Pkn

Pengertian Patriotisme: Tujuan Dan Jenis-Jenis Patriotisme

Written by Nandy

Pengertian patriotisme – Hai sobat Grameds, apakah kalian mengetahui tentang sikap patriotisme yang sering digaungkan oleh bangsa dan negara? Ataukah memang ada yang belum paham sama sekali, mungkin artikel inilah solusi agar sobat Grameds mengetahui tentang patriotisme dan yang sudah pasti akan menambah apa yang kurang didapatkan.

Yaps, sikap patriotisme mencerminkan suatu tindakan cinta tanah air, di mana seseorang rela berkorban dan pantang menyerah dalam membela bangsa dan negara. Sikap cinta tanah air harus kita miliki dan teladani dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara.

Artinya bahwa sikap patriotisme ini adalah kewajiban kita bersama untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bangsa kita, apalagi bangsa Indonesia bermacam-macam suku, ras, budaya, serta agama. Tentu ini akan menjadi sebuah simbol keunikan, karena beragam dan saling bersatu sama lain.

Berbeda dengan negara-negara lainnya yang sering pecah belah, menimbulkan konflik, hingga peperangan terjadi, sobat harus bangga nih, jadi warga negara Indonesia. Oleh sebab itu, supaya dapat mengurangi risiko terjadinya konflik yang membahayakan, maka ada baiknya kalau setiap warga negara membangun sikap patriotisme.

Lalu, sebenarnya apa sebenarnya yang dimaksud dengan pengertian patriotisme dan apa saja contoh patriotisme? Bagi kamu yang belum mengetahui tentang sikap patriotisme, maka jangan khawatir karena pada artikel ini kita akan membahas tentang pengertian patriotisme hingga jenis-jenisnya.

Pengertian Patriotisme

pixabay

Sebelum membahas tentang jenis-jenis patriotisme, ada baiknya kita membahas tentang pengertian patriotisme terlebih dahulu. Kata “patriotisme” itu sendiri asalnya dari gabungan dua kata, yakni yaitu “patria” dan “isme”. Kata patria berubah menjadi patriot yang berarti sikap kepahlawanan atau sikap cinta tanah air, sedangkan isme adalah akhiran kata yang menunjukkan suatu paham, ajaran, atau keyakinan.

Merujuk pada asal katanya, pengertian patriotisme adalah suatu pengertian, ajaran, atau prinsip mengenai kesetiaan dan semangat cinta tanah air. Patriotisme erat kaitannya dengan nasionalisme, namun keduanya mempunyai definisi yang berbeda.

Secara bahasa, patriotisme berasal dari kata patriot dan isme yang berarti kepahlawanan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), patriotisme adalah sikap seseorang yang bersedia mengorbankan segala-galanya untuk kejayaan dan kemakmuran tanah airnya atau semangat cinta tanah air.

Jadi, secara sederhana dapat dikatakan bahwa patriotisme adalah perasaan cinta tanah air, sehingga rela dan berani berkorban demi bangsa dan negara. Pendapat lain menyebutkan arti patriotisme adalah sikap berani, pantang menyerah, dan rela berkorban untuk bangsa dan negara. Dalam hal ini, berkorban dapat berupa harta atau jiwa dan raga seseorang.

Bersamaan dengan cinta tanah air, patriotisme adalah rasa kebanggaan, pengabdian dan keterikatan pada ibu pertiwi, serta perasaan keterikatan dengan warga patriotik lainnya. Namun, seperti banyak hal yang bermaksud baik, patriotisme bisa berbahaya jika dilakukan secara ekstrem.

Oleh sebab itu, sudah seharusnya kita tidak boleh menerapkan sikap patriotisme yang ekstrem. Hal ini memang harus dilakukan agar kehidupan bermasyarakat bisa terus tercipta dengan baik, aman, dan damai.

Pengertian Patriotisme Menurut Para Ahli

Ranking kelas

Bukan hanya membahas tentang pengertian patriotisme secara umum, tetapi kita akan membahas juga tentang pengertian patriotisme menurut para ahli. Berikut pengertian patriotisme menurut para ahli dengan pendapatnya masing-masing.

 

1. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Arti patriotisme menurut KBBI adalah sikap dan jiwa yang sangat mencintai tanah air sehingga berani berkorban jika diperlukan oleh negara.

2. Staub

Pengertian patriotisme menurut Staub adalah keterikatan seseorang terhadap kelompoknya mengenai suku, bangsa, dan partai politik. Dia berpendapat bahwa ada dua jenis patriotisme yaitu:

  • Patriotisme Buta adalah patriotisme sebagai keterikatan pada negara tanpa memandang apapun. Ciri dari jenis patriotisme ini adalah tidak mempertanyakan segalanya, setia dan tidak toleran terhadap kritik.
  • Patriotisme Konstruktif adalah patriotisme yang mendukung kritik dan pertanyaan dari anggotanya guna mencapai perubahan ke arah yang lebih baik untuk kesejahteraan anggotanya.

3. Budiyono

Pengertian patriotisme menurut Budiyono adalah sikap yang berusaha mempertahankan kemerdekaan dengan segala cara, termasuk dengan mengorbankan jiwa dan raga.

4. Richard Aldington

Pengertian [patriotisme menurut Richard Aldington adalah rasa tanggung jawab kolektif yang hidup dan tentunya dibutuhkan dalam setiap bentuk kehidupan bersama, di tingkat lokal maupun internasional.

5. Blank dan Schmidt

Pengertian patriotisme dan Nasionalisme menurut Blanck dan Schmidt berbeda, mereka menyatakan bahwa nasionalisme lebih bernuansa mendominasi dan menonjolkan keunggulan atas bangsa lain, sedangkan patriotisme lebih pada cinta dan kesetiaan.

6. Ensiklopedi Bahasa Indonesia

Patriotisme menurut Ensiklopedia Indonesia adalah rasa cinta dan kesetiaan seseorang terhadap tanah air dan bangsanya, kekaguman terhadap adat istiadat, kebanggaan terhadap sejarah dan budaya, serta pengabdian untuk kepentingan bersama.

Di Indonesia sendiri sudah ada banyak pahlawan yang membuktikan bahwa ada sikap patriotisme dalam dirinya. Bahkan, hampir di setiap daerah di Indonesia terdapat pahlawan laki-laki atau pahlawan perempuan. Salah satu daerah yang terkenal dengan pahlawan perempuannya adalah Aceh. Buku Pahlawan Wanita Muslimah dari Kerajaan Aceh yang Melegenda sangat pas untuk dijadikan sebagai bahan bacaan terutama bagi kamu yang ingin mengetahui nama-nama pahlawan perempuan dari Aceh.

Contoh-Contoh Sikap Patriotisme

Sikap patriotisme harus dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia. Sikap ini penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, apalagi saat memasuki tahun politik seperti tahun 2019 ini.

Meski memiliki latar belakang dan pilihan yang berbeda, hendaknya kita bersikap bijak dan tidak saling menghujat yang ujung-ujungnya akan merugikan orang lain. Persatuan bangsa semakin terancam.

Oleh karena itu, perlu bagi kita untuk meningkatkan sikap cinta tanah air dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya pada Hari Pahlawan. Sikap cinta tanah air dapat kita terapkan dengan cara yang mudah dan sederhana.

Untuk lebih jelasnya berikut ini beberapa contoh sikap patriotisme yang perlu kamu ketahui.

1. Ziarah Ke Makam Para Pahlawan

Anda bisa menunjukkan sikap patriotisme Anda dengan mengunjungi makam para pahlawan. Seperti kata pepatah, ‘bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya’, ziarah ini juga merupakan salah satu cara untuk menghargai jasa para pahlawan yang telah berkorban demi menjaga persatuan bangsa.

Biasanya, untuk mengisi kegiatan Hari Pahlawan, sekolah dan instansi mengadakan kunjungan ziarah ke makam para pahlawan. Atau Anda bisa mengunjunginya sendiri atau bersama keluarga. Di sini Anda akan merasakan suasana kasih sayang sekaligus penghormatan terhadap para pahlawan yang telah gugur di medan perang.

2. Berkunjung Ke Museum

Selama ini museum sering dianggap sebagai tempat wisata yang kurang menarik. Orang sudah mengira bahwa museum adalah tempat yang sunyi dan terkesan menakutkan. Namun, kini banyak museum yang mulai mengalami perubahan sehingga kembali diminati oleh masyarakat.

Hampir setiap kota besar di Indonesia memiliki museum, terutama di kota-kota yang pernah terjadi pertempuran mempertahankan kemerdekaan dan memiliki latar belakang sejarah yang berpengaruh.

Misalnya, di Surabaya ada Museum Tugu Pahlawan, kemudian di Jogjakarta ada Museum dan Monumen Jogja Lagi yang menyimpan benda-benda bersejarah dan kisah kepahlawanan Serangan Umum 1 Maret 1949. Hari Pahlawan dan Hari Kemerdekaan.

Salah satu pahlawan wanita Indonesia yang pernah membantu untuk meningkatkan derajat wanita adalah R.A. Kartini. Buku Seri Pahlawan Nasional R.A. Kartini sangat pas untuk dijadikan bahan bacaan terutama pada anak-anak. Oleh sebab itu, buku ini sangat pas untuk orang tua yang ingin memperkenalkan pahlawan R.A. Kartini.

3. Mengikuti Pawai Budaya Dan Kemerdekaan

Untuk mengisi kegiatan Hari Pahlawan dan Hari Kemerdekaan guna menumbuhkan sikap cinta tanah air, pawai budaya biasanya diadakan di berbagai kota. Di Surabaya, misalnya, setiap tahun untuk memperingati Hari Pahlawan diadakan ‘Joeang Parade’ pada bulan November.

Hal ini untuk mengenang jasa para pahlawan dalam Pertempuran Surabaya tahun 1945. Dalam kegiatan ini, Anda bisa menyaksikan teater Pertempuran Surabaya, pawai budaya dari provinsi-provinsi di Indonesia, dan lain sebagainya.

Kamu juga bisa mengikuti event ini, seperti mengikuti komunitas reenactor. Di sini Anda bisa merasakan semangat patriotisme melalui perang teatrikal. Ditambah, dengan pakaian seperti prajurit dan tentara pada masa itu, membuat jiwa patriotisme semakin terasa.

4. Meneladani Sikap Para Pahlawan

Meniru sikap pahlawan tidak harus terjun ke medan pertempuran dan mengangkat senjata. Tentunya setiap zaman memiliki tantangan yang berbeda-beda. Saat ini tantangan yang kita hadapi cukup besar, mengingat semua informasi dari luar dapat diperoleh dengan mudah berkat kemajuan teknologi.

Oleh karena itu, kita harus memilah-milah informasi dalam menyebarluaskannya untuk menjaga persatuan dan kerukunan.

Ada baiknya kita menyebarkan sikap positif dalam meneladani sikap para pahlawan. Misalnya dengan mengajak orang lain membaca kisah kepahlawanan melalui biografinya. Tidak hanya di Hari Pahlawan, tapi bisa kapan saja dan dimana saja.

Soekarno, Hatta, dan Sjahrir memiliki karya-karya brilian yang patut kita baca sebagai pedoman meneladani kepahlawanan mereka. Membacanya kini sangat mudah dan tidak perlu membawa buku fisik, namun bisa juga menggunakan aplikasi seperti i-Pusnas milik Perpustakaan Nasional RI.

Salah satu buku yang sangat identik dengan Indonesia dalam mencapai tujuan adalah buku Mencapai Indonesia Merdeka. Melalui buku ini, pembaca akan mengetahui lebih dalam tentang Indonesia agar bisa meraih kemerdekaan yang sesungguhnya.

5. Menonton Film Perjuangan Bersama Keluarga Dan Teman

Selain membaca biografi dan kisah para pahlawan melalui membaca buku, Anda juga bisa menunjukkan dan menjaga sikap patriotisme dengan menonton film perjuangan bersama keluarga. Ada banyak film bertema pahlawan yang dibuat oleh sineas terkemuka di Indonesia.

Salah satunya adalah film berjudul Guru Bangsa Tjokroaminoto yang dibintangi oleh Reza Rahadian, Christine Hakim, dan selebriti ternama lainnya. Atau Anda bisa menyaksikan kisah kepahlawanan Jenderal Soedirman dalam film Jenderal Soedirman yang mengisahkan perjuangan Jenderal Besar di medan gerilya saat Agresi Militer Belanda Kedua tahun 1948.

Menonton film perjuangan memang menyenangkan sekaligus menanamkan sikap patriotisme di Hari Kemerdekaan dan Hari Pahlawan. Film tentang perjuangan para pahlawan sangat tepat untuk ditonton anak-anak, karena banyak nilai sejarah dan menjaga persatuan yang bisa diambil.

Sebagai orang tua, ada baiknya Anda memberikan arahan dan nasehat saat menonton film tentang perjuangan sekaligus mengisi kegiatan di Hari Pahlawan.

Nasionalisme dan Patriotisme

Nasionalis percaya bahwa kepentingan bersama mereka menggantikan seluruh kepentingan individu atau kelompok lainnya. Mereka menentang kekaisaran. Mereka juga menentang semua filosofi apa pun, seperti agama, yang menggantikan loyalitas nasional. Mereka tidak selalu militeristik, tetapi mereka dapat dengan cepat menjadi seperti itu jika terancam.

Perasaan superioritas nasionalis membedakan nasionalisme mereka dari patriotisme. Sementara itu, patriotisme sama dengan kebanggaan pada negara seseorang dan keinginan untuk mempertahankannya. Nasionalisme, di sisi lain, meluas pada arogansi dan potensi agresi militer.

Nasionalis percaya mereka memiliki hak untuk mendominasi negara lain karena keunggulan mereka. Mereka mungkin merasa bahwa mereka melakukan kebaikan yang tertahan. Sikap ini dapat mendorong militerisme.

Peran Patriotisme Terhadap Kepatuhan Pajak

Salah satu bentuk cinta tanah air adalah membayar pajak, maka perilaku ini dapat dikatakan memiliki jiwa patriotisme. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji penelitian-penelitian sebelumnya yang membahas tentang pengaruh patriotisme terhadap kepatuhan wajib pajak. Jadi, dapat diketahui sejauh mana penelitian yang ada telah mengukur pengaruh patriotisme terhadap kepatuhan wajib pajak.

Penelitian ini menggunakan metode literature review, dengan mengkaji 18 pasal terkait petriotisme dan kepatuhan perpajakan. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji 11 pasal terkait patriotisme dan moral pajak. Hal ini dilakukan karena moral pajak diartikan sebagai motivasi elemen bangunan untuk membayar pajak.

Jadi, berbanding lurus dengan kepatuhan wajib pajak. Hasil dari penelitian ini adalah patriotisme berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak, meskipun tidak berdiri sendiri. Hanya beberapa penelitian yang menunjukkan sebaliknya. Patriotisme juga berpengaruh positif terhadap moral pajak. Bahkan ketika patriotisme dimoderasi, hal itu dapat membantu memperkuat pengaruh variabel independen terhadap kepatuhan pajak.

Jadi, dapat dikatakan bahwa variabel patriotisme dapat dijadikan sebagai variabel bebas atau moderating untuk menguji variabel kepatuhan wajib pajak. Namun, patriotisme tidak dapat berdiri sendiri, melainkan hanya sebagai faktor pendukung.

 

Penutup

Nah, garis besarnya adalah kita tidak boleh melupakan jasa para pahlawan pendahulu kita, lebih baik lagi jika kita dapat meneladani melalui kisah-kisahnya, karena pemuda sekarang banyak yang lalai dengan pengertian patriotisme, sehingga aksi-aksi kriminal dan kenakalan remaja sering terjadi, padahal itu hanya kepuasan sesaat dan merugikan loh.

Mari kita narasikan bersama dengan cinta tanah air dan meneladani jasa pahlawan melalui bernegara dengan baik, yang menawarkan damai, santun dan sifat lembut. Dengan mengikuti jiwa dan sikap patriotisme yang dimiliki oleh pahlawan, maka kita bisa lebih menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.

Demikian ulasan tentang pengertian patriotisme secara umum, menurut para ahli, hingga contoh-contoh sikap patriotisme. Semoga setelah membaca artikel ini sampai habis, pembaca jadi lebih mudah dalam menerapkan sikap patriotisme dalam kehidupan sehari-hari.  Apabila Grameds tertarik membaca lebih lanjut mengenai lainnya, maka Grameds bisa mengulik lebih lanjut dengan mengunjungi web kami atau dengan membaca buku.

Sebagai #SahabatTanpaBatas, gramedia.com menyediakan berbagai buku berkualitas dan original untuk Grameds. Membaca banyak buku dan artikel tidak akan pernah merugikan kalian, karena Grameds akan mendapatkan informasi dan pengetahuan #LebihDenganMembaca.

Penulis: Mochamad Aris Yusuf

Sumber: 

https://dpr.go.id/blog/kegiatan-detail/id/1478/berita/707



ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien