Kesenian

Tari Serampang Dua Belas: Sejarah, Makna, dan Penampilan

tari serampang dua belas
Written by M. Hardi

Tari Serampang Dua Belas – Ada berbagai kebudayaan dan kesenian pada Suku Melayu, seperti seni tari, seni rupa, seni musik, seni drama, sampai jenis seni lainnya. Adapun, Suku Melayu yang menetap di pesisir daerah Sumatera Timur mempunyai macam-macam tarian. Misalnya, tarian sakral, tari perang, dan tari pergaulan.

Tarian di sana berfungsi sebagai sarana upacara adat atau upacara agama, sarana tontonan, sekaligus pergaulan. Terdapat salah satu tarian populer Suku Melayu, yakni tari Serampang Dua Belas.

Apa itu tari Serampang Dua Belas? Simak ulasan lengkapnya pada artikel ini, Grameds.

Pengetahuan & Teknik Menata Tari Untuk Anak Usia Dini

Tari Serampang Dua Belas

Tarian Serampang Dua Belas dilakukan berpasangan. Tarian ini pun tercipta dari gerak-gerik tari pergaulan, yang berkembang di kalangan istana dan masyarakat secara umum. Berasal dari Sumatera Utara, tarian ini tercipta di tangan salah seorang guru seni, yakni Guru Sauti.
Serampang Dua Belas sendiri sudah dikenal masyarakat sejak tahun 1950-an, dan termasuk sebagai kreasi baru sebagai perwakilan dari Suku Melayu. Tarian yang satu ini pun berkembang semasa kesultanan Serdang.

Disebut Kemdikbud.go.id, nama dari tari Serampang Dua Belas berasal dari gerak tariannya yang ada 12. Tarian ini sendiri menggambarkan kisah cinta sepasang kekasih alias pasangan. Menceritakan tentang dua anak manusia yang saling mencintai, tarian ini diakhiri dengan pernikahan yang memperoleh restu kedua orang tua.

Jadi, jangan kaget jika melihat tari Serampang Dua Belas yang dilakukan secara berpasangan antara laki-laki dan perempuan.

Gerakan-gerakan pada tari Serampang Dua Belas menceritakan kala pertemuan pasangan penari. Setelahnya, gerakan juga mengisahkan cinta meresap, memendam cinta, menggila mabuk kepayang, isyarat tanda cinta, hingga balasan isyarat.

Selanjutnya, tarian sampai pada masa menduga, masih belum percaya, memperoleh jawaban, pinang-meminang, mengantar pengantin, sampai pertemuan kasih.

Sejarah Tari Serampang Dua Belas

Dulunya, tarian ini diciptakan oleh Guru Sauti dengan nama tari pulau sari. Nama tersebut diberikan karena awalnya tarian ini diiringi lagu berjudul Pulau Sari. Para penarinya memperagakan gerakan yang indah dengan banyak pesan yang terkandung di gerakan-gerakan tersebut.

Guru Sauti terus memperkenalkan tari Pulau Sari kepada murid-muridnya, hingga pada 1950-1960-an tari ini mengalami perubahan sesuai dengan gerakannya yang enerjik dan cepat, menjadi tari Serampang Dua Belas.

Konon katanya, asal mula tarian ini adalah perpaduan tari Melayu dan Portugis. Pada masa sebelum itu, dikisahkan beberapa wilayah Indonesia memang mendapat pengaruh dari Portugis. Hal itu termasuk dari segi kebudayaan, dengan gerakan dan irama musik yang mengiringi penari sebagai contoh.

Di Sumatera utara, utamanya di Serdang Bedagai yang merupakan daerah asalnya, tarian ini sangat terkenal. Adapun, Serampang Dua Belas juga sudah dipatenkan hingga menjadi ikon kesenian daerah tersebut.

Perkembangan Tari Serampang Dua Belas

Berbagai macam warisan budaya banyak lahir karena wilayah Nusantara yang luas dan merupakan kepulauan. Setiap daerahnya punya budaya, adat, kepercayaan, bahasa, sampai kesenian yang unik tersendiri dan memperkaya wawasan Nusantara.

Seni tari sendiri merupakan gerakan indah yang merefleksikan tubuh untuk mengungkapkan maksud tertentu. Pastinya, terdapat makna filosofis dan arti tersendiri dari setiap tarian yang bisa kita pelajari.

Kala diciptakan, tari Serampang Dua Belas hanya ditarikan oleh laki-laki. Pasalnya, saat itu wanita tidak boleh menari karena adanya larangan untuk tampil di depan atau di tempat umum.

Namun begitu, dalam perkembangannya, wanita diperbolehkan untuk menari karena tarian ini sendiri menceritakan kisah terkait bertemunya pasangan kekasih. Tentunya, perubahan kebiasaan ini menciptakan dampak baik atas kesetaraan perempuan dan memperkaya warisan budaya di Sumatera Utara.

Dengan diperbolehkannya wanita untuk turut membawakan tari Serampang Dua Belas, tarian ini pun jadi makin terkenal. Kemudian, semakin berkembang dan dilakukan di berbagai acara pementasan tari, tak cuma di saat upacara adat.

Makna dan Fungsi Tari Serampang Dua Belas

tari serampang dua belas

Sumber: Youtube

Sejatinya, tari Serampang Dua Belas berfungsi sebagai tari pertunjukkan yang dapat ditampilkan di acara apa pun, mulai dari upacara adat, acara budaya, sampai hiburan. Tarian yang satu ini juga tentunya memuat makna serta nilai-nilai kehidupan.

Tari Serampang Dua Belas secara garis besar menggambarkan berbagai tahap di mana sepasang kekasih saling mencintai, mulai dari pertemuan sampai ke pelaminan. Terdapat pesan-pesan khusus dalam tarian ini, khususnya sebagai bekal mencari pasangan hidup.

Sd/Mi Buku Interkatif Kl.1 Seni Tari Thn.2022 Kur.Merdeka

https://www.gramedia.com/products/sdmi-buku-interkatif-kl1-seni-tari-thn2022-kurmerdeka?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

Arti Gerakan

Terdapat makna tersendiri di masing-masing gerakan dalam tarian Serampang Dua Belas. Tari ini secara umum menggambarkan percintaan. Cinta itu muncul mulai pandangan pertama sampai ke jenjang pernikahan.

Berikut arti-arti yang terkandung dalam gerakan tari Serampang Dua Belas:

Tari Permulaan

Gerakan berputar dan lompatan kecil mengawali tari Serampang Dua Belas. Pasangan penari saling mengelilingi satu sama lain dan ini menceritakan pasangan yang jatuh cinta saat pandangan pertama. Penari pria seolah menunjukkan rasa penasaran terhadap penari wanita. Meski begitu, sang wanita justru terlihat malu.

Tari Berjalan

Penari berjalan kecil yang diselingi putaran dan badan berbalik menjadi gerakan berikutnya. Gerakan ini punya makna bahwa pasangan mulai merasakan tumbuhnya cinta, tetapi masih cukup ragu untuk mengutarakannya.

Tari Pusing

Gerakan selanjutnya mengisahkan perasaan cinta dari kedua insan yang sudah memuncak. Mulai muncul perasaan gundah dan gelisah, sebab keduanya memendam perasaan yang sama.

Tari Gila

Gerakan melenggak dan melenggok akan dilakukan penari. Mereka mulai terhuyung seperti orang mabuk. Dapat diibaratkan, gerakan tersebut ialah seolah penari tengah dimabuk asmara dan mencapai puncak rasa cinta.

Tari Berjalan Sipat

Pada gerakan ini, penari wanita akan berjalan lenggak-lenggok sembari memainkan mata. Gerakan ini pun menceritakan wanita yang merespon laki-laki, bahwa dirinya juga punya perasaan yang sama.

Tari Goncat-goncet

Di tahap tarian ini, pasangan akan saling menari dan melangkah seirama. Artinya, sang pemuda sudah menerima isyarat dari sang gadis tentang perasaannya.

Tari Sebelah Kaki

Gerakan yang satu ini bermakna bahwa keduanya sudah saling menduga perasaan masing-masing, seperti apakah mereka merasakan cinta yang sama atau tidak. Setelahnya, keduanya saling mengetahui perasaan satu sama lain dengan memadu asmara.

Tari Langkah Tiga

Gerakan melompat 3 kali ke depan atau ke belakang akan dilakukan oleh penari. Arti dari gerakan ini, yakni bahwa pasangan telah yakin bahwa mereka akan hidup bersama. Penari juga merasa bahagia karena masing-masing orang tua mereka telah mengetahui hubungan sepasang kekasih ini.

Tari Melonjak

Pasangan penari akan melakukan gerakan lompat-melompat. Hal ini menggambarkan rasa berdebar yang melanda karena baik sang laki-laki dan sang gadis menunggu restu orang tua mereka.

Tari Datang Mendatangi

Inilah gerakan yang paling ditunggu, yakni tahap datang-mendatangi. Penari pria dan wanita akan saling mendekati antara satu sama lain, yang mempunyai makna proses pinang dari laki-laki.

Tari Rupa-rupa

Rasa gembira yang luar biasa tergambarkan pada gerakan ini. Artinya, ini bercerita tentang proses penghantaran pengantin menuju ke pelaminan.

Tari Sapu Tangan

Tahap terakhir yang ditarikan ialah gerakan menyilangkan sapu tangan. Maksudnya, penari pria dan wanita akan saling mengeluarkan sapu tangan dan menautkannya, kemudian menari bersama. Gerakan ini bermakna lambang cinta mereka yang tak pernah terpisah.

Pola Lantai

Gerakan tarian dan mengatur jarak antar para penari berhubungan dengan pola lantai. Tari Serampang Dua Belas memiliki pola lantai mendatar atau horizontal. Dikutip dari Perpustakaan.id, pola ini melambangkan hubungan antar sesama manusia, bahwa pada dasarnya kita saling membutuhkan bantuan satu sama lain.

Terdapat 12 macam gerakan dalam tarian Serampang Dua belas yang menceritakan proses bertemu jodoh sampai ke pernikahan. Inilah pola lantai yang lebih menjelaskan gerakannya setelah kita mengetahui maksudnya:

  1. Tari permulaan ialah tari yang merupakan permulaan yakni ketika penari melonjak ke kanan dan sesuai dengan tempo lagu. Penari pun menghadap depan seolah tengah memandang sekeliling.
  2. Tari berjalan, merupakan langkah-langkah penari berjalan sesuai dengan ketukan lagu. Bagian inilah yang menunjukkan cinta meresap.
  3. Tari pusing, ini berkisah tentang dorongan maju mundur perasaan, yang terhenti karena keadaan yang tidak baik bagi diri sendiri maupun keadaan sekitar.
  4. Tari gila, adegan ini seolah menggila dan mabuk kepayang. Penari memperagakan gerakan ini dengan melenggak-lenggok terhuyung bak orang mabuk.
  5. Tari berjalan bersifat, menyiratkan tanda cinta. Pemuda yang semakin mabuk cinta mulai mengikuti penari wanita yang berjalan pergi. Balasan isyarat ragam tarian yang satu ini berupa gerakan melonjak yang terhenti. Adapun, gerakannya bisa berganti sampai cerita ketetapan hati. Gerak berjalan seirama dilakukan oleh kedua penari.
  6. Tari sebelah kaki kiri atau kanan, tentang janji yang diikat dan dipadu, erat dan kokoh, hingga tak bisa digugat siapa pun.
  7. Tari langkah tiga melonjak maju mundur, yakni kedua penari bergembira menghibur diri usai janji diikat dan dipadu.
  8. Tari melonjak, yakni janji yang diikat sehidup semati oleh kedua belah pihak. Gerakan tarinya dilakukan berupa lonjakan sebagai simbol penantian jawaban restu.
  9. Ragam 10, gerakan pada tahap ini menggambarkan penari yang saling mendatangi sebagai simbol dari proses pernikahan. Di mana, keduanya masing-masing telah mendapat restu dari orang tua.
  10. Ragam 11, berupa gerakan berjalan aneka cara yang menceritakan proses pengantaran pengantin ke pelaminan. Nuansa ceria diiringkan bersama gerakan tari, menggambarkan rasa syukur atas menyatunya pasangan.
  11. Ragam 12, inilah gerakan yang dilakukan dengan sapu tangan, yang menjadi simbol penyatuan kedua pasangan dalam pernikahan.

Penampilan

tari serampang dua belas

Sumber: Theinsidemag

Terdapat properti dalam tari Serampang Dua Belas, berupa musik pengiring, pakaian penari, sampai sapu tangan. Seperti yang telah dijelaskan, lagu pengiring tarian ini awalnya ialah Pulau Sari, yang diciptakan untuk mencocokkan tempo gaya, busana, dan gerakan tarian.
Inilah penjelasan terkait penampilan atau properti yang terdapat pada tarian Serampang Dua Belas:

Penari

Seperti yang telah tersirat pada bagian awal artikel, penari dari Serampang Dua Belas ialah pria dan wanita secara berpasangan. Tari ini biasanya ditarikan oleh dua pasangan penari atau lebih, tergantung acara yang diselenggarakan. Setiap penari, baik pria maupun wanita, menggunakan pakaian adat khas melayu dengan iringan dan gerakan khas.

Meliputi gerakan berputar, melompat, berjalan kecil, sampai memainkan sapu tangan dan lain sebagainya, gerakan tari yang satu ini cukup bervariasi dan unik. Pementasan tari Serampang Dua Belas pun umumnya ditampilkan dalam 12 babak utama, yang mana tiap babaknya menceritakan romantisme percintaan sepasang kekasih: pertemuan, jatuh cinta, sampai menikah yang dirangkum dalam sebuah pertunjukan.

Musik

Biasanya, pertunjukan tari Serampang Dua Belas diiringi musik tradisional melayu yang terdiri atas rebana, kecapi, dan lain sebagainya. Sementara itu, lagu pengiringnya berjudul Pulau Sari.
Namun, tak jarang pementasan yang menggunakan rekaman atau musik digital saat ini, sebab dianggap lebih mudah dan praktis. Hanya saja, akan lebih nampak kesan kearifan budaya jika kita menggunakan alat musik tradisional.

Kostum

Para penari Serampang Dua Belas mengenakan busana berupa pakaian adat khas Melayu pesisir pantai timur Sumatera. Baju kemeja lengan panjang dan celana panjang akan dikenakan penari pria, dengan dilengkapi atribut peci dan kain yang dikenakan dari pinggang sampai paha.

Sementara itu, penari wanitanya akan memakai baju lengan panjang dan kain panjang di bagian bawah. Penari ini juga mengenakan aksesori berupa penutup dada, hiasan kepala, sampai kain yang dipakai di pinggang.

Penggunaan kostum pun bisa disesuaikan dengan kreasi lain, agar lebih variatif tetapi tetap mengesankan tradisi melayu.

Pentingnya Melestarikan Seni Tari Indonesia

Seni tari merupakan suatu seni yang belajar terkait gerak tubuh berirama, yang dilakukan di waktu dan tempat tertentu. Tentunya, tarian tradisional mesti terus dilestarikan oleh kita yang merupakan masyarakat Indonesia yang punya banyak tarian tradisional, supaya seni tari ini tak lenyap ditelan zaman.

Sebagai masyarakat, kita seharusnya dapat melestarikan budaya agar keberadaannya tetap terjaga. Jangan sampai, karena kita tak melestarikan budaya atau seni tari, negara lain mengakuinya.

Sayang, generasi muda di era digital ini pun lebih banyak tertarik akan kemunculan budaya modern yang populer daripada tarian tradisional. Menurut penelitian seperti dilansir dari lamaccaweb, generasi muda yang terlihat saat ini sedang tertarik dengan berbagai hal berbau modern, bahkan sudah mulai mengikutinya mentah-mentah.

Sebab itulah, sangat banyak upaya yang perlu dilakukan untuk melestarikan tarian tradisional. Misalnya, mulai dari menyarankan sekolah-sekolah untuk mengadakan lomba tari antarsekolah dan memberikan penghargaan bagi pemenang hingga masuk sekolah impian dengan jalur prestasi, melakukan pembinaan akan budaya tari tradisional, sampai mengadakan acara-acara tari.

Bisa juga membuka les privat tari, yang mengajarkan tari tradisional pada anak di bawah umur agar kebudayaan ini tak hilang, turut serta dalam pelestarian budaya, sampai mempraktekkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Sd/Mi Buku Interaktif Kl.4 Seni Tari Thn.2022 Kur.Merdeka

https://www.gramedia.com/products/sdmi-buku-interkatif-kl4-seni-tari-thn2022-kurmerdeka?utm_source=literasi&utm_medium=literasibuku&utm_campaign=seo&utm_content=LiterasiRekomendasi

Kesimpulan

Indonesia punya keunggulan dibandingkan negara lain, dengan keanekaragaman kebudayaan. Sayang, orang-orang, terutama generasi muda saat ini telah mulai mengabaikan kebudayaan bangsa, khususnya tarian tradisional. Padahal, tarian tak hanya bisa menjadi bahan hiburan, tetapi juga sebagai sarana berkumpul kala ada pertunjukkan hingga menambah teman.

Pasalnya, pertunjukan seni tari melibatkan banyak penonton yang turut dalam pertunjukan tari, jadi kita bisa memupuk persatuan dan kerukunan antarsesama manusia. Hal ini dikarenakan kebudayaan, utamanya seni tari, punya peranan penting dalam kemajuan suatu bangsa, serta bisa menjadi investasi yang sangat dibutuhkan demi membangun masa depan kita.

Grameds, kamu dapat menambah ilmu dan turut melestarikan budaya Nusantara melalui membaca buku, khususnya yang bisa kamu beli dengan mudah dan nyaman melalui situs Gramedia.com. Dengan pembelian mudah dan kualitas yang terpercaya, kamu akan bisa #LebihDenganMembaca buku tanpa kesulitan yang berarti.

Mari tingkatkan literasi tentang kebudayaan Indonesia bersama Gramedia!

Penulis: Sevilla Nouval Evanda

Baca juga:

 

 



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien