manfaat berikut ini:

a. Penjualan meningkat
b. Dapat menjadi jembatan untuk membangun hubungan baik dengan pelanngan
c. Salah satu media untuk melakukan branding
d. Sarana untuk mengembangkan produk

Di dalam praktinya, marketing kerap kali dimulai dengan cara melakukan riset pasar dan juga analisa kebutuhan pelanggan sesuai dengan buyer persona mereka. Akan tetapi, meski keduanya adalah hal yang dapat terus dilakukan, namun kita juga harus terus menggunakan strategi marketing yang berbeda-beda sesuai dengan perkembangan zaman.

Beli Buku di Gramedia

Strategi Marketing Terbaru Untuk Bisnis

Berikut ini adalah beberapa strategi marketing yang dapat digunakan dan dipilih sesuai dengan kebutuhan bisnis masing-masing:

1. Marketing Mix

Strategi marketing yang pertama adalah marketing mix. Strategi yang satu ini merupakan sebuah strategi marketing yang biasanya digunakan untuk mencapai suatu target tertentu. Marketing mix merupakan strategi marketing yang paling sering digunakan oleh para pelaku bisnis, baik itu bisnis pemula ataupun bisnis yang sudah mulai berkembang.

Pada dasarnya, marketing ini mempunyai tujuh elemen dasar yaitu, price, product, promotion, place, people, physical evidnece, dan process. Untuk menggunakan strategi marketing ini, kita akan memulainya dengan merancang sebuah produk terbaik yang diperlukan oleh konsumen dan harus dipastikan bahwa harganya terjangkau. Selain itu kita juga perlu membuat produk yang bisa terus eksis dengan berbagai upaya promosi. Jadi intinya, ketujuh elemen di atas harus tetap kita terapkan supaya bisa memperoleh hasil marketing terbaik.

2. Marketing Viral

Jenis marketing yang satu ini merupakan strategi marketing yang dilakukan dengan cara memanfaatkan audiens untuk menyebarkan informasi tentang produk yang akan dipromosikan. Strategi marketing tersebut dapat menjadi pilihan untuk mendongkrak kepopuleran bisnis dalam jangka waktu yang cepat.

Mengapa sebuah bisnis perlu menggunakan viral marketing? Karena strategi yang satu ini memiliki banyak sekali keunggulan. Pertama yaitu kita bisa menghemat biaya untuk promosi. Kemudian yang kedua, marketing ini akan menjangkau audiens yang lebih luas. Sehingga bisa menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan brand awareness dengan efektif. Dengan menggunakan strategi ini, kemungkinan besar produk yang dipromosikan akan diulas di berbagai media, karena keviralan tersebut.

Lalu, bagaimana cara untuk memaksimalkan penggunaan dari strategi yang satu ini? Hal utama yang perlu diperhatikan adalah pastikan bahwa kita harus memahami target audiens yang tepat sesuai dengan produk yang ditawarkan. Selain itu, ciptakan sebuah informasi yang berkualitas dan juga emosional. Supaya banyak orang yang mau membagikannya.

3. Guerilla Marketing

Guerilla marketing merupakan salah satu strategi marketing yang dilakukan dengan cara promosi unik dan berkesan di mata konsumen. Bahkan tidak jarang, strategi ini membuat konsumen terkejut dengan gebrakan baru yang dilakukan oleh suatu brand. Misalnya saja, aksi skydiving yang dilakukan untuk mempromosikan produk Red Bull.

Lalu, mengapa sudah banyak bisnis yang menggunakan strategi marketing ini? Sebab, secara anggaran yang digunakan tergolong lebih hemat karena fokus promosi memang ada di kreatifitasnya. Kemudian strategi marketing tersebut juga lebih mudah untuk dilakukan karena terkesan unik untuk dibangun. Lalu yang terakhir, marketing ini sangat berkesan bagi calon pelanggan yang menyaksikan aksi promosi produk tersebut.

Untuk menerapkan guerilla marketing, kita perlu terus mencari ide kreatif untuk mengenalkan produk-produk yang akan dipromosikan. Selain itu, usahakan untuk memahami audiens supaya kesan yang dibangun menjadi lebih kuat. Kemudian, kita juga perlu membuat sebuah pesan singkat dan jelas mengenai promosi yang dilakukan.

4. Trend Marketing

Trend marketing merupakan strategi promosi produk yang dilakukan dengan cara mempelajari trend terbaru yang ada di masyarakat. Sebagai pemilik bisnis, sebaiknya kita tidak melewatkan untuk mencoba strategi marketing ini. Karena dengan adanya berbagai trend promosi yang terus berubah, penting untuk selalu memanfaatkan trend terbaru dalam mempromosikan produk bisnis.

Terdapat banyak sekali trend marketing yang sudah cukup populer sampai saat ini. Beberapa diantaranya yaitu penggunaan AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan guna memahami keinginan konsumen. Salah satu hal yang bisa kita lakukan yaitu dengan menggunakan Google Voice Search. Tak hanya itu saja, ada juga Chatbot yaitu layanan live chat untuk para konsumen dengan menggunakan aplikasi yang dapat meningkatkan kecepatan interaksi dengan konsumen secara langsung.

5. Experiential Marketing

Experiential marketing merupakan strategi marketing yang dilakukan dengan cara mengajak para konsumen untuk merasakan pengalaman menggunakan produk kita. Strategi tersebut dianggap efektif karena konsumen diajak untuk mengetahui secara langsung kualitas produk yang ditawarkan. Terdapat lima jenis experiential marketing yang dapat kita lakukan.

Mulai dari pameran produk, menggelar sebuah event, mengadakan seminar, berbagi pengalaman imersif melalui Virtual Reality, dan mempromosikan generated content. Di dalam penerapannya, ada beberapa strategi yang bisa dilakukan untuk menjalankan experiential marketing.

Pertama yaitu menentukan tujuan promosi dengan jelas, seperti untuk membangun brand awareness atau lainnya. Kedua yaitu dengan membagikan pengalaman nyata yang tidak dibuat-buat. Ketiga yaitu meminta feedback dari para konsumen yang telah menggunakan produk kita.

6. Email Marketing

Email marketing adalah salah sara promosi digital yang bertujuan untuk menawarkan produk kepada calon pelanggan melalui email mereka. Mengapa strategi yang satu ini menarik untuk dilakukan?

a.Biaya yang diperlukan relatif kecil namun hasilnya maksimal.
b. Memiliki jangkauan yang luas dan diprediksi akan ada lebih banyak lagi orang yang menggunakan email.
c. Lebih dari 90 persen orang mengecek email setiap harinya.
d. Lebih efektif dibandingkan dengan media sosial.
e. Lebih mudah menjangkau konsumen.
f. 86 persen konsumen mau menerima email promosi dari produk langganan mereka.

Beli Buku di Gramedia

Fungsi Dari Marketing Perusahaan

Berikut ini adalah beberapa fungsi marketing dalam sebuah perusahaan yang jarang diketahui:

1.Fungsi Pertukaran

Di dalam dunia marketing, konsumen bisa bebas untuk memilih produk dari brand mana saja dan menukarnya dengan uang atau dapat menukar produk dengan produk sendiri.

2. Fungsi Distribusi Fisik

Fungsi dari marketing salah satunya yaitu sebagai distribusi fisik dengan cara memindahkan produk dengan diangkut dan menyimpan produk tersebut. Produk-produk yang telah dimiliki oleh perusahaan akan didistribusikan kepada para konsumen. Baik melalui laut, udara, atau darat. Dalam hal tersebut, penyimpanan produk dilakukan supaya produk tetap terjaga pasokannya di pasar. Sehingga tidak akan terjadi kelangkaan ketika dibutuhkan oleh konsumen.

3. Fungsi Perantara

Untuk dapat memberikan produk hingga ke tangan konsumen, seorang marketinglah yang akan menghubungkannya dari pihak produsen ke pihak konsumen.

4. Fungsi Lainnya

Fungsi lain dari marketing tak hanya sebagai pertukaran, perantara, ataupun distribusi fisik saja. Tapi masih ada fungsi lainnya yang dimiliki oleh seorang marketing handal berdasarkan manajemen pemasarannya, antara lain:

a.Marketing Sales

Tugas utama dari marketing sales adalah menghasilkan penjualan dari produk yang dimiliki oleh sebuah perusahaan. Sehingga perusahaan memperoleh keuntungan dari setiap produk yang dijual.

b. Marketing Promosi

Marketing mempunyai tugas untuk mengenalkan sebuah produk kepada para calon konsumen secara umum supaya produk yang ditawarkan bisa lebih terkenal.

c. Marketing Riset dan Pengembangan

Marketing mempunyai tugas untuk mencari sebuah informasi dari sebuah produk yang diperlukan oleh konsumen. Selain itu, marketing juga perlu melakukan pengembangan produk yang sudah ada. Kemudian melaporkannya kepada perusahaan supaya segera dilakukan perbaikan atau tindal lanjut.

d. Marketing Communication

Marketing mempunyai tugas untuk membuat hubungan baik antara produsen dan konsumen, perusahaan dan masyarakat sekitar, dan perusahaan pada pihak yang berkaitan dengan bisnisnya.

Beli Buku di Gramedia

7 Tips Cara Sukses Menjadi Seorang Marketing Handal

Menjadi seorang marketing handal dan sukses tentu akan sangat berpengaruh pada keberhasilan bisnis. Sebab, marketing mempunyai fungsi untuk mencari, memperoleh, mempertahankan, dan juga memperbanyak pelanggan serta menguasai pasar. Sementara berapa banyaknya pelanggan yang berhasil digaet oleh marketer sebuah perusahaan tentu hal itu menjadi penentu besar kecilnya pemasukan. Lalu apabila semakin besar pemasukan yang diperoleh, maka perusahaan akan lebih mudah untuk berkembang dan berlaku juga sebaliknya. Berikut ini adalah beberapa cara menjadi marketing handal yang bisa diterapkan:

1.Membuat Strategi Beserta Target Konsumen

Strategi seorang marketing handal harus bisa membuat sebuah konsep promosi yang dapat menarik perhatian konsumen. Contoh yang paling sederhana dan biasa adalah dengan memberikan potongan harga, memberikan bonus untuk pembeli yang melakukan banyak transaksi dan membuat undian berhadiah untuk program event khusus. Kegiatan promosi yang benar adalah dengan melibatkan langsung para calon pelanggan sebagai pesertanya guna membangun loyalitas. Berikut adalah contoh lengkapnya:

#a Mengadakan sebuah acara atau event gerak jalan yang bersponsor
#b Mengadakan event live music yang disertai dengan pengenalan produk

Sedangkan target yang jelas merupakan sebuah poin penting supaya bisa memahami segmen pasar seperti produk bisnis A sebaiknya untuk golongan konsumen apa? Dan lainnya.

2. Memahami Produk Knowledge

Seorang konsumen akan percaya pada kita sebagai seorang marketing jika informasi yang kita sampaikan pada konsumen bisa dijelaskan dengan detail dan mudah untuk dipahami. Untuk membuat konsumen yakin memang tidak mudah. Maka dari itu, sebagai seorang marketing harus memahami dan menguasai barang atau jasa yang ditawarkan. Sampaikan informasi yang akurat dan jelas tentang kelebihan serta kualitas produk kita dibandingkan dengan produk kompetitor. Tapi, kita juga jangan pernah menutupi kekurangan dari produk tersebut. Tapi gunakanlah bahasa yang bisa menggambarkan bahwa seolah-olah kekurangan tersebut masih bisa diatasi dengan opsi lain.

