in , ,

Apa Itu Ilfeel? dan Apa Penyebabnya?

Apa Itu Ilfeel? – Saat ini, banyak istilah gaul yang berkembang terutama di kalangan muda-mudi. Kebanyakan, istilah gaul tersebut merupakan bentuk kata slang atau plesetan dari bahasa asing, terutama Bahasa Inggris. Hal tersebut sah-sah saja untuk masuk dalam konteks percakapan non formal, sebab pada dasarnya, bahasa itu dinamis alias berkembang sesuai zaman.

Dari sekian banyak istilah gaul yang telah berkembang, salah satunya adalah kata ilfeel yang jelas berasal dari Bahasa Inggris. Grameds pasti tidak asing bukan dengan kata ilfeel ini? Atau bahkan Grameds sering menggunakannya dalam percakapan sehari-hari bersama teman atau rekan kerja yang konteksnya non formal?

Namun, tahukah Grameds apa arti dari istilah gaul ilfeel tersebut? Bagaimana pula cara mengatasi perasaan ilfeel yang menjadi ungkapan perasaan negatif terhadap seseorang? Yuk simak ulasan berikut ini supaya Grameds memahami akan apa itu ilfeel!

https://www.pexels.com/

Apa Itu Ilfeel?

Pada dasarnya, ilfeel adalah kosakata yang dapat digunakan seseorang dalam menggambarkan ketidaksukaannya terhadap suatu objek, terutama orang lain. Perasaan ilfeel ini hampir sama dengan perasaan jijik, muak, atau risih terhadap perlakukan orang lain, baik yang ditujukan kepadanya maupun kepada orang lain.

Banyak orang berpikir bahwa kata ilfeel ini berasal dari kata “ill” yang berarti sakit dan “feeling” yang berarti perasaan, sehingga apabila digabungkan menjadi perasaan yang sakit. Sakit disini bukan berarti sakit yang sebenarnya, tetapi lebih mengarah pada perasaan muak, jijik, dan risih tadi.

Ternyata pernyataan itu adalah salah lho! Kata ilfeel ini justru merupakan gabungan kata dalam bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, yakni “ilang” dan “feeling”. Apabila digabungkan menjadi ilfeel berarti menghilangkan perasaan atau minat terhadap suatu objek, terutama pada orang lain.

Perasaan ilfeel tidak harus disebabkan oleh perilaku negatif yang “besar”, bahkan perilaku sepele saja ternyata dapat menyebabkan munculnya perasaan ilfeel lho. Sebut saja tindakan membuang ludah sembarang, selain tidak sopan juga menunjukkan sebagai seseorang yang jorok, sehingga menyebabkan orang lain akan merasa ilfeel.

tombol beli buku

Apa Saja Penyebab Seseorang Merasa Ilfeel?

Sebelumnya, telah dijelaskan bahwa perasaan ilfeel ini tertuju kepada perlakuan orang lain, baik itu yang diarahkan kepada kita maupun orang lainnya. Konteks percakapan yang menggunakan kata ilfeel biasanya membahas mengenai hubungan antara teman, atau bahkan hubungan dengan lawan jenis.

Bahkan tanpa kita sadari, perlakuan sehari-hari kita justru dapat menyebabkan seseorang merasa ilfeel lho… Supaya kita lebih hati-hati dan tidak membuat orang lain merasa ilfeel, yuk simak apa saja perlakuan yang sekiranya dapat menyebabkan seseorang merasa ilfeel!

1. Terlalu Egois

Bagi kamu yang selalu mementingkan diri sendiri alias egois ini telah bertindak sewajarnya atau bahkan berlebihan? Coba renungkanlah terlebih dahulu.

Apabila kamu terlalu egois tentu saja akan membuat seseorang merasa ilfeel denganmu. Memang kadang perasaan ilfeel tersebut tidak diungkapkan begitu saja, tetapi melalui gerak-gerik yang menghindar dapat memperlihatkan bahwa seseorang tersebut merasa ilfeel dengan perlakuanmu. Sikap yang terlalu mementingkan diri tanpa memperdulikan keadaan orang lain sama sekali adalah hal yang memuakkan sehingga wajar saja apabila ada seseorang yang merasa ilfeel denganmu.

2. Suka Berbohong

Tindakan berbohong adalah salah satu sifat negatif yang banyak dibenci, baik itu dalam ranah agama hingga kehidupan sehari-hari bersama individu lain. Apalagi jika kamu terlalu sering berbohong, tentu saja akan membuat seseorang merasa ilfeel kepadamu. Tidak hanya hilang kepercayaan saja, tetapi juga dapat kehilangan simpati dari orang lain.

Perilaku suka berbohong akan membuat orang lain merasa ilfeel karena merasa bahwa kamu adalah sosok drama queen.

3. Tidak Sopan

Perasaan ilfeel terhadap seseorang yang tidak sopan tidak hanya terjadi pada anak muda saja, tetapi juga pada orang tua. Memang pada dasarnya, kebanyakan orang tidak menyukai apabila ada orang yang bertindak tidak sopan dengan tempat, situasi, dan kondisi yang ada. Perasaan ilfeel ini akan lebih condong pada perasaan jengkel.

4. Narsistik

Narsistik adalah perasaan sikap percaya diri yang berlebihan. Mengingat apa saja yang berlebihan itu sangat tidak baik untuk dilakukan. Sebenarnya, sah-sah saja untuk tetap bersikap percaya diri karena memang itu adalah keharusan, tetapi tidak boleh berlebihan.

Perhatikan pula bagaimana situasi dan kondisinya.

5. Pribadi yang Kurang Bersih

Terutama ketika tengah melakukan pertemuan awal dengan seseorang, seharusnya adalah memberikan kesan terbaik kepada orang baru tersebut. Nah, seseorang yang tidak memperhatikan kebersihan pada dirinya, mulai dari pakaiannya yang berantakan hingga sepatunya kotor tentu saja akan membuat orang yang hendak bertemu dengannya menjadi merasa ilfeel.

6. Memberi Pengaruh Negatif Kepada Orang Lain

Terutama dalam hubungan dengan orang lain, baik itu pertemanan atau percintaan, apabila terdapat seseorang yang kerap berperilaku negatif pasti akan memberikan perasaan ilfeel sekaligus memberikan pengaruh negatif terhadap orang lain. Misalnya, dalam suatu lingkup pertemanan, Mira sering berperilaku tidak sopan dan terlalu egois hingga menyebabkan teman-temannya merasa ilfeel atau muak kepadanya. Nah, perasaan ilfeel yang dirasakan teman-teman Mira tersebut dapat berpengaruh pada tingkat semangat dalam menjalani hari itu. Lebih gampangnya, perlakuan Mira yang demikian dapat membuat teman-temannya merasa bad mood.

tombol beli buku

Bagaimana Jika Kita Merasa Ilfeel Kepada Orang Lain?

Perasaan ilfeel biasanya muncul karena perilaku tidak menyenangkan dari orang lain. Apabila ada seseorang yang berperilaku negatif, kita sah-sah merasa ilfeel dan menghindar sejenak dari seseorang tersebut. Hal tersebut supaya perilaku negatifnya juga tidak berpengaruh pada mood-mu.

Apabila perilaku negatifnya masih sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku, tidak apa-apa untuk menghindar sejenak dan “menuruti” perasaan ilfeel yang kamu rasakan. Namun, apabila perilaku negatifnya terus-menerus dilakukan dan bahkan hingga melanggar norma serta aturan yang berlaku di masyarakat, lebih baik menjauh saja sebab nantinya dapat berpengaruh pada kehidupanmu.

Beberapa Kebiasaan yang Menyebabkan Ilfeel Ketika PDKT

Ketika tengah menjalin hubungan dengan lawan jenis, baik itu saat PDKT atau telah berpacaran, sebagai seorang wanita, kita harus berperilaku “sewajarnya” saja, tidak perlu berlebihan karena nantinya dapat menyebabkan pria merasa ilfeel. Sebenarnya, kebiasaan-kebiasaan berikut ini juga dapat dilakukan pria dan menyebabkan wanita merasa ilfeel. Sehingga uraian berikut ini sekaligus menjadi pengingat kepada wanita maupun pria bahwa tindakan tersebut dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman dan merasa ilfeel.

1. Terlalu Sering Mengkritik

Ketika tengah menjalin hubungan dengan lawan jenis, apalagi hubungan yang sehat adalah mereka yang mengatakan hal-hal positif kepada satu sama lain. Meskipun begitu, kritik juga tentu saja diperbolehkan ditujukan kepada pasangan terutama apabila ingin pasangannya berkembang menjadi sosok yang lebih baik.

Sayangnya, ada beberapa kasus pada pasangan yang terlalu banyak mengeluh dan mengkritik hal-hal kecil kepada pasangannya sehingga menjadikan ilfeel hingga hilang kepercayaan diri. Misalnya, kamu hendak memberikan kritik kepada pasangan bahwa dirinya kurang memperhatikan kebersihan, tetapi kamu sampaikan dengan bahasa yang terlalu kritis dan menyinggung, tentu saja hal tersebut menyebabkan pasanganmu merasa ilfeel.

Nah, supaya hubunganmu terasa lebih awet, selaku pihak pasangan pria maupun pasangan wanita harus menghargai satu sama lain supaya tidak timbul perasaan ilfeel nantinya. Apabila hendak memberikan kritikan, lebih baik disampaikan secara baik-baik ya…

2. Sering Mengeluh

Tanpa kamu sadari ketika tengah mengeluh atau menggerutu tentang hal-hal sepele yang mengganggumu, justru dapat membuat pasanganmu merasa ilfeel lho…Sebab terlalu sering mengeluh atau menggerutu nantinya akan berkembang menjadi kebiasaan sehingga dapat membawa aura negatif. Jadi, ketika ada permasalahan yang mengganggumu, sebenarnya sah-sah saja untuk mengeluh, tetapi lakukan secara tidak berlebihan. Perbanyak berpikir positif dan tenangkan hati.

3. Terlalu Manja

Terutama jika kamu sering meminta untuk antar-jemput untuk berangkat ke kampus atau ke kantor, hati-hati kebiasaanmu itu dapat membuat pasanganmu merasa ilfeel. Apalagi jika harus membawakan tasmu ketika tengah berjalan-jalan.

Sebaiknya, jangan terlalu manja karena hal tersebut justru dapat membuat pasangan merasa ilfeel hingga risih.

4. Terlalu Cemburu Hingga Posesif

Apabila kamu adalah seseorang yang mudah cemburu, sebaiknya sebelum menjalin hubungan atau tengah menjalani fase PDKT, hal tersebut dibicarakan terlebih dahulu dengan pasangan. Meskipun sebenarnya, banyak orang yang merasa senang apabila pasangannya merasa cemburu, sebab itu berarti kamu dianggap sebagai seseorang yang berarti.

Namun, apabila perasaan cemburu yang kamu miliki disebabkan oleh hal-hal sepele, tentu saja dapat menjadikan pasanganmu merasa ilfeel. Ketika cemburu, biasanya akan diikuti tindakan uring-uringan hingga marah. Apabila kamu tidak segera berpikir positif dan meminta penjelasannya, akan membuat pasanganmu merasa ilfeel hingga dapat menyebabkan berakhirnya hubungan.

5. Sering Mengabaikan Omongan Pasangan

Sebenarnya, perasaan ilfeel yang muncul karena diabaikan itu tidak hanya berlaku pada pasangan saja, tetapi juga orang lain. Hal tersebut karena membuat mereka merasa tidak dihargai.

Dalam hubungan, misalnya pasanganmu sudah berkali-kali mengingatkan mengenai kebiasaan burukmu yang berupa tidak merapikan pakaian di lemari. Namun, kamu tidak pernah menggubris omongannya dan menganggapnya sebagai angin lalu saja. Hal seperti itu tentu saja dapat membuatnya merasa ilfeel kepadamu dan bahkan dapat berpengaruh pada kualitas hubungan kalian.

tombol beli buku

Apa Perbedaan Rasa Bosan dengan Ilfeel Terhadap Pasangan?

1. Komunikasi dengan Pasangan

Apabila kamu merasa bosan dengan pasangan, ketika berkomunikasi terutama via chat, biasanya kamu akan menjawab secara singkat. Bahkan kamu sering menunda waktu untuk membalas chat darinya.

Sementara itu, apabila kamu merasa ilfeel dengan pasangan, biasanya disebabkan karena hal-hal tertentu yang membuatmu muak atau jijik atas perilakunya. Kemudian kamu akan cenderung mematikan data internet atau telepon secara sepihak dan berkeinginan untuk “istirahat” sebentar dengan tidur atau melaksanakan aktivitas lain.

2. Godaan dengan Orang Lain

Ketika kamu bosan dengan pasangan, tanpa disadari justru nantinya akan membuatmu lebih sering membandingkannya dengan orang lain, terutama pada kelebihan yang dimiliki. Namun, ketika kamu merasa ilfeel dengan pasanganmu, nantinya kamu akan berpikir bahwa akan menyenangkan apabila orang lain tersebut menjadi pacarmu.

3. Ketika Bertemu Secara Langsung

Ketika kamu merasa bosan dengan pasanganmu, biasanya saat tengah bertemu langsung, masing-masing pihak akan sibuk sendiri bermain smartphone. Sementara itu, apabila kamu merasa ilfeel dengan pasangan, biasanya akan marah-marah meluapkan ketidaksukaanmu terhadapnya yang berkaitan dengan perilaku buruknya.

tombol beli buku

Nah, itulah ulasan mengenai apa itu ilfeel dan hal-hal apa saja yang sekiranya membuat orang lain yang notabenenya adalah pasanganmu dapat merasa ilfeel. Setelah membaca ulasan ini, semoga kamu menyadari bahwa perlakuan-perlakuan yang berlebihan itu dapat membuat orang lain merasa ilfeel.

Baca Juga!



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien

Written by Rifda Arum