in , ,

Review Novel The Shadow of Sakura (Kasus #3 Sugi dan Laura)

The Shadow of Sakura – The Shadow of Sakura merupakan novel karya Fino Y. K. yang menjadi penutup trilogi Kasus Sugi dan Laura.

Seperti dua buku sebelumnya, novel ini turut mengangkat isu yang dekat dengan realitas masyarakat Indonesia, yaitu judi online dan aksi balas dendam. Tema yang relevan membuat cerita terasa mudah diikuti dan menarik untuk dinikmati.

Dalam kasus terakhir mereka, Sugi dan Laura yang sedang mempertimbangkan untuk mengakhiri karier sebagai detektif justru mendapat tugas besar untuk mengusut jaringan judi online sekaligus kasus pembunuhan yang menggemparkan.

Novel The Shadow of Sakura (Kasus #3 Sugi dan Laura) karya Fino Y. K. diterbitkan oleh Penerbit Elex Media Komputindo pada 19 Juni 2024. Dengan jumlah 192 halaman, novel ini menggambarkan proses kerja kepolisian dalam menangani kejahatan dan kasus kriminal berskala besar yang berdampak luas bagi masyarakat.

Terdengar menarik, bukan, Grameds? Sebelum memutuskan untuk membacanya, simak terlebih dahulu sinopsis dan ulasan novel ini yang telah Gramin siapkan berikut. Selamat membaca!

Profil Fino Y. K. – Penulis Novel The Shadow of Sakura (Kasus #3 Sugi dan Laura)

Fino Yurio K. adalah seorang jurnalis sekaligus penulis yang gemar menuangkan ide-idenya ke dalam karya fiksi. Novel pertamanya, Radja Tempe di Eropa, terbit pada tahun 2014 dan menjadi awal perjalanan ke penulisannya.

Hingga kini, ia telah menerbitkan sejumlah karya, di antaranya Radja Tempe di Eropa (2014), Silent Demon (2021), The Infinite Quest (2022), dan The Shadow of Sakura (2024).

Bagi Grameds yang ingin mengetahui lebih banyak tentang dirinya dapat mengikuti akun media sosialnya di @finoyurio.

Sinopsis Novel The Shadow of Sakura (Kasus #3 Sugi dan Laura)

Setelah berkali-kali menghadapi situasi berbahaya dalam pekerjaannya, Sugi memutuskan untuk mengundurkan diri dari kepolisian. Keputusan tersebut membuat Laura, rekan yang selalu mendampinginya dalam berbagai penyelidikan, merasa heran. Namun, sebelum rencana itu terwujud, Menteri Siber dan Teknologi, Lukhy Wicaksana, meminta mereka menangani kasus judi online yang semakin meresahkan masyarakat.

Ancaman datang bahkan sebelum penyelidikan dimulai. Pada suatu malam, sebuah drone menjatuhkan bom ke rumah Sugi hingga bangunan itu terbakar habis. Beruntung, ia berhasil selamat.

Tidak lama kemudian, publik dikejutkan oleh kabar tewasnya Menteri Lukhy saat menjalankan tugas di Yogyakarta. Sugi dan Laura pun kembali dipercaya untuk mengungkap pelaku di balik kematian sang menteri.

Dalam penutup seri Kasus Sugi dan Laura ini, keduanya harus menghadapi lawan yang jauh lebih berbahaya dibandingkan kasus-kasus sebelumnya.

Di tengah berbagai kepentingan yang saling bertabrakan, mereka dituntut untuk tetap menjalankan tugas dan mencari kebenaran.

Mampukah Sugi dan Laura bertahan menghadapi ancaman yang terus membayangi mereka?

Kelebihan dan Kekurangan Novel The Shadow of Sakura (Kasus #3 Sugi dan Laura)

Pros & Cons

Pros
  • Tema yang unik.
  • Penuh aksi yang mudah dibayangkan.
  • Gaya penulisan dan eksekusi yang baik.
  • Pendekatan prosedural.
  • Bisa dibaca sendiri.
Cons
  • Alur terlalu cepat

Kelebihan Novel The Shadow of Sakura (Kasus #3 Sugi dan Laura)

Novel The Shadow of Sakura (Kasus #3 Sugi dan Laura) karya Fino Y. K. memiliki banyak kelebihan yang membuatnya menjadi novel penutup trilogi yang layak untuk kamu ikuti keseruannya. 

  • Tema yang unik

The Shadow of Sakura (Kasus #3 Sugi dan Laura) menghadirkan premis yang cukup unik dengan memadukan latar perguruan bela diri bergaya ninja yang berakar dari masa pasca imperialisme Jepang dengan isu judi online yang tengah marak terjadi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Perpaduan kedua elemen tersebut membuat cerita terasa segar dan berbeda.

  • Penuh aksi yang mudah dibayangkan

Seperti novel-novel sebelumnya dalam seri Kasus Sugi dan Laura, buku ini dipenuhi adegan aksi yang seru dan dinamis. Deskripsi yang visual membuat setiap adegan mudah dibayangkan oleh pembaca.

Selain itu, bab-bab yang singkat dan jumlah halaman yang tidak terlalu tebal membuat alur cerita terasa cepat dan nyaman untuk diikuti.

  • Gaya penulisan dan eksekusi yang baik

Perkembangan kemampuan Fino Y. K. sebagai penulis terlihat jelas dalam novel ini. Penokohan, alur cerita, hingga pengemasan kasus terasa lebih rapi dan solid dibandingkan buku-buku sebelumnya.

Penyampaian cerita yang lebih ringkas juga membantu menjaga konsistensi logika cerita sehingga lebih enak dinikmati.

  • Pendekatan prosedural

Novel ini berhasil menghadirkan kisah aksi dan thriller dengan pendekatan police procedural yang jarang ditemukan dalam novel Indonesia.

Lewat gubahan narasinya, pembaca diajak melihat proses penyelidikan dan cara kerja kepolisian dalam menangani kasus, sehingga cerita terasa lebih realistis dan menarik untuk diikuti.

  • Bisa dibaca sendiri

Meskipun merupakan bagian dari trilogi Kasus Sugi dan Laura, novel ini tetap dapat dinikmati tanpa harus membaca dua buku sebelumnya. Setiap kasus dalam seri ini berdiri sendiri, sementara benang merah yang menghubungkan ketiganya hanya berkaitan dengan sosok besar yang menjadi dalang di balik berbagai peristiwa.

Kekurangan Novel The Shadow of Sakura (Kasus #3 Sugi dan Laura)

Meskipun Novel The Shadow of Sakura (Kasus #3 Sugi dan Laura) karya Fino Y. K. memiliki banyak kelebihan, tetapi novel ini masih memiliki sedikit masukan dari pembaca.

  • Alur terlalu cepat

Salah satu hal yang mungkin dirasakan pembaca adalah alur yang berjalan terlalu cepat.

Beberapa bagian cerita terasa seperti dipercepat sehingga pengembangan karakter menjadi kurang mendalam. Padahal, sejumlah adegan berpotensi memberikan dampak emosional yang lebih kuat apabila dieksplorasi dengan lebih detail.

Data Kasus Judi Online di Indonesia

Kasus judi online (judol) di Indonesia telah menjadi salah satu permasalahan serius yang mendapat perhatian pemerintah. Meskipun masih tergolong sebagai kondisi darurat nasional, berbagai upaya pengawasan transaksi keuangan dan pemberantasan digital mulai menunjukkan adanya penurunan angka kasus. Gramin sudah merangkum gambaran tentang perkembangan kasus judi online di Indonesia berdasarkan data pemerintah dan lembaga terkait.

1. Data Transaksi dan Perputaran Dana 

  • Total Perputaran Uang: Perputaran dana dari aktivitas judi online di Indonesia mencapai Rp286,84 triliun, berdasarkan data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)
  • Tren Mulai Menurun: Jumlah tersebut mengalami penurunan sekitar 20% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat mencapai Rp359,81 triliun.
  • Jumlah Dana Deposit: Total uang yang digunakan masyarakat sebagai deposit judi online mencapai Rp36,01 triliun dengan jumlah pemain sekitar 12,3 juta orang.
  • Perubahan Metode Transaksi: Saat ini, penggunaan QRIS menjadi salah satu metode utama untuk melakukan deposit judi online dan mulai menggantikan transaksi melalui transfer bank maupun dompet digital.

2. Profil Demografi & Jumlah Pemain

  • Jumlah Pemain: Diperkirakan terdapat sekitar 4 hingga 8,8 juta masyarakat Indonesia yang terlibat dalam aktivitas judi online.
  • Anak-Anak Ikut Terjerat: Fenomena yang cukup memprihatinkan menunjukkan bahwa hampir 500.000 anak dan remaja turut terpapar judi online.
  • Latar Belakang Ekonomi: Sebagian besar pemain judi online berasal dari kelompok masyarakat menengah ke bawah dengan penghasilan kurang dari Rp5 juta per bulan. Bahkan, ditemukan adanya kesamaan data antara rekening pemain judi online dengan penerima bantuan sosial (bansos).

3. Wilayah dengan Kasus Tertinggi

Berdasarkan data tingkat kabupaten dan kota, beberapa wilayah dengan jumlah keterlibatan judi online tertinggi di Indonesia antara lain:

    • Kabupaten Bogor (Pengguna terbanyak: 103.092 orang; nilai deposit Rp414,4 miliar)
    • Kota Jakarta Barat
    • Kota Jakarta Timur
    • Kota Bandung
    • Kota Tangerang

4. Dampak Sosial & Keluarga

  • Peningkatan Angka Perceraian: Masalah judi menjadi salah satu faktor meningkatnya kasus perceraian di Indonesia hingga 83,7% dengan jumlah perkara mencapai 2.889 kasus.
  • Wilayah dengan Dampak Terbesar: Kasus perceraian akibat judi paling banyak ditemukan di Jawa Timur dengan 819 kasus, kemudian Jawa Barat sebanyak 472 kasus, dan Jawa Tengah sebanyak 281 kasus.

5. Penegakan Hukum & Pemblokiran

  • Pemblokiran Situs Judi Online: Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Satgas Judi Online telah melakukan pemetaan serta pemblokiran terhadap lebih dari 2,4 juta konten dan situs yang berkaitan dengan judi online.
  • Tindakan Aparat: Kepolisian terus melakukan pemberantasan melalui operasi rutin, termasuk membekukan rekening yang terafiliasi dengan aktivitas judi online, menyita aset bernilai besar, serta menangkap pelaku mulai dari tingkat agen hingga bandar.

Penutup

The Shadow of Sakura adalah penutup dari perjalan kasus Sugi dan Laura. Novel ini bukan hanya menghadirkan penutup bagi sebuah rangkaian penyelidikan, tetapi juga menjadi bukti perkembangan dua karakter utama yang terus menghadapi kasus-kasus berat dengan permasalahan yang dekat dengan kehidupan nyata.

Bagi pembaca yang telah mengikuti perjalanan Sugi dan Laura sejak awal, buku ini menjadi kesempatan terakhir untuk melihat bagaimana mereka menghadapi tantangan terbesar sebelum menutup kisah mereka sebagai detektif.

Lalu, apakah kasus terakhir ini mampu memberikan akhir yang memuaskan bagi perjalanan keduanya?

Novel The Shadow of Sakura (Kasus #3 Sugi dan Laura) karya Fino Y. K. bisa kamu dapatkan di Gramedia.com ya! Untuk mendukung kamu #TumbuhBermakna, kami selalu siap memberikan informasi dan produk terbaik untuk kamu.

 

Penulis: Gabriel

 

Rekomendasi Novel

Silent Demon

The Silent Demon

Sugi sedang menghabiskan tetes terakhir espresso yang dipesannya. Suasana M Bloc Space mulai sepi, karena waktu menunjukkan hampir tengah malam. Sugi menghisap rokok kesebelasannya untuk hari ini. Ia kemudian memandang sekelilingnya dan memutuskan untuk bertahan sedikit lebih lama di tempat itu.

Sugi kemudian berniat untuk mampir ke tempat yang sedang hits di kalangan anak muda itu setelah dari kantor. Toh dia juga belum tua-tua amat, meskipun kantong matanya semakin tebal. Sugi memilih salah satu kafe yang berada di bagian pinggir, yang tidak sepi, tetapi juga tidak ramai. Ia mengambil tempat duduk di luar, di bagian pojokan supaya tidak terlalu mencolok.

 

THE INFINITE QUEST (Kasus #2 Sugi dan Laura)

The Infinite Quest

Laura mencari sepupunya yang hilang. Dengan bantuan Jordan, anak buahnya di kepolisian, dan Sugi, rekannya saat menyelesaikan kasus Silent Demon, mereka memulai penyelidikan rahasia. Tak disangka, penyelidikan mereka mengarah ke Artawan Narpati, pengusaha media sosial ternama dan kaya raya.

Dengan citra yang tanpa cacat, butuh kepiawaian untuk menguak kejahatan yang Artawan lakukan. Ketiga polisi itu pun berbagi tugas penyelidikan, tapi ternyata ada hal lain yang harus Laura korbankan dalam misi ini.

 

Sesat

Sesat

Selamat datang di Pulau X. Pulau tempat mukjizat terjadi setiap hari. Tanah tandus bisa berbuah. Penyakit bisa sembuh. Dan, semua orang percaya pada satu hal: Pamasa adalah wakil Sang Agung di dunia. Ale tumbuh memuja Pamasa sama seperti semua orang di Pulau X.

Meski ada banyak hal yang tidak pernah dibicarakan. Penyucian yang selalu berakhir dengan tubuh tak bernyawa. Anak-anak yang dipilih mengabdi, lalu menghilang tanpa pernah kembali. Rahasia-rahasia yang terasa suram dan gelap di balik sucinya dinding balai. Ketika mulai mempertanyakan semuanya, keyakinan Ale tak bisa lagi sama. Di Pulau X, iman bukan sesuatu yang dimiliki; iman adalah sesuatu yang diawasi.

 

Written by Dzikri N. Hakim