IPA

Fungsi Tulang Jari Kaki Dan Tulang Jari Tangan Yang Wajib Kamu Ketahui!

Fungsi Tulang Jari Kaki Dan Tulang Jari Tangan – Setiap kaki yang normal mempunyai lima jari. Tulang, otot, dan saraf pada jari kaki membantu kaki untuk menyangga tubuh ketika berdiri. Jari kaki akan menjadi lentur dan bisa memanjang untuk membantu tubuh ketika sedang berjalan, berlari, dan juga berdiri. Jari kaki juga akan terus menyesuaikan diri serta berubah guna untuk membuat tubuh tetap seimbang sehingga tidak terjatuh.

Anatomi Tulang Jari Kaki

https://hellosehat.com/

Setiap kaki normal mempunyai 14 tulang falang, sedangkan tiap-tiap jari kaki mempunyai tiga tulang falang yakni proximal, middle, dan distal. Kecuali pada jari jempol atau hallux, yang hanya mempunyai dua falang yakni proximal dan distal. Tiap-tiap jari kaki terhubung dengan bagian kaki yang lainnya melalui sendi metatarsophalangeal yang berada di tulang metatarsal.

Fungsi Tulang Jari Kaki

Berbeda dengan tulang jari tangan yang peranan serta fungsinnya dapat dengan mudah dirasakan, fungsi tulang jari kaki mungkin tak akan begitu terasa. Meskipun begitu, apabila ingin mencoba merasakannya, Grameds dapat mencoba berdiri dengan satu kaki, ataupun menggunakannya untuk berlari maupun berjalan.

Lantas apa fungs-fungsi dari tulang jari kaki tersebut? Berikut ini ialah 3 fungsi dari tulang jari kaki yang perlu Grameds ketahui.

1. Sebagai penumpu berat badan

Fungsi tulang jari kaki yang pertama ialah untuk menumpu berat badan Grameds. Dalam hal ini, tiap-tiap jari di kaki Grameds mempunyai peranan yang sama, kecuali ibu jari kaki yang menopang hingga sekitar 75% dari berat tubuh.  Maka dari itu, jangan heran jika Grameds kesulitan bergerak ataupun berjalan ketika terdapat gangguan maupun cedera pada ibu jari kaki, mengingat peranannya yang sangat krusial dalam hal ini.

2. Sebagai penyeimbang ketika berjalan

Selain memiliki fungsi sebagai penumpu berat badan, fungsi tulang jari kaki yang lainnya ialah untuk menjaga keseimbangan saat Grameds bergerak, terutama ketika berlari dan berjalan. Sebagaimana fungsi sebelumnya, poin ini juga memiliki hubungan yang erat dengan ibu jari kaki yang mana mengenai hal ini memiliki peran sebagai tumpuan saat kaki melangkah.

Ketika jari kaki menekuk untuk mempersiapapkan mengambil langkah berikutnya, bagian kaki yang lainnya akan menegang. Hal ini disebut sebagai fenomena mesin kerek, yaitu sebuah mekanisme yang akan memudahkan proses pergerakan kaki. Jika terganggu, maka Grameds akan merasa kesulitan dalam menyeimbangkan tubuh saat sedanb berjalan, karena Grameds akan merasa nyeri ataupun merasa tak nyaman saat melangkah.

3. Sebagai pemberi fleksibilitas

Fungsi dari tulang jari kaki yang terakhir ialah untuk memberikan fleksibilitas. Sebagaimana yang telah disebutkan pada poin sebelumnya, tulang jari kaki mempunyai banyak ruas yang dalam hal ini bisa memberikan fleksibilitas yang Grameds perlukan saat berjalan. Sifatnya yang fleksibel ini akan memberikan kemudahan pada Grameds untuk beradaptasi dengan kondisi permukaan tanah yang tak rata. Dengan begitu, maka cedera akan dapat dihindari dengan lebih mudah.

Ancaman Pada Fungsi Tulang Jari Kaki

See the source image

Sumber: sumayyaphysio.com

Karena kerap kali disepelekan, banyak orang yang tidak menyadari bahwa tulang jari kaki juga rentan akan ancaman yang bisa mengganggu fungsi dari jari kaki itu sendiri. Dalam hal ini, ancaman yang mungkin muncul ialah patahnya tulang jari kaki yang disebabkan karena cedera, baik karena tertimpa benda berat maupun cedera akibat dari melakukan olahraga yang salah.

Selain karena disebabkan oleh hal itu, tulang jari kaki juga rentan patah apabila Grameds menderita penyakit osteoporosis. Berkaitan dengan masalah tersebut, perkara ringan seperti menggunakan sepatu yang cenderung sempit dapat membuat tulang jari kaki Grameds patah.

Ketika terjadi patah tulang ini, Grameds akan merasakan beberapa kondisi yang dapat mengganggu aktivitas seperti rasa nyeri, bengkak, perubahan bentuk jari kaki, hingga sulitnya untuk berjalan. Apabila gejalanya tak begitu parah, Grameds bisa melakukan pertolongan pertama secara mandiri yaitu dengan mengompres area yang sakit, dan menaruh kaki untuk berada di posisi yang lebih tinggi. Meskipun begitu, tentu kami menyarankan Grameds untuk segera menghubungi dokter terpercaya apabila Grameds mengalami patah tulang jari kaki, karena apabila tidak ditangani dengan semestinya, hal ini bisa menyebabkan komplikasi lainnya yang cukup parah.

Anatomi Tulang Jari Tangan

https://doktersehat.com/

Struktur jari pada anatomi manusia dibangun dari ligamen atau jaringan pendukung kuat yang menghubungkan antar tulang ke, tendon atau perlekatan otot ke tulang, serta tulang falang.

Dikutip dari laman Medicinet, pada dasarnya tulang jari tangan tak memiliki struktur otot. Hal tersebut disebabkan karena jari-jari bergerak dengan tarikan otot lengan yang berada di bawah pada tendon.

Ligamen-ligamen yang terdapat pada tulang jari tangan juga turut andil untuk membantu menyatukan tulang di telapak tangan atau membantu pergerakan dari jemari tangan.

Di dalam tangan terdapat 14 falang, yakni tulang yang membentuk jari. Tiap-tiap jari pada umumnya memiliki tiga falang, yakni:

  1. Proximal falang, memanjang dari ujung telapak tangan dan merupakan tulang yang paling panjang dari tulang jari tangan lainnya.
  2. Middle falang, tulang jari tangan yang merupakan bagian dari tulang persendian jari tangan.
  3. Distal falang, tulang jari paling terkecil dan berada di bagian ujung jari.

Tulang persendian jari tangan dilapisi oleh tulang rawan yang memiliki fungsi untuk mencegah adanya gesekan antar tulang ketika sedang bergerak.

Disamping itu, tulang jari tangan juga tersambung pada tulang pergelangan tangan melalui tulang metakarpal yang merupakan tulang yang paling besar pada tangan.

Fungsi Tulang Jari Tangan

Mengetik, menulis, dan menggenggam makanan merupakan beberapa fungsi tulang jari tangan Grameds. Intinya, aktivitas keseharian dapat dilakukan dengan mudah berkat peran dari tulang jari tangan.

Pada sistem rangka, tulang jari tangan termasuk ke dalam susunan rangka alat gerak tubuh. Maka dari itu, jari memiliki peranan yang penting untuk melakukan berbagai kegiatan harian Grameds.

Ada 14 tulang yang ada pada jari, hal tersebut memungkinkan Grameds untuk menekuk serta meregangkan tubuh ke satu arah. Lalu, jari juga bisa melakukan pergerakan tanpa harus terhubung dengan jari-jari yang lainnya.

Berikut ini adalah fungsi dari pergerakan tulang jari tangan, di antaranya yaitu:

  1. Fleksi dan ektensi

Melalui bantuan sendi, tulang jari tangan memiliki fungsi untuk menggerakkan pangkal jari mendekati serta menjauhi telapak tangan.

Lalu, tulang jari juga bisa menggerakkan kedua bagian jari ke satu arah serta menjauhi pangkal jari.

  1. Adduksi dan abduksi

Fungsi kedua dari tulang jari tangan adalah menggerakkan jari ke arah serta menjauhi jari bagian tengah.

  1. Gerakan ibu jari

Perlu Grameds ketahui bahwa ibu jari dalam tulang jari tangan bisa melakukan gerakan yang berbeda. Pada bagian sendi karpometakarpal, ibu jari bisa berfungsi sebagai berikut:

  • Menggerakkan sendi di bawah ibu jari ke arah telapak tangan.
  • Memindahkan bagian bawah ibu jari menjauh dari tangan.
  • Menggerakan ibu jari ke bagian belakang dan depan pergelangan tangan.
  • Menggerakkan ibu jari melintasi telapak tangan ke jari-jari lainnya.