3. Mengetahui Perilaku Konsumen

Perilaku konsumen terdiri dari hal-hal yang bisa kita ketahui melalui karakter konsumen yang akan menjadi target market. Misalnya, komunitas anak, pria, wanita, remaja, maupun masyarakat umum pastinya harus bisa dibedakan secara lebih detail. Bahkan tentang kalangan ekonomi atas dan ekonomi bawah. Cara paling efektif untuk mengetahui perilaku konsumen, kita wajib bisa dan sanggup untuk terjun langsung berbaur dengan mereka untuk beberapa saat. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu kunci mengetahui apa minat dan juga kebutuhan dari para calon konsumen.

4. Memperluas Jaringan Bisnis

Menjalankan sebuah bisnis tentu membutuhkan koneksi yang cukup luas supaya mempermudah kita dalam mendapatkan informasi yang akurat. Peluang apapun bisa diperoleh dengan cepat jika mempunyai jaringan atau koneksi bisnis yang luas. Misalnya saja masalah permodalan, peluang bisnis yang baru, strategi pemasaran yang efektif. Peran dari para ahli marketing dalam hal tersebut yaitu bisa berkomunikasi dengan baik dengan siapa saja dan dari segala macam komunitas walaupun awalnya pasti sangat sulit. Apapun alasannya, semakin luas koneksi bisnis yang dibangun, maka semakin luas juga peluang uang akan tercipta untuk mendapatkan calon konsumen baru.

5. Memperhatikan Respon Konsumen

Respon dari pelanggan memang akan selalu berbeda terhadap produk yang ditawarkan oleh seorang marketing. Jika memperoleh respon yang baik dari pelanggan, jangan pernah lupa untuk menjadikannya sebuah testimoni supaya bisa diserap oleh para calon pelanggan baru. Hal tersebut nantinya akan menjadi bukti nyata terkait kualitas produk kita. Namun jika mendapatkan respon yang buruk, maka jadikan hal itu sebagai bahan evaluasi dan strategi untuk membenahi teknik promosi serta pemasaran yang sedang dilakukan.

Beli Buku di Gramedia

6. Selalu Bersikap Optimis

Kegiatan dari seorang marketing tidak akan luput dari berbagai macam rintangan dan juga hambatan. Sudah banyak orang yang gagal dan tidak sanggup untuk menghadapi situasi tersebut. Dikejar target oleh pihak perusahaan dan memperoleh penolakan dari banyak pelanggan hanyalah bagian yang paling umum dan harus siap dihadapi. Diluar dua masalah di atas, sebenarnya masih ada banyak sekali rintangan lainnya untuk seorang marketing yang harus diantisipasi. Marketer harus siap secara mental, tanggung jawab, ekonomi pribadi, dan lainnya. Supaya bisa menjadi seorang marketing handal, memang harus mempunyai sikap optimis dan percaya diri saat menghadapi berbagai karakter konsumen. Tapi jangan pernah memaksakan diri diluar kemampuan supaya kita tidak terlalu hancur saat mengalami kegagalan.

7. Mempunyai Teknologi yang Mendukung

Apapun jenis pekerjaannya, pasti membutuhkan alat komunikasi dan juga transportasi untuk mendukung mobilitasnya. Di era digital oni, para ahli marketing minimal mempunyai gadget yang memadai sebagai sarana menjalin hubungan baik dengan para konsumen atau digunakan untuk mendapatkan informasi yang lebih aktual. Contoh yang paling umum adalah dengan mempunyai smartphone. Dimana media tersebut juga bisa mendukung promosi melalui internet.

Itulah beberapa penjelasan mengenai cara menjadi marketing handal dan beberapa strategi marketing yang bisa digunakan. Bagaimana, apakah kalian siap untuk menjadi seorang marketing handal.

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait Marketing