Bersahabat dengan Alien – Halo Grameds, selamat datang kembali di artikel review buku yang selalu menghadirkan bacaan menarik dan layak untuk kamu telusuri lebih jauh.
Sesuai judulnya, kali ini kita akan membahas kisah bertema “alien” yang unik dan bisa menghidupkan daya imajinasi kamu. Bersahabat dengan Alien merupakan buku antologi cerpen karya Pringadi Abdi Surya yang memadukan unsur fiksi ilmiah dengan realitas sosial yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Buku karya Pringadi Abdi Surya ini diterbitkan oleh Penerbit Elex Media Komputindo pada 13 Oktober 2025 dengan jumlah 110 halaman.
Sebelum kamu menelusuri isi bukunya lebih jauh, kamu dapat menyimak sinopsis lengkap sekaligus ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan buku ini pada pembahasan berikut. Jadi, jangan lewatkan berbagai informasi menariknya, ya!
Table of Contents
Profil Pringadi Abdi Surya – Penulis Buku Kumpulan Cerita Bersahabat dengan Alien
Bagi Grameds yang belum mengenal Pringadi Abdi Surya, ia merupakan seorang penulis yang aktif menghasilkan karya berupa puisi, cerpen, dan novel. Selain menulis karya sastra, ia juga kerap membuat artikel ilmiah populer yang banyak mengangkat tema ekonomi dan kebijakan publik.
Sejumlah buku populernya antara lain Dongeng Afrizal: Senarai Kisah Fantastis (2011), Simbiosa Alina (2014), PHI: Hidup Adalah Perkara Mengatasi Kenangan demi Kenangan (2018), Sejumlah Pertanyaan tentang Cinta (2019), hingga Kumpulan Cerita Bersahabat dengan Alien (2025).
Saat ini, Pringadi Abdi Surya bekerja di Kementerian Keuangan. Dalam dunia birokrasi, ia memiliki cita-cita sederhana untuk menjadi seorang analis. Sementara itu, pengalaman panjangnya di bidang kepenulisan membuatnya sering diundang untuk berbagi sudut pandang dan pengalaman mengenai proses menulis. Ia pun terbuka bagi siapa saja yang ingin mengundangnya sebagai narasumber.
Sinopsis Buku Kumpulan Cerita Bersahabat dengan Alien
“Bisakah kita merindukan seseorang yang bahkan belum pernah kita temui sebelumnya?” tanya lelaki itu. Malam sebelumnya, ia berangkat dari Sumbawa dan menyusuri garis pantai menuju Poto Tano. Ombak di Selat Alas malam itu sedang tidak bersahabat, membuat kapal laut tua yang ditumpanginya terus terombang-ambing. Bayangan tentang tragedi tenggelamnya kapal tua Munawar beberapa bulan lalu kembali memenuhi pikirannya.
Sebenarnya, ia dapat saja menggunakan kemampuan teleportasi yang dimilikinya. Namun, jangkauan kekuatan itu hanya sekitar 100 kilometer dan sering kali muncul tanpa bisa ia kendalikan. Ia takut kehadirannya yang mendadak justru memancing perhatian banyak orang. Karena itu, ia memilih menjalani hidup layaknya manusia biasa dan berusaha menyembunyikan kemampuan istimewanya dari dunia.
Melalui Bersahabat dengan Alien, pembaca akan menemukan kisah romansa yang kompleks, kritik terhadap sistem yang kerap menjadi bahan keluhan di media sosial, berbagai persoalan sosial yang terjadi di banyak daerah Indonesia, hingga drama keluarga yang terasa dekat dengan kehidupan orang dewasa.
Kelebihan dan Kekurangan Buku Kumpulan Cerita Bersahabat dengan Alien
Kelebihan Buku Kumpulan Cerita Bersahabat dengan Alien
Buku Bersahabat dengan Alien karya Pringadi Abdi Surya merupakan sebuah karya sastra yang menyajikan begitu banyak kelebihan.
- Alien sebagai metafora
Dalam buku ini, istilah “alien” tidak hanya dimaknai sebagai makhluk luar angkasa semata. Pringadi Abdi Surya menjadikannya simbol dari rasa asing, kesepian, dan keterasingan yang kerap dirasakan manusia di tengah kehidupan modern.
Cerita-cerita dalam bukunya juga turut menghadirkan satire absurd yang memadukan konflik emosional pribadi dengan realitas sosial yang kompleks.
- Eksplorasi perasaan
Cerpen-cerpen dalam buku ini mampu mengajak pembaca merenungkan berbagai perasaan yang sering kali tersembunyi. Mulai dari rasa tidak cocok dengan lingkungan sekitar, perasaan terisolasi, hingga pertanyaan mengenai makna keberadaan diri sendiri. Semua disampaikan dengan cara yang dekat dengan pengalaman hidup banyak orang.
- Gaya bahasa dan dialog yang hidup
Pringadi Abdi Surya menggunakan gaya bahasa yang santai dan mengalir sehingga cerita terasa nyaman diikuti. Sudut pandang orang ketiga serba tahu membuat pembaca lebih mudah memahami isi cerita, sementara dialog-dialog antar tokohnya terasa hidup dan natural.
- Isu romansa dan keluarga
Buku ini juga menghadirkan persoalan romansa yang rumit serta dinamika keluarga yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Kedua tema tersebut dikemas dengan menarik sehingga mampu membangun rasa penasaran pembaca terhadap kelanjutan setiap cerita.
- Satire isu sosial
Di balik kisah-kisah fiksi ilmiahnya, buku ini menyelipkan kritik sosial yang cukup tajam, tapi tetap terasa halus. Penulis menyinggung berbagai persoalan ketimpangan sosial di sejumlah daerah Indonesia hingga kerumitan birokrasi yang sering menjadi keluhan masyarakat.
- Pembelajaran hidup yang tersirat
Setiap cerita pendek di dalam buku ini menyimpan pelajaran hidup yang disampaikan secara tidak langsung. Pembaca dapat menangkap berbagai makna mengenai tindakan, pilihan hidup, dan sikap yang sebaiknya dihindari dalam kehidupan sehari-hari.
Kekurangan Buku Kumpulan Cerita Bersahabat dengan Alien
Meskipun Buku Bersahabat dengan Alien karya Pringadi Abdi Surya menawarkan banyak kelebihan, buku ini tetap tidak luput dari kekurangan yang bisa menjadi masukan bagi penulis.
- Nama tokoh dan tempat yang sulit diingat
Beberapa nama tokoh maupun tempat dalam cerita terdengar cukup unik sehingga membutuhkan waktu bagi pembaca untuk mengingatnya. Hal ini mungkin membuat sebagian pembaca sedikit kesulitan mengikuti alur pada awal cerita.
- Diksi sulit dipahami
Walaupun gaya penulisannya terasa santai, Pringadi Abdi Surya cukup sering menggunakan diksi yang jarang dipakai dalam percakapan sehari-hari. Akibatnya, beberapa bagian cerita mungkin terasa agak sulit dipahami oleh sebagian pembaca.
Pengertian Alien dan Bukti Keberadaannya
Pernahkah Grameds membayangkan bagaimana jika kehidupan tidak hanya ada di Bumi? Alien merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut makhluk hidup yang berasal dari luar planet Bumi.
Dalam dunia sains, alien dikenal sebagai kehidupan ekstraterestrial. Bentuknya pun tidak selalu seperti gambaran di film-film fiksi ilmiah yang identik dengan kepala besar dan teknologi canggih. Kehidupan luar angkasa bisa saja hadir dalam bentuk organisme sederhana seperti bakteri, mikroba, atau jamur bersel tunggal.
Sampai sekarang, belum ada bukti fisik yang benar-benar memastikan keberadaan alien, seperti jasad makhluk asing ataupun pesawat luar angkasa. Lembaga antariksa seperti NASA dan investigasi resmi Pentagon juga menyatakan bahwa fenomena UFO atau UAP belum terbukti berkaitan dengan makhluk luar angkasa.
Meski begitu, para ilmuwan menemukan sejumlah petunjuk ilmiah yang membuat kemungkinan adanya kehidupan di luar Bumi terasa semakin masuk akal.
- Jejak Kimia di Planet Lain
Teleskop James Webb milik NASA menemukan tanda-tanda molekul hidrogen serta senyawa karbon pada atmosfer planet K2-18b. Planet yang berjarak sekitar 120 tahun cahaya dari Bumi ini diduga memiliki lautan luas dan berpotensi menjadi tempat berkembangnya kehidupan mikroba.
Penemuan tersebut membuat para ilmuwan semakin tertarik meneliti kemungkinan adanya kehidupan di luar tata surya kita.
- Keberadaan Air di Tata Surya Kita
Penelitian menunjukkan bahwa Europa, bulan milik Jupiter, dan Enceladus, bulan milik Saturnus, menyimpan lautan air asin cair di bawah lapisan es tebalnya. Karena air menjadi salah satu unsur utama bagi kehidupan, kedua tempat ini dianggap sebagai lokasi paling menjanjikan untuk mencari organisme luar angkasa berukuran mikro.
- Persamaan Matematika (Probabilitas)
Alam semesta terdiri atas miliaran galaksi dengan jumlah planet yang hampir tak terhitung. Berdasarkan Persamaan Drake, peluang munculnya planet yang memiliki kondisi serupa Bumi dan mendukung kehidupan dinilai sangat besar. Teori ini menjadi salah satu dasar ilmiah yang membuat keberadaan alien dianggap mungkin terjadi.
- Penemuan Materi Organik di Mars
Penjelajah Mars milik NASA telah beberapa kali menemukan molekul organik berbasis karbon di permukaan Mars. Walaupun belum menjadi bukti adanya makhluk hidup, materi organik tersebut merupakan komponen penting yang dibutuhkan dalam pembentukan kehidupan.
Temuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa Mars mungkin pernah memiliki lingkungan yang mendukung kehidupan di masa lalu.
Penutup
Buku Bersahabat dengan Alien menghadirkan ciri khas penulisan Pringadi Abdi Surya yang surealis, dekat dengan realitas, tapi tetap lekat akan imajinasi liar yang memikat.
Melalui kisah-kisahnya, pembaca diajak memahami bahwa rasa asing dan kesepian bukanlah sesuatu yang harus ditakuti. Justru di balik keterasingan itulah manusia sering menemukan sisi paling jujur dari dirinya sendiri.
Buku ini bukan sekadar cerita tentang alien, melainkan tentang manusia yang diam-diam sedang mencari tempat untuk merasa diterima. Setelah halaman terakhir selesai dibaca, ada perasaan hening yang tertinggal, seolah masih ada pertanyaan yang belum sepenuhnya terjawab.
Buku Kumpulan Cerita Bersahabat dengan Alien karya Pringadi Abdi Surya ini bisa kamu dapatkan hanya di Gramedia.com ya! Untuk mendukung kamu #TumbuhBermakna, kami selalu siap memberikan informasi dan produk terbaik untuk kamu.
Penulis: Gabriel
Rekomendasi Buku
Mengapa Tidak Kita Mulai Hari Ini? Kumpulan Tulisan Pilihan 1978-2024
Dengan latar belakang kehidupan keluarga menak Sunda, dunia anak muda Kota Bandung, buku ini menyajikan kumpulan tulisan Suharso Monoarfa yang dipublikasikan di Harian Kompas selama kurun waktu 1978-2024. Tulisan-tulisan di dalamnya mencakup lima tema utama yang menjadi fokus pemikiran Suharso, yakni pemikiran kebangsaan, ekonomi dan pemberdayaan, perencanaan pembangunan, persoalan generasi, serta pembangunan berkelanjutan. Melalui gagasan-gagasan yang dituangkan dalam buku ini, pembaca diajak menelusuri perjalanan pemikiran Suharso yang penuh visi dan dedikasi terhadap kemajuan bangsa.
Melalui buku ini, kita dapat menengok gagasan Suharso, yang meski telah telah melintasi beberapa dekade, relevansi dan keaktualan ide-ide Suharso tetap terasa hingga hari ini. Buku ini menjadi bukti konsistensi pemikiran yang kuat serta kerangka kerja yang berorientasi pada masa depan. Bagi pembaca yang ingin memahami perubahan dan tantangan yang dihadapi Indonesia dari masa ke masa, buku ini dapat menjadi referensi yang tak lekang oleh waktu.
Mamak Pulang
Pelajaran berharga dari Mamak yang paling melekat dalam hidup saya adalah nilai-nilai sederhana yang ternyata merupakan kompas moral sepanjang perjalanan hidup ini. Mamak selalu berpesan, jangan serakah. Dalam hidup ini katanya, yang terpenting bukanlah tentang seberapa banyak yang kita miliki. Pesan itu terdengar sederhana, namun justru di situlah letak kebijaksanaannya. Mamak juga selalu menekankan untuk tidak pernah menyerah, apalagi putus asa. Ia percaya bahwa setiap kesulitan datang membawa pelajaran. Kalau jatuh, bangkitlah lagi, ”Never Say Die” katanya, Kalimat itu begitu sering saya dengar hingga melekat di hati, menjadi pegangan di saat-saat paling sulit dalam hidup.
Kronik Pangeran Benawa Menurut Jessica dan Cerita-Cerita Lainnya
Sebagaimana bergerak untuk mengaktifkan dan melatih tubuh, menulis dan membaca saya hayati sebagai disiplin untuk mengaktifkan daya kognisi dan imajinasi otak. Dari situ selama isolasi sosial disebabkan wabah Covid-19 ini lahir “Kronik Pangeran Benawa Menurut Jessica” dan cerita-cerita lainnya.
“Membaca Bre melalui cerita-ceritanya kita merasa berada di antara masa lalu yang terus memanggil dan masa kini yang terus bergerak ke masa depan.”
—Linda Christanty, Penulis dan pegiat budaya
- 7 Sayap Kehidupan
- 7 Sayap Pendosa
- Bersahabat dengan Alien
- Contagious
- Di Tepi Sejarah
- Hijab for Sisters
- Kasus-kasus 7 Sayap Pendosa
- Kenang-kenanganku di Malaya
- Kisah-kisah Tengah Malam (Tales of Mystery and Terror)
- Kresek Hitam
- Kronik Pangeran Benawa Menurut Jessica
- Kumpulan Cerita Bersahabat dengan Alien
- Mamak Pulang
- Maya
- Niken Saya Bukan Dokter
- Profit Konsisten dengan Market Structure
- Project Hail Mary
- Putih: Girl in The Dark
- Sastra Indonesia dalam Enam Pertanyaan
- Semilir
- Seri Melindungi Bumi - Bebas Sampah
- Tekad
- The Book You Wish Your Parents Had Read
- The Escape Room
- The Glory Story of Two Umars
- What My Mother and I Don’t Talk About
- Your Story
rel="noopener">The Escape Room