Semua gerakan serta fungsi dari tulang jari tangan ini berasal dari otot (telapak tangan dan lengan bawah) serta fleksor yang saling terhubung.

Tulang jari tangan juga memiliki dua fleksor panjang yang terletak pada bagian lengan bawah. Kedua flekso ini memiliki fungsi untuk menekuk jari.

Ada pula fleksor ibu jari yang memiliki otot lainnya sehingga dapat membantu pergerakan yang berlawanan arah dan menggenggam benda.

Gangguan Pada Jari Kaki

Rasa nyeri yang ada pada jari kaki pada umumnya disebabkan oleh kuku yang tumbuh ke arah dalam, melepuh, kapalan, dan bunion atau kelainan bentuk jempol kaki. Rasa nyeri juga dapat disebabkan oleh cedera atau penyakit misalnya terkilir atau arthritis.

  1. Jari terbentur (stubbed toe) – Kondisi umum yang terjadi karena jari kaki tersandung benda keras, sehingga terkilir dan terasa sakit.
  2. Kelainan bentuk jari kaki – Contohnya adalah jari kaki yang berbentuk seperti cakar, di mana sendi proximal menonjol ke atas dan sendi middle menonjol ke bawah. Kelainan ini dapat diakibatkan oleh alas kaki yang tidak pas, diabetes atau arthritis. Contoh kelainan lainnya adalah jari kaki palu dan trigger toe.
  3. Asam urat – Penyakit ini umumnya menyerang ibu jari, disebabkan oleh penumpukan asam urat di daerah sendi yang menyebabkan kaki terasa sakit ketika berjalan.

Jenis-jenis Prosedur dan Bedah Jari Kaki

1.Obat-obatan – Rasa nyeri, asam urat, dan peradangan bisa diobati dengan menggunakan obat anti-peradangan non-steroid.

2.Bedah – Pembedahan mungkin dibutuhkan aoabila tulang jari mengalami dislokasi atau patah dan tak bisa ditangani dengan metode non-invasif. Pembedahan perlu dilakukan guna untuk memindahkan serta menahan tulang dengan alat khusus sampai tulang sembuh.

Gangguan Pada Jari Tangan

Sebenarnya, tak sekadar jari kaki saja yang dapat mengalami cedera, tetapi juga jari tangan. Nah, jari Grameds sebenarnya dilapisi oleh banyak sekali ujung saraf apabila dibandingkan dengan bagian tubuh yang lainnya.

Cedera bisa dengan mudah merusak saraf-saraf tersebut. Ada banyak jenis cedera jari yang cukup umum terjadi, misalnya seperti berikut :

1. Tergores

Meski tergolong sangat umum dan sepele, tergores adalah salah satu cedera yang tetap perlu Grameds perhatikan. Mulai dari tergores, bagian kulit mengelupas, hingga jari yang membengkak merupakan masalah cedera jari yang perlu untuk diperhatikan supaya tidak terjadi komplikasi.

2. Terkilir

Jari tangan dan jari kaki Grameds juga dapat terkilir. Umumnya, terkilir dapat terjadi ketika jari terkena terkena benda keras, contohnya ketika terkena bola yang melesat dengan kecepatan yang tinggi.

Insiden tersebut kemudian berakibat menjadikan permukaan persendian terdampak sehingga mengalami cedera. Umumnya, kondisi ini juga dapat disebut sebagai arthritis yang disebabkan karena trauma.

3. Ujung jari yang terluka

Grameds mungkin tak menyadari, tetapi kondisi ini juga dapat terjadi pada ujung jari yang disebabkan karena pintu mobil atau pintu kaca. Umumnya, tidak disengaja, ujung jari Grameds terkikis hingga terluka dan berdarah.

Bahkan, tak sekadar ujung jari, ujung kuku Grameds juga bisa rusak dikarenakan hal tersebut. Kondisi ini juga menyebabkan tulang jari patah, dan bisa jadi Grameds mengalami infeksi tulang.

4. Subungual hematoma (penggumpalan darah di bawah kuku)

Kondisi ini kerap kali terjadi karena kasus jari terjepit, misalnya ketika jemari tangan Grameds terjepit pintu. Meski demikain, tak sekadar itu, cedera ini juga dapat terjadi apabila ada benda berat yang tanpa sengaja menindih jari tangan atau kaki.

Awalnya, kondisi ini memang akan menimbulkan rasa ngilu. Meski begitu, apabila Grameds mendapatkan penanganan yang tepat dari dokter, rasa sakit itu bisa berkurang. Selain itu, penanganan yang tepat bisa mengurangi risiko kuku akan terlepas.

5. Patah tulang

Cedera jari tangan atau jari kaki yang mungkin terjadi ialah patah tulang atau adanya dislokasi tulang. Hal ini termasuk salah satu kondisi yang perlu untuk Grameds waspadai.

6. Cedera tendon

Ternyata Grameds juga dapat mengalami cedera tendon pada jari tangan. Biasanya, kondisi ini terjadi diakibatkan karena adanya benturan pada jari. Ketika mengalami cedera ini, tendon yang terdampak adalah pada bagian yang melekat pada tulang dan robek.

7. Cedera saraf

Grameds pun juga bisa saja mengalami cedera saraf pada jari tangan dan kaki. Kondisi ini bisa menyebabkan menurunnya sensitivitas rabaan pada jari tangan Grameds. Pasalnya, saraf yang rusak dapat menyebabkan mati rasa pada jari.

Gangguan Umum Pada Jari

Selain cedera, jari Grameds juga dapat mengalami berbagai gangguan yang memengaruhi fungsi tendon serta persendian. Berikut ialah beberapa gangguan yang menyerang jari serta memiliki potensi untuk menyebabkan cedera apabila tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat :

1. Trigger finger

Ketika mengalami trigger finger, jari tangan akan terkunci pada posisi menekuk sehingga tidak bisa digerakkan untuk posisi lurus. Ya, kondisi ini memang bisa menyebabkan gerakan pada jari Grameds terbatas karena tak bisa berubah posisi.

Hal ini bisa terjadi karena adanya pembengkakan pada bagian tendon. Kondisi tersebut kemudian mencegah serta membatasi Grameds untuk menggerakkan jari sendiri.

2. De Quervain’s syndrome

Sementara, sindrom De Quarvain’s ialah gangguan lain yang terjadi pada bagian tendon ibu jari Grameds. Hal ini bisa menimbulkan rasa sakit, khususnya saar pergelangan tangan digerakkan atau ketika Grameds mencoba untuk meraih benda.

Tidak sekadar itu, para ahli juga menduga bahwa sindrom ini dapat terjadi disebabkan karena adanya pembengkakan pada bagian tendon, tetapi tak ada penyebab pasti untuk kondisi ini. Gerakan berulang dapat membuat rasa sakit menjadi lebih buruk.

3. Osteoarthritis

Gangguan muskuloskeletal ini juga dapat menyebabkan terjadinya pembengkakan pada bagian jari beserta dengan rasa nyeri, kaku, hingga mati rasa. Sebenarnya, pembengkakan merupakan kondisi yang sangat umum terjadi pada jari tangan.

Terkadang, suhu juga dapat menjadi salah satu faktor yang memicu pembengkakan. Pada suhu tinggi, pembuluh darah Grameds dapat membesar dan akan melepaskan lebih banyak cairan pada jaringan lunak yang menyebabkan terjadinya pembengkakan.

Meski demikian, selain bengkak, menurut Medline Plus, osteoarthritis juga dapat menyebabkan terjadinya kelainan bentuk pada jari tangan Grameds.

Pengobatan Untuk Cedera Dan Gangguan Jari

Sebagai pertolongan pertama pada cedera, baik pada jari tangan ataupun jari kaki, ada beberapa hal dapat bisa Grameds lakukan sebelum membawa kondisi tersebut ke dokter:

  1. Bersihkan terlebih dulu cedera, lalu balut dengan menggunakanperban steril untuk mengurangi perdarahan serta melindungi bagian jari yang terluka.
  2. Angkat jari yang terluka atau cedera untuk mengurangi pembengkakan.
  3. Hindari menggerakkan tangan atau pergelangan tangan selama masih belum mendapatkan penanganan dari dokter.


ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah."

logo eperpus

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien